cover
Contact Name
Dek Ngurah Laba Laksana
Contact Email
jurnal.jipcb@gmail.com
Phone
+6281236659407
Journal Mail Official
jurnal.jipcb@gmail.com
Editorial Address
Jalan Trans Bajawa-Ende, Kecamatan Golewa, Kab. Ngada, Nusa Tenggara Timur
Location
Kab. ngada,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti
Published by STKIP Citra Bakti
ISSN : 23555106     EISSN : 26206641     DOI : https://doi.org/10.38048/jipcb
Core Subject : Education,
The aim dan scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in the review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction and learning Educational Management Curriculum development Special education Teacher education Educational technology Educational development
Articles 407 Documents
INTEGRASI ALIRAN-ALIRAN FILSAFAT PENDIDIKAN DAN WARISAN FILOSOFI KI HAJAR DEWANTARA DALAM KURIKULUM MERDEKA Winda, Ni Luh Ika Windayani; Suastra, I Wayan
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 11 No. 3 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v11i3.2561

Abstract

Artikel ini membahas tentang integrasi aliran-aliran filosofi pendidikan dan warisan filosofi Ki Hajar Dewantara dalam pengembangan Kurikulum Merdeka. Ki Hajar Dewantara, sebagai bapak pendidikan nasional Indonesia, memiliki pandangan filosofis yang kaya, yang mencakup prinsip-prinsip kebebasan, kemandirian, dan keadilan dalam pendidikan. Melalui analisis terhadap aliran-aliran filosofi pendidikan, seperti progresivisme, essentialisme, dan perenialisme, artikel ini menjelaskan bagaimana integrasi tersebut dapat menghasilkan kerangka kurikulum yang holistik dan relevan. Filosofi Ki Hajar Dewantara, yang terutama termanifestasikan dalam konsep "Trikaya Parisudha," diintegrasikan dengan prinsip-prinsip tersebut untuk memperkaya pengalaman belajar siswa dan mengembangkan karakter mereka. Kurikulum Merdeka, sebagai implementasi konkret dari integrasi ini, menekankan pada kebebasan individual, kreativitas, dan penanaman nilai-nilai keindonesiaan. Artikel ini juga menguraikan implementasi praktis dari integrasi ini dalam ranah kurikuler, mulai dari perencanaan pembelajaran hingga penilaian hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi aliran-aliran filosofi pendidikan dan warisan filosofi Ki Hajar Dewantara dalam Kurikulum Merdeka memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan pendidikan di Indonesia. Dengan memadukan kekayaan warisan filosofis dengan konsep-konsep modern, artikel ini berargumen bahwa Kurikulum Merdeka dapat menjadi landasan yang kuat untuk membentuk generasi yang kreatif, mandiri, dan memiliki identitas nasional yang kuat.
PENERAPAN FOCUS GROUP DISCUSSION UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR DAN KEAKTIFAN SISWA DALAM MENGIKUTI KEGIATAN KEROHANIAN SISWA Trusulo, Yan Samuel Rizky; Haryono, Budi; Heryanto, Januar; Jap, Ellen
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 11 No. 3 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v11i3.2591

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan sekolah yang menggunakan Focus Group Discussion untuk meningkatkan motivasi belajar dan keaktifan siswa dalam mengikuti renungan pagi siswa. Subjek penelitian ini berjumlah 24 siswa. Penelitian ini menggunakan instrumen berupa Rubrik Motivasi Belajar dan Lembar Observasi Motivasi Belajar untuk menilai Motivasi Belajar Siswa, kemudian menggunakan Rubrik Keaktifan Siswa dan Lembar Observasi Keaktifan Siswa untuk menilai Keaktifan Siswa. Peneliti juga menggunakan Angket Peserta untuk mendapatkan masukan dari peserta diskusi. Penelitian ini menggunakan metode yang dikemukakan oleh Kemmis dan McTaggart dalam dua siklus yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Data awal untuk motivasi belajar siswa menunjukkan bahwa 15 siswa (62,5%) berada pada intensitas sangat rendah, 3 siswa (12,5%) pada intensitas rendah dan 6 siswa (25%) pada intensitas sedang. Sedangkan data awal untuk keaktifan siswa menunjukkan bahwa 18 siswa (75%) berada pada intensitas sangat rendah, 2 siswa (8,33%) pada intensitas rendah dan 4 siswa (16,67%) pada intensitas rendah. Hasil akhir siklus 1 dan 2 menunjukkan bahwa 21 siswa (87,5%) mencapai setidaknya kategori Sedang dalam motivasi belajar dan keaktifan siswa. Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan Focus Group Discussion dapat meningkatkan motivasi belajar dan keaktifan siswa pada kegiatan renungan harian pagi siswa.
PEMANFAATAN LINGKUNGAN SEKOLAH ADIWIYATA SEBAGAI SARANA PENGUATAN KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN Rahmawati, Euis; Nulhakim, Lukman; Setiawan, Sigit; Pribadi, Reksa
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 11 No. 1 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v11i1.2636

