cover
Contact Name
-
Contact Email
info@jpkp.kemendikdasmen.go.id
Phone
+62215713827
Journal Mail Official
info@jpkp.kemendikdasmen.go.id
Editorial Address
Pusat Standar dan Kebijakan Pendidikan, BSKAP, Kemendikdasmen Building E Floor 19, Jenderal Sudirman -- Senayan Street, Jakarta 10270
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan
Published by Kemendikdasmen
ISSN : 02162792     EISSN : 2654427X     DOI : https://doi.org/10.24832/jpkp
Core Subject : Education,
Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan is a peer-reviewed journal that publishes research and analysis-based articles on education policy. The journal publishes a range of education policy topics such as education management, educational evaluation and assessment, curriculum, education technology, and educational innovations.
Articles 133 Documents
EDITORIAL DAN DAFTAR ISI JPKP, VOL. 16, NO. 1 TAHUN 2023 JPKP
Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan Vol 16 No 1 (2023)
Publisher : Pusat Standar dan Kebijakan Pendidikan, BSKAP, Kemendikbudristek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpkp.v16i1.827

Abstract

Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan Volume 16 No. 1 Tahun 2023 terbit pada November 2023, terlambat tiga bulan dari seharusnya karena proses upgrading dan perbaikan OJS setelah mendapat serangan siber pada Agustus 2023. Edisi ini berisikan 6 (enam) artikel dengan topik beragam di bidang pendidikan. Enam topik bahasan tersebut yaitu: 1) “Evaluasi Program Bantuan Penguatan Budaya Kerja SMK di Jawa Tengah”; 2) “Taksonomi Pembelajaran Merdeka Menurut Mohammad Sjafei: Merdeka Otak, Hati, dan Tangan”; 3) “The Relationship Between Students’ Internal and External Factors and Their Academic Achievement”; 4) “Implementasi Pembelajaran Kontekstual pada Perkuliahan Berbasis Praktik”; 5) “How Does Granting Teacher Autonomy Influence Classroom Instruction? Lessons From Indonesia’s Curriculum Reform Implementation; dan 6) “Tinjauan Filosofis terhadap Magang dalam Kebijakan Merdeka Belajar – Kampus Merdeka di Perguruan Tinggi X”. Semoga Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan Volume 16 No. 1 Tahun 2023 ini dapat menjadi referensi dan rujukan yang berguna bagi para akademisi, praktisi, pemerhati, serta pengambil kebijakan di bidang pendidikan.
PEMANFAATAN RAPOR PENDIDIKAN SEBAGAI ALAT TRANSFORMASI KEBIJAKAN PENDIDIKAN (STUDI KASUS PADA SMP NEGERI 5 DEPOK) Sulistyo, Fadhilah Darma; Widjaja, Imelda; Josua, Nadia Putri; Asropi
Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan Vol 17 No 1 (2024)
Publisher : Pusat Standar dan Kebijakan Pendidikan, BSKAP, Kemendikbudristek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpkp.v17i1.830

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi pemanfaatan Platform Rapor Pendidikan di SMP Negeri 5 Depok sebagai alat transformasi kebijakan pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara dengan stakeholder pendidikan, yaitu Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah bidang Hubungan Masyarakat, dan Operator yang mengoperasikan Rapor Pendidikan, serta analisis dokumen dan observasi lapangan pada lokasi penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMPN 5 Depok baru memanfaatkan data Rapor Pendidikan sejak 2023 dan merasakan bahwa data yang ditampilkan pada update Rapor Pendidikan 2.0 lebih mudah dibaca. Data Rapor Pendidikan membantu sekolah dalam mengidentifikasi masalah pendidikan di sekolah dan sebagai dasar evaluasi sistem pendidikan. Untuk optimalisasi pemanfaatan Rapor Pendidikan, Kemendikbudristek perlu melakukan pembaruan data pada Rapor Pendidikan terkait penjelasan setiap indikator, seperti definisi capaian, akar masalah, dan benahi untuk ditampilkan lebih detail dan spesifik dengan permasalahan atau kondisi sekolah. Dinas Pendidikan Kota Depok perlu melakukan monitoring dan pendampingan kepada sekolah dalam pemanfaatan Rapor Pendidikan sebagai dasar evaluasi pendidikan di satuan pendidikan. Serta, Sekolah perlu membentuk tim khusus yang bertanggung jawab untuk mengawasi dan mendukung pemanfaatan optimal data Rapor Pendidikan. 
PENGORGANISASIAN SISWA DALAM MENGAWAL KEBIJAKAN PENDIDIKAN: SEBUAH REFLEKSI DARI SERIKAT PELAJAR JONGGOL Wahyudin, Yogi Maulana; M. Kamim, Anggalih Bayu
Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan Vol 17 No 1 (2024)
Publisher : Pusat Standar dan Kebijakan Pendidikan, BSKAP, Kemendikbudristek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpkp.v17i1.840

