cover
Contact Name
Ixsir Eliya
Contact Email
ixsir@mail.uinfasbengkulu.ac.id
Phone
+6282377219160
Journal Mail Official
disastra@mail.uinfasbengkulu.ac.id
Editorial Address
Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu Jl. Raden Fatah Kel. Pagar Dewa Kec. Selebar Kota Bengkulu, Indonesia
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 26553031     EISSN : 26557851     DOI : http://dx.doi.org/10.29300/disastra.v6i1
Core Subject : Education,
Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia concerns about theoretical studies or research on Indonesian literature, linguistics, Indonesian Language Learning and Teaching, literacy, and BIPA (Bahasa Indonesian bagi Penutur Asing) or Teaching Indonesian to Speakers of Other Languages. This journal receives publications from teachers, observers, and researchers of Indonesian language teaching and literature.
Articles 161 Documents
The Implementation of a Module “Sahabatku Indonesia” in Favorite Song Units on the Speaking Skills of BIPA Students Camila, Syahraini Nursyifa; Khaerunnisa, Khaerunnisa
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 5, No 1 (2023): JANUARI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v5i1.3233

Abstract

Bahasa Indonesia bagi  Penutur Asing (BIPA) merupakan suatu program pengajaran bahasa Indonesia yang subjek pengajarannya penutur asing. Proses pembelajaran BIPA tentu memerlukan kurikulum, bahan ajar, dan metode pembelajaran yang tepat dan menarik untuk keberhasilan penutur asing dalam mencapai tujuan belajar. Tujuan penelitian untuk mengatahui dan mendeskripsikan implementasi modul Sahabatku Indonesia dalam unit lagu favorit terhadap keterampilan berbicara pada BIPA level 7. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan berupa pengumpulan data dengan melalukan observasi terhadap pemelajar. Hasil observasi pada materi dalam kegiatan modul sahabatku Indonesia dirancang sesuai dengan tingkat, salah satunya tingkat mahir untuk pemelajar yang sudah bisa berbahasa Indonesia, yaitu menggunakan modul sahabatku Indonesia BIPA level 7 yang di dalamnya terdapat unit lagu favorit. Penelitian kali ini mengacu pada SKL (Standar Kompetensi Kelulusan) pada BIPA Level 7 melalui modul yang berfokus pada aspek keterampilan berbicara pada pembelajar BIPA. Hasil dari adanya penelitian ini membuat pemelajar jadi tertarik dalam pembelajaran yang diberikan pengajar dalam menggunakan modul sahabatku Indonesia BIPA level 7 unit lagu favorit dan pemelajar lebih senang terhadap keterampilan berbicara karena dengan adanya pembelajaran melalui keterampilan berbicara membuat pemelajar lebih aktif, sangat menyenangkan untuk menyanyi bersama-sama dengan judul lagu Laskar Pelangi oleh Nidji dan memhami setiap arti dan kosakata pada lirik lagu tersebut.
Relevansi Strategi dan Materi Pembelajaran Bahasa Indonesia dalam Pembelajaran Daring di Kelas XII SMA Islam Karangrayung Wicayanti, Neneng; Huda, Miftakhul
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 4, No 1 (2022): JANUARI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v4i1.3173

Abstract

Keberhasilan dalam pembelajaran dalam jaringan dipengaruhi oleh materi, strategi, dan media yang digunakan dalam proses kegiatan belajar mengajar. Pemilihan strategi pembelajaran yang sesuai dengan materi dan media belajar harus dilakukan dengan penuh pertimbangan karena hal tersebut akan berpengaruh pada hasil belajar secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi materi dan strategi pelajaran bahasa Indonesia kelas XII SMA yang digunakan untuk pembelajaran dalam jaringan. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu penelitian kualitatif dengan model analisis penelitian data Strauss dan Corbin. Data dalam penelitian ini berupa materi dan strategi yang dipilih guru untuk melaksanakan pembelajaran dalam jaringan di kelas XII SMA Islam Karangrangrayung. Pembelajaran yang diambil melalui buku tugas dan materi yang dipakai dalam pembelajaran  yang dijadikan sebagai data penelitian. Analisis model Strauss dan Corbin (grounded therory) yang dibagi dalam tiga jenis pengodean utama yaitu pengodean terbuka (opening coding), pengodean berporos (axias coding), dan pengodean selektif (selective coding). Hasil dari penelitian ini yaitu mendeskripsikan berbagai materi dan strategi yang dipergunakan untuk pembelajaran serta relevansi dari materi dan strategi yang telah dipilih untuk membantu guru menyampaikan materi secara online.
Menyelami Transformasi Media Pembelajaran Bahasa Indonesia: Dari Era Klasik hingga Era Digital Jasid, Adhara; Syihabuddin, Syihabuddin; Damaianti, Vismaia S; Virijai, Febrian; Ridwan, Ridwan
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 7, No 2 (2025): JULI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v7i2.6520

