cover
Contact Name
LPPM UWGM Samarinda
Contact Email
lppm@uwgm.ac.id
Phone
+6282189998560
Journal Mail Official
abdimasmahakam@uwgm.ac.id
Editorial Address
Jl. Wahid Hasyim No.28, Sempaja Sel., Kec. Samarinda Utara, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75243
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Abdimas Mahakam
ISSN : -     EISSN : 25495755     DOI : https://doi.org/10.24903/jam.v10i01.3671
Core Subject : Education,
Universitas Widya Gama Mahakam publishes the journal Abdimas Mahakam twice a year, in January and July. The online version of the journal carries the ISSN 2549-5755 . Researchers from around the world who are interested in all aspects of community participation are represented here. English and Bahasa Indonesia versions of the article are both available
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 306 Documents
Penerapan Gizi Seimbang, Sikat Gigi dan Pengolahan Air Bersih pada Kelurahan Tamapole Kecamatan Muara Jawa Kabupaten Kutai Kartanegara masyhudi masyhudi; Nisa Muti'ah; Ronny Isnuwardana; Cristiani Pramasari; Nydia hanan
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 10 No. 01 (2026): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v10i01.3733

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Kelurahan Tamapole, Kecamatan Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam tiga aspek utama: gizi seimbang, kesehatan gigi dan mulut, serta pengolahan air bersih. Metode yang digunakan mencakup sosialisasi, edukasi visual, pelatihan praktik langsung, pendampingan, serta evaluasi berbasis pre-test dan post-test. Pada aspek gizi, seluruh peserta menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, ditunjukkan dengan skor rata-rata pre-post test sebesar 100. Peserta juga terlibat aktif dalam lomba masak dengan prinsip "Isi Piringku", menggunakan bahan pangan lokal yang bergizi dan terjangkau. Edukasi kesehatan gigi dilakukan melalui pendekatan langsung kepada siswa sekolah dasar dan warga dewasa dengan hasil peningkatan nilai post-test dari 66 menjadi 87 (N-Gain = 0,6), yang mengindikasikan efektivitas edukasi kategori sedang. Pada aspek pengolahan air bersih, masyarakat dibekali teknologi sederhana berupa filter air dalam timba 25 liter dengan tujuh lapisan media lokal (batu split, spons, pasir sungai, mangan, arang aktif, zeolit, spons). Hasilnya, air sumur bor yang awalnya keruh dan berbau logam menjadi jernih dan layak pakai. Seluruh warga peserta berhasil membuat filter mandiri dan memahami fungsi setiap lapisan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa kombinasi edukasi visual, pendekatan partisipatif, dan teknologi tepat guna sederhana mampu memberikan dampak positif terhadap perubahan perilaku masyarakat dalam kesehatan dan sanitasi
Pelatihan Pembuatan Musik Garapan melalui Media Digital Audio Workstation sebagai Peningkatan Ekonomi Kreatif pada Lembaga Kana Art Work Angga Eka Karina; Rico Gusmanto; Rino Yuda; Toza Darlija; Riqi Anugerah
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 10 No. 01 (2026): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v10i01.3741

Abstract

Perkembangan teknologi mendorong seluruh sektor seni untuk beradaptasi, termasuk dalam produksi musik. Lembaga Kana Art Work, sebuah sanggar seni di Banda Aceh, menghadapi kendala minimnya keterampilan dan sarana produksi musik digital, sehingga biaya pembuatan musik menjadi tinggi dan produktivitas karya menurun. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas anggota sanggar dalam memproduksi musik garapan berbasis digital sebagai upaya penguatan ekonomi kreatif. Metode yang digunakan berupa pelatihan dan pendampingan dengan pendekatan internalisasi penguatan karakter. Program dilaksanakan selama enam kali pertemuan tatap muka dan satu kali pendampingan daring pada Agustus–September 2025. Tahapan kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan instalasi perangkat Digital Audio Workstation (DAW), praktik produksi (tracking, overdub, editing, mixing, equalizing, dan mastering), pendampingan, serta evaluasi. Peralatan yang diperkenalkan antara lain perangkat lunak Logic Pro X, MIDI controller, soundcard, mikrofon kondensor, dan speaker monitor. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan dan keterampilan peserta; hampir seluruh dari 19 anggota sanggar mampu memproduksi musik digital secara mandiri. Luaran kegiatan meliputi karya musik digital berjudul Senandung Rubiah, artikel ilmiah terindeks SINTA (proses review), publikasi media massa, video dokumentasi, poster, dan pendaftaran Hak Cipta. Program ini terbukti menumbuhkan kemandirian produksi musik, menekan biaya rekaman, serta membuka peluang jasa produksi musik digital bagi sanggar. Ke depan, kegiatan serupa dapat dikembangkan pada aspek pemasaran karya musik digital melalui platform industri kreatif.
Pemberdayaan Petani di Kota Tomohon Untuk Peningkatan Produktivitas dan Efisiensi melalui Implementasi Mesin Pencuci Wortel Serta Inovasi Pemasaran Karen Pontoan; Elia Manuhutu; Thresia Polan
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 10 No. 01 (2026): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v10i01.3743

