cover
Contact Name
Oddie Bagus Saputra
Contact Email
oddie.saputra@iisip.ac.id
Phone
+6285718171369
Journal Mail Official
jurnal.isip@iisip.ac.id
Editorial Address
Gedung Sekretariat Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta Jalan Lenteng Agung Raya No. 32, Jakarta Selatan 12610
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
ISSN : 16939506     EISSN : 26551985     DOI : 10.36451
Jurnal ISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, is the first journal in the home of the IISIP Jakarta journal, providing space for scientific interaction in the development of social sciences which includes communication science, political science, international relations, business administration and social welfare. Through this journal, it is hoped that various new studies and new findings will emerge which will contribute to the development of science.
Articles 62 Documents
Pengaruh Behavioral Attitude Terhadap Slacktivism Engagement pengguna media sosial di Jawa Barat Firjarahman, Muhammad Deryl Khansa; Pratamawaty, Benazir Bona; Wibowo, Kunto Adi; Cholifah
Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 21 No. 1 (2024): Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Institute of Social and Political Science Jakarta (Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta - IISIP Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36451/jisip.v21i1.89

Abstract

Penelitian ini melaporkan hasil  pengujian  slacktivism di Jawa Barat, Indonesia, dengan tujuan menggambarkan bagaimana keterlibatan (engagenment) masyarakat terhadap slacktivism dan variabel apa saja yang mempengaruhinya. Penelitian ini merupakan adopsi secara parsial dari penelitian  Noland (2020) dengan judul Like, Share, Retweet: Testing Competing Models of the Theory of Planned Behavior to Predict Slacktivism Engagement yang difokuskan mengukur pengaruh behavioral attittude terhadap behavioral intention dan pengaruh behavioral intention terhadap slacktivitsm engagement. Metode yang digunakan ialah survey kepada sampel  yang dipilih dengan teknik purposive sampling dengan  analisis  regresi linier sederhana dan Moderated Regression analysis.  Temuan penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan dalam media sosial untuk tujuan politik pada tingkat slacktivsm   dalam kategori rendah, hanya pada nilai di bawah 3 dari skala maksimum 5. Kondisi tersebut  dipengaruhi  behavioral attitude melalui moderasi secara penuh oleh behavioral intention. Hal ini  mengkonfirmasi keberlakukan temuan penelitian Noland (2020), tentang peranan  behavioral intention sebagai moderator, dan menunjukkan pentingnya behavioral intention dalam memahami partisipasi politik online di Indonesia.   
Pengaruh e-Service Quality, Reputation, e-Trust, e-Satisfaction terhadap e-Customer Loyalty Novianti, Ai Heni
Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 20 No. 2 (2023): Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Institute of Social and Political Science Jakarta (Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta - IISIP Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36451/jisip.v20i2.91

Abstract

Artikel ini ditulis berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada awal pertumbuhan e-banking di Indonesia, dengan memfokuskan pada salah satu bank swasta nasional, PT Bank Cetral Asia Tbk. Tujuan penelitian menjelaskan pengaruh kualitas layanan elektronik (e-service quality) terhadap kepuasan elektronik(e-satisfaction) dan kepercayaan elektronik (e-trust), reputasi (reputation) terhadap kepercayaan elektronik (e-trust), kepuasan elektronik (e-satisfaction) terhadap loyalitas pelanggan elektronik (e-customer loyalty) dan kepercayaan elektronik e-trust terhadap loyalitas pelanggan elektronik (e-customer loyalty). Penelitian menggunakan metode survei dengan menyebarkan kuesioner secara online. Sampel dipilih dari populasi nasabah Bank BCA yang menggunakan aplikasi m-BCA yang ditarik dengan menggunakan non probability sampling kemudian data diolah menggunakan Structural Equation Modeling (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan elektronik berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan elektronik. Kepercayaan elektronik berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan elektronik. Kepuasan elektronik tidak berpengaruh terhadap kepercayaan elektronik. Kualitas layanan elektronik berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan elektronik. Reputasi tidak berpengaruh terhadap kepercayaan elektronik.
Perbedaan Kebijakan Indonesia dan Vietnam di Tengah Kompetisi Vaksin Cina dan Amerika Serikat di Era Pandemi Covid-19 Saputra, Oddie Bagus
Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 21 No. 1 (2024): Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Institute of Social and Political Science Jakarta (Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta - IISIP Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36451/jisip.v21i1.307

