cover
Contact Name
Yasir Sidiq
Contact Email
lppi@ums.ac.id
Phone
+6282134901660
Journal Mail Official
lppi@ums.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
ISSN : -     EISSN : 26565757     DOI : -
Core Subject :
Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat adalah Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Arjuna Subject : -
Articles 125 Documents
Pelatihan Pengolahan Sampah Organik menjadi Pupuk Kompos di Desa Tegalsari, Weru, Sukoharjo Rezania Asyfiradayati; Muhammad Arsa Bhuwana; Salsabilla Maanna
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2025: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Sampah organik merupakan sampah yang memiliki kadar air yang tinggi, sehingga memiliki kecenderungan mudah membusuk. Pengelolaan sampah yang dilakukan oleh masyarakat Desa Tegalsari, Weru, Sukoharjo hanya dengan membuang sampah pada bak pembakaran sampah, kadang ada yang dibakar, juga ada yang di buang di pekarangan rumah hingga menimbulkan bau busuk. Metode: kegiatan intervensi di Desa Tegalsari, Weru, Sukoharjo mengenai pengolahan sampah dengan pembuatan pupuk kompos. Pengelolaan Sampah Organik) adalah nama program intervensi yang terdiri dari sosialisasi Sampah dan demonstrasi pembuatan pupuk kompos dari sampah sisa rumah tangga. Hasil: Sebanyak 25 responden sebelum pemberian edukasi tentang Sampah memiliki ratarata skor 66,40, sedangkan setelah pemberian edukasi tentang sampah mengalami peningkatan rata-rata skor pengetahuan 92,40. Peserta pengabdian juga dapat melakukan pembuatan kompos dengan baik selama kegiatan berlangsung. Simpulan: terjadi peningkatan skor rata-rata sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan. Masyarakat juga dapat melakukan praktek pembuatan kompos dengan benar.
Strategi Pemberantasan Nyamuk Aedes aegypti melalui Penyuluhan DBD dan Pembuatan Ovitrap di Dusun 3 Desa Tegalsari, Weru, Sukoharjo Ahmad Rijani; Ameilia Nurhadiyastuti; Salma Chintana Putri; Najma Thaula Sari Dewi; Ilma Khoirunissa; Siska Oktaviani Pratiwi; Isnaini Anjar Pangestuti; Puspita Intan Pratiwi; Sri Utami; Dwi Linna Suswardany
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2025: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia, salah satunya di Dusun 3 Desa Tegalsari, Kecamatan Weru, Kabupaten Sukoharjo. Dalam survei mawas diri mahasiswa menemukan beberapa rumah warga positif jentik dan untuk kebersihan lingkungan masih kurang. Meskipun demikian tingkat pemahaman masyarakat tentang DBD sudah sangat bagus. Tujuan dari program Praktik Belajar Lapangan (PBL) 1 adalah untuk menyelesaikan permasalahan kesehatan yang ada pada lingkungan Dusun 3 Desa Tegalsari, Kecamatan Weru dengan melakukan penyuluhan, pelatihan pembuatan ovitrap dan pembuatan poster 3M Plus. Dampak yang diharapkan adanya program tersebut diharapkan Masyarakat dapat memiliki pemahaman, kesadaran dan keahlian dalam pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD). Metode: Metode pelaksanaan program PBL-1 yang dilakukan adalah penyuluhan, diskusi dan pelatihan. Target PBL-1 yang diharapkan yaitu peningkatan pemahaman mengenai penyakit dan cara pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD). Hasil: Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat dari skor rata-rata 7,88 menjadi 8,82 (p=0,004). Simpulan: Peningkatan rata-rata nilai pre-test dan post-test menunjukkan bahwa materi yang disampaikan dalam sosialisasi berhasil meningkatkan pemahaman peserta tentang pencegahan DBD.
