cover
Contact Name
Moh. ZIyadul Haq Annajih
Contact Email
najihas@gmail.com
Phone
+6287850245888
Journal Mail Official
jurnaldawa@gmail.com
Editorial Address
https://ejournal.iaimu.org/index.php/dawa/Editorial
Location
Kab. pamekasan,
Jawa timur
INDONESIA
DAWA: Jurnal Bimbingan Penyuluhan & Konseling Islam
ISSN : 28083717     EISSN : 28083431     DOI : https://doi.org/10.36420/dawa
Core Subject :
DAWA: Jurnal Bimbingan Penyuluhan & Konseling Islam (P-ISSN: 2808-3717 E-ISSN 2808-3431 DOI: 10.36420/dawa) has been published by Study Program of Islamic Guidance and Counseling, Dakwah Department of Islamic Institute of Miftahul Ulum Pamekasan. DAWA journal is published twice every year in February and September. The contents are research manuscript and concept/theoretical papers on Islamic guidance and counseling (psychotherapy, sufistic therapy, individual and group counseling, career counseling, school and Islamic school counseling, community counseling, family counseling, parenting counseling contemporary issues in Islamic guindance and counseling, indigineous counseling, and multiculture counseling) and dawah (dawah study, dawah in society, dawah for drug addicts, and Islamic society development).
Arjuna Subject : -
Articles 38 Documents
Efektifitas Bimbingan Kelompok dengan Metode Halaqah untuk Meningkatkan Authentic Happiness Yogi Damai Syaputra; Ajril Mustaqim; Hanifatun Nisa; Monalisa; Mohamad Thohir
DA'WA: Jurnal Bimbingan Penyuluhan & Konseling Islam Vol. 4 No. 2 (2025): February
Publisher : IAI Miftahul Ulum Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36420/xc7mcj62

Abstract

This study aims to measure the level of authentic happiness of students and to test whether group guidance with the halaqah method is effective in increasing authentic happiness. The study used a true experimental design with the Solomon Four-Group Design. The sample in this study was as many as 60 respondents, who were divided into four groups of 15 respondents from Islamic counseling and Islamic education counseling students. This research instrument used the Authentic Happiness Scale, which consisted of 23 valid statement items and a reliability of 0.870. The results of the study showed that the average authentic happiness was in the less happy category. After being given an intervention, authentic happiness increased to the happy category. The results of the study also showed that there was a difference in the authentic happiness of students in the experimental and control groups after being given a group guidance intervention with the halaqah method by controlling the initial ability of happiness. Then, the results of the study also showed that there was a difference in the authentic happiness of students in the experimental and control groups after being given a group guidance intervention with the Halaqoh method. So, it can be concluded that group guidance with the halaqah method is effective in increasing happiness.
Tasawuf, Identitas dan Kesehatan Mental: Memahami Manfaat Psikososial dari Ritual Sufi Imel Lee Sensia; Khodijah
DA'WA: Jurnal Bimbingan Penyuluhan & Konseling Islam Vol. 4 No. 2 (2025): February
Publisher : IAI Miftahul Ulum Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36420/5r2dyr81

Abstract

Psychosocial factors play a crucial role in an individual's mental health. With the rapid advancement of technology, many young people today are influenced in ways that affect their mental health. This paper aims to discuss Sufism and mental health through Sufi rituals. The research method employs a descriptive and qualitative approach using literature studies through secondary data. From the results of the literature review, which involved in-depth exploration and reading of various writings on Sufism, mental health, and Sufi rituals, the findings indicate that addressing mental health through Sufi rituals can have a healing effect. This belief is not only held by Sufi practitioners but is also increasingly embraced by the general public. A person's mental condition can be influenced by many factors, and maintaining mental health is crucial. The therapies present in Sufi rituals are accessible to individuals with any mental condition, allowing them to gradually discover their identity as religious beings in need of their Creator. Sufism is a way for individuals to approach their God, When an individual is close to God, their mental health will indirectly be in good condition, and they will feel at peace in facing various pressures in life.
Hubungan Antara Loneliness dengan Parasocial Relationship pada Mahasiswa Penggemar K-Pop Hartika Utami Fitri; Manah Rasmanah; Shona Tuzzahra
DA'WA: Jurnal Bimbingan Penyuluhan & Konseling Islam Vol. 4 No. 2 (2025): February
Publisher : IAI Miftahul Ulum Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36420/xxha3w34

