cover
Contact Name
Hena Dian Ayu
Contact Email
henadian@unikama.ac.id
Phone
+6282330236204
Journal Mail Official
jdimas@unikama.ac.id
Editorial Address
Jl. S. Supriadi No. 48, Bandungrejosari, Sukun, Malang, Provinsi Jawa Timur
Location
Kab. malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 3048183X     DOI : https://doi.org/10.21067/jdimas
Core Subject : Education, Social,
Focus and scoope in this journal cover various topics in the field of community service, including, but not limited to: 1. Education and training programs for the community. 2. Sustainable economic development in remote areas. 3. Health education and promotion of a healthy lifestyle. 4. Empowerment of women and marginalized groups. 5. Increasing environmental awareness and nature conservation. 6. Development of infrastructure and public facilities. 7. Technological innovation for the benefit of society. 8. Strengthening the capacity of local communities.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 32 Documents
Pemberdayaan Laskar Anak Pekerja Migran melalui Program Nayanika sebagai Digitalisasi Wisata Alam Pantai Kondang Bandung Linka Latifany Falasifa Reidana; Dea Difana Agustin; Dinda Putri Abadi; Tri Mulyati Puspita Sari; Nur Mukhammad Khilmi; Muslihati Muslihati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jdimas.v3i1.10811

Abstract

Artikel ini mendeskripsikan implementasi program Nayanika, pemberdayaan Laskar Anak Pekerja Migran (LAPM) melalui digitalisasi wisata alam Pantai Kondang Bandung Purwodadi, Donomulyo, Malang. Program ini bermitra dengan LAPM sebagai kelompok remaja berlatar belakang keluarga pekerja migran. Program Nayanika menyelesaikan permasalahan mitra yaitu minimnya aktivitas produktif LAPM. Program Nayanika bertujuan (1) menyusun program pemberdayaan LAPM; (2) menerapkan program Nayanika; dan (3) mengevaluasi dampak penerapan program terhadap perubahan mitra. Program dilaksanakan melalui tahapan 4P yaitu persiapan, pelaksanaan, penutupan, dan penyusunan laporan. Hasil kegiatan pengabdian terdiri dari (1) Program Nayanika meliputi Nayanika Edu, Nayanika Craft, Nayanika Tech dan Nayanika Fest; (2) terlaksananya program Nayanika berupa sosialisasi-edukasi dari Nayanika Edu, Craft, Tech, dan Fest.; (3) terciptanya kesadaran, pengetahuan, dan keterampilan LAPM dalam mengelola wisata alam, penataan fasilitas wisata, pengelolaan media sosial @kondangbandung_beach dan aplikasi Nayanika untuk branding Pantai Kondang Bandung, terciptanya Nayanika agent dan buku pedoman guna keberlanjutan program Nayanika. Program ini berhasil mengatasi masalah utama mitra dengan menghadirkan serangkaian kegiatan produktif yang berdampak positif terhadap LAPM dan potensi wisata alam Pantai Kondang Bandung.
Implementasi Implementasi Strategi Lokasi UMKM Serabi Hijau Karang Sari Cikarang Utara Karyanto; Shafa Cherryl Divanza; Shofwatunnida; Wiji Safitri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian masyarakat ini dilakukan pada UMKM Serabi Hijau "Cita Rasa" di Kabupaten Bekasi, dengan tujuan membantu menganalisis lokasi strategis untuk pembukaan cabang baru menggunakan metode analisis biaya-volume sebagai bagian dari manajemen operasional. Pengabdian ini mengevaluasi tiga lokasi potensial: Kebon Kopi, CiFest, dan Pasar Bersih Jababeka, denganmempertimbangkan biaya tetap, biaya variabel, dan volume penjualan untuk menentukan titik impas (break-even point) dan efisiensi operasional masing-masing lokasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa Kebon Kopi merupakan lokasi dengan biaya paling rendah, yaitu biaya tetap Rp 9.000.000 dan biaya variabel Rp 4.400/unit, sehingga menjadi pilihan optimal untuk volume penjualan rendah hingga menengah. Pada volume penjualan di atas 5.000 unit, CiFest menjadi lebih efisien, sedangkan Pasar Bersih optimal untuk volume di atas 11.667 unit. Lokasi strategis, seperti Kebon Kopi yang dekat dengan Stasiun Lemahabang, memberikan keunggulan aksesibilitasdan potensi pasar. Rekomendasi strategis mencakup penerapan pemasaran digital untuk menjangkau konsumen lebih luas, diversifikasi lokasi penjualan untuk meningkatkan efisiensi distribusi, dan adopsi otomatisasi produksi untuk menekan biaya variabel. Strategi ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi operasional, meminimalkan risiko investasi, dan mendukung keberlanjutan usaha. Pendekatan ini memberikan panduan praktis bagi UMKM untuk bersaing di pasar yang semakin kompetitif melalui pengelolaan operasional yang efektif.
Pelatihan Virtual Laboratory Fisika Berbasis Pendekatan Saintifik untuk Melatih Literasi Sains Siswa Roudhoutul Aulia Rochim; Noer Af’idah; Andri Wahyu Wijayadi; Oktaffi Arinna Manasikana; Nur Hayati; Fajrul Falah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jdimas.v3i1.11483

