cover
Contact Name
Andre Agachi Purba
Contact Email
pt.lembagappn@gmail.com
Phone
+6282181396566
Journal Mail Official
pt.lembagappn@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kakak Tua No. 17 Kec. Medan Sunggal, Kota Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Journal of Golden Generation Education
ISSN : -     EISSN : 31099661     DOI : https://doi.org/10.65244/jgge
Journal of Golden Generation Education (E-ISSN: 3109-9661) adalah jurnal ilmiah peer-review dan open access yang diterbitkan oleh PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara, yang didedikasikan sebagai platform unggulan untuk menyebarkan hasil penelitian, gagasan, dan praktik terbaik di seluruh spektrum ilmu pendidikan. Dengan misi memajukan kualitas pendidikan dan menginspirasi inovasi pembelajaran, jurnal ini menyediakan forum bagi para akademisi, praktisi, dan pembuat kebijakan untuk berdialog dan berkolaborasi. Kami menyambut naskah dari berbagai jenjang pendidikan (PAUD hingga Pendidikan Tinggi) dengan area fokus yang beragam, meliputi pengembangan kurikulum, teknologi pendidikan, manajemen dan kebijakan, evaluasi, psikologi pendidikan, serta pendidikan karakter dan vokasi. Jurnal ini terbit secara berkala tiga kali setahun pada bulan Februari, Juni, dan Oktober.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 69 Documents
PENERAPAN PROJECT BASED LEARNING (PjBL) BERBANTUAN MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS X SMA SWASTA DESA MAJU Andre Agachi Purba; Nani Sri Rezeki
Journal of Golden Generation Education Vol. 1 No. 1 (2025): Juni 2025 : Journal of Golden Generation Education
Publisher : PT. LEMBAGA PENERBIT PENELITIAN NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgge.v1i1.2

Abstract

Secara umum fakta dilapangan model pembelajaran dan media pembelajaran yang disampaikan ke siswa kurang maksimal. Penelitian Ini Bertujuan Untuk Mengetahui Hasil Peningkatan Keterampilan Berpikir Kritis Yang Dilakukan Dengan Menerapkan Model Project Based Learning (PjBL) Berbantuan Media Pembelajaran Pada Materi Pokok Pengukuran Di Kelas X Semester Ganjil SMA Swasta Desa Maju.  Jenis Penelitian Ini Adalah Penelitian Tindakan Kelas. Populasi Dari Penelitian Ini Adalah Seluruh Siswa Dan Siswi SMA Swasta Desa Maju. Yang Terdiri Hanya Dua Kelas Yaitu Kelas X MIPA Dan X IPS Dan Sampel Penelitian Dilakukan Secara Acak Dengan Memilih Jurusan Yaitu Kelas X MIPA Yang Terdiri Dari 24 Siswa. Dan Penelitian Ini Menggunakan Dua Siklus Untuk Mendapatkan Hasil Peningkatan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Belajar Fisika. Instrumen Dalam Penelitian Ini Berjumlah 16 Butir Soal Berbentuk Pilihan Ganda Dengan 5 Option (A, B, C, D, Dan E) Yang Telah Di Uji Validitas, Reliabilitas, Tingkat Kesukaran, Dan Daya Pembeda.  Hasil Penelitian Diperoleh Dengan Hasil Uji Hipotesis Menggunakan Nilai Gain, Peningkatan Nilai Rata-Rata Keterampilan Berpikir Kritis Belajar Fisika Dari Prasiklus = 28,52 Ke Siklus I = 52,60 Adalah, N-G = 0,33 Dan Dikategorikan “Sedang”. Selanjutnya Peningkatan Nilai Rata-Rata Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Belajar Fisika Dari Siklus I = 52,60 Ke Siklus II = 87,24 Adalah N-G = 0,702 Dan Dikategorikan “Tinggi”. Hasil Dari Penelitian Ini Menunjukkan Ada Peningkatan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Melalui Model Project Based Learning (PjBL) Berbantuan Media Audio-Visual Pada Materi Pokok Pengukuran Kelas X Semester Ganjil SMA Swasta Desa Maju
MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL MODEL PEMBELAJARAN SELAMA KEGIATAN ASISTENSI MENGAJAR DI UPT SDN 066656 MEDAN SELAYANG Albert Kristopel Hasibuan; Solafide M. Lumbantoruan; Sintya Engelina Br. Ginting; Asri Anjani Lamria Siahaan; Rizki Bastanta B. Manalu; Frikson Jony Purba
Journal of Golden Generation Education Vol. 1 No. 1 (2025): Juni 2025 : Journal of Golden Generation Education
Publisher : PT. LEMBAGA PENERBIT PENELITIAN NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgge.v1i1.3

