cover
Contact Name
Rohmani
Contact Email
info@ruangpublikasi.com
Phone
+6282278500908
Journal Mail Official
info@ruangpublikasi.com
Editorial Address
Jl. Cempaka 21c, Kelurahan Yosomulyo Kecamatan Metro Pusat , Metro, Provinsi Lampung
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Abdimas Nusantara
ISSN : -     EISSN : 30637635     DOI : https://doi.org/10.70294/9xcgvf93
Jurnal Abdimas Nusantara (JANU)merupakan jurnal ilmiah untuk menerbitkan artikel hasil kegiatan pengabdian masyarakat dalam berbagai bidang disiplin ilmu. JANU diterbitkan oleh SMK Merah Putih School yang beralamatkan di Kota Metro Lampung. Fokus dan Ruang Lingkup Artikel yang dimuat dalam JANU: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat berbasis penelitian seperti Participatory Action Research, Pengembangan Masyarakat Berbasis Aset, Riset Berbasis Masyarakat, Pembelajaran Layanan, Pengembangan Masyarakat. Penerbitan jurnal ini dilakukan dalam satu tahun sebanyak 2 kali terbitan yaitu pada bulan Januari dan Juli.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 28 Documents
Pendampingan Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Digital untuk Meningkatkan Kompetensi Guru Sekolah Dasar Yasinta Mahendra; Rohmani; Berta Apriza; Runa Iqlima Nur Azizah; Ardiansyah
Jurnal Abdimas Nusantara Vol 2 No 01 (2025): JANU Edisi Januari
Publisher : PT Ruang Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70294/chhv4f59

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru sekolah dasar dalam mengembangkan bahan ajar berbasis digital melalui program pendampingan yang komprehensif. Dalam era digitalisasi pendidikan, kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi menjadi sangat penting untuk menciptakan proses belajar mengajar yang lebih interaktif, efektif, dan relevan dengan kebutuhan zaman. Program ini tidak hanya fokus pada pemberian materi teknis, tetapi juga menekankan pada pemahaman mendalam mengenai manfaat dan cara mengintegrasikan teknologi ke dalam pembelajaran sehari-hari. Kegiatan pendampingan dilakukan di SDN 6 Mulang Maya Kecamatan Kotabumi Selatan, melibatkan beberapa guru sebagai peserta. Metode yang digunakan dalam program ini mencakup pelatihan intensif mengenai penggunaan perangkat lunak pengembangan bahan ajar, pendampingan personal dalam penerapan teknologi tersebut, serta evaluasi untuk mengukur kemajuan kompetensi guru. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan guru menggunakan teknologi, terutama dalam hal pembuatan bahan ajar yang lebih menarik dan sesuai dengan kebutuhan siswa. Tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis, program ini juga berhasil membangun kepercayaan diri guru dalam mengimplementasikan bahan ajar digital di kelas. Guru merasa lebih siap menghadapi tantangan pendidikan modern dan mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih menarik dan partisipatif bagi siswa. Ini juga memberikan dampak positif pada keterlibatan siswa dalam pembelajaran, yang menjadi lebih aktif berkat penggunaan bahan ajar yang interaktif.
Optimalisasi Pemanfaatan Aplikasi Canva dalam Pengembangan Bahan Ajar Digital di SDN 6 Mulang Maya Rohmani; Yasinta Mahendra; Berta Apriza; Runa Iqlima; Ardiasyah
Jurnal Abdimas Nusantara Vol. 2 No. 02 (2025): JANU Edisi Juli
Publisher : PT Ruang Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70294/nvtmrz64

