Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia concerns about theoretical studies or research on Indonesian literature, linguistics, Indonesian Language Learning and Teaching, literacy, and BIPA (Bahasa Indonesian bagi Penutur Asing) or Teaching Indonesian to Speakers of Other Languages. This journal receives publications from teachers, observers, and researchers of Indonesian language teaching and literature.
Articles
161 Documents
Posisi Perempuan dalam Berita Kekerasan Seksual Merdeka.com: Perspektif Sara Mills
Asmara, Rekha;
Rasyid, Yumna;
Anwar, Miftahulkhairah
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 5, No 2 (2023): JULI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29300/disastra.v5i2.3246
Peristiwa kekerasan seksual semakin marak terjadi di masyarakat belakangan ini khususnya pada para perempuan. Berita kekerasan seksual terhadap perempuan dipublikasikan di berbagai media online tanah air. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menggambarkan posisi perempuan di dalam teks berita online merdeka.com pada pemberitaan kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan yang diambil dari dua sisi sudut pandang penulis, yaitu pelaku dan korban. Metode penelitian yang diterapkan adalah metode Analisis Wacana Kritis berdasarkan perspektif Sara Mills. Terdapat empat teks berita kekerasan seksual terhadap perempuan, yang dimuat dalam merdeka.com, dipilih sebagai sumber data primer untuk dianalis menggunakan perspektif Sara Mills. Dari hasil analisis, secara keseluruhan keempat teks berita kekerasan seksual pada merdeka.com menggambarkan perempuan sebagai objek yang cenderung diberi label negatif dalam kata-kata oleh penulis. Hanya satu diantaranya yang masih memberikan peluang bagi perempuan untuk menampilkan kehadiran dirinya dalam wacana sebagai bentuk perlawanan atau gerakan feminisme meskipun penyampaiannya melalui ibu atau pihak keluarga si perempuan. Dapat disimpulkan bahwa keempat teks tersebut mengandung bias gender dalam penggambaran posisi perempuan sebagai korban kekerasan seksual.
Childhood Character Building in Drama Script Mencari Taman by Noorca M. Massardi : A Literary Psychology Approach
Murdhia, Najma;
Devi, Wika Soviana
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 4, No 2 (2022): JULI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29300/disastra.v4i2.3181
Pembentukan Karakter pada anak adalah hal yang penting untuk membuat anak mempunyai karakteristik dan kepribadian yang baik. Karakteristik tiap anak juga tidak kalah penting dan wajib dipahami oleh orang tua agar bisa mendidik anak dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pembentukan karakter anak dalam naskah drama Mencari Taman. Pengkajian naskah drama Mencari Taman ini menggunakan pendekatan Psikologi Sastra, yaitu melalui pemahaman teori-teori psikologi yangdigunakan untuk menganalisis suatu karya sastra dan meneliti pembentukan karakter yang ada di dalam naskah drama tersebut. Penelitian ini menggunakan metode konten analisis. Penelitian ini merupakan penelitian karya sastra melalui analisis data yang dikumpulkan dengan metode pencatatan dokumen dan analisis. Berdasarkan hasil analisis, terdapat beberapa nilai yang membentuk karakteristik anak di dalam naskah drama Mencari Taman karya Noorca M. Massardi, yaitu nilai kedisiplinan, kemanusiaan, kepedulian terhadap lingkungan, kasih sayang, religus, dan akhlak yang mulia.
The Potential of Student-Authored Short Stories as Literary Readings in Schools: A Study on Creativity Levels
Huda, Miftakhul;
Duerawee, Abdulkarim
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 7, No 2 (2025): JULI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29300/disastra.v7i2.7679
This study aims to explore the potential of short stories by students as literary reading in schools using the perspective of creativity level. This research uses an exploratory qualitative approach. The data of this study are verbal units that show the power of creativity in short stories. The verbal unit is in the form of in-text excerpts that represent creative elements in aspects of the originality of ideas, character development, innovation in plot, language exploration, and depth of theme. The creative element is an indicator of the level of creativity. The source of data for this research is 30 short stories by students of the Indonesian Language and Literature Education Study Program (PBSI) at FKIP UMS. Data collection is carried out through document analysis. Data analysis was carried out using Spiral Creswell. The results of this study show that students' short stories have considerable potential to be developed as literary reading in schools. Despite several weaknesses in the aspect of creativity, these works still show promising creativity. To improve the quality, students need to practice more in creating stories with more original ideas, building stronger plots, developing more complex characters, exploring themes more deeply, and enriching the use of language to make it more aesthetic and communicative. Thus, student short stories can serve not only as a medium of creative expression but also as a source of inspiring literary learning for students at school.
