cover
Contact Name
Ike Dian Puspta Sari
Contact Email
ikedianps@gmail.com
Phone
+6281330211770
Journal Mail Official
jurnalparadigma.budiutomo@gmail.com
Editorial Address
https://ejurnal.uibu.ac.id/index.php/paradigma/EditorialTeam
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
ISSN : 26571803     EISSN : 26571803     DOI : https://doi.org/10.33503/paradigma
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya is a reputable scientific journal that has been recognized by SINTA with a ranking of 5. Published two times a year (January-June and July-December), the journal accommodates a variety of scientific articles that explore contemporary issues in philosophy, science, technology, and socio-culture. With its broad scope, Paradigma has become an important reference for researchers, academics, and practitioners interested in the intersections of various disciplines. Equipped with PISSN: 08523185 and EISSN: 2657-1803, the journal ensures the quality and accessibility of its publications. Paradigma accepts articles in the form of original research, literature reviews, and critical essays that fall within interdisciplinary scope: philosophy, science, technology, socio-culture.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 273 Documents
Implementasi Kebijakan Pelayanan Pembuatan Paspor Melalui Aplikasi M-Paspor Pada Kantor Imigrasi Kelas I Tempat Pemeriksaan Imigrasi Pontianak Indra Pratama Saputra
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 31 No. 2 (2025): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/paradigma.v31i2.2421

Abstract

Penulisan tesis ini dimaksudkan untuk memberikan analisis mengenai Implementasi Kebijakan Pelayanan Pembuatan Paspor Melalui Aplikasi M-Paspor pada Kantor Imigrasi Kelas I Tempat Pemeriksaan Imigrasi Pontianak. Permasalahan dalam penelitian ini yaitu mencakup belum optimalnya sosialisasi tentang aplikasi M-Paspor kepada masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi Implementasi Kebijakan Pelayanan Pembuatan Paspor melalui aplikasi M-Paspor Pada Kantor Imigrasi Kelas I Pontianak. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Komunikasi kebijakan masih terdapat ketidaksinkronan informasi antara aplikasi dan petugas di lapangan. Disposisi atau sikap pelaksana kebijakan menunjukkan tidak semua petugas memiliki pemahaman yang merata terhadap alur dan fitur dalam aplikasi M-Paspor yang berdampak dalam pelayanan. Sumber Daya kebijakan menunjukkan keterbatasan dalam literasi digital masyarakat serta kemampuan teknis sebagian petugas. Struktur Birokrasi kebijakan menunjukkan koordinasi lintas bagian belum berjalan efektif; masih terjadi fragmentasi tugas dan tumpang tindih wewenang yang memperlambat penanganan permasalahan pemohon. Saran dalam penelitian ini adalah adanya penguatan komunikasi layanan, pelatihan teknis berkelanjutan bagi petugas, peningkatan literasi digital masyarakat, serta penataan ulang struktur dan alur kerja birokrasi agar implementasi kebijakan dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan berorientasi pada kepuasan publik.
The Implementation of Empiricism Philosophy in Psychological Guidance Model Septian, Muhammad rezza; Mamat Supriatna; Juntika Nurihsan; Nandang Budiman
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 31 No. 2 (2025): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/paradigma.v31i2.2441

Abstract

The psychological guidance model plays a role in developing students' character and tolerance towards diversity in culture, religion, and social background. This approach is supported by Gordon Allport's trait theory and social interaction model that emphasizes learning through empirical experience to create an inclusive educational environment. This research aims to analyze the application of empiricism philosophy as the foundation of Gordon Allport's trait theory in the psychological guidance model. The method used is a qualitative literature study with content analysis of the literature. The results showed that: (1) Locke's tabula rasa and Hume's bundle of perceptions empiricism philosophy asserts that knowledge and personality are formed through empirical experience; (2) experiential-based interventions are effective in developing students' empathy and tolerance; (3) The integration of empiricism philosophy into the psychological guidance model results in a structured and evidence-based approach that is adaptive to individual needs in the context of inclusive education. (4) The psychological guidance model based on the philosophy of empiricism produces a scientific model with practical implications for the development of tolerance.
Penerapan Terapi Batuk Efektif Dalam Mengatasi Ketidakefektifan Berdihan Jalan Nafas Pada Pasien Tuberculosis Paru di IGD RS TK II Pelamonia Makassar Nurlia Rahma Arman; Akbar Asfar; Muhajirin; Wan Sulastri Emin
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 31 No. 2 (2025): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/paradigma.v31i2.2445

