cover
Contact Name
Yasir Sidiq
Contact Email
lppi@ums.ac.id
Phone
+6282134901660
Journal Mail Official
lppi@ums.ac.id
Editorial Address
Gedung Induk Siti Walidah Jalan Ahmad Yani, Pabelan, Kartasura, Surakarta 57162, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta
ISSN : 27212882     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta diterbitkan dalam rangka seminar tahunan yang diselenggarakan oleh Fakultas Kedokteran, Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Arjuna Subject : -
Articles 532 Documents
Immune Thrombocytopenia: Laporan Kasus Sherin Jeanica Tresya; Suryo Aribowo Taroeno
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Apgar)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Immune thrombocytopenia (ITP) merupakan kelainan autoimun yang ditandai dengan penurunan jumlah trombosit < 100.000/μL yang disebabkan oleh destruksi abnormal trombosit oleh autoantibodi dan gangguan produksi trombosit oleh megakariosit. Gejala ITP dapat berupa asimptomatik dan simptomatik. Manifestasi umum yang ditemukan berupa perdarahan spontan seperti petekie, purpura, ekimosis, dan hematom, perdarahan gastrointestinal, genitourinaria, perdarahan mukosa gingiva / nasal, serta dapat menyebabkan perdarahan intrakranial. Diagnosis ITP berdasarkan anamnesis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang. Selain itu, penegakkan diagnosis ITP juga dilakukan dengan mengekslusi penyebab trombositopenia yang lain. Terapi yang diberikan terdapat beberapa pilihan sesuai dengan keadaan klinis pasien dimana kortikosteroid masih menjadi lini pertama dalam penatalaksanaan ITP.
Laporan Kasus: Seorang Wanita 33 Tahun dengan Asma Bronkial Eksaserbasi Akut disertai Obesitas Syah Fillia Nurul Maslahah; Ida Nurromdoni; Izzah Tsaqoofah Jati; Reza Khairunnisa; Putri Rahayu Warseno
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Apgar)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asma menjadi penyebab kematian keempat di Indonesia pada tahun 2017. Asma merupakan penyakit inflamasi kronis saluran nafas dengan hiperaktivitas dan obstruksi bronkus. Pasien berusia 33 tahun datang ke IGD RSUD dr. Sayidiman Magetan dengan keluhan sesak nafas sejak 2 hari sebelumnya. Pasien memiliki riwayat penyakit asma sejak usia 5 tahun dan sering kambuh. Pasien memiliki riwayat alergi dingin dan debu. Pemeriksaan fisik didapatkan retraksi subcostal dan pada auskultasi paru terdengar suara wheezing yang meningkat di akhir ekspirasi dan ronkhi di kedua lapang paru pasien. Pemeriksaan laboratorium didapatkan peningkatan kadar leukosit, gula darah sewaktu, bilirubin direk, kreatinin, dan peningkatan asam urat. Hasil USG abdomen adalah fatty liver dan kolelithiasis multipel. Pasien didiagnosis dengan asma bronkial eksaserbasi akut disertai obesitas. Pasien diberikan terapi oksigen 3 lpm dengan nasal canul, infus NaCl 20 tpm, diphenhidramin injeksi 10 mg/ 24 jam, cefoperazone injeksi 1 gr/ 12 jam, dexametasone injeksi 1 gr/ 12 jam, solvinex injeksi 2 mg/ 12 jam, pantoprazole injeksi 40 mg/ 24 jam, nebulasi ventolin dan meprovent 2,5 mg/ 6 jam. Diberikan obat oral codein 10 mg, cetirizine 10 mg, metylprednisolone 2 mg, salbutamol 1 mg, dan aminophilin 50 mg. Prognosis pada kasus ini adalah dubia ad bonam.
