cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Khusus
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 428 Documents
PERMAINAN PUZZLE LANTAI TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMUSATAN PERHATIAN ANAK AUTIS REZCI OKTAFIANTO, EZA; , BUDIYANTO
Jurnal Pendidikan Khusus Vol 10, No 2 (2018)
Publisher : Jurnal Pendidikan Khusus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi adanya hambatan yang dialami anak autis dalam melakukan pemusatan perhatian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari permainan puzzle lantai terhadap meningkatan kemampuan pemusatan perhatian anak autis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen dengan Single Subject Research (SSR), desain penelitian yang digunakan adalah desain A-B-A. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis visual dalam kondisi dan analisis visual antar kondisi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada fase baseline pertama (A1) rata-rata kemampuan perhatian yang dapat dicapai anak dalam waktu 7 menit adalah 04 menit 00 detik dengan rata-rata frekuensi pemusatan perhatian 5,8 kali, pada fase intervensi (B) 04 menit 36 detik dengan rata-rata frekuensi 5 kali, sedangkan pada fase baseline kedua (A2) 04 menit 24 detik dengan rata-rata frekuensi 4,4 kali. Hal ini menunjukkan bahwa stabilitas pada data durasi fase baseline pertama (A1) setelah diberikan intervensi mengalami kecenderungan peningkatan pada fase baseline kedua (A2), sedangkan stabilitas pada data frekuensi fase baseline pertama (A1) setelah diberikan intervensi mengalami kecenderungan penurunan pada fase baseline kedua (A2). Maka dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan dari permainan puzzle lantai terhadap peningkatan kemampuan pemusatan perhatian anak autis. Kata Kunci: puzzle lantai, perhatian, anak autisThis research is based on the obstacles experienced by children with autism in focusing attention. The purpose of this study was to determine the influence of the floor puzzle game to improve the ability of focusing attention of children with autism. This research uses quantitative approach with experimental research type with Single Subject Research (SSR) with A-B-A design. Technique of collecting data using observation. Data analysis technique used visual analysis in condition and visual analysis between condition.The results showed that in the first baseline phase (A1) the longest attention ability that can be achieved by children within 7 minutes is 04.00 with an average frequency of 5,8 times. While in the intervention phase (B) is 04.36 with frequency of 5 times, while the second baseline phase (A2) is 04.24 with an frequency of 4,4 times. This suggests that the stability on data duration in the first baseline phase (A1) after intervention has a tendency to increase in the second baseline phase (A2), while the stability on data frequency in the first baseline phase (A1) after intervention has a tendency to decline in the second baseline phase (A2) . So it can be concluded that there is not significant influence of floor puzzle games on improvement attention of autistic child Keywords: floor puzzle, attention, children with autism
PENERAPAN TEKNIK MODELLING DALAM EKSTRAKURIKULER PRAMUKA BAGI ANAK TUNAGRAHITA RINGAN DI SMPLB - C ILA SAFITRI, RIZKY; SUDARTO, ZAINI
Jurnal Pendidikan Khusus Vol 10, No 2 (2018)
Publisher : Jurnal Pendidikan Khusus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji ada atau tidaknya pengaruh teknik modelling terhadap kegiatan ekstrakurikuler pramuka bagi anak tunagrahita ringan di SMPLB-C Aisiyah Krian. Pendekatan penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan jenis pre eksperimental design dan rancangan penelitian menggunakan one grup pretest posttest design. Teknik analisis data yang digunakan adalah Wilcoxon matched pairs test.Teknik pengumpulan data menggunakan tes perbuatan. Hasil penelitian menunjukkan Zh=2,66 lebih besar dari nilai kritis 5% Zt = 1,96 yang menunjukkan adanya pengaruh penggunaan teknik Modelling terhadap kegiatan ekstrakurikuler pramuka bagi anak tunagrahita ringan di SMPLB-C Aisiyah Krian. Kata kunci : Modelling, pramuka, baris berbaris, tunagrahita
STUDI TENTANG KETERAMPILAN SOSIAL SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SMP INKLUSIF WAHYU MEI SURYANI, DIYAH; SUDARTO, ZAINI
