cover
Contact Name
Fahrullah
Contact Email
bnjakys@gmail.com
Phone
+6285250916350
Journal Mail Official
bnjakys@gmail.com
Editorial Address
https://bnj.akys.ac.id/BNJ/about/editorialTeam
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Borneo Nursing Journal
ISSN : 26855054     EISSN : 26548453     DOI : https://doi.org/10.61878/bnj.
Core Subject : Health, Science,
Borneo Nursing Journal (BNJ) adalah jurnal yang diterbitkan dua kali dalam satu tahun oleh Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yarsi Pontianak. Adapun ruang lingkup/topik dalam BNJ adalah bidang Keperawatan. Dalam setiap edisinya, BNJ menerbitkan minimal 5 naskah hasil penelitian dan satu artikel editorial notes. Penulis yang dapat mengirimkan artikel ke BNJ tidak dibatasi hanya pada tenaga pengajar Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda saja, tetapi penulis yang berasal dari perguruan tinggi lain pun dapat mengirimkan manuskrip. Setiap manuskrip yang masuk akan di-review oleh reviewer yang memiliki berbagai macam latar belakang keilmuan yang relevan dengan topik manuskrip.
Articles 591 Documents
Faktor Gaya Kepemimpinan Terhadap Stres Kerja: Analisis Bibliometrik Gaya Kepemimpinan Dengan Stres Kerja 2015-2026 Endang Pujiati Rahayu; Shanti Wardaningsih
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.529

Abstract

Perawat merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan yang memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga keselamatan pasien serta memastikan mutu layanan tetap optimal. Namun, kompleksitas beban kerja, kondisi lingkungan kerja yang dinamis, serta tingginya tuntutan profesionalitas seringkali menyebabkan perawat mengalami stres kerja. Kepemimpinan yang efektif dapat menciptakan suasana kerja positif, memberikan motivasi, serta dukungan emosional bagi perawat. Sebaliknya, kepemimpinan yang tidak efektif dapat meningkatkan konflik peran, ambiguitas, dan tekanan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kepemimpinan terhadap stress kerja. Penelitian ini dilakukan dengan analisis Bibliometrik dengan basis data Scopus. Pencarian dilakukan tanggal 12 Desember 2025 dengan menggunakan kombinasi kata kunci Bibliometrik, Leadership and work stress. Artikel yang relevan sebanyak 5166 yang dilakukan analisa dengan Scopus analyze untuk melihat jumlah publikasi tiap tahun serta negara yang paling banyak melakukan publikasi. Data juga di ekspor dalam format CSV dan dianalisa serta divisualisasikan dengan VOSviewer untuk melihat kluster dan kata kunci yang sering muncul. Analisis menunjukkan peningkatan jumlah publikasi global dari tahun 2015-2026 mencapai puncak tertinggi di tahun 2025 yaitu 384 artikel. Negara yang paling produktif dalam menerbitkan penelitian yaitu United Statess dengan total 808 publikasi. Visualisasi Vosviewer menggambarkan terdapat 4’ kluster yaitu (1) Kesehatan Mental dan Kesejahteraan Psikologis Tenaga Kesehatan; (2) Lingkungan Kerja, Organisasi, dan Karakteristik Tenaga Kesehatan; (3) Manajemen, Pendidikan, dan Keselamatan Pasien); (4) Kepemimpinan dan Burnout sebagai Konsep Penghubung. Penelitian Bibliometrik ini menunjukkan bahwa isu kesehatan mental dipelajari secara intens sebagai dampak langsung dari tekanan kerja dan lingkungan klinis, dengan penekanan pada pengalaman subjektif dan kesejahteraan individu. Secara keseluruhan, menunjukkan bahwa literatur berkembang secara multidimensi, dengan leadership dan burnout sebagai poros utama yang menyatukan kajian kesehatan mental, konteks organisasi, dan manajemen layanan kesehatan.
Hubungan Dukungan Suami Terhadap Kecemasan Pada Ibu Hamil Trimester III Di UPT Puskesmas Rawa Buntu Serpong Vani Puji Astuti; Roza Indra Yeni
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.530

