cover
Contact Name
-
Contact Email
library@ukwms.ac.id
Phone
+623199005299
Journal Mail Official
jsftukwms@gmail.com
Editorial Address
Jalan Kalisari Selatan 1 Surabaya, Jawa Timur
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Farmasi Sains dan Terapan (Journal of Pharmacy Science and Practice)
ISSN : 23388404     EISSN : 26572311     DOI : https://doi.org/10.33508/jfst
Core Subject :
Jurnal Farmasi Sains dan Terapan (Journal of Pharmacy Science and Practice) is published twice a year in March and October, containing research articles, review and short communication in the pharmacy science field, including medicinal chemistry, analytical chemistry, biological pharmacy, pharmaceutical sciences, and clinical pharmacy researches; the practice of pharmacy in industry, clinic and community, such as pharmacies, distributors and pharmacy education.
Arjuna Subject : -
Articles 172 Documents
Pharmacological effects and pharmaceutical dosage forms development of aloe vera Almaamari, Jamal Nasser Saleh
Jurnal Farmasi Sains dan Terapan (Journal of Pharmacy Science and Practice) Vol. 8 No. 2 (2021): Oktober
Publisher : Faculty of Pharmacy, Widya Mandala Surabaya Catholic University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jfst.v8i2.3219

Abstract

The Aloe Vera plant is one of the oldest plants used for thousands of years. Aloe Vera has been used as a herb that cures multiple diseases throughout history. The series of studies conducted in the past two decades shed light on the chemical properties and natural compounds that this plant contains, such as anthraquinone, amino acids, acemannan, aloesin, and glucomannan, which have diverse therapeutic effects. This review aimed at reviewing the pharmacological effects of aloe vera plant and its different pharmaceutical dosage forms. The data was collected from international published literature in PMID and Google Scholar. It is to conclude that the Aloe Vera has therapeutics effects such as anti-inflammatory, wound healing, anti-oxidation, anticancer, anti-tumor, antiulcer, antiviral and antibacterial, and anti-cholesterol. In addition, some pharmaceutical formulations of aloe vera such as suppositories, creams, gels, and tablets can be developed.
Tingkat Pengetahuan Masyarakat Desa Bettet Pamekasan tentang Penggunaan Obat Bebas dan Obat Bebas Terbatas untuk Swamedikasi Kurniasari, Septiana; Zabadi, Achmad Fairuz; Ramadhani, Farisa; Azizah, Arfiana Nurin
Jurnal Farmasi Sains dan Terapan (Journal of Pharmacy Science and Practice) Vol. 8 No. 2 (2021): Oktober
Publisher : Faculty of Pharmacy, Widya Mandala Surabaya Catholic University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jfst.v8i2.3232

Abstract

Swamedikasi merupakan upaya pengobatan sendiri yang biasanya dilakukan untuk mengatasi penyakit ringan, seperti diare, influenza, batuk, pusing, nyeri dan demam. Obat yang aman digunakan untuk swamedikasi yaitu golongan obat bebas dan obat bebas terbatas. Swamedikasi dapat menjadi sangat beresiko yang disebabkan oleh diagnosa diri yang tidak tepat, keterlambatan dalam mencari nasihat medis ketika diperlukan, cara pemberian yang tidak tepat dan dosis yang tidak tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan penggunaan obat bebas dan obat bebas terbatas untuk swamedikasi pada masyarakat Desa Bettet, Kabupaten Pamekasan. Jumlah responden yang sesuai dengan kriteria inklusi adalah sebanyak 60 orang, dengan cara wawancara menggunakan kuisioner. Data yang diperoleh dari masing-masing item pertanyaan kuisioner dikumpulkan lalu dilakukan  scoring. Jawaban “benar” akan memperoleh score 2, jawaban “salah” akan memperoleh score 1, jawaban “tidak tahu” akan memperoleh score 0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden memiliki tingkat pengetahuan yang kurang baik mengenai penggunaan obat bebas dan obat bebas terbatas untuk swamedikasi, yaitu sebesar 46,9%. Responden tidak mengetahui penggolongan obat, penggunaan atau cara pemakaian serta cara penyimpanan obat.
Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol Daun Banto (Leersia hexandra Sw.) terhadap Aktivitas Antiinflamasi pada Tikus Putih Jantan yang Diinduksi Karagena Rizal, Rosiana; Afriyeni, Helmice; Tari, Mei Nissar Yulas
Jurnal Farmasi Sains dan Terapan (Journal of Pharmacy Science and Practice) Vol. 9 No. 1 (2022): Februari
Publisher : Faculty of Pharmacy, Widya Mandala Surabaya Catholic University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jfst.v9i1.3258