Abstract

Kelompok tani Esa Genang Leos merupakan salah kelompok tani yang berlokasi di Kelurahan Rurukan Kota Tomohon, dengan komoditas utama yang dihasilkan adalah wortel. Berdasarkan analisis situasi terhadap kondisi kelompok maka ditemukan permasalahan utama pada bidang produksi meliputi proses pencucian wortel yang tidak efisien karena masih dilakukan secara manual, sehingga berdampak pada kapasitas produksi yang rendah, serta pengelolaan air yang tidak tepat guna. Permasalahan selanjutnya pada bidang pemasaran, yaitu lemahnya strategi pemasaran, serta rendahnya keterampilan mitra dalam memberikan nilai tambah pada produk sebelum dipasarkan. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah sosialisasi, penerapan teknologi, pelatihan dan pendampingan, serta evaluasi. Hasil dari program pengabdian ini menunjukkan peningkatan level keberdayaan mitra pada aspek produksi, yaitu terjadi peningkatan kapasitas produksi karena proses pencucian wortel menjadi lebih efisien yaitu kurang dari 15 menit untuk satu kali pencucian. Kondisi ini kemudian berdampak pada meningkatnya kapasitas produksi wortel bersih menjadi lebih dari 80% jika dibandingkan dengan pencucian secara manual, dan penggunaan air untuk proses pencucian menjadi lebih kecil, yaitu kurang lebih 30 Liter untuk satu kali pencucian. Program ini juga menghasilkan peningkatan pengetahuan, pemahaman dan keterampilan mitra terkait strategi pemasaran wortel maupun produk hortikultura lainnya. Pengetahuan, pemahaman dan keterampilan mitra dalam hal pengemasan untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing pemasaran produk juga mengalami peningkatan lebih dari 90% dibandingkan penilaian saat pre-test.
Pelatihan Buku Pop Up untuk Guru Sejarah di Banda Aceh Asrinaldi; Fentisari Desti Sucipto; Fauziana Izzati
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 10 No. 01 (2026): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v10i01.3754

