cover
Contact Name
Ixsir Eliya
Contact Email
ixsir@mail.uinfasbengkulu.ac.id
Phone
+6282377219160
Journal Mail Official
disastra@mail.uinfasbengkulu.ac.id
Editorial Address
Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu Jl. Raden Fatah Kel. Pagar Dewa Kec. Selebar Kota Bengkulu, Indonesia
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 26553031     EISSN : 26557851     DOI : http://dx.doi.org/10.29300/disastra.v6i1
Core Subject : Education,
Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia concerns about theoretical studies or research on Indonesian literature, linguistics, Indonesian Language Learning and Teaching, literacy, and BIPA (Bahasa Indonesian bagi Penutur Asing) or Teaching Indonesian to Speakers of Other Languages. This journal receives publications from teachers, observers, and researchers of Indonesian language teaching and literature.
Articles 161 Documents
Struktur Semantik Verba Penglihatan dalam Bahasa Mandailing Utami, Nur Hadinda; Nasution, Nurhabibah; Mulyadi, Mulyadi
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 4, No 2 (2022): JULI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v4i2.3188

Abstract

Alasan yang melatarbelakangi penulisan artikel Struktur Semantik Verba Penglihatan dalam Bahasa Mandailing ini karena sering ditemukan fenomena, salah satunya di dalam kamus, butir leksikon yang digunakan untuk menjelaskan makna verba merupakan leksikon itu sendiri, dan bukan butir leksikon lain yang secara semantik dianggap memiliki makna yang lebih mendasar/sederhana. Penulisan ini dilakukan agar menghilangkan pendefinisian makna yang berputar-putar dengan menggunakan teori Metabahasa Semantik Alami (MSA). Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui metode simak dan metode. Data penelitian berupa verba penglihatan yang bersumber dari Bahasa Mandailing (BM). Data kemudian dianalisis dengan menggunakan metode agih yang didukung dengan metode padan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Struktur Semantik Verba Penglihatan dalam Bahasa Mandailing dibentuk oleh empat polisemi yaitu: MELIHAT/MERASAKAN, MELIHAT/MERSAKAN, MELIHAT/MEMIKIRKAN, MELIHAT/MENGETAHUI,                                             danMELIHAT/MENGATAKAN, yang menunjukan bahwa setiap verba penglihatan dalam BM menunjukan makna yang berbeda-beda dalam konteks kalimat BM. Contohnya manatap ‘menatap’ mengandung makna sesuatu yang dilihat dari jarak dekat yang ditandai dengan sian jarak satonga meter ‘dari jarak setengah meter’.
Rekonstruksi Sosial dan Kultural Ken Dedes dalam Novel Indonesia Modern Liliani, Else; Mawaidi, Mawaidi; Kusmarwanti, Kusmarwanti; Sayuti, Suminto A.
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 7, No 2 (2025): JULI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v7i2.7724

Abstract

 Penelitian ini bertujuan menelusuri representasi dan transformasi tokoh Ken Dedes dalam novel-novel Indonesia modern, yaitu Arok Dedes (1999), Ken Arok: Cinta dan Takhta (2013), Ken Dedes: Sang Penggoda (2012), dan Kitab Pararaton (2023). Penelitian ini menggunakan pisau teori resepsi sastra Hans Robert Jauss. Teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan memadukan analisis resepsi sastra dan analisis isi tematik. Analisis resepsi digunakan untuk menelusuri bagaimana horizon harapan pembaca—dalam hal ini pengarang novel—terhadap figur Ken Dedes mengalami transformasi dalam teks novel. Sementara itu, analisis isi tematik membantu peneliti dalam mengidentifikasi dan mengategorikan bentuk-bentuk representasi sosial dan kultural Ken Dedes dalam narasi. Hasil analisis ini kemudian dikontekstualisasikan secara historis-kultural agar dapat mengungkap relasi antara konstruksi ulang tokoh Ken Dedes dan situasi sosial budaya tempat novel-novel tersebut lahir. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya rekonstruksi sosial dan kultural yang dapat dilihat dari beberapa aspek. Aspek-aspek tersebut antara lain secara: (1) fisiologis yang menunjukkan adanya penggambaran Ken Dedes memiliki tubuh yang mempesona; (2) psikologis yang menggambarkan Ken Dedes adalah seorang pemberani yang takluk pada patriarki; dan (3) sosiologis memosisikan Ken Dedes sebagai perempuan yang memiliki “kuasa baru” selepas runtuhnya kekuasaan patriarki.
Refleksi Ketidakadilan Gender dalam Novel Perempuan Berkalung Sorban: Perspektif Gender dan Feminisme Botifar, Maria; Friantary, Heny
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 3, No 1 (2021): JANUARI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v3i1.3141

