cover
Contact Name
Dedy Aswan
Contact Email
dedy_aswan@unm.ac.id
Phone
+6281355204622
Journal Mail Official
dedy_aswan@unm.ac.id
Editorial Address
Jalan Jipang Raya komplek Bumi Palem P-23
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Education Technology Journal
ISSN : -     EISSN : 30903955     DOI : https://doi.org/10.62330/edutechno
Core Subject : Science, Education,
Edutecno: Educational Technology Journal is a peer-reviewed open-access journal published by PT Ininnawa Paramacitra Edukasi, dedicated to advancing scholarly and practical knowledge in the field of educational technology. As a multidisciplinary publication, Edutecno provides a platform for researchers, educators, and practitioners to explore the integration of technology in teaching, learning, curriculum development, and instructional innovation. Published twice a year, in JUNI and December, the journal accepts manuscripts written in either English or Indonesian. Submissions undergo a double-blind peer review process, ensuring academic rigor and publication integrity. The journal covers a wide range of topics, including instructional design, digital learning environments, educational media, technology in curriculum and pedagogy, e-assessment, inclusive technology, educational communication, and the application of emerging technologies such as AI, big data, blockchain, cloud computing, and IoT in education.
Articles 10 Documents
Meningkatkan Mutu Pendidikan Melalui Evaluasi Responsif Kurikulum Merdeka di MTsN 2 Kota Makassar Sabrina Putri Alfiah; Ince Citra Mahardhika; Nur Sahrani Najamuddin; Rabiul Rahman; Hamrulla P; Indah; Fajrin Baids
Edutechno : Educational Technology Journal Vol. 1 No. 01 (2025): Vol. 1 No. 1 (2025): Volume 01 Nomor 01 (Juni 2025)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/edutechno.v1i01.199

Abstract

Penelitian ini menganalisis efektivitas implementasi Kurikulum Merdeka di MTsN 2 Kota Makassar, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi, dan memberikan rekomendasi strategis berbasis evaluasi responsif untuk meningkatkan mutu pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan model evaluasi responsif yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk kepala madrasah, guru, siswa, dan komite sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka telah mendorong keterlibatan siswa melalui pembelajaran berbasis proyek, yang mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila seperti gotong royong, kemandirian, dan tanggung jawab. Namun, implementasinya menghadapi tantangan berupa keterbatasan pemahaman guru terhadap metode pembelajaran inovatif seperti pembelajaran berdiferensiasi dan asesmen formatif. Model evaluasi responsif terbukti efektif dalam memberikan gambaran holistik tentang pelaksanaan kurikulum serta memberikan rekomendasi strategis untuk perbaikan. Penelitian ini merekomendasikan pelatihan intensif bagi guru, supervisi berkelanjutan, serta penguatan peran komite sekolah dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka.
Evaluasi Kurikulum Merdeka Dengan Model Black Box Tyler Di UPT SPF SD Negeri Gunung Sari I Kota Makassar Riska Amelia; Muhammad Sya’ban Paduppai; Nur Fadilah Angriani; Nurul Inaya; Irma Amalia; Farhan Marcelino; Fajrin Baids
Edutechno : Educational Technology Journal Vol. 1 No. 01 (2025): Vol. 1 No. 1 (2025): Volume 01 Nomor 01 (Juni 2025)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/edutechno.v1i01.202

