cover
Contact Name
Novia Zalmita
Contact Email
noviazalmita@usk.ac.id
Phone
+628116873338
Journal Mail Official
noviazalmita@usk.ac.id
Editorial Address
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee, Kopelma Darussalam, Kec. Syiah Kuala
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi
ISSN : 30909147     EISSN : 30909139     DOI : -
urnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi (JIMPGEO) is a scientific journal which is a place for publication of the results of research on the final project of undergraduate (S1) students in the Department of Geography Education. JIMPGEO publishes one volume and four numbers in a year, namely in February, May, August and November. FOCUS AND SCOPE 1. Geographical Education. 2. Geography (Physical Geography dan Social Geography). 3. Classroom Action Research of Geograpy Studies. 4. Development of Geographical Learning Model. 5. Development of Geographical Learning Method. 6. Studies of Geographical Learning Content. 7. Studies of Geographical Education Policy. 8. Application of Remote Sensing and GIS for Education Purposes. 9. Education Philosophy and Geography Philosophy.
Articles 338 Documents
PEMBINANAAN KAMPANYE SOSIAL MELALUI PROGRAM A BETTER ACADEMIC SEBAGAI BENTUK KEPEDULIAN TERHADAP SESAMA DIMASA PANDEMI COVID-19 Afiyah, Nurrul; Ruliani, .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 8, No 3 (2023): AGUSTUS 2023
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v8i3.34325

Abstract

Magang dan Student Independent Bersertifikat (MSIB) adalah program dari kampus merdeka yang bertujuan memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar dan mengembangkan diri melalui aktivitas di luar kelas perkuliahan. Di program MSIB mahasiswa dapat belajar di luar kelas dan bekerja di industri/ profesi secara nyata selama 1-2 semester. Metode pada penelitian ini adalah studi literatur dengan mendalami artikel jurnal yang berhubungan dengan penelitian dan dikolaborasikan dengan pengalaman langsung ketika penulis mengikuti program. Program ini berlangsung selama 5 bulan, terhitung dari tanggal 31 Agustus 2021 sampai 31Januari 2022, setelah pembinaan berlangsung A Better World Academy (ABWA) students melakukan kegiatan kampanye sosial diaplikasi campaign berkolaborasi bersama organisasi maupun komunitas yang bergerak di bidang sosial dengan isu pendidikan, lingkungan, kesehatan dan kesetaraan. Ada sekitar 57 challenge yang berhasil diimput diaplikasi campaign dengan tema 19 chellenge lingkungan, 20 challenge pendidikan, 10 challenge kesehatan dan 8 challenge kesetaraan.
HUBUNGAN PEMANFAATAN INTERNET SEBAGAI SUMBER BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS X LAB SCHOOL BANDA ACEH Jannah, Miftahul; Abdi, Abdul Wahab; Harun, Muhammad Yusuf
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 8, No 3 (2023): AGUSTUS 2023
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v8i3.2075

Abstract

Penggunaan sumber belajar dalam proses pembelajaran bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Perkembangan jaman dan kemajuan teknologi dan informasi menjadikan internet sebagai salah satu sumber belajar serta kebutuhan bagi bagi anak, dalam hal ini adalah bila pemanfaatan internet sebagai sumber belajar dapat dimanfaatkan sebaik mungkin maka ini akan menjadi faktor pendukung dalam meningkatkan hasil belajar. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah terdapat hubungan pemanfaatan internet sebagai sumber belajar dengan hasil belajar geografi siswa kelas X. Populasi dalam penelitian ini adalah 27 orang siswa kelas X IPA 4. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket dan soal tes. Teknik analisis data menggunakan analisis korelasi serial. Hasil pengolahan data dalam penelitian ini menunjukkan koefisien korelasi yang diperoleh yaitu 0,7703 berada pada kategori kuat, dan uji signifikasi sebagai pembuktian hipotesis dengan menggunakan rumus uji-t, nilai t hitung yang diperoleh sebesar 9,250 sedangkan t tabel sebesar 1,708. Hal ini menunjukkan nilai t hitung lebih besar dari dari nilai t tabel maka Ha diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara pemanfaatan internet sebagai sumber belajar dengan hasil belajar geografi siswa kelas X lab school Banda Aceh.
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA KORBAN KONFLIK TERHADAP HASIL BELAJAR GEOGRAFI PADA SISWA SMA DI KABUPATEN ACEH TAMIANG Munawarah, Rizki; Azis, Daska; Ruliani, .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 9, No 2 (2024): MEI 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v9i2.23316

