cover
Contact Name
Dwi Sukowati
Contact Email
migunani.nusantara@gmail.com
Phone
+6281390084064
Journal Mail Official
migunani.nusantara@gmail.com
Editorial Address
Jalan Sultan Agung No 42, Karangklesem, Purwokerto Selatan, Purwokerto, Jawa Tengah, 53144, Indonesia
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 30250064     DOI : https://doi.org/10.65669/migunaninusantara.v4i1
Core Subject :
Migunani Nusantara menerbitkan jurnal di bidang multidisiplin ilmu yang diterapkan kepada masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 35 Documents
PENGEMBANGAN EDUWISATA KETAHANAN PANGAN BERBASIS PENATAAN RUANG MIKRO DI KAMPOENG KAUMAN HERITAGE BANYUMAS Fadhilah Siti Aniisah Haryono; Diajeng Sekar Shaliha; Eva Priyanti; Feri Setiyanto
Migunani Nusantara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Migunani Nusantara
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65669/migunaninusantara.v4i1.603

Abstract

Kampoeng Kauman Heritage di Desa Sudagaran merupakan Kawasan dengan nilai historis, namun memiliki tantangan dalam optimalisasi lahan fungsional. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan model eduwisata ketahanan pangan yang mengintegrasikan fungsi konservasi, edukasi, dan ekonomi. Metode pelaksanaan dilakukan melalui lima tahapan: identifikasi potensi lokal, perancangan zonasi lahan, pemilihan komoditas unggulan, penerapan sistem budidaya, dan perencanaan alur eduwisata. Melalui pendekatan arsitektur dan teknik sipil, tim merancang tata ruang mikro yang adaptif dengan memanfaatkan sistem urban farming. Hasil kegiatan berupa rancangan desain dengan pembagian zonasi menjadi zona budidaya dan zona edukasi dengan alur sirkulasi linier agar memberikan pengalaman tematik bagi pengunjung. Implementasi sistem hidroponik dan bedeng konvensional dijadikan sebagai sarana edukasi transisi pertanian yang realistis untuk direplikasi oleh masyarakat di lahan terbatas. Penggunaan Jambu Kristal sebagai ikon ekonomi ditujukan untuk memperkuat branding kawasan sekaligus mendukung ketahanan pangan lokal. Program ini memposisikan Kampoeng Kauman Heritage sebagai model percontohan eduwisata ketahanan pangan skala kecil yang berkelanjutan.
WORKSHOP LITERASI KEUANGAN DAN PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN DIGITAL BAGI KADER PKK CENDANA BEKASI SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KESEJAHTERAAN KELUARGA Suhardoyo; A Sudrajat; Roydawaty Bunga Sihol; Dudi Duta Akbar
Migunani Nusantara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Migunani Nusantara
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65669/migunaninusantara.v4i1.615

Abstract

Ibu rumah tangga memainkan peran penting dalam organisasi Gerakan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dalam menjaga stabilitas ekonomi rumah tangga. Namun, rendahnya tingkat literasi keuangan dan terbatasnya kemampuan kewirausahaan digital tetap menjadi tantangan signifikan dalam mencapai kemandirian finansial yang berkelanjutan. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas anggota PKK Cendana di RT 015 RW 017 Jatimulya, Bekasi dalam mengelola keuangan rumah tangga dan mengembangkan usaha rumahan berbasis digital. Pendekatan partisipatif dan pembangunan kapasitas digunakan, yang terdiri dari tiga tahap utama: (1) penyadaran dan sosialisasi tentang literasi keuangan dan kewirausahaan, (2) pelatihan praktis tentang penganggaran rumah tangga, identifikasi peluang bisnis, dan pemasaran digital, dan (3) pendampingan berkelanjutan untuk memastikan penerapan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh. Data dikumpulkan melalui observasi, penilaian pra dan pasca kegiatan, dan umpan balik peserta. Hasil menunjukkan peningkatan yang terukur dalam pemahaman peserta tentang perencanaan keuangan, termasuk alokasi pendapatan, pencatatan pengeluaran, dan strategi tabungan. Selain itu, peserta menunjukkan peningkatan kemampuan untuk mengidentifikasi peluang bisnis lokal dan memanfaatkan platform digital, seperti media sosial, untuk promosi produk dan perluasan pasar. Fase pendampingan lebih lanjut mendukung peserta dalam menerapkan keterampilan ini dalam konteks kehidupan nyata. Program ini berkontribusi pada pemberdayaan masyarakat dengan memperkuat peran anggota PKK sebagai agen pembangunan ekonomi lokal. Program ini juga menyoroti pentingnya mengintegrasikan literasi keuangan dan kewirausahaan digital untuk mendorong ketahanan keuangan rumah tangga yang berkelanjutan.
PEMBENTUKAN DESA SADAR HUKUM DESA SUMILIR KECAMATAN KEMANGKON KABUPATEN PURBALINGGA DENGAN TEMA PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEREMPUAN DAN ANAK Endang Eko Wati; Yuliani Catur Rini; Siti Rohmah; Fetri Fatorina
Migunani Nusantara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Migunani Nusantara
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65669/migunaninusantara.v4i1.609