Kohesi dan Koherensi Ragam Bahasa Percakapan Masyarakat Pendatang di Daerah Pangandaran Kabupaten Ciamis
Mazhud, Nurfathana
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 2, No 2 (2020): JULI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29300/disastra.v2i2.3135
Daerah Pangandaran menjadi objek wisata primadona Jawa Barat, konon sudah cukup terkenal sejak zaman penjajahan Belanda. Hal inilah yang menjadi alasan untuk melakukan penelitian. Adapun tujuan penelitian yakni (1) untuk mengetahui bahasa percakapan yang lebih dominan digunakan; (2) untuk mengetahui ketepatan pelafalan dalam penggunaan kosakata bahasa Sunda; dan (3) untuk mengetahui faktor penyebab munculnya ragam bahasa. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian survei. Survei digunakan untuk memperoleh dan mengumpulkan data atau informasi tentang objek penelitian yaitu percakapan. Berdasarkan uraian hasil penelitian dan pembahasan maka dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) Bahasa yang digunakan yaitu: bahasa Sunda, bahasa Jawa, bahasa Indonesia, dan adapula yang kadang menggunakan bahasa Inggris jika wisatawan mancanegara yang berkunjung ke sana tidak mengetahui bahasa Indonesia; (2) Dari segi kohesi wacana menunjukkan bahwa dalam data tersebut terdapat pemarkah kohesi yang digunakan oleh penutur dalam percakapan, baik bentuk reduplikasi maupun konjungsi yang digunakan dalam kalimat yang dituturkan dan digunakan dalam suasana dan tempat yang sama; dan (3) Dari segi koherensi wacana dalam setiap analisis percakapan yang telah dilakukan menunjukkan bahwa tidak semua percakapan menunjukkan koherensi suatu wacana, namun terdapat pula percakapan yang tidak menunjukkan koherensi disebabkan karena banyaknya penutur sehingga munculnya topik baru dalam percakapan tersebut sulit untuk dihindari.
Ekspresi Bahasa Bermuatan Self-Improvement dalam Novel Luka Cita Karya Valerie Patkar: Kajian Psikoanalisis Jacques Lacan
Afrani, Aurora Zaen;
Rengganis, Ririe;
Sudikan, Setya Yuwana
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 6, No 2 (2024): JULI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29300/disastra.v6i2.3716
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi proses pembentukan subjek, mendeskripsikan konstruksi bahasa subjek, serta menganalisis identitas subjek dalam novel Luka Cita karya Valerie Patkar berdasarkan kajian psikoanalisis Jacques Lacan. Metode penelitian yang digunakan yakni kualitatif bersifat deskriptif dengan pendekatan pragmatik pembaca. Data dalam penelitian ini berupa kalimat, teks, dialog, narasi, dan paragraf novel yang memuat self-improvement serta konsep psikoanalisis Jacques Lacan. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca dan catat dengan menekankan peneliti sebagai instrumen utama. Analisis data mengacu pada hermeuneutik yang diwujudkan melalui tafsiran serta interpretasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembentukan subjek Tara dalam novel melalui tahap imajiner, simbolik, dan real berimplikasi pada pengembangan diri Tara sebagai atlet catur perempuan. Konstruksi bahasa subjek Tara yang bermuatan self-improvement dapat diklasifikasikan berdasarkan mekanisme metafora dan metonimi yang digunakan untuk mengetahui hubungan makna antar penanda. Identitas subjek Tara teridentifikasi sebagai subjek aktif yang memuat hasrat anaklitik dan narasistik. Temuan ini memberikan kontribusi terhadap bidang bahasa dan sastra karena konsep psikoanalisis Lacanian menitikberatkan kajian bahasa dalam karya sastra.
PENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN INTERAKTIF PADA SISWA KELAS III SDN 05 KABUPATEN MUKOMUKO
Harmaini, Harmaini
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 1, No 1 (2019): JANUARI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29300/disastra.v1i1.1466
In the cycle of learning improvement studies conducted in class III SD Negeri 05 Mukomuko City by using interactive learning models on Indonesian subjects, teachers did not optimize learning so that some students were still found to be less active in learning. While in cycle I, these deficiencies were overcome by improving learning from prasiklus with the implementation of maximum interactive learning. In prasiklus, there are still students who have not been involved in learning, so in the first cycle, the teacher tries to get students involved by optimizing group discussions and group presentations. Based on the results of improved learning that has been carried out on Indonesian Language class III subjects at SD Negeri 05 Kota Mukomuko, it has been shown to show progress. This can be seen from the increase in student learning outcomes at each meeting. So that it can be concluded that it has succeeded in improving the learning outcomes of Indonesian students in grade III SD Negeri 05 Kota Mukomuko with a cooperative learning model
Kesalahan Berbahasa Indonesia oleh Penutur Asing dalam Akun YouTube Tomohiro Yamashita
Ainie, Lisa Zahro;
Andajani, Kusubakti
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 5, No 1 (2023): JANUARI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29300/disastra.v5i1.3219
Kesalahan berbahasa merupakan penyimpangan pada penggunaan bahasa baik dari segi tulisan maupun ujaran. Fokus penelitian ini mendeskripsikan pola kesalahan berbahasa Indonesia pada pelafalan kata, pembentukan kata, dan penyusunan kalimat. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian ini menggunakan teknik observasi dalam mengumpulkan data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kesalahan berbahasa Indonesia yang terjadi pada Tomohiro Yamashita merupakan peristiwa yang pasti terjadi ketika seorang pelajar bahasa pertama kali mempelajari bahasa baru. Kesalahan berbahasa ini menandakan bahwa Tomohiro Yamashita berada dalam fase peralihan bahasa Jepang ke bahasa Indonesia. Kesalahan berbahasa Indonesia pada pelafalan kata ditemukan sebanyak tiga kategori yaitu: (a) perubahan fonem, (b) penghilangan fonem dan (c) penambahan fonem. Kesalahan berbahasa Indonesia pada pembentukan kata ditemukan sebanyak empat kategori yaitu: (a) penghilangan afiks , (b) penggunaan afiks yang tidak tepat, (c) pergantian morf, dan (d) penyingkatan morf. Kesalahan berbahasa Indonesia pada penyusunan kalimat ditemukan dalam pembentukan frasa dan dalam penyusunan kalimat. Penyebab kesalahan berbahasa yang dilakukan oleh Tomohiro Yamashita adalah pengaruh bahasa pertama dan masa belajar yang singkat.