Abstract

Tubercolosis (TB) adalah sebuah penyakit yang umumnya menyerang parenkim paru-paru yang dapat menyebabkan berbagai komplikasi, salah satunya adalah gangguan pernafasan yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium Tubercolosis . Menurut WHO TBC masih jadi penyebab kematian terbesar setelah COVI-19 pada tahun 2022. Lebih dari 10 juta orang terjangkit penyakit TB setiap tahunya. Tanpa pengobatan angka kematian akibat penyakit TB tinggi sekitar (50%). Secara global pada tahun 2022, TB menyebabkan sekitar 1,30 juta kematian. Tubercolosis Paru merupakan penyakit infeksi yang menyerang paru-paru. Tanda dan gejala TB Paru adalah betuk dan sesak nafas. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdes) Sulawesi Selatan tahun 2018 menurut diangnosa tenaga kesehatan sebesar 1,36% dan tertinggi di Kabupaten Pangkajenne sebesar 1.03%, Makassarsebesar0,47%, dan Kabupaten Gowa sebesar 0,31%. Untuk mengetahui efektifitas Penerapan batuk efektif dalam mengatasi bersihan jalan nafas pada psasien Tb Paru di IGD RS TK II Pelamonia Makassar. Stusi kasus menjelajahi suatu masalah atau temuan yang jelas dan terperinci. Studi ini dilakukan pada 1 pasien yaitu Tn.T dengan masalah keprawatan yaitu ketidakefektifan jalan nafas. Setelah di lakukan penerapan teknik batuk efektif di dapatkan hasil bahwa tekknik batuk efektif dapat mengatasi masalah keperawatan ketidakefektifan bersihan jalan nafas pada pasien TB Paru terhadap pengeluaran sputum yang berlebih. Didapatkan penerapan batuk teknik batuk efeltif berpegaruh terhadap ketidakefektifan bersihan jalan nafas.
Penerapan Kompres Hangat Pada Leher Terhadap Penurunan Nyeri Kepala Pada Pasien Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Maccini Sawah Mutmainna Hijriani; Brajakson Siokal; Rizqi Iftitah Alam; Fatma Jama
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 31 No. 2 (2025): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/paradigma.v31i2.2493

Abstract

Hipertensi adalah suatu keadaan dimana seseorang mengalami peningkatan tekanan darah di atas normal yang mengakibatkan peningkatan angka kesakitan (morbiditas) dan angka kematian/ mortalitas. Tekanan darah 140/ 90 mmHg yaitu fase sistolik 140 menunjukkan fase darah yang sedang dipompa oleh jantung dan fase diastolik 90 menunjukkan fase darah yang kembali ke jantung. Hipertensi merupakan penyakit penyebab kematian urutan pertama di dunia setiap tahun. Penyakit ini banyak diderita masyarakat Indonesia. Penderita hipertensi akan muncul tanda dan gejala yaitu salah satu tengkuk terasa nyeri.di daerah leher. Salah satu terapi nonfarmakologis yang digunakan untuk meredakan nyeri salah satunya dengan kompres hangat dengan penerapan kompres hangat pada leher adalah untuk membantu menurunkan nyeri kepala pada pasien hipertensi. Untuk mengetahui penerapan kompres air hangat pada leher terhadap nyeri kepala dan tekanan darah pada pasien hipertensi di Wilayah Puskesmas Maccini Sawah. Setelah dilakukan implementasi yang dapat dengan melakukan kompres hangat dapat mengurangi gejala nyeri kepala secara signifikan, terutama yang disebabkan oleh ketegangan otot atau aliran darah yang tidak optimal. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, dapat di simpulkan bahwa kompres hangat dapat mengurangi gejala nyeri kepala secara signifikan, terutama yang disebabkan oleh ketegangan otot atau aliran darah yang tidak optimal. Pemberian kompres hangat pada leher sangat efektif untuk membantu menurunkan intensitas nyeri
Penerapan Kompres Hangat Abdomen Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Pada Pasien Gastroenteritis Di Ruang Instalasi Gawat Darurat Rsup Dr. Tajuddin Chalid Makassar Wa Ode Asfida; Yusrah Taqiah; Suci Hardiyanti Suharto; Hj. Sajekti Tjahningrum
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 31 No. 2 (2025): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/paradigma.v31i2.2494

Abstract

Gastroenteritis Akut (GEA) adalah radang lambung dan usus dengan gejala yang berlangsung kurang dari 14 hari, disertai diare,nyeri abdomen, mual, dan muntah. Dari keadaan di sekitar kita, gejala gastroenteritis seperti nyeri, mual muntah, diare. salah satu keluhan yang sering menyertai diare adalah nyeri perut. Metode penelitian ini adalah studi kasus dengan membuat kesimpulanberdasarkan pemberian tindakan kompres. hangat abdomen. Kompres hangat dilakukan lebih dari 15 – 20 menit. Setelah diberikanasuhan keperawatan dengan intervensi managemen nyeri yaitu pemberian terapi kompres hangat abdomen menunjukkan bahwaterjadi penurunan frekuensi Nyeri pada Tn. S yang awalnya skala nyeri 6/10 menurun menjadi 4/10. Penerapan ini bisa di rekomendasikan ke orang tua pasien maupun pasien yang memiliki riwayat gastroenteritis dengan menyiapkan air hangat. Setelahdiberikan asuhan keperawatan mulai dari pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi dan evaluasi, kondisi pasien membaik.
Citra Diri pada Anggota Paguyuban Duta FKIP Untirta dalam Menanggapi Konsep 3B (Brain, Beauty, Behavior) Reva Juliana; Subhan Widiansyah; Yustika Irfani Lindawati
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 31 No. 2 (2025): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/paradigma.v31i2.2512