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi media pembelajaran Bahasa Indonesia dari era klasik hingga era digital, serta pengaruh perubahan ini terhadap pengembangan pendidikan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan kajian kepustakaan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka (library study). Peneliti melakukan pencarian dan pengumpulan data dari berbagai sumber tertulis yang berkaitan dengan media pembelajaran dan filosofi pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi media pembelajaran berperan penting dalam memperkaya pengalaman belajar, meningkatkan efektivitas, dan menciptakan pembelajaran yang lebih adaptif dan interaktif. Penggunaan media digital seperti KBBI Daring, E-Puisi, serta aplikasi berbasis gamifikasi seperti Quizizz terbukti meningkatkan pemahaman kosakata dan tata bahasa. Selain itu, teknologi AR memungkinkan visualisasi interaktif karya sastra yang memperdalam pemahaman siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perkembangan media pembelajaran yang selaras dengan kemajuan teknologi dapat meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Indonesia dan menciptakan sistem pendidikan yang lebih inklusif dan relevan dengan tuntutan zaman.
Kemampuan Membaca Efektif Siswa Kelas X SMA Negeri Kota Bengkulu Heriadi, Meddyan
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 2, No 2 (2020): JULI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v2i2.3131

Abstract

Mata pelajaran bahasa Indonesia merupakan salah satu mata pelajaran dasar bagi bidang ilmu lain. Salah satu kemampuan dasar tersebut adalah keterampilan membaca cepat. Oleh karena itu, jika guru gagal mengajarkan kemampuan ini, maka murid pastinya akan malas untuk membaca. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan kemampuan  membaca efektif siswa kelas X SMA Negeri Kota Bengkulu tahun ajaran 2011/2012 dalam memahami wacana. Populasi yang diambil dalam penelitian ini adalah siswa SMA Negeri kota Bengkulu kelas X tahun ajaran 2011/2012 dengan jumlah SMA Negeri di Kota Bengkulu terdapat 10 sekolah. Sampel yang diambil adalah sekolah yang berakreditasi tinggi, sedang, dan rendah yang diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif  kuantitatif. Jadi, dapat disimpulkan bahwa rata-rata pemahaman siswa kelas X SMA N Kota Bengkulu adalah 70,03% dan rata-rata Kemampuan membaca efektif (KME) siswa kelas X SMA N Kota Bengkulu adalah 156,09 kata per menit. Hal ini masih belum mencapai  kompetensi yang diharapkan dalam  Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang menuntut 250 kata per menit, sehingga rata-rata Kemampuan Membaca efektif siswa kelas X SMA N Kota Bengkulu masih tergolong lambat (kurang memadai).
Tanda Feminitas dan Cinta Seorang Ibu dalam Drama Korea Under The Queen’s Umbrella: Analisis Semiotika Tamphu, Sainee; Lida, Ulfah Mey
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 6, No 1 (2024): JANUARI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v6i1.3315

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsi tanda feminitas dan cinta seorang ibu dalam Drama Korea Under The Queen’s Umbrella. Metode penelitian yang digunakan, yaitu kualitatif deskriptif dengan pendekatan semiotika.  Sumber data berasal dari Drama Korea Under The Queen’s Umbrella, sementara data penelitian berupa tangkapan layar yang mengandung tanda feminitas dan cinta seorang ibu. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan bahwa tanda feminitas ditunjukkan ideologi Ratu mendukung pendapat Raja dan upaya Ratu memberi masukan pada saat Raja mengalami kebimbangan. Adapun tanda cinta seorang Ibu ditunjukkan dalam hal pendidikan, kesehatan, sosial, dan psikologi.
STRUKTURALISME DALAM LIRIK LAGU “NOT LIKE THE MOVIE” KATTY PERY Lida, Ulfah Mey
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 1, No 1 (2019): JANUARI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v1i1.1462

Abstract

The song is a work of art that comes from the relationship of sound and language. The purpose of this research is to know the structuralism in Katty Pery's song "Not Like The Movie" lyrics. This research is a qualitative research with analysis model from Miles and Huberman. The results of this study are Each word used in the lyrics of the song are interconnected with each other (sintagmatic). The paradigmatic chain (vertically) is derived from the word selection association which refers to the relation of meaning between one word to another that can be exchanged. The image of the sound that emerged (signifiant) in the fragment of the song lyrics above is very beautiful. The acceptable impression of meaning that the "I" character in the lyrics of the song was shocked and depressed when he heard bad news about the man who meant so much to him.
Perbedaan Kemampuan Berbahasa Anak Umur 37 Bulan dan Anak Umur 38 Bulan berdasarkan Lingkungan Sosialnya Hidayatullah, Fathi Ridwan; Rosidin, Odien
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 5, No 1 (2023): JANUARI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v5i1.3209