Abstract

Tulisan ini berusaha untuk menjelaskan faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya diferensiasi kebijakan antara Vietnam dan Indonesia dalam merespons kompetisi vaksin Cina dan Amerika Serikat. Konsep foreign policy decision making (FPDM) dari Alex Mintz dan Karl DeRouen Jr digunakan untuk menganalisis faktor-faktor yang memotivasi Vietnam maupun Indonesia untuk menerapkan kebijakan (balancing maupun bandwagoning). Metode penelitian yang digunakan ialah  studi kasus pada dua negara di kawasan Asia Tenggara yakni Vietnam dan Indonesia. Analisi ini menemukan bahwa Vietnam menerapkan kebijakan balancing dipengaruhi oleh pengalaman dalam memproduksi vaksin penyakit sebelumnya, advisory group (special working group Kemenkes, pengusaha, dan pengembang vaksin); ketidakpercayaan masyarakat Vietnam terhadap vaksin Cina dan kecurigaan terhadap isu Laut Cina Selatan; pemulihan status sebagai emerging middle power. Sementara itu, kebijakan bandwagoning Indonesia terkonstruksi oleh keterbatasan informasi dan waktu, advisory group (Menlu Retno Marsudi dan Presiden Joko Widodo), opini publik mengenai program vaksinasi, kepentingan ekonomi, vaccine nationalism, dan keterlambatan distribusi vaksin AstraZeneca.  
Jurnalisme Advokasi melalui Podcast dalam Kasus Kawin Paksa pada Anak Tifani, Nyala Candrika; Rohmadtika, Dita
Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 21 No. 1 (2024): Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Institute of Social and Political Science Jakarta (Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta - IISIP Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36451/jisip.v21i1.310

Abstract

Abstrak Jurnalisme advokasi merupakan genre jurnalisme yang memberikan peluang masuknya unsur non objektif pada struktur informasi yang diproduksi, advokasi sosial memerlukan pemihakan untuk memberikan penyelesaian masalah. Podcast ‘Disclose: Dipaksa Kawin’ memuat serial produk jurnalisme advokasi mengenai perkawinan anak di bawah umur. Artikel ini melaporkan hasil penelitian pada podcast, tujuannya mengidentifikasi struktur advokasi pada narasi podcast dan menganalisis kekuatan advokasi melalui jurnalisme advokasi. Metode penelitian ialah analisis framing Robert N. Entman terhadap lima episode podcast. Hasil penelitian menemukan unsur utama advokasi pada elemen frame casual interpretation (frame penyebab) dan treatment recommendation (frame rekomendasi). Frame penyebab perkawinan anak, yaitu faktor ekonomi, pendidikan, adat/kebiasaan lokal, dan kekerasan seksual. Frame recommendation, agar merevisi regulasi batas umur perkawinan anak perempuan. Elemen frame merefleksikan proses advokasi mulai identifikasi, pilihan solusi, membangun kesadaran, melaksanakan kebijakan, dan evaluasi. Struktur advokasi pada podcast mengadopsi sudut pandang non objektif dalam menampilkan keberpihakan media kepada penyintas perkawinan anak sebagai kekuatan jurnalisme advokasi  
Motivasi Kerja Dan Iklim Komunikasi Sebagai Moderator Pengaruh Gaya Kepemimpinan Directing Terhadap Kepuasan Kerja Hutasuhut, Zahra Natty Fakhrana
Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 21 No. 1 (2024): Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Institute of Social and Political Science Jakarta (Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta - IISIP Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36451/jisip.v21i1.312

Abstract

Salah satu permasalahan komunikasi strategis pimpinan dalam suatu organisasi ialah bagaimana gaya kepemimpinan bisa mendorong kepuasan kerja karyawan. Penelitian ini bertujuan menguji apakah variabel motivasi kerja dan iklim komunikasi menjadi variabel moderator pengaruh gaya kepemimpinan directing terhadap kepuasan kerja. Pengujian dilakukan terhadap  karyawan Corporate Secretary Integrasi Media Nusantara Citra (MNC). Penelitian  dilakukan dengan survei terhadap semua karyawan sebanyak 42 orang dengan teknik analisis regresi sederhana, berganda, dan test Sobel. Hasil penelitian menemukan  gaya kepemimpinan directing tidak berpengaruh langsung terhadap kepuasan kerja,  namun berpengaruh apabila  melalui  moderator variabel motivasi kerja. Semakin tinggi nilai variabel mediasi motivasi kerja, maka semakin tinggi pula pengaruh gaya kepemimpinan directing terhadap kepuasan kerja. Gaya kepemimpinan directing berpengaruh positif terhadap iklim komunikasi. Semakin baik gaya kepemimpinan directing yang diterapkan, semakin tinggi pula iklim komunikasi yang dihasilkan, begitu juga sebaliknya. Namun demikian Iklim komunikasi  tidak berpengaruh terhadap kepuasan kerja, sehingga iklim komunikasi  tidak berperan sebagai variabel moderator.
Ujaran Kebencian melalui Komentar Instagram sebagai Kekerasan Politik Putri, Eliza; Rahayu, Umi Septia
Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 21 No. 1 (2024): Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Institute of Social and Political Science Jakarta (Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta - IISIP Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36451/jisip.v21i1.313

