TECHNOLOGIC
TECHNOLOGIC adalah jurnal dengan p-ISSN 2085-8507 dan e-ISSN 2722-3280 yang diterbitkan oleh LPPM Politeknik Manufaktur Astra. Jurnal ini diterbitkan dua kali setahun pada bulan juni dan Desember. Publikasi berisi artikel yang berasal dari hasil penelitian terapan dan studi analisis di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya meliputi teknologi mekanik, litrik, elektronika, industri, informatika, sipil. Artikel yang masuk ke redaksi diseleksi dengan sistem blind peer-review untuk menjaga obyektivitas. Adapun fokus dan ruang lingkup dari Jurnal Technologic adalah sebagai berikut: Teknik Mesin Teknologi manufaktur, Disain mekanis, Otomotif, Robotika dan Otomasi, Mekatronika, Teknologi lingkungan, Konversi energi, Teknik Listrik, Elektronika, dan Informatika Sistem tenaga, system instrumentasi dan control, telekomunikasi dan teknologi informatika, Aplikasi Elektronika, Aplikasi sensor dan actuator, Kecerdasan artifisial, Sistem Informatika, Elektronika Daya, Energi Terbarukan, Jaringan Komputer, Sistem Komunikasi Multimedia, Teknik Komputer, Sistem Telekomunikasi, Sistem Komunikasi Nirkabel, Jaringan Sensor Nirkabel Teknik industry Sistem produksi, optimisasi system industry, Planning and Production Control, manajemen kualtas, ergonomic, Disain produk Teknik Sipil Teknik Konstruksi dan bangunan Gedung
Articles
323 Documents
CEK ANTARA ALAT UKUR BURETTE UNTUK JAMINAN MUTU INTERNAL HASIL KALIBRASI
Amalia Rakhmawati;
Agung Triono
Technologic Vol 11 No 1 (2020): Eleventh Volume of Technologic Series
Publisher : LPPM Politeknik Astra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pengukuran volume berperan penting dalam menjaga mutu dari produk yang dihasilkan. Salah satu alat ukur volume yang banyak digunakan adalah burette. Sesuai dengan standar ISO/IEC 17025:2017 laboratorium pengujian dan kalibrasi perlu melakukan pengecekan antara peralatan standar untuk menjamin status peralatan yang digunakan. Cek antara dilakukan dengan membandingkan berat isi yaitu berat cairan dalam gelas penampung yang dikeluarkan oleh valve burette dengan pembacaan standar electronic analytical balance ketelitian 0,0001 g. Data yang diambil sebanyak 5 kali selama 20 hari di awal dan di akhir untuk mendapatkan data perbandingan awal dan akhir yang akan digunakan untuk mendapatkan nilai Fhitung yang kemudian dibandingkan dengan nilai Ftabel pada metode uji F. Dari data awal didapatkan nilai µawal = 46,69108 g dan nilai σawal = 0,000109. Dan dari data akhir didapatkan nilai µakhir = 46,69110 g dan nilai σakhir = 0,000065. Dari data σawal dan σakhir didapatkan nilai Fhitung = 2,80, sedangkan nilai Ftabel dari tabel F yaitu 3,18. Karena data Fhitung ≤ Ftabel maka alat ukur burette dinyatakan masih baik pada titik ukur 10 mL. Dari control chart didapatkan nilai rata-rata masih berada pada wilayah UWL dan LWL sehingga alat ukur burette dinyatakan masih baik pada titik ukur tersebut.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN HUMAN RESOURCES PORTAL DENGAN CERTIFICATION MANAGEMENT SYSTEM (CMS) SEBAGAI EFEKTIVITAS PROSES SERTIFIKASI (STUDI KASUS DI PT. MOTOR INDONESIA)
Rida Indah Fariani;
Dian Rahmawati;
Fahmi Nur Salam
Technologic Vol 11 No 1 (2020): Eleventh Volume of Technologic Series
Publisher : LPPM Politeknik Astra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Paper ini membahas efektivitas dan improvement yang dilakukan pada proses bisnis pelatihan dan sertifikasi karyawan di PT. Motor Indonesia (PT MI). Efektivitas dirasa perlu dilakukan karena proses pelatihan dan sertifikasi seringkali tidak sesuai dengan kelas dan posisi karyawan dan kebutuhan organisasi. Selain itu proses paengajuan, persetujuan, pemetaan dan analisa pencapaian pelatihan dan sertifikasi memakan waktu lama. Untuk mewujudkan efektivitas tersebut, dibuatlah suatu aplikasi Certification Management System (CMS) dengan tujuan mengatasi masalah yang ada. Aplikasi CMS merupakan aplikasi berbasis web yang terintegrasi dengan Human Resources (HR) Portal. CMS dibangun menggunakan bahasa pemrograman ASP.NET dengan basis data SQL Server Management Studio 2012. Metodelogi yang digunakan adalah Metodologi Scrum. Dari pengujian dan implementasi aplikasi yang dilakukan, aplikasi CMS terbukti dapat mempermudah dalam pendataan dan pemetaan karyawan dengan kompetensi yang sesuai berdasarkan kelas, posisi, dan organisasi serta mempermudah karyawan dalam mengajukan sertifikasi untuk kompetensi yang dibutuhkan. Dalam hal reduksi sumberdaya, penggunaan CMS dapat mengurangi pemakaian kertas sebanyak 5.472 kertas A3 per tahun, mengurangi waktu penyetujuan sertifikasi dan pemetaan sertifikasi karyawan sebanyak 66% serta penurunan potensi kesalahan pemetaan karyawan dan sertifikasi sebanyak 70%.
ALAT PERAGA KENDALI POSISI PADA LINEAR AXIS DENGAN PENGGERAK MOTOR STEPPER BERBASIS PLC
Eka Samsul Ma’arif
Technologic Vol 11 No 1 (2020): Eleventh Volume of Technologic Series
Publisher : LPPM Politeknik Astra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Proses material handling yang menuntut ketepatan posisi yang tinggi sangat banyakdigunakan di industri manufaktur, misalnya pemindahan benda kerja dari satu jig ke jig yang lain dalamrangkaian proses pemesinan otomatis. Oleh karena itu, Laboratorium Otomasi Industri di ProdiMekatronika Politeknik Manufaktur Astra sangat perlu untuk memiliki alat peraga pengendalianpergerakan axis agar dapat melakukan simulasi pengaturan posisi dengan tepat. Penelitian dilakukanmelalui tahapan penentuan perancangan sistem sesuai capaian pembelajaran dan kurikulum ProdiMekatronika, pemilihan komponen, perakitan hardware, pemrogramman software dan pengujian. Motorstepper dipilih pada penggerak axis dengan pertimbangan harga dan prinsip operasional yang sangatmendasar. Ditambah dengan encoder sebagai pendeteksi sejauh mana axis telah bergeser, sedangkanpengendali utama menggunakan Programmable Logic Control (PLC). Alat peraga yang dikembangkantelah mampu melakukan simulasi pengendalian posisi secara akurat dengan simpangan 0 mm. Sedangkanpengukuran posisi oleh encoder memiliki rata – rata simpangan 0,21 mm dengan rekomendasi kecepatangerak 30 mm/s.
PROTOTYPE PENGUNCI PINTU OTOMATIS MENGGUNAKAN RFID (RADIO FREQUENCY IDENTIFICATION) BERBASIS MIKROKONTROLER ARDUINO UNO
Simarangkir, Manase Sahat H;
Agung Suryanto
Technologic Vol 11 No 1 (2020): Eleventh Volume of Technologic Series
Publisher : LPPM Politeknik Astra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
A manual door security system that has many shortcomings including difficulty opening locks when used, easily broken and keys that tend to be duplicated thereby reducing convenience and security. To prevent this, a good and easy-to-use room security system is needed. At this time began to develop an electronic room safety system using RFID technology (Radio-Frequency Identification) to improve the security system at the door of the house. In this study discusses the design and prototype of an automatic room door lock using an RFID system. The research method used is research and development. This Automatic Door is programmed by the Arduino application by creating a security system using Radio Frequency Identification (RFID) as a radio wave of data carrier frequencies that will be received by the receiver. The results of this study are the creation of an automatic home door security system using RFID which has a better level of security compared to manual security, so that it can cope with acts of theft in homes that are often abandoned by residents. In addition, the use of RFID can also minimize the overall lock on the house, so that every family member needs only one tag card / key to open all the locks on the door in the house.
