cover
Contact Name
Adang Cahya
Contact Email
adangcahya21@gmail.com
Phone
+6285722623536
Journal Mail Official
lppm@ikopin.ac.id
Editorial Address
LPPM Universitas Koperasi Indonesia Gedung Graha Bustanil Arifin Lt.1 Kampus Ikopin Kawasan Pendidikan Tinggi Jatinangor, Sumedang, Indonesia
Location
Kab. sumedang,
Jawa barat
INDONESIA
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas
ISSN : 27223485     EISSN : 27763803     DOI : https://doi.org/10.32670
Core Subject :
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas E-ISSN: 2776-3803 dan P-ISSN: 2722-3485 adalah jurnal ilmiah pengabdian kepada masyarakat, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Koperasi Indonesia, yang diterbitkan dua kali dalam setahun, yaitu setiap bulan Februari dan Agustus. Tujuan Jurnal E-Coops Day adalah mendesiminasikan langkah-langkah kegiatan pengabdian yang dilaksanakan dalam bentuk Pelatihan, Sosialisasi dan Bimbingan Teknis.
Arjuna Subject : -
Articles 148 Documents
Pemberdayaan Kewirausahaan Rumah Tangga Petani Kopi Melalui Workshop Pencatatan Keuangan Sederhana Toufiq Agung Pratomo Sugito Putra; Siti Maryam
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas Vol 7 No 1 (2026): E-Coops-Day: Jurnal Ilmiah Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karakteristik pendapatan rumah tangga petani yang bersifat musiman dan fluktuatif menyebabkan lemahnya stabilitas ekonomi keluarga dan rendahnya kapasitas pengembangan usaha mikro berbasis rumah tangga. Ketiadaan pencatatan keuangan menyebabkan rumah tangga petani tidak mampu mengidentifikasi biaya produksi, margin usaha, serta kapasitas reinvestasi yang menjadi prasyarat kewirausahaan mikro. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memperkuat kapasitas kewirausahaan rumah tangga petani melalui workshop pencatatan keuangan sederhana yang aplikatif dan kontekstual. Metode pelaksanaan meliputi ceramah interaktif, diskusi partisipatif, dan praktik langsung pencatatan kas harian menggunakan buku kas sederhana. Sasaran kegiatan adalah petani perempuan dan ibu rumah tangga di Desa Neglasari, Kabupaten Garut. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap klasifikasi pemasukan dan pengeluaran, kemampuan menyusun pencatatan kas harian, serta tumbuhnya kesadaran untuk mengalokasikan hasil panen bagi kebutuhan produktif. Kegiatan ini membangun fondasi awal kewirausahaan rumah tangga petani dan menjadi baseline bagi penguatan usaha mikro berbasis keluarga.
Pelatihan Aplikasi Komputer Akuntansi Koperasi Desa Merah Putih Berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Privat di Kecamatan Sukaresmi Kabupaten Garut Evan Firdaus; Dady Nurpadi
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas Vol 7 No 1 (2026): E-Coops-Day: Jurnal Ilmiah Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tema Program kegiatan “IKOPIN MENGABDI” adalah “Meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa melalui pemberdayaan sosial sebagai solusi permasalahan ekonomi, untuk menghadapi Era Digitalisasi 5.0.” Salah satu kegiatannya bertujuan untuk memperlancar operasional Koperasi Desa Merah Putih di Kecamatan Sukasari, berdasarkan SAK Entitas Privat dengan diperkuat Permenkop UKM No.2 tahun 2024. Penggunaan komputerisasi mempercepat pekerjaan dalam pemrosesan akuntansi yang lebih efektif dan efisien, di mana kelebihannya berupa: (a). Kecepatan transaksi; (b). Akurasi; (c). Ketersediaan akses laporan; (d).Analisis real-time; (e). Audit lebih mudah. Penggunaan Aplikasi Myob Accounting. MYOB Accounting digunakan lebih dari 140 negara