Abstract

Parenting is the best way that is done or taken by parents in educating, guiding, and protecting their children as a manifestation of a sense of responsibility for their children and in accordance with the norms that exist in society. Learning Outcomes are changes in students' abilities and behavior after learning, the changes that occur include cognitive, affective and psychomotor abilities and within a certain time. Parents must provide good parenting to children so that children can get good learning outcomes at school. This study aims to determine the relationship between the upbringing of parents of conflict victims on the geography learning outcomes of high school students in Aceh Tamiang District. This study uses a quantitative approach and a type of correlational research. The population in this study were students at high school in Aceh Tamiang Regency totaling 30 students. The sampling technique is the total population of 30 students. The data collection technique used in this study was a questionnaire. Data analysis techniques using simple correlation. The calculation results obtained a simple correlation of 0.19 included in the very low category with a coefficient of determination of 3.61%. The calculated value of significance shows Fcount (0.75) Ftable (4.196) at a significance level of 5% so that Ho is accepted, meaning that there is no significant relationship between the parenting style of parents of conflict victims on geography learning outcomes for high school students in Aceh Tamiang District.
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL DAN EFIKASI DIRI DENGAN KEMATANGAN KARIR PADA MAHASISWA PENDIDIKAN GEOGRAFI FKIP UNIVERSITAS SYIAH KUALA Miranda, Riza; Zalmita, Novia; Rajiatul, Cut Vita
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 9, No 2 (2024): MEI 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v9i2.23398

Abstract

Kematangan karir mahasiswa tidak dihasilkan oleh satu faktor. Dukungan sosial dan efikasi diri adalah dua faktor yang kerap dipandang sangat berpengaruh terhadap karir seseorang. Salah satu yang menjadi bahan pertimbangan adalah kematangan karir calon pekerja kedepannya dan mahasiswa harus memiliki kematangan karir, agar memperoleh keberhasilan dan kepuasan dalam bekerja Atas dasar itu, penelitian ini hendak mengetahui apakah terdapat hubungan dukungan sosial dan efikasi diri dengan kematangan karir pada mahasiswa Pendidikan Geografi FKIP Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui hubungan hubungan dukungan sosial dan efikasi diri dengan kematangan karir pada mahasiswa Pendidikan Geografi FKIP Universitas Syiah Kuala. Pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Universitas Syiah Kuala angkatan 2018 sebanyak 55 mahasiswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner/angket. Berdasarkan penelitian dapat dilihat dari hasil penghitungan yang didapatkan melalui persamaan regresi ganda yaitu = 29,06 + (-0,27) + 0,45. Sedangkan secara parsial tingkat hubungan antara dengan Y yaitu -0,328 (sangat rendah) kemudian dengan Y adalah sebesar 0,473 (sedang). Berdasarkan persamaan tersebut diketahui bahwa variabel bebas dukungan sosial memberikan pengaruh negatif terhadap variabel terikat. Uji signifikansi yang dapat dilihat pada hasil penghitungan yang telah dilakukan dengan menggunakan Uji F diperoleh nilai = 11,384 sedangkan nilai = 3,17 sehingga (11,384) (3,17) yang artinya Ho ditolak dan Ha diterima atau terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan sosial (X1) dan efikasi diri (X2) dengan kematangan karir (Y).Kata Kunci: hubungan dukungan sosial, efikasi diri, kematangan karir.
RELATIONSHIP BETWEEN SELF ESTEEM AND ADVERSITY QUOTIENT WITH SELF REGULATED LEARNING FOR STUDENTS MAJORING IN GEOGRAPHY EDUCATION FKIP USK Sari, Annisa Sucia; Abdi, Abdul Wahab; Purnomowati, Dyah Rahmani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 9, No 2 (2024): MEI 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v9i2.23341

