cover
Contact Name
Dr. Dinar Pratama
Contact Email
dinar@iainsasbabel.ac.id
Phone
+6285266038611
Journal Mail Official
sustainablejurnal@gmail.com
Editorial Address
sustainablejurnal@gmail.com
Location
Kab. bangka,
Kepulauan bangka belitung
INDONESIA
Sustainable
ISSN : -     EISSN : 26550695     DOI : https://doi.org/10.32923
Core Subject :
This journal publishes original articles on the latest issues and trends occurring in educational evaluations, program evaluations, learning assessments, educational supervision, teacher performance and competencies, strategic studies on improving the quality of school and college. Moreover, this journal also covers the issues concerned with environmental education.
Arjuna Subject : -
Articles 319 Documents
Hubungan Keterampilan Dan Aktivitas Belajar Dengan Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam Siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Pekanbaru Sunardi Sunardi; Ilyas Husti; Khairil Anwar
Sustainable Vol. 6 No. 2 (2023): Sustainable
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/kjmp.v6i2.3986

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; a) Bagaimana Hubungan Keterampilan Guru Dengan Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam Siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Pekanbaru ?; b) Bagaimana Hubungan Aktivitas Belajar Dengan Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam Siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Pekanbaru ?; c) Bagaimana Hubungan Keterampilan Guru Dan Aktivitas Belajar Dengan Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam Siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Pekanbaru ?. Adapun Populasi dalam Penelitian ini adalah siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Pekanbaru yang dibatasi pada kelas VIII, sebanyak 149 siswa sedang sampelnya 38 siswa. Adapun tekhnik yang digunakan adalah tekhnik random sampling, tekhnik pengumpulan data Penelitian menggunakan menggukan angket dan dokumentasi, tekhnik analisa data menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan, 1) Ada hubunga signifikan Keterampilan terhadap Hasil Belajar di Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Pekanbaru sebesar 0,760 dengan sig 0,000; 2) Ada hubunga signifikan Aktivitas Belajar terhadap Hasil Belajar di Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Pekanbaru sebesar 0,768 dengan sig 0,000; 3) Ada hubunga signifikan menajemen sumber saya manusia dan Aktivitas Belajar secara bersama-sama terhadap Hasil Belajar di Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Pekanbaru . yang dibuktikan dengan nilai signifikan 0,000 < 0,05 dengan sumbangan hubunga variabel Keterampilan (X1) dan Aktivitas Belajar (X2) terhadap Hasil Belajar (Y) adalah sebesar 63,4%
Pengenalan Peran Gender Pada Anak Usia 4-6 Tahun di PAUD Al-Kindi Preschool Pangkalpinang Yurinda Withasari
Sustainable Vol. 6 No. 2 (2023): Sustainable
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/kjmp.v6i2.3987

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, metode, media, perilaku belajar anak, faktor penghambat, upaya pendidik dalam mengatasi hambatan, serta evaluasi yang dilakukan pendidik dalam pengenalan peran gender dalam pembelajaran pada anak usia 4-6 tahun di PAUD Al-Kindi Preschool Pangkalpinang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sampel penelitian ini adalah 3 pendidik dan 27 anak kelas A dan kelas B. Perencanaan pembelajaran disusun pendidik cukup baik. Metode yang digunakan ada 3 yaitu pembiasaan, bercerita, dan bercakap-cakap. Media yang digunakan adalah media gambar. Perilaku belajar anak yang berubah diantaranya anak mampu mengklasifikasikan dirinya dan anak mengerti cara berpenampilan yang tepat sebagai laki-laki dan perempuan. Faktor penghambat yang dihadapi pendidik yaitu perilaku stereotype peran gender yang sudah membudaya, serta terbatasnya waktu dan media pembelajaran. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengenalan peran gender dalam pembelajaran cenderung mengacu kepada Permendikbud Nomor 146 Tahun 2013 dan secara keseluruhan sudah diterapkan dengan baik.
Pengaruh Media Pembelajaran terhadap Minat Belajar yang Dimoderasi oleh Pengalaman Belajar Mahasiswa di Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Medan Andi Taufiq Umar; Danny Ajar Baskoro; Jabal Ahsan
Sustainable Vol. 6 No. 2 (2023): Sustainable
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/kjmp.v6i2.3988