Abstract

Students are vulnerable to experiencing loneliness. Students with high psychosocial pressure such as loneliness and depression tend to be more comfortable interacting socially online than in-person social activities and one of them makes parasocial relationships an alternative. This study looked at how much of a relationship between the level of loneliness and parasocial relationships in K-Pop fan students. The sample from this study amounted to 159 respondents and the sampling technique was in the form of purposive sampling. Data were collected by questionnaire. In measuring loneliness variables, the De Jong Gierveld Loneliness Scale (DJGLS) was adapted. Meanwhile, parasocial relationships are measured by adapting the Celebrity Attitude Scale (CAS) created by Maltby, et al. The results of the study showed that students who were interested in K-pop had a moderate level of loneliness (80%) and a moderate level of parasocial relationship (73%). By using Pearson Product Moment, a significant value of 0.00 and greater than 0.05 (0.00> 0.05) was obtained so that there was a relationship between Loneliness and Parasocial Relationship in K-Pop Fan Students.
Efektivitas Bimbingan Kelompok Teknik Rational Emotive Behavioral Therapy (REBT) terhadap Kecemasan Menghadapi Ujian Siswa Kelas XI SMK Negeri 1 Kanor Bojonegoro Ahmad Budianto; Muhammad Faizin; Siti Nur Azizah
DA'WA: Jurnal Bimbingan Penyuluhan & Konseling Islam Vol. 4 No. 2 (2025): February
Publisher : IAI Miftahul Ulum Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36420/wef2hj75

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas bimbingan kelompok teknik Rational Emotive Behavioral Therapy terhadap kecemasan menghadapi ujian Siswa Kelas XI SMK Negeri 1 Kanor. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif pre ekperimental design. Populasi dari penelitian ini adalah siswa kelas XI SMK Negeri 1 Kanor sebanyak 26 Siswa. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling dan diperoleh sampel sejumlah 26 siswa. Peneliti menggunakan pengumpul data berupa skala Likert dengan alternatif 4 pilihan jawaban yakni sangat setuju, setuju, tidak setuju, dan sangat tidak setuju. Skala diujicobakan ke siswa kelas XI SMK Negeri 1 Kanor sebelum ke sampel penelitian. Uji validitas dengan rumus product moment dari 50 item skala kecemasan menghadapi ujian diketahui bahwa 38 item valid dan 12 item gugur. Uji reliabilitas dengan rumus Cronbach’s Alpha skala kecemasan menghadapi ujian diperoleh nilai 0, 906 setelah diujicobakan dengan 38 item valid diperoleh nilai 0,810. Uji analisis data dengan menggunakan rumus Mann Whitney U Test diketahui rata-rata kelompok kesatu sebesar 9.50 lebih rendah dibandingkan rata- rata peringkat kedua yaitu 3.50 Hal ini menunjukkan bahwa nilai rerata pretest pada 6 subjek lebih tinggi daripada nilai rata-rata posttest. Jika U sebesar 0,000 dan nilai W sebesar 21:00 yang jika dikonversi ke nilai Z adalah -2.882. Nilai Sig 0,004 < daripaada 0,05 yang berarti terdapat perbedaan antara kelompok pretest dan posttest maka Ha diterima, yang artinya ada efektivitas bimbingan kelompok teknik Rational Emotive Behavioral Therapy terhadap kecemasan menghadapi ujian siswa kelas XI SMK Negeri 1 Kanor Bojonegoro.
Tingkat Stres Akademik Siswa Santi Witya Serong School Thailand Putri Chairunisa Pratiwi; Heri Saptadi Ismanto; Venty
DA'WA: Jurnal Bimbingan Penyuluhan & Konseling Islam Vol. 4 No. 2 (2025): February
Publisher : IAI Miftahul Ulum Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36420/g5gr7385

