cover
Contact Name
Ixsir Eliya
Contact Email
ixsir@mail.uinfasbengkulu.ac.id
Phone
+6282377219160
Journal Mail Official
disastra@mail.uinfasbengkulu.ac.id
Editorial Address
Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu Jl. Raden Fatah Kel. Pagar Dewa Kec. Selebar Kota Bengkulu, Indonesia
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 26553031     EISSN : 26557851     DOI : http://dx.doi.org/10.29300/disastra.v6i1
Core Subject : Education,
Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia concerns about theoretical studies or research on Indonesian literature, linguistics, Indonesian Language Learning and Teaching, literacy, and BIPA (Bahasa Indonesian bagi Penutur Asing) or Teaching Indonesian to Speakers of Other Languages. This journal receives publications from teachers, observers, and researchers of Indonesian language teaching and literature.
Articles 161 Documents
Hambatan dan Solusi dalam Pembelajaran Menulis Kreatif di SD Muhammadiyah 1 Banjarnegara Sulistio, Bagus; Rohman, Saifur; Anwar, Miftahulkhairah
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 7, No 1 (2025): JANUARI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v7i1.7666

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hambatan dan solusi dalam pembelajaran menulis kreatif di SD Muhammadiyah 1 Banjarnegara. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan guru dan siswa, serta dokumentasi. Pada penelitian ini  metode analisis data menggunakan metode interaktif dari Miles dan Huberman dan diuji keabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran menulis kreatif memberikan manfaat signifikan dalam mengembangkan keterampilan menulis siswa, namun terdapat beberapa hambatan. Hambatan tersebut meliputi variasi kemampuan siswa dalam mencapai tujuan pembelajaran, tantangan peran guru terkait kualifikasi dan beban kerja, kesulitan siswa dalam menemukan ide dan menyusun tulisan, keterbatasan materi ajar nonfiksi yang kurang menarik, metode pembelajaran yang masih konvensional, dominasi media pembelajaran konvensional, serta evaluasi pembelajaran yang berfokus pada produk dan aspek kognitif. Untuk mengatasi hambatan ini, penelitian menawarkan solusi berupa peningkatan kualifikasi dan dukungan guru, penggunaan teknik variatif dalam pembelajaran, penambahan materi nonfiksi yang menarik, integrasi teknologi dalam metode dan media pembelajaran, serta penerapan teknik evaluasi yang lebih beragam dan sistematis. Penelitian ini memiliki potensi besar dalam meningkatkan keterampilan menulis siswa, namun perlu adanya perbaikan dan inovasi dalam berbagai komponen pembelajaran agar program dapat berjalan lebih efektif dan dapat menjadi contoh bagi sekolah lain.
Kemampuan Menulis Teks Eksposisi Siswa MAN Cirebon dan Upaya Kuratif Pembelajaran Menggunakan Whatsapp Mascita, Dede Endang
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 3, No 2 (2021): JULI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v3i2.3151

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan siswa  menulis teks eksposisi dan mengidentifikasi kelemahan-kelamahan penulisan teks eksposisi berdasarkan struktur dan fitur kebahasaan.  Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini berupa karangan teks eksposisi hasil siswa kelas X MAN Cirebon. Datanya adalah kata, frase, dan kalimat yang berkaitan dengan objek yang akan diteliti yaitu struktur teks eksposisi dan fitur kebahasaan teks eskposisi dari karangan hasil siswa itu. Teknik pengumpulan datanya menggunakan teknik baca catat. Teknik analisis yang digunakan adalah menggunakan teknik analisis deskriptif Milles dan Huberman, yaitu mengidentifikasi, menyajikan data, menganalisis, dan menyimpulkan. Hasil penelitian menunjukkan: 1) siswa MAN Cirebon masih belum mampu menulis teks eksposisi dengan baik; 2)  teks eksposisi yang ditulis siswa  MAN Cirebon masih belum menunjukan struktur teks dan fitur kebahasaan yang sesuai dengan karakter teks eskposisi. 3) rekomendasi sebagai upaya kuratifnya adalah merancang tugas terstruktur untuk melatih menulis adalah memanfaatkan media ajar aplikasi WhastApp yang dilakukan di luar jam pembelajaran.
Implikasi Retardasi Mental terhadap Tumbuh Kembang dalam Kajian Psikolinguistik Soleha, Naswa Resy Nurhasani; Martha, Nia Ulfa
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 7, No 1 (2025): JANUARI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v7i1.4269