Satu Langkah Untuk Bumi: Strategi Pengolahan Sampah Berbasis 3R Iclashul Bintang Prakusya; Nilna Minati Najibah; Fatihatul Qolby; Cynthia Agustina; Silvy Adella Puspitasari; Adita Armelia Sandra; Aulya Rahma Santi; Nabita Regina Intan; Puput Putri Prastiwi; Endang Setyaningsih; Sri Indra Kurnia
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2025: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan pengelolaan sampah di Dusun 2, dengan melaksanakan sosialisasi dan demonstrasi pemilahan sampah, serta pembuatan kerajinan ecobrick, kompos, dan biopori. Metode: yang digunakan mencakup analisis situasi melalui Survei Mawas Diri (SMD) dan Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) untuk menentukan prioritas masalah. Hasil: Evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai pengelolaan sampah, dengan partisipasi aktif dalam kegiatan yang diadakan. Kegiatan ini diharapkan dapat mengubah pola pikir masyarakat dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan. Simpulan: Hasil uji statistik didapatkan bahwa nilai p sebesar 0.001 (< 0.05), maka terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah sosialisasi pemilahan sampah. Peserta menunjukkan pemahaman yang lebih baik tentang cara membedakan antara sampah organik dan anorganik, serta pentingnya pengelolaan sampah yang benar.
Penyuluhan DBD sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan dalam Pencegahan DBD di Desa Tegalsari Nuraini Widia Santosa; Anaelia Syakilla Maharatna; Meylia Puspitasari; Avisa Silviana Adi Astuti; Muhammad Naufal Mizan Auladi; Najla Khalisha Yafi; Inasya Safira Ramadiani Putri Adi; Viona Diva Indi Astra Fatoni; Sri Utami; Dwi Astuti
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2025: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan masalah kesehatan masyarakat yang jumlah penderita dan penyebarannya sejalan dengan kepadatan penduduk terutama di Indonesia. Menurut data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2017 hingga tahun 2024 terkait dengan demam berdarah yaitu terdapat 100 kasus pada tahun 2017, 170 kasus tahun 2018, 433 kasus tahun 2019, 201 kasus 2021, 194 kasus 2022, 83 kasus 2023 dan pada tahun 2024 ini tercatat 45 kasus yang sudah masuk. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu di posyandu balita melalui penyuluhan. Metode: 1) Survei Mawas Diri (SMD), 2) Musyawarah Masyarakat Desa, 3) Persiapan materi dan media, 4) Pre-test, 5) Penyuluhan, 6) Post-test. Hasil: Nilai pre-test yang memiliki pengetahuan baik sebesar 58,1% dan yang memiliki pengetahuan kurang baik sebesar 41,9%. Setelah diberikan penyuluhan diperoleh nilai post-test yang memiliki pengetahuan baik 88,4% dan yang memiliki pengetahuan kurang baik sebesar 11,6%. Simpulan: Penyuluhan mengenai DBD memberikan dampak yang baik kepada masyarakat, terbukti dari adanya peningkatan pengetahuan. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan dapat menerapkan pengetahuannya dalam melakukan pencegahan penyakit demam berdarah dalam kehidupan sehari-hari.
