cover
Contact Name
Dr. Permana, M.Pd.
Contact Email
admin@al-afif.org
Phone
+6282240316203
Journal Mail Official
admin@al-afif.org
Editorial Address
Jl.Pamekaran No 668 Suci Kaler
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
Advances In Education Journal
Published by Yayasan Al-Afif
ISSN : -     EISSN : 30637112     DOI : -
Core Subject :
Advances in Education Journal (AEJ) adalah jurnal akademik yang berfokus pada penelitian, pengembangan, dan inovasi dalam bidang pendidikan. Jurnal ini mempublikasikan artikel-artikel yang menawarkan wawasan baru, pendekatan inovatif, dan hasil penelitian terkini yang dapat meningkatkan praktik pendidikan di berbagai tingkatan, mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi. AEJ menerima kontribusi dari berbagai disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan diantaranya: - Metode Pengajaran dan Pembelajaran - Teknologi Pendidikan - Kebijakan Pendidikan - Psikologi Pendidikan - Manajemen Pendidikan - Pendidikan Multikultural - Pendidikan Khusus - Evaluasi dan Penilaian Pendidikan - Pengembangan Kurikulum - Pendidikan Islam - Pendidikan Berbasis Komunitas - Edukasi Lingkungan Setiap artikel yang diterbitkan di AEJ melalui proses peer-review untuk memastikan kualitas dan validitas ilmiah. Jurnal ini menyediakan platform bagi peneliti, pendidik, dan praktisi untuk berbagi temuan dan ide-ide yang dapat diterapkan dalam konteks pendidikan nyata, dengan tujuan akhir untuk meningkatkan hasil belajar dan kesejahteraan peserta didik.
Arjuna Subject : -
Articles 447 Documents
Peran Moderasi dalam Menyeimbangkan Nilai Sosial dan Keagamaan di Era Digital ulumudin
Advances In Education Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Advances In Education Journal (Oktober)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Era digital membawa tantangan baru dalam menjaga harmoni antara nilai sosial dan keagamaan, khususnya di kalangan generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran moderasi sebagai strategi untuk menyeimbangkan nilai-nilai tersebut dalam konteks komunitas pemuda. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen dari komunitas digital yang aktif membahas isu-isu sosial dan keagamaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa moderasi berperan signifikan dalam mempromosikan toleransi, keterbukaan terhadap perbedaan, dan dialog yang konstruktif. Tokoh moderat dalam komunitas ini memberikan kontribusi besar dalam membimbing anggota untuk menghindari ekstremisme dan konflik nilai melalui pendekatan inklusif.Selain itu, ditemukan bahwa pemuda memanfaatkan platform digital untuk menginisiasi kampanye positif, seperti gerakan toleransi dan literasi digital, sebagai respons terhadap tantangan seperti penyebaran informasi bias dan provokatif. Pembahasan hasil menegaskan bahwa moderasi tidak hanya relevan dalam menjaga harmoni individu dan kelompok tetapi juga menjadi elemen penting dalam membangun komunitas yang tangguh terhadap kompleksitas era digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan budaya moderasi di kalangan pemuda sangat penting untuk menciptakan masyarakat yang toleran, inklusif, dan adaptif terhadap perubahan zaman.
