Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

SCREENING KESEHATAN PENYAKIT ASAM URAT & DIABETES MELLITUS PADA LANSIA DI PANTI WERDHA MOJOPAHIT MOJOKERTO Santy, Wesiana Heris; Winarningsih, Wiwik
JURNAL PENGEMBANGAN KOMUNITAS Vol 2 No 1 (2018): August
Publisher : JURNAL PENGEMBANGAN KOMUNITAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.408 KB)

Abstract

Meningkatnya usia sejalan dengan penurunan fungsi organ tubuh sehingga menyebabkan timbulnya beberapa penyakit degenerative salah satunya yaitu diabetes mellitus dan penimbunan asam urat. Diabetes mellitus merupakan penyakit menahun yang ditandai oleh kadar glukosa darah yang melebihi normal dan apabila dibiarkan tak terkendali, penyakit ini akan menimbulkan penyakit-penyakit yang berakibat fatal, diantaranya penyakit jantung, ginjal, kebutaan danamputasi. Tujuan kegiatan pengabdian untuk meningkatkan derajat kesehatan lansia agar menjadi lansia yang sehat dan bahagia di usia senja melalui kegiatan screening kesehatan pada lansia.Metode kegitan melalui kegiatan screening dan penyuluhan secara langsung pada lansia yaitu meliputi: pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan kadar gula darah, asam urat pada lansia sertapeningkatan pengetahuan dan pendidikan kesehatan mengenai pola hidup sehat pada lansia di Panti Werdha Mojopahit Mojokerto. Hasil yang didapatkan sebagai berikut: dari 42 hampir setengahnya 21 (50%) orang berada pada kategori lansia tua (old), sebagian besar 32 (76,20%) orang berada dalam kategori kadar gula darah acak normal dan sebagian kecil 5(11,90%) orang mempunyai kadar gula darah di atas normal, hampir seluruhnya 32 (80,95%) orang mempunyai kadar asam urat normal, dan terjadi peningkatan pengetahuan setelah diberi penyuluhan kesehatan dari tingat pengetahuan sangat kurang menjadi tingkat pengetahuan cukup baik. Kata kunci: lansia, penyuluhan kesehatan, asam urat, diabetes mellitus
SCREENING KESEHATAN PENYAKIT ASAM URAT & DIABETES MELLITUS PADA LANSIA DI PANTI WERDHA MOJOPAHIT MOJOKERTO Wesiana Heris Santy; Wiwik Winarningsih
Community Development Journal Vol 2 No 1 (2018): Community Development Journal
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.408 KB) | DOI: 10.33086/cdj.v2i1.849

Abstract

Meningkatnya usia sejalan dengan penurunan fungsi organ tubuh sehingga menyebabkan timbulnya beberapa penyakit degenerative salah satunya yaitu diabetes mellitus dan penimbunan asam urat. Diabetes mellitus merupakan penyakit menahun yang ditandai oleh kadar glukosa darah yang melebihi normal dan apabila dibiarkan tak terkendali, penyakit ini akan menimbulkan penyakit-penyakit yang berakibat fatal, diantaranya penyakit jantung, ginjal, kebutaan danamputasi. Tujuan kegiatan pengabdian untuk meningkatkan derajat kesehatan lansia agar menjadi lansia yang sehat dan bahagia di usia senja melalui kegiatan screening kesehatan pada lansia.Metode kegitan melalui kegiatan screening dan penyuluhan secara langsung pada lansia yaitu meliputi: pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan kadar gula darah, asam urat pada lansia sertapeningkatan pengetahuan dan pendidikan kesehatan mengenai pola hidup sehat pada lansia di Panti Werdha Mojopahit Mojokerto. Hasil yang didapatkan sebagai berikut: dari 42 hampir setengahnya 21 (50%) orang berada pada kategori lansia tua (old), sebagian besar 32 (76,20%) orang berada dalam kategori kadar gula darah acak normal dan sebagian kecil 5(11,90%) orang mempunyai kadar gula darah di atas normal, hampir seluruhnya 32 (80,95%) orang mempunyai kadar asam urat normal, dan terjadi peningkatan pengetahuan setelah diberi penyuluhan kesehatan dari tingat pengetahuan sangat kurang menjadi tingkat pengetahuan cukup baik. Kata kunci: lansia, penyuluhan kesehatan, asam urat, diabetes mellitus
SANITASI MAKANAN DAN POLA MAKAN DI PONDOK PESANTREN SUNAN DRAJAD LAMONGAN Marselli Widya Lestari; Wiwik Winarningsih
Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat Vol 11, No 2 (2022): Juni. 2022
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v11i2.21283