Abstract

Independence is very important in one's life because with independence students are better able to overcome the difficulties that occur. One example of independence is independence in learning. Self esteem and adversity quotient are the most powerful internal factors influencing a student's independent learning. This study aims to determine the relationship between self-esteem and adversity quotient with the learning independence of students of the USK FKIP Geography Education Department. This study uses a quantitative approach and a type of correlational research. The population in this study were 382 active students of the Department of Geography Education, FKIP USK. The samples taken were 79 students. The sampling technique is proportional random sampling. The data collection technique used in this study was a questionnaire. Data analysis technique uses multiple correlation. Based on the results of statistical analysis it is known that the relationship between self esteem and adversity quotient with learning independence is obtained by the multiple regression equation Y = 55,76 + 0,12X1 + 0,10X2 which means that the two independent variables have a positive influence on the dependent variable. The correlation coefficient of self esteem and adversity quotient with learning independence is 0,17 very low, the correlation of self esteem with learning independence is 0,15 very low, the value of the correlation coefficient of adversity quotient with learning independence is 0,14 very low, the correlation of self esteem with adversity quotient of 0,30 is low, and the coefficient of determination (R2) = 2,9%. The results of the significance test showed Fcount (1,13) Ftable (3,12) at a significance level of 5% so that accepting H0 means that there is no significant relationship between self esteem and adversity quotient with the learning independence of students of the Department of Geography Education FKIP USK.Keywords: Relationship, Self Esteem, Adversity Quotient, Independent Learning
PENGARUH METODE OUTDOOR STUDY DENGAN MEMANFAATKAN LINGKUNGAN SEKITAR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI IPS DI SMA NEGERI 5 TAKENGON PADA MATERI KERAGAMAN BUDAYA INDONESIA Ningrum, Dini Amalia; Desfandi, Mirza; Ruliani, Ruliani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 9, No 2 (2024): MEI 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v9i2.23383

Abstract

ABSTRACKIn essence, education is a right of every individual child nation to be able to enjoy it. Everyone needs education from birth to develop the potential that exists in humans, become a person of knowledge, creativity, and noble character. The purpose of this study was to see the learning outcomes of students at SMA Negeri 5 Takengon using the outdoor study method. This research is an experimental study with a pre-test post-test control group design. The study population was all students of class XI social studies SMA Negeri 5 Takengon which amounted to 48 students with a sample of two classes (experimental class and control class) of which each class numbered 24 students. Data collection is carried out using instruments in the form of tests with a total of 20 questions. Based on the results of the study, it is known that the data of counting = 2.24 while ttabel = 1.678 was obtained. So the result of counting ttabel or 2.24 1.678 means that Ha is accepted and Ho is rejected. So the hypothesis in this study states that the understanding of students taught by the outdoor study method is better than the understanding of students taught conventionally. Based on the results of hypothesis testing, it can be said that in the teaching and learning process by utilizing the surrounding environment so that it can motivate, and increase students' understanding of learning materials. With outdoor learning activities, the learning atmosphere becomes varied and not boring. In addition, students are trained to work together, interact well with each other during discussions, and are able to solve problems.Keywords: Method, Outdoor Study, Utilization of the Surrounding Environment, Learning Outcomes
HUBUNGAN KEAKTIFAN BERORGANISASI DAN AKTIVITAS BEKERJA DENGAN HASIL BELAJAR MAHASISWA PENDIDIKAN GEOGRAFI FKIP USK Ichsani, Wildan; Zalmita, Novia; Taher, Alamsyah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 9, No 2 (2024): MEI 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v9i2.23306

