Pedagogy: Journal of Multidisciplinary Education
Education Method Innovation, including innovative instructional methods and pedagogical approaches across educational levels. Education Technology Innovation, focusing on technology-enhanced learning, digital tools, and the development and evaluation of educational media. Cultural Studies Innovation, examining education through cultural perspectives, identity, values, and socio-cultural dynamics. Learning Innovation, including learning design, learning models, and evidence-based strategies that improve learning outcomes. Training Innovation, addressing capacity-building programs, professional training models, and learning interventions in formal and non-formal settings. Teaching Innovation, covering instructional practices, classroom innovation, and teacher-led pedagogical development. Islamic Education, including curriculum, pedagogy, and learning innovations in Islamic educational contexts. Mathematics Education, focusing on teaching and learning mathematics, curriculum design, and assessment innovation. Language Education, including language teaching methodology, literacy development, and multilingual education practices. Natural Science Education, covering innovation in science teaching, inquiry-based learning, and laboratory-based learning design. Social Science Education, examining learning innovation, civic education, and socio-historical perspectives in education. Childhood Education, including early childhood pedagogy, child development, and learning innovation in primary and early years education. Informatics and Computer Education, focusing on computing education, digital literacy, programming pedagogy, and technology-related learning innovation.
Articles
42 Documents
Diagnostik Kesulitan Belajar Matematika Siswa Kelas V Pada Materi Penjumlahan Pecahan di Sekolah Dasar
Fetti Fatricia Amdar;
Nurjannah
Pedagogy: Journal of Multidisciplinary Education Vol. 1 No. 1 (2024) : Mei 2024
Publisher : PT. Academic Bright Collaboration
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61220/pedagogy.v1i1.245
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Diagnosis Kesulitan belajar siswa sekolah dasar mengenai penjumlahan Pecahan pada mata pelajaran matematika. Penelitian ini dilakukan di salah satu SDN 2. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Berdasarkan hasil observasi peneliti memilih 2 siswa berinisial AK dan RA yang nantinya akan dijadikan subjek tes. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan analisis kesulitan belajar matematika materi penjumlahan pecahan siswa kelas V SDN 2 Balangnipa. Penelitian ini mengidentifikasi berbagai faktor yang menyebabkan kesulitan belajar siswa dalam menyelesaikan soal penjumlahan pecahan di kelas V SDN 2 Balangnipa. Faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan belajar siswa mencakup faktor internal seperti ketertarikan siswa terhadap pelajaran, kebiasaan belajar, dan kemampuan berhitung. Faktor eksternal meliputi dukungan orang tua dan lingkungan keluarga. Kesulitan yang dialami siswa dapat dikategorikan menjadi kesulitan konsep, kesulitan prinsip, dan keterampilan teknis. Siswa cenderung kesulitan dalam mengembangkan ide matematika, memahami dan menerapkan prinsip matematika, serta melakukan perhitungan dengan benar. Upaya untuk mengatasi kesulitan ini meliputi peningkatan kebiasaan belajar, membaca materi secara berulang- ulang, bertanya kepada guru atau teman, sering berlatih soal, dan memahami penjelasan guru. Penelitian ini menekankan pentingnya pemahaman konsep dan prinsip matematika yang kuat serta keterampilan teknis yang baik untuk mengatasi kesulitan dalam pembelajaran matematika, khususnya dalam operasi penjumlahan pecahan.
Peran Guru dan Orang Tua dalam Membangun Motivasi Belajar Peserta Didik di SDN 24 Biringere
Nur Khafifah;
Hasmiati;
Anggy Heriyanti
Pedagogy: Journal of Multidisciplinary Education Vol. 1 No. 1 (2024) : Mei 2024
Publisher : PT. Academic Bright Collaboration
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61220/pedagogy.v1i1.246
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan peran guru dan orang tua dalam membangun motivasi belajar siswa, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat bagi guru dan orang tua dalam membangun motivasi belajar siswa di SDN 24 Biringere, Kabupaten Sinjai. Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian meliputi guru dan orang tua siswa SDN 24 Biringere, sementara objek penelitiannya adalah peran guru dan orang tua dalam membangun motivasi belajar siswa. Data dikumpulkan melalui wawancara dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru dalam membangun motivasi belajar siswa meliputi: (a) mendorong siswa untuk aktif dalam proses belajar mengajar; (b) bersikap terbuka terhadap siswa; (c) menerapkan metode pembelajaran yang efektif dan inovatif; (d) meningkatkan antusiasme dan semangat belajar siswa; (e) membantu siswa yang mengalami kesulitan dalam proses belajar mengajar; (f) mengembangkan potensi siswa secara optimal; dan (g) memberikan penghargaan kepada siswa yang berprestasi. Peran orang tua dalam membangun motivasi belajar siswa mencakup: (a) memberikan hadiah; (b) memberikan pujian; (c) mendampingi anak belajar di rumah; dan (d) memberikan hukuman bila diperlukan. Faktor pendukung motivasi belajar siswa meliputi sarana dan prasarana sekolah yang mendukung, motivasi internal siswa, dorongan dari orang tua, serta pemberian hadiah yang menyenangkan siswa. Sedangkan faktor penghambatnya termasuk faktor internal dari siswa itu sendiri, kurangnya kerjasama antara guru dan orang tua, serta penggunaan teknologi handphone di kalangan siswa.