dan memiliki kelebihan berupa: (a). Antarmuka yang Familiar, (b). Fitur Manajemen Persediaan, (c). Faktur Elektronik (e-Faktur) Integrasi, (d).Laporan Keuangan Otomatis, (e). Pengendalian Akses dan Keamanan, (f). Integrasi dengan Aplikasi Lain, (g). Berbasis desktop, (h). Modul lengkap. Temapelatihan ini berupa Aplikasi Komputer Akuntansi Koperasi Desa Merah Putih Berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Privat di Kecamatan Sukaresmi Kabupaten Garut menggunakan aplikasi Myob Accounting, yang mana program Aplikasi sudah disiapkan termasuk Master untuk Komputer KDMP yang sudah dirancang. Terdapat 18 langkah berupa (1) Membuka MYOB Accounting; (2) Memasukkan identitas KDMP; (3). Mengisi periode akuntansi yang akan digunakan entitas KDMP; (4). Account List sebagai komponen utama; (5). Pengisian saldo awal (trial balance) dari data KDMP baik akun Asset, Liability, Equity; (6). Pengisisan saldo awal (trial balance) dari data KDMP akun Utang (Liability): (7). Pengisian saldo awal (trial balance) dari data KDMP untuk akun Ekuitas (Modal); (8). Memasukkan Data Anggota penyimpan/Kreditur (Supplier); (9). Memasukkan Data Anggota peminjam / Debitur (constumer); 10. Membuat Saldo Awal Simpanan /Supplier; (11). Menu Saldo Awal Piutang, Pinjaman yang diberikan, Customer. (12). Seting Persediaan Barang; (13). Menata Persediaan Awal Barang; (14). Membikin Linked Account, (15). Linked Account Pembelian; (16). Kode Pajak (Pajak Pertambahan Nilai); (17). Pencatatan Transaksi Selling; (18). Pencatatan Transaksi Jurnal Umum (General Jurnal); (19). Laporan keuangan otomatis.
Bimbingan Teknis Mengoptimalkan Produk Simpan Pinjam dan Pembiayaan Berkelanjutan Koperasi: Analisis Struktur Biaya, Pendapatan, dan Pengendalian Risiko pada Koperasi Penerima Pembiayaan Pusat Investasi Pemerintah (PIP) Rima Elya Dasuki
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas Vol 7 No 1 (2026): E-Coops-Day: Jurnal Ilmiah Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan bimbingan teknis ini berfokus pada strategi untuk mengoptimalkan produk tabungan dan pinjaman serta pembiayaan berkelanjutan di Koperasi Simpan Pinjam (KSP) dan Unit Simpan Pinjam (USP) yang menerima pembiayaan dari Pusat Investasi Pemerintah (PIP). Tujuannya adalah untuk mendorong transformasi koperasi dari penerima bantuan menjadi lembaga keuangan mikro yang mandiri dan berkelanjutan. Analisis dilakukan melalui tiga pilar utama manajemen keuangan: (1) Struktur Biaya, dengan penekanan pada efisiensi melalui digitalisasi dan diversifikasi sumber pendanaan; (2) Optimalisasi Pendapatan, melalui diversifikasi produk dan pengembangan pendapatan non-bunga (pendapatan berbasis biaya); dan (3) Manajemen Risiko Terpadu, yang mencakup risiko kredit, likuiditas, dan operasional dengan menerapkan sistem penilaian kredit dan tata kelola yang baik. Diskusi mengungkapkan tantangan umum seperti ketergantungan yang tinggi pada dana PIP, struktur biaya yang tidak efisien, dan sistem pengendalian risiko yang lemah. Simpulan menekankan bahwa keberhasilan membutuhkan pendekatan terpadu dan profesional terhadap ketiga aspek tersebut, dengan dana PIP dikelola sebagai dana bergulir yang akuntabel. Rekomendasi mencakup percepatan transformasi digital, penguatan kapasitas internal koperasi, dan peningkatan mekanisme pemantauan oleh pengelola PIP yang berorientasi pada hasil. Implementasi strategi ini diharapkan dapat memperkuat koperasi sebagai tulang punggung inklusi keuangan dan mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan yang berpusat pada masyarakat.
