cover
Contact Name
Yasir Sidiq
Contact Email
lppi@ums.ac.id
Phone
+6282134901660
Journal Mail Official
lppi@ums.ac.id
Editorial Address
Gedung Induk Siti Walidah Jalan Ahmad Yani, Pabelan, Kartasura, Surakarta 57162, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta
ISSN : 27212882     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta diterbitkan dalam rangka seminar tahunan yang diselenggarakan oleh Fakultas Kedokteran, Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Arjuna Subject : -
Articles 597 Documents
Penyakit Jantung Bawaan Asianotik dengan Ikterus Neonatorum pada Seorang Bayi Laki-Laki Usia 12 Hari Sofiana Salsabila; Eko Jaenudin
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2026: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Gastro
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit Jantung Bawaan (PJB) merupakan kelainan kongenital paling umum yang terjadi akibat gangguan perkembangan struktur jantung pada masa embrio. Jenis PJB asianotik, seperti Atrial Septal Defect (ASD) dan Ventricular Septal Defect (VSD), sering kali tidak menimbulkan gejala berat pada awal kehidupan, namun dapat menyebabkan gangguan hemodinamik yang berdampak sistemik, termasuk gangguan perfusi hati dan metabolisme bilirubin sehingga memicu ikterus neonatorum. Laporan kasus ini bertujuan untuk menggambarkan hubungan antara PJB asianotik dan ikterus neonatorum. Dilaporkan seorang bayi laki-laki usia 12 hari yang dirujuk dengan keluhan lemas, napas cepat, keringat berlebih saat menyusu, dan tampak kuning pada seluruh tubuh. Bayi lahir aterm melalui sectio caesarea atas indikasi cephalopelvic disproportion dengan berat lahir 3400 gram. Pemeriksaan fisik menunjukkan ikterus hingga ekstremitas bawah dan murmur jantung. Pemeriksaan laboratorium menunjukkan peningkatan bilirubin total 14,80 mg/dL dengan dominasi bilirubin indirek. Echocardiography menunjukkan ASD dan VSD dengan pirau kiri ke kanan disertai kardiomegali. Pasien mendapatkan spironolakton per oral, suplementasi zinc, vitamin B6, ursodeoxycholic acid, serta fototerapi selama 3×24 jam adekuat klinis. Pemantauan jangka panjang diperlukan untuk mencegah komplikasi.
Dampak Penggunaan Rokok Elektronik terhadap Proses Aterosklerosis berdasarkan Biomarker Inflamasi dan Perubahan Vaskular: Sistematik Review Iqbal Maulana; Fadholirrahman N. Raditya; Mada S. Dytho; Dhea F. Tasya; Shania Fikra; Almira Anasa
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2026: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Gastro
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan rokok elektronik (RE) meningkat secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir, namun dampaknya terhadap kesehatan kardiovaskular masih menjadi perdebatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi bukti terkini mengenai peran RE dalam patogenesis aterosklerosis. Studi pada manusia diidentifikasi melalui PubMed, PMC, ScienceDirect, Scopus, dan penelusuran secara manual, dengan kriteria artikel terbit pada tahun 2019-2024 yang berisi tentang analisa terhadap efek RE pada proses aterosklerosis. Kualitas studi dinilai menggunakan pedoman PRISMA. Dari 1.499 artikel yang disaring, enam studi memenuhi kriteria inklusi. Lima studi yang melibatkan 3.963 partisipan menunjukkan hubungan signifikan antara penggunaan EC dan proses terkait aterosklerosis, termasuk peningkatan biomarker inflamasi (IL-6, hs-CRP, fibrinogen, sICAM-1, TNF-α, dan F2-isoprostane) serta perubahan vaskular seperti inflamasi pembuluh darah, penebalan dinding, pembentukan trombus trombosit, dan peningkatan beban plak. Tiga studi juga melaporkan efek vaskular akut setelah paparan EC, berupa peningkatan denyut jantung, tekanan darah, marker inflamasi, dan pembentukan trombus. Secara keseluruhan, bukti yang ada menunjukkan bahwa penggunaan EC berpotensi menyebabkan cedera endotel dan vaskular yang dapat mempercepat perkembangan aterosklerosis.