MENINGKATKAN AVAILABILITY RATE DENGAN MENGURANGI DOWNTIME UNTUK PENERAPAN TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE (TPM) PADA AREA MIXING
Nensi Yuselin;
Edwar Rosyidi;
Andika Yuda Pratama
Technologic Vol 11 No 1 (2020): Eleventh Volume of Technologic Series
Publisher : LPPM Politeknik Astra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
PT XYZ adalah anak perusahaan dari Astra International di bawah naungan PT AstraHonda Motor (AHM). Perusahaan yang berdiri sejak 1991 ini bergerak pada dalam bidang industri tiredan tube. PT XYZ memproduksi dua merk ban, yaitu FDR yang dijual bebas dan federal yang merupakanban Original Equipment Market (OEM) sepeda motor honda tire dan tube. dalam produksi nya proses awaldimulai dari pencampuran material hingga menjadi bahan siap pakai yang disebut compound, yang beradadi area mixing, dimana terjadi downtime tertinggi pada periode bulan Januari-Maret 2019. Berdasarkanpenilaian MTBF (Mean Time Between Failure) pada area mixing, line BB#9 merupakan line denganpencapaian nilai MTBF terendah yaitu 9.02 Hari (rata rata pencapaian dalam periode Januari - Maret2019) berdasarkan hal tersebut penulis melakukan analisa pada data bulanan line BB#9, dan ditemukanbahwa factor penyebab dan penyumbang downtime dominan terdapat pada mesin batch Off di line BB#9,dengan menyumbang downtime 2736 Menit atau 43% dari jumlah downtime yang ada pada line BB#9,lalu dilakukan breakdown masalah, dan diketahui bahwa sumber masalah dominan adalah rantai inclineputus dengan downtime 2556 menit atau 96% dari jumlah downtime yang ada pada mesin batch Off. Laludilakukan perbaikan dengan menerapkan Total Productive Maintenance (TPM) dan modifikasi free rollpada mesin batch Off sehingga dapat mengurangi downtime sebanyak 98% dan meningkatkan pencapaianMTBF menjadi 25 hari, jumlah downtime yang berkurang juga berdampak pada pencapaian availabilityrate yang meningkat sebesar 3% selama periode perbaikan bulan April - Mei 2019.
MEMPERCEPAT LEAD TIME PROSES PENGGANTIAN V-BELT MESIN NR TOYOTA DENGAN SST DI BENGKEL AUTO 2000 XXX
Setia Abikusna
Technologic Vol 11 No 1 (2020): Eleventh Volume of Technologic Series
Publisher : LPPM Politeknik Astra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Bengkel Auto 2000 XXX merupakan bengkel yang memiliki customer yang cukup banyak khususnya yang memiliki kendaraan Toyota bermesin NR, tetapi alat bantu penunjang perbaikannya ada yang masih sangat minim. Hal ini menyebabkan waktu pengerjaan proses penggantian v-belt membutuhkan waktu yang lama. Masalah yang terjadi dalam proses penggantian v-belt adalah konstruksi mesin memiliki celah yang sempit dan panas yang ditimbulkan dari mesin. Akibatnya, proses penggantian v-belt yang dilakukan oleh teknisi membutuhkan waktu yang cukup lama yaitu 57 menit 04 detik. Untuk mengatasi masalah tersebut dilakukan penelitian dengan membuat Special Service Tool (SST) untuk mempercepat proses perngerjaan. Prinsip kerjanya dengan menghilangkan proses pelepasan dan pemasangan under cover dan crankshaft position sensor (CPS). Perbaikan dengan fokus mempercepat proses penggantian v-belt menggunakan SST sesuai target yaitu 20 menit. Dalam proses penggantian v-belt hanya membutuhkan 19 menit 43 detik lebih cepat dari waktu sebelum dilakukan perbaikan, 100% lebih mudah setelah dilakukan perbaikan yang sebelumnya hanya 6,25 % mudah, dan 100% safe setelah dilakukan perbaikan karena telah dilengkapi pelindung tangan dalam prosesnya.