Efektivitas Media Pembelajaran Mathopoly Terhadap Minat Belajar Matematika Siswa
Mutmainna Mutmainna;
Ade Irmasari Azhar;
Fauzia Fauzia;
Nurjannah Nurjannah
Pedagogy: Journal of Multidisciplinary Education Vol. 3 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : PT. Academic Bright Collaboration
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.66053/pedagogy.v3i1.406
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas media pembelajaran mathopoly terhadap minat belajar matematika siswa kelas IX UPTD SMP Negeri 5 Sinjai. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain Pre-Experimental Design dengan One Group Pretest Posttest Design dalam pendekatan kuatitatif. Penelitian dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2025/2026 di UPTD SMP Negeri 5 Sinjai. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IX yang berjumlah 128 siswa, sedangkan sampel sebanyak 24 siswa kelas IX.3 dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa angket minat belajar dengan skala Likert yang diberikan pada saat pretest dan posttest. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif serta uji Wilcoxon Signed Rank Test karena data tidak memenuhi asumsi normalitas. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara nilai pretest dan posttest dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran mathopoly efektif dalam meningkatkan minat belajar matematika siswa. Penerapan media ini memberikan pengalaman belajar yang lebih aktif, interaktif, dan menyenangkan sehingga mampu menumbuhkan ketertarikan serta keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa mathopoly dapat dijadikan alternatif media pembelajaran inovatif untuk meningkatkan minat belajar pada materi matematika, khususnya materi bangun ruang, serta dapat diadaptasi pada pembelajaran lain yang relevan.
Strategi Pembelajaran Ramah Lingkungan Melalui Pemanfaatan Barang Bekas
Serlina Ramadani;
Putri Allia;
Andi Muhammad Fadli;
Laeli Qadrianti;
Mirna Mirna
Pedagogy: Journal of Multidisciplinary Education Vol. 3 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : PT. Academic Bright Collaboration
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.66053/pedagogy.v3i1.417
Penelitian ini bertujuan menumbuhkan keaktifan dan kreativitas siswa dengan pemanfaatan barang bekas sebagai media pembelajaran matematika pada materi perkalian. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yakni kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian dilaksanakan di SDN 04 Balangnipa yang beralamat di JL. HOS. Cokroaminoto, Kec. Sinjai Utara, Kab. Sinjai, Sulawesi Selatan. Semua data yang telah didapat kemudian diolah melalui tiga tahap analisis data kualitatif yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang ditemukan pada penelitian ini bahwa strategi pembelajaran ramah lingkungan melalui pemanfaatan barang bekas sebagai media pembelajaran ini dapat membuat situasi kelas menjadi hidup karena media ini sangat menarik minat dan perhatian siswa terutama jika siswa dilibatkan langsung untuk berkreasi dan membuat media pembelajaran itu sendiri sehingga siswa menjadi lebih aktif dalam kegiatan pembelajaran. Adapun tantangan pemanfaatan barang bekas sebagai media pembelajaran pada pembelajaran matematika berupa keterbatasan waktu dan keterbatasan sarana dan prasarana. Penelitian ini memiliki implikasi secara teoretis dan praktis. Secara teoretis siswa membangun pemahaman mereka sendiri melalui pengalaman langsung dengan objek nyata. Adapun implikasi secara praktis yakni strategi ini mengubah peran guru dari sekadar pemberi materi menjadi fasilitator kreativitas.