Jurnal Pendidikan Khusus Vol 10, No 2 (2018)
Publisher : Jurnal Pendidikan Khusus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan keterampilan sosial siswa berkebutuhan khusus di sekolah inklusif SMPN 3 Krian.Penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan subyek penelitian adalah siswa berkebutuhan khusus yang terdapat di sekolah inklusif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari keempat siswa berkebutuhan khusus yang meliputi 1 (satu) siswa tunarungu, 1(satu) siswa tunagrahita, dan 2 (dua) siswa berkesulitan belajar hanya 1 (satu) siswa berkebutuhan khusus yaitu siswa tunarungu yang mempunyai keterampilan sosial baik. Dampak dari keterampilan sosial yang kurang baik membuat anak tidak bisa mengembangkan persahabatan dan pertemanannya dengan baik. Kata Kunci : Keterampilan Sosial, Siswa Berkebutuhan Khusus, Inklusif
TASK ANALYSIS BERMEDIA AUDIO MOTION VISUAL TERHADAP VOCATIONAL LIFE SKILL ANAK TUNAGRAHITA RINGAN DI SMPLB DEWI MURSIDTA SARI, LIYA; RIANTO, EDY
Jurnal Pendidikan Khusus Vol 10, No 2 (2018)
Publisher : Jurnal Pendidikan Khusus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan vocational life skill anak tunagrahita ringan dalam membuat karya bentuk tiga dimensi masih kurang dalam membuat kotak tisu dari pelepah pisang, sedangkan anak tunagrahita masih mempunyai potensi vocational life skill yang bisa dikembangkan. Berkaitan dengan hal tersebut penelitian ini tentang kemampuan vocational life skill anak tunagrahita ringan di SMPLB Muhammadiyah Kertosono perlu dioptimalkan melalui task analysis bermedia audio motion visual. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh task analysis bermedia audio motion visual terhadap vocational life skill anak tunagrahita.Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan penelitian kuantitatif dengan jenis pre eksperimental design dan rancangan one group pre test-post test design. Teknik statistik yang digunakan dalam analisis data adalah wilcoxon matched pairs test. Teknik pengumpulan data berupa tes perbuatan/unjuk kerja dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan Zh=2,20 lebih besar dibandingkan nilai kritis 5% Zt=+1,96 yang dapat diartikan bahwa ada pengaruh task analysis bermedia audio motion visual terhadap vocational life skill anak tunagrahita ringan di SMPLB Muhammadiyah Kertosono. Kata kunci: task analysis, audio motion visual, vocational, tunagrahita.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MENGHITUNG PERPANGKATAN DAN AKAR SEDERHANA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI PADA ANAK TUNA RUNGU WICARA KELAS V SDLB CAHYONO, MARGI; PURBANINGRUM, ENDANG
Jurnal Pendidikan Khusus Vol 10, No 2 (2018)
Publisher : Jurnal Pendidikan Khusus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENINGKATAN HASIL BELAJAR MENGHITUNG PERPANGKATAN DAN AKAR SEDERHANA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI PADA ANAK TUNA RUNGU WICARA KELAS V SDLB WIRA KUSUMA KECAMATAN PRIGEN KABUPATEN PASURUANAbstrakPENINGKATAN HASIL BELAJAR MENGHITUNG PERPANGKATAN DAN AKAR SEDERHANA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI PADA ANAK TUNA RUNGU WICARA KELAS V SDLB WIRA KUSUMA KECAMATAN PRIGEN KABUPATEN PASURUANKetunarunguan mengakibatkan terhambatnya kemampuan berbahasa yang menyebabkan terjadinya masalah perkembangan yang kompleks. Masalah tersebut berdampak dalam aspek intelegensi, emosi dan sosial Proses belajar di awali dengan kemampuan- kemampuan dasar membaca, menulis dan berhitung, agar nantinya anak dapat memenuhi tunututan dalam masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat seberapa jauh kemampuan matematika anak terutama menghitung perpangkatan dan akar sederhana. Dimana pembelajaran matematika sangat di perlukan oleh anak untuk membantu mereka agar dapat berfikir logis serta membantu mereka mencerna ilmu-ilmu yang akan di pelajari pada jenjang yang lebih tinggi. Sedangkan pada penelitian ini model pembelajaran yang di gunakan adalah model pembelajaran inkuiri. Dimana model pembelajaran inkuiri ini memberikan kesempatan yang lebih luas kepada anak agar berperan aktif dalam pembelajaran untuk mencari dan menemukan sendiri permasalahan yang sedang di hadapi. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan menggunakan model penelitian tindakan dari Kemmis dan Taggart. Teknik pengumpulan data yang di lakukan dengan menggunakan observasi dan tes, sedangkan analisa data menggunakan analisa data deskriptif. Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus. Hal ini di lakukan dikarenakan pada siklus 1 hasil yang di dapatkan masih belum maksimal. Setelah diadakan tindakan pada siklus ke 2 hasil yang di teliti menunjukkan peningkatan, sehingga dapat di simpulkan bahwa penggunaan model pembeljaran inkuiri dapat meningkatkan hasil menghitung perpangkatan dan akar sederhana bagi siswa tuna rungu wicara. Kata kunci : Model pembelajaran inkuiri, perpangkatan dan akar sederhana, anak tuna rungguABSTRACTINSCREASING LEARNING RESULTS OF SQUARE AND SIMPLE SQUARE-ROOT CALCULATION USING INQUIRY LEARNING MODEL FOR DEAF FIFTH GRADERS AT THE WIRA KUSUMA SPECIAL NEEDS ELEMENTARY SCHOOL IN PRIGEN PASURUAN Deafness affects language development, thereby leading to complex developmental problem. Those problem have intelligential, emotional, and social impacts. Learning process starts from the basic ability to read, write and calculate, so children are able to take on their roles in society. This study aims to axamine students? mathematics in necessary to develop logical thinking and understand sciences in futher education. This study applied the inquiry and solve problems independently. This study used Kemmis and Taggart classroom action research model. Data were collected hrough obsevations and tests, and the data were analyzed descriptively. This study was conducted in two cycles because the first cyle did not show the expected result. In the second cycle the result showed a significant increase in expecteskills. In conclusion, inquiry model possibly can increase deaf students? skill in caculating squares and square roots.Keywords : Inquiry model posibbly, squares and square roots, hearing impairment children.
METODE DRILL DALAM PEMBELAJARAN KETERAMPILAN PEMBUATAN TELUR ASIN TERHADAP KEMAMPUAN MENGENAL ALAT DAN BAHAN SISWA TUNAGRAHITA RINGAN EMMA ROSALINA, SAFITRI; MAHMUDAH, SITI
Jurnal Pendidikan Khusus Vol 10, No 2 (2018)
Publisher : Jurnal Pendidikan Khusus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikkan pengaruh metode drill dalam pembelajaran keterampilan pembuatan telur asin terhadap kemampuan mengenal alat dan bahan siswa tunagrahita ringan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif jenis pre eksperimen dengan desain the one-shot case study. Sampel pada penelitian ini adalah enam siswa tunagrahita ringan tingkat SMA di SLB Siti Hajar Sidoarjo. Teknik pengumpulan data menggunakan tes tulis dan lembar observasi.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan siswa tunagrahita ringan dalam menyiapkan alat dan bahan membuat telur asin mencapai 92%. Sedangkan untuk hasil kemampuan membuat telur asin pada pembuatan telur asin I, II , dan III masing-masing 43%, 64% dan 80% dan untuk hasil post-test secara rata-rata diperoleh nilai 88 . Maka dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh signifikan antara metode drill dalam pembelajaran keterampilan pembuatan telur asin terhadap kemampuan mengenal alat dan bahan siswa tunagrahita ringan ( p(x) = 0,00397 ? a = 1,0000 ).The purpose of this research was to prove the influence of drill method in learning making salty eggs skill toward recognizing tools and materials ability of mild mentally retardation students.. This research used quantitative approach of pre-experiment kind with the one-shot case study design. The samples of this research were six mild mentally retardation students of senior high school level in SLB Siti Hajar Sidoarjo. The technique of data collection used writing test. This research result indicated that the mild mentally retardation students? ability in preparing tools and materials of making salty eggs reached 92% while for the result of making salty eggs ability to making salty eggs I, II, and III each of them was 43%, 64%, and 80% and for the post-test result it was averagely obtained value 88. So it could be concluded that there was significant influence of drill method in learning making salty eggs skill toward recognizing tools and materials ability of mild mentally retardation students ( p(x) = 0,00397 ? a = 1,0000 ).