MODIFIKASI MESIN DIESEL MENJADI MESIN AXLE BRACKET BERBASIS PLC OMRON CJ1M PADA AREA FOUNDRY DI PT XXX
Lin Prasetyani;
Ahmad Athoillah Sakandariy Azzakkiyy
Technologic Vol 11 No 1 (2020): Eleventh Volume of Technologic Series
Publisher : LPPM Politeknik Astra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
-PT.XXX merupakan perusahaan yang bergerak dibidang produksi piston. Saat iniperusahaan terdapat sebuah upaya peningkatan ragam produksi partisi komponen lain selain piston yaituaxle bracket. Untuk memproduksi komponen ini diperlukan mesin grafity axle bracket. Namun, mesingravity axle bracket belum tersedia di perusahaan. Untuk pengadaan mesin baru akan membutuhkan danayang cukup besar sehingga penulis dan tim mencari alternative lain yaitu dengan melakukan modifikasimesin diesel casting yang terdapat pada area foundry yang sudah tidak terpakai. Usai menganalisa kondisimesin ditemukan bahwasannya mesin tersebut memiliki konstruksi yang yang dibutuhkan sebagai mesingravity axle bracket, maka diputuskan untuk melakukan modifikasi pada tiga bagian mesin yaitu, mekanik,elektrik dan program. Tujuan modifikasi ini adalah agar mesin dapat beroperasi dan memproduksikomponen baru selain piston. Pada paper ini dibahas pada dua bagian yaitu elektrik dan programan saja.Berdasarkan rancangan modifikasi sistem kontrol, perihal pemrograman menggunakan PLC OMRONCJ1M-CPU21 dengan tambahan modul SRM21 sebagai remote control serta mengenai pengkabelanelectrical, terdapat penambahan komponen baru dan komponen reuse. Hasil akhir modifikasi mesingravity axle bracket menunjukkan bahwa mesin mampu beroperasi dalam skala trial produk axle bracketjenis BS6 dengan waktu produksi selama 187 detik dari kondisi mesin sebelumnya yang sama sekali tidakdapat beroperasi untuk proses foundry axle bracket
MENURUNKAN KERUSAKAN YANG TIDAK TERJADWAL PADA KOMATSU PC1250SP–8 DENGAN MELAKUKAN REPOSISI LINE HOSE AUTOLUBE DI PT PPN, DISTRICT KIDECO
Vuko A T Manurung;
Yohanes C Sutama;
Elio Sabatania Manalu
Technologic Vol 11 No 1 (2020): Eleventh Volume of Technologic Series
Publisher : LPPM Politeknik Astra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
- Dalam proses produksi pertambangan PT.PPN district KIDECO memiliki target pencapaianyang harus diraih untuk mendukung tercapainya produksi yang maksimal. Untuk itu maka salah satudepartemen yang membawahi Track Small Digger yang bertugas merawat dan memperbaiki alat berat typeexcavator PC1250SP-8 ke bawah memiliki target agar tidak terjadi kerusakan yang tidak terjadwal(breakdown unschedule). Dengan kata lain targetnya adalah 0%. Dari data yang ada ternyata target tersebutmasih tidak tercapai. Salah satu penyebabnya adalah kerusakan pada attachment noise unit PC 1250 - 8 yangmenyebabkan unit stop operasi karena kegagalan pelumasan pada bagian attachment noise tersebut. Setelahdilakukan desain ulang oleh departemen engeneering kemudian dilakukan implementasi reposisi line hoseautolube, maka diperoleh data tidak terjadi lagi kerusakan yang tidak terjadwal (unschaduled breakdown)pada attachment noise unit PC 1250SP - 8 pada bulan Mei – Juni 2019.