Abstract

Berdasarkan survey pada 10 santri Pondok Pesantren Sunan Drajad, Lamongan, 9 diantaranya tidak memiliki pola makan yang baik. Hal-hal ini meningkatkan risiko seseorang menjadi gemuk, overweight, bahkan obesitas. Berdasarkan analisis situasi diatas, penyuluhan mengenai pola hidup dan makan yang sehat sangat diperlukan untuk mencegah resiko penyakit yang tidak diinginkan. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan metode penyuluhan kepada siswa sekolah menengah atas yang dihadiri oleh tenaga kesehatan yang berasal dari dokter pengajar dan mahasiswa kedokteran Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya. Hasil yang didapatkan cukup memuaskan, peserta sangat antusias, dan aktif menjawab pertanyaan yang diberikan. Dilihat dari feedback peserta dapat dikatakan kegiatan penyuluhan ini berhasil. Dari hasil kegiatan yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa pengetahuan untuk meningkatkan kesadaran dalam berperilaku hidup sehat dan menerapkan pola makan yang sehat sudah diterima dengan baik oleh peserta. Program ini diharapkan dapat dilakukan secara berkala sehingga dapat terus menambah wawasan masyarakat mengenai kesehatan.
EDUKASI KESEHATAN MENGENAI CARA MENCEGAH NYERI LUTUT KEPADA PENGURUS WILAYAH MUSLIMAT NAHDLATUL ULAMA JAWA TIMUR Rita Vivera Pane; Wiwik Winarningsih; Aisyah Aisyah; Octavianus Hutapea; Aufar Zimamuz Zaman Al Hajiri; Rima Isna Rahmawati; Naufal Putra Pratama
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2022): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Desember 2022
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v1i4.182

Abstract

Osteoartritis (OA) lutut merupakan gangguan sendi lutut yang sering terjadi. Berdasarkan kategori usia, ibu-ibu muslimat Nahdlatul Ulama (NU) berusia minimal di atas 40 tahun, sedangkan prevalensi OA meningkat di atas usia 40 tahun. Pada kesehariannya ibu-ibu Muslimat NU sering mengadakan acara pengajian dengan cara duduk di bawah atau “lesehan” yang membutuhkan energi besar dari gerakan berdiri ke duduk. Pengetahuan mengenai OA lutut yang baik diharapkan dapat menurunkan angka kejadian OA masa mendatang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan Pengurus Wilayah Muslimat NU Jawa Timur mengenai kesehatan lutut yaitu cara mencegah nyeri lutut. Metode yang digunakan adalah pemberian edukasi dengan metode presentasi menggunakan Slideshow PowerPoint dengan materi dan video terkait. Penilaian luaran menggunakan kuesioner pre-test dan post-test masing-masing 10 soal. Hasil menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata post-test jika dibandingkan nilai pre-test sebanyak 15%. Hasil analisis statistik menunjukkan perbedaan nilai rata-rata yang signifikan (p<0,05). Dengan adanya edukasi ini diharapkan agar peserta dapat mengaplikasikan latihan-latihan sederhana secara mandiri di rumah sebagai upaya pencegahan OA lutut sehingga membantu dalam menurunkan angka kesakitan serta meningkatkan kualitas hidup khususnya bagi ibu-ibu Muslimat Nahdlatul Ulama.
Edukasi Gizi Interaktif 3T (Mitos atau Fakta) Pada Remaja Masjid Al-Muhajirin Boteng Farah Nuriannisa; Rizki Nurmalya Kardina; Wiwik Winarningsih; Mitha Rachmawati
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Vol. 1 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : Perguruan Tinggi Meng
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1020.461 KB) | DOI: 10.33086/snpm.v1i1.814