Abstract

Pembelajaran sejarah di tingkat menengah sering kali masih bersifat konvensional dan kurang menarik bagi siswa. Hal ini berdampak pada rendahnya partisipasi dan apresiasi terhadap sejarah, termasuk sejarah lokal yang kaya nilai edukatif. Di Banda Aceh, para guru sejarah menghadapi tantangan dalam mengembangkan media pembelajaran yang kreatif dan kontekstual. Berdasarkan pemetaan kebutuhan bersama MGMP Sejarah Banda Aceh, ditemukan dua permasalahan utama: rendahnya keterampilan guru dalam membuat media interaktif dan minimnya integrasi sejarah lokal dalam pembelajaran. Untuk menjawab tantangan ini, tim pengabdi dari ISBI Aceh menginisiasi pelatihan pembuatan buku pop-up sebagai media pembelajaran visual-kinestetik yang inovatif. Tujuan dari kegiatan ini adalah membekali guru sejarah dengan keterampilan teknis dan pedagogis dalam merancang buku pop-up berbasis sejarah lokal, memperkuat identitas kebangsaan, serta mendorong implementasi pembelajaran berbasis proyek (PjBL) sesuai Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan luring, penerapan teknologi sederhana, pendampingan daring, serta evaluasi dan keberlanjutan program melalui pembentukan komunitas kreatif guru sejarah. Luaran yang ditargetkan antara lain: minimal 15 prototipe buku pop-up buatan guru, 1 modul pelatihan cetak dan digital, dokumentasi digital karya, serta skenario PJBL yang siap diterapkan di kelas serta satu artikel pengabdian kepada masyarakat. Program ini diharapkan dapat menjadi model kolaborasi edukatif yang berkelanjutan dan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran sejarah di Banda Aceh secara signifikan sekaligus mendukung penguatan materi sejarah lokal agar lebih kontekstual dan relevan bagi siswa di Banda Aceh.
Penguatan Literasi Digital dan Manajemen Pokdarwis untuk Pengembangan Geowisata dan Budaya Desa Sungai Bawang Fajar Alam; Wisnu Ismunandar; Naufal Azmi Verdikha
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 10 No. 01 (2026): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v10i01.3763

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Desa Sungai Bawang, Kecamatan Muara Badak, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, dalam mengelola potensi geowisata dan budaya lokal melalui literasi digital serta penguatan manajerial. Desa ini kaya dengan budaya Dayak Kenyah dan Bahau serta lanskap rawa–perbukitan yang potensial, tetapi pengembangannya terkendala oleh rendahnya keterampilan digital dan kelembagaan Pokdarwis. Metode pelaksanaan terdiri dari lima tahapan: sosialisasi, pelatihan literasi digital dan manajemen, penerapan teknologi, pendampingan-evaluasi, serta penyusunan rencana keberlanjutan. Instrumen yang digunakan meliputi tripod, microphone clip-on, papan tulis, papan informasi, kursi lipat. Sebanyak 23 peserta terlibat aktif dalam praktik pemetaan digital, pembuatan video promosi, dan penyusunan rencana kerja Pokdarwis. Hasil menunjukkan peningkatan literasi digital masyarakat dari <40% menjadi >80%, terbentuknya konten promosi wisata (video, foto, narasi), serta perbaikan tata kelola kelembagaan Pokdarwis. Kegiatan ini menegaskan bahwa penerapan teknologi sederhana dan manajemen berbasis komunitas dapat memperkuat identitas wisata budaya dan geowisata desa.
Redesain Busana Pergelaran Ketoprak Dor Sanggar Rahayu Cipto Rukun di Aceh Tengah Hatmi Negria Taruan; Susandro Susandro; Rika Wirandi
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 10 No. 01 (2026): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v10i01.3789

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mendukung geliat berkesenian Sanggar Ketoprak Rahayu Cipto Rukun di Desa Payatumpi Baru, Kebayakan, Aceh Tengah. Kegiatan ini berpijak pada hasil kegiatan penelitian dan pengabdian terdahulu yang juga dilaksanakan oleh tim pengusul pada tahun 2022 dan 2023. Maka dari itu, kegiatan pengabdian kali ini berpijak pada metode R & D (research and development) atau dengan kata lain mengembangkan hasil penelitian terdahulu menjadi produk baru. Produk yang dimaksud ialah (merancang ulang) desain busana para pemain berdasarkan data-data dari penelitian terdahulu. Adapun detail persoalan yang didapati ialah minimnya variasi kostum/busana yang dikenakan para pemain membuat setiap judul cerita yang dipertunjukkan tidak relevan; dikarenakan busana yang dipakai tidak sesuai dengan latar cerita. Maka dari itu, kegiatan pengabdian ini semacam kolaborasi dengan Sanggar Ketoprak Rahayu Cipto Rukun dengan jalan merancang ulang (redesain) busana pergelaran yang berlatar suatu cerita yang biasa sanggar tersebut mainkan. Tahapan pelaksanaan yang dilakukan ialah dengan merancang beberapa sketsa atau desain busana para pemain berdasarkan tokoh yang diperankan, membuat template atau pola, membuat sample (semacam prototipe kostum), lalu kemudian mengaplikasikannya bersama para anggota sanggar. Hasil dari kegiatan ini adalah lima buah kostum alternatif untuk pertunjukan Ketoprak Dor grup Rahayu Cipto Rukun yang didesain menyesuaikan dengan salah satu nomor cerita lokal dari Tanah Gayo, yaitu, cerita Putri Pukes.
Pengembangan Produk Gula Aren Jahe Merah Instan sebagai strategi Diversifikasi Usaha pada Produsen Gula Kelapa Gondo Arum Asri Menik Yuni indriati; Rahmatullah Ayu Hasmiati; Idham Cholid; Sofia Ulfa Eka Hadiyanti; Arbansyah
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 10 No. 01 (2026): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v10i01.3810