Skrotum Membesar pada Seorang Laki-Laki 16 Tahun: Laporan Kasus Syahqur Elang Baqdwi; Riza Mazidu Sholihin
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Apgar)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hidrokel adalah akumulasi cairan dalam selaput yang membungkus testis yang menyebabkan pembengkakan lunak pada salah satu testis. Sekitar 10% bayi baru lahir mengalami hidrokel, dan umumnya akan hilang sendiri dalam tahun pertama kehidupan. Biasanya tidak terasa nyeri dan jarang membahayakan sehingga tidak membutuhkan pengobatan segera. Pada orang dewasa, hidrokel bisa berasal dari proses radang atau cedera pada skrotum. Ultrasonografi skrotum wajib pada testis yang tidak teraba untuk menyingkirkan massa padat testis subtending yang membutuhkan eksplorasi.Pasien laki-laki usia 16 tahun datang dengan keluhan skrotum membesar sejak 3 bulan yang lalu,tidak nyeri, ukuran sktorum menetap tidak dipengaruhi perubahan posisi, pada pemeriksaan didapatkan transluminasi dan pemeriksaan USG didapatkan cairan bebas pada hemiscrotum sinistra.Pasien tersebut didiagnosis hidrokel testis sinistra dan dilakukan tindakan hidroceletomy.
Seorang Anak Laki-Laki Usia 4 Tahun dengan Infeksi Saluran Kemih Syahrul Arsyadani; S Sudarmanto
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Apgar)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infeksi saluran kemih (ISK) merupakan infeksi yang sering terjadi pada anak dan disebabkan oleh mikroorganisme, terutama bakteri, dalam jumlah bermakna di dalam saluran kemih. Bakteri gram negatif E. coli merupakan penyebab tersering ISK pada anak yang diikuti oleh Proteus, Klebsiella, Enterobacter, dan Pseudomonas. Pertumbuhan bakteri yang mencapai >100.000 unit koloni per ml urin segar pancar tengah (midstream urine) pagi hari, digunakan sebagai batasan diagnosis ISK. Komplikasi yang dapat terjadi pada kasus infeksi saluran kemih antara lain ; pielonefritis akut, sistitis akut, abses ginjal, abses perirenal, prostatitis, epididymitis.
Kasus Disfungsi Tuba Eustachius Rekuren: Laporan Kasus dan Tinjauan Literatur Faktor Risiko pada Jenis Kelamin Wanita Syahrun El Mubaraq; Iwan Setiawan Adji; Yustika Nurani Wijaya; Farha Nabila Widoningrum; Viorent Firdausy Fitrian
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Apgar)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuba eustachius merupakan saluran yang menghubungkan telinga tengah dengan nasofaring yang memiliki fungsi ventilasi, drainase, dan perlindungan pada telinga tengah. Disfungsi tuba ini dapat menyebabkan kegagalan fungsi tersebut dan memicu penyakit yang lebih berat. Analisis rekam medis menunjukkan kecenderungan ETD lebih umum pada wanita. Sebagai ilustrasi, kami melaporkan kasus disfungsi tuba eustachius (ETD) yang terjadi berulang pada seorang wanita yang tidak merespon dengan baik pengobatan yang diberikan. Kemudian tinjauan literatur kami lakukan untuk menganalisis fenomena prevalensi ETD yang lebih tinggi pada wanita dan mencari faktor-faktor serta mekanisme yang mendasarinya. Penelusuran literatur dilakukan melalui database dan search engine Google Scholar serta PubMed menggunakan kata kunci "tuba eustachius, disfungsi tuba eustachius, prevalensi, insidensi, faktor risiko, dan wanita." Kami menemukan bahwa perbedaan anatomi antara jenis kelamin tidak signifikan sebagai faktor risiko ETD. Namun faktor hormonal khususnya hormon estrogen mungkin memainkan peran penting dalam kejadian ETD pada wanita, terutama selama kehamilan. Hormon estrogen cenderung menyebabkan edema dan retensi cairan yang memengaruhi mukosa tuba eustachius.