Abstract

Latar Belakang: Berdasarkan wawancara dengan pengurus Remaja Masjid (REMAS) Al-Muhajirin, Boteng, Menganti, Gresik, belum ada edukasi terkait gizi remaja yang dilaksanakan di wilayah tersebut. Kurangnya edukasi dapat berdampak pada rendahnya pengetahuan remaja terkait gizi, sehingga dapat timbul masalah gizi yang berakibat pada gangguan pertumbuhan dan kesehatan. Tujuan dilakukannya edukasi ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja terhadap gizi. Metode: Peserta kegiatan merupakan anggota Remaja Masjid (REMAS) Al-Muhajirin, Boteng sebanyak 30 orang. Sebelum pemberian edukasi, dilakukanpengukuran status gizi dan body image menggunakan Contour Drawing Rating Scale pada peserta. Pelaksanaan kegiatan edukasi remaja dilakukan dengan bentuk interaktif, dimana peserta diminta menilai kebenaran beberapa pernyataan terkait gizi pada remaja dalam bentuk MITOS (bila peserta menganggap pernyataan salah) atau FAKTA (bila peserta menganggap pernyataan benar). Pada setiap pernyataan, diberikan pembahasan pernyataan tersebut. Pre-test dan post-test diberikan untuk mengevaluasi keberhasilan edukasi, Hasil dan Pembahasan: Rata-rata z-score IMT/U peserta (usia < 18 tahun) sebesar 0,69 (status gizi baik), sedangkan IMT peserta (usia > 18 tahun) adalah 20,4 kg/m2 (status gizi normal). Berdasarkan hasil kuesioner penilaian body image, didapatkan hasil nilai rata-rata body image adalah 0,4, yang berarti peserta memiliki keinginan menurunkan berat badan atau memperkecil bentuk tubuh. Berdasarkan hasil pre-test, diketahui nilai rata-rata sebesar 3,3. Nilai tersebut meningkat saat post-test dengan rata-rata 6,3. Peningkatan sebesar 90,9% ini menunjukkan adanya keberhasilan peningkatan pengetahuan gizi remaja, terutama terkait Pedoman Gizi Seimbang, anemia, serta body image pada peserta. Kesimpulan: Terjadi peningkatan pengetahuan gizi pada peserta. Diharapkan kegiatan edukasi gizi interaktif serta pemantauan status gizi dan body image pada remaja lebih rutin untuk dilakukan karena remaja, terutama remaja putri, merupakan salah satu kelompok yang rawan terkena masalah gizi.
Webinar Penyuluhan Dan Sosialisasi Tentang Vaksin Covid 19 Untuk Pengurus Mulimat NU Wilayah Jawa Timur Wiwik Winarningsih; Marselli Widya Lestari; Farah Nuriannisa; Ain Darojah Siddiq Ramadhana
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Vol. 1 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : Perguruan Tinggi Meng
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (905.828 KB) | DOI: 10.33086/snpm.v1i1.906