Abstract

Teaching assistance is part of a field experience program aimed at integrating theory learned in lectures with hands-on practice in the classroom. Through this activity, students are expected to develop pedagogical, professional, social, and personal competencies in line with the demands of the teaching profession. This teaching assistance activity is conducted at UPT SD Negeri 066656, one of the elementary schools in Medan, specifically located at Jl. Karya Sembada No. 182 A PB. Selayang II. The objective is to provide direct teaching experience, understand student characteristics, and develop skills in designing, implementing, and evaluating the learning process. Through this teaching assistance program, students not only observe the learning process but also actively participate in teaching activities and assist teachers in the learning process. This report is compiled as a form of accountability for the implementation of the teaching assistance activities and as a reflection on the experiences gained during the program. Additionally, students have carried out a series of activities focused on improving the quality of learning and applying 21st-century learning approaches. The activities conducted include: Students observing the learning process in the classroom, including analyzing the curriculum and students' learning needs. Students developing learning materials such as lesson plans/teaching modules and designing learning media. Students also actively participating in the adaptation of technology in learning.
PENDEKATAN PERSONAL DALAM MENGATASI KESULITAN BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR: STUDI KASUS PADA SISWA KELAS V Regina Sipayung; Lastri Helmalia Sitohang; Ella Sharifa Tamba; Herna Elisabeth Lumbanbatu; Elisabeth Sihombing; Kurnia Devi Saragih
Journal of Golden Generation Education Vol. 1 No. 1 (2025): Juni 2025 : Journal of Golden Generation Education
Publisher : PT. LEMBAGA PENERBIT PENELITIAN NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgge.v1i1.4

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of a personal approach in helping elementary school students who experience learning difficulties. The subject of the study was a fifth-grade student with the initials D, who showed obstacles in learning focus, motivation, and independence. The methods used included observation, interviews, and the provision of guidance services in two sessions. The results of the study indicate that a personalized approach can enhance self-awareness, problem-solving skills, and learning focus among students. Additionally, active support from parents and teachers plays a significant role in supporting the success of counseling. This study contributes to counseling practice in elementary schools by emphasizing the importance of empathetic and collaborative individual interventions.
PERAN PROGRAM ASISTENSI MENGAJAR DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI KEGURUAN PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR Joen Parningotan Purba; Reflina Sinaga; Liskawaty Manullang; Theresia; Nora Wita Purba; Wido Munthe; Dahlia F. Simanullang
Journal of Golden Generation Education Vol. 1 No. 1 (2025): Juni 2025 : Journal of Golden Generation Education
Publisher : PT. LEMBAGA PENERBIT PENELITIAN NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgge.v1i1.5

Abstract

The Independent Learning Campus Independent Program (MBKM) is a government initiative to improve the quality of higher education through off-campus learning activities, one of which is the Teaching Assistance program. This study aims to describe the role of the Teaching Assistance program in improving the teaching competence of students of the Elementary School Teacher Education Study Program (PGSD). The study used a descriptive qualitative approach with data collection methods through interviews, observations, and documentation. The results of the study showed that the Teaching Assistance program significantly supported the improvement of four dimensions of student teaching competence, namely pedagogical, professional, personality, and social competence. Students gain direct experience in the world of education, practice teaching skills, prepare learning tools, and build positive communication and interaction with school residents. In addition, students also develop character and personality as prospective professional educators. Thus, the Teaching Assistance program has proven to be an effective strategy in preparing competent PGSD graduates who are ready to face the real world of education work.  
TRANSFORMASI PEMBELAJARAN FISIKA: IMPLEMENTASI PBL BERBASIS MEDIA PHET UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SMA PAMASTA Nani Sri Rezeki; Andre Agachi Purba
Journal of Golden Generation Education Vol. 1 No. 1 (2025): Juni 2025 : Journal of Golden Generation Education
Publisher : PT. LEMBAGA PENERBIT PENELITIAN NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgge.v1i1.6

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan dukungan media interaktif PhET terhadap hasil belajar fisika siswa pada materi Vektor di kelas X SMA PAMASTA Tahun Ajaran 2024/2025. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya capaian hasil belajar fisika siswa, yang secara umum masih berada di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sebesar 75,00. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan desain two group pretest-posttest. Pengambilan sampel dilakukan melalui teknik total sampling, yaitu kelas X-MIPA 1 sebagai kelompok eksperimen (n=30) yang mendapatkan pembelajaran menggunakan model PBL berbantuan PhET, dan kelas X-MIPA 2 sebagai kelompok kontrol (n=30) yang menggunakan model pembelajaran langsung. Instrumen penelitian berupa tes pilihan ganda sebanyak 15 soal yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai posttest kelompok eksperimen (85,33) secara signifikan lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol (76,89). Uji-t menghasilkan nilai thitung sebesar 4,37 yang lebih besar dari ttabel sebesar 1,67 pada taraf signifikansi α=0,05. Temuan ini membuktikan bahwa penggunaan model pembelajaran PBL berbantuan media PhET memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan hasil belajar fisika siswa.
TOLERANSI BERAGAMA MENURUT GEN Z DAN GEN ALPHA Nazwa Azzahra; Putri Isnaini; Sabrina Nur Karimah Nst; Anugerah Setiawan
Journal of Golden Generation Education Vol. 1 No. 2 (2025): Oktober 2025: Journal of Golden Generation Education
Publisher : PT. LEMBAGA PENERBIT PENELITIAN NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgge.v1i2.40

