cover
Contact Name
-
Contact Email
lppm@umkudus.ac.id
Phone
+6285117477445
Journal Mail Official
lppm@umkudus.ac.id
Editorial Address
https://ejr.umku.ac.id/index.php/JAI/pages/view/editorial-boards
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Abdimas Indonesia
ISSN : 26544822     EISSN : 26542544     DOI : doi.org/10.26751/jai
Jurnal Abdimas Indonesia aims to disseminate scholarly works and best practices related to the implementation of community engagement and empowerment activities based on science, technology, and local wisdom. The journal seeks to bridge academic knowledge with real-world community needs, supporting sustainable development and improving community welfare through participatory and innovative approaches. Scope of the Journal The journal publishes articles derived from community service and engagement activities conducted by academics, practitioners, and students. The scope includes, but is not limited to, the following areas: Community empowerment and capacity building Application of science, technology, and innovation for community development Health promotion and disease prevention in communities Education, literacy, and learning empowerment programs Economic empowerment, entrepreneurship, and MSME development Environmental conservation and sustainable development Social innovation and community-based solutions Appropriate technology and digital transformation for communities Disaster preparedness, mitigation, and community resilience Public policy implementation and community participation Cultural preservation and local wisdom-based community programs Evaluation and impact assessment of community service programs
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 132 Documents
UPAYA KEBERHASILAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF MELALUI EDUKASI DAN PENDAMPINGAN MULAI KEHAMILAN Noor Azizah; Dyah Ayu Wulandari
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 4, No 1 (2022): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v4i1.1401

Abstract

Continuity of care is a continuous service activity starting from pregnancy, childbirth, postpartum, newborn and family planning. These primigravida pregnant women do not yet have knowledge about exclusive breastfeeding so that lactation preparations are carried out when the mother does a pregnancy check. Primigravida by getting knowledge, support and motivation from the midwife as one of the success factors in exclusive breastfeeding. Midwives in providing care are carried out comprehensively. The care provided in pregnancy detects early pregnancy risks, provides education and information according to gestational age, discomfort in the first, second and third trimesters, preparation for lactation. Preparation for lactation is carried out to increase knowledge, provide support, involve husband and family as motivators in exclusive breastfeeding. Assistance to babysitters while the mother is working, namely how to serve expressed breast milk, how to give expressed breast milk to babies. Breastfeeding assistance is carried out not only for mothers but by involving husbands, families and baby caregivers. Expressing breast milk storage is carried out at work, from work to home, to home to refrigerators and freezers and how to serve and how to give.
PENYULUHAN LANSIA UNTUK PENCEGAHAN HIPERTENSI DI POSYANDU DESA BESITO Melvin Dewi Rosita; Purbowati Purbowati; Supardi Supardi; Nur Shabrina Al Baiti; Danang Feby Saputra; Syamsul Hadi; Osama Maulana Haq; Fahima Nur Shofia; Diva Fitriana Putri; Regitha Adiba Fayza Purwoko; Khuril Aeni; Dwi Maya Ratna Sari; Mahardini Ayu Faradilla; Finkanita Salsabila; Anita Rahayu Putri; Putri Luthfiana Anggraeni; Zanadira Althofia; Mohammad Hasan Zuwad; Desy Meliasari
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 7, No 1 (2025): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v7i1.2830

Abstract

Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah kondisi di mana tekanan darah seseorang melebihi batas normal dan sering kali tidak disadari, sehingga dikenal sebagai silent killer. Lansia, yakni individu berusia 60 tahun ke atas, memiliki risiko lebih besar terhadap penyakit degeneratif seperti hipertensi, yang dapat menurunkan kualitas hidup dan produktivitas. Sebagai upaya meningkatkan pengetahuan lansia mengenai hipertensi dan pengelolaannya, kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Besito, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, dilakukan melalui edukasi kesehatan dengan metode ceramah, diskusi, dan tanya jawab. Kegiatan ini juga dilengkapi pemeriksaan kesehatan untuk mendukung pemahaman lansia tentang pentingnya pencegahan dan pengelolaan hipertensi. Hasilnya, lansia menunjukkan antusiasme tinggi, aktif dalam diskusi, dan terjadi peningkatan pemahaman terkait pengendalian hipertensi. Diharapkan, kegiatan ini mendorong lansia untuk menjalani pola hidup sehat guna mencegah komplikasi dan meningkatkan kesejahteraan mereka.
PEMANFAATAN MINYAK JELANTAH PADA PEMBUATAN LILIN ANTINYAMUK SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN DEMAM BERDARAH Ade Ima Afifa Himayati; Irma Sari Rahmawati; Putri Ameliatussholichah; Intan Meila Putri Pertiwi; Yeni Zakiyatul Ibriyah; Muh Latholiful Minan; Sakna Binta Munaya; Ulil Albab; Zulfa Laila Khoirun Nisa; Yunita Nur Afifah
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 6, No 2 (2024): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v6i2.2756