Abstract

Penegakan hukum yang konsisten bukan hanya harus datang dari aspek pemerintah selaku apparat penegak hukum, melainkan juga dari masyarakat yang sadar dan patuh pada hukum. Bagi sebagian orang, untuk mewujudkan kesadaran hukum di tengah masyarakat cukup dengan memberikan informasi dalam bentuk penyuluhan atau kampanye. Namun itu tidak cukup. Setidaknya, selain berkampanye, ada tiga cara tambahan lain yang harus dilakukan agar masyarakat memiliki kesadaran hukum yaitu berikan teladan, berikan pengetahuan hukum, berikan ganjaran atau tindakan hukum. Metode yang digunakan yaitu observasi dan partisipasi aktif. Hasil Pengabdian Masyarakat yang didapat yaitu keluarga sadar hukum di Desa Sumilir Kecamatan Kemangkon Kabupaten Purbalingga sudah terbentuk dan ber-SK dari Pemerintah Kabupaten Purbalingga. Masyarakat antusias untuk belajar dan mengembangkan kegiatan sadar hukum dalam kehidupan sehari-hari. Terbentuknya keluarga sadar hukum Desa Sumilir Kecamatan Kemangkon diharapkan kesadaran akan peraturan hukum yang berlaku di masyarakat meningkat. Masyarakat mau bahu membantu dalam menyelesaikan masalah yang berurusan dengan hukum. Masyarakat tidak takut lagi kalau sudah berurusan dengan hukum. Materi pembekalan terkait Hukum Perkawinan Islam, Penghapusan Kekerasan Rumah Tangga pada perempuan dan anak, Sosialisasi Trafficking, Sertifikat Elektronik. Dari materi yang disampaikan diharapkan menjadi bekal yang mendukung terwujudnya masyarakat sadar hukum sebagaimana mestinya.
MENINGKATKAN BUDAYA LITERASI MELALUI STORY TELLING PADA ANAK SD DALAM RAMADHAN CAMP DI BUKIT TENGTUNG BATURRADEN Dian Mustikasari; Rina Purwani; Dewi Kresnasari
Migunani Nusantara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Migunani Nusantara
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65669/migunaninusantara.v4i1.626

Abstract

Di dalam dunia pendidikan literasi menjadi hal yang sangat penting terutma untuk anak sekolah. Hal ini tujuannya untuk membiasakan anak dalam budaya literasi dimanapun mereka berada. Story telling merupakan cara yang dilakukan untuk menyampaikan suatu cerita kepada pendenga, baik itu dalam bentuk kata-kata, gambar, foto maupun suara. Dalam hal ini story telling sering digunakan dalam proses belajar mengajar utamanya pada tingkat pemula atau anak-anak. Banyak anak-anak sekarang lebih memilih game dalam gadgetnya daripada membaca informasi yang penting terkait belajarnya di sekolah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berupa pendampingan kepada anak-anak untuk diajak melihat dan mendengarkan cerita atau dongeng dengan teknik story telling dengan tujuan meningkatkan budaya literasi mereka. Pada Kegiatan pendampingan ini pertama dibuka dengan pengenalan tentang budaya literasi. Meningkatkan budaya literasi di kalangan anak-anak sangat penting, selain membaca literasi dapat dilakukan juga dengan mendengar dan menyimak sehingga dapat mengetahui pesan yang tersirat dari cerita.
SEMINAR ANTI-BULLYING UNTUK MENCEGAH SUPERIORITY COMPLEX BAGI SANTRI ASRAMA TACHFIZHIL QUR’AN AL-IKHSAN BEJI KEDUNGBANTENG Akhmad Sulaiman; Ramdhan Yurianto
Migunani Nusantara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Migunani Nusantara
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65669/migunaninusantara.v4i1.651

Abstract

This community service activity aims to strengthen Qur’anic interpretive literacy and ethical awareness among tahfidz students in preventing bullying behavior and superiority complex tendencies in Islamic boarding school settings. The program was conducted at Asrama Tachfizhil Qur’an PP al-Ikhsan, Beji, Kedungbanteng, involving tahfidz students at junior and senior secondary school levels. Initial observations and interviews indicated that bullying occurred in both verbal and physical forms. Verbal bullying appeared more frequently through mockery, negative labeling, and degrading jokes. The method consisted of preparation through observation and interviews, the implementation of an anti-bullying seminar, and evaluationThe seminar was entitled “Becoming Righteous Santri without Bullying in Preventing Superiority Complex in Pesantren.” The evaluation results showed an increase in students’ understanding. The average pre-test score was 56.25 and increased to 86.75 in the post-test, with an improvement of 30.50 points. This improvement indicates that the anti-bullying seminar based on Qur’anic interpretive literacy helped students understand the forms of bullying, Qur’anic prohibitions against degrading others, the dangers of superiority complex, and the importance of building a safe, empathetic, and violence-free pesantren culture.

Page 4 of 4 | Total Record : 35