cover
Contact Name
Ulil Albab
Contact Email
syirkahekos@gmail.com
Phone
+6285269782187
Journal Mail Official
syirkahekos@gmail.com
Editorial Address
Jl. ZA. Pagar Alam, Labuhan Ratu, Kec. Kedaton, Bandar Lampung, Lampung, Indonesia, 35132
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah
ISSN : 31634125     EISSN : 3163611X     DOI : https://doi.org/10.36269/sjes.v2i03
Core Subject : Religion, Economy,
SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah is a peer-reviewed academic journal dedicated to the advancement of Islamic economics through rigorous research, critical analysis, and scholarly discourse. The journal promotes the development of theories, conceptual frameworks, and practical solutions that contribute to the building of an ethical, inclusive, and sustainable economic system inspired by the principles of Islam. Published by Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Lampung, SYIRKAH serves as a scholarly platform for academics, researchers, practitioners, and policymakers to disseminate original research and engage in meaningful discussions on contemporary issues in Islamic economics. The journal applies a rigorous peer-review process to ensure academic quality, scientific integrity, and relevance to the field. SYIRKAH is published triannually, with three issues released each year: January–April, May–August, and September–December.
Articles 150 Documents
Digitalisasi Lembaga Keuangan Syariah Sebagai Strategi Penguatan Inklusi Keuangan Syariah di Indonesia Muhammad Izzuddin Syaamil (Universitas Siliwangi)
SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 2, No 02 (2026): SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jes.v2i02.5085

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat inklusi keuangan syariah di Indonesia meskipun memiliki potensi besar yang didukung oleh mayoritas penduduk muslim. Kesenjangan antara potensi dan pemanfaatan layanan keuangan syariah menunjukkan perlunya strategi yang efektif untuk meningkatkan akses masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran digitalisasi lembaga keuangan syariah sebagai upaya dalam memperkuat inklusi keuangan syariah. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kepustakaan yang bersumber dari jurnal ilmiah, buku, dan laporan resmi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi melalui layanan seperti mobile banking syariah, fintech syariah, dan sistem pembayaran digital mampu meningkatkan aksesibilitas, efisiensi, dan kemudahan layanan keuangan bagi masyarakat, termasuk kelompok yang sebelumnya belum terjangkau. Namun, implementasi digitalisasi masih menghadapi kendala seperti rendahnya literasi keuangan syariah, keterbatasan infrastruktur, serta tantangan regulasi. Dengan demikian, digitalisasi lembaga keuangan syariah merupakan strategi penting yang perlu dioptimalkan guna mendorong peningkatan inklusi keuangan syariah secara lebih luas dan berkelanjutan.
Analisis Komparatif Konsep Time Value of Money dan Economic Value of Time dalam Perspektif Legitimasi Syariah Nadia Putri Aulia (Universitas Siliwangi); Nazwa Maulida (Universitas Siliwangi); Aulia Maretsa (Universitas Siliwangi); Joni Ahmad Mughni (Universitas Siliwangi)
SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 2, No 02 (2026): SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jes.v2i02.4987