Abstract

Dukungan suami pada istri selama masa kehamilan sangat diperlukan karena berhubungan dengan psikologis istri. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui Hubungan Dukungan Suami Terhadap Kecemasan Pada Ibu Hamil Trimester III di UPT Puskesmas Rawa Buntu Serpong Kota Tangerang Selatan. Penelitian ini menggunaan metode deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional dan teknik sampling total sampling dengan jumlah sampel 30 responden. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner Dukungan Suami dan PASS (Perinatal Anxiety Screening Scale). Sebagian besar suami mendukung ibu hamil dengan kecemasan rendah sebanyak 16 orang (88,9%), dan sebagian besar suami tidak mendukung ibu hamil dengan kecemasan tinggi sebanyak 11 orang (91,7%). Hasil uji statistik Chi-Square menunjukkan nilai p-value = 0.000, dimana α <0.05. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat hubungan antara dukungan suami dengan kecemasan ibu hamil trimester III di UPT Puskesmas Rawa Buntu Serpong Kota Tangerang Selatan.
Hubungan Pemanfaatan Buku KIA Dengan Tumbuh Kembang Anak Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Jetis Kota Yogyakarta Imelda Oktafiani; Nidatul Khofiyah
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.531

Abstract

Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) merupakan instrumen penting dalam memantau kesehatan ibu dan tumbuh kembang anak, namun tingkat pemanfaatannya masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pemanfaatan Buku KIA dengan tumbuh kembang anak balita di wilayah kerja Puskesmas Jetis Kota Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi terdiri dari 675 ibu yang memiliki balita. Jumlah sampel ditentukan menggunakan rumus Slovin pada tingkat kesalahan 10%, sehingga diperoleh 87 responden yang dipilih dengan kriteria inklusi tertentu. Pemilihan sampel dilakukan melalui teknik systematic random sampling dan cluster random sampling untuk memastikan distribusi responden yang merata dan representatif. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pemanfaatan Buku KIA yang diadopsi dari instrumen Lia Agusmarlina (2025) serta lembar KPSP untuk menilai perkembangan anak. Analisis statistik dilakukan menggunakan uji Spearman Rank untuk menguji hubungan antarvariabel, dengan nilai signifikansi p < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memanfaatkan Buku KIA (54%), memiliki balita dengan pertumbuhan normal (54%), dan perkembangan sesuai usia (65,5%). Hasil uji Spearman Rank menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara pemanfaatan Buku KIA dengan pertumbuhan balita (p = 0,005) serta dengan perkembangan balita (p = 0,002). Penelitian ini menyimpulkan bahwa semakin baik pemanfaatan Buku KIA oleh ibu, semakin baik pula kualitas pemantauan dan hasil tumbuh kembang balita. Penguatan edukasi dan pendampingan mengenai penggunaan Buku KIA sangat diperlukan untuk meningkatkan kesehatan anak.
Pengaruh Edukasi Kesehatan Berbasis Media Audiovisual Terhadap Peningkatan Pengetahuan Keluarga Nifas Tentang Teknik Menyusui Dan Perawatan Tali Pusat Bayi Baru Lahir Nana Andriana; Diana Rhismawati Djupri; Ilmiatus Qoyimah
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.532

Abstract

Keluarga nifas berperan penting sebagai sistem pendukung ibu dalam masa nifas, terutama dalam praktik menyusui dan perawatan bayi baru lahir. Kurangnya pengetahuan keluarga nifas dapat berdampak pada ketidaktepatan teknik menyusui dan perawatan tali pusat bayi baru lahir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi kesehatan berbasis media audiovisual terhadap peningkatan pengetahuan keluarga nifas tentang teknik menyusui dan perawatan tali pusat bayi baru lahir. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest–posttest tanpa kelompok kontrol. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 20 keluarga nifas. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data menggunakan uji paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan nilai rerata pengetahuan sebelum intervensi sebesar 9,10 dan meningkat menjadi 14,95 setelah intervensi, dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Edukasi kesehatan berbasis media audiovisual terbukti berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan keluarga nifas tentang teknik menyusui dan perawatan tali pusat bayi baru lahir.
Global Research Trends on Mental Health Training in Nursing: A Bibliometric Analysis 2015-2025 Mukhlis Fauzi; Shanti Wardaningsih
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.533