Seorang Bayi Perempuan Ny. F dengan Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR) Tri Winarti Suhardi; S Sudarmanto
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Apgar)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angka Kematian Bayi (AKB) adalah jumlah kematian bayi dalam usia 28 hari pertama kehidupan per 1000 kelahiran hidup. Berat lahir adalah berat bayi yang ditimbang dalam waktu 1 (satu) jam pertama setelah lahir. Pengukuran dilakukan di tempat fasilitas (Rumah sakit, Puskesmas, dan Polindes), sedang bayi yang lahir di rumah waktu pengukuran berat badan dapat dilakukan dalam waktu 24 jam. BBLR dapat terjadi pada bayi kurang bulan/prematur atau disebut BBLR Sesuai Masa Kehamilan (SMK)/Appropriate for Gestational Age (AGA), bayi cukup bulan yang mengalami hambatan pertumbuhan selama kehamilan/Intrauterine Growth Restriction (IUGR) disebut BBLR Kecil Masa Kehamilan (KMK)/Small for Gestational Age (SGA) dan besar masa kehamilan/Large for Gestational Age (LGA). Faktor risiko yang dapat mempengaruhi kejadian BBLR dibagi menjadi faktor ibu, janin, dan lingkungan. Masalah pada BBLR yaitu masalah yang berhubungan dengan sulitnya adaptasi ekstra uterin akibat gangguan fungsi organ dan kematangan fungsi organ. Seorang bayi laki-laki baru lahir dari Ny.F 21 tahun G1P0A0 dengan usia kehamilan 32 minggu lahir dengan proses spontan. Saat lahir, skor apgar 6-8. Berat bayi lahir adalah 1800 gram dengan panjang 45 cm. Bayi didiagnosis dengan neonatus preterm, neonatus berat badan lahir rendah, neonatus sesuai masa kehamilan, dan neonatus spontan.
Seorang Laki-Laki 64 Tahun dengan Prurigo Nodularis: Laporan Kasus Aris Cahyono; Ulal Azka Alfiyatur Rohmaniyah
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Apgar)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prurigo Nodularis merupakan kondisi kulit kronis dengan karakteristik berupa nodus multipel dan rasa gatal yang sulit dikontrol. Lesi Prurigo Nodularis merupakan fenotip yang disebabkan oleh proses garukan dan gosokan berulang pada kulit. Meskipun tidak mengancam jiwa, namun penyakit ini menyebabkan gangguan tidur. Prurigo Nodularis biasa terjadi pada usia dewasa 30-50 tahun dengan prevalnesi yang sama natara wnaita dan pria. Penyakit ini 3,4 kali lebih sering timbul pada ras Afrika-Amerika dibandingkan individu kulit putih. Gejala gatal yang hebat merupakan karakteristik Prurigo Nodularis. Seorang Laki-Laki berusia 64 tahun datang ke poliklinik kulit dan kelamin RSUD dr.Harjono S. Ponorogo pada tanggal 1 Agustus 2023 dengan keluhan utama timbul benjolan yang gatal pada kedua lengan menyebar keseluruh tubuh sejak 2 tahun yang lalu. Gatal berawal munculnya plenting-plenting di kedua tangan yang berwarna merah dan tidak berisi cairan, karena dirasakan sangat gatal pasien sering menggaruknya dan pasien merasa plenting tersebut menyebar ke seluruh tangan, kaki, perut hingga punggung. Rasa gatal dapat dicetuskan dan diperberat oleh keringat, suhu panas, gesekan maupun garukan. Kesulitan tidur juga dialami oleh pasien yang diakibatkan oleh rasa gatal. Pasien menyangkal adanya nyeri maupun demam dan pasien menyangkal adanya kontak dengan bahan-bahan iritan dan gigitan serangga. Pasien didiagnosis penyakit prurigo nodularis.