Abstract

ABSTRAKTingkat keberhasilan suatu proses pendidikan geografi yaitu dengan melihat tingkat pencapaian hasil belajar mahasiswa melalui indeks prestasi kumulatif. Hasil belajar dipengaruhi oleh beberapa faktor. Salah satu faktor internal yaitu keaktifan berorganisasi dan aktivitas bekerja. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah terdapat hubungan yang signifikan antara keaktifan berorganisasi dan aktivitas bekerja dengan hasil belajar mahasiswa jurusan pendidikan geografi FKIP USK. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk hubungan keaktifan berorganisasi dan aktivitas bekerja dengan hasil belajar mahasiswa Pendidikan Geografi FKIP USK. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa aktif Jurusan Pendidikan Geografi FKIP USK angkatan 2018-2020. Teknik pengambilan sampel adalah random sampling, jumlah sampel 136 responden. Teknik pengumpulan data adalah dokumentasi dan kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji regresi ganda dan Uji korelasi Spearman Rank. Beradasarkan hasil pengolahan dan pembahasan maka dapat diambil simpulan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara keaktifan berorganisasi dan aktivitas bekerja dengan hasil belajar mahasiswa Pendidikan Geografi FKIP USK. Hubungan keaktifan berorganisasi dan hasil belajar yaitu 0,06. Hubungan aktivitas bekerja dan hasil belajar yaitu -0,08. Berdasarkan besar nilai hubungan tersebut, keaktifan berorganisasi dan aktivitas bekerja dengan hasil belajar memiliki hubungan sangat lemah.Kata kunci: hubungan, keaktifan berorganisasi, aktivitas bekerja, hasil belajar
PENEREPAN PEMBELAJARAN TEAM GAME TOURNAMEN (TGT) BERBANTUAN KOTAK KARTU MISTERI UNTUK MENINGKATKAN PEMEHAMAN SISWA KELAS VIII PADA MATA PELAJARAN IPS TERPADU SMP IT DAYAH DAARUL MUTTAQIEN PIDIE JAYA Hidayati, Nanda Mulia; Aziz, Daska; Furqan, Muhammad Hafizul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 9, No 2 (2024): MEI 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v9i2.23289

Abstract

ABSTRAK Team Games Turnamen (TGT) adalah pembelajaran kooperatif yang menciptakan suasana aktif yang melibatkan kelompok, terdapat diskusi kelompok dan diakhiri suatu game (turnamen). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui (1) Peningkatan pemahaman siswa pada mata pelajaran IPS, (2) Aktivitas guru dan siswa,(3) keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran (4) Respons siswa terhadap model pembelajaran Team game turnamen. Subjek penelitian siswa kelas VIII SMP IT Dayah Darul Muttaqien Pidie Jaya berjumlah 22 siswa. Data dikumpulkan menggunakan teknik observasi, tes dan angket. Pengumpulan data menggunakan lembar pre-test dan post-test berisi 10 soal, lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa, lembar pengamatan keterampilan guru, dan angket respons siswa. Hasil penelitian menunjukkan: (1) ketuntasan individual siklus I 50, siklus II menjadi 69 pada siklus III menjadi 90. Ketuntasan klasikal pada siklus I 30 pada siklus II 50 dan pada siklus III sebanyak 95 (2) Aktivitas guru dan siswa pada siklus I 6 aktivitas tidak tuntas pada siklus II turun menjadi 3 aktivitas tidak tuntas pada siklus III semua aktivitas tuntas. (3) keterampilan guru meningkat dari siklus I 2,43 kategori sedang pada siklus II meningkat menjadi 3,23 kategori baik dan pada siklus III meningkat menjadi 3,7 kategori sangat baik. (4) Respons yang diberikan siswa untuk model pembelajaran Team game turnamen dengan bantuan kotak kartu misteri adalah 93,6 siswa menyatakan sangat menarik dan membantu siswa dalam memahami materi disampaikan. Dapat disimpulkan, penerapan model pembelajaran Team game turnamen berbatuan media kotak kartu misteri dapat meningkatkan pemahaman siswa kelas VIII pada mata pelajaran IPS terpadu SMP IT Dayah Darul Muttaqien Pidie Jaya menjadi lebih baik.Kata kunci: Penerapan, Model Pembelajaran, Team Game Turnamen, Pemahaman Belajar
HUBUNGAN LOCUS OF CONTROL DENGAN PROBLEM FOCUSEDCOPING PADA MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN GEOGRAFI UNIVERSITAS SYIAH KUALA Amirda, Nurul Fitri; Zalmita, Novia; Purnomowati, Dyah Rahmani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 9, No 2 (2024): MEI 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v9i2.23301