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan fundamental antara konsep Time Value of Money (TVM) dalam ekonomi konvensional dengan prinsip ekonomi syariah, serta mengeksplorasi konsep Economic Value of Time (EVT) sebagai alternatif yang sah secara syari. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif yang bersumber dari literatur ekonomi Islam klasik dan kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa Islam menolak konsep TVM karena menganggap uang sebagai alat tukar (public goods) dan bukan komoditas yang dapat tumbuh secara otomatis hanya berdasarkan waktu, yang dalam praktiknya memicu riba nasiah. Sebagai solusinya, Islam menawarkan konsep EVT yang menekankan bahwa waktu hanya bernilai ekonomi jika disertai dengan usaha produktif dan kesediaan menanggung risiko (al-ghunmu bi al-ghurmi). Penelitian ini juga membahas dampak inflasi terhadap nilai uang, di mana hukum Islam mengedepankan prinsip keadilan untuk menjaga daya beli tanpa terjebak dalam praktik bunga melalui instrumen bagi hasil (profit and loss sharing). Implementasi konsep-konsep ini diharapkan dapat menciptakan distribusi kekayaan yang merata dan menjaga stabilitas ekonomi makro yang berbasis pada sektor riil.
Peran Fintech Platform Untuk Meningkatkan Inklusi dan Akses Keuangan Oleh Lembaga Non-Bank Syariah Yuliani (Universitas Muhammadiyah Mataram); Muh. Khaerul Hafiz (Universitas Muhammadiyah Mataram); Amir Wahyudin (Universitas Muhammadiyah Mataram); Nur Fitri Hidayanti (Universitas Muhammadiyah Mataram)
SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 1, No 03 (2025): SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jes.v1i03.3592

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran fintech syariah dalam meningkatkan inklusi dan akses keuangan melalui lembaga keuangan non- bank syariah di Indonesia. Menggunakan pendekatan library research dengan metode integrative review, studi ini mensintesis literatur dari tahun 2015 hingga 2024 yang diperoleh dari database akademik kredibel seperti Google Scholar, Scopus, DOAJ, dan SciSpace. Proses seleksi dilakukan secara sistematis menggunakan kombinasi kata kunci dan bantuan perangkat lunak referensi ilmiah untuk menjamin akurasi dan kelengkapan sumber. Hasil kajian menunjukkan bahwa fintech syariah berkontribusi positif dalam memperluas jangkauan layanan keuangan berbasis syariah, khususnya bagi pelaku UMKM dan masyarakat underserved. Namun, tantangan seperti rendahnya literasi keuangan syariah, keterbatasan regulasi, dan belum optimalnya kesiapan teknologi lembaga non-bank menjadi hambatan utama. Studi ini merekomendasikan perlunya penguatan regulasi adaptif, sinergi antar-stakeholder, serta inovasi berbasis lokal agar fintech syariah dapat berkembang secara inklusif dan berkelanjutan. Temuan ini memberikan kontribusi konseptual dan praktis bagi pengembangan model keuangan syariah digital, serta membuka ruang kajian lanjutan berbasis metode campuran di masa mendatang.
Membangun Kerangka Kerja Bagi Keuangan Syariah Alifah Mufidah (Universitas Siliwangi); Sofa Rinrin (Universitas Siliwangi); Joni Ahmad Mughni (Universitas Siliwangi)
SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 2, No 02 (2026): SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/sjes.v2i02.4950

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kerangka kerja manajemen keuangan syariah yang menyeluruh dengan menggabungkan maqashid syariah, tata kelola prinsip syariah, digitalisasi dalam sektor keuangan, serta instrumen musyarakah sebagai fondasi utama dalam keuangan berbasis ekuitas. Metode yang digunakan adalah studi literatur melalui analisis mendalam terhadap sumber-sumber akademis terpercaya yang membahas keuangan syariah, regulasi perbankan syariah di Indonesia, serta perkembangan fintech syariah. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa kerangka kerja keuangan syariah yang efektif harus mencakup tiga dimensi utama: pemenuhan normatif terhadap prinsip syariah, peningkatan efisiensi operasional melalui digitalisasi, serta fokus pada kesejahteraan sosial yang berlandaskan maqashid syariah. Penelitian ini menyajikan model integratif berlapis empat yang dapat diterapkan oleh lembaga keuangan syariah, baik di Indonesia maupun global, guna mendukung inklusi keuangan serta pembangunan yang berkelanjutan.
Transparansi dan Akad Keuangan Ditinjau Dalam Perspektif Al-Quran Dan Hadist Lucky Ihsan Nugraha (Universitas Siliwangi); Raihan Fajar Nugraha (Universitas Siliwangi); Rafif Furqon Furqon (Universitas Siliwangi); Lina Marlina (Universitas Siliwangi)
SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 2, No 01 (2025): SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jes.v2i01.4009