Abstract

Stres akademik adalah kondisi psikologis yang dialami individu akibat adanya tekanan atau tuntutan untuk memenuhi ekspektasi dalam bidang akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat stres akademik pada siswa kelas 6 Santi Witya Serong School, Provinsi Pattani, Negara Thailand Selatan. Jumlah responden penelitian sebanyak 30 siswa, terdiri dari 16 siswa laki-laki dan 14 siswa perempuan. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas siswa (80%) berada dalam kategori stres akademik tinggi, sementara hasil lainnya, menunjukan, sebanyak 27% berada pada kategori rendah, dan 13% tergolong dalam kategori sangat tinggi. Temuan ini mencerminkan adanya perbedaan individu dalam mengelola stres akademik, di mana siswa dalam kategori rendah kemungkinan memiliki strategi coping yang efektif, sedangkan siswa dalam kategori sangat tinggi memerlukan perhatian khusus. Penelitian ini memberikan rekomendasi bahwa dukungan dan intervensi dari lingkungan sekolah untuk mengurangi stres akademik pada siswa begitu penting dilakukan. Terutama bagi mereka yang berada dalam kategori sangat tinggi agar terwujud peningkatan kesejahteraan mental dan kinerja akademik yang lebih baik.
Validasi Game Android Self-Esteem Adventure sebagai Media Bimbingan dan Konseling untuk Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba pada peserta didik SMP Sofiana; Wiryo Nuryono
DA'WA: Jurnal Bimbingan Penyuluhan & Konseling Islam Vol. 4 No. 2 (2025): February
Publisher : IAI Miftahul Ulum Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36420/j3qv4225

Abstract

Kasus penyalahgunaan narkoba di Indonesia saat ini masih tergolong tinggi dan kompleks. Hasil survei nasional prevalensi penyalahgunaan narkotika tahun 2023 menunjukkan bahwa angka prevalensi sebesar 1,73% atau setara dengan 3,3 juta penduduk Indonesia yang berusia 15-64 tahun. Keterampilan pencegahan penyalahgunaan narkoba harus diberikan sedini mungkin saat masa pembentukan identitas dan perkembangan diri. Peserta didik di jenjang SMP cenderung lebih mudah terbuka terhadap informasi dan nilai-nilai baru diluar diri mereka. Hal ini menciptakan kebutuhan akan solusi yang efektif melalui pendidikan dan intervensi preventif. Penelitian ini bertujuan untuk memvalidasi game Android Self-Esteem Adventure sebagai media bimbingan dan konseling dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba bagi siswa SMP. Metode validasi menggunakan rumus Gregory untuk menilai validitas media melalui 3 validator, yakni ahli media, materi dan pengguna (guru bimbingan konseling). Hasil validasi menunjukkan koefisien validitas sebesar 1,00, mengindikasikan tingkat validitas yang sangat tinggi. Aspek analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi memperoleh kategori relevansi kuat-kuat, mencerminkan kesesuaian media dengan kebutuhan edukasi dan karakteristik siswa. Game ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran diri, memperkuat self-esteem, dan membekali siswa dengan keterampilan sosial untuk menolak tekanan negatif yang berhubungan dengan penyalahgunaan narkoba. Dengan demikian, game Self-Esteem Adventure dinyatakan layak digunakan sebagai media bimbingan dan konseling di sekolah, dengan rekomendasi uji coba langsung kepada peserta didik sebagai pengguna akhir pengembangan fitur interaktif dan visual agar lebih menarik dan efektif.
Efektivitas Bimbingan Kelompok dengan Teknik Diskusi untuk Meningkatkan Interaksi Sosial Peserta Didik Zahwa Khoirunnisa; Elia Firda Mufidah
DA'WA: Jurnal Bimbingan Penyuluhan & Konseling Islam Vol. 4 No. 2 (2025): February
Publisher : IAI Miftahul Ulum Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36420/6dg6dj42

Abstract

Kemampuan interaksi sosial yang baik membantu peserta didik, khususnya siswa baru SMA/SMK, untuk beradaptasi di lingkungan sekolah yang baru. Sebaliknya, kemampuan interaksi sosial yang rendah sering kali menyebabkan kesulitan berkomunikasi dan rasa kurang percaya diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas bimbingan kelompok dengan teknik diskusi dalam meningkatkan interaksi sosial siswa kelas X di SMK Kawung 2 Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain one group pre-test dan post-test pada 10 siswa dengan skor interaksi sosial terendah berdasarkan skala pengukuran interaksi sosial. Hasil analisis paired sample T-test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (Sig. ≤ 0,05), yang berarti H0 ditolak dan Ha diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai pre-test dan post-test. Selain itu, analisis uji N-Gain menunjukkan nilai sebesar 0,58 menunjukkan adanya peningkatan keterampilan interaksi sosial pada peserta didik dengan kategori “sedang”. Hasil ini menunjuukan masih harus adanya upaya berkelanjutan dalam meningkatkan interkasi sosial siswa di SMK Kawung 2.
Hubungan Kecerdasan Emosional terhadap Perencanaan Karier Siswa Kelas XI di MAN 1 Kota Bengkulu Muhammad Nikman Naser; Refsi Anisa Fa’ati
DA'WA: Jurnal Bimbingan Penyuluhan & Konseling Islam Vol. 4 No. 2 (2025): February
Publisher : IAI Miftahul Ulum Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36420/7n4xrh06