Abstract

Koperasi Produsen Gondo Arum Asri merupakan salah satu produsen gula kelapa aren di Kabupaten Wonosobo, JawaTengah, yang berhasil menembus pasar ekspor melaluikemitraan industri. Namun, permasalahannya terletak pada tingginya ketergantungan penjualan secara curah kepada eksportir dengan margin keuntungan yang minim sehingga rentan terhadap fluktuasi pasar. Sementara itu, Gondo Arum Asri memiliki bahan baku gula aren yang belum optimal dikembangkan dan hanya dijual dalam bentuk curah dengan nilai jual yang rendah. Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) ini akan menerapkan strategi diversifikasi portofolio produk untuk menciptakan sumber pendapatan baru. Metodologi yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan fokus area sebagai berikut: (1) Studi kelayakan pasar produk turunan gula aren; (2) Pelatihan teknologi proses dan formula minuman instan gula aren jahe merah, (3) Dukungan desain kemasan ritel dan branding; dan (4) Analisis nilai tambah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Gondo Arum Asri mampu memanfaatkan teknologi baru untuk memproduksi minuman instan gula aren jahe merah dalam kemasan ritel yang siap jual. Analisis nilai tambah menunjukkan bahwa dengan mengolah 1 kg gula aren(sebelumnya diperdagangkan dalam jumlah besar seharga Rp32.000 menjadi produk minuman instan (4 kantong@250g), Gondo Arum Asri mampu meraih total pendapatan sebesar Rp100.000. Strategi diversifikasi ini terbukti mampu memberikan nilai tambah yang signifikan bagi gula aren dan membuka peluang pasar B2C baru bagi Gondo Arum Asri, sekaligus mengurangi ketergantungan perusahaan pada perdagangan ekspor gula kelapa B2B.
STEAM-Based Sustainable Education Training: Building Health Foundations and Fostering Generation Alpha Rosalin Yuniarti Maruf; Indra Priawan; Rahmad Lingga; Abdurrohman Septiadi; Marthin Syach Putra; Ghaida Roshuna
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 10 No. 01 (2026): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v10i01.3813