Abstract

Penilitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana transparansi dan akad keuangan yang adil berdasarkan perspektif al-qur'an dan hadits. Metode yang kami gunakan dalam penilitian ini adalah study kepustakaan. Transparansi keuangan dan akad yang adil saling berkesinambungan jadi tidak bisa satu elemen pun dipisahkan. Bedasarkan perspektif al-qur'an dan hadits menjelaskan bahwa segala sesuatu pencatatan yang melibatkan kesepakatan harus ada kesaksian agar terhindar dari perselisihan. Dapat diketahui IsIam sangat memperhatikan problematika harta dan ekonomi umat, Hal ini sudah dibuktikan dengan adanya isyarat untuk ber transparansi dan kesepakatanyangadil.
Transformasi Filantropi Melalui Donasi Digital di Masyarakat Zahwa Zaharatunnisa (Universitas Siliwangi)
SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 2, No 02 (2026): SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jes.v2i02.4759

Abstract

Praktik berbagi di masyarakat kini mengalami perubahan drastis melalui sistem donasi digital yang menggantikan mekanisme lama. Melalui analisis kualitatif terhadap literatur terkait, riset ini mengkaji bagaimana nilai-nilai filantropi tetap terjaga di tengah kemudahan teknologi. Hasilnya menunjukkan bahwa teknologi tidak sekadar mempermudah teknis pemberian, tetapi juga memperluas basis keterlibatan masyarakat dalam isu sosial. Kendati demikian, isu kepercayaan publik dan pemahaman teknologi tetap menjadi poin kritis. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara kemudahan teknologi dengan tata kelola yang baik agar filantropi digital dapat memberikan dampak sosial yang lebih luas dan berkelanjutan
Analisis Biaya Modal pada Sumber Pendanaan Syariah: Studi Kasus Bank BTPN Syariah Yuna Nursela Putri (Universitas Siliwangi); Neneng Shinta Putri (Universitas Siliwangi); Zahra Laila Salsabila (Universitas Siliwangi); Joni (Universitas Siliwangi)
SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 2, No 02 (2026): SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jes.v2i02.4935

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis biaya modal dan penerapannya pada sumber dana berbasis syariah. Penelitian ini menekankan identifikasi konsep biaya modal dalam perspektif keuangan Islam, jenis dan karakteristik sumber dana syariah, serta mekanisme penentuan biaya modal sesuai prinsip syariah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi literatur dan analisis studi kasus, khususnya merujuk pada implementasi di Bank BTPN Syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya modal dalam keuangan syariah berbeda secara mendasar dengan sistem konvensional karena didasarkan pada prinsip bagi hasil, margin, dan akad yang disepakati, bukan bunga tetap. Pengelolaan struktur pendanaan yang tepat, termasuk keseimbangan antara dana murah dan dana mahal, menjadi faktor penting untuk menjaga profitabilitas, efisiensi, dan kepatuhan terhadap prinsip syariah. Kesimpulannya, pemahaman dan penerapan biaya modal berbasis syariah secara efektif mendukung pengambilan keputusan pendanaan strategis, manajemen risiko, dan pertumbuhan berkelanjutan lembaga keuangan syariah.
Strategi Penerapan Proses Manajemen Umum Untuk Meningkatkan Daya Saing Perusahaan Erick Cantona (Universitas Trunojoyo); Abdur Rohman (Universitas Trunojoyo)
SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 1, No 03 (2025): SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jes.v1i03.3509