Abstract

Pendidikan karakter peduli lingkungan perlu ditanamkan demi keberlangsungan segala makhluk hidup di masa yang akan datang. Namun pada kenyataannya saat ini tingkat kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan masyarakat masih sangat mengkhawatirkan dan sekolah memiliki peran yang signifikan untuk mengembangkan karakter peduli lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana proses pelaksanaan pemanfaatan lingkungan di sekolah adiwiyata, lalu mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat dalam pemanfaatan lingkungan di sekolah dan menganalisis implikasi penguatan karakter peduli lingkungan melalui pemanfaatan lingkungan sekolah adiwiyata. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan wawancara, observasi dan dokumentasi sebagai alat ukur pengumpulan data. Melalui penelitian ini ditemukan bahwa pemanfaatan lingkungan sekolah Adiwiyata sebagai sarana penguatan karakter peduli menggambarkan bahwa pengintegrasian nilai-nilai lingkungan dalam kegiatan pembelajaran di lingkungan sekolah menciptakan landasan yang kokoh untuk pembentukan karakter peserta didik yang lebih peduli terhadap lingkungan sekitar. Lebih dari sekadar menjadi program Adiwiyata, pemanfaatan lingkungan di lingkungan sekolah menjadi sarana implementasi nilai-nilai peduli lingkungan dalam tindakan nyata sehari-hari.
MISKONSEPSI PENYELESAIAN SOAL CERITA MATEMATIKA PADA KONSEP FPB DAN KPK SEKOLAH DASAR Pristiwanti, Desi; Yuhana, Yuyu
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 11 No. 2 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v11i2.2693

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh beberapa peserta didik mengalami miskonsepsi terhadap materi FPB dan KPK. Serta akan semakin rumit jika miskonsepsi pada murid itu tidak segera ditangani, dan hal ini juga akan mempengaruhi semangat maupun motivasi siswa dalam belajar. Peneliatan ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui penyebab terjadinya miskonsepsi yang di alami oleh siswa dalam menyelesaikan soal cerita FPB dan KPK. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri Serang 10 Kota Serang Banten, subjek adalah siswa kelas V dengan jumlah murid 31. Studi peneliti ini menggunakan metode tes, serta wawancara. Setelah memiliki data yang valid dan mengidentifikasi sumber miskonsepsi, penelitian ini dilanjutkan dengan mewawancarai guru wali kelas dari hasil tersebut terlihat bahwa terdapat miskonsepsi konsep, miskonsepsi sistematika, dan miskonsepsi hitung. Miskonsepsi terjadi karena salah pemahaman hitung, yaitu saat menjawab hasil FPB dan KPK atau menentukan hasil akhir. Penyebab miskonsepsi adalah siswa dan metode pengajaran mereka. Untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang FPB dan KPK, maka dapat menggunakan metode pembelajaran yang lebih interaktif dan praktis.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS CERITA BERGAMBAR MELALUI PENDEKATAN ASSURE PADA PEMBELAJARAN MENULIS DI SEKOLAH DASAR Sulistyorini, Tri; Widayati, Mukti; Nurnaningsih
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 11 No. 2 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v11i2.2724