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi Kurikulum Merdeka di UPT SPF SD Negeri Gunung Sari I Kota Makassar menggunakan Model Black Box Tyler. Model ini menekankan evaluasi terhadap pencapaian tujuan pembelajaran melalui pengukuran perubahan perilaku siswa. Evaluasi difokuskan pada efektivitas pembelajaran, pemanfaatan sarana dan prasarana, serta tingkat keterlibatan orang tua dalam mendukung keberhasilan implementasi kurikulum. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan guru, observasi proses pembelajaran, dan analisis dokumen seperti modul ajar dan hasil evaluasi siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka berkontribusi pada peningkatan partisipasi aktif siswa melalui pendekatan pembelajaran berbasis proyek yang inovatif dan kontekstual. Meskipun demikian, ditemukan beberapa tantangan dalam pelaksanaannya, termasuk kurangnya pelatihan guru terkait metode pembelajaran dan teknologi pendidikan, serta keterbatasan fasilitas di beberapa kelas. Penelitian ini memberikan rekomendasi, seperti perlunya pelatihan intensif bagi guru, peningkatan dukungan fasilitas, dan kolaborasi lebih lanjut antara sekolah dan orang tua untuk memastikan keberlanjutan dan keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka.
Evaluasi Implementasi Kurikulum Merdeka melalui Model Countenance Stake : Integrasi Teknologi sebagai Kebutuhan Strategis Galuh Anggraeni Al Nur; Nurhayati; Rahmadina; Nurhidaya; Khusnul Khatimah; Fadly Ridkiansyah; Arnidah arnidah
Edutechno : Educational Technology Journal Vol. 1 No. 01 (2025): Vol. 1 No. 1 (2025): Volume 01 Nomor 01 (Juni 2025)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/edutechno.v1i01.203

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran menyeluruh mengenai proses dan hasil penerapan kurikulum, serta tantangan yang dihadapi dalam integrasi teknologi sebagai kebutuhan strategis. Melalui metode kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara dengan guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Kurikulum Merdeka memberikan fleksibilitas dalam pembelajaran, terdapat kesulitan dalam pemahaman kurikulum oleh guru dan keterbatasan sumber daya teknologi. Temuan ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menyoroti pentingnya pelatihan bagi pendidik dan dukungan teknologi untuk meningkatkan efektivitas kurikulum. Artikel ini menyimpulkan bahwa integrasi teknologi merupakan langkah penting untuk mendukung keberhasilan Kurikulum Merdeka di MTSN 1 Makassar.
EVALUASI EVALUASI RESPONSIF PENERAPAN KURIKULUM MERDEKA DI MIN 1 KOTA MAKASSAR Muthia Mutmainna; Muthi’ah Nabilah Yusuf; Nur Indah Sari; Dyastri Prameswari; Muhammad Shafwan Syahid; Wahdaniah Hermansah; Nur Aini Yusuf
Edutechno : Educational Technology Journal Vol. 1 No. 01 (2025): Vol. 1 No. 1 (2025): Volume 01 Nomor 01 (Juni 2025)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/edutechno.v1i01.204

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyebarkan Kurikulum Merdeka dengan Model Responsif di MIN 1 Kota Makassar, dengan fokus pada efektivitasnya dalam meningkatkan keterlibatan siswa dan hasil pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, yang meliputi observasi, wawancara, dan analisis dokumen untuk menilai dampak kurikulum terhadap perkembangan akademik dan non-akademik siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Model Responsif dari Kurikulum Merdeka mempunyai dampak positif terhadap partisipasi siswa, kreativitas, dan keterampilan berpikir kritis. Model ini juga mendorong kolaborasi yang lebih baik antara guru, siswa, dan orang tua, yang berkontribusi pada terciptanya lingkungan belajar yang lebih mendukung. Namun penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan, seperti kebutuhan pelatihan guru yang berkelanjutan dan ketersediaan sumber daya pembelajaran yang mampu untuk mengoptimalkan potensi kurikulum tersebut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun implementasi kurikulum ini telah berjalan dengan sukses, peningkatan kapasitas guru dan infrastruktur pembelajaran diperlukan untuk memastikan keberlangsungan dan keberhasilan Kurikulum Merdeka di sekolah ini.
Evaluasi Implementasi Kurikulum Merdeka dengan Model CIPP di UPT SPF SD Inpres Layang Bertingkat Wahyu Ningsih; Muh.Al Askar; Nurwahidah. R; Veny Loria Lino Padang; Rasmi Nigrahayu; Mulyaqillah; Arnidah Arnidah
Edutechno : Educational Technology Journal Vol. 1 No. 01 (2025): Vol. 1 No. 1 (2025): Volume 01 Nomor 01 (Juni 2025)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/edutechno.v1i01.215