IMPLEMENTASI GERAKAN LITERASI SEKOLAH BAGI SISWA TUNARUNGU DI SDLB-B NIRMALA SARI, DEWI; , YULIYATI
Jurnal Pendidikan Khusus Vol 10, No 2 (2018)
Publisher : Jurnal Pendidikan Khusus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK IMPLEMENTASI GERAKAN LITERASI SEKOLAH BAGI SISWA TUNARUNGU DI SDLB-B KARYA MULIA 1 SURABAYA Nama : Dewi Nirmala Sari NIM : 14010044085 Jurusan : S-1 Pendidikan Luar Biasa Fakultas : Ilmu Pendidikan Nama Lembaga : Universitas Negeri Surabaya Pembimbing : Dr. Yuliyati, M.Pd Hambatan berbahasa yang dialami anak tunarungu dapat dioptimalkan melalui Gerakan Literasi Sekolah dengan mengembangkan keterampilan berbahasa yang meliputi keterampilan menyimak, berbicara, membaca dan menulis. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan implementasi Gerakan Literasi Sekolah, faktor pendukung, faktor penghambat, serta mengatasi faktor penghambat dalam implementasi Gerakan Literasi Sekolah bagi siswa tunarungu di SDLB-B Karya Mulia 1 Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif melalui teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data kualitatif model analisis Miles & Huberman dengan menggunakan triangulasi untuk kesahihan instrumen dan data. Hasil penelitian menunjukkan, di SDLB-B Karya Mulia 1 Surabaya sudah melaksanakan implementasi Gerakan Literasi Sekolah pada tahapan pembiasaan dengan kegiatan 15-30 menit membacakan buku non pelajaran sebelum pembelajaran dimulai setiap hari sesuai jadwal kegiatan sekolah. Guru sudah melaksanakan aktivitas pembelajaran yang dilakukan dalam Gerakan Literasi Sekolah dengan baik. Faktor pendukung dalam implementasi gerakan literasi sekolah ini adalah dukungan dari orang tua siswa, antusias siswa dalam membaca, serta antusias dan kreativitas guru. Faktor penghambatnya, belum tersedia sarana dan prasarana yang memadai, belum terdapat perpustakaan sekolah khusus di SDLB-B Karya Mulia 1 Surabaya, dan ketersediaan koleksi buku yang kurang. Sekolah dapat mengatasi faktor penghambat dalam implementasi gerakan literasi sekolah bagi siswa tunarungu di SDLB-B Karya Mulia 1 Surabaya, yaitu dengan adanya bantuan sumbangan koleksi buku bercerita bergambar dari pihak orang tua siswa dan para donator. Kata Kunci : Gerakan Literasi Sekolah, Tunarungu.ABSTRACT THE IMPLEMENTATION OF SCHOOL LITERACY PROGRAM FOR STUDENTS WITH DEAF IN SDLB-B KARYA MULIA 1 SURABAYA Name : Dewi Nirmala Sari Reg. Number : 14010044085 Study Program : S-1 Special Education Faculty : Faculty of Education Institution : State University of Surabaya Advisor : Dr. Yuliyati, M.Pd Language barrier had by students with deaf can be decreased by implementing school literacy program which develops language ability including listening, speaking, reading and writing. The purpose of this study is to describe the implementation of school literacy program, supporting factors, obstacles and how to face the obstacles in implementing school literacy program for students with deaf in SDLB-B Karya Mulia 1 Surabaya. This study is a descriptive qualitative study to obtain the data, the researcher used interview, observation and documentation. Miles & Huberman qualitative data analysis technique is used with triangulation method