cover
Contact Name
Dwi Sukowati
Contact Email
migunani.nusantara@gmail.com
Phone
+6281390084064
Journal Mail Official
migunani.nusantara@gmail.com
Editorial Address
Jalan Sultan Agung No 42, Karangklesem, Purwokerto Selatan, Purwokerto, Jawa Tengah, 53144, Indonesia
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 30250064     DOI : https://doi.org/10.65669/migunaninusantara.v4i1
Core Subject :
Migunani Nusantara menerbitkan jurnal di bidang multidisiplin ilmu yang diterapkan kepada masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 32 Documents
PENYULUHAN PERTANIAN URBAN FARMING UNTUK KETAHANAN PANGAN KELUARGA DI MT. NURUL ‘ILMI KELURAHAN MERSI Anri Kurniawan; Triat Adi Yuwono; Hanis Adila Lestari; Dwi Sukowati; Luthfi Wahab; Novita Hindratiningrum
Migunani Nusantara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Migunani Nusantara
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan jumlah penduduk di daerah perkotaan yang sangat pesat menyebabkan penyempitan lahan pertanian. Urban farming adalah salah satu alternatif solusi yang inovatif yang dapat diterapkan untuk memanfaatkan lahan terbatas. Pertanian perkotaan bertujuan untuk ketahanan pangan keluarga, mengurangi jejak karbon, dan memperbaiki kualitas hidup masyarakat. Namun demikian, teknologi ini masih jarang diketahui oleh masyarakat umum, termasuk ibu-ibu anggota majelis Ta’lim Nurul ‘Ilmi yang berada di Kelurahan Mersi, Kecamatan Purwokerto Timur. Oleh karena itu dilaksanakan penyuluhan tentang pemanfaatan teknologi urban farming untuk meningkatkan ketahanan pangan keluarga bagi anggota Majelis Ta’lim. Tujuan pengabdian kepada masyarakat untuk meningkatkan tingkat pemahaman anggota Majelis Ta’lim Nurul ‘Ilmi tentang konsep dan manfaat urban farming. Metodologi pelaksanaan kegiatan menggunakan Participacy Rural Appraisal (PRA). Kegiatan penyuluhan ini berjalan dengan lancar, hal ini bisa dilihat dari antusiasme peserta dalam mengikuti kegiatan serta hasil pre test dan post test yang menunjukkan bahwa sebagian besar peserta lebih memahami tentang urban farming dibandingkan dengan sebelum mengikuti penyuluhan.
PENINGKATAN KESADARAN KEAGAMAAN ANAK DAN REMAJA MELALUI METODOLOGI PARTISIPATIF DI DESA KEDUNGSONO, KECAMATAN BULU, KABUPATEN SUKOHARJO Muhammad Ja'far Nashir; Elina Intan Apriliani; Muchammad Aditya Amir Fadli
Migunani Nusantara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Migunani Nusantara
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan sebagai respon atas fenomena menurunnya partisipasi anak dan remaja dalam kegiatan keagamaan di Desa Kedungsono, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo, yang disertai meningkatnya paparan terhadap perilaku menyimpang seperti judi daring. Kegiatan ini bertujuan untuk membangun kesadaran keagamaan melalui pendekatan partisipatif yang melibatkan berbagai elemen masyarakat. Metode pelaksanaan meliputi pengajian rutin anak-anak dengan pendekatan edukatif-interaktif, diskusi nilai keagamaan bersama remaja, serta pelibatan tokoh agama, mahasiswa, dan warga dalam penyusunan program pembinaan spiritual. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan keterlibatan anak dan remaja dalam kegiatan keagamaan, penguatan nilai-nilai spiritual, serta sinergi yang baik antara warga dan pemangku kepentingan lokal dalam mendukung kegiatan pembinaan keagamaan secara berkelanjutan. Kegiatan ini merekomendasikan pentingnya sinergi antara pendidikan nonformal dan partisipasi masyarakat dalam pembinaan karakter religius generasi muda
EDUKASI PENCEGAHAN BULLYING SEJAK DINI PADA POS PAUD ANANDA DESA SOKARAJA KIDUL Rakhma Nurozalina; Kartika Winkar Setya; Muhammad Mirza Habibie; Yuliani Catur Rini; Shanti Ayu
Migunani Nusantara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Migunani Nusantara
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekarang ini marak terjadi tindak bullying yang dilakukan oleh anak dengan korban anak pula baik di sekolah maupun dilingkungan pertemanan dirumah. Bullying menjadi tren yang marak dilakukan dikalangan anak muda sebagi suatu tindakan yang dianggap wajar, kekinian dan candaan biasa, padahal akibat yang ditimbulkan cukup berbahaya beberapa kasus mengakibatkan cedera fisik pada korban, sebagian lain menjadi depresi dan stress, bahkan korban bullying yang menyimpan dendam dapat melakukan tindakan irrasional sebagai luapan kekesalannya seperti menembak pembully, membakar sekolah dimana korban seringkali dibully dan lain sebagainya yang berujung pada diperkarakan secara pidana.Orang tua maupun anak haruslah memiliki pengetahuan yang cukup mengenai bullying, bagaimana mengatasi bullying termasuk bagaimana upaya mencegah terjadinya bullying sampai pada jenjang pendidikan kelompok belajar. Mitra disini adalah anak didik dan orangtua siswa yang tergabung dalam paguyuban “Rembug Anank Usia Emas” (RANAMAS) Pos PAUD ANANDA Desa Sokaraja Kidul.
TOURISM INFORMATION CENTER SEBAGAI UPAYA PENGUATAN DESA WISATA KAMPOENG KAUMAN HERITAGE, BANYUMAS Billy Arifa Tengger; Raina Ghinaa Pratitasari; Indra Rio Saputro; Intrada Reviladi
Migunani Nusantara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Migunani Nusantara
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65669/migunaninusantara.v3i2.543