Abstract

Penelitian ini mengkaji pembentukan citra diri anggota Paguyuban Duta FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa dalam merespons ekspektasi sosial konsep 3B (Brain, Beauty, Behavior). Citra diri dipahami sebagai refleksi sosial yang terbentuk melalui proses membayangkan, menafsirkan, dan mengembangkan pandangan diri berdasarkan penilaian orang lain sesuai teori Looking Glass Self. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan citra diri tidak statis, melainkan negosiasi antara identitas autentik dengan tuntutan sosial dan institusional. Konsep 3B berfungsi sebagai standar ideal, tetapi juga menimbulkan dilema personal, terutama bagi anggota dengan kepribadian atau ekspresi gender yang tidak sesuai stereotip maskulin-feminin. Penelitian ini menekankan perlunya ruang representatif yang inklusif dan adaptif agar citra diri tetap autentik, serta mendukung pengembangan sistem pemilihan dan pembinaan Duta FKIP yang sesuai dengan realitas sosial mahasiswa.
Dari Chaos ke Kosmos: Tafsir Filsafat atas Asal-Usul dan Keteraturan Alam Semesta Agustina Intan Salsabila; Tri Utami oktaviani
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 31 No. 2 (2025): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/paradigma.v31i2.2514

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk menelusuri, menafsirkan ulang, dan mengontekstualisasikan gagasan mengenai asal-usul serta keteraturan alam semesta melalui perspektif filsafat ontologi dan kosmologi. Penelitian ini berangkat dari asumsi bahwa konsep tentang “chaos” (kekacauan) dan “kosmos” (keteraturan) merupakan dua entitas dialektis yang membentuk fondasi bagi pemikiran manusia tentang realitas dan keberadaan. Dengan menggunakan metode kualitatif berbasis studi pustaka serta pendekatan hermeneutik-filosofis, penelitian ini mengkaji evolusi gagasan tentang penciptaan dan keteraturan alam semesta dari filsafat Yunani klasik hingga diskursus filsafat dan sains modern. Tokoh-tokoh seperti Herakleitos, Plato, Aristoteles, Al-Farabi, Ibn Sina, Stephen Hawking, dan Ilya Prigogine dijadikan rujukan utama untuk menelusuri kontinuitas dan transformasi ide tentang keteraturan kosmos. Hasil analisis menunjukkan bahwa keteraturan kosmos merupakan ekspresi ontologis dari keberadaan yang dinamis dan terus berproses, di mana ketidakteraturan (chaos) justru menjadi elemen yang melahirkan keteraturan baru. Dalam konteks filsafat kontemporer, alam semesta dipahami bukan sebagai sistem tertutup yang statis, melainkan sebagai struktur terbuka yang senantiasa berevolusi menuju keseimbangan dan harmoni baru. Penelitian ini menegaskan bahwa pemahaman tentang semesta menuntut integrasi antara filsafat, sains, dan teologi agar mampu menangkap hakikat keberadaan secara utuh dan transendental.
Analisis Yuridis Rehabilitasi Pecandu Narkotika Dalam Perpektif Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika Maherul Hidayat Iqbal Ramadhan
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 31 No. 2 (2025): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/paradigma.v31i2.2525

Abstract

Indonesia harus berkomitmen serius dalam memberantas penyalahgunaan narkotika yang semakin memprihatinkan setiap harinya. Peraturan mengenai narkotika telah ditetapkan melalui undang-undang nomor 35 tahun 2009, dan program rehabilitasi juga telah diwajibkan; namun, hakim dalam putusannya tidak mencantumkan rehabilitasi, melainkan hanya menjatuhkan hukuman penjara. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaturan rehabilitasi pecandu narkotika dalam perspektif Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan untuk mengetahui dampak rehabilitasi terhadap penyalahgunaan narkotika. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif. Jelnils pelnelliltilan yang dilakukan adalah melaksanakan pendekatan undang-undang. Validasi data dilakukan untuk menguji keabsahan data yang diperoleh melalui kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas, dan konfirmabilitas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rehabilitasi bagi pecandu narkoba diperlukan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, yang telah diuraikan secara rinci dalam pasal tersebut dan dianggap sebagai terobosan dalam penjatuhan sanksi pidana bagi para pelanggar, serta lebih menekankan aspek kemanusiaan dan melindungi hak-hak individu yang telah mengalami kecanduan narkotika.  Oleh karena itu, hakim dalam menjatuhkan putusan kepada pecandu narkotika tidak hanya mempertimbangkan hukuman penjara untuk menciptakan efek jera, tetapi juga memerlukan rehabilitasi agar individu tersebut pulih dan terhindar dari ketergantungan narkotika. 
Partisipasi Komunitas Anak Pulo pada Pengembangan Wisata Pulau Merak Kecil Kecamatan Pulomerak Kota Cilegon Jelita Yulia Rensa Wardana; Subhan Widiansyah; Nurul Hayat
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 31 No. 2 (2025): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/paradigma.v31i2.2546