Abstract

Gangguan kesehatan mental menjadi salah satu masalah yang mendapat perhatian utama di dunia karena prevalensi data yang meningkat setiap tahunnya. Peran penting seorang perawat sangat dibutuhkan dalam menangani gangguan kesehatan mental tersebut namun pelatihan terkait kesehatan mental yang diberikan belum optimal dilakukan. Penelitian ini menggunakan pendekatan bibliometrik untuk menganalisis dan memetakan tren global penelitian terkait pelatihan kesehatan mental pada perawat. Pencarian data dilakukan di database Scopus dan dilakukan analisis menggunakan Vosviewer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat fokus utama yang ada yaitu pengembangan kurikulum keperawatan jiwa, strategi pembelajaran yang aplikatif, penggunaan teknologi digital dalam melakukan pembelajaran dan aplikasi pelaksanaan asuhan keperawatan jiwa yang komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan adanya pergeseran tren penelitian yang berawal dari integrasi kurikulum sampai ke pemanfaatan teknologi dalam memperkuat pelatihan kesehatan mental pada perawat.
Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepuasan Kerja Perawat Di RS Bhayangkara TK II Medan Ronnida Nababan
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.534

Abstract

Kepuasan kerja perawat merupakan komponen  sangat penting untuk menentukan kepuasan pasien, yang berdampak besar pada kualitas pelayanan keperawatan.Fenomena menunjukkan bahwa kepuasan kerja perawat masih termasuk dalam kategori yang cukup rendah.Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor apa saja yang berhubungan dengan kepuasan kerja perawat di RS Bhayangkara TK II Medan Tahun 2025.Jenis penelitian yang digunakan adalah  penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional .Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat  RS Bhayangkara TK II Medan yang berjumlah  86  orang. Teknik sampling yang dilakukan dengan menggunakan simple random sampling dengan jumlah sampel 53 orang. Alat ukur yang digunakan untuk mengukur kepuasan dengan Minnesota Satisfaction Questionnaire (MSQ). Faktor kepuasan diukur dengan menggunakan kuesioner yang telah digunakan oleh peneliti terdahulu. Analisa data menggunakan uji statistik Chis-quare. Hasil analis bivariat yang menjadi faktor yang berhubungan dengan kepuasan adalah Gaji (p-value=0,003), Hubungan Kerja (p-value=0,000), Peluang Promosi (p-value=0,001) dan Kondisi Kerja (p-value=0,001). Dapat disimpulkan bahwa semua faktor kepuasan memiliki hubungan signifikan dengan kepuasan.Disarankan bagi pihak manajemen Rumah Sakit untuk mempertimbangkan tingkat pendidikan dan lama kerja dalam penggajian dan pembagian  insentif perawat.
Peningkatan Sikap Anggota PMR MTs Terpadu Ar-Roihan Lawang Melalui Pelatihan Rawat Luka Terbuka Metode Drill And Practice Enjelica Cindy Flora; Aloysia Ispriantari; Riki Ristanto
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.535

Abstract

Latar Belakang: Luka terbuka merupakan jenis cedera yang sering dialami oleh remaja, khususnya di lingkungan sekolah. Kondisi ini menuntut kemampuan pertolongan pertama yang memadai agar komplikasi dapat dicegah. Namun, sikap positif dalam memberikan pertolongan pertama tidak selalu sejalan dengan tingkat pengetahuan yang dimiliki, sehingga diperlukan metode pelatihan yang mampu meningkatkan kesiapan dan sikap bertindak. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan perawatan luka terbuka menggunakan metode drill and practice terhadap sikap anggota Palang Merah Remaja (PMR) MTs Ar-Roihan Lawang. Metode: Penelitian menggunakan desain One Group Pretest–Posttest. Sampel penelitian berjumlah 30 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner sikap dengan skala Likert yang terdiri dari 25 pernyataan. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan sikap anggota PMR setelah diberikan pelatihan. Nilai rata-rata sikap meningkat dari 67,67 pada pretest menjadi 82,27 pada posttest. Uji statistik menunjukkan nilai t = -11,724 dengan derajat kebebasan (df) = 29 dan nilai p < 0,001, yang menandakan adanya perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah pelatihan. Kesimpulan: Pelatihan perawatan luka terbuka dengan metode drill and practice terbukti efektif dalam meningkatkan sikap positif anggota PMR dalam memberikan pertolongan pertama pada luka terbuka.
Monitoring Tekanan Darah Pasien Pasca Spinal Anestesi Dengan Klasifikasi American Society Of Anesthesiologist 2 Di Rumah Sakit Jatiwinangun Danang Tri Yudono; Amin Susanto
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.536