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasiimplementasi Kurikulum Merdeka di UPT SPF SD Inpres Layang Bertingkat menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Pendekatan ini dilakukan untuk menilai kesiapan, pelaksanaan, dan hasil implementasi kurikulum gunamenghasilkan rekomendasi perbaikan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengankepala sekolah, guru, dan siswa, observasi langsungkegiatan pembelajaran, serta analisis dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah telahmenerapkan Kurikulum Merdeka secara menyeluruh,dengan penggunaan modul ajar yang sesuai, meskipunmasih terdapat kendala dalam penguasaan teknologipendidikan dan keterbatasan fasilitas. Evaluasiberbasis model CIPP memberikan gambaran bahwapenerapan kurikulum ini telah meningkatkankompetensi akademik dan non-akademik siswa, khususnya dalam berpikir kritis, kreativitas, dan kolaborasi. Rekomendasi yang dihasilkan meliputipenguatan pelatihan guru, peningkatan fasilitaspembelajaran, dan dukungan kolaborasi lintas sektoruntuk memastikan keberlanjutan dan efektivitasimplementasi kurikulum.
EVALUASI RESPONSIF PENERAPAN KURIKULUM MERDEKA DI MIN 1 KOTA MAKASSAR Muthia Mutmainna; Muthi’ah Nabilah Yusuf; Nur Indah Sari; Dyastri Prameswari; Muhammad Shafwan Syahid; Wahdaniah Hermansah; Fajrin Baids; Sofyan
Edutechno : Educational Technology Journal Vol. 1 No. 02 (2025): Volume 01 Nomor 02 (Desember 2025)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/edutechno.v1i02.222

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi Kurikulum Merdeka dengan Model Responsif di MIN 1 Kota Makassar, dengan fokus pada efektivitasnya dalam meningkatkan keterlibatan siswa dan hasil pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, yang melibatkan observasi, wawancara, dan analisis dokumen untuk menilai dampak kurikulum terhadap perkembangan akademik dan non-akademik siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Model Responsif dari Kurikulum Merdeka memiliki dampak positif terhadap partisipasi siswa, kreativitas, dan keterampilan berpikir kritis. Model ini juga mendorong kolaborasi yang lebih baik antara guru, siswa, dan orang tua, yang berkontribusi pada terciptanya lingkungan belajar yang lebih mendukung. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan, seperti kebutuhan pelatihan guru yang berkelanjutan dan ketersediaan sumber daya pembelajaran yang memadai untuk mengoptimalkan potensi kurikulum tersebut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun implementasi kurikulum ini telah berjalan dengan sukses, peningkatan kapasitas guru dan infrastruktur pembelajaran diperlukan untuk memastikan keberlanjutan dan kesuksesan Kurikulum Merdeka di sekolah ini. Kata Kunci: Kurikulum Merdeka, Model Responsif, keterlibatan siswa, kapasitas guru, evaluasi pendidikan. ABSTRACT Abstract: This study aims to evaluate the implementation of the Responsive Model of the Merdeka Curriculum at MIN 1 Kota Makassar, focusing on its effectiveness in enhancing student engagement and learning outcomes. The research employed a qualitative descriptive method, involving observations, interviews, and document analysis to assess the curriculum's impact on students' academic and non-academic development. The findings indicate that the Responsive Model of the Merdeka Curriculum has a positive effect on student participation, creativity, and critical thinking skills. It also fosters better collaboration between teachers, students, and parents, contributing to a more supportive learning environment. However, the study also identifies challenges such as the need for continuous teacher training and adequate learning resources to fully optimize the curriculum’s potential. The research concludes that while the implementation has been largely successful, further improvements in teacher capacity and infrastructure are necessary to ensure the sustainability and continued success of the Merdeka Curriculum at the school. Keywords Merdeka Curriculum, Responsive Model, student engagement, teacher capacity, educational evaluation.
effect The Effect Of Cloud Literacy Media Use On Students' Reading Comprehension Abilities Class IV Of SD Inpres Tetebatu Gowa Regency Nurhaedah; Andi Dewi Riang Tati; Nurfadila
Edutechno : Educational Technology Journal Vol. 1 No. 02 (2025): Volume 01 Nomor 02 (Desember 2025)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/edutechno.v1i02.468