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak etanol daun banto (Leersia hexandra Sw.) terhadap aktivitas antiinflamasi pada tikus putih jantan yang diinduksi karagenan. Metode pembuatan ekstrak dengan maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Uji aktivitas antiinflamasi yang dilakukan menggunakan hewan uji tikus putih jantan sebanyak 15 ekor dan dibagi menjadi 5 kelompok. Kelompok 1 (Kontrol positif) diberikan suspensi Na-CMC 0,5%, kelompok 2 (pembanding) diberikan natrium diklofenak, sedangkan kelompok 3, 4, dan 5 secara berturut-turut diberikan ekstrak etanol daun banto sebesar 50, 100, 200 mg/kgBB. Setelah 30 menit telapak kaki tikus diinduksi dengan karagenan.Volume radang diukur dengan menggunakan alat plestismometer yang dilakukan selama 5 jam. Data dianalisis secara statistik menggunakan Anova (Analysis of variance) dua arah dan dilajutkan dengan Duncan. Hasil penelitian menunjukkan efek ekstrak etanol daun banto memiliki efektivitas volume radang. Dosis dan waktu berpengaruh signifikan (P<0,05) terhadap persentase volume radang. Sedangkan interaksi dosis dan waktu tidak berpengaruh signifikan (P>0,05) dengan persentase volume radang. Ekstrak etanol daun banto dapat menurunkan volume radang pada telapak kaki tikus dan efek penurunan radang ditunjukkan pada dosis 100 mg/kgBB (0,21%).  
Analisis Akar Penyebab Masalah dalam Meningkatkan Overall Equipment Effectiveness (OEE) Mesin Pengisi Bedak ke Kaleng PT. CORONET CROWN Irawan, Yanuar Hadi; Wijaya, Sagitha Devina
Jurnal Farmasi Sains dan Terapan (Journal of Pharmacy Science and Practice) Vol. 9 No. 1 (2022): Februari
Publisher : Faculty of Pharmacy, Widya Mandala Surabaya Catholic University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jfst.v9i1.3323

Abstract

Industri farmasi, seperti PT.CORONET CROWN memperoleh tantangan dalam menghadapi masa pandemi covid-19 dimana produktivitas dan efisiensi mesin harus berjalan dengan baik untuk menghasilkan produk yang berkualitas, bermutu baik, dan kapasitas produksi yang maksimal dengan harga yang kompetitif.  Bedak Herocyn® merupakan salah satu produk andalan PT.CORONET CROWN dimana mengalami peningkatan permintaan pasar setiap tahunnya. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung produktivitas dan efisiensi mesin pengisi bedak Herocyn® ke kaleng sehingga dapat mengidentifikasi permasalahan pada mesin dan menyelesaikannya dengan solusi yang tepat agar produktivitas bedak meningkat. Metode yang digunakan adalah dengan perhitungan overall equipment effectiveness (OEE) pada dua mesin pengisi bedak selama bulan januari-desember 2020 dengan mendapatkan data loading time, downtime, total product, ideal cycle time, operating time dan total defect. Hasil OEE digunakan untuk mengidentifikasi six big losses kemudian permasalahan diidentifikasi menggunakan diagram pareto dan diagram sebab akibat sehingga solusi yang tepat dapat ditentukan. Hasil penelitian, nilai OEE mesin filling powder I dan II berturut-turut adalah 75,5% dan 78,3%. Nilai OEE kedua mesin masih dibawah nilai ideal. Berdasarkan hasil diagram pareto, kontribusi tertinggi tidak idealnya nilai OEE kedua mesin yaitu idling and minor stoppages losses, setelah dianalisa menggunakan diagram sebab akibat akar masalahnya adalah ketidakseragamnya ketrampilan operator dan preventive maintenance kurang optimal.
Tingkat Pengetahuan dan Sikap Mahasiswa terhadap Pemilihan Suplemen Kesehatan dalam Menghadapi COVID-19 Puspasari, Heny; Puspita, Weni
Jurnal Farmasi Sains dan Terapan (Journal of Pharmacy Science and Practice) Vol. 9 No. 1 (2022): Februari
Publisher : Faculty of Pharmacy, Widya Mandala Surabaya Catholic University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jfst.v9i1.3354