Peningkatan Karakter Siswa Melalui Kegiatan Keagamaan Sekolah Hari Muhamad
Advances In Education Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Advances In Education Journal (Oktober)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan karakter siswa melalui kegiatan keagamaan di SMAN 12 Bogor. Kegiatan keagamaan yang dilaksanakan di sekolah, seperti shalat berjamaah, pengajian, dan kegiatan sosial berbasis agama, diharapkan dapat meningkatkan dimensi karakter siswa, yaitu disiplin, empati, dan tanggung jawab. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen, di mana data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 200 siswa sebelum dan setelah mereka mengikuti kegiatan keagamaan selama satu semester. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam ketiga dimensi karakter siswa. Disiplin meningkat dari 72% menjadi 84%, empati meningkat dari 70% menjadi 80%, dan tanggung jawab meningkat dari 74% menjadi 82%. Temuan ini menunjukkan bahwa kegiatan keagamaan di sekolah memiliki peran penting dalam membentuk karakter siswa, dengan memperkuat kedisiplinan, meningkatkan rasa empati, serta membangun tanggung jawab terhadap diri sendiri dan lingkungan. Penelitian ini menyarankan agar sekolah terus mengembangkan kegiatan keagamaan yang lebih relevan dan menarik bagi siswa, dengan memanfaatkan teknologi dan media sosial untuk meningkatkan partisipasi siswa dan memaksimalkan dampak positif terhadap karakter mereka.
Manajemen Kepala Sekolah Diera Digital Jia Andika
Advances In Education Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Advances In Education Journal (Oktober)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran manajemen kepala sekolah dalam menghadapi tantangan dan peluang yang ditimbulkan oleh perkembangan teknologi digital di dunia pendidikan. Di era digital, kepala sekolah tidak hanya bertugas sebagai pemimpin akademik, tetapi juga sebagai pengelola perubahan teknologi yang dapat mempengaruhi seluruh aspek manajemen sekolah, termasuk pembelajaran, administrasi, dan komunikasi dengan berbagai pihak terkait. Penelitian ini dilakukan di Boarding School Bandung dengan menggunakan pendekatan kualitatif, dengan mengumpulkan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen terkait kebijakan teknologi di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun sekolah telah mengadopsi berbagai teknologi untuk mendukung manajemen dan pembelajaran, masih terdapat tantangan dalam hal integrasi sistem, adaptasi staf pengajar, dan pengembangan karakter siswa di lingkungan digital. Kepala sekolah berperan penting dalam memimpin transformasi ini, namun keberhasilan implementasi teknologi sangat bergantung pada upaya berkelanjutan dalam pengembangan profesionalisme guru, penyediaan pelatihan teknologi, serta pengelolaan perubahan budaya sekolah. Rekomendasi dari penelitian ini termasuk peningkatan pelatihan untuk guru dan staf, pengembangan sistem informasi yang lebih terintegrasi, serta pemanfaatan teknologi untuk memperkuat komunikasi antara kepala sekolah, guru, siswa, dan orang tua dalam upaya menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih efektif dan inklusif. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan mengenai strategi yang dapat diterapkan oleh kepala sekolah dalam mengelola pendidikan di era digital, serta kontribusi terhadap perkembangan manajemen sekolah berbasis teknologi.
Integrasi Pendidikan Islam dalam Kurikulum Nasional: Dampaknya terhadap Pembentukan Karakter Siswa Risa Kinan
Advances In Education Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Advances In Education Journal (Oktober)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Islam memiliki peran yang signifikan dalam membentuk karakter dan moralitas siswa. Artikel ini membahas tentang bagaimana integrasi pendidikan Islam dalam kurikulum nasional dapat mempengaruhi pembentukan karakter siswa, khususnya di sekolah-sekolah umum di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi literatur dan wawancara terhadap guru pendidikan agama Islam, kepala sekolah, dan beberapa siswa di sekolah-sekolah di Jakarta. Temuan penelitian menunjukkan bahwa integrasi pendidikan Islam dalam kurikulum nasional dapat memperkuat nilai-nilai moral seperti kejujuran, tanggung jawab, dan rasa empati. Namun, pelaksanaan integrasi ini masih menghadapi tantangan seperti kurangnya pemahaman mendalam oleh guru, keterbatasan waktu dalam pengajaran, serta adanya gap antara teori dan praktik dalam implementasinya di lapangan. Artikel ini merekomendasikan penguatan kapasitas guru, pembaruan metode pengajaran, dan penekanan pada nilai-nilai karakter dalam setiap aspek pembelajaran untuk memaksimalkan dampak positif pendidikan Islam terhadap karakter siswa.