Abstract

Membaca pemahaman penting bagi penguasaan ilmu di Sekolah Dasar, namun hasil asesmen nasional menunjukkan literasi siswa masih lemah. Adapun tujuan dari penelitian, Mengetahui penggunaan literacy cloud pada siswa SD Inpres Tetebatu Kabupaten Gowa, Mengetahui gambaran kemampuan membaca pemahaman siswa SD Inpres Tetetbatu Kabupten Gowa, mengetahui pengaruh literacy cloud dalam meningkatkan kemampuan membaca pemahaman dalam mengidentifikasi tokoh dan karakter dalam dongeng. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis quasi-eksperimen desain nonequivalent control group design. Sampel penelitian siswa kelas IV SD Inpres Tetebatu Kabupaten Gowa sebanyak 53 siswa yang terbagi menjadi dua kelompok kelas eksperimen (menggunakan literacy cloud) dan kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui observasi dan pre-test & post-test, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial melalui uji normalitas, homogenitas, serta uji t independen. Hasil penelitian menunjukkan adanya (1) peningkatan signifikan pada kemampuan membaca pemahaman siswa setelah penerapan literacy cloud. hasil observasi keterlaksanaan pembelajaran yang menunjukkan bahwa pada pertemuan pertama keterlaksanaan pembelajaran berada pada kategori "Baik" dengan persentase 65%, dan meningkat menjadi kategori "Sangat Baik" dengan persentase 90% pada pertemuan kedua kelas eksperimen, (2) nilai rata-rata posttest kelas eksperimen mencapai 88,00, jauh lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol dengan rata-rata 51,70. Proses pembelajaran berbasis literacy cloud juga dinilai sangat efektif dengan keterlaksanaan mencapai 90,6% pada pertemuan kedua. (3) Temuan ini membuktikan bahwa penggunaan media digital berbasis literacy cloud dapat meningkatkan keterlibatan siswa, memperkuat pemahaman teks, serta membantu siswa mengidentifikasi tokoh dan karakter dalam dongeng secara lebih baik.
Analisis Respon Guru dan Siswa terhadap Kondisi Sarana-Prasarana Terbatas: Studi Responsif di SD Inpres Tello III Fitra Ramadhani; Andi Nabilah Fadilah; Muh. Cipta Dermawan; Rifani Aulia; Emi Rahma; Nuraini Yusuf; Dariyono
Edutechno : Educational Technology Journal Vol. 1 No. 02 (2025): Volume 01 Nomor 02 (Desember 2025)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/edutechno.v1i02.479

