cover
Contact Name
Ixsir Eliya
Contact Email
ixsir@mail.uinfasbengkulu.ac.id
Phone
+6282377219160
Journal Mail Official
disastra@mail.uinfasbengkulu.ac.id
Editorial Address
Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu Jl. Raden Fatah Kel. Pagar Dewa Kec. Selebar Kota Bengkulu, Indonesia
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 26553031     EISSN : 26557851     DOI : http://dx.doi.org/10.29300/disastra.v6i1
Core Subject : Education,
Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia concerns about theoretical studies or research on Indonesian literature, linguistics, Indonesian Language Learning and Teaching, literacy, and BIPA (Bahasa Indonesian bagi Penutur Asing) or Teaching Indonesian to Speakers of Other Languages. This journal receives publications from teachers, observers, and researchers of Indonesian language teaching and literature.
Articles 161 Documents
Kesalahan Morfologi Bahasa Indonesia pada Artikel Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nuthihar, Rahmad; Sastromiharjo, Andoyo; Afiati, Laksmita Nur; Munggaran, Nita Anjung; Noeraeni, Rani
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 7, No 1 (2025): JANUARI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v7i1.5797

Abstract

Artikel ini membahas kesalahan berbahasa Indonesia ditinjau berdasarkan tataran morfologi bahasa Indonesia. Penelitian didasari atas masih ditemukan kesalahan morfologi bahasa Indonesia pada jurnal ilmiah mahasiswa. Padahal, jurnal ilmiah merupakan karya ilmiah yang penggunaan bahasa Indonesia harus dilakukan secara tepat. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif karena data yang disajikan berupa deskripsi kesalahan berbahasa dan perbaikannya. Sumber data penelitian ini adalah data kesalahan berbahasa yang terdapat pada empat artikel jurnal ilmiah mahasiswa yang diterbitkan pada Jurnal Ilmiah Mahasiswa (JIM) BBG dan JIMPS: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa kesalahan morfologi disebabkan oleh kesalahan bentuk dasar, kesalahan afiksasi, dan kesalahan reduplikasi. Kesalahan bentuk dasar disebabkan oleh tidak sesuainya penulisan bentuk dasar sebagaimana terdapat dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia. Kesalahan afiksasi terdiri atas, kesalahan prefiks, kesalahan penulisan unsur terikat, kesalahan gabungan kata berupa awalan + akhiran. Sementara itu, bentuk kesalahan reduplikasi disebabkan oleh penggunaan kata hubung yang tidak tepat. Kesalahan morfologi disebabkan oleh kompetensi penulis terhadap aturan morfologi bahasa Indonesia. Oleh karena itu, disarankan agar pembelajaran bahasa Indonesia di perguruan tinggi dilakukan dengan model berbasis proyek atau studi kasus agar kesalahan morfologi bahasa Indonesia tidak terjadi lagi.
Campur Kode Sudjiwo Tedjo dalam Dialog Interaktif Indonesia Lawyers Club TvOne Episode Setahun Jokowi-Maruf: Dari Pandemi Sampai Demokrasi Amriyah, Nikfadatul; Isnaini, Heri
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 3, No 1 (2021): JANUARI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v3i1.3146

Abstract

Penelitian ini membahas bentuk dan penyebab terjadinya campur kode (CK) Sudjiwo Tedjo dalam acara dialog interaktif Indonesia Lawyers Club Episode Setahun Jokowi-Ma’ruf : Dari Pandemi sampai Demokrasi di TvOne. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif  kualitatif karena penelitian ini berisi tuturan yang mengandung campur kode pada subjek penelitian sehingga terjadinya campur kode dalam acara tersebut melalui pendekatan metodologi dan pendekatan teoritis. Teknik pengumpulan data yang digunakan  adalah teknik simak dan  catat. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode kontekstual yang terperinci pada konteks sosiolinguistik. Hasil  penelitian ini menunjukkan bahwa wujud campur kode terdiri atas campur kode kata, frasa, dan klausa dengan rincian 22 kata, 3 frasa, dan 1 klausa. Penyebab sang budayawan melakukan campur kode dalam diskusi ILC ialah karena dari dirinya sendiri (pribadi pembicara), ragam bahasa, dan kata popular. Sudjiwo Tedjo melakukan campur kode murni karena keinginan pribadinya, baik murni karena keinginan dari dirinya sendiri dan kemahiran banyak bahasa yang ia kuasai. Selebihnya faktor penyebabnya ialah nyaman menggunakan bahasa popular masa kini.
Feminisme Liberal dan Nilai-Nilai Pendidikan dalam Novel Guru Aini Karya Andrea Hirata: Kajian Sosiologi Sastra Saidah, Lathifatus; Utami, Sri; Sugianto, Iwan
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 7, No 1 (2025): JANUARI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v7i1.3399