Abstract

Peneltian ini bertujuan (1) mendeskripsikan pengembangan bahan ajar berbasis cerita bergambar dengan pendekatan assure pada pembelajaran Bahasa Indonesia, (2) Mendeskripsikan Kelayakan, Kepraktisan dan Keefektifan bahan ajar berbasis cerita bergambar dengan pendekatan assure pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan prosedur pendekatan ASSURE yang melibatkan lima tahapan. Data dikumpulkan melalui angket dan observasi, kemudian divalidasi oleh ahli materi dan ahli media. Produk pengembangan tersebut divalidasi kelayakannya oleh ahli dengan persentase ketercapaian 87,05% (sangat layak). Validasi kepraktisan dilakukan melalui uji coba kelompok dan uji coba lapangan dengan persentase  skor tanggapan guru dan siswa yang sangat praktis. Data keefektifan bahan ajar diambil dari uji kompetensi, yang menunjukkan hasil yang baik pada kedua uji coba. Hasil ini mengindikasikan bahwa bahan ajar tersebut efektif untuk digunakan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN MENGGAMBAR ANAK TUNARUNGU DALAM MELATIH KECERDASAN VISUAL SPASIAL Noventy, Citta Delia; Mulia, Dedi; Setiawan, Sigit; Jamaludin, Ujang
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 11 No. 2 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v11i2.2760

Abstract

Pada dasarnya anak berkebutuhan khusus membutuhkan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhannya. Tujuan dari penelitian ini yaitu mendeskripsikan strategi dalam penerapan pembelajaran menggambar pada anak tunarungu terhadap kecerdasan visual spasial dan mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan pembelajaran menggambar pada anak tunarungu terhadap kecerdasan visual spasial. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif, metode fenomenologi. Instrumen penelitian menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan berasal dari Miles dan Huberman meliputi reduksi data, penyajian data dan verifikasi atau penarikan kesimpulan. Hasil temuan menunjukkan bahwa 1) Strategi pembelajaran menggambar pada anak tunarungu dalam melatih kecerdasan visual spasal meliputi 3 hal penting yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan hasil pembelajaran. 2) Faktor pendukung dari pembelajaran menggambar ini berasal dari fasilitas yang memadai salah satunya tedapat lemari di tiap sudut kelas yang berisi peralatan belajar dan termasuk peralatan untuk menggambar, peran guru yang mampu melayani anak berkebutuhan khusus terutama dalam komunikasi dengan bahasa isyarat BISINDO. Sedangkan faktor penghambatnya berasal dari peran orang tua terhadap pembelajaran di rumah misalnya saat orang tua membantu anak mengerjakan pekerjaan rumah namun mereka belum fasih dalam berkomunikasi dengan bahasa isyarat yang digunakan anak saat sekolah.
PENGEMBANGAN PERMAINAN MULTIPLY CARD PADA MATERI OPERASI HITUNG PERKALIAN DALAM PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DI SEKOLAH DASAR Karlina, Lilis; Yandari, Indhira Asih Vivi; Alamsyah, Trian Pamungkas
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 11 No. 2 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v11i2.2774

Abstract

Penelitian  ini bertujuan untuk mengetahui proses pengembangan, kelayakan media, dan respon peserta didik terhadap media permainan Multiply Card pada materi operasi hitung perkalian dalam pembelajaran kontekstual di kelas IV sekolah dasar. Metode yang digunakan pada penelitian menggunakan metode  Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D yang terdiri dari 4 fase atau tahapan, yaitu (Define, Design, Development, Disseminate). Teknik pengumpulan data diperoleh melalui wawancara, angket, observasi, dan dokumentasi. Subjek pada penelitian ini adalah 36 peserta didik kelas IV SDN Ranca Iyuh IV. Hasil penelitian menunjukkan kelayakan media permainan Multiply Card yang telah dikembangkan, berdasarkan hasil uji validasi produk dari ahli media memperoleh kriteria sangat layak, dan dari hasil uji validasi ahli materi memperoleh kriteria sangat layak. Hasil penilaian kelayakan media permainan Multiply Card juga di dukung oleh penilaian angket hasil respon peserta didik. Hasil angket respon peserta didik memperoleh kriteria sangat baik. Dengan demikian hasil penelitian pengembangan media permainan Multiply Card sangat layak dan sangat baik untuk digunakan dalam proses pembelajaran peserta didik kelas IV SD.
PEMANFAATAN POJOK BACA DALAM MENUMBUHKAN MINAT BACA SISWA SEKOLAH DASAR Saputri, Alviyatun Endah; Rochmiyati, Siti
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 11 No. 1 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v11i1.2788