Penguatan Koperasi Kelurahan Merah Putih di DKI Jakarta Melalui Digitalisasi Layanan Pangan dan Inklusi Keuangan Mohammad Fahreza
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas Vol 7 No 1 (2026): E-Coops-Day: Jurnal Ilmiah Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 mengarahkan percepatan pembentukan 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai instrumen penguatan ekonomi warga melalui unit layanan yang konkret, antara lain kantor koperasi, pengadaan sembako, simpan pinjam, klinik, apotek, cold storage/pergudangan, dan logistik. Di DKI Jakarta yang memiliki 267 kelurahan, Pemerintah Provinsi menargetkan pembentukan 267 koperasi kelurahan agar layanan ekonomi hadir di setiap kelurahan. Namun, data statistik sektoral menunjukkan masih besarnya jumlah koperasi tidak aktif dan penurunan jumlah anggota koperasi di DKI Jakarta pada periode 2020–2022, yang mengindikasikan perlunya penguatan tata kelola, model bisnis, dan transparansi operasional. Artikel pengabdian masyarakat ini menawarkan desain pendampingan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di DKI Jakarta dengan tema terkini: digitalisasi layanan koperasi untuk ketahanan pangan perkotaan dan inklusi keuangan. Intervensi dirancang berbasis kebutuhan (needs assessment) dan kolaboratif (partisipatoris), meliputi: (1) penyusunan SOP tata kelola dan kontrol internal, (2) pengembangan model operasional gerai sembako (stok minimum, strategi harga layanan, kemitraan pemasok lokal), (3) adopsi pembayaran digital melalui QRIS, dan (4) monitoring kinerja berbasis indikator dan data. QRIS dipilih karena hingga Semester I di tahun 2025 telah menjangkau 57 juta pengguna dan 39,3 juta merchants, dengan mayoritas merchants merupakan UMKM, sehingga relevan sebagai infrastruktur transaksi ritel di tingkat kelurahan. Luaran kegiatan mencakup, digitalisasi dan matriks Key Performance Indicator (KPI) untuk memastikan replikasi dan keberlanjutan di 267 kelurahan.
Sosialisasi dan Pendampingan Sertifikasi Halal di Desa Cilembu Kecamatan Pamulihan Kabupaten Sumedang Nanang Sobarna; Dady Nurpadi; Alya Salsabila; Siti Maisaroh Annawawiyyah; Wanti Lestari; Syahrul Khairul Anwar Al Husein
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas Vol 7 No 1 (2026): E-Coops-Day: Jurnal Ilmiah Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sertifikasi halal merupakan hal penting dalam menjamin kehalalan suatu produk yang memiliki tujuan untuk melindungi kepentingan masyarakat. Sebagaimana yang diamanatkan melalui regulasi pemerintah, yaitu Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi dan partisipasi pelaku UMKM di Desa Cilembu, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, terhadap program sertifikasi halal gratis melalui skema self-declare BPJPH. Kegiatan dilaksanakan selama satu hari dengan metode sosialisasi interaktif, pendampingan teknis pengisian SIHALAL, simulasi audit halal, dan evaluasi pre-postest terhadap 30 peserta UMKM potensial berbasis olahan singkong lokal. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta dari rata-rata 40 menjadi 85 (skala 100), atau kenaikan 112,5 persen, disertai respons positif 90 persen partisipasi aktif dan komitmen 90 persen untuk pengajuan sertifikasi dalam tiga (3) bulan. Pendekatan partisipatif ini berhasil mengatasi kendala literasi halal, prosedur aplikasi gratis, dan ketakutan audit, sesuai mandat UU Jaminan Produk Halal, yaitu Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal, yang diubah UU No. 11 Tahun 2020 dan UU No. 6 Tahun 2023 mewajibkan label halal sejak untuk makanan pokok.
