cover
Contact Name
-
Contact Email
lppm@umkudus.ac.id
Phone
+6285117477445
Journal Mail Official
lppm@umkudus.ac.id
Editorial Address
https://ejr.umku.ac.id/index.php/JAI/pages/view/editorial-boards
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Abdimas Indonesia
ISSN : 26544822     EISSN : 26542544     DOI : doi.org/10.26751/jai
Jurnal Abdimas Indonesia aims to disseminate scholarly works and best practices related to the implementation of community engagement and empowerment activities based on science, technology, and local wisdom. The journal seeks to bridge academic knowledge with real-world community needs, supporting sustainable development and improving community welfare through participatory and innovative approaches. Scope of the Journal The journal publishes articles derived from community service and engagement activities conducted by academics, practitioners, and students. The scope includes, but is not limited to, the following areas: Community empowerment and capacity building Application of science, technology, and innovation for community development Health promotion and disease prevention in communities Education, literacy, and learning empowerment programs Economic empowerment, entrepreneurship, and MSME development Environmental conservation and sustainable development Social innovation and community-based solutions Appropriate technology and digital transformation for communities Disaster preparedness, mitigation, and community resilience Public policy implementation and community participation Cultural preservation and local wisdom-based community programs Evaluation and impact assessment of community service programs
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 154 Documents
GERAKAN AKTIFKAN POSYANDU : UPAYA PENINGKATAN KAPASITAS KADER DALAM AKSELERASI CAPAIAN POSYANDU DI DESA GOMBONGSARI, KABUPATEN KARAWANG Desy Rizki Ariani; Uun Nurjanah; Abdul Gowi; Siti Sopiatun; Lilis Siti Khodijah; Kustiyuwati Kustiyuwati; Sri Ayu Fatmayanti
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 7, No 2 (2025): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v7i2.3162

Abstract

Posyandu is one form of community empowerment aimed at improving public health, particularly for mothers and children. It serves as one of the spearheads of public health services in Karawang. However, challenges still exist in Posyandu services, including the level of participation of toddlers and the capacity of cadres in carrying out Posyandu activities. Gombongsari Village is a village where most of the residents are farmers. This village has been designated as a model village in Karawang Regency to compete in the National-level P2WKWS program.P2WKWS is an integrated assessment activity aimed at evaluating the success of villages or urban wards in empowering women’s roles in family development, particularly in health aspects, in this case, Posyandu. In response to this, a strategic step was needed to reactivate the “Activate Posyandu” movement as an effort to increase the capacity of Posyandu cadres to accelerate the achievements of Gombongsari Village Posyandu.The cadres were provided with training and education on Exclusive Breastfeeding (ASI Eksklusif), complementary feeding (MP-ASI) and animal protein-rich foods, as well as nutritional status and its management. The results of this community service activity showed a significant increase before and after the intervention in education on Exclusive Breastfeeding, complementary feeding and animal protein-rich foods, as well as nutritional status and its management (p-value = 0.001, p-value = 0.001, p-value = 0.001).The success of this intervention was supported by the delivery of materials relevant to the cadres’ field conditions, engaging media, and effective delivery methods. This proves that providing interventions effectively improves cadres’ knowledge capacity. With the increased understanding and capacity of the cadres, it is expected that they will be able to improve health services at the Posyandu.
PEMBERDAYAAN PETERNAK MAKMUR JAYA FARM MELALUI INOVASI MESIN PERAH SUSU KAMBING UNTUK KETAHANAN PANGAN DAN PENCEGAHAN STUNTING Yunita Rusidah; Arief Adi Saputro; Annisya Luthfi Septanti
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 7, No 2 (2025): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v7i2.3155