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi anak penderita retardasi mental, peran orang tua, serta pengaruh LAD terhadap kemampuan berbahasa anak. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dengan pendekatan deskriptif studi kasus dengan menggunakan model Miles dan Huberman dimana melalui beberapa tahan mulai dari merangkum data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian ini menemukan bahwa anak yang menderita retardasi mental memang benar akan mengalami gangguan berbahasa, hal ini disebabkan melalui faktor internal dan faktor eksternal sehingga dibutuhkan bantuan orangtua dan lingkungan sekitar untuk membantu anak tersebut berkomunikasi dan menerima informasi dalam ruang lingkup kebahasaan. Pada kasus IK ditemukan bukti konkrit mengenai permasalahan keterbatasan perkembangan intelektual dan fisik penderita retardasi mental. Pentingnya peran orang tua dan lingkungan sekitar adalah urgensi dari penyelesaian masalah yang dialami oleh penderita sehingga di masa yang akan datang diharapkan terciptanya media pembelajaran bagi penderita retardasi mental yang sesuai dengan indikator penderita retardasi mental.
Peningkatan Keterampilan Menulis Resensi Buku Ilmiah pada Mahasiswa Melalui Program Satu Semester Satu Resensi (Tuter Tensi) Ibda, Hamidulloh
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 2, No 1 (2020): JANUARI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v2i1.3058

Abstract

Keterampilan menulis resensi buku ilmiah pada mahasiswa dapat ditingkatkan melalui penerapan program “Satu Semester Satu Resensi” (Tuter Tensi). Penelitian ini bertujuan meningkatkan keterampilan menulis resensi buku ilmiah pada mahasiswa yang dimuat di media massa. Penelitian menggunakan metode action research (penelitian tindakan) dengan empat komponen, yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Dari hasil penelitian yang dilakukan pada 89 mahasiswa Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) STAINU Temanggung mengalami peningkatan signifikan pada keterampilan menulis resensi buku ilmiah.Pada tindakan 1, didapatkan hasil signifikan. Aspek menulis judul resensi sebanyak 70 mahasiswa (78 persen) tuntas, aspek menulis nama peresensi dan afiliasi sebanyak 87 mahasiswa (97 persen) tuntas, menulis biodata buku dengan ketuntasan 76 mahasiswa (85 persen), menulis isi resensi sebanyak 73 mahasiswa (82 persen) tuntas, aspek menulis kekurangan dan kelebihan buku sebanyak 78 mahasiswa (87 persen) tuntas, dan penggunaan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) sebanyak 75 mahasiswa (84 persen) tuntas. Pada tindakan 2, aspek menulis judul resensi sebanyak 85 mahasiswa (95 persen) tuntas, menulis nama peresensi dan afiliasi sebanyak 89 mahasiswa (100 persen) tuntas, menulis biodata buku dengan ketuntasan 86 mahasiswa (96 persen), menulis isi resensi 86 mahasiswa (96 persen) tuntas, aspek menulis kekurangan dan kelebihan buku 88 mahasiswa (98 persen) tuntas, dan penggunaan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) sebanyak 84 mahasiswa (94 persen) tuntas.
Neurolinguistik dan Aspek Klinis Bahasa: Sebuah Tinjauan Awal Nasrullah, Riki
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 5, No 2 (2023): JULI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v5i2.3253