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif asosiatif dengan pendekatan Structural Equation Modelling (SEM). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh langsung media pembelajaran terhadap minat belajar serta pengaruh media pembelajaran yang dimoderasi oleh pengalaman belajar terhadap minat belajar. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Medan yang tersebar dalam 9 Program Studi. Sampel penelitian berjumlah 150 responden yang diambil secara proportionate random sampling. Data penelitian merupakan data primer yang diambil dengan angket media pembelajaran, pengalaman belajar, dan minat belajar yang berjumlah 22 indikator. Hasil uji validitas konvergen menunjukkan semua indikator memiliki skor loading factor diatas 0,7 yang mengindikasikan semua item indikator variabel telah memenuhi kriteria validitas konvergen dengan kategori ideal. Hasil uji validitas diskriminan menunjukkan bahwa semua indikator variabel memiliki nilai cross loading lebih besar dari 0,5 dan semua blok cross loading konstruk variabel yang diukur lebih besar dari konstruk lainnya sehingga memenuhi kriteria pengujian validitas diskriminan. Nilai Average Variance Extracted (AVE) pada setiap variabel lebih besar dari 0,5 sehingga item indikator variabel dinyatakan valid. Nilai Cronbach's Alpha semua variabel penelitian lebih besar dari 0,7 yang menunjukkan data yang diperoleh bersifat reliabel. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa media pembelajaran memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat belajar mahasiswa dengan persentase pengaruh sebesar 92,4%. Pengalaman belajar mampu memoderasi pengaruh media pembelajaran terhadap minat belajar mahasiswa di Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Medan, dengan determinasi sebesar 17%.
Mindset Kurikulum Merdeka syarifuddin Idris
Sustainable Vol. 6 No. 2 (2023): Sustainable
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/kjmp.v6i2.3993

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian studi literatur tentang mindset Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif, dimana penelitian deskriptif dalam hal ini merupakan penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan kebijakan merdeka belajar sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan. Sedangkan sumber yang diambil yaitu dari dokumen naskah akademik merdeka belajar, pedoman-panduan merdeka belajar, peraturan Menteri tentang pengembangan kurikulum, buku saku platform Merdeka Belajar dan kajian buk-buku ilmiah yang sudah diterbitkan dengan maksud untuk dijadikan sebagai bahan referensi. Hasil dari penelitian menunjukkan, terjait dengan kebijakan Merdeka Belajar bertujuan untuk meningkatkan performa mutu Pendidikan melalui proses pembelajaran, kreativitas dan komitmen guru. Hasil ini berkontribusi dalam memberikan informasi yang komprehensif terkait Kurikulum Merdeka di Indonesia, sehingga nantinya dapat menjadi rekomendasi dan ide dalam implementasi Kurikulum Merdeka selanjutnya.
Full-day School Learning Planning at the Integrated Islamic Elementary School Sahabat Qur'an, Central Bangka Regency Judaini Judaini; Happy Fitria; Syaiful Eddy
Sustainable Vol. 7 No. 1 (2024): Sustainable
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/kjmp.v7i1.4001

Abstract

Learning planning is a general description of a teacher's steps to effectively and efficiently achieve the goals. This research aims to determine and analyse full-day school learning planning at the Sahabat Qur'an Integrated Islamic Elementary School, Central Bangka Regency. The research is descriptive qualitative research with data collection techniques in the form of interviews, field observations and document studies. The research results show that full-day school learning planning at the Sahabat Qur'an Integrated Islamic Elementary School is implemented for all subjects, including general and typical lessons at SDIT Sahabat Qur'an. Full-day learning planning at the Sahabat Qur'an Integrated Islamic Elementary School has been carried out simultaneously and systematically by each teacher in general subjects. However, in particular issues, some teachers still need to be more systematic in their learning planning.
Exploring Grammar Learning Needs and Challenges: Insights from an Online Discussion Forum Barli Kifli; Nazlah Syahaf Nasution
Sustainable Vol. 6 No. 2 (2023): Sustainable
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/kjmp.v6i2.4011