Abstract

This community service project promoted sustainable education for early childhood by integrating family health literacy and STEAM-based learning in Pangkalpinang, Bangka Belitung Islands Province, Indonesia. Recognizing that sustainable development education should begin early, the program aimed to strengthen parents’ understanding of holistic child development, combining health, creativity, and environmental awareness. Inspired by the participatory principles of Participatory Action Research (PAR), the project involved three main stages they are planning, action, and observation to foster collaboration among parents, educators, and health professionals. Held on August 30, 2025, the one-day workshop was attended by 30 mothers from diverse backgrounds. Sessions were led by a doctor as well as a lecture in the Faculty of Medicine and Health Sciences of Universitas Bangka Belitung and an early childhood educator, covering children’s health topics, which are nutrition, sleep, and screen time, and STEAM-based hands-on learning using simple household materials. Key activities included the Engineering Building Challenge, where participants, as mothers, built creative projects, and the STEAM Fair, where students from the Wonderchild STEAM class performed their STEAM projects and experiments, that presented in English. The program ran effectively and encouraged active participation, collaboration, and enthusiasm among parents. Observations showed strong interest in integrating STEAM and health principles into family routines. This initiative highlights the importance of community-based education programs in Bangka Belitung and encourages future expansion to include teachers, localized STEAM modules, and sustained collaboration among educators, parents, and health experts.
Implementasi Website untuk Monitoring Penggunaan Alat dan Mesin Pertanian pada UPTD Mekanisasi Pertanian Jawa Barat Muhammad Panggieta Wastu; Seno Adi Putra
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 10 No. 01 (2026): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) di UPTD Balai Pengembangan Mekanisasi Pertanian Provinsi Jawa Barat menghadapi tantangan akibat proses manajemen data yang masih manual, terfragmentasi, dan tidak terintegrasi. Ketergantungan pada log book dan spreadsheet menyebabkan kesulitan dalam pelacakan aset, inefisiensi pelaporan, dan mengakibatkan pemeliharaan bersifat reaktif (menunggu kerusakan) daripada preventif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (Abdimas) ini bertujuan untuk mengatasi masalah tersebut melalui perancangan dan implementasi sistem informasi berbasis website sebagai bentuk intervensi. Metodologi yang digunakan adalah Action Research (AR) yang disesuaikan dengan siklus System Development Life Cycle (SDLC). Proses ini mencakup tiga fase utama: Preparation (diagnosis masalah melalui FGD), Action Research Cycle (desain, implementasi website, dan pelatihan), dan Post-Evaluation (pengukuran dampak) . Hasil dari kegiatan ini adalah sebuah website monitoring fungsional dengan fitur utama dashboard monitoring, manajemen aset (input data), dan penjadwalan pemeliharaan otomatis. Hasil pengujian Black Box menunjukkan bahwa seluruh fungsionalitas sistem berjalan Valid. Selain itu, hasil Survei Kepuasan Mitra (SKM) pada tahap Post-Evaluation menunjukkan tingkat penerimaan (usability) dan kebermanfaatan (utility) yang sangat tinggi dari UPTD Mektan, dengan skor rata-rata 4.6 dari 5. Intervensi ini berhasil mentransformasi proses tata kelola Alsintan dari manual dan reaktif menjadi terpusat, digital, dan preventif. Kombinasi metodologi AR dan SDLC terbukti efektif dalam menciptakan solusi teknis yang diadopsi dan bermanfaat secara praktis bagi organisasi.
Implementasi Self-Journey Art Therapy untuk Mengurangi Stres pada Karyawan di PT. Bhakti Unggul Teknovasi Muhammad Fathi Rabbani; Seno Adi Putra
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 10 No. 01 (2026): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v10i01.3836

Abstract

Kesehatan mental karyawan merupakan aspek penting yang mempengaruhi produktivitas dan kenyamanan dalam bekerja. Observasi internal di PT Bhakti Unggul Teknovasi menunjukkan adanya tekanan psikologis yang cukup tinggi pada sebagian karyawan, sehingga diperlukan upaya pendampingan dalam memberikan ruang ekspresi secara emosional. Kegiatan ini bertujuan mengetahui dampak art therapy berbasis mask painting terhadap tingkat stres karyawan. Pendampingan dilaksanakan dalam satu sesi selama kurang lebih empat jam dan diikuti oleh 37 karyawan, dengan 24 orang mengisi kuesioner pre-test dan post-test secara lengkap. Tingkat stres diukur menggunakan skala 1–10 sebelum dan sesudah intervensi. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa rata-rata tingkat stres awal peserta berada pada angka 61,6% dan menurun menjadi 44,5% setelah kegiatan, sehingga terdapat penurunan sekitar 17,1 poin persentase. Selain penurunan secara kuantitatif, peserta juga melaporkan manfaat subjektif berupa perasaan lebih tenang dan rileks, memiliki waktu untuk diri sendiri, serta mampu mengekspresikan emosi yang sebelumnya tertahan. Proses melukis, Forum Group Discussion, dan pendampingan psikolog turut berkontribusi pada terciptanya pengalaman yang aman dan bermakna bagi peserta. Temuan ini menunjukkan bahwa art therapy berpotensi menjadi salah satu bentuk intervensi singkat yang efektif untuk mendukung kesehatan mental karyawan, meskipun intervensi yang baru dilakukan satu kali dan konteks yang terbatas pada satu perusahaan menjadi keterbatasan yang perlu diperhatikan dalam pengembangan program dan penelitian lanjutan.