Seorang Wanita 56 Tahun dengan Diare Kronik Susp. Kolitis Ulseratif Yesya Melin Merari; Mohamad Ananto Cahyoajibroto
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Apgar)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kolitis adalah peradangan akut atau kronik pada kolon yang dapat disebabkan oleh berbagai penyakit baik akibat infeksi maupun non-infeksi. Secara umum kolitis masuk ke dalam Inflammatory bowel yaitu penyakit inflamasi kronik yang melibatkan saluran cerna, bersifat remisi dan relaps/kambuhan. Jenis Inflammatory bowel disease lainnya yaitu Crohn disease dan Inflammatory bowel disease type unclassified (indeterminate colitis). Gejala kolitis tergantung pada luas dan beratnya inflamasi yang terjadi. Perdarahan rektal yang nyata dan tenesmus selalu ada, dan dapat menjadi satu-satunya gejala pada pasien dengan proktitis saja. Apabila kolon proksimal telah terlibat, terdapat keluhan diare dan nyeri perut. Mual dan penurunan berat badan menunjukkan penyakit yang lebih berat. Pemberian antibiotik misalnya metronidazole dosis terbagi 1500 – 3000 mg per hari dikatakan cukup bermanfaat menurunkan derajat aktivitas penyakit. Antibiotik diberikan dengan latar belakang bahwa salah satu agen proinflamasi disebabkan oleh bakteri intraluminal.
Laporan Kasus: Seorang Laki-Laki Usia 28 Tahun dengan Demam Dengue Yoga Prasadja; Mohammad Ananto Cahyoajibroto
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Apgar)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengue Fever (DF) merupakan penyakit infeksi virus dengue yang ditularkan ke manusia melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti yang terinfeksi virus dengue. Manifestasi klinis infeksi virus secara umum yaitu pasien mengalami fase demam selama 2-7 hari yang diikuti oleh fase kritis selama 2-3 hari. Pada waktu fase tersebut pasien sudah tidak demam akan tetapi mempunyai risiko untuk terjadi renjatan jika tidak mendapat pengobatan adekuat. Selain itu gejala lainnya yaitu berupa petekie, nyeri belakang bola mata, nyeri otot, nyeri tulang, nyeri sendi, pusing, mual/muntah, ruam, dan adanya perdarahan melalui hidung, perdarahan gusi, melena, dan hematemesis. Pada kasus ini pasien laki-laki berusia 28 tahun datang dengan keluhan demam naik turun sejak 7 hari yang lalu. Keluhan semakin memberat disertai dengan keringat dingin, nyeri kepala (+), ruam merah pada tangan, batuk kering, badan terasa lemas (+), serta nyeri pada kaki dan tangan. Pemeriksaan penunjang darah lengkap menunjukkan adanya penurunan hemoglobin, hematokrit, trombosit, eritrosit, dan limfosit. Pemeriksaan Rumple Leed hasilnya negatif. Pada kasus ini mengarah pada diagnosis Dengue Fever. Setelah diagnosis ditegakkan dilakukan tatalaksana tirah baring, pemberian cairan, dan terapi medikamentosa.
Seorang Wanita Usia 59 Tahun dengan Herpes Zoster Thorakalis Dextra Yoga Prasadja; Yesya Melin Merari; Eddy Tjiahyono
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Apgar)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Herpes zoster merupakan salah satu penyakit kulit dikarenakan reaktivasi virus Varicella Zoster yang bersifat lokal, lebih tepatnya menginfeksi orang dewasa yang memiliki ciri tipikal yaitu nyeri radikuler, unilateral, dan sekelompok vesikel yang tersebar berdasarkan dermatomal yang inervasinya oleh satu ganglion saraf sensoris. Seorang wanita berusia 59 tahun datang dengan keluhan utama muncul plenting-plenting pada daerah kulit perut kanan sampai belakang. Keluhan muncul sejak 5 hari sebelum berobat. Pada pemeriksaan fisik menunjukan papul, vesikel eritematosa multiple yang tersebar pada daerah dermatom yaitu di di daerah thorakalis dextra. Pasien didiagnosis mengalami herpes zoster thorakalis dextra. Terapi farmakologi atau medikamentosa yang diberikan pada pasien yaitu asiklovir 5x800 mg, gabapentin 3x100 mg, dan obat oles krim gentamisin 0,1% 2x per hari. Pasien diedukasi untuk dilarang menggaruk luka pada kulit, menggunakan baju yang longgar dan meresap keringat, minum obat secara rutin, makan makanan bergizi, asupan cairan yang cukup serta beristirahat dengan cukup.