Abstract

Bidang ilmu neurolinguistik di Indonesia masih tergolong baru dalam kajian interdisiplin sehingga penelitian yang dilakukan masih sangat terbatas. Padahal, keberadaan ilmu ini sangat penting dalam praktik medis, terutama pada kasus-kasus seperti pasien stroke, afasia, dan gangguan patologi lainnya yang disebabkan oleh kerusakan pada sistem syaraf dan bagian-bagian tertentu di otak manusia yang berkaitan dengan bahasa. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan secara komprehensif berkaitan dengan neurolinguistic sebagai sebuah ilmu dan relasinya dengan aspek klinis bahasa. Dalam penelitian ini, metode deskriptif analitis digunakan dengan mengumpulkan data melalui studi pustaka dari beberapa sumber yang membahas neurolinguistik. Neurolinguistik, juga dikenal sebagai neurologi bahasa, adalah bidang kajian dalam linguistik yang mempelajari struktur otak manusia dari segi fungsinya dalam memproses bahasa, serta gangguan yang terjadi dalam pemerolehan bahasa. Dalam kajian neurolinguistik, terdapat pembahasan mengenai hubungan antara otak dan pemrosesan bahasa, serta patologi dan gejala bahasa yang diakibatkan oleh gangguan pada bagian-bagian otak tertentu yang memengaruhi kemampuan bahasa seseorang. Data diambil melalui berbagai referensi terkait yang tersedia.
Interferensi Bahasa Bidang Morfologi dalam Aplikasi Grab: Kritik Penggunaan Bahasa Ranah Digital Muhta, Miftah Asyrofi; Syafitri, Yeyen; Wahyuni, Wahyuni; Sulistyowati, Sekar Chandra; Rahmawati, Laili Etika
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 4, No 2 (2022): JULI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v4i2.3187

Abstract

Dalam aplikasi grabditemukan bentuk interferensi bahasa bidang morfologi. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan kata yang mengandung interferensi bidang morfologi dalam aplikasi grab. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah deskriptif kualitatif yang dipaparkan dalam bentuk narasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan teknik dokumentasi yang bersumber dari aplikasi grab. Sumber data dalam penelitian ini diperoleh dari aplikasi Grab. gejala interferensi bahasa dapat muncul sesuai dengan situasi dan kondisi penutur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa salah satu alasan terjadinya interferensi bahasa adalah sebagai alat untuk strategi komunikasi. Dari penelitian tersebut gejala interferensi bahasa muncul karena maksud dan tujuan penutur untuk menarik perhatian konsumen. Penggunaan bahasa asing terlihat lebih gaul dan keren saat penutur memasarkan sebuah produk atau jasa.  Dari lima belas data yang telah ditemukan selain mengandung gejala interferensi bahasa, dalam penelitian ini pun ditemukan beberapa gejala bahasa lain yakni gejala alih kode serta campur kode yang terletak dalam aplikasi grab sebagai kritik penggunaan bahasa di media sosial.
Transformasi Tradisi Lisan dan Seni Pertunjukan dalam Industri Kreatif: Studi Folklor Nusantara dan Global di Era Digital Munibi, Ahmad Zaki; Firdaus, Saiyidinal; Nuruddin, Nuruddin
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 7, No 2 (2025): JULI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v7i2.7705

Abstract

Studi ini mengkaji peran tradisi lisan, seni pertunjukan, dan festival budaya dalam melestarikan identitas budaya, serta tantangan yang dihadapi dalam era digitalisasi dan globalisasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan analisis literatur yang mengacu pada publikasi ilmiah terkait. Hasil studi menunjukkan bahwa tradisi lisan, seperti cerita rakyat dan legenda, telah mengalami transformasi melalui adaptasi ke dalam media modern seperti film, podcast, dan game. Hal ini memungkinkan penyebaran budaya secara lebih luas dan relevan bagi generasi muda. Meski demikian, digitalisasi juga menghadirkan tantangan, terutama terkait dengan distorsi nilai budaya asli akibat komersialisasi dan perubahan dalam format penyampaian. Festival budaya dan seni pertunjukan, meskipun telah beradaptasi dengan tuntutan zaman, tetap mempertahankan esensi spiritual dan sosial dalam masyarakat. Temuan ini menunjukkan pentingnya pendekatan berbasis teknologi yang melibatkan komunitas budaya dalam proses dokumentasi dan pelestarian. Sebagai kesimpulan, pelestarian tradisi lisan dan budaya harus dilakukan dengan mempertimbangkan keseimbangan antara inovasi dan keaslian, serta menciptakan ruang untuk kolaborasi antara generasi muda, komunitas adat, dan sektor industri kreatif guna menjaga keberlanjutan budaya di era modern.
Gagasan Emansipasi Wanita melalui Konsep Tokoh Kartini Anggraini, Tri Riya
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 3, No 1 (2021): JANUARI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v3i1.3140