Abstract

Proses manajemen umum yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian memiliki peran krusial dalam menentukan keberhasilan dan daya saing perusahaan di era persaingan global. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi penerapan proses manajemen umum yang efektif guna meningkatkan daya saing perusahaan, terutama dalam konteks perubahan lingkungan bisnis yang dinamis. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka dan analisis kualitatif dari berbagai sumber akademik serta laporan studi kasus perusahaan nasional dan multinasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa keberhasilan penerapan proses manajemen umum dipengaruhi oleh kepemimpinan yang adaptif, sistem komunikasi yang efisien, dan budaya organisasi yang mendukung inovasi. Selain itu, integrasi teknologi informasi dalam setiap fungsi manajemen terbukti mampu mempercepat proses pengambilan keputusan dan meningkatkan efisiensi operasional. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi manajer dan pengambil kebijakan untuk terus memperbarui pendekatan manajerial dalam rangka mempertahankan keunggulan kompetitif.
Keputusan Pendanaan Dalam Pasar Keuangan Syariah: Analisis Kepatuhan Dalam Prinsip Syariah Aura Awaliya Nurhasanah (Universitas Siliwangi); Ayuni Rahma Fauziyah (Universitas Siliwangi); Yasya Syahrul Fath (Universitas Siliwangi); Joni (Universitas Siliwangi)
SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 2, No 02 (2026): SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/sjes.v2i02.4875

Abstract

Perkembangan instrumen keuangan syariah yang pesat menuntut adanya kajian komprehensif guna memastikan bahwa mekanisme pendanaan tetap sejalan dengan nilai-nilai dasar syariah, seperti larangan riba, gharar, dan maysir, serta penerapan prinsip keadilan dan transparansi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan melalui telaah literatur, regulasi, dan hasil penelitian terdahulu yang berkaitan dengan akad pembiayaan dan instrumen pasar modal syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keputusan pendanaan dalam pasar keuangan syariah pada umumnya menggunakan akad berbasis bagi hasil, jual beli, dan sewa yang sesuai dengan ketentuan syariah. Namun demikian, masih terdapat tantangan dalam aspek pengawasan, standardisasi, dan konsistensi implementasi antar lembaga. Penguatan tata kelola syariah dan regulasi menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan publik dan keberlanjutan pasar keuangan syariah.
Efektivitas Good Corporate Governance Sebagai Pilar Utama Pencegahan Fraud Pada Lembaga Keuangan Syariah Muhammad Faiq Ahsan (Universitas Siliwangi); Amalia Jayadi (Universitas Siliwangi); Rindhi Anggraeni (Universitas Siliwangi); Tiara Azzahra (Universitas Siliwangi); Joni (Universitas Siliwangi); Raihani Fauziah (Universitas Siliwangi)
SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 2, No 01 (2025): SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jes.v2i01.3952

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG) dalam mencegah praktik fraud pada lembaga keuangan syariah di Indonesia periode 20192022, dengan pengaruh variabel Islamic Income Ratio (IsIR), Profit Sharing Ratio (PSR), dan Zakat Performance Ratio (ZPR) sebagai bagian dari kerangka Sharia Compliance. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian mencakup manajemen, pegawai, serta pengawas internal dan eksternal lembaga keuangan syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IsIR dan GCG memiliki pengaruh signifikan dalam menekan angka fraud, sedangkan PSR dan ZPR tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap praktik kecurangan tersebut. Implementasi GCG yang efektif meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta mekanisme pengawasan sehingga mengurangi risiko fraud, sementara kepatuhan pada prinsip syariah melalui IsIR berfungsi sebagai mekanisme pengendalian internal yang mendorong perilaku etis dan transparan. Studi ini menegaskan pentingnya sinergi antara penerapan GCG dan kepatuhan syariah sebagai fondasi utama dalam membangun lembaga keuangan syariah yang sehat, terpercaya, dan berkelanjutan. Rekomendasi diberikan terkait penguatan tata kelola, pengembangan kapasitas sumber daya manusia, serta pemanfaatan teknologi untuk pengawasan real-time yang dapat meningkatkan efektivitas pencegahan fraud di sektor keuangan syariah.

Page 6 of 15 | Total Record : 150