to validate the data and research instrument. The result of the study shows that SDLB-B Karya Mulia 1 Surabaya has implemented school literacy program in accustoming steps. The activity is making students accustomed by giving 15-30 minutes to read non-subject book before the class begin everyday. Teachers has implemented it well. Supporting factors in the implementation of school literacy program are parents? supports, students? enthusiasm, and teachers? creativity and enthusiasm. The obstacles, is on unsophisticated facilities provided, there is no library, and the lack of book variety. In facing the obstacles, school are helped by donors and students? parents who donate some books. Keywords: School literacy program, deaf
IMPLEMENTASI MEDIA GAMBAR SERI TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS CERITA SEDERHANA ANAK TUANGRAHITA RINGAN SETYANINGSIH, NANIK; WIDAJATI, WIWIK
Jurnal Pendidikan Khusus Vol 10, No 2 (2018)
Publisher : Jurnal Pendidikan Khusus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan menulis cerita sederhana anak tunagrahita ringan masih kurang dalam menggunakan tanda baca, menggunakan huruf, menggunakan kosakata, menggunakan kalimat yang benar. Berkaitan dengan hal tersebut penelitian ini tentang kemampuan menulis cerita sederhana anak tunagrahita ringan di SLB Dewi Sartika Sidoarjo perlu dioptimalkan dengan bantuan media gambar seri. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh media gambar seri terhadap kemampuan menulis cerita sederhana anak tunagrahita ringan.Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan penelitian kuantitatif dengan jenis pre eksperimental design dan rancangan one group pre test-post test design. Teknik statistik yang digunakan dalam analisis penelitian adalah wilcoxon matched pairs test. Teknik pengumpulan data berupa tes tulis dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan Zh=2,20 lebih besar dibandingkan nilai kritis 5% Zt=+1,96 yang dapat diartikan bahwa ada pengaruh media gambar seri terhadap kemampuan menulis cerita sederhana anak tunagrahita ringan di SLB Dewi Sartika Sidoarjo.The ability to write simple story of mild mentally retardation children is still lacking in punctuation, using letters, using vocabulary, using correct sentences. Related to this research about the ability to write a simple story of mild mentally retardation children in SLB Dewi Sartika Sidoarjo needs to be optimized with the help of the serial picture media. This study aims to examine the effect of the series drawing media on the ability to write simple stories of children with mild mentally retardation. The research approach used was quantitative research approach with pre experimental design type and the arrangement was one group pre test-post test design. The statistic technique used in the research analysis is wilcoxon matched pairs test. The technique of collecting data in the form of write test and observation. The result shows that Zh = 2.20 is bigger than the critical value of 5% Zt = + 1.96 which can be interpreted that there is influence of series drawing media on the ability to write simple story of mild mentally retardation children in SLB Dewi Sartika Sidoarjo.