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan feminisme liberal dan nilai pendidikan yang terdapat dalam novel Guru Aini karya Andrea Hirata dengan sudut pandang tokoh utama perempuan dalam novel yakni Aini dan Guru Desi. Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiologi sastra. Sumber data dalam penelitian ini adalah bahasa yang digunakan dalam novel dengan metode yang digunakan dalam pengumpulan data ialah teknik pustaka, teknik simak dan teknik catat. Data penelitian berupa kalimat, frasa, kata, wacana dan paragraf yang berisi feminisme liberal dalam bentuk perjuangan perempuan yang dipresentasikan sebagai sosok yang kuat. Selain itu, terdapat perjuangan kesetaraan hak perempuan dalam pendidikan dan pengambilan keputusan, dan nilai-nilai pendidikan dalam novel Guru Aini karya Andrea Hirata. Penelitian ini juga dapat menjadi referensi dalam kaitannya dengan bidang sastra untuk melakukan penelitian yang berbeda.    
KAJIAN SASTRA NOVEL “LALITA” KARYA AYU UTAMI MELALUI PENDEKATAN PSIKOLOGI SASTRA Zukhruf, Ghaida
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 1, No 2 (2019): JULI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v1i2.1901

Abstract

Novel yang dihasilkan oleh para pengarang selalu menampilkan tokoh yang memiliki karakter tertentu sehingga dapat dikatakan bahwa novel juga menggambarkan kejiwaan manusia, meskipun pengarang hanya menampilkan tokoh itu secara fiksi. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji Novel Lalita karya Ayu Utami dengan menggunakan pendekatan psikologi sastra untuk menelaah secara psikologi tokoh-tokoh dalam novel tersebut. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini, yaitu kondisi kejiwaan Lalita, tokoh utama yang dipengaruhi oleh konflik internal dan konflik eksternal. Struktur kepribadian Lalita yang paling mendasar, berupa id sangat kuat. Dorongan id yang mengakibatkan ego Lalita terus meninggi dan memuncak mengakibatkan dirinya dipenuhi oleh sifat dan keinginan yang tidak pernah puas merasakan kebahagiaan dan kenyamanan. Akan tetapi, peristiwa perampokan dan pemerkosaan dalam arti yang lebih menyakitkan membuat hati nuraninya terbuka dan kali ini superego dalam jiwanya mampu mengalahkan id dan ego-nya.
Tokoh dan Penokohan pada Naskah Drama Mega-Mega Karya Arifin C. Noer: Analisis Hegemoni Gramsci Safira, Putri; Khairunnisa, Nurlaila; Azura, Selphia
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 5, No 2 (2023): JULI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v5i2.3247