Abstract

Covid-19 di Indonesia dinyatakan sebagai jenis penyakit yang menimbulkan kedaruratan kesehatan masyarakat serta bencana non alam, yang tidak hanya menyebabkan kematian tapi juga menimbulkan kerugian ekonomi yang cukup besar. Menghadapi masalah ini, maka diperlukan upaya pengendalian dan pencegahan Covid-19 ini Salah satu upaya pencegahan yang dapat dilakukan adalah dengan meningkatkan ketahanan masyarakat melalui kesehatan tubuh perorangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengetahuan dan sikappenerapan penggunaan suplemen kesehatan pada mahasiswa-mahasiswi di Akademi Farmasi Yarsi Pontianak di masa pandemi ini. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei deskriptif dengan menggunakan pendekatan analisis ku antitatif pada mahasiswa-mahasiswi aktif semua tingkat/semester di Akademi Farmasi Yarsi Pontianak. Pengambilan data secaraprospektif dengan teknik sampling Stratified Random Sampling.Penelitian ini dilakukan dengan pemberian kuesioner melalui google form. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 100 orang mahasiswa, didapatkan tingkat pengetahuan termasuk kategori cukup sebanyak 8 orang (8,0%)dan mahasiswa dengan tingkat pengetahuan baik sebanyak 92 orang (92,0%), serta sikap tidak baik sebanyak 16 orang (16,0%) dan kategori sikap baik sebanyak 84 orang (84,0%). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan mahasiswa sudah baik dan memiliki sikap yang baik terhadap pemilihan suplemen kesehatan dalam menghadapi Covid-19 pada era pandemi
Studi Literatur: Agen Antivirus pada Pasien COVID-19 dengan Penyakit Ginjal Kronis Meiliana, Made Laksmi; Hasmono, Didik
Jurnal Farmasi Sains dan Terapan (Journal of Pharmacy Science and Practice) Vol. 8 No. 2 (2021): Oktober
Publisher : Faculty of Pharmacy, Widya Mandala Surabaya Catholic University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jfst.v8i2.3365

Abstract

At the end of 2019, Wuhan, Hubei Province, reported the first case of a virus similar to pneumonia. The World Health Organization (WHO) reports this outbreak as the Corona virus (COVID-19). Infection with COVID-19 may be more common in people who have chronic kidney disease (CKD). Patients with chronic kidney failure may experience infectious complications due to a weakened immune system and immunosuppressive state. Similarly, they suffer from a chronic systemic inflammatory state, which can contribute to increased morbidity and mortality. Thus, the purpose of this study is to conduct a review of antiviral agents and to summarize recommended antiviral regimens in COVID-19 patients with chronic kidney disease. This article search used Mendeley, Google Scholar, ScienceDirect, and PubMed from the NCBI database in October 2020. The administration of drugs to patients with chronic kidney disease who have been exposed to COVID-19 must be seriously considered. Certain antivirals must be adjusted to avoid deteriorating the patient's kidney condition. Antiviral agents are medications used to treat and prevent COVID-19 infection. Numerous antiviral agents, including ramdesivir, ribavirin, hydroxychloroquine or chloroquine, and umifenovir, must be administered with caution and dose adjustments as necessary in CKD patients exposed to COVID-19.
Studi Literatur : Aktivitas Antibakteri Daun Binahong (Anredera cordifolia) terhadap Staphylococcus aureus Damayanti, Sevira Putri; Mariani, Ria; Nuari, Doni Anshar
Jurnal Farmasi Sains dan Terapan (Journal of Pharmacy Science and Practice) Vol. 9 No. 1 (2022): Februari
Publisher : Faculty of Pharmacy, Widya Mandala Surabaya Catholic University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jfst.v9i1.3367