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengimplikasikan dua teori Pradotokusumo.  Pertama, modifikasi, yaitu perubahan yang berhubungan dengan tataran linguistik dan tataran kesusasteraan. Kedua ekserp, yaitu penyerapan suatu unsur atau episode dari hipogram.  Hipogram dalam teks ini adalah gagasan emansipasi wanita yang terdapat dalam Surat-Surat Kartini; Renungan tentang dan untuk Bangsanya. Karya  sastra yang dibahas dalam hal ini adalah novel Siti Nurbaya karya Marah Rusli, dan novel Layar Terkembang karya Sutan Takdir Alisyahbana. Penelitian ini merupakan jenis kualitatif melalui studi pustaka. Tahapan penelitian dilaksanakan dengan menghimpun sumber kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hipogram  atau  teks  acuan  merupakan  teks  yang menjadi  latar   penciptaan  teks  karya  sastra lain. Karya sastra  selalu menimbulkan  pemahaman yang berbeda terhadap  masing-masing  pembaca yang  merupakan  dasar teori estetika resepsi, yaitu, (1) prinsip horizon harapan (erwanstuns horizont) dan (2) tempat terbuka (leerstelle).
Bentuk dan Penggunaan Homonim dalam Bahasa Kerinci Akhyaruddin, Akhyaruddin; Yusra, Hilman; Saputra, Ade Bayu; Pratama, Deri Rachmad; Permana, Putia R
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 6, No 2 (2024): JULI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v6i2.4182

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan homonim dalam bahasa Kerinci yang mencakup: bentuk, makna, dan penggunaannya. Jenis penelitian ini ialah kualitatif dengan metode deskriptif. Data dalam penelitian ini adalah tuturan yang berupa kata-kata berbentuk homonim dalam bahasa Kerinci. Kata-kata tersebut berupa percakapan lisan antarmasyarakat Kerinci. Sumber data dalam penelitian ini adalah masyarakat penutur asli bahasa Kerinci, Provinsi Jambi. Pendekatan yang digunakan dalam menganalisi data yaitu pendekatan semantik, yang menggunakan analisis makna atau arti. Hasil penelitian menyatakan bahwa dalam bahasa Kerinci ada dua jenis homonim yaitu homonim yang homograf dan homonim yang homofon dan homograf.  Homonim yang homograf berjumlah 12 kata, yang mempunyai dua makna sebanyak 10 kata, dan yang mempunyai tiga makna sebanyak 2 kata. Homonim yang homofon dan homograf berjumlah 13 kata, yang mempunyai dua makna sebanyak 8 kata, yang memiliki tiga makna sebanyak 4 kata, dan yang mempunyai empat makna sebanyak 1 kata. Dalam bahasa Kerinci, tidak terdapat homonim yang homofon. Dari hasil penelitian ini, diharapkan pendengar (sebagai lawan bicara) atau yang bukan penutur asli bahasa Kerinci di Hamparan Rawang supaya dapat memahami dan menggunakan bahasa Kerinci dengan baik dan benar sehingga tidak terjadi kesalahan dalam memaknai kata. 
TINDAK TUTUR DIREKTIF MAHASISWA MILENIAL DAN DOSEN DALAM GRUP WHATSAPP Nurpadillah, Veni
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 1, No 2 (2019): JULI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v1i2.1899

Abstract

Tindak tutur merupakan dasar bagi analisis topik-topik pragmatik lain, tindak tutur direktif merupakan tindak tutur yang berpotensi mengancam citra diri pelaku tutur. Keterancaman ini dapat tertuju, baik kepada penutur maupun mitra tutur. Citra diri penutur dapat jatuh jika perintahnya tidak diperhatikan oleh mitra tutur, tuturan tidak hanya didengar secara verbal, tuturan direktif juga dapat terlihat melalui percakapan melalui whatsapp. Percakapan mahasiswa generasi milenial terhadap dosen dapat diketahui dalam grup whatsapp yang didalamnya beranggotakan mahasiswa milenial dan dosen. Mahasiswa milenial merasa lebih nyaman jika bertukar informasi di grup whatsapp karena lebih cepat. Dosen juga merasa lebih efektif membagikan informasi, memberi tugas karena akan terbaca oleh semua mahasiwa. Sehingga dari grup whatsapp tersebut dapat terlihat tindak tutur direktif dari dosen maupun mahasiswa.

Page 9 of 17 | Total Record : 161