Abstract

Desember 2019, penyakit coronavirus 2019 (Covid-19) yang disebabkan oleh (SARS-CoV-2) pecah di Wuhan, China. Indonesia melaporkan kasus pertama pada 2 Maret 2020. Kasus meningkat dengan cepat di seluruh wilayah Indonesia. Vaksinasi Covid-19 adalah bagian dari upaya penanganan pandemi Covid-19 yang menyeluruh dan terpadu, beriringan dengan disiplin penerapan protokol kesehatan 3M dan pelaksanaan 3 T. Hasil survei penerimaan vaksin covid 19 oleh Kementerian Kesehatan, ITAGI (Indonesian Technical Advisory Group on Immunization), UNICEF dan WHO pada September 2020 menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat (74 persen) sudah mengetahui rencana pemerintah untuk melaksanakan vaksinasi Covid-19. Sebanyak 65 persen bersedia divaksinasi, sekitar 27 persen masih ragu. Dan hanya sebagian kecil atau sekitar 8 persen yang menyatakan menolak dengan alasan khawatir akan keamanan, efektivitas dan kehalalan vaksin. Hasil survey menunjukkan bahwa mereka yang memiliki informasi tentang vaksinasi cenderung lebih menerima vaksinasi Covid-19. Hal ini menunjukkan pentingnya memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang akurat tentang vaksinasi Covid-19. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini penting diberikan kepada masyarakat dalam bentuk penyuluhan dan sosialisasi tentang Vaksin Covid-19. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dikemas dalam bentuk webinar. Webinar ini menghadirkan sejumlah narasumber antara lain Gubernur Jawa Timur dan Ketua Umum PP Muslimat NU, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Dosen Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya dan Ketua Satgas NU Peduli Covid-19 Malang Raya), serta Dosen Prodi Keperawatan Fakultas Kedokteran UNUSA dan Pengurus Wilayah Muslimat NU Jawa Timur. Dari hasil kegiatan pengabdian masyarakat diharapakan pengurus Muslimat NU mengerti dan memahami mengenai informasi yang akurat tentang vaksinasi Covid-19. Muslimat NU juga dapat berkontribusi menyukseskan program vaksinasi yang dilaksanakan oleh pemerintah.
Pelatihan Budidaya Tanaman Herbal di Lingkungan Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong Marselli Widya Lestari; Wiwik Winarningsih; Prima Surya Ardiansyah
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Vol. 1 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : Perguruan Tinggi Meng
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (767.119 KB) | DOI: 10.33086/snpm.v1i1.909

Abstract

Pemberdayaan potensi kesehatan tentang herbal medicine perlu dilakukan di lingkungan pondok pesantren, mengingat Indonesia merupakan negara beriklim tropis yang memiliki banyak potensi mengenai herbal medicine. Walaupun begitu, belum tentu generasi muda memiliki keterampilan untuk melakukan budidaya tanaman herbal medicine. Metode pengabdian masyarakat ini menggunakan webinar secara online yang diikuti santri Ponpes Zainul Hasan Genggong. Telah terlaksana webinar online yang diikuti santri, tampak timbal balik yang positif lewat pertanyaan yang diajukan peserta webinar. Penyampaian yang gamblang diikuti praktik oleh setiap peserta ditengarai memiliki andil besar. Keterampilan budidaya tanaman herbal diharapkan bisa meningkatkan minat peserta workshop untuk ikut membudidayakan dan mengembangkan herbal medicine. Sehingga kelak Indonesia bisa menjadi salah satu negara yang menjanjikan perihal herbal medicine.
Sosialisasi Pos Kesehatan Pesantren(POSKESTREN) Sebagai Inisiatif Kesehatan Berbasis Masyarakat Di Pondok Pesantren Darussalam Al Faisholiyah Madura dr. Marselli Widya Lestari; Dr. Wiwik Winarningsih, dr., MARS; Muhammad Fifin Kombih; Diva Indah Salsabila; Ridholloh Laili; Siti Muifa; Mauladatul Choir; Friska Febrian Damayanti; Retno Diah Putri Ekayanti Retno Diah Putri Ekayanti; Atik Qurrita A’Yunin; Endah Budi Permana Putri
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Vol. 2 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : BERKARYA DAN MENGABDI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.872 KB) | DOI: 10.33086/snpm.v2i1.1002