Abstract

The rapid development of information technology requires teachers to transform from mere information providers into creative facilitators capable of designing digital learning experiences. However, teachers at SDN 6 Mulang Maya still face challenges in developing digital teaching materials due to limited technical skills and a lack of adequate training. This community service project aims to enhance teachers' competence in utilizing the Canva application as an instrument for developing interactive, engaging, and relevant digital teaching materials. The implementation method consisted of three main stages: planning (needs assessment), implementation (workshops and direct demonstrations), and evaluation and monitoring. The participants included 8 teachers from SDN 6 Mulang Maya. The results indicated a significant improvement in teachers' understanding and practical skills in operating Canva features, ranging from template utilization to interactive graphic element design. Based on the evaluation results, 80% of participants were able to independently design digital teaching materials ready for classroom implementation. In conclusion, this intensive mentoring program effectively increased teachers' confidence and digital competence, which is expected to foster a more innovative learning environment and boost students' learning motivation in the digital era.
Sosialisasi dan Edukasi Potensi Budaya, UMKM, dan Pangan Lokal dalam Penguatan Pemberdayaan Masyarakat Desa Cibunar, Kecamatan Rancakalong, Kabupaten Sumedang Joni Aji Pangestu; Yuyut Prayuti; Happy Yulia Anggraeni; Ahmad Jamaludin; Hendri Darma Putra; Mohammad Muammar Zaky; Hesti Apriliani
Jurnal Abdimas Nusantara Vol. 3 No. 01 (2026): JANU Edisi Januari
Publisher : PT Ruang Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70294/y8rx2m69

Abstract

Desa Cibunar, Kecamatan Rancakalong, Kabupaten Sumedang memiliki potensi lokal yang besar berupa keanekaragaman budaya, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta hasil pangan lokal. Namun, potensi tersebut belum sepenuhnya dipahami dan dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat, terutama dalam aspek pengelolaan, promosi, dan keberlanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi terkait potensi budaya, UMKM, dan pangan lokal Desa Cibunar. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan partisipatif berupa sosialisasi, edukasi, pendampingan, serta keterlibatan langsung dalam aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan pendidikan, UMKM, kesehatan, dan pelestarian budaya. Sasaran kegiatan meliputi masyarakat desa, pelaku UMKM, anak-anak usia sekolah, serta kader masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya pelestarian budaya lokal, pengembangan UMKM berbasis potensi desa, serta diversifikasi dan pemanfaatan hasil pangan lokal. Kegiatan sosialisasi juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan pendidikan, kesehatan, dan ekonomi kreatif, serta memperkuat sinergi antara mahasiswa dan masyarakat desa. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa sosialisasi dan edukasi yang dilakukan secara partisipatif mampu menjadi strategi efektif dalam mendukung pemberdayaan masyarakat desa berbasis potensi lokal. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pengabdian masyarakat yang berkelanjutan dan direplikasi di desa lain dengan karakteristik serupa.
Menanamkan Pemahaman Moderasi Beragama Melalui Aktivitas Belajar-Mengajar Di TPQ Madrasatul Qur’an Desa Kalicinta Lampung Utara Evri Meiliana; Soca Anggraini; Selly Marita
Jurnal Abdimas Nusantara Vol. 3 No. 01 (2026): JANU Edisi Januari
Publisher : PT Ruang Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70294/rvgynt68

Abstract

Al-Qur'an Education Parks (TPQ) are non-formal educational institutions that play a significant role in shaping children's character and morals from an early age. However, the majority of TPQs still focus primarily on reading and memorizing the Quran, while instilling the values ​​of religious moderation has not been optimally implemented. The main challenge is how to internalize an understanding of religious moderation among students so that they can grow into a tolerant, peace-loving, and respectful generation. This community service activity aims to contribute to creating social harmony by teaching religious moderation from a young age. TPQ Madrasatul Qur'an was chosen as the target Islamic elementary education institution for this activity, with an emphasis on strengthening the values ​​of tolerance, justice, and balance. This community service activity aims to disseminate an understanding of religious moderation within the TPQ through interactive methods, including storytelling, informal discussions, good moral habits, and simple social activities. The results of this activity indicate that the students experienced an increase in their understanding of moderation, cooperation, and the habit of respecting differences. The method applied in the community service program was Participatory Action Research (PAR). In this method, ustadzah (preachers), ustadzah (male and female), and children actively participated in guidance and educational activities appropriate to their context. Data collection was carried out through observation, recording, and direct participation that occurred during religious guidance and development at the TPQ Madrasatul Qur'an. The findings obtained illustrate that learning strategies that focus on the values ​​of religious moderation are able to strengthen children's religious understanding in a fair and non-discriminatory manner. This program also succeeded in increasing understanding and love for the nation and state, in addition to a critical response to radical teachings with the principle of anti-violence committed in the name of religion. It is hoped that the habituation of these values ​​from childhood can become a strong foundation for creating a harmonious, just society with a national perspective.
Komunipreneur Untuk Meningkatkan Kemandirian Ekonomi Keluarga Komunitas Ibu-Ibu PKK di Ulujami Faisal; Fandi Elvan
Jurnal Abdimas Nusantara Vol. 3 No. 01 (2026): JANU Edisi Januari
Publisher : PT Ruang Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70294/6k9mbp87