Abstract

This research article explores the grammar learning needs and challenges faced by English language learners through an analysis of questions collected from the online discussion forum. The forum, created by a group of researchers at Universitas Negeri Medan, serves as a platform for learners to seek guidance and support in their grammar learning journey. By conducting qualitative content analysis on 19 questions specifically related to grammar, common themes and patterns regarding grammar challenges were identified. The findings highlight areas of difficulty such as Subject-Verb Agreement, Direct and Indirect Speech, Punctuation (Hyphen usage), Relative Clauses, Understanding "Neither" and "Either", Verb Tenses, Passive Voice, Direct Quotations vs. Paraphrasing in Academic Writing. Addressing these challenges through targeted explanations, examples, and recommendations can assist educators and language instructors in supporting learners in overcoming grammar difficulties and improving overall language proficiency. The insights derived from this study contribute to the development of effective instructional strategies tailored to learners' specific needs.
Eksistensi Policy Entrepreneurs dalam Perubahan Kebijakan Pendidikan di Indonesia Mira Aulia
Sustainable Vol. 6 No. 2 (2023): Sustainable
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/kjmp.v6i2.4019

Abstract

Reformasi demokrasi dan administrasi publik di Indonesia pada tahun 2001 membuka jalan bagi aktor non-partisan seperti policy entrepreneurs untuk dapat terlibat dalam proses pembuatan kebijakan. Policy entrepreneurs dapat digambarkan sebagai pendukung perubahan kebijakan yang dicirikan oleh individu atau organisasi yang termotivasi. Dengan menggunakan sumber daya dan pengaruhnya, mereka bertindak sebagai agen perubahan sepanjang siklus kebijakan dengan menghadirkan solusi kebijakan yang inovatif, membangun koalisi dukungan, dan mengamankan tindakan legislatif. Korelasi antara policy entrepreneurs dengan perubahan kebijakan ditunjukkan melalui pendekatan teoritis multiple streams, koalisi advokasi, inkrementalisme dan punctuated equilibrium, serta neo-institusionalisme. Kebutuhan yang besar akan aktor intelligence seperti policy entrepreneurs yang mampu melangkah maju dan mengkatalisasi proses perubahan kebijakan di Indonesia menjadi alasan penulis membuat artikel ini. penulis menghimpun data serta melakukan tinjauan dari berbagai literatur yang sudah ada sebelumnya dan berusaha untuk menyajikannya secara komprehensif, sehingga diharapkan artikel ini akan mempermudah pembaca dalam memahami posisi maupun peran policy entrepreneurs dalam formulasi kebijakan. Terakhir, pada dua penelitian sebelumnya mengenai policy entrepreneurs di Indonesia yang ditinjau pada artikel ini ditemukan bahwa policy entrepreneurs di Indonesia dapat hadir melalui organisasi think tanks.
Budaya Patriarki Dan Ketidaksetaraan Gender Dalam Pendidikan Di Desa Bontoraja, Kabupaten Bulukumba Dika Dona Syahputra; Melly Br Bangun; Silvia Mariah Handayani
Sustainable Vol. 6 No. 2 (2023): Sustainable
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/kjmp.v6i2.4028

