cover
Contact Name
LPPM UWGM Samarinda
Contact Email
lppm@uwgm.ac.id
Phone
+6282189998560
Journal Mail Official
abdimasmahakam@uwgm.ac.id
Editorial Address
Jl. Wahid Hasyim No.28, Sempaja Sel., Kec. Samarinda Utara, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75243
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Abdimas Mahakam
ISSN : -     EISSN : 25495755     DOI : https://doi.org/10.24903/jam.v10i01.3671
Core Subject : Education,
Universitas Widya Gama Mahakam publishes the journal Abdimas Mahakam twice a year, in January and July. The online version of the journal carries the ISSN 2549-5755 . Researchers from around the world who are interested in all aspects of community participation are represented here. English and Bahasa Indonesia versions of the article are both available
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 306 Documents
Pelatihan dan Simulasi IELTS bagi Mahasiswa dan Dosen di Lingkungan Fakultas Pendidikan dan Keguruan Program Studi Bahasa Inggris Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda Rinda Fitriana; Dedi Rahman Nur; Arbain Arbain
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 1 No. 2 (2017): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v1i2.241

Abstract

IELTS (International English Language Testing System) merupakan tes kecakapan Bahasa Inggris terstandar yang menjadi prasyarat untuk melanjutkan studi atau berkerja di luar negeri. Penting bagi Mahasiswa dan Dosen FKIP Bahasa Inggris di Universitas Widya Gama Mahakam untuk mengetahui tes IELTS ini, mempertimbangkan kebutuhan mereka untuk melanjutkan studi dan atau berkerja di luar negeri. Hasil tes IELTS ini dapat diterima di hampir seluruh Negara. Namun, karena tingkat kesulitan tes ini cukup tinggi begitu pula dengan biaya mengikuti tes ini, maka diperlukan persiapan yang matang sebelum mengambil tes IELTS. Oleh karena itu, pelatihan ini dilaksanakan untuk merespon kebutuhan siswa dan dosen dalam perkenalan dan persiapan untuk mengambil tes IELTS.Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan cara menyelengarakan pelatihan dan simulasi yang terbagi dalam dua hari. Hari pertama, tanggal 13 Mei 2017, diperuntukkan bagi mahasiswa FKIP Pendidikan bahasa Inggris, dari jam 9.00 – 14.00. Sementara itu, pelatihan dan simulasi IELTS untuk Dosen FKIP Pendidikan Bahasa Inggris dilaksanakan tanggal 10 Juli 2017, dari jam 8.00 – 16.30. Kedua acara ini dilaksanakan di Ruang Laboratorium Bahasa Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda. Jl Wahid Hasyim. Mahasiswa yang terdaftar saat proses registrasi adalah 38 orang, namun yang hadir adalah 28 orang. Sementar itu, untuk peserta Dosen, yang diundang adalah 15 orang, dan yang hadir adalah 5 orang.Kegiatan ini berakhir di tanggal 10 Juli 2017. Adapun outcomes berdasarkan hasil simulasi IELTS, rata-rata mahasiswa memperoleh Band 4, sementara para Dosen memperoleh rata-rata Band 5,yang berarti kemampuan kecakapan berbahasa Inggris mahasiswa dan dosen masih memadai namun belum cukup untuk bertahan dalam mengikuti perkuliahan di luar negeri. Dari hasil tes essay, terlihat bahwa Dosen dan Mahasiswa masih memiliki kesulitan dalam membuat Essay akademik dalam waktu terbatas (60 menit). Sehingga, pelatihan khusus untuk memperbaiki keahlian menulis akademis diperlukan tindak lanjut.
Sosialisasi Risiko penyakit artritis (rematik) pada lansia di kecamatan marangkayu Kabupaten kutai kartanegara Tahun 2017 Suwignyo Suwignyo; Sri Evi Newyearsi Pangadongan; Dewi Yuniar; Wahyudin Wahyudin
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 1 No. 2 (2017): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v1i2.242