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pemanfaatan pojok baca dalam menumbuhkan minat baca pada siswa kelas II di SD Negeri Sambiroto 1 Kalasan. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan pojok baca berperan penting dalam menumbuhkan minat baca. Desain pojok baca yang menarik dan nyaman mendorong siswa lebih sering dalam membaca. Selain itu siswa juga lebih tertarik untuk membaca karena mereka memiliki akses ke buku yang menarik dan relevan bagi mereka. Adanya kegiatan literasi di pojok baca, seperti membaca bersama dan diskusi buku juga membantu siswa lebih menikmati kegiatan membaca. Dengan demikian yang awalnya minat baca siswa kelas II di SD Negeri Sambiroto 1 terbilang rendah kini menjadi semakin meningkat atau tumbuh dengan baik karena memanfaatkan pojok baca yang ada di dalam kelas secara maksimal.
MODEL PEMBELAJARAN ACTIVE DEEP LEARNER EXPERIENCE DALAM MEMBANGUN KOLABORASI MAHASISWA DENGAN HAMBATAN PERILAKU EMOSIONAL Minsih; Utami, Ratnasari Diah; Wulandari, Murfiah Dewi; Fitria, Anisa
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 11 No. 1 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v11i1.2820

Abstract

Tujuan penelitian ini mengungkapkan keefektifan model pembelajaran Active Deep Learner Experience (ADLX) dalam mengembangkan kemampuan kolaborasi mahasiswa dengan hambatan perilaku sosial era merdeka belajar. Penelitian ini adalah jenis penelitian R & D mengikuti prosedur Borg and Gall dengan subjek penelitian mahasiswa PGSD mahasiwa yang sebagian mengalami hambatan perilaku dan emosi. Data yang dikumpulkan berupa data kuantitatif dan data kualitatif. Data analisis kebutuhan diperoleh dari data angket, wawancara, dan observasi. Data kelayakan model diperoleh melalui angket expert judgment bidang model pembelajaran, sedangkan data keefektifan model pembelajaran dikumpulkan dengan angket dan lembar observasi. Data dianalisis secara deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: (1) Model pembelajaran yang dikembangkan layak digunakan berdasarkan validasi yang dilakukan oleh ahli model pembelajaran dan ahli assesmen. Kualitas kelayakan model berkategori sangat layak. (2) Model pembelajaran yang dikembangkan tersebut efektif dalam meningkatkan perilaku sosial, dengan tingkat keterlaksanaan model berada pada kategori tinggi. Uji hipotesis menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan pada pencapaian perilaku sosial yang belajar dengan model pembelajaran ADLX dan mahasiswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional.
KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PESERTA DIDIK PADA MATERI STOIKIOMETRI IPA Ramadhanti, Nuzul Alya; Enawaty, Eny; Junanto, Tulus; Muharini, Rini; Ulfah, Maria
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 11 No. 3 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v11i3.2836

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya kemampuan pemecahan masalah bagi peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan peserta didik dalam menyelesaikan permasalahan pada materi stoikiometri. Metode yang digunakan berupa deskriptif kuantiatif dengan menggunakan peserta didik kelas XI IPA 5 SMA Negeri 3 Pontianak yang berjumlah 36 orang sebagai subjek penelitian. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa instrumen kemampuan pemecahan masalah yang disesuaikan dengan kemampuan pemecahan masalah Polya dan komunikasi langsung. Alat tes yang digunakan berupa soal tes kemampuan pemecahan masalah berbentuk studi kasus dan pedoman wawancara. Hasil data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan instrumen kemampuan pemacahan masalah yang telah divalidasi. Hasil rata – rata analisis data yang diperoleh dari keempat indikator kemampuan pemecahan masalah pada kelas XI IPA 5 di SMA Negeri 3 Pontianak berkategori sedang dengan nilai 70,32%.