Abstract

Produksi susu kambing di Desa Gondosari, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus memiliki potensi besar sebagai sumber gizi alternatif untuk mendukung ketahanan pangan dan mencegah stunting. Namun, mitra pengabdian Makmur Jaya Farm masih menghadapi kendala pada proses pemerahan manual, keterbatasan modal, serta manajemen usaha dan pemasaran yang belum optimal. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi susu kambing melalui penerapan mesin pemerah susu otomatis berbasis teknologi, pelatihan manajemen usaha, serta strategi pemasaran digital. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi tepat guna, pendampingan, serta evaluasi. Hasil program menunjukkan peningkatan kapasitas produksi susu kambing, perbaikan manajemen usaha, serta diversifikasi produk dan perluasan pemasaran. Implementasi kegiatan ini berkontribusi terhadap pencapaian SDG 2 (Zero Hunger) dan SDG 3 (Good Health and Well-Being), serta mendukung indikator kinerja utama perguruan tinggi. Dengan demikian, program ini dapat memperkuat kemandirian pangan masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan peternak.
OPTIMALISASI KAPASITAS KADER DALAM IMPLEMENTASI INTEGRASI LAYANAN PRIMER UNTUK MENDUKUNG TRANFORMASI PELAYANAN KESEHATAN DI POSYANDU Biyanti Dwi Winarsih; Diana Tri Lestari; Eko Prasetyo
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 7, No 2 (2025): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v7i2.3160

Abstract

Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat memiliki peran strategis dalam upaya promotif dan preventif, sehingga peningkatan kapasitas kader menjadi kunci dalam menjawab tantangan perubahan sistem kesehatan. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan kapasitas kader dalam implementasi integrasi layanan primer untuk mendukung tranformasi layanan kesehatan di Posyandu. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan pendekatan transfer knowledge, difusi ipteks, asset based community development dan participatory actions programs Kegiatan dilaksanakan melalui pelatihan, pendampingan, dan praktik langsung yang berfokus pada keterampilan kader dalam deteksi dini, pencatatan dan pelaporan, serta koordinasi layanan berjenjang bagi balita, remaja, dewasa, dan lansia. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan motivasi kader dalam melaksanakan integrasi layanan primer. Selain itu, kader lebih mampu mengidentifikasi masalah kesehatan secara komprehensif serta berkolaborasi dengan tenaga kesehatan untuk tindak lanjut pelayanan. Dengan demikian, penguatan kapasitas kader diharapkan dapat mendukung keberhasilan transformasi pelayanan kesehatan yang lebih efektif, berkesinambungan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat
EDUKASI GIZI SEIMBANG BERBASIS LKPD DIGITAL INTERAKTIF SEBAGAI MEDIA PENGENALAN KONSEP ISI PIRINGKU DI SEKOLAH DASAR Atun Wigati; Purbowati Purbowati; Maya Eka Mutiara; Fatimah Nur Aulia; Sherina Bella Marshanda; Maysita Anggie Nurhaliza; Ria Febrianti; Eva Aulia Ramadhani; Sefulloh Fajar Nobriantoro; Wiro Patabi; Ayo Dhiya Ekanathan11 Dhiya Ekanathan
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 7, No 2 (2025): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v7i2.3239

Abstract

Kegiatan diawali dengan pelaksanaan pre-test, dilanjutkan dengan penyampaian materi melalui video edukasi dilanjut dengan diskusi, kemudian mengerjakan soal LKPD serta diakhiri dengan post-test sebagai bentuk evaluasi. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata peserta dari 40,56 pada pre-test menjadi 72,22 pada post-test, yang mencerminkan peningkatan pemahaman sebesar 78%. Materi yang disampaikan meliputi konsep Isi Piringku sebagai panduan penerapan gizi seimbang. Program ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan siswa, tetapi juga berpotensi mendorong mereka untuk berperan sebagai agen penyebar informasi gizi di lingkungan sekitarnya.
PEMBERDAYAAN KADER REMAJA UNIT KESEHATAN SEKOLAH BERBASIS EDUGAME MOLECULER DALAM MENINGKATKAN KESADARAN BAHAYA KANKER DI SURABAYA Ridlo, Muhamad; Hilfida, Nurullia Hanum; Wulandari, Evy; Ginting, Nur Florenty Rehulina; Lirabbiha, Ibnaty Salsabila; Yanurrah, Syahda Awwaliyah Mullah; Ningtyas, Rizky Artika; Putri, Anindya Aurellia Ardianto; Adinaya, Anggita Nova
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 8, No 1 (2026): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v8i1.3178