Abstract

Ketidakadilan gender dalam novel Perempuan Berkalung Sorban tergambar jelas dalam setiap tahapan peristiwa fisik dan batin, komunikasi verbal dan nonverbal antar pelaku, hubungan sebab-akibat yang mengharuskan tokoh mengalami perubahan nasib serta gerakan perubahan yang dilakukan tokoh dalam mengubah nasib hidupnya. Tujuan artikel ini adalah memaparkan ketidakadilan gender dalam novel melalui perspektif gender dan feminisme. Analisis novel ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskripsi analisis. Hasil penelitian menunjukkan ketidakadilan gender berada dalam tiga lingkaran, yaitu (1) lingkaran kekuasaan dari garis patriarki yang mengatur perempuan dari berbagai sisi, (2) lingkaran anggapan yang memandang perempuan kaum yang lemah sehingga berbagai akses untuk memperoleh kesetaraan tidak berfungsi, dan (3) lingkaran patriarki yang menjadi dasar untuk mengontrol, menindas dan mengeksploitasi perempuan di ranah publik dan privat. Untuk itu, sikap feminisme dalam novel ini tergambar dalam perilaku tokoh berupa: a) pembentukkan konsep diri perempuan, b) kemandirian perempuan, c) perjuangan kebebasan atas penentuan tubuh sendiri.
Representasi Perempuan dalam Film Habibie & Ainun 3 Karya Hanung Bramantyo: Kajian Feminisme Liberal Susilawati, Susilawati; Kamiluddin, Udin; Herawati, Lilik
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 6, No 2 (2024): JULI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v6i2.3454

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan representasi tokoh perempuan dan menentukan seberapa besar peran tokoh perempuan memainkan dalam alur cerita film Habibie & Ainun 3. Pada penelitian ini digunakan jenis penelitian kualitatif dengan desain penelitian deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah film Habibie & Ainun 3 yang tayang pada 2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh utama perempuan dalam film adalah sosok yang otonom dan punya hak pilihan atas hidupnya sendiri sehingga Ainun juga berperan besar dalam alur cerita Habibie & Ainun 3. Sosok pemeran utama perempuan dalam film, yakni Ainun digambarkan atau dimaknai sebagai sosok yang berani melakukan perlawanan terhadap norma-norma gender tradisional yang membatasinya. Berdasarkan sudut pandang teori feminisme liberal, Ainun juga direpresentsikan sebagai sosok yang kuat, pejuang kesetaraan hak antara perempuan dan laki-laki seperti karir, pendidikan, dan jalan hidup mereka sendiri.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS DISKUSI DENGAN MENGGUNAKAN MODEL KOOPERATIF LEARNING TIPE DEBAT PADA SISWA KELAS VIII H SMP NEGERI 1 REJANG LEBONG Efnawarty, Efnawarty
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 1, No 2 (2019): JULI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v1i2.1903