Abstract

Staphylococcus aureus merupakan bakteri yang dapat menyebabkan infeksi. Pengobatan infeksi biasanya menggunakan antibiotik, namun ditemukan masalah dalam penggunaan antibiotik salah satunya resistensi antibiotik. Binahong (Anredera cordifolia) dapat dijadikan sebagai alternative pengobatan antibakteri. Tujuan artikel review ini adalah untuk mereview ekstrak daun binahong yang dapat berpotensi menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus termasuk didalamnya menggali informasi mengenai konsentrasi yang memberikan zona hambat terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureus dan golongan senyawa yang bertanggungjawab terhadap aktivitas antibakteri Staphylococcus aureus. Hasil uji antibakteri terhadap ekstrak daun binahong (Anredera cordifolia) dapat menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dengan metode difusi pada konsentrasi 10%, 15%, 20% dengan diameter zona hambat 1,7 mm, 2,0 mm, 2,6 mm, sedangkan pada metode dilusi pada konsentrasi 25%. Pada fraksinasi daun binahong (Anredera cordifolia) dapat menghambat pertumbuhan Staphyloccus aureus (MIC 512 µg/ml). Hal ini dapat dikatakan bahwa ekstrak daun binahong (Anredera cordifolia) berpotensi dapat menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Golongan senyawa yang terkandung dalam ekstrak daun binahong (Anredera cordifolia) diduga adanya senyawa alkaloid, steroid, flavonoid dan fenol yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. 
Aktivitas Antihiperurisemia Ekstrak Etanol Biji Mahoni (Swietenia macrophylla) Terhadap Tikus Jantan Situmorang, Novidawati Boru; Dakhi, Juniaro Virgilius; Marbun, Romauli Anna Teresia
Jurnal Farmasi Sains dan Terapan (Journal of Pharmacy Science and Practice) Vol. 9 No. 1 (2022): Februari
Publisher : Faculty of Pharmacy, Widya Mandala Surabaya Catholic University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jfst.v9i1.3392

Abstract

Asam Urat merupakan penyakit yang paling banyak dialami oleh masyarakat Indonesia. Allopurinol sebagai inhibitor spesifik dari enzim canthin oksidasi (XO) terbukti efektif dalam menurunkan kadar asam urat, tetapi efek sampingnya dapat menyebabkan gagal hati, hepatitis, hiperbilirubinemi, diare serta mual muntah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi pemberian Ekstrak Etanol Biji Mahoni (EEBM) (Swientenia macrophylla) terhadap penururnan kadar asam urat pada tikus. Metode penelitian secara in vivo dengan penginduksi potassium oxonate dan jus hati ayam pada tikus. Sebanyak 5 kelompok tikus (Na-CMC 0,5%, tablet Allopurinol 3,6 mg/kgBB, EEBM (125, 250,375 mg/kgBB)) dilakukan selama 14 hari. Hasil uji ANOVA (p<0,05) menunjukkan adanya perbedaan rerata yang bermakna antara pretes 9,980 mg/dL dan postes  6,612 mg/dL sehingga EEBM berpotensi terhadapat penurunan kadar asam urat dalam darah tikus dengan jumlah rata-rata penurunan 3,392 mg/dL. Penurunan kadar asam urat tersebut diduga karena adanya kandungan senyawa flavonoid. Senyawa tersebut merupakan inhibitor xantin oksidase terkuat karena disebabkan oleh adanya gugus hidroksil C5 dan C7 selain itu, disebabkan juga oleh adanya C2 dan C3 sehingga lebih memudahkan interaksi dengan xantin oksidase. Mekanisme utama dari flavonoid berupa aktifitas inhibitor enzim dan antioksidan untuk radikal bebas.
Efektivitas Larvasida Ekstrak Etanol Bunga Kecombrang (Etlingera elaitor) dan Daun Jambu Biji (Psidium guajava) terhadap Mortalitas Larva Aedes aegypti Bachtiar, Kamiel Roesman; Rizkuloh, Lina Rahmawati; Susanti, Susanti; Nur Endah, Srie Rezeki
Jurnal Farmasi Sains dan Terapan (Journal of Pharmacy Science and Practice) Vol. 9 No. 2 (2022): October
Publisher : Faculty of Pharmacy, Widya Mandala Surabaya Catholic University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jfst.v9i2.3421