Abstract

Tulisan ini berupaya menggali pendidikan publik dan pengorganisasian siswa untuk terlibat dalam pengawalan kebijakan oleh salah satu serikat pelajar di provinsi Jawa Barat. Pengkajian atas pengorganisasian siswa menjadi penting untuk menunjukkan bahwa siswa sebagai subjek pendidikan pada dasarnya dapat terlibat dalam pengawalan kebijakan pendidikan yang terkait dengan kegiatan belajar dan mengajar. Hal tersebut membongkar sudut pandang yang melihat siswa semata-mata sebagai objek kebijakan pendidikan yang harus mengikuti kemauan otoritas sekolah.  Penelitian secara partisipatif ini dilakukan untuk melihat siswa yang mampu membangun konsensus tanpa harus dibayangi oleh generasi yang lebih tua dan justru generasi di atasnya ikut belajar bersama dalam Serikat Pelajar Jonggol. Metode Participatory Action Research sengaja dipilih untuk memperlihatkan keterlibatan siswa dalam proses pembentukan pengetahuan yang digali dalam penelitian ini. Temuan penelitian ini mengungkapkan bahwa hegemoni pendidikan yang melihat siswa semata-mata sebagai objek kebijakan pendidikan menghalangi kemunginan munculnya partisipasi siswa dalam pengawalan kebijakan pendidikan yang melekat dengan siswa. Stagnansi ini berhasil diterabas oleh Serikat Pelajar Jonggol dengan membangun konsensus baru melalui pengorganisasian siswa dan secara reflektif memaknai kembali kebijakan melalui pendidikan publik.
Keterlibatan Siswa dalam Pengambilan Kebijakan di Sekolah: Studi Kasus Sekolah Lukman Al-Hakim, Mataram Hermansyah, Eka
Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan Vol 17 No 1 (2024)
Publisher : Pusat Standar dan Kebijakan Pendidikan, BSKAP, Kemendikbudristek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpkp.v17i1.886