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan kemampuan siswa dalam menulis teks diskusi pada siswa kelas VIII H SMP Negeri 1 Rejang Lebong dengan menggunakan model kooperatif learning tipe debat. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Teknik pengumpulan datanya menggunakan teknik tes yaitu menulis teks diskusi, dan observasi kegiatan guru dan siswa ketika debat berlangsung dalam pembelajaran serta hasil menulis teks siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan siswa dalam menulis teks diskusi yang disertai argumen dan data yang akurat. Hal ini dapat dilihat dari nilai rata-rata siswa pada siklus I sebesar 68,59 dengan kategori cukup, meningkat menjadi  77,74 pada siklus II dengan kategori baik. Selain itu, penggunaan model ini dapat meningkatkan aktiftas siswa dalam berdebat  untuk mencari data dan fakta akurat, yang akan dijadikan sebagai bahan dalam menulis teks diskusi.
Pelestarian Pariwisata Laut Menggunakan Media Pembelajaran Interaktif pada Materi Teks Deskriptif untuk Siswa Kelas VII SMP di Sampang Madura Alami, Ersa; Rahayu, Sri
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 5, No 2 (2023): JULI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v5i2.3235

Abstract

Pelestarian pariwisata laut sangat diperlukan sebagai salah satu bentuk bakti manusia terhadap alam. Salah satu upayanya dapat dilakukan melalui penggunaan media pembelajaran interaktif berbasis pelestarian pariwisata laut di sekolah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengembangan pembelajaran media interaktif wisata laut pada materi teks deskripsi serta respon siswa. Metode penelitian menggunakan Metode Penelitian dan pengembangan (R&D) untuk mengembangkan media pembelajaran. Pelestarian wisata bertempat di Pulau Mandangin Sampang, dengan harapan sekolah menengah pertama di sana akan berkembang lebih pesat. Hasil uji coba penggunaan media pembelajaran interaktif dapat dikatakan bahwa 35 siswa SMPN 5 Sampang kelas VII lebih menyukai dan mudah dalam memahami materi ketika menggunakan media pembelajaran power point. Simpulannya yaitu pada uji coba terbatas menyatakan hasil masih belum memuaskan serta memerlukan perbaikan di bagian tertentu. Sedangkan pada uji coba luas menyatakan hasil sudah memuaskan sehingga boleh dilanjutkan ke tahap selanjutnya.
Pengembangan Materi Ajar Tata Kalimat pada Teks Deskripsi dengan Pendekatan Kontekstual Fayyadh, Chotimah Nur; Utami, Sintowati Rini; Marliana, Lia
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 4, No 1 (2022): JANUARI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v4i1.3174

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan materi ajar tata kalimat pada teks deskripsi dengan pendekatan kontekstual untuk siswa kelas VII SMP. Tata kalimat yang dibahas meliputi unsur-unsur kalimat, pola kalimat dasar, dan jenis kalimat berdasarkan jumlah klausa. Komponen pendekatan kontekstual yang digunakan pada pengembangan materi ajar ini meliputi konstruktivisme, pemodelan, menemukan, dan penilaian sebenarnya. Model pengembangan yang digunakan yaitu model ADDIE dengan mengadaptasi tiga tahapannya yakni analisis (analysis), desain (design), dan pengembangan (development). Teknik analisis yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil validasi pengembangan materi oleh ahli materi mendapatkan rata-rata skor 4,43 dengan klasifikasi sangat baik. Hasil validasi pengembangan materi oleh ahli metodologi mendapatkan rata-rata skor 4,47 dengan klasifikasi sangat baik. Simpulan dari kedua validator, materi ajar tata kalimat pada teks deskripsi dengan pendekatan kontekstual siswa kelas VII SMP layak digunakan sebagai materi ajar di sekolah.
Representasi Kearifan Lokal dalam Novel Tirai Menurun dan Relevansinya bagi Pelestarian Budaya Andriana, Wahyu Dian; Cahyo, Anggoro Abiyyu Ristio
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 7, No 2 (2025): JULI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v7i2.6782