Abstract

Setiap siswa memiliki kemampuan yang berbeda satu dengan yang lainnya dimana dapat dilihat dari minat, bakat serta kecerdasan. Perencanaan karier merupakan langkah awal yang dilakukan seseorang dalam mencapai tujuan kariernya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan emosional terhadap perencanaan karier siswa kelas XI di MAN 1 Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasi. Metode pengumpulan data yang digunakan ialah dengan melakukan penyebaran angket (kuesioner). Pemilihan sampel menggunakan teknik probability sampling dengan jenis proportionate stratified random sampling, berdasarkan teknik tersebut dengan jumlah populasi 388 siswa maka sampel pada penelitian ini berjumlah 198 siswa. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosional dengan perencanaan karier siswa. Hasil uji tersebut dapat dilihat bahwa nilai koefisien determinan R square sebesar 0,023 < 0,05 yang berarti adanya kontribusi hubungan kecerdasan emosional dengan variabel perencanaan karier. Implikasi penelitian ini sebagai need assesment siswa dalam memahami perkembangan karier dan guru BK dapat mendesain suatu pendekatan bimbingan dan konseling karier yang efektif.
Perilaku Konsumtif Gen Z di Era Digital: Studi Kasus di Kabupaten Pamekasan Ishlakhatus Sa’idah; Nurul Laily; Eka Liyana; Amaliah Aryani
DA'WA: Jurnal Bimbingan Penyuluhan & Konseling Islam Vol. 4 No. 2 (2025): February
Publisher : IAI Miftahul Ulum Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36420/vp4f8f38

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku konsumtif Gen Z di kabupaten Pamekasan, faktor-faktor yang mempengaruhinya dan dampak dari perilaku konsumtif tersebut dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi terhadap tujuh informan yang memiliki latar belakang sosial dan ekonomi yang beragam yang lahir antara tahun 2002 hingga 2008. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku konsumtif Gen Z dipengaruhi oleh faktor emosional, sosial serta pemasaran digital. Gen Z lebih cenderung berbelanja berdasarkan keinginan dan tren, bukan kebutuhan, serta mudah dipengaruhi oleh media sosial, teman sebaya dan influencer. Faktor-faktor seperti hedonisme, konformitas, FOMO (Fear of Missing Out) dan rendahnya kontrol diri menjadi pendorong utama dalam perilaku konsumtif mereka. Dampak dari perilaku konsumtif ini meliputi kesulitan finansial seperti terjerat pinjaman online dan dampak psikologis berupa kecemasan dan penyesalan yang sering berujung pada konflik keluarga. Penelitian ini menyarankan perlunya peningkatan kesadaran finansial untuk membantu Gen Z mengelola perilaku konsumtif mereka secara lebih bijak. Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk mengeksplorasi pengembangan bahan layanan bimbingan dan konseling yang dapat membantu individu dalam mengelola kecemasan dan pengendalian diri serta memfasilitasi pendidikan keuangan untuk meningkatkan pemahaman Gen Z tentang konsekuensi dari konsumsi impulsif dan pengelolaan keuangan yang lebih baik.
Kemampuan Career Adaptability Siswa SMK: Studi Literatur Gatis Sri Harsantik; Budi Purwoko; Najlatun Naqiyah; Bakhrudin All Habsy
DA'WA: Jurnal Bimbingan Penyuluhan & Konseling Islam Vol. 4 No. 2 (2025): February
Publisher : IAI Miftahul Ulum Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36420/w0dp6w42

Abstract

Career adaptability is one of the important competencies for Vocational High School (SMK) students in facing the dynamics of the world of work in the Industrial Revolution 4.0 era. This study aims to explore the concept, influencing factors, and effective intervention patterns in developing career adaptability in vocational high school students. This study uses a literature review method with the PRISMA approach to identify and analyze relevant literature. The results of the analysis show that career adaptability is influenced by family support, educational interventions such as career guidance and experiential learning, and an understanding of the dynamics of the world of work. In addition, the dimensions of career adaptability, namely career awareness, career control, career curiosity, and career confidence, can be developed through programs designed collaboratively between schools, families, and the industrial world. This study concludes the importance of a holistic approach in improving the career adaptability of vocational high school students so that they are able to face career challenges adaptively and competitively.

Page 2 of 4 | Total Record : 38