Pemanfaatan Game Edukasi Dalam Pembelajaran Akidah Akhlak Di Sd Muhammad Miftahuddin; Rangga Azyan; Tasliya Bilqisth Sholiha; Rd.Ilmi Syu’batul Alam; Fiqra Muhamad Nazib
Advances In Education Journal Vol. 1 No. 4 (2025): Advances In Education Journal (Februari)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study investigates the use of educational games to enchance Akidah Akhlak learning in elementary schools. Using a Systematic Literature Review (SLR) method, 5 selected articles were analyzed to examine implementation, implications, and evaluations of game-based learning. The findings reveal that educational games, such as Kahoot and Wordwall, effectively increase students' motivation, engagement, and understanding of Akidah Akhlak concepts. These games create an interactive and enjoyable learning experience that supports various learning styles and promotes character development. However, challenges include dependence on technology, distractions, and limited access to resources, particularly in underprivileged areas. The study emphasizes the need for teachers to receive adequate training to select and integrate high-quality educational games effectively. Overall,  educational games have a positive impact on learning outcomes serve as an innovative and promising tool to improve students’ moral education, foster character building, and enhance learning outcomes in Akidah Akhlak subjects at the elementary school level.
inovasi bahan ajar berbasis teknologi di SMA Dinda Husnainah Sobirin Dinda; Yudina Anggita; Ismi Fauziah; Nurlia
Advances In Education Journal Vol. 1 No. 4 (2025): Advances In Education Journal (Februari)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi saat ini memberikan peluang besar dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, khususnya pada Pendidikan Agama Islam (PAI). Penggunaan teknologi dalam pengembangan bahan ajar berbasis digital memungkinkan pembelajaran menjadi lebih interaktif, menarik, dan relevan dengan kebutuhan siswa di sekolah. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji strategi, implementasi, dan implikasi pengembangan bahan ajar PAI berbasis teknologi di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA). Dengan metode Systematic Literature Review (SLR), artikel ini menyusun dan menganalisis literatur yang relevan untuk memberikan gambaran mendalam mengenai manfaat, tantangan, dan langkah-langkah strategis dalam pengembangan bahan ajar berbasis teknologi. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi teknologi dalam bahan ajar PAI tidak hanya meningkatkan daya serap siswa tetapi juga mendukung pembentukan karakter dan keterampilan sosial siswa. Meskipun demikian, keberhasilan implementasi memerlukan dukungan infrastruktur, kompetensi guru, dan kebijakan pendidikan yang mendukung pemerataan akses teknologi. Penelitian ini merekomendasikan kolaborasi yang baik antara guru, siswa, sekolah, dan pemerintah untuk memaksimalkan manfaat teknologi dalam pembelajaran PAI.
Manajemen Digitalisasi Pembelajaran PAI Di SMP Nilna Fadilata Nilna; Fadhil; Livia; acep rahmat
Advances In Education Journal Vol. 1 No. 4 (2025): Advances In Education Journal (Februari)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan digitalisasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di Sekolah Menengah Pertama (SMP) merupakan salah satu upaya penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan di era digital. Dalam menghadapi perkembangan teknologi yang pesat, penerapan teknologi dalam pembelajaran PAI memungkinkan penyampaian materi yang lebih interaktif, fleksibel, dan menarik bagi siswa. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur untuk menganalisis berbagai literatur yang relevan mengenai penerapan digitalisasi dalam pembelajaran PAI di sekolah menengah pertama. Hasil diskusi menunjukkan bahwa digitalisasi pembelajaran PAI memberikan banyak manfaat, seperti peningkatan akses bahan ajar, pengembangan keterampilan teknologi bagi siswa, dan keterlibatan siswa yang lebih aktif dalam proses pembelajaran. Namun, ada juga tantangan yang dihadapi, seperti ketimpangan infrastruktur teknologi dan kesiapan guru untuk mengadopsi metode digital. Oleh karena itu, diperlukan perencanaan dan manajemen yang efektif.