EVALUASI PARAMETER PEMANASAN MATERIAL TERHADAP PENURUNAN CACAT FIBER PADA BOX LUGGAGE
Yohanes T Wibowo
Technologic Vol 11 No 1 (2020): Eleventh Volume of Technologic Series
Publisher : LPPM Politeknik Astra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Box Luggage merupakan salah satu komponen kendaraan bermotor. Box tersebut merupakankomponen plastik hasil cetak injeksi. Seperti layaknya komponen hasil cetak injeksi, box luggage juga memilikicacat. Dari 12 jenis cacat yang ditemukan, cacat fiber memberikan kontribusi terbesar yaitu sebesar 40% daritotal cacat. Jumlah cacat fiber yang ditemukan pada produksi box luggage dari September 2018 – Januari 2019mencapai 577 unit. Dalam kurun waktu yang sama, box luggage diproduksi sebanyak 62.289 unit. Dengandemikian persentase cacat terhadap total produksi yang muncul sebesar 39%. Efek yang timbul karenaadanya cacat adalah tidak tercapainya target produksi di samping memberikan efek banyaknya pemborosankarena cacat produksi. Dalam penelitian sebelumnya, perbaikan dilakukan pada aktivitas proses cetak injeksiyaitu dengan menurunkan kecepatan injeksi, dan sudah berhasil menurunkan cacat fiber tersebut. Penelitianini menginvestigasi aktivitas pra proses cetak injeksi yang meliputi penyiapan material, persiapan proses cetakinjeksi, perbaikan parameter pemanasan material dan prosedur pengosongan barrel saat akan istirahat.Bersama tim engineering setting aktivitas perbaikan-perbaikan dilakukan. Dengan melakukan pemanasanmaterial plastik secara lebih lama dan tanpa terputus, diperoleh moisture content sebesar 0.15%. Denganperbaikan yang sudah dilakukan, jumlah cacat fiber menurun sebesar 70%.
MENINGKATKAN EFISIENSI LINE ASCD-01 DENGAN MENURUNKAN LOSS TIME PROSES GANTI MODEL PADA POS TORSIONAL CHARACTERISTIC DI PT AII
Heri Sudarmaji;
Gofar Julio Sapurta
Technologic Vol 11 No 1 (2020): Eleventh Volume of Technologic Series
Publisher : LPPM Politeknik Astra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Dengan meningkatnya permintaan konsumen dan semakin ketatnya persaingan pasar menuntutPT AII untuk selalu membuat produk yang berkualitas tinggi, tidak terkecuali pada produk clutch disc. Untukmemenuhi kebutuhan tersebut, PT AII membuat kebijakan untuk meningkatkan efisiensi line produksiminimal 92%. Hal ini dimaksudkan agar tidak terjadi keterlambatan dalam pengiriman produk ke konsumen.Namun aktualnya efisiensi line ASCD-01 clutch disc masih di angka 89,5%. Untuk mengatasi masalah tersebut,dilakukan analisa efisiensi line ASCD-01 dan ditemukan masalah utama, yaitu line stop tinggi yang disebabkankarena proses ganti model. Selanjutnya dilakukan analisa menggunakan Failure Tree Analysis (FTA) danmetode why-why untuk menemukan akar masalahnya. Dari hasil analisa didapatkan akar masalah, yaituwaktu pergantian backing plate lama. Hal ini karena backing plate tidak bisa digunakan untuk semua modelclutch disc di line ASCD-01 sehingga perlu penggantian backing plate setiap kali ganti model. Dari akar masalahtersebut dilakukan perbaikan yang diharapkan dapat mengurangi waktu ganti model yang berakibat padapeningkatan efisiensi line ASCD-01. Setelah dilakukan perbaikan dan pengujian, waktu ganti model di lineASCD-01 menurun dari 150 detik menjadi 102 detik. Selain itu, efisiensi line ASCCD-01 meningkat dari 89,5%menjadi 91,7%.