Abstract

Siswa terdampak secara langsung oleh kebijakan yang di buat dari pihak sekolah yang adalah orang dewasa. Pelibatan siswa dalam pembuatan kebijakan di perlukan sebagai upaya untuk menjamin kebijakan tersebut tepat sasaran dan tidak memberatkan siswa. Partisipasi siswa telah dijamin dan berakar pada undang undang perlindungan anak nomor 35 tahun 2014 yang mencakup hak mereka untuk didengar dan aktif terlibat dalam proses pengambilan keputusan pada setiap hal yang memengaruhi mereka, karena anak-anak adalah bagian penting dari masyarakat. Namun, anak-anak sering menjadi pengecualian dan tidak di anggap bagian penting dalam proses-proses perencanaan dan pengambilan keputusan penting, meskipun memiliki hak untuk terlibat. Proses partisipasi adalah elemen penting dalam meningkatkan akurasi dalam proses pembuatan kebijakan yang dapat memengaruhi kualitas pendidikan. Penelitian ini menguji partisipasi anak-anak yang merupakan siswa dengan kerangka kerja penilaian partisipasi didasarkan pada model Lundy, yang terdiri dari empat elemen kunci: ruang, suara, audien, dan pengaruh. Literatur terdahulu berfokus pada penyediaan dan pembentukan ruang bagi anak-anak untuk mengungkapkan pendapat mereka. Studi ini tidak hanya melihat ketersediaan ruang, namun juga melihat keterlibatan siswa secara lebih holistik berdasarkan model Lundy. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan menggunakan studi kasus Sekolah Dasar Lukman Al-Hakim di Mataram untuk menggali. Pengumpulan data untuk penyelidikan ini dilakukan melalui wawancara, dengan partisipan utama adalah kepala sekolah, guru, dan orangtua. Temuan dari penelitian ini mengungkapkan ketidaksesuaian dalam interpretasi hak-hak anak dalam konteks pendidikan. Meskipun siswa diberi kesempatan, seperti forum kelas, untuk mengungkapkan pendapat mereka tentang masalah pendidikan, keterlibatan mereka terkadang disaring melalui perantara dewasa. Akibatnya, siswa tidak selalu menerima respons yang optimal dari proses advokasi yang mereka ikuti karena hambatan birokratis dalam sistem sekolah. Studi ini menekankan persepsi umum bahwa anak-anak kurang memiliki kapasitas pengambilan keputusan dalam ranah publik.
QUALITY ASSURANCE SYSTEM POLICY IN EDUCATION: A COMPARATIVE STUDY BETWEEN INDONESIA AND FINLAND Ali, Andi Ibrahim; Hermansyah, Eka
Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan Vol 17 No 1 (2024)
Publisher : Pusat Standar dan Kebijakan Pendidikan, BSKAP, Kemendikbudristek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpkp.v17i1.887

Abstract

This study aims to compare quality assurance policies in education between Indonesia and Finland, offering valuable insights for future policy development as the Indonesian education system undergoes transformation. The methodology used involved qualitative case studies that examined government documents, journals, reports, and online news to compare the quality assurance policies in a tabular format. This research focused solely on comparing the scope of quality assurance policies, without examining their implementation. The results revealed some similarities between Indonesia and Finland, particularly regarding teacher qualifications and the curriculum. However, there were significant differences between the two countries. For instance, Finland strongly emphasizes early childhood education to prepare students as lifelong learners. In contrast, Indonesia has traditionally focused more on basic and secondary education, though it is beginning to recognize the importance of early childhood education. Hence, Indonesia could learn from Finland by strengthening its early childhood education, making teachers’ appointments more competitive, and decentralizing the supervision of education quality from the central government to local authorities.
ASESMEN DIAGNOSTIK MATEMATIKA: MENDESAIN PEMBELAJARAN EFEKTIF BERDASARKAN KESIAPAN BELAJAR  SISWA SMK Febrianti, Tri Sedya; Nisa, Robiatun
Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan Vol 17 No 2 (2024)
Publisher : Pusat Standar dan Kebijakan Pendidikan, BSKAP, Kemendikbudristek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpkp.v17i2.900

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kesiapan siswa belajar Matematika pada materi lingkaran. Eksplorasi dilakukan dengan melakukan analisis hasil tes diagnostik kognitif dan nonkognitif, serta memberikan rekomendasi desain pembelajaran yang mampu menunjang pembelajaran lingkaran. Penelitian ini menggunakan metode campuran (mixed method) untuk melihat kesiapan siswa dalam memahami materi lingkaran. Sampel penelitian adalah 34 siswa kelas XII di salah satu SMK negeri di Kota Pekalongan pada tahun ajaran 2023/2024. Hasil tes diagnostik kognitif menunjukkan siswa dalam kategori “cukup baik” dengan rata-rata tingkat kesiapan 48,62%, yang dijabarkan sebagai berikut: (1) 60,3% siswa memahami definisi lingkaran, (2) 54,9% siswa mampu menggambar lingkaran, (3) 44,1% siswa mampu menganalisis garis singgung dengan baik, (4) 54,4% siswa mampu memahami busur, juring, serta temberang lingkaran, dan (5) 29,4% siswa mampu menerapkan konsep lingkaran dalam pemecahan masalah. Hasil tes diagnostik nonkognitif berupa angket terhadap aspirasi siswa menunjukkan bahwa siswa menganggap pelajaran Matematika materi lingkaran sulit dipahami. Dengan demikian, diperlukan perbaikan kualitas pembelajaran melalui peningkatan minat dan motivasi, ice breaking, tutor sebaya, dan pembelajaran berbasis teknologi. Kebutuhan ini menjadi dasar perancangan aktivitas pembelajaran yang mendukung proses pemahaman materi. Rekomendasi desain pembelajaran yang dapat dilakukan guru untuk menunjang pembelajaran lingkaran berupa aktivitas pembelajaran dan model pembelajaran discovery learning.
MEMBANGUN TIM UNGGUL: STRATEGI KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN Fauzi, Ihwan; Samrin
Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan Vol 17 No 2 (2024)
Publisher : Pusat Standar dan Kebijakan Pendidikan, BSKAP, Kemendikbudristek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpkp.v17i2.909