Abstract

Berbagai jenis tanaman di Indonesia telah diketahui mengandung senyawa bioaktif yang dapat dimanfaatkan sebagai biopestisida. DIantaranya adalah bunga kecombrang dan daun jambu biji yang dapat berfungsi sebagai larvasida. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui efektivitas campuran ekstrak etanol bunga kecombrang (Etlingera elaitor) dan daun jambu biji (Psidium guajava) terhadap mortalitas larva Aedes aegypti. Objek dalam penelitian ini adalah semua larva Aedes aegypti instar III yang berumur 3-4 hari Sampel total yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 280 larva, yang di tentukan dengan teknik Purposive Sampling. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh campuran ekstrak etanol bunga kecombrang (Etlingera elaitor) dan daun jambu biji (Psidium guajava) terhadap kematian larva nyamuk Aedes aegypti. Semakin tinggi konsentrasi ekstrak bunga kecombrang dan daun jambu biji yang diberikan, semakin banyak pula terjadinya kematian pada larva Aedes aegypti. Angka kematian tertinggi sebesar 90% dengan label konsentrasi uji 5 pada konsentrasi 5000 ppm (komposisi 1250 ppm ekstrak bunga kecombrang dan 3.750 ppm ekstrak daun jambu biji). Hasil analisis probit menunjukkan nilai LC50 pada larva Aedes aegypti untuk formula campuran ekstrak bunga kecombrang (Etlingera elaitor) dan daun jambu biji (Psidi guajava L.) adalah pada konsentrasi 2567,83 ppm
The Correlation of Age and Knowledge on Behavior to Take the Supplement during The COVID 19 Pandemic (Study Case: in Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas) Hawini, Laudia; Yuwindry, Iwan; Riduansyah, Muhammad
Jurnal Farmasi Sains dan Terapan (Journal of Pharmacy Science and Practice) Vol. 10 No. 2 (2023): October
Publisher : Faculty of Pharmacy, Widya Mandala Surabaya Catholic University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jfst.v10i2.3619

Abstract

Changes in people's lifestyles and consumption patterns during the COVID-19 pandemic led to an increase in the use of supplements. Supplements are basically taken to supplement nutrition, not to replace it. Age is known to have an effect on knowledge and behavior of supplement consumption. Researchers want to know the relationship between age and level of knowledge and behavior of using supplements during the Covid 19 pandemic. The research design used was cross sectional with analytical observational research. The population and sample are people who use supplements in the Selat District of Kapuas Regency in November 2020-July 2021, totaling 44 people. This study aims to determine the relationship between age and knowledge and behavior of using supplements during the Covid 19 pandemic in the Selat District, Kapuas Regency. Based on data analysis, it was found that there was no relationship between age and knowledge (p=0.264 > 0.05) and there was no relationship between age and behavior (p=0.538 > 0.05). So it can be concluded that age has no effect on knowledge and behavior of using supplements during the Covid 19 pandemic in the Straits District of Kapuas Regency.