Pengaruh Iklim Sekolah Terhadap Pembentukan Karakter Islami Siswa: Analisis Inferensial dalam Konteks Pendidikan Agama Islam di Sekolah
Pedagogy: Journal of Multidisciplinary Education Vol. 3 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : PT. Academic Bright Collaboration
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.66053/pedagogy.v3i1.434
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh iklim sekolah terhadap pembentukan karakter Islami siswa di Madrasah Aliyah Darul Hikmah Lenggo-Lenggo. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian ex post facto, karena variabel yang diteliti telah terbentuk secara alami tanpa perlakuan atau manipulasi dari peneliti. Populasi penelitian sekaligus dijadikan sampel, yaitu seluruh siswa yang berjumlah 13 orang, dengan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui angket tertutup berbasis skala Likert yang mengukur persepsi siswa terhadap iklim sekolah dan karakter Islami. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial sederhana untuk melihat kecenderungan pengaruh antarvariabel. Hasil analisis inferensial menunjukkan bahwa data telah memenuhi asumsi normalitas dan linearitas, serta uji regresi linear sederhana menunjukkan nilai F sebesar 1,019 dengan nilai signifikansi sebesar 0,014 (< 0,05), yang berarti bahwa iklim sekolah berpengaruh signifikan terhadap pembentukan karakter Islami siswa. Hal ini mengindikasikan bahwa semakin kondusif dan religius iklim sekolah, maka semakin baik pula karakter Islami siswa yang terbentuk. Namun demikian, hasil penelitian bersifat kontekstual dan indikatif karena keterbatasan jumlah sampel serta kelemahan instrumen, sehingga tidak dapat digeneralisasikan secara luas maupun diklaim sebagai hubungan kausal eksperimental.
Efektivitas Penggunaan Media Gambar Berseri Terhadap Peningkatan Kosakata Bahasa Arab Siswa
Febi Restiani;
A. Nurul Mutahharah;
Fadil Muhammad;
Anggy Heriyanti
Pedagogy: Journal of Multidisciplinary Education Vol. 3 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : PT. Academic Bright Collaboration
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.66053/pedagogy.v3i1.452
Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas penggunaan media gambar dalam meningkatkan kosakata (mufradat) bahasa Arab pada siswa kelas IV SD Muhammadiyah Sinjai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain One-Group Pretest-Posttest. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa kelas IV SD Muhammadiyah Sinjai yang berjumlah 10 siswa, di mana teknik total sampling digunakan untuk menentukan sampel. Instrumen pengumpulan data meliputi tes (pilihan ganda, mencocokkan gambar, dan menulis arti), observasi, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan inferensial (Uji-t sampel berpasangan) melalui aplikasi SPSS 25. Temuan penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan antara nilai rata-rata pretest dan posttest dengan selisih kenaikan sebesar 46 poin. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 (p < 0,05), yang berarti hipotesis nol ditolak. Penggunaan media gambar berseri terbukti efektif dalam meningkatkan hafalan kosakata bahasa Arab siswa. Media visual ini membantu siswa mengonstruksi pemahaman melalui asosiasi antara kata dan gambar konkret, sehingga menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif, menyenangkan, dan tidak monoton. penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media kartu bergambar dapat dijadikan sebagai alternatif strategi pembelajaran bahasa Arab di sekolah dasar, khususnya dalam meningkatkan penguasaan mufradat siswa. Guru diharapkan lebih kreatif dalam memanfaatkan media visual yang sesuai dengan karakteristik peserta didik usia sekolah dasar agar proses pembelajaran menjadi lebih menarik dan mudah dipahami.
Hubungan Self-Regulated Learning dengan Self-Efficacy dalam Pembelajaran Bahasa Inggris
Dien Faiqah Nabilah Kamaruddin;
A. Anna Fauziah;
Khusnul Khatimah Salsabila;
Alfarisa Alfarisa;
Harmilawati Harmilawati
Pedagogy: Journal of Multidisciplinary Education Vol. 3 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : PT. Academic Bright Collaboration
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.66053/pedagogy.v3i1.469
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara Self-regulated learning dan Self-efficacy dalam pembelajaran Bahasa Inggris pada siswa SMA Negeri 3 Sinjai. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif menggunakan desain korelasional. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa kelas XI, sedangkan sampel penelitian berjumlah 50 siswa yang ditentukan melalui teknik Total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner tertutup dengan skala Likert yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Analisis data meliputi analisis statistik deskriptif, pengujian prasyarat analisis berupa uji normalitas dan uji linearitas, serta pengujian hipotesis menggunakan korelasi Pearson Product Moment. Hasil analisis menunjukkan bahwa data penelitian berdistribusi normal dan hubungan antarvariabel bersifat linear. Uji korelasi Pearson menghasilkan nilai koefisien sebesar r = 0,493 dengan signifikansi 0,000 < 0,05, yang menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara Self-regulated learning dan Self-efficacy dalam pembelajaran Bahasa Inggris pada kategori hubungan sedang. Temuan ini menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam mengelola proses belajarnya secara mandiri berbanding lurus dengan tingkat keyakinan mereka terhadap kemampuan belajar Bahasa Inggris. Dengan demikian, penguatan self-regulated learning penting untuk diperhatikan dalam proses pembelajaran guna meningkatkan self-efficacy serta hasil belajar siswa.