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam konteks pelaksanaan program peningkatan mutu sekolah melalui Program Sekolah Penggerak di Indonesia. Kepemimpinan kepala sekolah dianggap sebagai salah satu faktor kunci dalam kesuksesan pelaksanaan program ini. Riset ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus berdasarkan purposive sampling pada SD X Gresik untuk menganalisis data yang diperoleh dari wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan beberapa permasalahan yang dihadapi satuan pendidikan. Pertama, kendala sumber daya manusia seperti kurangnya guru berkualitas. Kedua, tantangan dalam memperoleh dukungan aktif dari internal dan eksternal sekolah dalam mengimplementasikan program Sekolah Penggerak. Adapun strategi kepala sekolah untuk mengatasi kendala sumber daya yakni dengan memberikan pelatihan dan bimbingan teknis serta melaksanakan fungsi supervisi. Sedangkan dalam membangun hubungan yang baik dengan internal dan eksternal, kepala sekolah selalu menekankan kultur interaksi yang bersifat kekeluargaan dan mengayomi. Dapat disimpulkan bahwa program Sekolah Penggerak akan berjalan dengan baik melalui dukungan kepala sekolah terhadap peningkatan kompetensi guru serta perbaikan kualitas lingkungan belajar yang aman, inklusif, mendukung, dan memotivasi seluruh warga sekolah untuk berkembang secara akademik, sosial, dan emosional.
TRANSFORMASI STANDAR PENILAIAN PENDIDIKAN DAN REVITALISASI PENILAIAN PEMBELAJARAN DI INDONESIA Satria, Mohammad Rizky
Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan Vol 17 No 1 (2024)
Publisher : Pusat Standar dan Kebijakan Pendidikan, BSKAP, Kemendikbudristek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpkp.v17i1.930

Abstract

Munculnya pembaruan Standar Pendidikan Nasional melalui PP No. 57 Tahun 2021 dan PP No. 4 Tahun 2022 berdampak pada penyesuaian terhadap 8 standar pendidikan sebagai komponen penyusunnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan yang terjadi pada salah satu standar, yakni Standar Penilaian Pendidikan. Melalui studi literatur yang dielaborasikan dengan analisis konten, penelitian ini mengomparasikan standar penilaian lama menurut Permendikbud No. 23 Tahun 2016 dan standar penilaian baru menurut Permendikbudristek No. 21 Tahun 2022 dan meninjaunya dengan referensi pendukung yang relevan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perubahan standar pendidikan secara substansial dilandasi oleh prinsip esensial, selaras, dan fleksibel dengan perubahan paradigmatik pada makna penilaian, penekanan pada penilaian yang berfungsi untuk mengoptimalkan proses pembelajaran, dan pemberian ruang pada optimalisasi pelaksanaan asesmen autentik. Implikasi dari perubahan tersebut adalah mendorong sistem penilaian yang dapat memberdayakan peserta didik, pendidik, dan satuan pendidikan. Penelitian ini menghasilkan rekomendasi bagi pemerintah untuk mengoptimalkan sosialisasi dan pelatihan yang relevan bagi pendidik, baik pendidik yang masih menempuh studi di perguruan tinggi maupun pendidik yang sudah bertugas di satuan pendidikan. Harapannya perubahan pada standar penilaian tidak hanya dipahami secara teknis, namun dimaknai secara mendalam untuk merevitalisasi proses penilaian pembelajaran di satuan pendidikan.
PERAN KOMUNIKASI ANTARPRIBADI DALAM PENERAPAN DISIPLIN POSITIF: TINJAUAN TEORETIS DAN PRAKTIS Suryahadikusumah, Ahmad Rofi
Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan Vol 17 No 2 (2024)
Publisher : Pusat Standar dan Kebijakan Pendidikan, BSKAP, Kemendikbudristek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpkp.v17i2.933