PERAN KIYAI DALAM MENGEMBANGKAN PONDOK PESANTREN DI ABAD 21 Yasin Nahrowi; Asif maulana; Fitria Rahayu; fiqra muhammad nazib
Advances In Education Journal Vol. 1 No. 4 (2025): Advances In Education Journal (Februari)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The role of the kiyai in developing Islamic boarding schools (pondok pesantren) in the 21st century is crucial, especially in facing the challenges of globalization in the fields of technology, economy, and culture. In this digital era, pesantren, as traditional educational institutions, are confronted with the need to integrate technology into the learning process without compromising the Islamic values that form the foundation of their education. As leaders and administrators, kiyai play a strategic role in guiding pesantren to adapt to the development of information and communication technologies, thus enhancing the quality of education and presenting pesantren as relevant institutions in the modern world. In the economic sphere, kiyai contribute to the economic independence of pesantren by managing businesses based on Islamic principles and empowering santri (students) to become entrepreneurs. Meanwhile, in the cultural domain, kiyai play a role in preserving and developing local cultures while promoting pesantren as a center of Islamic culture that helps preserve traditional cultural values amidst the forces of modernization. Therefore, the role of kiyai in developing pesantren is essential in addressing the challenges of the times and maintaining the existence of pesantren in the 21st century.
MULTIKULTURALISME DALAM PENDIDIKAN ISLAM: MEMBANGUN KESADARAN DAN TOLERANSI DALAM KEANEKARAGAMAN BUDAYA Ahmad Jamal Rohman; Silva Eka Diani; Acep Rizki AlFathir; Rizal Mustaidz Billah
Advances In Education Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Advances In Education Journal (Oktober)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stereotypes, prejudice and discrimination often arise in the Islamic education environment, which can hinder students' personal development, social interactions and tolerance toward individuals and groups with diverse cultural backgrounds. The purpose of this study is to understand and analyze how Islamic education might increase tolerance and kesadaran toward religious observance. Using a kualitatif research methodology and a study of pustaka, this research concludes that Islamic education must emphasize adherence to the faith as a positive value in the classroom. A learning approach is needed that prioritizes awareness and tolerance of cultural diversity. Apart from that, efforts to prevent and deal with stereotypes, prejudice and discrimination in education also need to be carried out. This research makes an important contribution to developing Islamic education programs that are more inclusive and fair. The results provide recommendations for policy makers, educators, Students and the general public about the significance of fostering tolerance and knowledge of cultural variety in order to preserve social harmony and inclusivity.
PERAN BUDAYA SEKOLAH UNTUK MENCIPTAKAN LINGKUNGAN BELAJAR YANG KONDUSIF Acep Rahmat Acep Rahmat; Munna Khoirunnisa; Siti Juariah; Taofiq Rudiansyah
Advances In Education Journal Vol. 1 No. 1 (2024): Advances In Education Journal (Agustus)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A positive school culture can enhance students' motivation and academic performance, while an inclusive curriculum ensures that all students have access to learning materials tailored to their abilities and needs, creating a more supportive and equitable learning environment. The aim of this study is to explore how school culture influences the development of a supportive learning environment and how such an environment can improve the quality of education and student outcomes. Data for this study was collected from credible and relevant sources. Qualitative analysis techniques (content analysis) were employed to categorize and further analyze the collected data to identify patterns or key themes. To determine the relationships between school culture, the creation of a supportive learning environment, and the factors contributing to the development of school culture, the results of the data analysis were evaluated. The findings indicate that an inclusive, cooperative, and student-centered school culture can foster a positive learning environment. Furthermore, school culture is significantly influenced by factors such as communication, leadership, and the involvement of parents and students.

Page 4 of 45 | Total Record : 447