Metode Belajar Tuntas dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Mengarang Bahasa Indonesia pada Siswa Sekolah Dasar
Ismawati, Ismawati
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 2, No 1 (2020): JANUARI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29300/disastra.v2i1.3126
Mengarang merupakan keterampilan mendeskripsikan imajinasi dalam bentuk tulisan ataupun lisan. Masalah yang terjadi di kelas adalah siswa kesulitan untuk mengkomunikasikan imajinasinya baik berupa tulisan maupun tulisan. Terlihat dari kemampuan membuat kalimat yang masih tidak terkait antara satu bait dengan yang lainnya. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalahuntuk mengetahui peningkatan prestasi belajar bahasa Indonesia pada bagian mengarang setelah diterapkannya Belajar Tuntas dan mengetahui pengaruh motivasi belajar bahasa Indonesia setelah diterapkannya metode Belajar Tuntas. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian tindakan kelas sebanyak tiga siklus. Setiap siklus terdiri atas empat tahap, yaitu rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan revisi. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai III Dari hasil analis didapatkan bahwa 3 siklus yaitu, siklus I (65,22%), siklus II (82,6%), siklus III (91,13%).Simpulan dari penelitian ini adalah metode pengajaran Belajar Tuntas melalui kegiatan membaca bersama dapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar siswa kelas V SDN 03 Kota Mukomuko serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran bahasa Indonesia.
Analisis Sintaksis Penerjemahan Kitab Kuning dengan Bahasa Indonesia dalam Model Bandongan di Pondok Pesantren Salaf
Bustomi, Bustomi;
Rahman, Ahmad Syaeful;
Kosim, Abdul;
Azhar, Mohd.
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 6, No 1 (2024): JANUARI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29300/disastra.v6i1.3310
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara gramatikal struktur kalimat bahasa Indonesia dalam penerjemahan kitab kuning yang dilakukan oleh para ustaz atau kiai dalam sistem bandongan. Dalam penggalian data, penelitian ini menggunakan metode simak-catat dari beberapa pengajian kitab kuning yang dilakukan di pondok pesantren dan juga pengajian-pengajian yang dilakukan secara hybrid melalui kanal YouTube. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat interferensi bahasa Jawa yang mempengaruhi cara penerjemahan kiai dalam bahasa Indonesia. Interferensi bahasa Jawa ini menimbulkan kerancuan terjemahan dalam bahasa Indonesia, terutama dalam tiga hal, yaitu penyebutan pengulangan subjek, penyebutan numeralia yang berpotensi pleonasme, dan pengabaian terjemahan kalimat pasif. Terjemahan yang mengandung interferensi itu dapat dimaklumi jika terjemahan bahasa Indonesia itu bertujuan untuk menyinkronkan pola kalimat bahasa Arab sebagaimana terjemahan model bahasa Jawa. Akan tetapi, jika tidak bertujuan sinkronisasi, terjemahan berbahasa Indonesia yang mengandung interferensi itu rancu.
Alih Kode dan Campur Kode dalam Interaksi Sosial antara Penjual dan Pembeli
Lestari, Putri;
Rosalina, Sinta
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 4, No 1 (2022): JANUARI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29300/disastra.v4i1.3167
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk dan faktor penyebab alih kode dan campur kode antara penjual dan pembeli di Kampung Kandang Bekasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif pendekatan kualitatif karena objek yang diteliti muncul secara alamiah yaitu percakapan antara penjual dan pembeli. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik rekam, simak, dan catat. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu mereduksi data dan mendeskripsikan data. Hasil penelitian yang didapat yaitu ada 11 percakapan yang terdiri dari 5 percakapan alih kode dan 6 percakapan campur kode. Bentuk alih kode yang ada dalam percakapan yaitu bentuk alih kode ke dalam (internal code swatching), sedangkan bentuk campur kodenya berupa campur kode ke dalam (inner code mixing) dan campur kode campuran (hybrid code mixing). Faktor penyebab terjadinya alih kode dalam penelitian ini yaitu faktor dari penutur dan faktor orang ketiga. Sedangkan faktor terjadinya campur kode yaitu keterbatasan kode yang dimiliki penutur, penggunaan istilah popular, menghadirkan orang ketiga, dan pribadi pembicara.