Abstract

Penggunaan minyak goreng berulang dan pembuangan minyak jelantah dapat membahayakan kesehatan dan lingkungan, Demam berdarah dengue (DBD) menjadi salah satu masalah kesehatan yang serius di Indonesia, khususnya di Desa Jati Wetan. Dalam upaya mengatasi masalah ini, minyak jelantah dapat dimanfaatkan untuk membuat lilin aromaterapi yang efektif sebagai pengusir nyamuk, serta memanfaatkan tanaman serai (Cymbopogon citratuus) dapat digunakan untuk pembuatan lilin. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan DBD dengan cara memanfaatkan minyak jelantah menjadi lilin aromatik sebagai penolak nyamuk. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memotivasi masyarakat agar dapat menciptakan usaha baru yang dapat meningkatkan perekonomian di Desa Jati Wetan. Kegiatan ini berhasil menunjukkan pencapaian yang signifikan, di mana rata-rata nilai pre-test awalnya hanya sebesar 45%. Namun, setelah dilaksanakan penyuluhan dan workshop, pengetahuan masyarakat mengalami peningkatan yang luar biasa, dengan rata-rata nilai mencapai 95%. Kesimpulan kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat sebanyak 50% terhadap pentingnya menjaga lingkungan dengan memanfaatkan limbah rumah tangga seperti minyak jelantah.
PENCEGAHAN PENYAKIT TROPIS MELALUI PEMBERANTASAN AGENT DAN VEKTOR DENGAN MEMANFAATKAN TEKNOLOGI BIOPORI DAN KOMPOS Diana Tri Lestari; Noor Hidayah; Fitriana Kartikasari; Achmad Ridwan; Yayuk Mundriyastutik
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 4, No 1 (2022): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v4i1.1504

Abstract

Penyakit tropis berkaitan dengan cara hidup yang tidak sehat, higiene serta sanitasi lingkungan yang buruk. Untuk mencegah mewabahnya penyakit tropis maka perlu upaya untuk membuat lingkungan sehat sehingga agen dan vektor penyebab penyakit tropis tidak berkembang. Teknologi yang digunakan adalah teknik biopori dan kompos. Pengabdian masyarakat dilakukan dengan memberikan pendidikan pada masyarakat, mencakup kegiatan pemberian penyuluhan, kampanye teknologi biopori dan demonstrasi pembuatan lubang biopori dan kompos. Hasil dari pengabdian masyarakat ini pengetahuan masyarakat tentang pencegahan penyakit tropis melalui pemberantasan faktor penyebab dengan memanfaatkan teknologi biopori dan kompos. Dari aspek afektif, peserta menerima bahwa teknologi biopori dapat dikembangkan sebagai salah satu upaya pencegahan penyakit tropis dan dari aspek psikomotor, peserta mampu untuk membuat lubang resapan biopori dan kompos.
UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT TIDAK MENULAR MELALUI KEGIATAN SENAM DAN SKRINING KESEHATAN PADA KELOMPOK RISIKO TINGGI Amarilla Melati; Tassya Yanurifsa Ameilia; Mohammad Sholahudin; Usamah Jundullah; Diah Widowati; Dwi Mei Anggraini; Fatihatul Husna; Inayah Alviorizka Pujanti; Muhamad Jauhar; Sukarmin Sukarmin
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 7, No 1 (2025): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v7i1.2721

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM) menjadi isu kesehatan di berbagai belahan dunia. Hal ini di sebabkan oleh perilaku masyarakat yang tidak sehat sehingga berdampak pada komplikasi penyakit dan kematian. Strategi pengendalian dan pencegahan PTM melalui skrining dan senam dan skrining kesehatan menjadi langkah strategis dalam mencegah peningkatan angka morbilitas dan mortalitas. Tujuan dari program ini adalah mengidentifikasi penyakit tidak menular melalui pemeriksaan sederhana dan partisipasi masyarakat dalam mengikuti senam sehat. Sasaran dari kegiatan ini adalah 37 orang masyarakat desa Demangan. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Desember 2024. Aspek yang diukur dalam kegiatan ini yaitu kadar gula darah dan kadar asam urat. Metode yang digunakan pada senam adalah metode demonstrasi, gerakan senam akan dipimpin oleh instruktur senam dan pelaksanaan skrining kesehatan PTM GDS dilakukan oleh mahasiswa KKN. Hasil pengukuran dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil skrining menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat memiliki kadar gula darah normal sebanyak 34 orang (91,8%) dan kadar asam urat normal sebanyak 15 orang (71,4%). Program pengabdian masyarakat di desa Demangan telah berhasil memberikan manfaat signifikan dalam meningkatkan temuan kasus baru diabetes melitus dan gout arthritis melalui pemeriksaan sederhana. Senam sehat dan skrining kesehatan memberikan informasi yang berguna untuk mengelola kesehetan mereka dengan lebih baik dalam upaya pencegahan PTM.
PEMANFAATAN PEPAYA MENTAH MENJADI STIK PEPAYA SEBAGAI ALTERNATIF USAHA BAGI MASYARAKAT Tuti Nadhifah; Devy Aufia Abshor; Cikita Berlian Hakim; dian rosita; Jeki Purnomo; Nelly Rhosyida
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 6, No 1 (2024): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v6i1.2443