Abstract

Kampoeng Kauman Heritage, Desa Sudagaran, Banyumas, memiliki potensi wisata sejarah, budaya, seni, dan kuliner yang signifikan. Namun, potensi tersebut belum sepenuhnya terkelola secara terintegrasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk merancang Tourism information center (TIC) sebagai pusat informasi terintegrasi dan ikon desa wisata. Metode pelaksanaan meliputi observasi lapangan, analisis kebutuhan, desain bangunan TIC, redesain identitas kawasan (logo, pamflet), serta edukasi manajemen keuangan desa wisata. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa TIC mampu berperan sebagai pusat layanan informasi, edukasi, serta promosi budaya lokal. Redesain logo dan pamflet berhasil memperkuat identitas visual Kampoeng Kauman Heritage, sedangkan pelatihan pencatatan jurnal keuangan meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana desa wisata. Keberadaan TIC mendukung peningkatan daya tarik wisata, memperkuat identitas lokal, dan memberikan kontribusi pada pembangunan desa berkelanjutan.
PEMBERDAYAAN GURU SEBAGAI RELAWAN PUSTAKA UNTUK MENUMBUHKAN LITERASI DINI DI RAUDLATUL ATHFAL WADAS KELIR PURWOKERTO Mukhamad Hamid Samiaji; Ahmad Aji Jauhari Ma'mun; Chandra Tri Mulyani
Migunani Nusantara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Migunani Nusantara
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gerakan literasi dini merupakan fondasi penting bagi perkembangan bahasa dan kognitif anak usia dini. Namun, sebagian besar guru di lembaga pendidikan anak masih menghadapi keterbatasan dalam mengelola kegiatan literasi secara kreatif dan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan guru Raudlatul Athfal (RA) Wadas Kelir Purwokerto sebagai relawan pustaka yang mampu menumbuhkan budaya literasi di lingkungan sekolah. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan, pendampingan, dan praktik langsung pengelolaan sudut baca serta kegiatan membaca berbasis cerita rakyat lokal. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan guru mengenai konsep literasi dini sebesar 85%, keterampilan mendongeng meningkat 78%, dan partisipasi anak dalam kegiatan membaca meningkat signifikan. Program ini berdampak pada terciptanya ekosistem literasi yang berpusat pada guru dan anak, sekaligus memperkuat peran RA sebagai ruang tumbuhnya budaya baca sejak usia dini.
PENGOLAHAN LIMBAH ORGANIK DAPUR MENJADI ECOENZYM “EDUKASI FOR ZERO WASTE” DI DESA BANJARSARI KULON, SUMBANG BANYUMAS Larin Tikafebrianti; Ratna Dwi Hirma Windriyati; Bagus Nur Rokhman
Migunani Nusantara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Migunani Nusantara
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65669/migunaninusantara.v3i2.551

Abstract

Salah satu cara untuk mengedukasi masyarakat tentang konsep zero waste adalah dengan mengubah limbah organik dapur menjadi ecoenzyme, cairan yang dihasilkan dari fermentasi limbah organik. Ecoenzyme dapat digunakan sebagai pembersih alami, pupuk cair, dan pengusir hama, sehingga mengurangi jumlah sampah organik dan efek negatif terhadap lingkungan. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat terutama ibu-ibu di Desa Banjarsari Kulon tentang cara mengelola sampah rumah tangga dengan ecoenzymes yang ramah lingkungan. Metode pelaksanaan kegiatan berdasarkan Participacy Rural Appraisal (PRA) meliputi tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat diukur dari nilai pretest dan post test serta antusiasme ibu-ibu saat mengikuti kegiatan yang dideskripsikan melalui dokumentasi kegiatan. Dari kegiatan ini didapatkan manfaat meningkatnya pengetahuan ibu-ibu terkait pengolahan limbah organik dapur menjadi ecoenzym dan produk turunannya (sabun cuci piring) serta meningkatnya kesadaran untuk terus berupaya menjaga kelestarian lingkungan dengan gerakan “ecoenzym for zero waste”.
PENINGKATAN LITERASI ANAK MELALUI METODE BERMAIN DAN BERCERITA DI DESA REJASARI KECAMATAN PURWOKERTO BARAT Rina Purwani; Dian Mustikasari; Ade Ade Yuliana
Migunani Nusantara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Migunani Nusantara
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65669/migunaninusantara.v3i2.552