Pelatihan Analisis Aspek Kelayakan Usaha Koperasi Kelurahan Merah Putih Wilayah Jakarta Barat Rosti Setiawati
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas Vol 7 No 1 (2026): E-Coops-Day: Jurnal Ilmiah Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) didesain sebagai motor penggerak ekonomi lokal berbasis gotong royong dan sistem ekonomi Pancasila. Untuk menjawab kebutuhan anggota dan masyarakat, KKMP membentuk berbagai gerai usaha strategis, seperti Gerai Sembako (penyedia bahan kebutuhan pokok dengan harga khusus/kompetitif, Gerai Logistik/ Distribusi (penyaluran barang kebutuhan pokok dan hasil produksi lokal) Gerai Pergudangan/Cold Storage (pusat penyimpanan modern, menjaga kualitas pangan dan produk UMKM), dan sebagainya. Setiap gerai dirancang saling terhubung (integrated business model) untuk dapat menciptakan ekosistem ekonomi lokal yang kuat, mandiri dan berkelanjutan. Pemahaman dan keterampilan Pengurus KKMP yang berjumlah 30 orang dari wilayah Jakarta Barat dapat menganalisis mengenai aspek-aspek kelayakan usaha seperti Aspek Pasar dan Pemasaran, Aspek Teknis dan Operasional, Aspek Manajemen dan Organisasi, Aspek Keuangan, Aspek Dampak Sosial dan Lingkungan serta Aspek Risiko dan Kepatuhan, sehingga dapat menyusun proposal usaha KKMP yang terstruktur, komprehensif dan siap diajukan kepada pihak terkait dan pada akhirnya dapat dihasilkan draft proposal nyata dari masing-masing gerai sebagai output praktis dari pelatihan ini.
Implementasi Manajemen Koperasi Bagi Pengurus Koperasi Baru di Kota Cilegon Yuanita Indriani; Ami Purnamawati
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas Vol 7 No 1 (2026): E-Coops-Day: Jurnal Ilmiah Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Koperasi adalah badan usaha yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya. Sebagai sebuah entitas bisnis, koperasi dituntut untuk dapat memenuhi kebutuhan anggota sekaligus memberikan manfaat bagi anggotanya, baik manfaat ekonomi maupun manfaat sosial. Pendiri koperasi yang hampir dapat dipastikan akan menjadi Pengurus/Pengawas/Anggota koperasi, harus memahami perbedaan yang mendasar antara usaha yang dijalankan oleh koperasi dengan usaha yang dijalankan oleh perusahaan bukan koperasi. Dampak yang muncul karena kekurangpahaman Pengurus terhadap makna dan konsekuensi dari perusahaan koperasi adalah bahwa perusahaan koperasi bersaing ketat dengan perusahaan bukan koperasi untuk memperebutkan konsumen dalam hal ini adalah anggota. Dalam kondisi ini seharusnya koperasi dapat menunjukkan keunggulannya bahwa koperasi memiliki anggota yang menjadi ‘Captive Market’; dengan demikian seharusnya terbangun hubungan bisnis yang mengarah pada contractual business koperasi dengan anggotanya. Pencegahan praktik perkoperasian yang menyalahi ketentuan dan jati diri koperasi dilakukan melaluipeningkatan pemahaman Pengurus Koperasi yang baru dibentuk tentang penerapan manajemen koperasi pada layanan usaha yang sesuai dengan kebutuhan anggota dan dapat memberikan manfaat terbesar bagi anggotanya.
Penguatan Literasi Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) bagi Guru Sekolah Dasar melalui Model IN-OJT di Kabupaten Garut Agus Nugraha
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas Vol 7 No 1 (2026): E-Coops-Day: Jurnal Ilmiah Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital di bidang pendidikan menuntut peningkatan kompetensi guru, khususnya dalam literasi koding dan kecerdasan artifisial (KKA). Tahun 2025, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menetapkan Koding dan KA sebagai mata pelajaran pilihan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah. Kebijakan tersebut menuntut kesiapan guru sekolah dasar agar mampu merancang dan mengimplementasikan pembelajaran koding dan KA secara pedagogis dan kontekstual. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat literasi koding dan kecerdasan artifisial bagi guru sekolah dasar di Kabupaten Garut melalui model pelatihan In Service Training dan On the Job Training (IN–OJT). Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahapan IN-1, OJT 1–3, dan IN-2 yang melibatkan guru sekolah dasar dari tiga batch pelatihan di wilayah Kabupaten Garut. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, keterampilan pedagogik, serta sikap positif guru terhadap pembelajaran Koding dan KA. Guru mampu merancang pembelajaran, melaksanakan praktik mengajar, serta memanfaatkan teknologi koding dan kecerdasan artifisial secara sederhana dalam konteks kelas. Kegiatan ini memberikan dampak positif dalam penguatan kapasitas guru dan berkontribusi pada kesiapan implementasi mata pelajaran koding dan KA di sekolah dasar.