Abstract

Pepaya merupakan salah satu tanaman yang banyak dijumpai di Desa Banget, namun masyarakat setempat kurang memanfaatkan buah pepaya. Sleian itu pepaya memiliki nilai jual yang rendah dan permintaan konsumen masih sendikit. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) yang memiliki tujuan memberikan solusi dari permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat khususnya ibu rumah tangga dalam menghasilkan olahan produk kreatif. Dengan menggali potensi sumber daya alam yang ada dapat bermanfaat dalam meningkatkan usaha sampingan selain bertani maupun pekerjaan lainnya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada bulan oktober 2023 dan diikuti oleh 40 peserta dari ibu-ibu PKK dan masyarakat desa Banget. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan tiga tahapan yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan dan tahan evaluasi. Hasil evaluasi dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa penguasaan peserta sebanyak  40 orang atau 80% berada dikategori minimal baik, yang artinya peserta yang mengikuti sosialisasi telah menguasai materi yang di sampaikan TIM PKM. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dilaksanakan di sesa Banget dapat dinyatakan berhasil, karena terjadi peningkatan pengetahuan terhadap peserta kegiatan. Saran bagi masyarakat di Desa banget diharapkan dapat diterapkan dengan mengolah pepaya mentah menjadi aneka makanan yang lain sehingga pepaya dapat bernilai jual tinggi dan dapat menambah keankaragaman makanan untuk bisa dijadikan peluang usaha bagi masyarakat.
PENGELOLAAN DAN PENGOLAHAN SAMPAH DALAM USAHA MENGURANGI LIMBAH SAMPAH DI LINGKUNGAN DESA BAE KUDUS Findasari Findasari; Taftazani Ghazi Pratamana; Nunung Agus Firmansyah; Sam’ani Intakoris; Hanin Fitria; Nurul Putri Shafira
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 4, No 2 (2022): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v4i2.1810

Abstract

Abstrak Permasalah dasar yang terjadi di setiap Kota di Indonesia adalah sampah. Banyak timbunan sampah yang telah mencemari lingkungan. Selain sampah industri, sampah rumah tanggalah yang banyak dihasilkan di Indonesia. Timbunan sampah rumah tangga seharusnya dapat dikurangi dengan pengelolaan dan pengolahan sampah yang benar agar sampah tersebut dapat dimanfaatkan kembali dan menjadi barang yang bernilai ekonomi untuk di jual sehingga mendapatkan keuntungan. Penyuluhan dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan warga dalam pengelolaan dan pengolahan sampah rumah tangga untuk didaur ulang menjadi barang daur ulang yang bernilai ekonomi. Pengabdian ini melibatkan pihak Bank Sampah, serta warga Desa Bae dalam kegiatan pengelolaan sampah. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat terdiri dari tiga tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan (terdiri dari penyuluhan dan aksi lapangan), dan evaluasi. Manfaat yang diperoleh oleh warga Desa Bae yaitu dapat meningkatkan pengetahuan dalam memanfaatkan sampah plastik menjadi suatu produk yang dapat dimanfaatkan kembali dan bernilai ekonomis.
EDUKASI KESEHATAN DAN PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN PUDING DAUN KELOR SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING PADA BALITA Anny Rosiana Masithoh; Anastasya Elvira Prameswari; Diah Andriani Kusumastuti; Silviana Putri Afrisia; Nur Baiti Anggraini Pangestu; Adinda Anisa Safitri; Nadya Asyh Selvya; Muhamad Haris Rizvi Rizqi
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 7, No 1 (2025): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v7i1.2766