Abstract

Lingkungan sosial pada kenyataannya memiliki peran yang penting dalam pemerolehan bahasa anak. Kemampuan anak dalam berbahasa baik atau tidaknya dapat diukur juga melalui kondisi lingkungan sosialnya.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan berbahasa anak umur 37 bulan dan anak umur 38 bulan berdasarkan kondisi lingkungan sosialnya. Subjek penelitian pertama bernama Riaka Sagara (37 bulan) dan subjek penelitian kedua bernama Gavin Krisnayuda (38 bulan). Keduanya dimasukan kedalam kategori anak umur 3 tahun. Penelitian ini meninjau aspek fonologi, morfosintaksis, semantik, dan pragmatik kedua anak tersebut berdasarkan kondisi lingkungan sosialnya. Hasil penelitian ini menunjukan proses perkembangan bahasa anak dapat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan sosialnya. Kondisi sosial yang kurang baik dapat memberikan pengaruh buruk bagi perkembangan dan pemerolehan bahasa anak. Anak yang memiliki kondisi lingkungan kurang bagus seperti lingkungan bermain yang tidak ada dan jarang berinteraksi dengan orang lain cenderung lebih tidak percaya diri dan memiliki kosakata yang minim sehingga menghambat proses pemerolehan bahasa.
Semiotika Pantun Minang pada Masyarakat Minangkabau Kota Bengkulu Astuti, Dina Putri Juni
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 2, No 1 (2020): JANUARI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v2i1.3122

Abstract

Semiotika sebagai salah satu metode analisis penelitian mengkaji tentang tanda, sangat menarik untuk di analisis pada sastra lisan berupa pantun. Penggunaan metode ini bertujuan untuk mendeskripsikananalisis teks semiotika pantun Minang pada masyarakat Minnagkabau Kota bengkulu. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan semiotik. Sumber data penelitian ini adalah masyarakat Minang yang menggunakan pantun Minang dengan data penelitian adalah teks pantun Minang berjumlah 32 Pantun yang diperoleh dari kegiatan formal dan nonformal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Tanda Ikon lebih sering digunakan pada diksi kata benda dengan penempatannya berada di baris pertama dan kedua pantun Minang. Sedangkan tanda indeks ditandai dengan semua aktifitas kehidupan yang mana pada pantun Minang seringkali muncul di baris kedua atau ketiga pantun Minang. Serta tanda simbol memiliki makna tersurat dan tersirat di dalam pantun yang letaknya sering kali berada di isi pantun, atau pada baris ketiga dan keempat pantun Minang. Dengan demikian, semiotika pada pantun Minang terdapat disetiap unsur permainan kata pada diksi pantun Minang Masyarakat Minangkabau Kota Bengkulu.
Makna dan Mitos Pernikahan Adat Jawa pada Prosesi Temu manten di Desa Tambakasri: Kajian Semiotika Vrianti, Yusi Elsa; Rachman, Anita Kurnia
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 6, No 1 (2024): JANUARI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v6i1.3306

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) mendeskripsikan makna konotasi pada prosesi temu manten, 2) mendeskripsikan makna denotasi pada prosesi temu manten, 3) mendeskripsikan mitos (pesan) pada prosesi temu manten. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan semiotika Roland Barthes. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada sembilan prosesi yang harus dilakukan pengantin jawa pada prosesi temu manten. Makna denotasinya misalkan pada salah satu prosesi seperti pada prosesi balangan ganthal yaitu prosesi saat mempalai pria dan wanita saling melempar daun sirih. Makna konotasinya mengandung makna bahwa pengantin wanita maupun pria harus bisa saling bekerja sama dalam kehidupan berumah tangga. Tradisi temu manten pada masyarakat Jawa memiliki banyak pesan, secara garis besar pesan yang terkandung adalah pesan-pesan yang baik dan doa baik untuk sang mempelai agar senantiasa dapat hidup rukun dan bahagia selamanya.
Model E-Genre Based Learning dalam Pembimbingan Penulisan Proposal Skripsi Mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Bengkulu Arono, Arono; Syahriman, Syahriman; Nadrah, Nadrah
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 3, No 2 (2021): JULI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v3i2.3157

Abstract

Kondisi pandemi saat ini memungkinkan dosen pembimbing proposal skripsi untuk memaksimalkan pembimbingan secara daring. Namun, dalam kenyataannya tidak semua dosen pembimbing mampu memaksimalkan pembimbingan melalui daring baik secara sinkronus maupun asinkronus, seperti e-learning, google drive, whatsApp, zoom meeting, dan google meet. Penelitian ini bertujuan menggambarkan peningkatan penulisan proposal skripsi mahasiswa melalui model e-genre based learning dalam pembimbingan proposal skripsi mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia JPBS FKIP Universitas Bengkulu Semester VIII. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model e-genre based learning telah mampu meningkatkan kualitas proposal menulis mahasiswa dengan baik (77%) dalam penyelesaian proposalnya pada setiap bagian proposalnya, baik pada bagian pendahuluan, kajian pustaka, maupun metodologi penelitian, yaitu rata-rata peningkatannya sebesar 24%. Hal yang paling dominan terjadi peningkatan dalam menulis proposal mahasiswa ini, yaitu tahap penulisan teks secara mandiri dan secara bersama-sama, tetapi tahap pembanguan konteks dan pemodelan teks sangat menentukan keberhasilan mahasiswa dalam menulis proposal pada tahap pengembangan model berikutnya baik secara sinkronus maupun asinkronus. Oleh karena itu, model e-genre based learning yang baik dapat menjadi salah satu alternatif yang efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis mahasiswa khususnya dalam pembimbingan proposal skripsi secara daring

Page 10 of 17 | Total Record : 161