Abstract

Penyakit sendi/artritis/encok adalah suatu penyakit inflamasi sistemik kronis pada sendi-sendi tubuh. Gejala klinik penyakit artritis berupa gangguan nyeri pada persendian yang disertai kekakuan, merah dan pembengkakan yang bukan disebabkan karena benturan/kecelakaan dan berlangsung kronis. Adapun tujuan dalam pengabdian ini yaitu untuk memberikan informasi kepada lansia di Kecamatan Marangkayu tentang faktor risiko kejadian artritis. Kegiatan dilaksanakan tanggal 12 Juni 2017 di Desa Santan Tengah Kecamatan Marangkayu Kabupaten Kutai Kartanegara. Metode yang digunakan adalah penyuluhan  yang mana materi risiko artritis disampaikan oleh Suwignyo. Evaluasi dilaksanakan dengan cara mengamati partisipasi dan keterlaksanaanya program kegiatan, roll play dan tanya jawab dan pemberian doorprize. Berdasarkan hasil pengamatan, para peserta penyuluhan menunjukkan partisipasi dan apresiasi yang tinggi. Hal ini terlihat dari keaktifan para peserta mengikuti kegiatan ini. Saran yang diberikan yaitu perlu adanya kerjasama antara Puskesmas dan masyarakat untuk mengadakan senam sehat bagi masyarakat, disamping dapat menjadi wadah untuk sosialisasi juga dapat membantu menurunkan berat badan bagi para penderita obesitas.
Budidaya Tanaman Petai di Lahan Pekarangan dan Manfaatnya Untuk Kesehatan Yetti Elidar
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 1 No. 2 (2017): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v1i2.243

Abstract

Petai termasuk salah satu tanaman khas Indonesia yang sangat populer di kalangan masyarakat. Banyak orang yang mengkonsumsi petai sebagai lalapan atau menggunakannya sebagai bahan baku masakan sehari-hari. Budidaya petai dapat dilakukan baik secara monokultur maupunk tumpang sari. Kandungan gizi biji  petai antara lain vitamin A, vitamin C, Kalsium, dan zat besi. Melihat manfaat petai untuk kesehatan serta memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi maka perlu upaya melakukan budidaya tanaman petai sebagai peluang bisnis.
Apoteker Remaja, Edukator Kesehatan Sebaya di SMAN I Rantau Pulung dan SMPN I Samarinda Yullia Sukawaty; Husnul Warnida; Anita Apriliana
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 1 No. 2 (2017): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v1i2.244

Abstract

Masa remaja adalah merupakan periode transisi dari masa kanak-kanak menuju masa dewasa yang ditandai dengan perubahan secara fisik, fisologis, dan sosial. Seringkali remaja tidak memiliki cukup pengetahuan dan keterampilan untuk menghadapi masalah sosial dan emosional yang timbul pada masa remaja sehingga remaja melakukan hal-hal yang berbahaya seperti tawuran, merokok, minum minuman keras, penyalahgunaan narkotika dan zat adiktif, hubungan seksual pra-nikah, kehamilan tidak diinginkan, penyakit dan infeksi menular seksual, dan lain-lain.Pelatihan Apoteker Remaja yang dilaksanakan pada tanggal 21-22 Mei 2016 di SMPN 1 Samarinda menghasilkan edukator sebaya sebanyak 112 orang dan pada  tanggal 16-17 Juli 2016 di SMAN 1 Rantau Pulung menghasilkan 44 orang edukator sebaya. Tindak lanjut dari pelatihan adalah pembentukan wadah komunikasi Apoteker Remaja sebagai tempat konseling dan edukasi kesehatan.
Peluang Wirausaha Budidaya Anggrek Dendrobium hybrid Abd Rofik
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 2 No. 1 (2018): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v2i1.288

Abstract

Sektor agribisnis di Indonesia diikuti dengan semakin berkembangnya wirausaha  tanaman  anggrek.  Anggrek  memiliki  prospek yang cukup baik untuk diusahakan dalam wirausaha tanaman hias karena mempunyai nilai jual yang cukup tinggi dan menjanjikan keuntungan yang besar. Di  Indonesia   anggrek   merupakan tanaman   yang   mempunyai   nilai   ekonomis tinggi sehingga peluang pemasaran anggrek sangat potensial   baik   untuk   bunga   potong   maupun untuk bunga pot. Potensi usaha yang dapat dikembangkan dari tanaman anggrek meliputi; usaha pembibitan (perbanyakan), usaha pembesaran, usaha perdagangan dan ekspor. Selain produk dalam bentuk bunga anggrek, juga dilakukan penjualan produk sampingan dari kegiatan ini berupa pupuk organik cair, media tanam (arang) dan souvenir anggrek.
Pelatihan Budidaya Sayur Organik Dan Tanaman Herbal Organik Berbasis Teknik Hidroponik Fitri Handayani; Sapri Sapri; Achmad Kadri Ansyori
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 2 No. 1 (2018): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v2i1.289