Bimbingan Teknis Pemanfaatan Artificial Intelligence Dalam Mendukung Proses Pembelajaran di Sekolah Sir Kalifatullah Ermaya
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas Vol 7 No 1 (2026): E-Coops-Day: Jurnal Ilmiah Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi pada era digital mendorong dunia pendidikan untuk beradaptasi dengan berbagai inovasi, salah satunya melalui pemanfaatan Artificial Intelligence (AI). Namun, pada kenyataannya masih banyak siswa yang belum memiliki pemahaman dan keterampilan yang memadai dalam memanfaatkan Artificial Intelligence secara positif dan bertanggung jawab untuk mendukung proses pembelajaran. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital, pemahaman konseptual, serta keterampilan praktis siswa dalam memanfaatkan Artificial Intelligence sebagai alat bantu pembelajaran di sekolah. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu: persiapan, pelaksanaan bimbingan teknis, dan evaluasi kegiatan. Bimbingan teknis dilaksanakan dalam bentuk penyampaian materi, diskusi interaktif, serta demonstrasi pemanfaatan Artificial Intelligence yang aplikatif dan kontekstual. Peserta kegiatan adalah seluruh siswa kelas XII SMKN 2 Sumedang, dengan pelaksanaan kegiatan dilakukan secara tatap muka di lingkungan sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap konsep dasar Artificial Intelligence, peningkatan kemampuan dalam memanfaatkan AI sebagai alat bantu pembelajaran, serta tumbuhnya kesadaran siswa akan pentingnya etika dan tanggung jawab dalam penggunaan teknologi. Antusiasme dan partisipasi aktif siswa selama kegiatan juga menjadi indikator keberhasilan pelaksanaan program. Kegiatan ini memberikan implikasi positif terhadap pengembangan literasi digital dan kesiapan siswa dalam menghadapi tantangan pembelajaran dan dunia kerja di era digital. Dengan demikian, bimbingan teknis pemanfaatan Artificial Intelligence ini dapat menjadi model kegiatan pengabdian yang relevan dan berkelanjutan dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan.
Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Transformasi Kearifan Lokal "Lumbung Bahagia" Menjadi Pra-Koperasi Berbasis Nilai Ta'awun di Desa Suriamedal Abdul Hakim; Agan Farhan Sugandi; Ahmad Nurpriansyah; Helga Armilda; Meli Legita Diatami; Salsa Nabila Meilani S; Siti Fatmasari
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas Vol 7 No 1 (2026): E-Coops-Day: Jurnal Ilmiah Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan ekonomi masyarakat Desa Suriamedal melalui transformasi kelembagaan lumbung padi tradisional "Lumbung Bahagia" menjadi pra-koperasi berbasis syariah. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh tantangan ekonomi akibat penurunan lahan produktif pasca-pembangunan Bendungan Sadawarna serta krisis kepercayaan masyarakat terhadap lembaga ekonomi desa (BUMDes) yang dinilai kurang transparan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) yang meliputi observasi, wawancara, survei, dan Focus Group Discussion (FGD) dengan menekankan internalisasi nilai-nilai Islam (Ta’awun dan Ibadah). Hasil kegiatan menunjukkan keberhasilan pembentukan kesepakatan Pra-Koperasi "Lumbung Bahagia" dengan unit usaha simpan pinjam (uang dan gabah), pemasaran hasil panen kolektif, dan pengadaan sarana produksi pertanian (saprotan). Penerapan prinsip syariah, seperti penggantian sistem bunga dengan bagi hasil/jasa administrasi, terbukti efektif memulihkan kepercayaan (social trust) masyarakat. Disimpulkan bahwa integrasi nilai religius dalam model bisnis koperasi mampu menjadi solusi strategis untuk kemandirian ekonomi desa, meskipun diperlukan pendampingan lanjutan terkait legalitas badan hukum dan digitalisasi pembukuan.

Page 6 of 15 | Total Record : 148