Abstract

This study aims to enhance students' science literacy through virtual Physics laboratory training using a scientific approach at Madrasah Aliyah Salafiyah Syafi'iyah Khoiriyah Hasyim Seblak. PhET simulations were selected to visualize abstract Physics concepts, such as sound waves, which are challenging to comprehend without physical laboratory tools. The activity involved 30 students in a series of training sessions, encompassing preparation, implementation, and evaluation phases. During the preparation phase, surveys and observations were conducted to identify challenges in Physics learning. The implementation phase included the delivery of materials, PhET simulation practices, and group discussions to deepen students' understanding. Evaluation was carried out by comparing students' understanding before and after the training. The results indicated that students were able to independently conduct virtual experiments, demonstrating their mastery of using PhET and achieving a better understanding of the material after utilizing this simulation. These findings highlight the potential of technology-based simulations to deepen students' understanding in Physics education, particularly in school environments facing challenges regarding laboratory facilities. This also opens opportunities for the development of technology-based education in madrasahs.
Pelatihan Perencanaan Pembelajaran Berbasis E-Learning Pada Calon Guru Matematika Nur Farida; Vivi Suwanti; Tatik Retno Murniasih; Rahaju Rahaju; Udik Yuwono
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan pengabdian ini adalah memberikan pelatihan kepada calon guru pendidikan matematika di Universitas PGRI Kanjuruhan Malang untuk menyusun rencana pembelajaran menggunakan media e-learning. Pelatihan ini bertujuan agar calon guru dapat memanfaatkan teknologi untuk menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, fleksibel, dan dapat diakses kapan saja dan di mana saja. Proses pelatihan dilaksanakan secara bertahap, mulai dari persiapan, pelaksanaan, hingga analisis dan evaluasi. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa calon guru berhasil menyusun rencana pembelajaran menggunakan e-learning dan mengimplementasikannya, salah satunya melalui pembuatan video pembelajaran. Kesimpulannya, penggunaan media e-learning terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Namun, untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan di masa mendatang, perlu diperhatikan kualitas jaringan internet, karena hal ini dapat mempengaruhi keberhasilan penggunaan media e-learning.
Pelatihan Pembuatan Ecandle Ramah Lingkungan dari Minyak Jelantah dan Bunga Telang di SDN Bakalan Krajan 2 I Ketut Suastika; Yunita Indraswari Santoso; Nisfatun Mufitdah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jdimas.v3i1.12389

Abstract

Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan di SDN Bakalan Krajan 2 untuk peserta didik kelas 5 dengan tujuan mengenalkan cara memanfaatkan limbah minyak jelantah dan bunga telang menjadi lilin aromaterapi (e-candle). Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kepedulian lingkungan, kreativitas, dan semangat kewirausahaan sejak dini. Pelatihan dilakukan melalui penjelasan singkat, demonstrasi, dan praktik langsung. Peserta didik belajar menyaring minyak jelantah, mencampurkannya dengan bahan lilin dan ekstrak bunga telang, serta menuangkan ke dalam cetakan. Mereka juga diajarkan cara menghias dan mengemas lilin hasil karya mereka. Peserta didik terlihat sangat antusias dan aktif selama kegiatan. Mereka mampu mengikuti proses dengan baik dan menunjukkan kreativitas tinggi. Kegiatan ini berhasil menanamkan nilai edukatif tentang daur ulang, serta memberikan pengalaman menyenangkan dan bermanfaat. Kegiatan ini diharapkan dapat terus dikembangkan dengan variasi produk ramah lingkungan lainnya, serta menjadi bagian dari pembelajaran berbasis proyek di sekolah.
RM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN PELUANG BISNIS INOVASI OLAHAN JERUK Retno Marsitin; Nyamik Rahayu Sesanti; Djoko Adi Susilo; Yuniar Ika Putri Pranyata
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jdimas.v3i1.12510