Abstract

Akses pendidikan merupakan hak bagi seluruh warga negara, sesuai dengan ketentuan undang-undang. Namun, di Desa Bontoraja, Kabupaten Bulukumba, terdapat ketidaksetaraan gender dalam akses pendidikan. Budaya patriarki, norma budaya lokal, dan adat istiadat menjadi faktor utama yang memengaruhi disparitas ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat budaya patriarki dan ketidaksetaraan gender dalam pendidikan yang terjadi di Desa Bontoraja, Kabupaten Bulukumba. Metode yang digunakan yaitu deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Random Sampling/ Probability Sampling. Adapun yang menjadi subjek pada penelitian ini adalah 15 orang perempuan di Desa Bontoraja. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 40% responden setuju dan tidak setuju terhadap kesetaraan akses pendidikan, sementara 20% bersikap netral. Dalam hal peran gender dalam keluarga, 33,3% responden sangat setuju bahwa orang tua mendukung pendidikan anak perempuan, namun 26,7% menyatakan ketidaksetujuan. Terdapat perbedaan pandangan yang signifikan 40% terkait dampak negatif norma budaya dan tradisi lokal yang membatasi akses pendidikan anak perempuan. Hasil ini mengindikasikan adanya pola budaya patriarki yang masih kuat, tercermin dalam akses terhadap pendidikan dan peran gender dalam keluarga. Terdapat variasi pandangan masyarakat mengenai pendidikan anak perempuan, dan norma budaya serta adat istiadat setempat memainkan peran penting dalam membentuk akses terhadap pendidikan bagi anak perempuan.
The Intellectual Social History of Islamic Education: The Thoughts of Muslim Intellectuals in the Field of Islamic Religious Sciences Romadhon Romadhon; Hasan Asari
Sustainable Vol. 6 No. 1 (2023): Sustainable
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/kjmp.v6i1.4029

Abstract

The Islamic Intellectual Tradition developed through three periods: classical times, medieval times, and modern times. These three epochs had different characteristics and methods for developing the Islamic intellectual tradition. However, the classical age had a strong influence on the development of the Islamic intellectual tradition in later times. This paper is put forward as an effort to provide a proper understanding and meaning of how Islam becomes an inseparable part of the intellectual development of Muslims, better known as the Islamic intellectual tradition. This paper attempts to elaborate and show that Islam has an important role in building an intellectual tradition that began through teaching in Islamic boarding schools. The method put forward in this paper is a descriptive method with an analytical approach. Classical times it contributed to intellectual development by placing the methods that developed in teaching and education that were practiced from the time of the Holy Prophetsa, namely the method of writing and memorization. The Middle Ages contributed to the emergence of institutions that aided and developed the Islamic intellectual tradition. Modern times are a struggle of Indonesian Islamic intellectual traditions, which gave birth to two groups of young and old. Young people put forward the importance of renewing thought in the realm of Islamic understanding by methods of returning Islam to its place through understanding Islamic teachings that eliminate the side of taqlid and purify Islamic teachings. The thoughts of Muslim intellectuals in the field of Islam are theology, fiqh, Tafsir, hadith, and akhlaq.
Inkrementalism as One of The Models of Change in The Organization of Education Resti Utami; Nyayu Khodijah; Febriyanti Febriyanti
Sustainable Vol. 6 No. 1 (2023): Sustainable
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/kjmp.v6i1.4030

Abstract

The purpose of writing this journal is to examine models of change in organizations and find out whether incremental models can be used as solutions for change and development. This article selects literature study research methods and some previous research sources, and this study concludes that organizations must meet the basic principles in decision-making, namely ethics, orientation, scope, authority, credibility, and reference. In this case, organizational decisions are taken using several paradigms, namely the classical paradigm, administrative paradigm, incremental paradigm, administrative-incremental paradigm, and contingency paradigm. This article emphasizes that changing the organization is certainly not easy, especially for organizations with many times and a thick tradition. Most organizations make changes only to the vision and mission but not to the individuals and mindsets of their members. Any change can positively or negatively impact the organization's internal and external environment. Of course, each organization member has a different mindset, and each individual must have different initial goals when first joining an organization. Therefore, a change must be flexible, effective, and accommodate all the wishes of organizational members, not just some groups.