Upaya Pencegahan Demam Berdarah melalui Penyuluhan Demam Berdarah dan Demonstrasi Pembuatan Spray Anti Nyamuk dari Kulit Jeruk Ilham Nur Ahmadyani; Septiana Ratnawati; Fanni Rachma Agustin; Alya Tsurrayya; Chindy Fatma Zahara Wijanarko; Mifta Huljana Bakung; Dhea Putri Mardiyanti; Afiyah Nur Azizah; Junita Putri Salsabila; Sri Utami; Rezania Asyfiradayanti
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2025: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Indonesia merupakan negara beriklim tropis yang mendukung berkembangnya berbagai penyakit yang ditularkan oleh vektor, salah satunya adalah Demam Berdarah Dengue (DBD) yang disebabkan oleh virus dengue melalui nyamuk Aedes aegypti. Peningkatan kasus DBD di Desa Tegalsari, Kecamatan Weru, Kabupaten Sukoharjo, menunjukkan perlunya pendekatan yang lebih komprehensif untuk menekan penyebarannya. Salah satu solusi potensial adalah pemanfaatan bahan alami seperti kulit jeruk, yang mengandung senyawa bioaktif limonoid, saponin, dan tannin. Senyawa-senyawa ini berperan sebagai insektisida alami yang mampu mengganggu perkembangan nyamuk dan efektif sebagai larvasida. Metode: Pengabdian Masyarakat dilakukan melalui pendekatan edukasi dan demonstrasi pembuatan SEMAJER (Semprotan Anti Nyamuk Kulit Jeruk) kepada 50 peserta di Desa Tegalsari. Program ini melibatkan pre-test, penyuluhan, demonstrasi, dan post-test untuk mengevaluasi peningkatan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan DBD. Hasil: Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman peserta, dari 42% memiliki pengetahuan baik sebelum penyuluhan menjadi 100% setelahnya. Simpulan: Program ini tidak hanya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya DBD, tetapi juga memberikan keterampilan dalam memanfaatkan kulit jeruk sebagai larvasida alami yang ramah lingkungan. Dengan demikian, kegiatan ini berpotensi mendukung pengendalian DBD secara berkelanjutan dan memberdayakan masyarakat melalui solusi yang inovatif dan aplikatif.
Upaya Peningkatan Kesadaran Masyarakat dalam Penanggulangan Demam Berdarah Dengue di Dusun IV Desa Tegalsari Najma Azizah Nurrahmah; Faturohit Rois Imron Santoso; Qoonitah Az Zahra; Nabila Lutfiana Putri; Seffiana Febri Nuraisa; Salma Khoirunnisa; Elvina Safarinda; Septina Ummi Latifah; Virgitha Pramesti Agustianty; Sri Utami; Sheena Ramadhia Asmara Dhani
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2025: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisis situasi yang dilakukan melalui Survei Mawas Diri (SMD) menunjukkan bahwa kondisi sosial-ekonomi masyarakat berpengaruh terhadap derajat kesehatan mereka. Di Desa Tegalsari, Kecamatan Weru, Kabupaten Sukoharjo, terdapat beragam tantangan kesehatan yang perlu diatasi, terutama mengingat mayoritas penduduknya adalah lansia yang rentan terhadap berbagai penyakit. Berdasarkan laporan Praktik Belajar Lapangan (PBL) yang dilaksanakan, masalah yang dihadapi di masyarakat mencakup Demam Berdarah Dengue (DBD), Hipertensi, dan Pengelolaan Sampah. Jenis pengabdian menggunakan metode One Group Pretest-Posttest Design, dengan partisipasi 26 orang warga Dusun 4. Penilaian dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test yang menunjukkan rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 10,5 (SD 1,1) menjadi 11,03 (SD 0,9), namun peningkatan ini tidak signifikan secara statistik (p-value 0,066). Tidak signifikannya hasil ini diduga karena sebagian besar partisipan telah memiliki pengetahuan dasar yang cukup baik terkait DBD sebelum intervensi, mengingat wilayah ini termasuk daerah endemis dan masyarakatnya sudah sering terpapar informasi serupa melalui program kesehatan sebelumnya, sehingga ruang peningkatan pengetahuan menjadi terbatas (ceiling effect).