Abstract

Partisipasi komunitas lokal merupakan elemen kunci dalam pengembangan wisata berbasis komunitas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk partisipasi Komunitas Anak Pulo dalam pengembangan wisata di Pulau Merak Kecil. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif, serta teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Komunitas Anak Pulo terlibat aktif dalam empat tahapan partisipasi, yaitu pengambilan keputusan, pelaksanaan, pengambilan manfaat, dan evaluasi. Komunitas Anak Pulo berinisiatif menjaga kebersihan lingkungan, mengelola fasilitas wisata secara mandiri, dan menjalin kerja sama dengan pihak luar. Keterlibatan ini mencerminkan partisipasi yang bermakna dan berkelanjutan, serta memperkuat rasa memiliki terhadap kawasan wisata. Komunitas tidak lagi menjadi objek pembangunan, melainkan subjek yang berperan aktif dalam seluruh proses pengembangan. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap kajian pembangunan partisipasi komunitas dan pengembangan wisata, dengan menekankan pentingnya pemberdayaan masyarakat lokal dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Efektifitas Teknik Relaksasi Benson Terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi di Ruang IGD RSUP dr. Tajuddin Chalid Makassar Prami Rahmiadi; Ernasari; Suci Hardiyanti Suharto; Sajekti Tjahjaningrum
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 31 No. 2 (2025): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/paradigma.v31i2.2548

Abstract

Hipertensi menjadi salah satu penyebab masalah pada kesehatan yang cukup berbahaya, karena hipertensi merupakan faktor resiko utama terjadinya penyakit kardiovaskuler seperti gagal jantung, stroke, penyakit jantung iskemik, serangan jantung menjadi dua penyebab kematian utama di dunia, Hipertensi yaitu tekanan darah tinggi bersifat abnormal atau tidak biasa, secara umum seseorang mengalami hipertensi apabila tekanan darah lebih dari 140 mmHg sistolik dan lebih dari 90 mmHg diastolik. Sаlаh sаtu terаpi non fаrmаkoterapi yаng digunаkаn untuk pаsien hipertensi yaitu terаpi relаksаsi benson, teknik relаksаsi benson аdаlаh relаksаsi yаng melibаtkаn teknik pernаpаsаn dаlаm yаng efektif dаn kаtа-kаtа аtаu ungkаpаn yаng diyаkini oleh seseorаng dаpаt mengurаngi bebаn аtаu meningkаtkаn kesehаtаn. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas terapi benson adalah untuk menurunkan ketegangan pada otot yang bisa memperbaiki denyut nadi, tekanan darah, serta pernafasan. Metode penelitian ini Penerapan teknik relaksasi benson pada Ny.M dilakukan 2 kali dilakukan 10-15 menit terapi ini menggunakan kepercayaan yang dianut oleh pasien di RSUP Tajuddin Chalid Makassar. Hasil Asuhan Keperawatan ini Didapatkan tekanan darah sebelum dilakukan teknik relaksasi benson 160/100 mmHg dan setelah dilakukan terapi benson selama 2 kali terdapat penurunan tekanan darah yaitu 130/90 mmHg. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Teknik Relaksasi Benson efektif untuk menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi.

Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 32 No. 1 (2026): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 31 No. 2 (2025): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 31 No. 1 (2025): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 30 No. 5 (2024): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 30 No. 4 (2024): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 30 No. 3 (2024): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 30 No. 2 (2024): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 30 No. 1 (2024): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 29 No. 3 (2024): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 29 No. 5 (2023): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 29 No. 4 (2023): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 29 No. 2 (2023): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 29 No. 1 (2023): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 28 No. 4 (2022): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 28 No. 3 (2022): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, danSosial Budaya Vol. 28 No. 2 (2022): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 28 No. 1 (2022): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 27 No. 2 (2021): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 27 No. 1 (2021): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 26 No. 2 (2020): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 25 No. 2 (2019): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya More Issue