Efektivitas Media Gambar untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Bahasa Arab Anggota Rohis SMKN 1 Sinjai
Asniar Khaerunnisa;
Nurwana Zulfiani;
Andi Sulaeha;
Sardiyanah Sardiyanah
Pedagogy: Journal of Multidisciplinary Education Vol. 3 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : PT. Academic Bright Collaboration
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.66053/pedagogy.v3i1.470
Motivasi belajar merupakan dorongan internal yang memengaruhi minat, perhatian, dan kesungguhan peserta didik dalam mengikuti proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media gambar dalam meningkatkan motivasi belajar Bahasa Arab anggota Rohis SMKN 1 Sinjai. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan pendekatan kuantitatif menggunakan desain pre-eksperimental berupa one group pretest–posttest. Populasi penelitian ini berjumlah 20 anggota Rohis SMKN 1 Sinjai yang sekaligus dijadikan sampel melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui observasi, angket, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitasdan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media gambar efektif dalam meningkatkan motivasi belajar Bahasa Arab, yang ditunjukkan oleh peningkatan nilai rata-rata (mean) dari pretest sebesar 62,45 menjadi 78,30 pada posttest. Hasil uji hipotesis menggunakan paired sample t-test memperoleh nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara motivasi belajar sebelum dan sesudah penerapan media gambar. Dengan demikian, media gambar terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi belajar, karena mampu menarik perhatian peserta didik, memperjelas materi pembelajaran, serta menciptakan suasana belajar yang lebih menarik dan menyenangkan.
Pendidikan Agama Islam dalam Perspektif Pendidikan Karakter bagi Indonesia
Hujjatul Fakhrurridha
Pedagogy: Journal of Multidisciplinary Education Vol. 3 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : PT. Academic Bright Collaboration
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.66053/pedagogy.v3i1.561
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk karakter peserta didik di tengah krisis moral kehidupan berbangsa yang berdampak pada perubahan nilai dan perilaku di masyarakat. PAI tidak hanya berfungsi sebagai penyampaian pengetahuan keagamaan, tetapi juga sebagai sarana internalisasi nilai moral, spiritual, dan sosial dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hakikat PAI dalam pendidikan karakter, mengidentifikasi nilai-nilai karakter yang terkandung di dalamnya, serta menganalisis peran dan implementasinya bagi bangsa Indonesia. Metode yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan mengkaji berbagai sumber literatur berupa buku dan jurnal ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PAI memiliki peran strategis dalam membentuk karakter melalui integrasi aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Nilai-nilai karakter seperti religius, jujur, amanah, disiplin, toleransi, dan peduli sosial menjadi fondasi utama dalam pembentukan kepribadian peserta didik. Implementasi PAI dilakukan melalui pembelajaran di kelas, pembiasaan, keteladanan guru, serta lingkungan sekolah yang religius. Namun demikian, PAI juga menghadapi berbagai tantangan seperti keterbatasan waktu pembelajaran, pengaruh globalisasi, dan kurangnya keteladanan lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan integrasi nilai PAI dalam seluruh mata pelajaran, kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat, serta pendekatan pembelajaran yang kontekstual. Dengan demikian, PAI diharapkan mampu menjadi fondasi utama dalam membentuk generasi yang beriman, berakhlak mulia, dan berkarakter kuat dalam kehidupan bermasyarakat.
Efektivitas Metode Pembelajaran Kolaboratif terhadap Pemahaman Konseptual pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menegah Kejuruan
Nurbaeti Nurbaeti;
Ahmad Hasriyansyah;
Mildayanti Mildayanti;
Fahreza Wardhana;
Sudirman P
Pedagogy: Journal of Multidisciplinary Education Vol. 3 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : PT. Academic Bright Collaboration
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.66053/pedagogy.v3i1.574
Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas metode pembelajaran kolaboratif terhadap peningkatan pemahaman konseptual peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian dilaksanakan di SMK Negeri 1 Sinjai, Kabupaten Sinjai, pada bulan November 2025. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik SMK Negeri 1 Sinjai, sedangkan sampel ditentukan menggunakan teknik purposive sampling, dengan memilih kelas X B yang berjumlah 19 siswa sebagai subjek penelitian. Penelitian menggunakan desain quasi experiment dengan model One Group Pretest–Posttest Design. Teknik pengumpulan data meliputi tes (pretest dan posttest), observasi aktivitas pembelajaran, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif dan inferensial, dengan uji prasyarat berupa uji normalitas dan uji homogenitas, serta uji hipotesis menggunakan paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata pemahaman konseptual siswa dari 50,00 pada pretest menjadi 66,32 pada posttest. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (< 0,05), yang menandakan bahwa penerapan metode pembelajaran kolaboratif berpengaruh signifikan dan efektif dalam meningkatkan pemahaman konseptual siswa pada mata pelajaran PAI. Dengan demikian, metode pembelajaran kolaboratif terbukti layak digunakan sebagai alternatif pembelajaran untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar PAI di sekolah menengah kejuruan.