Abstract

Students who take the thesis are required to be able to complete the thesis on time. In the drafting process students experience obstacles that cause these students to experience stress, so a coping strategy is needed to be able to solve these problems. Problem focused coping allows someone to plan or take action, and be ready to face all possibilities of the plan, so that the problems encountered can be solved. Factors that influence problem focused coping are personality characteristics including locus of control. This study aims to determine the relationship between locus of control and problem focused coping in students of the Geography Education Department at Syiah Kuala University. This study uses a quantitative approach and a type of correlational research. The population in this study were 62 students at the end of the Department of Geography Education at Syiah Kuala University. The sampling technique is the total population or total sampling. The data collection technique used in this study was a questionnaire. Data analysis techniques using simple correlation. Based on the results of statistical analysis it is known that the relationship between locus of control and problem focused coping is obtained by a simple regression equation Y = 92,27 + 0,22X which means that the independent variable has a positive influence on the dependent variable. The correlation coefficient of locus of control with problem focused coping is 0.18 which is very low, and the coefficient of determination () = 3,24%. The results of the significance test showed Fcount (2.16) Ftable (3.99) at a significance level of 5%, so H0 was accepted, meaning that there was no significant relationship between locus of control and problem focused coping in students of the Geography Education Department at Syiah Kuala UniveKeywords: Relationship, Locus of Control, Problem Focused Coping
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THREE STEP INTERVIEW BERBANTUAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS-TERPADU SISWA KELAS VIII-1 MTsN 7 ACEH BESAR Rahayu, Dewi; Aziz, Daska; Desfandi, Mirza
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 9, No 2 (2024): MEI 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v9i2.23285

Abstract

Model pembelajaran Three Step Interview adalah salah satu teknik pembelajaran kooperatif yang dapat mendorong siswa dalam kelompok untuk memahami suatu konsep melalui peran siswa. Rumusan masalah dalam penelitian ini untuk melihat apakah ada peningkatan terhadap hasil belajar siswa, aktivitas guru dan siswa, keterampilan guru dan bagaimana respon siswa terhadap pembelajaran. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa, aktivitas guru dan siswa, keterampilan guru dan respon siswa terhadap pembelajaran. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dalam bentuk penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa Kelas VIII-1 MTsN 7 Aceh Besar yang berjumlah 20 siswa. Data dikumpulkan melalui tes, observasi dan angket. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil pengolahan data memperlihatkan bahwa ketuntasan individual pada siklus I sebanyak 50%, ketuntasan klasikal 40%. Pada siklus II ketuntasan individual meningkat menjadi 70% dan klasikal 60%. Selanjutnya pada siklus III ketuntasannya meningkat menjadi 95% secara individual dan secara klasikal menjadi 90%. Aktivitas guru dan siswa pada siklus I terdapat 7 aktivitas yang sesuai atau 64%, pada siklus II aktivitas yang sesuai menjadi 8 dengan persetase 81% dan pada siklus III meningkat menjadi 11 dengan persetase 100%. Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran pada siklus I diperoleh skor 2,28 dengan kategori sedang, pada siklus II meningkat menjadi 3,05 dengan kategori baik dan pada siklus III menjadi 3,93 dengan kategori sangat baik. Respon siswa pada umumnya baik, dimana sebanyak 92% siswa di Kelas VIII-1 MTsN 7 Aceh Besar menyatakan Ya dan 8% menyatakan Tidak. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa model Three Step Interview Berbantuan Media Gambar dapat meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran IPS Teradu Kelas VIII-1 MTsN 7 Aceh Besar.

Page 5 of 34 | Total Record : 338