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat melalui pelatihan peluang bisnis inovasi olahan jeruk melibatkan masyarakat Desa Sukodadi. Kegiatan pengabdian bertujuan untuk mewujudkan membantu masyarakat pedesaan memecahkan persoalan, masalahpemberdayaan masyarakat di era teknologi informasi seperti pemanfaatan media website dan masyarakat bisa memperoleh pengalaman dan pengetahuan baru yang bermanfaat dalam seluruh aspek kehidupan, serta masyarakat mampu mengolah hasilperkebunan seperti jeruk menjadi berbagai inovasi olahan bahan pangan. Kegiatan pengabdian dengan metode pelatihan beberapa tahapan yaitu tahap awal dengan persiapan meliputi sarana dan prasarana sebagai tempat pelatihan dan penyesuaian jadwal kegiatan pengabdian, kemudian sosialisasi dengan menyampaikan materi & dialog interaktif terkait jenis dan manfaat buah jeruk serta sosialisai media sosial meliputi website, instagram dan shopee. Selanjutnyan, pelatihan dan pendampingan inovasi olahan jeruk, kemudian pemasaran produk dengan website, instagram dan shopee. Selanjutnya ahir kegiatan dengan diskusi dan evaluasi serta penyebaran angket respon. Target kegiatan pengabdian yaitu menghasilkan inovasi produk olahan jeruk seperti selai jeruk, permen jeruk dan manisan kulit jeruk dari pengolahan, pengemasan dan pemasaran produk. Kegiatan pengabdian dengan pemberdayaanmasyarakat dapat meningkatkan pemberdayaan dusun melalui teknologi website, instagram dan shopee, untuk menunjang kegiatan UMKM.
Peningkatan Produksi Melalui Mesin Pengiris Adonan Kerupuk, Pengemasan dan Pemasaran UKM Kerupuk Bawang Shafiq Nurdin; Sutoko; Trija Fayeldi; Riski Nur Istiqomah Dinnullah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jdimas.v3i1.12732

Abstract

Kerupuk bawang merupakan salah satu camilan tradisional Indonesia yang sangat populer karena cita rasanya yang gurih dan teksturnya yang renyah. Kerupuk bawang biasanya dibuat dari bahan utama tepung tapioka dan tepung terigu, dengan tambahan bawang putih sebagai pemberi aroma khas beserta bumbu lainnya. Teknik pembuatan kerupuk bawang mentah mencakup prosespencampuran adonan, penyimpanan bentuk lontongan, pengukusan, pengirisan, penjemuran, dan pengemasan. Kerupuk bawang memiliki potensi sebagai produk bernilai tambah yang dapat diproduksi oleh UKM dalam skala industri kecil hingga besar, salah satunya UKM Kerupuk Bawang yang dikelola oleh Ibu Mita. Akan tetapi, terdapat permasalahan yang dihadapi oleh UKM ini, antara lainbidang produksi: pengirisan masih manual, pengemasan dilakukan sekedarnya, dan pemasaran lingkup lokal sekitar usaha. Tujuan dari kegiatan ini untuk perbaikan produksi kerupuk bawang mentah melalui penerapan mesin pengiris adonan kerupuk bentuk lontongan; perbaikan pengemasan melalui: ukuran kemasan, merancang merk dagang usaha, dan pemasaran melalui media sosial.Metode pelaksanaan dengan pelatihan dan pendampingan, meliputi pelatihan penggunaan mesin pengiris adonan kerupuk, pengenalan dan promosi merk, pendampingan pemasaran melalui media sosial dan digital. Manfaat yang dirasakan oleh mitra dengan meningkatnya produksi irisan dari kerupuk, meningkatnya pengetahuan mitra dalam bidang pengemasan dan pemasaran.
Mental Health of Kolok Community by Pancali Activities Putu Ari Dharmayanti; Putu Nanci Riastini; Dewa Dewa Gede Firstia Wirabrata; I Putu Pasek Suryawan; Ni Made Rai Wisudariani; I Gede Margunayasa; I Gede Astawan; Anak Agung Istri Dewi Adhi Utami; I Kadek Rai Suwena; I Ketut Resika Arthana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jdimas.v3i2.12799