Abstract

Pelatihan ini dilaksanakan dengan memberdayakan masyarakat khususnya ibu rumah tangga yang bertempat tinggal di sekitar Jl. Abdul Wahab Sjahranie gang 10 RT 26, Kelurahan air hitam Kecamatan Samarinda Ulu untuk berpartisipasi aktif. Pelatihan dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 27 Desember 2017 pukul 13.00 sampai selasai. Metode pelatihan budidaya ini dengan melakukan penyuluhan kepada peserta tentang bercocok tanam dengan teknik hidroponik dan memberikan demonstrasi serta praktek bercocok tanam dengan teknik hidroponik. Peserta dibagi menjadi tiga kelompok masyarakat. Setiap kelompok akan diberikan bibit sayuran dan tanaman hebal untuk dibudidayakan dengan teknik hidroponik. Kelompok pertama adalah kelompok yang diberikan bibit bayam merah, kelompok dua diberikan bibit pakcoy dan kelompok tiga diberikan bibit kangkung. Pada hari pertama masing-masing kelompok melakukan penyemaian bibit ke dalam media tanam rockwool. Pada hari kedua sampai hari ke lima dilakukan penyiraman bibit dengan larutan nutrisi hidroponik. Hari keenam setiap kelompok melakukan penanaman benih ke tempat yang lebih besar. Setiap kelompok melakukan penyiraman larutan nutrisi hidroponik sampai hari ke tiga puluh. Sayuran dan tanaman herbal yang telah tumbuh menjadi besar maka dilakukan pemanenan.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui PENKES (Pendidikan dan Kesehatan) untuk Meningkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat Linda Suwarni; Selviana Selviana; Eko Sarwono; Ufi Ruhama
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 2 No. 1 (2018): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v2i1.290

Abstract

Masyarakat di wilayah pemekaran Kalimantan Barat masih berpendidikan minim (bahkan masih ada yang masih buta huruf) dan masalah kesehatan yang selalu ada, diantaranya diare. Faktor yang melatarbelakangi diantaranya belum sadarnya masyarakat dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, dan rendahnya cakupan ASI Eksklusif. Selain itu, masih minimnya pendidikan yang ada.Dalam upaya mengatasi permasalahan tersebut maka solusinya adalah melalui Pemberdayaan Masyarakat melalui PenKes (Pendidikan dan Kesehatan) untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, antara lain dengan: (a) Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), melalui lokakarya mini kesehatan, promosi berbagai upaya kesehatan, dan pelatihan serta praktek pembuatan teknologi air bersih dengan saringan air bertingkat, (b) Peningkatan Pendidikan Masyarakat melalui pembentukan dan pelatihan kader pendidik “Pondok Pintar”, pelatihan pembuatan kolase, mozaik dan montase dari bahan-bahan sederhana, serta pelatihan metode morance. Kegiatan ini dilakukan melalui pendampingan masyarakat selama 2 bulan. Metode yang digunakan adalah pendampingan dan penyuluhan serta pelatihan.Hasil program pengabdian ini menunjukkan bahwa masyarakat mempunyai pengetahuan dan kesadaran untuk berperilaku hidup bersih dan sehat. Selain itu, terbentuknya “pondok pintar’ dan kader pendidik dalam upaya memberantas buta huruf. Diperlukan dukungan yang kontinue dari pemerintahan setempat agar program yang ada dapat berjalan terus.
Pemanfaatan Buah Kolang Kaling Dari Hasil Perkebunan Sebagai Pangan Fungsional Purwati Purwati; Tutik Nugrahini
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 2 No. 1 (2018): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v2i1.291