Abstract

Pondok pesantren sebagai tempat menuntut ilmu agama Islam diharapkan turut berkontribusi dalam mendukung program kesehatan, sebagaimana salah satu semboyan dalam Islam bahwa kebersihan meruapakan sebagian dari iman. Kondisi kesehatan di pondok pesantren pada umumnya masih memerlukan perhatian khususnya meliputi tiga aspek, yaitu akses pelayanan kesehatan, perilaku hidup bersih dan sehat serta kesehatan lingkungan.Sehingga perlu adanya pembinaan serta pemberdayaan masyarakat di pondok pesantren melalui sosialisasi poskestren. Sosialisasi Pos Kesehatan Pesantren (POSKESTREN) ini dilakukan secara offline di ruang pertemuan/ruang serbaguna Pondok Pesantren Darussalam Al-Faisholiyah Madura dengan mengundang beberapa perwakilan santri yang dibatasi sebanyak 50 santri. Namun untuk pemateri dilakukan secara hybrid menggunakan aplikasi zoom. Sebelum dan sesudah dilaksanakan sosialisasi peserta diberikan kuesioner untuk mengetahui tingkat pengetahuan sekaligus tolak ukur atau bahan evaluasi terhadap pemahaman peserta. Data diolah secara statistik untuk mengetahui frekuensi tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah dilakukannya sosialisasi. Terdapat 48 responden (96.0%) sudah mengetahui tentang POSKESTREN, dan hanya ada 2 responden (4.0%) yang menjawab tidak tahu. Saat pelaksanaan kegiatan ini terlihat para peserta terlihat antusias dan menyimak materi dengan seksama, sehingga harapannya materi yang disampaikan bisa dapat diterima dengan baik. Sosialisasi POSKESTREN berdampak positif. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan santri yang signifikan terhadap POSKESTREN hal tersebut dapat dibuktikan dari hasil post test yang dilakukan setelah diadakannya sosialisasi. Dengan adanya peningkatan pengetahuan santri dan santri wati ini diharapakkan kedepannya para santri maupun santri wati dapat berperan untuk menjaga kondisi kesehatan lingkungan pondok pesantren. Salah satu cara untuk berperan dalam menjaga kondisi Kesehatan lingkungan pondok pesantren ialah menjadi santri husada. Apabila peranan santri husada berjalan dengan baik diharapkan UKBM (Upaya Kesehatan Bersumber daya Masyarakat) dapat berjalan dengan baik pula.
Empowerment Cadres of Muslimat Nahdlatul Ulama in Stunting Prevention through Nutrition Education in Bangil Pasuruan Wiwik Winarningsih; Warda El Maida Rusdi; Muhammad Fifin Kombih; Aufar Zimamuz Zaman Al Hajiri; Rima Isna Rahmawati
Community Development Journal Vol 7 No 1 (2023): Community Development Journal
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/cdj.v7i1.3645

Abstract

Stunting is one of the nutritional problems faced in the world. The prevalence of stunting in Indonesia is 24.4%, while in Pasuruan Regency it is 22.5%. Most people may not understand the term stunting. The purpose of this community service activity is to increase the knowledge of Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) cadres in preventing stunting through nutrition education at Bangil Pasuruan. Method: The target participants for this activity are the Management of the NU Bangil Pasuruan Muslimat Branch. The pre-test and post-test were given as a measure of the participant's level of knowledge after being given education. The provision of this education uses electronic media, namely Power Point regarding inviting toddlers and toddler mothers to come regularly to attend "Posyandu", the benefits of local food and food diversity, accompanying young women to drink iron tablets, assisting prospective brides, assisting pregnant women, and assisting babies to get Exclusive breastfeeding. Results and Discussion: This community service activity was done on Saturday, June 12, 2022, at the Management Building of the NU Muslimat Branch, Bangil, Pasuruan. Attended by 32 participants who were NU Muslimat cadres in Bangil Pasuruan aged 40-65 years. There is an increase of 32.58% in scores from the pre-test to the post-test The statistical analysis results showed a significance value of p <0.05, that there was a significant difference in knowledge among participants in the Pre-Test and Post-Test values. The application of the knowledge gained is a comprehensive effort to prevent stunting and improve the quality of human life in creating a superior generation. Conclusion: Participants experience an increased understanding of stunting prevention through providing education in this community service, with the hope that participants will apply their knowledge to contribute to reducing stunting rates in Bangil Pasuruan.
PELATIHAN 3R DALAM PENGELOLAAN SAMPAH MENJADI RAMAH LINGKUNGAN DI PP. AL FITRAH AS-SALAFIYAH SURABAYA Mochamad Faishal Riza; Wiwik Winarningsih; Endah Prayekti; Fauziyatun Nisa; Akbar Reza Muhammad
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 5 (2023): Volume 4 Nomor 5 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i5.21787