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan tokoh dan penokohan serta ideologi dalam drama Mega-Mega, mengidentifikasi ideologi yang paling banyak terjadi, dan meneliti hegemoni yang terjadi dalam drama tersebut dengan menggunakan pendekatan sosiologis dan teori hegemoni Gramsci. Sumber data utama untuk penelitian ini adalah naskah drama tahun 1968 Mega-Mega yang ditulis oleh Arifin C. Noer dan pertama kali muncul di majalah Horizon. Penelitian ini merupakan penelitian analisis kualitatif menggunaan metode deskriptif. Ahli-ahli dijadikan sebagai konsultasi untuk memastikan validitas data menggunakan validitas semantik. Hasil penelitian menunjukkan ada empat ideologi yaitu humanisme, kapitalisme, materialisme, dan feminisme. Ideologi yang paling banyak terjadi adalah materialisme. Ideologi materialis anak-anak Mae, kelompok dominan, cukup kuat untuk menguasai ideologi humanis Mae dan beberapa saudara laki-lakinya, kelompok yang subordinat. Sebagai hasilnya, gambaran tokoh dan penokohan dari tokoh sentral yaitu Mae dan lima tokoh tambahan yaitu Retno, Panut, Hamung, Koyal dan Tukijan serta ideologi dalam drama Mega-Mega menurut hegemoni Gramsci muncul sebagai tanda persetujuan atau keberhasilan hegemoni.
Kesalahan Berbahasa pada Karangan Siswa SMP Negeri 2 Kayen Kabupaten Pati Tarwiyati, Putri Ayu; Sabardila, Atiqa
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 4, No 2 (2022): JULI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v4i2.3182

Abstract

Masih banyak ditemukan kesalahan penggunaan tata bahasa pada karangan siswa kelas VIII F SMP Negeri 2 Kayen Kabupaten Pati, seperti ejaan, fonologi, morfologi, sintaksis, serta semantik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan-kesalahan tata bahasa dalam karangan siswa SMP kelas VIII F dalam hal ejaan, fonologi, morfologi, sintaksis, serta semantik untuk meminimalkan sekaligus mengatasi terjadinya kesalahan di waktu mendatang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas VIII F SMP Negeri 2 Kayen Kabupaten Pati. Sumber data dari penelitian ini berupa karangan siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu menggunakan teknik tes, teknik simak, dan teknik catat. Selanjutnya data-data yang diperoleh divalidasi menggunakan teknik triangulasi melalui analisis interaktif Miles & Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam karangan siswa ditemukan kesalahan berbahasa dalam lima bidang, yaitu meliputi bidang ejaan yang mencapai 40 (57,14%) kesalahan, bidang fonologi mencapai 8 (11,42%) kesalahan, bidang morfologi mencapai 10 (14,28%) kesalahan, bidang sintaksis mencapai 9 (12,85%) kesalahan, dan bidang semantik mencapai 3 (4,28%) kesalahan. Jenis kesalahan berbahasa yang paling banyak ditemukan yaitu dalam bidang ejaan yang mencapai 40 (57,14%) kesalahan.
Kepribadian Tokoh Utama pada Film The Nutcracker and The Four Realms Karya Lasse Hallström dan Joe Johnston Sakaria, Sakaria; Qadriani, Nurlailatul
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 7, No 2 (2025): JULI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v7i2.7680

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepribadian tokoh utama pada film The Nutcracker And The Four Realms. Penelitian menerapkan metode analisis deskripstif kualitatif dengan pendekatan psikologi sastra. Teori Carl Gustav Jung mencakup tipe kepribadian introvert dan  ekstrovert yang digunakan untuk menganalisis kepribadian tokoh utama dalam film tersebut. Penelitian ini menggunakan prosedur simak catat, mengidentifikasi, dan mengklasifikasikan dialog dari film dalam pengumpulan data. Teknik analisis data dimulai dari reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 18 data kepribadian tokoh utama dengan rincian 12 data Introvert  dan ekstrovert  berjumlah 6 data. Hal tersebut menujukkan bahwa kepribadian introvert tokoh utama lebih dominan dibandingkan dengan kepribadian ekstrovert  Kepribadian introvert yakni lebih nyaman dengan aktivitas sendiri, berpikir mendalam, fokus pada hal-hal yang diminati, dan imajinasi untuk mengeksplorasi ide-ide baru. Kepribadian ekstrovert ditunjukkan dengan sifat yang ramah, energik, mudah bergaul, dan merasa lebih bersemangat saat berada di tengah keramaian. Strategi tokoh utama dalam menghadapi dilema emosional merefleksikan pesan moral mengenai pentingnya pemahaman terhadap kepribadian introvert dan ekstrovert, sehingga membentuk representasi karakter manusia yang lebih realistis dan mendalam dalam konteks kehidupan nyata.
Hasil Belajar Muatan Bahasa Indonesia Tema Lingkungan Sahabat Menggunakan Media Spinning Wheel Kelas V SDN 007 Samarinda Ulu Subakti, Hani
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 2, No 2 (2020): JULI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v2i2.3136