Abstract

Literasi merupakan kemampuan dasar yang berperan penting dalam perkembangan intelektual, sosial, dan emosional anak. Namun, tingkat minat baca anak di pedesaan masih tergolong rendah karena terbatasnya fasilitas, akses buku, serta metode pembelajaran yang kurang menarik. Di Desa Rejasari, Kecamatan Purwokerto Barat, sebagian besar anak lebih tertarik pada gawai dan permainan daring dibanding membaca buku. Kondisi ini mendorong perlunya inovasi metode dalam menumbuhkan literasi anak. Pendekatan literasi yang bersifat monoton sering membuat anak cepat bosan dan enggan melanjutkan kegiatan membaca. Padahal, masa anak-anak adalah periode emas untuk menumbuhkan kebiasaan literasi, melaluli permainan dan bercerita merupakan merupakan strategi yang kreatif dan inovatif yang menyenangkan sekaligus edukatif. Melalui metode ini, anak-anak dapat belajar membaca, menulis, dan memahami isi cerita dengan cara yang interaktif serta menyenangkan. Kata Kunci: literasi, membaca, cerita.
SOSIALISASI TENTANG MEMBANGUN GENERASI CAKAP LITERASI KEUANGAN DAN TEKNOLOGI PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DI DESA SEMPU, KECAMATAN ANDONG, KABUPATEN BOYOLALI Elina Intan Apriliani; Sukari
Migunani Nusantara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Migunani Nusantara
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65669/migunaninusantara.v3i2.553

Abstract

This community service activity aims to improve financial and technological literacy among early childhood students in Sempu Village, Andong District, Boyolali Regency. The activity was motivated by the low understanding of parents and educators regarding the importance of introducing financial and technological concepts from an early age. The method used included four stages: preparation, socialization, training, and mentoring, with a participatory approach. The results showed a significant improvement in parents’ and educators’ understanding of financial and technological literacy after the program. Children demonstrated great enthusiasm in learning basic financial concepts through game-based learning and storytelling, and they began to use digital learning media responsibly. This program had a positive impact on developing frugal habits, simple financial responsibility, and appropriate technology use. Thus, this activity successfully raised community awareness of the importance of preparing financially and technologically literate generations from early childhood.
TRANSFORMASI EKONOMI LOKAL MELALUI BRANDING "KOPI KEBON WINDUAJI" Ari Dwi Nurasih; Slamet Sulistiadi
Migunani Nusantara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Migunani Nusantara
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65669/migunaninusantara.v3i2.554

Abstract

This community service program aims to enhance the entrepreneurial skills and capacities of Pokdarwis (Tourism Awareness Group) members in Winduaji Village through the development of a local coffee product, Kopi Kebon Winduaji. The implementation method includes potential and market surveys, training in production, packaging, marketing, licensing, and entrepreneurship. The surveys revealed that Winduaji possesses both human and natural resources conducive to coffee enterprise development, with market access through local coffee shops and tourism. Production training involved the procurement of equipment such as the MCP-250 pulper, FFC-I5 grinder, and a custom-built roasting tool. Packaging and branding were designed to increase product value, while marketing was conducted through participation in the EXPO UNSOED 2019. The results indicate improved technical literacy and entrepreneurial awareness among Pokdarwis members, along with initial validation of the local coffee product. These findings align with community-based entrepreneurship theory and similar service programs in other regions, emphasizing the importance of upstream-downstream integration and participatory approaches in rural economic empowerment.
A PENDAMPINGAN GURU PAUD DALAM PENGEMBANGAN INOVASI KURIKULUM BERBASIS PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI UNTUK MEWUJUDKAN LAYANAN INKLUSIF DI PAUD Elina Intan Apriliani; Muhammad Fathurrahman; Annafi’ Nurul ‘Ilmi Azizah
Migunani Nusantara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Migunani Nusantara
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65669/migunaninusantara.v4i1.557

Abstract

This community service program aims to strengthen the capacity of early childhood education (ECE) teachers in developing curriculum innovation through the implementation of differentiated learning to support inclusive practices in PAUD (Indonesian early childhood education institutions). The program was implemented through three main stages: needs assessment, capacity-building workshops, and classroom mentoring. A participatory approach was applied to ensure active involvement of teachers throughout the process. Findings show that teachers initially had limited understanding of differentiated learning and tended to apply uniform activities for all children. After participating in workshops and coaching clinics, teachers demonstrated significant improvement in designing lesson plans that incorporated variations in content, process, and product based on children’s readiness, interests, and learning profiles. Classroom mentoring revealed increased teacher confidence in managing differentiated activities and facilitating more inclusive interactions. Teachers also showed better skills in conducting diagnostic assessments and using the results to plan subsequent learning activities. Overall, the program effectively enhanced teachers’ pedagogical competence, improved classroom practices, and fostered a more inclusive and responsive learning environment in PAUD settings. These outcomes indicate that continuous mentoring and collaborative professional development are essential for supporting the successful implementation of differentiated learning within the framework of the Merdeka Curriculum.

Page 3 of 4 | Total Record : 32