Abstract

Toleransi antaragama memiliki peranan yang sangat krusial dalam kehidupan komunitas yang beragam keyakinannya. Hal ini disebabkan karena toleransi merupakan sikap yang seharusnya dimiliki oleh setiap individu untuk saling menghargai, menerima, dan menghormati penganut agama lain. Di dalam ajaran Islam pun ditegaskan bahwa sikap toleran itu sangat penting, dan tidak boleh ada paksaan dalam memilih agama yang diyakini seseorang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan penjelasan bahwa penanaman sikap toleransi pada generasi saat ini merupakan hal yang sangat mendesak. Alasan di balik pentingnya hal ini adalah karena Gen Z, yang hidup di era teknologi dan internet yang canggih, mengalami penurunan rasa toleransi. Mereka menganggap toleransi sebagai sesuatu yang tidak begitu penting dan merasa tidak perlu bersosialisasi. Pemikiran semacam ini muncul karena akses mereka terhadap teknologi dan internet sangat memudahkan kehidupan sehari-hari. Penulis menerapkan metode deskriptif, yang berfungsi sebagai penjelasan dan gambaran. Penjelasan dan deskripsi ini diperoleh melalui jurnal, buku, dan berita yang ada. Dalam penelitian ini, ditemukan bahwa sikap toleransi sangat diperlukan untuk menciptakan stabilitas sosial dalam masyarakat yang beragam agama, serta menghasilkan suasana saling menjaga dan aman dalam interaksi sosial.
STRATEGI ADAPTASI MAHASISWA UNIVERSITAS NEGERI MEDAN DALAM MENYONGSONG BONUS DEMOGRAFI Mutiara Zahara; Friska Rodayana Tambunan; Sabam Isay Sianipar; Anugrah Setiawan
Journal of Golden Generation Education Vol. 1 No. 2 (2025): Oktober 2025: Journal of Golden Generation Education
Publisher : PT. LEMBAGA PENERBIT PENELITIAN NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgge.v1i2.41

Abstract

Indonesia sedang memasuki fase bonus demografi yang memberikan peluang besar sekaligus tantangan bagi pembangunan nasional. Namun, masih terdapat kesenjangan keterampilan antara lulusan perguruan tinggi dengan kebutuhan industri yang dapat menghambat pemanfaatan peluang tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi adaptasi mahasiswa Universitas Negeri Medan dalam menyongsong bonus demografi, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi, serta menelaah keterampilan, peran organisasi, dan kewirausahaan sebagai bentuk kesiapan mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan subjek 15 mahasiswa FMIPA UNIMED yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui angket terbuka Google Form dan dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa melakukan adaptasi melalui peningkatan literasi digital, penguasaan bahasa asing, pengembangan soft skills, serta keterlibatan dalam organisasi, seminar, magang, dan kewirausahaan. Tantangan yang dihadapi mencakup persaingan kerja, keterbatasan lapangan pekerjaan, kesenjangan keterampilan, serta kendala internal seperti manajemen waktu dan kesehatan mental. Keterampilan abad 21 berupa kombinasi hard skills dan soft skills dinilai sebagai bekal utama, sedangkan organisasi kampus dan kewirausahaan berperan penting dalam menyiapkan mahasiswa agar mampu bersaing sekaligus menciptakan lapangan kerja. Penelitian ini menyimpulkan bahwa mahasiswa Universitas Negeri Medan memiliki kesadaran adaptif yang tinggi, meskipun masih diperlukan perluasan penelitian dengan lingkup yang lebih besar untuk memperoleh gambaran yang lebih komprehensif.  
STRATEGI PENDIDIKAN ANTI KORUPSI DALAM MEMBENTUK KARAKTER GENERASI MUDA Alya Anggriani Sinaga; Nia Novita Insani Sinaga; Putri Arga L. Munte; Anugrah Setiawan
Journal of Golden Generation Education Vol. 1 No. 2 (2025): Oktober 2025: Journal of Golden Generation Education
Publisher : PT. LEMBAGA PENERBIT PENELITIAN NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgge.v1i2.43