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga melalui penerapan konsep komunipreneur pada ibu-ibu PKK di wilayah Ulujami. Konsep komunipreneur merupakan kombinasi antara kewirausahaan dan nilai sosial berbasis komunitas, yang memadukan penguatan keterampilan usaha, literasi digital, serta komunikasi efektif dalam pengelolaan usaha mikro. Metode kegiatan meliputi ceramah interaktif, pelatihan praktik dan simulasi usaha, pendampingan berkelanjutan, serta monitoring dan evaluasi, yang dirancang agar peserta dapat mengaplikasikan ilmu secara nyata dalam kehidupan sehari-hari. Hasil yang diharapkan antara lain peningkatan kemampuan komunikasi pemasaran, manajemen usaha, literasi digital, perluasan jaringan pasar, serta peningkatan pendapatan rumah tangga. Pendekatan berbasis komunitas juga diharapkan dapat memperkuat modal sosial, seperti gotong royong, solidaritas, dan kepercayaan antaranggota, sehingga pemberdayaan ekonomi menjadi lebih berkelanjutan.
Etnobotani Tumbuhan Bermanfaat Bagi Kesehatan: Pengetahuan Lokal Berbasis Partisipan Mahasiswa Biologi di Kabupaten Pamekasan Khairunisa
Jurnal Abdimas Nusantara Vol. 3 No. 02 (2026): JANU Edisi Juli
Publisher : PT Ruang Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70294/9p0x3493

Abstract

Kegiatan mengidentifikasi aset alam (tumbuhan) dan manusia yang bertujuan untuk mengetahui potensi dari kearifan lokal terutama yang dilakukan oleh masyarakat saat melestarikan tumbuhan untuk keperluan bahkan untuk pengobatan tradisional, hubungan masyarakat dan tumbuhan ini dapat meningkatkan pengetahuan mengenai kearifan lokal setempat. Metode yang digunakan yaitu menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD), Pendekatan ini menekankan pada pengenalan aset dengan mengenali aset, hal ini dapat membantu dalam memahami berbagai potensi yang dimiliki oleh suatu komunitas sehingga memungkinkan perencanaan perubahan berdasar potensi tersebut, ada berbagai aset yang ada, baik aset alam, sosial, ekonomi, manusia, maupun tradisi keagamaan, dapat menjadi kekuatan utama dalam pembangunan desa jika dikelola dengan baik. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat di Kabupaten Pamekasan masih memanfaatkan berbagai tumbuhan lokal sebagai bahan pengobatan tradisional. Tumbuhan yang berhasil didokumentasikan meliputi jahe, kunyit, pepaya, daun sirih, temulawak, daun pandan, kencur, kunci pepet, daun beluntas, kemangi, dan lengkuas yang tersebar di beberapa desa kegiatan. Tumbuhan tersebut dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan kesehatan, seperti mengatasi batuk, masuk angin, gangguan pencernaan, meningkatkan daya tahan tubuh, serta menjaga kebersihan dan kebugaran tubuh. Jenis tumbuhan dari kelompok rimpang menjadi yang paling banyak digunakan oleh Masyarakat.
Peningkatan Minat Belajar Santri melalui Program Literasi Al-Qur’an dan Doa- Doa Harian di TPA Mathlabul Athfal Desa Bukit Rejo Tri Alfa Alfiana; Soca Anggairi; Dwi Retno Wati
Jurnal Abdimas Nusantara Vol. 3 No. 02 (2026): JANU Edisi Juli
Publisher : PT Ruang Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70294/fan4hj69