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan yang serius di Indonesia, termasuk di Desa Jepangpakis, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Masalah ini disebabkan oleh kekurangan gizi kronis sejak usia dini dan dapat berdampak pada pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, serta kualitas hidup anak-anak di masa depan. Program Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk mengurangi prevalensi stunting melalui edukasi gizi dan pemberian makanan tambahan berupa puding daun kelor yang kaya nutrisi. Kegiatan ini dilaksanakan pada 21 Desember 2024 di Aula Balai Desa Jepangpakis, dengan melibatkan ibu hamil, ibu menyusui, dan kader posyandu. Metode yang digunakan mencakup sosialisasi gizi menggunakan leaflet, demonstrasi pembuatan puding daun kelor, serta diskusi interaktif. Hasil program menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan masyarakat tentang stunting dan pentingnya gizi seimbang. Puding daun kelor diterima dengan baik oleh anak-anak dan orang tua, serta membantu meningkatkan berat badan dan kesehatan anak-anak. Partisipasi aktif masyarakat dalam menanam dan memanfaatkan daun kelor mendukung keberlanjutan program ini. Program ini berhasil menurunkan angka stunting dan dapat dijadikan model untuk diterapkan di daerah lain.
SOSIALISASI AKUPRESUR BSM (BODY SPACE MEDICINE) SEBAGAI UPAYA MENGURANGI KEJADIAN WORK RELATED MUSCULOSKELETAL DISORDER (WMSDS) Ahmad Farid; Ony Setiani; Yuli Setyaningsih; Yuniar Hanani Darundiati
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 5, No 2 (2023): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v5i2.2173

Abstract

Pemijatan atau akupresur menjadi bagian dari tindakan (BSM) Body Space Medicine yang telah terbukti secara empiris mampu mengurangi nyeri pada otot. Akupresur BSM menggunakan delapan titik utama antara lain Baihui 百会, Dazhui 大椎, Hegu 合谷, Neiguan 内关 Changqiang 长强, San-yinjiao 三阴交, Zusanli 足三里, dan Zhiyin 至阴 . Tujuan sosialisasi ini yaitu memberikan pemahaman kepada Masyarakat terkait terapi non obat untuk mengatasi nyeri otot dengan titik akupresur BSM. Metode Sosialisasi: menggunakan metode sistem learning by doing, ceramah, diskusi dan tanya jawab dalam forum berkumpul masyarakat. Keseluruhan subyek peserta yaitu 162 orang warga prambatanlor. Hasil sosialisasi ini para peserta mendapatkan pengetahuan  yang meningkat dengan persentase sebanyak 71.6% memeliki pengetahuan yang baik terhadap akupresur dan warga mampu menjawab pertanyaan yang diberikan dengan benar. Saran yang bisa diberikan untuk sosialisasi selanjutnya antara lain selain akupresur, pentingnya warga mampu memahami terkait stretching disela jam pekerjaan. Kata Kunci: Akupresur, BSM, Body Space Medicine
Optimalisasi Perbaikan Gizi Keluarga Dalam Pencegahan Stunting Melalui Pemberdayaan Masyarakat Nasriyah Nasriyah; Rusnoto Rusnoto; Supriyanto Supriyanto
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 4, No 2 (2022): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v4i2.1702

Abstract

Masalah gizi merupakan ma¬salah yang dihadapi hampir seluruh dunia termasuk Indonesia. Indonesia salah satu negara dengan masalah gizi yang beragam. Kebutuhan gizi memegang peran sentral dalam mewujudkan kehidupan masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera. Pentingnya kecukupan gizi dalam sehari-hari untuk menopang kehidupan yang produktif dan bermanfaat merupakan kenyataan yang tidak terbantahkan. Salah satu dampak masalah gizi kepada anak bawah lima tahun yang saat ini masih menjadi perhatian seluruh dunia adalah stunting. Untuk mencapai target penurunan stunting hingga 14 persen tahun 2024, dapat dimulai dalam keluarga. Peran penting keluarga dalam mencegah terjadinya stunting yaitu dengan pemenuhan gizi keluarga. Tujuan pengabdian masyarakat untuk melakukan pemberdayaan masyarakat melalui kader Kesehatan yang ada di Desa Dersalam, Metode pengabdian dengan memberikan Pendidikan Kesehatan tentang pentingnya gizi dalam upaya perbaikan gizi keluarga dan pencegahan stunting. Kegiatan ini dilaksanakan selama 1 bulan dengan melibatkan tokoh masyarakat dan kader Kesehatan serta bidan desa. Hasil dari kegiatan pengambdian masyarakat disini yaitu telah dilakukan pemberian Pendidikan Kesehatan tentang gizi dan stunting serta pelatihan SIGIZI, penyuluhan pemanfaatan pekarangan untuk tamanan yang mengandung nilai gizi. Partisipasi seluruh komponen keluarga dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat dapat meningkatkan kemandirian keluarga untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga sehingga dapat mencegah stunting. Meningkatnya pengetahuan dan ketrampilan dalam perbaikan gizi keluarga dapat merubah masyarakat/keluarga dalam berperilaku dan bersikap dalam memenuhi kebutuhan gizi keluarga.

Page 4 of 14 | Total Record : 132