Penyuluhan Kesehatan dan Demonstrasi Memasak Puding Labu Siam sebagai Alternatif Makanan Sehat untuk Mengelola Hipertensi Warga Dusun 3 Desa Karanganyar Fery Irawan; Ega Tanaya; Riyakhul Janah; Luthfi Raissa Shahda; Annisa Nur Rahmah; Faizatul Alfiyah; Rizky Amalia Nuraini; Sri Utami; Salsabila Purnamasari
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2025: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Hipertensi merupakan masalah kesehatan global yang terus meningkat, terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Program pengabdian "Santapan Sehat Hipertensi Minggat" bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang hipertensi dan pola makan sehat melalui penyuluhan kesehatan dan demonstrasi memasak puding labu siam di Dusun 3 Desa Karanganyar. Kegiatan ini diikuti oleh 15 peserta dan dilaksanakan pada 12 November 2024. Metode: pengisian kuesioner pre-test dan post-test, penyampaian materi melalui presentasi, serta demonstrasi memasak yang interaktif. Hasil: Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata nilai pengetahuan peserta dari 6,27 pada pre-test menjadi 9,27 pada post-test, dengan peningkatan signifikan dalam proporsi peserta yang memiliki pengetahuan baik (dari 40% menjadi 86,7%). Selain itu, peserta juga menunjukkan peningkatan motivasi untuk menerapkan pola makan sehat dalam kehidupan sehari-hari. Simpulan: Program edukasi berbasis praktik dengan bahan lokal seperti labu siam terbukti efektif meningkatkan pemahaman masyarakat tentang hipertensi, meski terkendala tempat dan suasana yang kurang kondusif. Disarankan untuk memperluas lokasi, durasi, dan menambahkan sesi pendampingan agar materi lebih berkelanjutan.
Penyuluhan Diabetes melalui Program Langkah Manis (Lawan Gula Kendalikan Diabetes Melitus dengan Manis Alami) Dewi Amanda Octaviana; Sabela Riska Pratiwi; Ahmad Nur Faiz; Pinkan Puspita Kinanty; Wahida Fitria Fatmasari; Fadila Aurelya Putri; Fitriana Fatika Khaerani; Mayang Anggraini; Betty Intan Pratiwi; Denny Saptono Fahrurodzi; Jenita Berlian Nindyasari
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2025: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Diabetes Melitus merupakan penyakit tidak menular yang sangat sering dijumpai dan juga suatu penyakit yang terjadi akibat gaya hidup seseorang yang tidak sehat. Diabetes melitus juga terjadi akibat gangguan metabolik kronis yang ditandai dengan kadar gula darah tinggi (hiperglikemia) yang diakibatkan gangguan sekresi insulin dan resistensi insulin. Metode: Metode yang digunakan dalam penyelesaian masalah terkait Diabetes Melitus menggunakan tahapan pemberdayaan yang terdiri dari 7 langkah meliputi tahapan Persiapan ke Kantor Balai Desa, Persiapan ke Fasyankes, Edukasi ke posyandu lansia dan Cek Kesehatan Gula, Evaluasi edukasi posyandu, Door To Door Campaign dan Pembagian Tanaman Insulin, Evaluasi door to door campaign dan Pembagian Tanaman Insulin dan Tindak lanjut kegiatan. Hasil: Program ini memiliki tingkat keberhasilan yang baik dengan penemuan kasus diabetes sebanyak 19 orang. Melalui kunjungan Door To Door Campaign memiliki hasil dengan kategori baik sebesar 57,9%. Selain itu kegiatan demonstrasi masak dan senam menjadi cara pencegahan diabetes yang dapat dilakukan dalam mengontrol gula darah. Simpulan: Program Langkah Manis merupakan program yang diusung kami untuk menangani permasalahan Diabetes Mellitus. Program ini memiliki tingkat keberhasilan yang baik.