Abstract

Ujaran kebencian masih marak di media sosial. Pemerintah juga telah berusaha memblokir konten yang mengandung ujaran kebencian, namun realitasnya masih terus terjadi. Penelitian ini bertujuan menganalisis ujaran kebencian yang dilakukan oleh haters berdasarkan kategori tindak tutur sebagai kekerasan politik. Kasus yang digunakan ialah ujaran kebencian yang dilakukan terhadap calon presiden Anies Baswedan pada Pilpres 2024 dalam kolom komentar akun Instagram @aniesbaswedan. Metode yang digunakan termasuk pada penelitian deskriptif kualitatif dengan mengurutkan atau mengklasifikasikan ujaran ke dalam tindak tutur dan menganalisis makna atau tujuan ujaran berdasarkan jenisnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ujaran kebencian yang dilakukan terdapat 16 ujaran, yang dominan muncul adalah kategori penghinaan dan pencemaran nama baik (masing-masing 5), lainnya provokasi (3), dan menghasut (3). Dari aspek tindak tutur, tampak yang dominan adalah tindak tutur perlokusi yang muncul pada setiap kategori, yang menimbulkan implikasi pengaruh buruk pada mitra tutur, sekaligus memberikan gambaran berlangsungnya praktik komunikasi politik yang tidak sehat.
Pertukaran Tema Fantasi dalam Retorika Visual melalui Media Sosial Pelu, Dienda Anissa Deah Putri; Pelu, Nurcahyadi
Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 21 No. 2 (2024): Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Institute of Social and Political Science Jakarta (Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta - IISIP Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36451/jisip.v21i2.333

Abstract

Artikel ini merupakan hasil penelitian yang dilandasi pemikiran Borman E. (1990) bahwa tema fantasi yang dipertukarkan dan menjadi narasi bersama sebuah kelompok akan menjadi daya kohesi kelompok. Sumber tema fantasi dalam penelitian ini adalah visual dalam foto yang diambil oleh kelompok remaja Negeri Hitu Lama, Maluku Tengah dan diunggah di media sosial. Daerah tersebut merupakan daerah pasca Konflik Ambon 1999 dan latar belakang masyarakatnya masih terikat pada adat, agama, sejarah, dan nilai-nilai hidup  nenek moyang mereka. Tujuan penelitian adalah menganalisis representasi visual dalam foto remaja Negeri Hitu Lama guna  menemukan tema fantasi dan makna dibaliknya. Penelitian dilakukan dengan menggunakan jenis kualitatif dengan  metode Photo Elicitation Interviews (PEI) dan Fantasy Theme Analysis (FTA), dan kerangka analisis  Symbolic Convergence Theory (SCT) oleh Ernest Borman.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa di antara remaja Negeri Hitu Lama  bertukar tema fantasi perdamaian dan kemudian menjadi tema bersama. Namun, tema fantasi bersama tersebut terjadi karena dominasi pemerintah berbasis daerah (raja), dan pengalaman dalam pembentukan realitas simbolik. SCT tidak cukup untuk menjelaskan tema fantasi pada konteks struktur dominasi tradisional yaitu aktor kuasa tidak diulik.  
Diskresi Kebijakan Pengelolaan Budaya Lokal di Kabupaten Banyumas: Tarik Ulur Kepentingan Dua Cabang Kekuasaan Perdani, Titis; Marwah, Sofa; Murniati, Tri
Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 21 No. 2 (2024): Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Institute of Social and Political Science Jakarta (Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta - IISIP Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36451/jisip.v21i2.334

