cover
Contact Name
Ike Dian Puspta Sari
Contact Email
ikedianps@gmail.com
Phone
+6281330211770
Journal Mail Official
jurnalparadigma.budiutomo@gmail.com
Editorial Address
https://ejurnal.uibu.ac.id/index.php/paradigma/EditorialTeam
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
ISSN : 26571803     EISSN : 26571803     DOI : https://doi.org/10.33503/paradigma
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya is a reputable scientific journal that has been recognized by SINTA with a ranking of 5. Published two times a year (January-June and July-December), the journal accommodates a variety of scientific articles that explore contemporary issues in philosophy, science, technology, and socio-culture. With its broad scope, Paradigma has become an important reference for researchers, academics, and practitioners interested in the intersections of various disciplines. Equipped with PISSN: 08523185 and EISSN: 2657-1803, the journal ensures the quality and accessibility of its publications. Paradigma accepts articles in the form of original research, literature reviews, and critical essays that fall within interdisciplinary scope: philosophy, science, technology, socio-culture.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 273 Documents
Penerapan Intervensi Massage Punggung terhadap Penurunan Nyeri Kepala pada Pasien Hipertensi di Puskesmas Pampang Aprilia Damayanti; Rahmawati Ramli; Tutik Agustini
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 31 No. 2 (2025): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/paradigma.v31i2.2328

Abstract

Hipertensi merupakan suatu penyakit yang terjadi pada seseorang yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah secara tetap. Gejala yang paling sering menyertai hipertensi adalah nyeri kepala serta kelelahan. Secara umum penatalaksanaan nyeri kepala terdiri atas 2 kategori yakni secara farmakologis serta non-farmakologis. Salah satu cara sederhana dalam rangka menurunkan nyeri kepala yakni dengan massage punggung. Karya Ilmiah Akhir Ners (KIAN) bertujuan untuk menganalisis intervensi massage punggung terhadap penurunan nyeri kepala pada pasien hipertensi. Metode : Karya ilmiah ini bertujuan untuk menggunakan metode observasi NRS (numeric rating scale) serta pendekatan dekskriptif menggunakan SOP. Hasil menunjukkan adanya perubahan dalam penurunan nyeri kepala pada pasien hipertensi dan memberikan informasi serta pendidikan kesehatan mengenai pemberian massage punggung. Maka dapat disimpulkan bahwa massage punggung dapat menurunkan nyeri kepala terhadap pasien hipertensi.
Efektivitas Pemberian Blanket Warmer pada Pasien Hipotermi Post Op Laparoscopy Di Recovery Room RSUP. Tadjuddin Chalid Makassar Ananda Putri Agustin; Fatma Jama; Idelriani; Arifuddin
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 31 No. 2 (2025): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/paradigma.v31i2.2334

Abstract

Pembedahan merupakan tindakan medis invasif yang berisiko menimbulkan komplikasi, salah satunya hipotermi pasca operasi akibat efek anestesi, suhu ruangan rendah, dan penggunaan cairan infus dingin. Hipotermi dapat berdampak pada peningkatan morbiditas, melambatnya pemulihan anestesi, peningkatan perdarahan, serta infeksi luka operasi. Intervensi nonfarmakologis seperti blanket warmer terbukti efektif dalam meningkatkan suhu tubuh pasien pasca operasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian blanket warmer terhadap pasien hipotermi post operasi laparoskopi dengan diagnosis medis kolelitiasis di Recovery Room RSUP Tadjuddin Chalid Makassar. Metode penelitian menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan model asuhan keperawatan pada pasien dengan pengukuran suhu tubuh pasien sebelum dan sesudah pemasangan blanket warmer selama 30 menit. Setelah dilakukan penerapan manajemen hipotermi melalui pemberian blanket warmer pada pasien post operasi laparoskopi keluhan menggigil dan pucat menurun, Implementasi intervensi blanket warmer terbukti efektif dalam membantu pemulihan termoregulasi pasien pasca operasi.
Penerapan Teknik Guided Imagery terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Karuwisi Kota Makassar Jumriana; Tutik Agustini; Andi Mappanganro; Brajakson Siokal
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 31 No. 2 (2025): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/paradigma.v31i2.2339