Studi Kualitatif: Implementasi PKPR dalam Pencegahan Anemia pada Remaja Puskesmas Purwosari Surakarta Luthfiana Ikke Ardiyanita Aswari; Izzatul Arifah
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2026: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia pada remaja putri masih menjadi permasalahan kesehatan yang berdampak terhadap kualitas hidup dan produktivitas, sehingga diperlukan upaya pencegahan melalui Program Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR). Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi layanan PKPR dalam pencegahan anemia di Puskesmas Purwosari, Kota Surakarta dengan metode kualitatif deskriptif pendekatan studi kasus, yang melibatkan 1 orang Kepala Puskesmas, 1 orang penanggung jawab Program PKPR, 1 orang pelaksana Program PKPR, 8 orang guru, 10 orang remaja putri peserta PKPR di sekolah, serta 5 orang remaja putri peserta posyandu sebagai informan triangulasi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur dan telaah dokumen, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek input, program PKPR telah didukung oleh sumber daya manusia, kebijakan, dan sarana prasarana, namun masih terbatas dalam pemerataan pelatihan, perencanaan SDM, dan ketersediaan SOP. Pada aspek proses, kegiatan skrining anemia, edukasi kesehatan, konseling, dan pemberian tablet tambah darah telah dilaksanakan, tetapi belum optimal karena belum merata, tidak konsisten, dan belum disertai sistem pemantauan yang jelas, serta diperkuat oleh terbatasnya pendampingan, lemahnya koordinasi lintas sektor, dan rendahnya partisipasi remaja. Pada aspek output, cakupan skrining, kepatuhan konsumsi TTD, dan perubahan perilaku gizi belum mencapai target. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan PKPR telah berjalan, namun belum optimal, sehingga diperlukan penguatan kapasitas SDM, perbaikan tata kelola program, dan peningkatan kolaborasi lintas sektor untuk meningkatkan efektivitas pencegahan anemia pada remaja putri.
Skala Dermatoporosis dan Skala Braden sebagai Prediktor Kualitas Hidup pada Lansia Steve Geraldo Bustam; Diana Dinali; Muhammad Fikri Dzakwan; Alexander Halim Santoso
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2026: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Kualitas hidup lansia merupakan indikator penting dalam menilai kesejahteraan populasi usia lanjut dan dipengaruhi oleh berbagai perubahan fisik serta fungsional akibat proses penuaan. Dermatoporosis dan risiko ulkus dekubitus merupakan permasalahan klinis yang berpotensi menurunkan kualitas hidup lansia. Dermatoporosis adalah sindrom kerapuhan kulit kronis yang dapat dinilai menggunakan skala dermatoporosis, sedangkan risiko ulkus dekubitus dapat dinilai dengan skala BRADEN. Keduanya berpotensi menjadi parameter klinis sederhana yang berkaitan dengan kualitas hidup lansia. Tujuan: Menganalisis hubungan dermatoporosis dan ulkus dekubitus terhadap kualitas hidup lansia. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan potong lintang pada 82 lansia di Panti Werdha Bina Bhakti yang memiliki data lengkap mengenai dermatoporosis, skala BRADEN, kualitas hidup (WHOQOL), usia, dan jenis kelamin. Analisis dilakukan secara deskriptif, bivariat, dan regresi linear berganda dengan skor WHOQOL sebagai variabel dependen. Hasil: Model regresi yang melibatkan dermatoporosis, skala BRADEN, usia, dan jenis kelamin secara simultan berhubungan bermakna dengan kualitas hidup lansia (R² = 0,594; adjusted R² = 0,573; p < 0,001). Secara parsial, skala dermatoporosis berhubungan negatif bermakna dengan kualitas hidup (B = -0,928; β = -0,250; p = 0,007), sedangkan skala BRADEN berhubungan positif bermakna dan menjadi prediktor terkuat (B = 2,634; β = 0,610; p < 0,001). Usia dan jenis kelamin tidak menunjukkan hubungan bermakna. Simpulan: Semakin berat dermatoporosis, semakin rendah kualitas hidup lansia, sedangkan semakin baik skor BRADEN, semakin baik kualitas hidup lansia. Kedua variabel ini berpotensi digunakan sebagai penanda klinis sederhana untuk mengidentifikasi lansia dengan kualitas hidup rendah.

Page 10 of 13 | Total Record : 125