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan enam nilai kearifan lokal dalam novel Tirai Menurun karya N.H. Dini berdasarkan teori Jim Ife dan merelevansikannya dengan pelestarian budaya. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif deskriptif karena mengungkap makna nilai-nilai kearifan lokal dalam sumber data berupa novel Tirai Menurun karya N.H. Dini. Data penelitian ini berupa kata, frasa, kalimat, hingga wacana yang merepresentasikan enam nilai kearifan lokal menurut Jim Ife, yakni pengetahuan lokal, nilai lokal, keterampilan lokal, sumber daya lokal, mekanisme pengambilan keputusan lokal, dan solidaritas kelompok lokal. Data penelitian diperoleh melalui teknik baca dan catat kemudian dianalisis dengan teknik alir serta hermeneutik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel Tirai Menurun merepresentasikan (1) pengetahuan lokal berupa fauna, geografis, dan iklim; (2) nilai lokal berupa nilai sosial, spiritual, dan moral; (3) keterampilan lokal berupa bercocok tanam, menjahit, dan berjualan; (4) sumber daya lokal berupa sumber air, pertanian, kopi, dan cokelat; (5) mekanisme pengambilan keputusan lokal berupa musyawarah dan mufakat;serta (6) solidaritas kelompok lokal berupa kerja sama, kepedulian, dan kebersamaan. Representasi tersebut menunjukkan bahwa sastra dapat menjadi media pelestarian budaya yang menyampaikan nilai-nilai kearifan lokal secara kontekstual dan reflektif. Nilai-nilai kearifan lokal tersebut dapat diaplikasikan melalui integrasi dalam kurikulum pendidikan, pelatihan literasi budaya di sekolah dan komunitas, serta pengembangan media pembelajaran kreatif berbasis cerita lokal.
Peningkatan Kemampuan Menulis Teks Deskripsi Siswa Kelas VII SMP Berdasarkan Level Pemula Menggunakan Teknik Retrival Jaringan Semantik Nggaruaka, Tobias; Hermansyah, Agus Kichi; Monika, Santi
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 2, No 2 (2020): JULI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v2i2.3132

Abstract

Kemampuan menulis teks deskripsi siswa kelas VII SMP YPPGI Geradus Adii Merauke masih rendah. Berdasarkan permasalahan tersebut tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan menulis teks deskripsi dengan menggunakan teknik retrival jaringan semantik. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK). Rancangan penelitian yang digunakan meliputi: observasi, analisis, perencanaan, pelaksanaan, refleksi, dan evaluasi. Data penelitian ini adalah berupa data proses dan data hasil penilaian pembelajaran. Data tersebut dikumpulkan dengan menggunakan instrumen penelitian yaitu; hasil pengamatan, wawancara, hasil tindakan, catatan lapangan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran pada siklus I pertemuan I dengan presentasi 28,57%. Sedangkan pada pertemuan II siklus I hasil pembelajaran meningkat menjadi 57,14%. Hasil pembelajaran pada siklus II pertemuan I meningkat menjadi 85,71%. Sedangkan pada pertemuan II siklus II meningkat menjadi 100% dengan kriteria ketuntasan minimal.
Model Pembelajaran Project-Based Learning (PBL) Berbasis Kearifan Lokal dalam Keterampilan Menulis Siswa SMA Fadhila, Alfi; Rakhmawati, Ani
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 6, No 1 (2024): JANUARI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v6i1.3316

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan solusi pembelajaran Bahasa Indonesia untuk meningkatkan keterampilan menulis siswa SMA dengan mengadopsi model pembelajaran proyek berbasis kearifan lokal. Teknik perpustakaan digunakan dalam penelitian ini sebagai metodologi kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran PBL (Project-Based Learning) berbasis kearifan lokal dapat membantu guru meningkatkan keterampilan menulis siswa SMA-nya. Saat ini kemampuan menulis siswa masih terbilang rendah. Inovasi model pembelajaran melalui inisiatif pembelajaran berbasis kearifan lokal merupakan salah satu strategi untuk meningkatkan standar pembelajaran menulis. Perkembangan kemahiran siswa dalam setiap kompetensi bahasa mempengaruhi kemahiran mereka dalam kompetensi bahasa lainnya. Dalam model PBL, kearifan lokal yang difokuskan pada peningkatan keterampilan menulis siswa diterapkan melalui topik diskusi teks. Pembelajaran keterampilan menulis mendorong siswa untuk terlibat penuh dalam pendidikan dan latihan sehingga nantinya siswa akan terampil dan cakap dalam menulis.