Abstract

AbstractCancer is one of the leading causes of mortality worldwide, including in Indonesia, necessitating promotive and preventive interventions from an early age. However, adolescents’ awareness of cancer remains low due to limited access to engaging and comprehensible information. This community service program aimed to enhance adolescents’ knowledge and awareness of cancer through the empowerment of School Health Unit (UKS) cadres using molecular edugame media. The activity was conducted at SMP Negeri 40 Surabaya and SMP IT Ustman Bin Affan from June until October 2025, involving 50 UKS adolescent cadres selected through total sampling. An educational-participatory approach was applied, utilizing molecular edugames Monocancer, Word Puzzle Game, and Flash Cards as the primary learning instruments. Data were collected using pre- and post-tests to measure knowledge improvement and observation to evaluate participation and media effectiveness. The findings demonstrated a significant increase in participants’ knowledge and awareness of cancer, with 60% achieving a high level, 30% a moderate level, and 10% a low level. These results indicate that molecular edugames are effective, interactive tools for adolescent cancer education. The program concludes that educational games represent an innovative strategy for school-based health promotion and recommends broader adoption through collaboration among schools, health professionals, and communities.
UPAYA PENCEGAHAN STUNTING MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN NUGGET SAYUR SEBAGAI ALTERNATIF MAKANAN NON KARIOGENIK PADA BALITA DAN ANAK Failasufa, Hayyu; Ashma, Sausan; Khamidah, Kartika Meikhatul
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 8, No 1 (2026): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v8i1.3112

Abstract

Latar belakang: Anak usia 6-12 tahun perlu didukung dengan memberikan asupan gizi seimbang untuk membantu daya tahan tubuh serta pola pikir pada anak. Jika nutrisi tidak terpenuhi secara seimbang, bisa saja berakibat pada gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak mengakibatkan stunting. Nugget sayur merupakan salah satu alternatif makanan untuk memenuhi gizi anak-anak karena mengabungkan antara bahan hewani dan nabati. Metode: Kegiatan dilakukan di desa Kupen diikuti oleh 40 ibu PKK. Kegiatan yang dilaksanakan meliputi edukasi dilanjutkan dengan praktik. Peserta juga diberikan lembar pre-post test untuk menilai pengetuan dan praktik dari peserta. Hasil: Pengetahuan ibu-ibu PKK meningkat seignifikan setelah diberikan pelatihan (0,000). Skor tertinggi mencapai angka 100. Sedangkan, peningkatan skor mencapai 40 dari rata-rata skor sebelumnya. Kesimpulan: Pelaksanaan kegiatan pengabdian di desa Kupen berhasil memperkenalkan salah satu jenis makanan sehat yang disukai anak-anak dan memiliki kandungan nutrisi sangat banyak yaitu nugget sayur.
PENDAMPINGAN PADA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN KUDUS DALAM PENYUSUNAN KEBIJAKAN TENTANG TATA TERTIB DEWAN DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH Suparnyo, Suparnyo; Wibawa, Iskandar; Suliyono, Aris
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 8, No 1 (2026): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v8i1.3185