Abstract

Untuk meningkatkan pemanfaatan buah kolang kaling agar memiliki nilai ekonomis dan  kandungan karbohidrat pada buah kolang kaling cukup tinggi, maka perlu pemanfaatannya sebagai pangan fungsional yang bermanfaat bagi kesehatan. Masyarakat masih belum adanya wawasan dan usaha ke arah diversifikasi produk sehingga diperlukan adanya penyuluhan dan pelatihan.Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan terhadap pemanfaatan buah kolang kaling yaitu: (i) memberikan pengetahuan mengenai manfaat buah kolang-kaling bagi kesehatan, (ii) memberikan pengetahuan mengenai diversifikasi olahan buah kolang-kaling untuk pangan fungsional, (iii) memberikan pelatihan cara pengolahan buah kolang-kaling sebagai pangan fungsional. Adapun target kegiatan adalah peningkatan pengetahuan mengenai manfaat buah kolang-kaling bagi kesehatan dan diversifikasi olahan buah kolang-kaling, pelatihan cara pengolahan buah kolang-kaling sebagai pangan fungsional.  Pengetahuan manfaat buah kolang-kaling bagi kesehatan dan diversifikasi produk buah kolang-kaling telah diberikan sehingga masyarakat memiliki wawasan dan keterampilan mengenai proses pengolahan buah kolang-kaling sebagai pangan fungsional dan cara produksi pangan yang baik.
Dampak Penggunaan Gadget Pada Pelajar Di SMP Negeri 33 Samarinda Rosdiana Rosdiana; Kartina Wulandari; Godefridus Bali Geroda
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 2 No. 1 (2018): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v2i1.292

Abstract

Gadget merupakan sebuah inovasi dari teknologi terbaru dengan kemampuan yang lebih baik dan fitur terbaru yang memiliki tujuan maupun fungsi lebih praktis dan juga lebih berguna. Seiring perkembangan Pengertian Gadget pun menjadi berkembang yang sering kali menganggap smartphone adalah sebuah gadget dan juga teknologi komputer ataupun laptop bila telah diluncurkan produk baru juga dianggap sebagai gadget.Metode yang digunakan adalah kombinasi ceramah, diskusi, tanya jawab dan games, disesuaikan  dengan karakteristik peserta, waktu, serta sarana yang tersedia.Kegiatan ini dilaksanakan pada jam 09.00 – 11.00 WITA, hari Selasa tanggal 12 Desember 2017 di SMPN 33 Samarinda Kelurahan Bentuas Kecamatan Palaran.  Peserta  kegiatan seminar terdiri dari kelas VII A, VII B, VIII dan IX, total peserta 95 siswa, lokasi SMPN 33 Kelurahan Bentuas Samarinda.  SMPN 33 berada di pedesaan yang jauh dari perkotaan sehingga gadget merupakan satu-satunya hiburan buat mereka. Walaupun di pedasaan jangkauan sinyal sangat memadai untuk menggunakan internet,  sehingga tiap pelajar memiliki gadget/ smartphone.  Berdasarkan hasil seminar dengan metode diskusi tanya jawab dan games dengan pelajar SMPN 33, menunjukkan bahwa hampir semua pelajar mengaku pernah mengakses  informasi pornografi melalui situs di internet melalui gadget dalam bentuk gambar, vidio atau dalam permainan game.
Budidaya Tanaman Seledri Di Dalam Pot Dan Manfaatnya Untuk Kesehatan Yetti Elidar
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 2 No. 1 (2018): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v2i1.293

Abstract

Tanaman seledri merupakan sayuran yang memiliki banyak manfaat yaitusebagai pelengkap masakan dan memiliki khasiat sebagai obat. Seledri merupakan tumbuhan obat yang telah menjadi produk fitofarmaka, yaitu obat bahan alam yang telah memenuhi criteria aman sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan, khasiatnya telah dibuktikan secara klinis dan bahan baku yang digunakan dalam produk jadinya telah melalui proses standardisasi. Seledri diindikasikan untuk menurunkan tekanan darah dan dapat digunakan dalam pengobatan hipertensi ringan (BPOM, 2008). Di Indonesia produksi seledri terkendala oleh terbatasnya luas lahan produktif sehingga pilihan teknologi yang tepat untuk mengatasi masalah ini adalah teknologi budidaya di dalam pot atau polybag.

Page 2 of 31 | Total Record : 306