PENERAPAN PERMAINAN BUSY BOOK TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK AUTIS MANUELLA SARASWATI, ANINDA; , MADECHAN
Jurnal Pendidikan Khusus Vol 10, No 2 (2018)
Publisher : Jurnal Pendidikan Khusus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi pentingnya mengembangkan kemampuan motorik halus pada anak autis yang sering mengalami hambatan. Hal ini nampak pada kemampuan anak autis di TK Mentari School Sidoarjo, dalam mengambil, menjimpit, menggenggam, dan menekan benda sehingga masih perlu dikembangkan. Melalui permainan busy book anak autis dirangsang secara aktif untuk mengembangkan kemampuan motorik halusnya dengan berbagai aktivitas dalam permainan busy book seperti memindahkan benda dari wadah satu ke wadah yang lain, mencocokkan bentuk, memasang puzzle, memasang kancing, dan memasang tali sepatu. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan permainan busy book terhadap kemampuan motorik halus anak autis di TK Mentari School Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan jenis penelitian pre-eksperimental design, dan rancangan penelitian one group pre test post test design. Subjek dalam penelitian ini adalah anak autis usia 5-8 tahun di TK Mentari School Sidoarjo berjumlah 7 anak yang kemampuan motorik halusnya masih perlu dikembangkan. Teknik analisis data dengan menggunakan statistik non parametrik dengan uji peringkat bertanda wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan nilai kemampuan motorik halus anak autis pada saat atau pre test adalah 33,6 menjadi 78,2 pada saat post test. Selain itu, hasil penelitian juga menunjukkan hasil T (jenjang terkecil) = 0 (nilai (-) tidak diperhitungkan karena harga mutlak) lebih kecil sama dengan dari nilai T? (tabel) = 2 dengan nilai kritis 5% (untuk pengujian dua sisi). Maka dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima apabila T lebih kecil sama dengan dari T? (tabel). Hal ini berarti permainan busy book dapat diterapkan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak autis. Kata kunci : permainan busy book, motorik halus, autis This research was set background by the importance of developing fine motoric ability to autism children who often experienced hindrance. It appeared to the autism children?s ability in TK Mentari School Sidoarjo in taking, squeezing, holding, and pressing objects so that they still needed to be developed. Through busy book game, the autism children were actively stimulated to develop their fine motoric ability with a number of different activities in busy book game such as moving the objects from one place to another place, matching the shape, fitting puzzle, installing button, and shoelace. This research had purpose to apply busy book game to enhance the fine motoric ability of autism children in TK Mentari School Sidoarjo. This research used quantitative approach, the research kind was pre-experimental design, and the research arrangement was one group pre test ? post test design. The subject of this research was autism children 5 ? 8 years old in TK Mentari School Sidoarjo numbering 7 children whose fine motoric abilities still needed to be developed. The technique of data analysis used statistic non parametric with Wilcoxon matched pair test. The research result indicated that there was enhancement value of fine motoric ability of autism children in pre-test i.e. 33,6 became 78,2 in post-test. Beside that the result also indicated that T (the smallest level = 0 (value (-) was not counted because the price was absolute) was smaller equal to T? value (table) = 2 with critic value 5% (for two sides test). So, it could be concluded that Ho was refused and Ha was accepted if T had been smaller equal to T? (table). It meant busy book game could be applied to enhance the fine motoric ability of autism children. Keywords: Busy book game, fine motoric, autism
PENGARUH METODE BERCERITA BERMEDIA AUDIO DONGENG TERHADAP KETERAMPILAN MENYIMAK SISWA TUNANETRA DI SEKOLAH LUAR BIASA DWI SARTIKA, YULINA; JOEDA ANDAJANI, SRI
Jurnal Pendidikan Khusus Vol 10, No 2 (2018)
Publisher : Jurnal Pendidikan Khusus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tunanetra memiliki indera pendengaran yang tajam dikarenakan untuk menggantikan indera penglihatannya. Tunanetra lebih banyak mendengar bahasa verbal. Untuk mengembangkan keterampilan berbahasa dapat ditingkatkan dengan mengunakan metode bercerita karena tunanetra memiliki pendengaran yang tajam maka dapat dibantu dengan metode bercerita bermedia audio dongeng untuk menggembangkan keterampilan menyimak. Tujuan penelitian ini untuk menguji pengaruh metode bercerita bermedia audio dongeng terhadap keterampilan menyimak siswa tunanetra kelas V di SDLB-A YPAB Surabaya. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian pra eksperimen. Desain penelitian ??the One Group pretest-posstest design?? untuk memperoleh data keterampilan menyimak siswa sebelum dan sesudah diberikan perlakuan. Hasil penelitian diperoleh dari hasil pretest dan hasil posttest. Diperoleh hasil pretest 60 dan hasil posttest 90 dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Zhitung = 2,36 dibandingkan nilai krisis 5% Ztabel = 1,96. Sehingga dapat dikatakan terdapat pengaruh yang signifikan terhadap pengaruh metode bercerita bermedia audio dongeng terhadap keterampilan menyimak siswa tunanetra kelas V di SDLB-A YPAB Surabaya. Kata kunci: bercerita, audio dongeng, menyimak.