Abstract

Stigma-stigma di masyarakat yang mendiskreditkan Komunitas Kolok sebagai komunitas dengan tingkat emosional yang labil, dengan riwayat kasus pencurian, perkelahian, kekerasan dalam rumah tangga semakin menguatkan ketidakberterimaan masyarakat akan Komunitas Kolok. Hal ini berimplikasi pada terhambatnya Komunitas Kolok dalam mendapatkan pekerjaan dan ketimpangan kesetaraan sosial yang mempengaruhi kesehatan mental mereka. Maka dari itu, program ini memiliki tujuan untuk meningkatkan kesehatan mental dan pemberdayaan masyarakat ketunaan. Subjek dari pelaksanaan program ini, yaitu 48 orang anggota Komunitas Kolok. Sedangkan objek dari program ini, yaitu peningkatan resiliensi, kesehatan mental, dan kesejahteraan ekonomi melalui aktivitas pada fase-fase Pancali. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa Pre-test dan Post-test dengan instrumen berupa angket. Analisis data dilakukan menggunakan Uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan aktivitas pada fase-fase Pancali memberikan peningkatan resiliensi, kesehatan mental, dan kesejahteraan ekonomi bagi anggota Komunitas Kolok. Penelitian ini berimplikasi pada kesehatan mental masyarakat ketunaan.
Mempermudah Akses dan Identifikasi Wilayah melalui Program Pembuatan Plang Nama Jalan dan Batas RT di Desa Lok Baintan Dalam Karmila; Pajrian Noor; Fitria Mahmudah; Selpi; Alaudin Hafiz; Zainudin; Rahmat Hidayat
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jdimas.v3i2.13347

Abstract

Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang bertujuan memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan desa. Di Desa Lok Baintan Dalam, Kecamatan Sungai Tabuk, ditemukan permasalahan kurangnya identitas wilayah berupa plang nama jalan dan batas RT, sehingga masyarakat dan pengunjung sering mengalami kesulitan dalam mencari alamat serta menghambat kelancaran administrasi lingkungan. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, mahasiswa KKN Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan melaksanakan program pembuatan plang melalui tahapan observasi lapangan, perancangan desain, pembuatan plang menggunakan bahan kayu dan cat, serta pemasangan di titik strategis yang telah disepakati bersama Ketua RT. Kegiatan ini dilakukan dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan perangkat desa dalam proses pelaksanaan. Hasil program menunjukkan bahwa keberadaan plang mampu meningkatkan keteraturan informasi wilayah, mempermudah identifikasi lokasi, serta memperbaiki estetika lingkungan desa. Melalui angket evaluasi kepada warga dan Ketua RT, diperoleh skor rata-rata 4,38 yang termasuk kategori “Baik”, menandakan bahwa kegiatan ini berjalan efektif dan sesuai kebutuhan masyarakat. Selain memberikan manfaat bagi desa, kegiatan ini juga menjadi pengalaman penting bagi mahasiswa dalam mengaplikasikan pengetahuan, meningkatkan keterampilan sosial, serta memperkuat kerja sama dengan masyarakat. Secara keseluruhan, program pembuatan plang nama jalan dan batas RT ini berhasil mendukung terciptanya lingkungan yang lebih informatif, tertata, dan mudah diakses.
Program Open Laboratory Fisika untuk Mendukung Pembelajaran Praktikum di Sekolah Menengah Nurul Ain; Hestiningtyas Yuli Pratiwi; Muhammad Sayyadi; Akhmad Jufriadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jdimas.v3i2.13810

Abstract

The limited physics laboratory facilities and infrastructure in high schools remains a major obstacle to meaningful physics learning. Trimurti High School is one of the schools that does not yet have a physics laboratory, so the learning process tends to be conducted through lectures and minimal practical activities. This community service activity aims to provide a practical-based learning experience through an open physics laboratory program involving lecturers and students. The practicals implemented include the formation of images on convex and concave lenses, the use of a simple microscope, and experiments with straight-line motion. The community service method is carried out through the stages of planning, implementation of the practical, and evaluation of the activity. The results of the activity showed a very enthusiastic response from teachers and students, increased learning motivation, and a better understanding of physics concepts through direct experience. This open laboratory activity is expected to be an alternative solution for schools with limited laboratory facilities and encourage the implementation of more contextual and active physics learning.

Page 3 of 4 | Total Record : 32