Abstract

Korupsi masih menjadi masalah besar di Indonesia yang tidak hanya berdampak pada aspek hukum, tetapi juga moral, sosial, dan budaya. Fenomena ini menunjukkan adanya kegagalan dalam pembentukan karakter bangsa yang berintegritas. Oleh karena itu, diperlukan strategi pencegahan yang efektif melalui jalur pendidikan, khususnya pendidikan anti korupsi sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui urgensi pendidikan anti korupsi dalam membentuk karakter generasi muda, mengidentifikasi tantangan implementasi di sekolah maupun perguruan tinggi, serta menganalisis strategi pembelajaran yang efektif dalam menanamkan nilai-nilai kejujuran, disiplin, tanggung jawab, kepedulian sosial, dan keadilan. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui angket online (Google Form) yang disebarkan kepada mahasiswa dan siswa sebagai representasi generasi muda. Analisis data dilakukan dengan pendekatan statistik deskriptif serta interpretasi kualitatif dari jawaban terbuka responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden menilai pendidikan anti korupsi sebagai aspek yang sangat penting dalam membentuk karakter generasi muda. Indikator kejujuran dan kepedulian sosial memperoleh persentase tertinggi (masing-masing 80%), diikuti oleh disiplin, tanggung jawab, dan keadilan. Temuan ini menegaskan adanya kesadaran kolektif generasi muda mengenai urgensi pendidikan anti korupsi, meskipun masih terdapat sebagian kecil responden yang belum menempatkan disiplin dan tanggung jawab sebagai prioritas. Dengan demikian, pendidikan anti korupsi terbukti berperan signifikan sebagai instrumen strategis dalam membangun generasi berintegritas, serta perlu diimplementasikan secara sistematis, berkesinambungan, dan berbasis nilai Pancasila, agama, serta budaya bangsa.
STUDI LITERATUR: PERBANDINGAN EFEKTIVITAS BERBAGAI METODE PEMBELAJARAN DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA Purba, Tessalonika
Journal of Golden Generation Education Vol. 1 No. 2 (2025): Oktober 2025: Journal of Golden Generation Education
Publisher : PT. LEMBAGA PENERBIT PENELITIAN NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgge.v1i2.54

Abstract

Berdasarkan temuan penelitian yang dipublikasikan selama lima tahun terakhir (2020–2025), penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan efektivitas berbagai pendekatan pembelajaran dalam pembelajaran matematika. Data yang dikumpulkan dari delapan artikel ilmiah nasional dan internasional yang relevan membahas penerapan metode Problem Based Learning (PBL), Realistic Mathematics Education (RME), Cooperative Learning, Blended Learning, dan Team Assisted Individualization (TAI) dalam pembelajaran matematika di berbagai jenjang pendidikan. Studi ini menggunakan metode studi literatur deskriptif-komparatif dengan pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pembelajaran yang berbeda memiliki fitur dan keunggulan yang unik. Pendidikan matematika realistik (RME) meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah matematis siswa, sedangkan model masalah dasar belajar (PBL) efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis dan pemahaman konseptual siswa. Pembelajaran kooperatif, yang melibatkan kerja kelompok dan interaksi sosial, terbukti meningkatkan hasil belajar dan meningkatkan motivasi siswa untuk belajar. Blended learning, di sisi lain, lebih fleksibel dan meningkatkan hasil belajar.
ANALISIS FAKTOR PEMICU RADIKALISME PADA REMAJA SERTA DAMPAKNYA PADA DEMOKRASI Inna Umi Fadillah; Julia Agnesia Harianja; Wan Saskia Putri; Anugrah Setiawan
Journal of Golden Generation Education Vol. 1 No. 2 (2025): Oktober 2025: Journal of Golden Generation Education
Publisher : PT. LEMBAGA PENERBIT PENELITIAN NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgge.v1i2.56

Abstract

Penelitian ini menganalisis faktor-faktor pemicu radikalisme pada remaja serta dampaknya terhadap demokrasi di Indonesia. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan kajian literatur, penelitian ini menelaah sumber dari jurnal dan buku. Hasil kajian menunjukkan bahwa radikalisme remaja dipicu oleh beberapa faktor utama, yaitu ideologis, psikologis (krisis identitas), sosial-budaya (diskriminasi, eksklusivitas budaya), ekonomi (ketidakadilan dan kesenjangan), serta pengaruh media digital. Fenomena ini berdampak serius pada demokrasi, antara lain terkikisnya nilai toleransi, ancaman terhadap kebebasan beragama, meningkatnya polarisasi sosial, melemahnya partisipasi politik sehat, hingga berkurangnya kepercayaan publik terhadap institusi demokratis. Penelitian ini menegaskan bahwa radikalisme remaja bukanlah masalah individu semata, melainkan persoalan kolektif yang mengancam keberlanjutan demokrasi. Oleh karena itu, pencegahan perlu dilakukan secara sinergis melalui peran keluarga, pendidikan, pemerintah, media, dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan generasi muda.