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang prevalensinya terus meningkat dan berisiko menimbulkan komplikasi serius seperti stroke dan penyakit jantung. Pendekatan non-farmakologis seperti teknik guided imagery mulai banyak digunakan untuk membantu menurunkan tekanan darah dengan membayangkan hal yang menyenangkan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan teknik guided imagery terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Karuwisi, Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan desain pra eksperimen dengan pendekatan pretest-posttest design. dengan metode pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan signifikan tekanan darah sistolik dan diastolik setelah intervensi selama 3 hari berturut-turut pemberian teknik guided imagery menunjukkan adanya efektivitas dalam membantu mengontrol tekanan darah Teknik guided imagery efektif dalam menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi dan dapat menjadi alternatif terapi non-farmakologis yang direkomendasikan di layanan primer seperti Puskesmas.
Strategi Komunikasi Lingkungan Beauty Pageant Miss Eco International Dalam Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Tentang Lingkungan di Indonesia Intan Wisni Permatasari; Ahmed Soeriawidjaja
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 31 No. 2 (2025): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/paradigma.v31i2.2342

Abstract

Lingkungan hidup adalah suatu wadah bagi manusia atau makhluk hidup lain untuk hidup, tinggal, melakukan segala bentuk aktivitas dan melakukan interaksi , dimana dari interaksi tersebut akan memunculkan hubungan timbal balik dengan keberadaan makhluk hidup yang menempatinya, terutama manusia yang memiliki peran nyata dalam satuan kehidupan harus dijaga demi kelestarian lingkungan dan keselamatan makhluknya. Namun sayangnya masyarakat kurang menjaga kelestarian lingkungan, hal ini dapat dilihat selama lima tahun terakhir BNPB mencatat telah terjadi 17.032 kejadian bencana alam di Indonesia. Bencana ini mengharuskan masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan dengan menjadi agent of change demi keamanan dan keberlangsungan hidup. Dalam penelitian ini Miss Eco menjadi agent of change dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus melalui pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian ini juga menggunakan Teori Tindakan Sosial dan Teori Strategi Komunikasi Lingkungan untuk mencapai tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui strategi beauty pageant Miss Eco International dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang lingkungan di Indonesia. Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa strategi Miss Eco cenderung berhasil dengan memberikan ilmu sebagai makanan sehat untuk generasi berikutnya dari hulu atau sejak mereka kecil untuk peduli terhadap lingkungan.
Penerapan Dukungan Keluarga Terhadap Kepatuhan Diet Anggota Keluarga yang Mengalami Hipertensi di Wilayah Puskesmas Maccini Sawah Sitti Aisyah; Brajakson Siokal; Sudarman
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 31 No. 2 (2025): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/paradigma.v31i2.2351

Abstract

Hipertensi yang biasa disebut dengan pembunuh gelap (Sillent Killer) merupakan peningkatan tekanan darah sistolik dan diastolik diatas 140 mmHg dan lebih dari 90 mmHg yang dapat dialami oleh seseorang yang biasanya terjadi tanpa gejala atau tidak disadari oleh penderita dan jika hal ini dibiarkan dan tidak diobati akan menyebabkan kematian. Salah satu upaya yang dapat dilakukan oleh pasien hipertensi yaitu diet hipertensi yang merupakan salah satu cara untuk menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi.Dukungan Keluarga adalah sikap tindakan, dan penerimaan terhadap anggota keluarga yang mengalami hipertensi. Untuk mengetahui penerapan dukungan keluarga terhadap kepatuhan diet anggota keluarga yang mengalami Hipertensi di Wilayah Puskesmas Maccini sawah. Setelah dilakukan implementasi keperawatan menunjukkan bahwa terjadi penurunan tekanan darah pada Tn.A setelah mendapatkan dukungan keluarga dan mematuhi diet hipertensi. Salah satu hal yang dapat membuat klien patuh terhadap diet hipertensinya yaitu dengan dukungan keluarga yang diberikan berupa dukungan emosional, informasi, instrumental dan penghargaan dapat menjadi sumber informasi untuk meningkatkan pelayanan kesehatan terutama dalam dukungan Keluarga Terhadap Kepatuhan Diet Anggota Keluarga pada pasien hipertensi
Penerapan Teknik Relaksasi Nafas Dalam Untuk Menurunkan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Karuwisi Kota Makassar Lisa Febrianti; Tutik Agustin; Fatma Jama; Suci Hardianti Suharto Putri
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 31 No. 2 (2025): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/paradigma.v31i2.2353