Abstract

Tata tertib DPRD berfungsi mengatur mekanisme rapat, proses legislasi, penganggaran, dan pengawasan agar selaras dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, efektivitas, dan partisipasi publik. Di Kabupaten Kudus, proses penyusunan tata tertib menghadapi berbagai kendala. Melalui kegiatan pendampingan yang dilakukan secara partisipatif dan kolaboratif antara akademisi, praktisi hukum, dan DPRD, dilakukan serangkaian kegiatan berupa kajian regulasi, pelatihan, diskusi interaktif, dan asistensi teknis dalam penyusunan tata tertib. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kapasitas anggota DPRD dalam memahami aspek hukum dan tata kelola pemerintahan, serta tersusunnya Rancangan Peraturan DPRD tentang Perubahan atas Peraturan Nomor 1 Tahun 2018 tentang Tata Tertib DPRD Kabupaten Kudus yang difasilitasi oleh Gubernur Jawa Tengah. Setelah melalui pembahasan dan penyesuaian hasil fasilitasi, disimpulkan tiga hasil utama, yaitu: pertama, usulan perubahan terkait komposisi dalam alat kelengkapan DPRD disetujui; kedua, usul penambahan ayat pada Pasal 54 tidak disetujui karena bertentangan dengan ketentuan dalam PP Nomor 12 Tahun 2018; dan ketiga, Rancangan Peraturan DPRD Kabupaten Kudus tentang Perubahan atas Peraturan DPRD Nomor 1 Tahun 2018 tentang Tata Tertib diundangkan dalam Berita Daerah. Pendampingan ini menghasilkan tata tertib yang sah dan implementatif sekaligus memperkuat profesionalitas serta integritas DPRD dalam mewujudkan good governance di tingkat daerah.
PENGUATAN EKONOMI KREATIF DAN PEMAHAMAN HUKUM BISNIS PADA USAHA COFFEE SHOP Heni Risnawati; Tuti Nadhifah; Dian Rosita; Ria Etikasari; Sherly Nur Ekawati
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 7, No 2 (2025): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v7i2.2962

Abstract

This community service aims to increase the capacity of coffee shop business actors in Jrahi Tourism Village, Pati Regency, in building a sustainable creative economy by strengthening the understanding of business law and branding strategies. One of the fundamental problems faced by business actors is the weak understanding of the legal aspects of the business, especially in managing documents such as invoices, financial reports, and deeds of agreement. This not only poses a risk to business continuity, but also opens up opportunities for criminal acts such as embezzlement and forgery. In addition to the legal aspect, strengthening business identity through branding strategies is also an urgent need. Business actors are encouraged to create unique and authentic concepts by integrating local values and the potential of the natural scenery of Jrahi Village as part of the tourist attraction. Through counseling and mentoring, this activity has succeeded in increasing business actors' awareness of the importance of legality, business documentation, and the strategic value of differentiation and brand identity in building a professional, competitive, and local potential-based creative business.
PROMOSI PENYAKIT TIDAK MENULAR MELALUI EDUKASI, SKRINING, DAN KONSELING GAYA HIDUP SEHAT Hartanti, Miranti Dwi; Khairani, Lilis; Tanzila, Raden Ayu; Mayasari, Ni Made Elva; Nurfauza, Aqila Meisya Putri; Andelina, Rizky
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 8, No 1 (2026): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v8i1.3191