Abstract

Tindakan spinal anestesi dapat menimbulkan terjadinya vasodilatasi pembuluh darah vena yang mengakibatkan terjadinya akumulasi darah di visera dan ekstremitas bawah. Hal ini dapat menyebabkan menurunnya volume darah di sirkulasi dan curah jantung, vasodilatasi arteri mengakibatkan turunnya resistensi sistemik. Jenis penelitian deskriptif kuantitatif, dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 45 pasien dengan spinal anestesi dengan klasifikasi pasien ASA 2. Tehnik dalam pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai mean tekanan darah sistolik saat pre induksi spinal yaitu 138,5, setelah 5 menit pasca induksi spinal didapatkan penurunan nilai mean 119,3, setelah 10 menit pasca spinal anestesi didapatkan penurunan nilai mean 89,3. Hasil tekanan darah diastolic sebelum dilakukan Tindakan spinal anestesi sebesar 87,8, terjadi penurunan setealah 5 menit pasca spinal anestesi sebesar 75,8, dan menurun Kembali setelah 10 menit pasca induksi spinal anestesi, Kesimpulan penelitian ini menunjukan terjadinya penurunan tekanan darah sistolik maupun diastolic pasca anestesi spinal baik di 5 menit maupun di 10 menit pasca spinal anestesi.
Hubungan Perilaku Ibu Dalam Upaya Pencegahan Stunting Dengan Status Gizi Anak Di Posyandu Puskesmas Pandanwangi, Kota Malang Della Auralia Arviantasari; Musthika Wida Mashitah; Apriyani Puji Hastuti
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.538

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak pada pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan kualitas hidup anak. Perilaku ibu dalam pemberian makan, pemeliharaan kesehatan, kebersihan, serta pemantauan pertumbuhan menjadi faktor penting dalam pencegahan stunting. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan perilaku ibu dalam upaya pencegahan stunting dengan status gizi anak di Posyandu Puskesmas Pandanwangi, Kota Malang. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi adalah seluruh ibu yang memiliki anak usia 0–59 bulan sebanyak 100 orang. Sampel berjumlah 83 responden yang didapatkan secara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan pada 1–5 Desember 2025 menggunakan kuesioner perilaku ibu (30 item skala Likert) dan pengukuran antropometri untuk menentukan status gizi berdasarkan tinggi badan menurut umur (TB/U) menggunakan standar WHO. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku ibu dalam pencegahan stunting dengan status gizi anak (p-value = 0,000). Ibu dengan perilaku baik cenderung memiliki anak dengan status gizi yang normal, sedangkan ibu dengan perilaku kurang lebih banyak dengan anak yang mengalami stunting. Peningkatan edukasi, dukungan keluarga, serta optimalisasi kegiatan posyandu diperlukan untuk meningkatkan perilaku ibu dalam pencegahan stunting.
Faktor Pengaruh Gizi Dan Dilema Etik Keperawatan Yang Mempengaruhi Status Nutrisi Pada Lansia: Literature Review Riska Dwi Ananda Pratiwi; Fitri Arofiati
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.539

Abstract

Makanan merupakan hal paling mendasar yang harus dipenuhi manusia terutama pada lansia. Lansia merupakan individu yang telah memasuki usia 60 tahun ke atas. Kurangnya gizi akibat kurangnya asupan makanan pada lansia dapat berdampak negatif pada kualitas hidup dan kesehatan lansia. Tujuan dari penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis secara sistematis berbagai literatur ilmiah yang membahas pengaruh asupan gizi dan dilema etik yang mempengaruhi status nutrisi terhadap lansia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan literature review. Status gizi pada lansia dipengaruhi oleh berbagai faktor yang saling berkaitan yaitu faktor biologis, psikologis, ekonomi, sosial dan etika keperawatan. Kekurangan gizi pada lansia tidak hanya disebabkan oleh rendahnya asupan makanan bergizi tetapi juga dipengaruhi oleh pendapatan keluarga yang kurang, rendahnya pengetahuan gizi, minimnya dukungan keluarga, gaya hidup tidak sehat serta karena adanya gangguan psikologis seperti depresi dan stres. Dampak dari kekurangan gizi pada lansia mencakup penurunan kondisi fisik, kelelahan, gangguan mobilitas, gangguan tidur hingga penurunan kualitas hidup lansia.