Ileus Obstruksi sebagai Manifestasi Karsinoma Recti pada Perempuan Usia 72 Tahun: Laporan Kasus Pasien Geriatri Indonesia Kamila, Putri; Widayat, Catur
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2026: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Gastro
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ileus obstruktif merupakan kondisi serius akibat sumbatan mekanik pada lumen usus, dengan prevalensi lebih tinggi pada laki-laki (75,20%) dan usia 20-60 tahun (64,03%), disebabkan oleh faktor seperti hernia, adhesi, tumor karsinoma recti, volvulus, atau intususepsi. Laporan kasus ini bertujuan untuk mengetahui gambaran klinis, diagnosis, dan tatalaksana bedah pada pasien dengan ileus obstruksi et causa karsinoma recti untuk meningkatkan pemahaman penanganan kasus serupa. Metode berupa studi kasus deskriptif pada pasien berusia 72 tahun yang datang ke IGD dengan nyeri perut sejak 5 hari disertai distensi abdomen 1 minggu, ditemukan tanda fisik nyeri tekan pada seluruh kuadran, peristaltik meningkat, timpani, dan darm contour. Pada foto rontgen abdomen 3 posisi tampak ileus obstruktif menuju paralitik. Hasil diagnosis definitif ileus obstruksi ec karsinoma recti diatasi dengan sigmoidostomi untuk mengelola massa rektal obstruksi, memungkinkan pembuangan feses melalui stoma. Pada kasus ini menekankan pentingnya diagnosis dini melalui pemeriksaan klinis dan radiologi serta intervensi bedah paliatif untuk prognosis optimal pada karsinoma recti stadium lanjut dan mencegah komplikasi fatal.
Seorang Anak Laki-Laki Usia 2 Tahun dengan Diare Cair Akut, disertai Dehidrasi Ringan-Sedang Johana, Nabilla; Musdalifah, Eva
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2026: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Gastro
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diare cair akut adalah buang air besar lebih dari 3 kali dalam 24 jam dengan konsistensi cair dan berlangsung kurang dari 2 minggu. Anak dengan diare sangat rentan kehilangan banyak cairan dan beresiko menyebabkan dehidrasi. Diare dengan dehidrasi dapat diklasifikasikan menjadi tanpa dehidrasi, dehidrasi ringan-sedang, dan dehidrasi berat. Kami melaporkan kasus seorang anak laki-laki berusia 2 tahun dengan BAB cair sejak 3 hari SMRS. BAB cair bercampur ampas tanpa lendir dan darah dengan total BAB 17x. Pasien juga mengalami muntah total sebanyak 16x. Total Ciran yang dikeluarkan yaitu sebanyak 663 ml. Pasien rewel dan tampak kehausan. Keluhan lain: lemas (+), BAK sedikit (+), nafsu makan turun (+), kembung (+),nyeri perut (+). Keadaan umum pasien tampak rewel. Pada pemeriksaan fisik didapatkan adanya mukosa mulut dan bibir kering. Pemeriksaan abdomen didapatkan penurunan turgor dan bising usus meningkat. Pemeriksaan darah lengkap didapatkan Peningkatan monosit dan penurunan MCH dan Eosinofil, Angka leukosit normal. Berdasarkan anamnesis, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang, pasien didiagnosis dengan Diare Cair Akut dengan Dehidrasi ringan-sedang. Pasien mendapatkan terapi infus RL 91,6 cc/jam selama 3 jam lanjut 42 cc/jam, injeksi Ondancetron 1,5 mg/8 jam, injeksi ranitidine 10mg/12 jam, injeksi, L Bio 2x1, dan Zinc 1x20 mg.
Laporan Kasus: Fraktur Tertutup Neglected Patella Sinistra pada Anak Laki-Laki Usia 13 Tahun Adiba, A; Basunanda, Tresna Angga
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2026: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Gastro
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fraktur tertutup patella adalah patah tulang pada tempurung lutut (patella) tanpa adanya luka terbuka, patella merupakan tulang sesamoid terbesar berperan penting dalam mekanisme ekstensor lutut. Sebagian besar fraktur patella terjadi akibat trauma langsung pada anterior lutut, seperti kecelakaan atau jatuh dengan lutut dalam posisi fleksi, dan trauma tidak langsung berupa kontraksi eksentrik quadrisep terhadap lutut yang difleksikan. Neglected fracture patella mengacu pada fraktur patella yang tidak mendapatkan penatalaksanaan yang adekuat dalam jangka waktu lama sehingga terbentuk jaringan fibrotik di antara fragmen, terjadi shortening mekanisme ekstensor. Laporan kasus ini membahas seorang anak laki-laki berusia 13 tahun yang mengalami fraktur tertutup patella sinistra. Evaluasi awal dilakukan Advanced Trauma Life Support (ATLS) untuk menilai kondisi umum pasien dan menyingkirkan cedera yang mengancam jiwa. Diagnosis ditegakkan melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, serta pemeriksaan radiografi menunjukkan fraktur tipe transversal dengan dislokasi fragmen proksimal dan distal (displaced). Tindakan definitif dilakukan melalui prosedur Open Reduction and Internal Fixation (ORIF) dengan teknik Tension Band Wiring. Edukasi penting kepada pasien dan keluarga mengenai pentingnya pembatasan aktivitas, perawatan luka, dan kemungkinan terjadi komplikasi. Pentingnya pendekatan komprehensif dalam penanganan kasus fraktur patella, seperti diagnosis yang tepat, teknik pembedahan yang akurat, dan rehabilitasi pascaoperasi untuk memaksimalkan pemulihan fungsi ekstremitas bawah.