Abstract

Pondok pesantren menjadi salah satu tempat dengan jumlah volume sampah harian yang besar. Tanpa pengelolaan sampah yang baik, sampah dapat mencemari lingkungan hingga menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse dan Recycle) yang tepat oleh santri dapat membantu pengelolaan sampah di tingkat dasar sehingga menjadi ramah lingkungan. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah penyuluhan menggunakan pendekatan ceramah, diskusi dan tanya jawab. Santri juga diberikan pembelajaran patisipatif dengan kegiatan pelatihan penerapan 3R mulai dari individu hingga perkamar dan perkelas. Mitra PKM yang ikut serta sebanyak 40 santri dan santriwati Pondok Pesantren Alfitrah Assalafiyah Surabaya. Hasil pengabdian masyarakat diketahui bahwa santri lebih mudah memahami penerapan prinsip 3R dengan partisipasi langsung. Santri yang hadir juga menunjukkan antusiasme tinggi dengan datang tepat waktu dan aktif bertanya sekaligus diskusi. Kesimpulan yang didapatkan adalah santri yang memiliki pengetahuan dan memahami penerapan prinsip 3R mampu membantu pengelolaan sampah di pondok pesantren sehingga berkontribusi mencegah kerusakan lingkungan
Co-Authors Ain Darojah Siddiq Ramadhana Aisyah Aisyah Aisyah Akbar Reza Muhammad Atik Qurrita A’Yunin Aufar Zimamuz Zaman Al Hajiri Azmi Alvian Gabriel Bastiana Bastiana Budiharjo, Muhammad Endra Chilyatiz Zahroh Dewi Masithah Diva Indah Salsabila Eka Satria Akbar Ekayanti, Retno Diah Putri Endah Budi Permana Putri Fajriatush Sholahah Farah Nuriannisa Fardian, Ghalief Fernanda Putra Farid Adandi Hakim Fatan Danish Zamzamy Febriaulia Nastasha Romli1 Febriyanti, Aisyah Fatin Friska Febrian Damayanti Hafid Algristian Handayani Handayani Hawin Izza Nirmala Heris Santy, Wesiana Hutapea, Octavianus Jazuli, Muhammad Aqil Siroj Kombih, Muhammad Fifin Kunti Fatimah Azzahro Lestari, Marselli Widya Linda Ramadhanty Pramesta M. Djali Yusup Iskandar Muda Maharani, Uke Maritsa, Zahrina Rafa Marselli Widya Lestari Marselli Widya Lestari Mauladatul Choir Mitha Rachmawati Mochamad Faishal Riza Mufidah Sheena Andani Prastini Muhammad Fifin Kombih Mukarromah, Niswatul Mulyadi Nadia Suryani Nafil Akmal Mahrus Naila Irtabaza Rosyida Nanda Fadhilah Witris Salamy Nanda Nabilah Putri Naufal Putra Pratama Nisa, Fauziyatun Nur Intania Puteri Kusnandar Nur Rahma Prayekti, Endah Prima Surya Ardiansyah Rabbani, Muhamad Alan Rahmatullah, Falih Dhiya'ulhaq Ramadhan, Fridhio Ratna Sofaria Munir Renny Novi Puspitasari Retno Diah Putri Ekayanti Retno Diah Putri Ekayanti Retno Diah Putri Ekayanti Ridholloh Laili Rima Isna Rahmawati Rima Isna Rahmawati Rita Vivera Pane Rizki Nurmalya Kardina Rizki Nurmalya Kardina Salsabillah, Adityas Sabrina Shafira Cahyani Rakhmawati Siti Muifa Siti Nurjanah Tamaulina Br Sembiring Warda Elmaida Rusdi Zamirah Mabarroh El Haque