Abstract

Hipertensi merupakan tekanan di dalam pembuluh darah melebihi 140 mmHg (sisitolik) dan 90 mmHg (diastolik) pada dua kali pengukuran atau lebih. Hipertensi menimbulkan risiko morbiditas atau mortalitas dini, yang meningkat saat tekanan darah sistolik dan diastolik meningkat. Penatalaksanaan non-farmakologis dapat dilakukan dengan mempertahankan berat badan ideal, mengurangi asupan natrium (sodium), batasi konsumsi alkohol, menghindari merokok, penurunan stres, dan terapi. Terapi nonfarmakologi juga dapat dilakukan dengan menggunakan teknik relaksasi napas dalam. Relaksasi napas dalam dapat menurunkan intensitas nyeri, meningkatkan ventilasi paru dan meningkatkan oksigenasi darah. Tujuan: menggambarkan penerapan teknik relaksasi napas dalam untuk penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi di puskesmas karuwisi Metode: menggunakan desain studi kasus. Subyek penerapan adalah 1 orang pasien yang menderita hipertensi. Hasil: Hasil pengukuran tekanan darah sebelum dilakukan penerapan relaksasi napas dalam, subyek menderita hipertensi derajat I dengan tekanan darah 170/95 mmHg. Hasil pengukuran setelah dilakukan penerapan relaksasi napas dalam terjadi penurunan tekanan darah pada Tn. Z. Rata-rata tekanan darah sistolik berada pada 148 mm Hg dan rata-rata tekanan darah diastolik 83 mmHg (Hipertensi derajat I). Kesimpulan: Penerapan teknik relaksasi napas dalam mampu menurunkan tekanan darah pasien hipertensi. Keluarga klien agar menggunakan penanganan non farmakologi sehingga tidak bergantung pada pemberian diuretik sebagai penyerta pengobatan hipertensi
PENGARUH AKUPRESURE TITIK SP6 DAN LI4 TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI PERSALINAN KALA I FASE AKTIF DI KLINIK PRATAMA D’MARYAM Hani Fitri Saharani; Risa Wahyuningsih , Istiqomah
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 31 No. 2 (2025): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/paradigma.v31i2.2357

Abstract

Latar Belakang: Nyeri persalinan kala I fase aktif merupakan pengalaman fisiologis yang dapat menimbulkan ketidaknyamanan, kecemasan, dan kelelahan pada ibu. Upaya nonfarmakologis seperti akupresure pada titik SP6 (Sanyinjiao) dan LI4 (Hegu) terbukti efektif menurunkan nyeri persalinan. Metode: Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh akupresure titik SP6 dan LI4 terhadap intensitas nyeri persalinan kala I fase aktif di Klinik Pratama D’Maryam Yogyakarta. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain pra- eksperimen one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 30 responden yang dipilih menggunakan consecutive sampling sesuai kriteria inklusi. Instrumen yang digunakan adalah Numerical Rating Scale (NRS). Analisis data dilakukan dengan uji Wilcoxon. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan terdapat penurunan signifikan intensitas nyeri persalinan setelah dilakukan akupresure (p-value < 0,05), dengan rata-rata skala nyeri turun dari kategori nyeri berat menjadi sedang hingga ringan. Kesimpulan: Akupresure pada titik SP6 dan LI4 efektif menurunkan nyeri persalinan kala I fase aktif. Saran: Menjadikan akupresure sebagai alternatif manajemen nyeri non farmakologis untuk meningkatkan kenyamanan ibu bersalin pada Kala I Fase Aktif
Penerapan Terapi Relaksasi Genggam Jari Untuk Menurunkan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Karuwisi Kota Makassar Windatrirossal; Tutik Agustini; Fatma Jama
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 31 No. 2 (2025): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/paradigma.v31i2.2359

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan global yang menjadi faktor risiko utama penyakit kardiovaskular seperti stroke dan gagal jantung. Terapi non-farmakologis, seperti terapi relaksasi genggam jari, menjadi alternatif yang menjanjikan untuk menurunkan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas terapi genggam jari dalam menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif pada seorang pasien pria berusia 71 tahun di wilayah kerja Puskesmas Karuwisi, Kota Makassar. Intervensi dilakukan selama tiga hari berturut-turut, dengan durasi sekitar 30 menit per sesi. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tekanan darah dari 166/80 mmHg menjadi 148/90 mmHg setelah intervensi. Selain itu, pasien melaporkan perasaan lebih tenang dan kualitas tidur yang meningkat. Temuan ini mengindikasikan bahwa terapi genggam jari efektif dalam memberikan efek relaksasi yang mendukung penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi. Dengan demikian, terapi genggam jari dapat dipertimbangkan sebagai intervensi komplementer yang mudah diaplikasikan dalam praktik keperawatan untuk membantu mengelola hipertensi dan meningkatkan kualitas hidup pasien.
Penerapan Terapi Bekam Basah Dengan Keluhan Nyeri Otot di Klinik Zein Holistik Terapi Kota Makassar Suci Aliefia Putri; Wa Ode Sri Asaniar; Eliati Paturungi; Nur Ilah Padhila
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 31 No. 2 (2025): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/paradigma.v31i2.2377