Abstract

Penyakit diabetes melitus terus meningkat pada kelompok usia dewasa dan lansia sehingga diperlukan upaya preventif berbasis komunitas yang mampu meningkatkan pengetahuan serta mendeteksi individu dengan risiko tinggi. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi mengenai penyakit DM, mengukur risiko peserta melalui instrumen terstruktur, serta mendorong perubahan perilaku melalui konseling gaya hidup. Pengabdian masyarakat ini menggunakan pendekatan promotif dan preventif melalui kegiatan edukasi kesehatan, skrining faktor risiko, serta konseling gaya hidup sehat pada kelompok masyarakat berisiko penyakit tidak menular (PTM), yaitu diabetes melitus. Kegiatan dilaksanakan di Klinik Dokter Keluarga Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang pada Kamis, 30 Oktober 2025 dengan melibatkan 50 (lima puluh) peserta berusia 45-60 tahun yang direkrut secara purposive dari masyarakat yang tinggal di sekitar klinik. Kegiatan dilaksanakan dalam satu sesi selama kurang lebih 3 (tiga) jam yang terdiri atas beberapa tahapan kegiatan. Tahapan pertama berupa sosialisasi dan edukasi mengenai faktor risiko, pencegahan, serta deteksi dini diabetes melitus menggunakan metode ceramah interaktif dan diskusi tanya jawab dengan media presentasi. Tahap kedua berupa pelaksanaan skrining faktor risiko diabetes melitus melalui pengisian kuesioner penilaian faktor risiko yang diadaptasi dari instrumen Finnish Diabetes Risk Score (FINDRISC) yang telah divalidasi secara internasional. Tahap ketiga adalah pemeriksaan kesehatan sederhana yang meliputi pengukuran antropometri (berat badan dan tinggi badan) menggunakan timbangan digital dan mikrotoise untuk menghitung indeks massa tubuh (IMT), serta pemeriksaan tekanan darah menggunakan sphygmomanometer digital terkalibrasi. Variabel yang diamati dalam kegiatan ini meliputi tingkat pengetahuan peserta mengenai diabetes melitus, faktor risiko perilaku, serta kategori risiko diabetes melitus berdasarkan hasil skrining. Peserta yang teridentifikasi memiliki kategori risiko sedang dan tinggi selanjutnya diberikan konseling indivdu mengenai modifikasi gaya hidup sehat, termasuk pengaturan pola makan, peningkatan aktivitas fisik, serta pengendalian faktor risiko lainnya yang dilakukan secara individual oleh dokter ahli penyakit dalam bagi peserta yang teridentifikasi memiliki kategori risiko sedang dan tinggi. Konseling dilakukan secara tatap muka selama kurang lebih 10-15 menit per peserta dengan pendekatan komunikasi interpersonal berbasis edukasi kesehatan. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan distribusi tingkat pengetahuan peserta, profil faktro risiko diabetes melitus, kategori risiko kesehatan, serta kecenderungan perubahan perilaku kesehatan setelah intervensi edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta setelah edukasi dengan nilai rerata 78,6 ± 9,4 dan nilai median 80, dengan nilai minimal 52 dan maksimal 96 . Sebagian besar peserta berada pada kategori risiko sedang dan tinggi, di mana 38,2% berada pada kategori risiko sedang dan 20,7% berada pada kategori risiko tinggi.  Mayoritas peserta yang menerima konseling melaporkan peningkatan aktivitas fisik serta perubahan pola makan menjadi lebih sehat dengan rerata 71,3 ± 8,1 dan median 72, serta rentang nilai minimal 55 hingga maksimal 89 . Kegiatan ini menyimpulkan bahwa edukasi yang terstruktur dan skrining berbasis komunitas efektif meningkatkan kesadaran dan perilaku pencegahan penyakit DM. Program serupa direkomendasikan untuk diterapkan secara berkala pada layanan primer guna memperkuat deteksi dini dan pencegahan penyakit tidak menular.
PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG PENCEGAHAN OSTEOARTHRITIS SECARA ALAMI MELALUI PROMOSI KESEHATAN ‘SENDI SEHAT DI USIA SENJA’ Nuh, Muhammad; Akrom, Akrom
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 8, No 1 (2026): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v8i1.3180

Abstract

Osteoarthritis (OA) merupakan penyakit sendi degeneratif yang sering menyebabkan nyeri, kekakuan, dan penurunan fungsi sendi, terutama pada lansia. Pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan OA secara alami masih terbatas, sehingga diperlukan edukasi kesehatan yang tepat. Kegiatan penyuluhan kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan OA secara alami melalui promosi kesehatan “Sendi Sehat di Usia Senja.” Kegiatan dilaksanakan di Klinik Pratama Cahaya Keluarga, Desa Kertawinangun, Kabupaten Cirebon dengan metode penyuluhan langsung dan pembagian leaflet edukatif yang berisi informasi mengenai gejala, faktor risiko, dan pencegahan OA menggunakan bahan alami seperti daun salam (syzygium polyanthum) dan daun kelor (moringa oleifera). Evaluasi dilakukan dengan kuesioner pre-test dan post-test yang terdiri dari 10 pertanyaan. Hasil analisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 39,80 pada pre-test menjadi 46,90 pada post-test dengan nilai p = 0,000 (p 0,05) yang berarti terdapat perbedaan signifikan sebelum dan sesudah penyuluhan. Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi kesehatan melalui penyuluhan langsung dan media leaflet sederhana efektif meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam mencegah osteoarthritis secara alami.