Abstract

Kebudayaan menjadi aset bagi daerah. Pengelolaan kebijakannya seringkali tidak terlepas dari upaya komoditas dan hegemoni politik, sosial, dan ekonomi. Kabupaten Banyumas adalah wilayah yang memiliki kekhasan budaya Jawa pesisir dan memiliki ragam jenis budaya inklusi. Proses politik dalam penentuan arah kebijakan kebudayaan seringkali ditunggangi oleh kepentingan politik. Kehadiran pokok pikiran anggota dewan (PPAD) menjadi salah satu faktor dilematisasi organisasi perangkat daerah (OPD) dalam menentukan arah kebijakan kebudayaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan pertama, pengelolaan kebijakan kebudayaan di Kabupaten Banyumas sesuai dengan prosedur melalui aturan perundangan yang berlaku. Negosiasi usulan dilakukan di dalam perumusan kebijakan yang seringkali dimaknai sebagai black box policy area. Kedua, dalam proses negosiasi terjadi tarik ulur kepentingan antara eksekutif dan legislatif. Tarik menarik kepentingan membuat penyelerasan program dimaknai menjadi kepentingan politis akibat keterbatasan anggaran daerah dan pembentukan citra anggota legislatif. Dilema dalam penentuan program membuat OPD melakukan upaya diskresi.  
Imagined Community: Refleksi Kognisi Masyarakat Muda terhadap Identitas Regional ASEAN Rachmayani
Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 21 No. 2 (2024): Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Institute of Social and Political Science Jakarta (Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta - IISIP Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36451/jisip.v21i2.338

Abstract

Ada anggapan bahwa komunitas ASEAN merupakan imagined community yaitu komunitas hanya dalam bayangan hasil dari konstruksi sosial negara anggotanya, bukan proses yang berasal dari keterikatan yang bersifat alamiah. Artikel ini merupakan kajian literatur yang bertujuan menjelaskan dan mengonfirmasi argumen tersebut. Kajian akan diuraikan dan dianalisis dengan menggunakan pendekatan teori konstruktivisme. Hasil kajian menunjukkan bahwa sebagian besar warga negara anggota ASEAN, khususnya kaum muda, belum memiliki rasa keterikatan dengan komunitas ASEAN, kognisi we feeling terhadap ASEAN belum terbangun. Hal tersebut disebabkan belum maksimalnya program edukasi dan promosi nilai-nilai bersama. Temuan tersebut mengonfirmasi berlakunya anggapan atau argumen imagined community yang disematkan terhadap ASEAN. Implikasinya untuk mewujudkan sebuah komunitas dan menguatkan identitas regional membutuhkan upaya internalisasi nilai dan norma yang lebih maksimal dengan meminimalisir setiap hambatan yang ada, baik melalui jalur struktur yaitu sumber daya dan norma lembaga ASEAN maupun agency yaitu negara-negara anggotanya termasuk warga negaranya.
Kemitraan Otentik Pendamping dalam Pemberdayaan Kelompok Perhutanan Sosial Sudarini; Tifani, Nyala Candrika; Syafitri, Farisa
Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 21 No. 2 (2024): Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Institute of Social and Political Science Jakarta (Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta - IISIP Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36451/jisip.v21i2.348

Abstract

Pemberian izin perhutanan sosial kepada kelompok tani, tidak bisa secara instan bisa meningkatkan kehidupan pribadi dan masyarakatnya. Mereka memiliki permasalahan, yaitu adanya keterbatasan tidak saja aspek keahlian tetapi pengorganisasian untuk mengolah dan mendayagunakan hasil  hutan.  Salah satu model yang dikembangkan ialah dengan melakukan pemberdayaan dengan pendampingan kepada kelompok tani.  Artikel ini menjelaskan hasil penelitian tentang posisi dan peranan pendamping sosial dalam pemberdayaan kelompok tani kehutanan di desa Ibun. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus deskriptif. Pengumpulan data secara konvergen dilakukan dengan observasi, wawancara, dan menelaah dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan pendamping telah melakukan proses pemberdayaan vertikal  tipe ideal dengan mengikuti tahapan yang konsisten dan peranan  horizontal yang simultan sebagai enabler, broker, educator, expert, social planner, advocat, activist yang mengindikasikan terjadinya kemitraan otentik.  Untuk peningkatan keluaran yang spesifik dan konkret, penelitian  evaluative yang akan datang perlu dilakukan  berlandaskan kerangka teoritik dan kerangka pemikiran empiris berdasarkan pengalaman.