Abstract

Hasil belajar siswa masih kurang memuaskan khususnya pada muatan bahasa Indonesia di sekolah dasar. Hal ini menjadi dasar bagi penelitian ini yang memiliki tujuan untuk mengukur hasil belajar muatan bahasa Indonesia pada tema lingkungan sahabat menggunakan media spinning wheel kelas V SDN 001 Samarinda Ulu. Subjek penelitian adalah siswa kelas V yang berjumlah 30 siswa. Penelitian ini telah dilaksanakan sebanyak  dua siklus. Tahap pelaksanaan setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, wawancara, dan dokumentasi. Adapun hasil akhir dari penelitian menunjukan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar. Pada siklus I hasil belajar siswa dengan nilai tes rata-rata 69,5 dengan presentase ketuntasan 60% dan presentase tidak tuntas yaitu 40%. Sedangkan pada siklus II hasil belajar siswa dengan nilai tes rata-rata 81,3 meningkat dengan presentase ketuntasan 86,7% dan presentase tidak tuntas 13,3%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa media spinning wheel dapat meningkatkan hasil belajar muatan bahasa Indonesia tema lingkungan sahabat siswa kelas V SDN 007 Samarinda Ulu tahun pembelajaran 2019/2020.
Penggunaan Eufemisme dan Disfemisme dalam Kanal YouTube Podcast Kaesang Pangarep “Podcast Depan Pintu” Syaifudin, Mochamad Nurul; Yarno, Yarno; Ngatma'in, Ngatma'in
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 6, No 2 (2024): JULI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v6i2.3768

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk perubahan makna eufemisme dan disfemisme masyarakat indonesia dalam bertindak tutur pada siniar Kaesang Pangarep. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah siniar dari Kaesang Pangarep, sedangkan sumber data sekunder pada penelitian ini yaitu penelitian terdahulu. Teknik pengumpulan data penelitian ini dengan menggunakan teknik simak bebas libat tanpa cakap yaitu peneliti harus menyimak objek penelitian tanpa harus terlibat dalam percakapan secara langsung lalu peneliti mencatat semua hasil penelitian yang telah disimak (teknik catat ). Penelitian ini menggunakan 5 bentuk cara eufemisme dan disfemisme yaitu (1) penggunaan singkatan, (2) penggunaan kata serapan, (3) penggunaan istilah asing, (4) penggunaan metafora, dan (5) penggunaan perifrasa. Dalam analisis tuturan pada siniar Kaesang Pangarep ini dapat dilihat bahwa penggunaan eufemisme telah ditemukan 8 data, sedangkan penggunaan disfemisme terdapat 5 data.
BUDAYA MEMBACA SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KUALITAS HIDUP MASYARAKAT Friantary, Heny
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 1, No 1 (2019): JANUARI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v1i1.1485

Abstract

Salah satu bidang yang mendapat pengaruh besar dari membaca adalah pendidikan. Membaca diajarkan mulai dari jenjang pendidikan terendah seperti pendidikan anak usia dini dan taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi. Budaya baca seseorang adalah suatu sikap atau tindakan atau perbuatan untuk membaca yang dilakukan secara teratur dan berkelanjutan. Menumbuhkan minat baca merupakan langkah awal dari upaya menciptakan budaya baca masyarakat. Berkaitan dengan upaya peningkatan kualitas masyarakat Indonesia memali gerakan gemar membaca, kita sebagai orang tuan maupu pendidik mempunyai tangggung jawab terhadap penanaman minat membaca hingga berkembang menjadi gemar membaca. Penanaman minat membaca yang dimaksud di sini ialah upaya penanaman kebiasaan menyediakan waktu untuk membaca berbagai bacaan yang sesuai dengan kebutuhan dan usia.

Page 11 of 17 | Total Record : 161