Seorang Laki-Laki 64 Tahun dengan Vitiligo Aqila, Nahda; Cahyono, Aris
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2026: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Gastro
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Vitiligo merupakan kelainan akibat proses depigmentasi pada kulit, disebabkan faktor genetik yang berinteraksi dengan kehilangan atau ketahanan fungsi melanosit dan pada kenyataannya merupakan peristiwa autoimun. Vitiligo ditandai dengan lesi makula depigmentasi, tidak berskuama, berwarna putih seperti kapur homogen dan berbatas tegas, dan biasanya asimtomatik. Vitiligo memengaruhi semua kelompok usia, pravelensi vitiligo diperkirakan kurang dari 1%. Laporan kasus ini membahas seorang laki-laki berusia 64 tahun datang ke poli kulit dan kelamin dengan keluhan muncul bercak putih di tangan, kaki dan wajah. Bercak putih ini muncul sejak 10 tahun yang lalu. Status dermatologis yang ditemukan pada pasien ditemukan eflorosensi berupa makula dan patch depigmentasi, multiple, bentuk irreguler, sirkumskrip, asimetris. Tatalaksana yang diberikan meliputi psoralen sediaan oral 0,4 mg/kgBB 1-2 jam sebelum paparan UVA. Terapi topikal clobetasol propionate 0.05%.
Anemia Hipokromik Mikrositer dengan Kecurigaan Perdarahan Saluran Cerna Kronis pada Anak Usia 1 Tahun: Laporan Kasus Anburika, Nudia; Jaenudin, Eko
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2026: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Gastro
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia hipokromik mikrositer pada anak usia dini merupakan kondisi klinis yang penting karena dapat berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan, salah satunya akibat perdarahan saluran cerna kronis yang sering tidak terdeteksi. Penelitian ini bertujuan untuk melaporkan dan menganalisis kasus anemia hipokromik mikrositer dengan kecurigaan perdarahan saluran cerna kronis pada anak usia 1 tahun. Metode penelitian berupa studi kasus melalui pengumpulan data anamnesis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan laboratorium. Pasien seorang anak perempuan usia 1 tahun yang datang dengan keluhan pucat, lemas, demam, nyeri perut, serta riwayat buang air besar berwarna hitam selama ±2 bulan. Pemeriksaan fisik menunjukkan konjungtiva anemis, sedangkan pemeriksaan darah lengkap menunjukkan kadar hemoglobin rendah dengan gambaran mikrositer dan hipokromik. Berdasarkan anamnesis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang, pasien didiagnosis sebagai anemia hipokromik mikrositer dengan kecurigaan perdarahan saluran cerna kronis. Pasien mendapatkan terapi suportif dan transfusi packed red cell dengan perbaikan kondisi klinis dan peningkatan kadar hemoglobin. Laporan kasus ini menekankan bahwa pengenalan dini tanda perdarahan saluran cerna kronis dan penerapan tatalaksana yang tepat sesuai derajat keparahan anemia sangat penting untuk mencegah komplikasi jangka panjang dan mendukung tumbuh kembang optimal pada anak.