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi respons guru dan siswa terhadap kondisi fasilitas belajar yang terbatas dalam pelaksanaan Kurikulum Merdeka di SD Inpres Tello III Makassar. Keterbatasan muncul akibat meningkatnya jumlah siswa sehingga musala dialihfungsikan sebagai ruang belajar alternatif bagi kelas V, dengan pencahayaan dan ventilasi terbatas serta penggunaan karpet dan meja lipat sebagai sarana utama. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan Model Evaluasi Responsif Robert E. Stake. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara dengan kepala sekolah, 3 guru, dan 23 siswa, kemudian dianalisis melalui reduksi, penyajian data, dan verifikasi menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru merespons keterbatasan fasilitas secara adaptif melalui pemanfaatan media sederhana, variasi metode pembelajaran, serta pengelolaan kelas yang fleksibel untuk menjaga keterlibatan siswa. Siswa juga menunjukkan respons positif berupa antusiasme, kenyamanan belajar, dan kemampuan beradaptasi meskipun ruang belajar kurang ideal. Kolaborasi antara guru, siswa, dan pihak sekolah memungkinkan pembelajaran tetap berjalan efektif dan selaras dengan prinsip Kurikulum Merdeka. Penelitian menyimpulkan bahwa kreativitas pedagogis dan kerja sama menjadi faktor penting dalam mengatasi keterbatasan fasilitas serta mendukung strategi pembelajaran adaptif di sekolah dengan kondisi serupa.
PENGARUH PENERAPAN PENDEKATAN WHOLE LANGUAGE DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA KARTU KATA TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS II PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SD INPRES BALANG-BALANG Ilma Awaliyah Umar; Rohana; Andi Makkasau
Edutechno : Educational Technology Journal Vol. 1 No. 02 (2025): Volume 01 Nomor 02 (Desember 2025)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/edutechno.v1i02.489

Abstract

Penelitian ini dilakukan atas dasar permasalahan yang ditemukan yaitu rendahnya kemampuan membaca permulaan siswa. Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui gambaran penerapan pendekatan whole language terhadap kemampuan membaca permulaan siswa dengan mengunakan media kartu kata kelas II di SD Inpres Balang-Balang, (2) Untuk mengetahui gambaran kemampuan membaca permulaan siswa kelas II di SD Inpres Balang-Balang, (3) Untuk mengetahui pengaruh penerapan pendekatan whole language dan siswa yang diajarkan menggunakan metode sederhana. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan bentuk quasi eksperimental design. Desain penelitian menggunakan Pretest-posttest control group design. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan tes. Prosedur pengumpulan data yaitu pretest, pemberian perlakuan, dan postest kemudian dianalisis secara statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan bantuan program IMB SPSS statistics version. Hasil analisis deskriptif menunjukkan penerapan pendekatan whole language dengan menggunakan media kartu kata berjalan dengan sangat baik. menunjukkan penerapan pendekatan whole language dengan menggunakan media kartu kata berjalan dengan sangat baik. Hasil analisis inferensial menggunakan Independent Sampel t-Tes diperoleh nilai t hitung =2.251 > t tabel 1.67793 dengan taraf signifikan α = 0,05 sehingga hipotesis Ha diterima dan H0 ditolak. Dengan demikian, terdapat pengaruh signifikan penerapan pendekatan whole language dengan media kartu kata terhadap kemampuan membaca permulaan siswa kelas II SD Inpres Balang-Balang.
PENGARUH PENERAPAN METODE OUTDOOR LEARNING TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS CERPEN PADA SISWA KELAS IV SD INPRES BALANG-BALANG Rahmi; Muhammad Faisal; Amir Pada
Edutechno : Educational Technology Journal Vol. 1 No. 02 (2025): Volume 01 Nomor 02 (Desember 2025)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/edutechno.v1i02.490

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan penerapan metode outdoor learning pada siswa kelas IV, (2) menganalisis keterampilan menulis cerpen pada siswa kelas IV, dan (3) mengetahui pengaruh penerapan metode outdoor learning terhadap keterampilan menulis cerpen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimental dengan model pretest-posttest control group design. Sampel terdiri dari dua kelas, kelas IV A berjumlah 24 siswa dan kelas IV B berjumlah 24 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes (pretest dan posttest), serta dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Penerapan metode outdoor learning terlaksana dengan sangat baik, terlihat dari tahapan pembelajaran yang dilaksanakan sesuai langkah-langkah pembelajaran outdoor learning, (2) keterampilan menulis kelas eksperimen mencapai kategori “baik sekali” dan kelas kontrol mencapai kategori “cukup”. (3) terdapat pengaruh penerapan metode outdoor learning terhadap keterampilan menulis cerpen siswa kelas IV.

Page 1 of 1 | Total Record : 10