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap latar belakang teoretis kebijakan disiplin positif dan mengidentifikasi keterampilan komunikasi antarpribadi yang dibutuhkan berdasarkan kajian praktik baik terkait penerapan disiplin positif. Penelitian ini dibutuhkan karena penerapan disiplin positif sebagai bagian dari kebijakan Kurikulum Merdeka bukannya tanpa tantangan, serta masih terdapat persepsi bahwa hukuman dan konsekuensi efektif dalam menegakkan disiplin. Pemahaman dan keterampilan komunikasi antarpribadi dibutuhkan untuk menjembatani kesenjangan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode telaah pustaka sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan komunikasi antarpribadi memudahkan guru dan siswa dalam memahami kebutuhan dan menerima nilai-nilai universal. Komunikasi antarpribadi menunjang dua proses utama disiplin positif, yaitu menentukan keyakinan kelas dan melakukan restitusi. Keterampilan komunikasi antarpribadi yang dibutuhkan dalam penerapan disiplin positif meliputi pelibatan siswa, penerimaan terhadap sikap dan perspektif siswa, serta fokus pada solusi dan memberikan penguatan positif. Penelitian ini memberikan rekomendasi kebijakan pengelolaan perilaku siswa melalui restitusi dan kebijakan pengembangan modul pelatihan guru dalam penerapan disiplin positif.
Efektivitas Program BOLD oleh Komunitas Kepemudaan Bidang Pendidikan dalam Rangka Meningkatkan Partisipasi Studi Lanjut Sasmita, Fauzia Dwi; Rahman, Rafa’na; Noor, Muhammad Azidan; Yasmintya, Anisha; Prasetyo, Wawan
Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan Vol 17 No 1 (2024)
Publisher : Pusat Standar dan Kebijakan Pendidikan, BSKAP, Kemendikbudristek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpkp.v17i1.940

Abstract

Salah satu penilaian Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) yang berkaitan dengan rendahnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kalimantan Selatan adalah Indikator Angka Partisipasi Kasar Perguruan Tinggi (APK PT) yang masih berada di bawah angka rata-rata nasional. Penelitian ini bertujuan untuk (a) mendeskripsikan efektivitas ketercapaian program BOLD (Build Your Own Dreams) yang diinisiasi oleh Komunitas Kepemudaan Bidang Pendidikan dari Kota Banjarmasin dan (b) menganalisis kendala yang dihadapi peserta didik selama pelaksanaan program BOLD. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang dilaksanakan pada Bulan Februari hingga Mei tahun 2023 di MAN 2 Batola, Barito Kuala, Kabupaten Marabahan, Provinsi Kalimantan Selatan. Melalui teknik sampling jenuh diperoleh 58 orang peserta didik sebagai sampel penelitian. Data diperoleh melalui teknik kuesioner, wawancara tidak terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menghitung rata-rata persentase minat studi ke perguruan tinggi, uji N-Gain, serta analisis indikator ketercapaian program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program BOLD dapat meningkatkan minat peserta didik untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi dengan efektivitas program sebesar 0,73 (berkategori tinggi). Dengan demikian, BOLD dapat diimplementasikan sebagai program kerja, baik bagi Instansi Pemerintahan, Institusi Pendidikan Tinggi, maupun Komunitas Kepemudaan di bidang Pendidikan untuk meningkatkan minat studi lanjut dan APK PT di Provinsi Kalimantan Selatan.