Disonansi antara Rekomendasi Klinis dan Respons Pasien dalam Implementasi Skrining Kanker Lambung: Systematic Review Diana Fitri Mutiasari; Desty Widya Aprilia; Atallia Maharani Salsabila Putri; Oula Kayyisa Mabruri; Farida Luthfi Arifah
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2026: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Gastro
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kanker lambung tetap menjadi masalah kesehatan global dengan angka mortalitas tinggi, meskipun pedoman klinis telah merekomendasikan skrining endoskopi pada populasi berisiko. Namun, kepatuhan pasien terhadap rekomendasi tersebut masih rendah, menunjukkan adanya disonansi antara pedoman klinis dan respons pasien. Systematic review ini bertujuan untuk mengevaluasi pola dan determinan disonansi tersebut dalam implementasi skrining kanker lambung berdasarkan studi yang dipublikasikan dalam 10 tahun terakhir. Pencarian literatur dilakukan secara sistematis pada basis data elektronik utama sesuai pedoman PRISMA. Studi observasional dan mixed-methods yang menilai kepatuhan pasien terhadap skrining kanker lambung dan faktor perilaku terkait disertakan. Penilaian kualitas metodologis dilakukan menggunakan instrumen risiko bias yang sesuai dengan desain studi. Hasil tinjauan menunjukkan adanya kesenjangan yang konsisten antara rekomendasi klinis dan partisipasi pasien dalam skrining. Faktor utama yang berkontribusi meliputi persepsi risiko yang rendah, ketakutan terhadap prosedur endoskopi, keterbatasan literasi kesehatan, hambatan sosioekonomi, serta lemahnya komunikasi dan rekomendasi tenaga kesehatan. Disonansi ini berimplikasi pada rendahnya cakupan skrining dan keterlambatan deteksi dini kanker lambung. Temuan ini menegaskan perlunya pendekatan implementasi berbasis perilaku dan penguatan komunikasi klinis untuk meningkatkan efektivitas skrining kanker lambung.
Kasus Seorang Perempuan Usia 22 Tahun dengan Asma Eksaserbasi Akut Dhiyaulhaq, M.; Krisbiyanto, K
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2026: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Gastro
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asma eksaserbasi adalah terjadinya peningkatan progresif dari sesak napas, batuk, wheezing, dada terasa berat, atau beberapa kombinasi dari gejala-gejala tersebut. Menurut laporan dari World Health Organization (WHO) dalam World Health Report pada tahun 2000 menyebutkan, 5 penyakit paru utama merupakan 17,4% dari seluruh kematian di dunia, masingmasing terdiri dari infeksi paru sekitar 7,2%, PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronik) 4,8%, Tuberkulosis 3,0%, Kanker paru/bronkus/trakea 2,1%, dan Asma 0,3% (GINA, 2011). Asma bermanifestasi dengan fenotipe yang beragam, kemungkinan besar dipengaruhi oleh interaksi rumit antara faktor genetik dan lingkungan. Asma dapat diklasifikasikan berdasakan fenotip (fungsional dan fisiopatologis), keparahan (intermiten, ringan, sedang, dan berat), presentasi klinis (akut dan kronis), dan etiologi (alergi dan non alergi atau ekstrinsik dan intrinsik) (Athari, 2019).
Periappendikular Infiltrat pada Laki Laki Usia 48 Tahun: Laporan Kasus Kusuma, Fitria Nur; Widayat, Catur
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2026: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Gastro
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Periappendikular infiltrat merupakan komplikasi apendisitis akut yang ditandai dengan terbentuknya massa inflamasi terlokalisasi disekitar apendiks akibat respons pertahanan lokal tubuh. Kondisi ini penting dikenali secara dini karena berpotensi berkembang menjadi abses atau peritonitis bila tidak ditangani dengan tepat. Tujuan: Melaporkan gambaran klinis, diagnosis, dan tatalaksana periappendikular infiltrat pada pasien berdasarkan temuan klinis dan penunjang. Laporan kasus: Seorang laki-laki usia 48 tahun datang dengan keluhan nyeri perut kanan bawah sejak satu hari sebelum masuk rumah sakit, disertai mual tanpa muntah. Pemeriksaan fisik menunjukkan nyeri tekan di regio iliaka kanan dengan tanda-tanda rangsang peritoneal positif. Pemeriksaan laboratorium menunjukkan leukositosis, dan ultrasonografi abdomen memperlihatkan lesi heterogen dengan fat stranding yang mengarah pada periappendikular infiltrat. Hasil: Pasien menjalani tindakan apendektomi dan laparatomi eksplorasi untuk penyingkiran usus buntu yang terinfeksi. Pemeriksaan patologi anatomi menunjukkan apendisitis kronis dengan eksaserbasi akut. Kondisi pasien pasca operasi membaik tanpa komplikasi bermakna. Kesimpulan: Diagnosis dini dan penatalaksanaan yang tepat, termasuk tindakan operatif memberikan prognosis yang baik pada kasus periappendikular infiltrat.