Abstract

Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) memiliki posisi penting dalam menanamkan nilai religiusitas pada generasi muda muslim. Kegiatan pengabdian ini berfokus pada proses pembelajaran melalui penerapan program literasi Al-Qur’an dan pembiasaan doa-doa harian di TPA Mathlabul Athfal, Desa Bukit Rejo, dengan tujuan untuk meningkatkan minat belajar santri, meningkatkan kemampuan membaca al-Qur'an, membiasakan praktik doa harian dalam kehidupan sehari-hari, serta memperkuat karakter religius santri, menggunakan metode pelaksanaan kegiatan meliputi empat tahap: (1) survei kebutuhan dan koordinasi dengan stakeholder TPA, (2) pelatihan pengajar dengan metode Iqro Plus dan pembelajaran interaktif, (3) implementasi program literasi al-Qur'an berkelompok dan rutinitas doa harian dengan sistem penghargaan, serta (4) monitoring dan evaluasi berkala terhadap kemampuan santri. Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) memiliki peran strategis dalam pembentukan karakter religius generasi muda Muslim. Dengan demikian, program literasi Al-Qur’an dan doa-doa harian dapat menjadi alternatif inovatif dalam meningkatkan mutu pendidikan keagamaan di komunitas lokal, Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan minat belajar santri, penguatan pemahaman terhadap nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari, serta terbentuknya rutinitas religius melalui pembacaan doa-doa harian. Kesimpulan kegiatan menunjukkan bahwa seluruh tujuan program telah tercapai dengan baik, meliputi peningkatan minat belajar santri sebesar 85%, peningkatan kemampuan membaca al-Qur'an, keberhasilan pembiasaan doa harian, dan penguatan karakter religius yang terbukti dari antusiasme santri dalam mengikuti pembelajaran serta konsistensi dalam menjalankan rutinitas keagamaan sehari-hari.
Sosialisasi Pemanfaatan Pupuk Kandang sebagai Alternatif Pupuk Kimia pada Kelapa Sawit di Desa Sungai Sorik Kecamatan Kuantan Hilir Seberang Yoyon Riono; Muhammad Arpa; Marlina Marlina; Nursida Nursida; Intan Sari
Jurnal Abdimas Nusantara Vol. 3 No. 02 (2026): JANU Edisi Juli
Publisher : PT Ruang Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70294/kswjmk67

Abstract

Dalam budidaya kelapa sawit, penggunaan pupuk kimia yang berlebihan dapat mengurangi kualitas tanah, meningkatkan biaya produksi, dan mengurangi keberlanjutan usaha tani. Pupuk kandang, sebagai sumber bahan organik yang dapat memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologi tanah, adalah alternatif yang dapat digunakan. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan petani tentang manfaat dan cara menggunakan pupuk kandang sebagai pengganti pupuk kimia pada tanaman kelapa sawit di Desa Sungai Sorik, Kecamatan Kuantan Hilir Seberang. Penyuluhan, sosialisasi, diskusi interaktif, dan demonstrasi aplikasi pupuk kandang dilakukan dengan kelompok tani setempat. Selama kegiatan berlangsung, observasi partisipasi peserta, tanya jawab, dan diskusi digunakan untuk mengevaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta lebih memahami manfaat pupuk kandang yang meningkatkan kesuburan tanah, aktivitas mikroorganisme tanah, struktur tanah, dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia. Diharapkan bahwa kegiatan ini mampu mendorong penerapan sistem budidaya kelapa sawit yang lebih ramah lingkungan, efisien, dan berkelanjutan. Antusiasme peserta selama kegiatan menunjukkan bahwa materi yang disampaikan mudah dipahami dan memiliki peluang besar untuk diterapkan pada budidaya kelapa sawit.  

Page 3 of 3 | Total Record : 28