Abstract

Nyeri otot merupakan sensasi sakit atau tidak nyaman yang dirasakan oleh seseorang dan terjadi pada otot. Hal ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti cedera, ketegangan otot, kelelahan, atau kondisi medis tertentu seperti arthritis atau fibromyalgia. Nyeri otot yang membatasi rentang gerakan sendi juga fleksibilitas dan mobilitas merupakan gangguan dalam kehidupan kehidupan sehari-hari. Penanganan dari nyeri otot dapat dilakukan dengan berbagai cara yaitu melakukan peregangan, mendapatkan pijatan, dan terapi seperti bekam. Studi kasus yang menggambarkan suatu temuan pada satu kasus pasien nyeri otot, dimana manajemen perawatan menggunakan terapi bekam basah. Untuk mengetahui gambaran nyata tentang penerapan terapi bekam basah terhadap Tn. G dengan keluhan nyeri otot di Klinik Zein Holistik Terapi Makassar. Penelitian menunjukkan terdapat penurunan nyeri setelah diberikan perlakuan, dimana sebelum terapi bekam basah pasien memiliki skala nyeri 5 atau nyeri sedang, sedangkan sesudah terapi bekam basah memiliki skala nyeri 2 atau nyeri ringan, sedangkan secara visual didapatkan pasien mengatakan nyeri bagian ekstremitas tangan kanan berkurang dan nyeri berkurang. Penerapan intervensi terapi bekam basah dapat menurunkan tingkat nyeri pada pasien dengan keluhan nyeri otot.
Penerapan Terapi Relaksasi Otot Progresif Dalam Penurunan Kadar Glukosa Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II di Ruang IGD RS TK II Pelamonia Makassar Firmansyah Ismail; Yusrah Taqiyah; Muhajirin; Wan Sulastri
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 31 No. 2 (2025): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/paradigma.v31i2.2378

Abstract

Diabetes melitus adalah ketidakcukupan produksi insulin atau terjadinya resistensi insulin sehingga menyebabkan peningkatan kadar glukosa dalam darah. Salah satu upaya yang bisa dilakukan penderita diabetes melitus untuk menurunkan kadar glukosa darahnya adalah dengan melakukan terapi relaksasi otot progresif. Tujuan penelitian ini, yaitu menjelaskan pengaruh dari penerapan terapi relaksasi otot progresif dalam menurunkan kadar glukosa darah pada pasien diabetes melitus. Metode : Menggunakan studi kasus dengan melakukan intervensi pemberian terapi relaksasi otot progresif dalam menurunkan kadar glukosa darah pada pasien diabetes melitus. Asuhan keperawatan dilakukan kepada pasien diabetes melitus dengan keluhan luka pada kaki kanan. Ditetapkan dua diagnosa keperawatan yaitu ketidakstabilan kadar glukosa darah dan kerusakan integritas kulit. Intervensi keperawatan pemberian terapi relaksasi otot progresif yang sesuai dengan SOP selama 10 menit . Evaluasi menunjukkan adanya perubahan kadar glukosa darah sebelum di lakukan terapi relaksasi otot progresif dengan sesudah di lakukan terapi relaksasi otot progresif. Untuk penurunan kadar glukosa darah menggunakan terapi relaksasi otot progerisf mempunyai pengaruh. Penerapan terapi relaksasi otot progresif pada pasien diabetes melitus dapat menurunkan kadar glukosa darah.

Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 32 No. 1 (2026): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 31 No. 2 (2025): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 31 No. 1 (2025): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 30 No. 5 (2024): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 30 No. 4 (2024): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 30 No. 3 (2024): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 30 No. 2 (2024): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 30 No. 1 (2024): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 29 No. 3 (2024): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 29 No. 5 (2023): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 29 No. 4 (2023): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 29 No. 2 (2023): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 29 No. 1 (2023): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 28 No. 4 (2022): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 28 No. 3 (2022): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, danSosial Budaya Vol. 28 No. 2 (2022): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 28 No. 1 (2022): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 27 No. 2 (2021): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 27 No. 1 (2021): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 26 No. 2 (2020): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 25 No. 2 (2019): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya More Issue