cover
Contact Name
I Ketut Resika Arthana, S.T., M.Kom
Contact Email
resika@undiksha.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Sains dan Teknologi
ISSN : 23033142     EISSN : 25488570     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Sains dan Teknologi(JST) is a journal aims to be a peer-reviewed platform and an authoritative source of information. We publish original research papers, review articles and case studies focused on Mathematic, Biology, Physic, Chemistry, Informatic, Electronic and Machine as well as related topics. All papers are peer-reviewed by at least two referees. JST is managed to be issued twice in every volume.
Arjuna Subject : -
Articles 648 Documents
Manajemen Pengondisian Suhu Ruangan Berdasarkan Beban Termal Menggunakan Sensor Thermopile Infrared Array Nuryanti; Bhaskoro, Susetyo Bagas; Erliansyah, Muhammad Firza
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 13 No. 2 (2024): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jstundiksha.v13i2.83996

Abstract

Upaya mencapai efisiensi energi, perlu pengurangan penggunaan AC yang tidak efisien, mengakibatkan konsumsi energi tinggi dan emisi karbon. Beban termal adalah total panas yang harus dikeluarkan dari ruangan untuk mempertahankan suhu nyaman, termasuk beban kalor sensibel dan laten. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis manajemen pengondisian suhu ruangan berdasarkan beban termal menggunakan sensor thermopile infrared array. Jenis penelitian merupakan studi literatur. Sistem otomatisasi berbasis kamera termal AMG8833 dengan resolusi 8x8 piksel dikembangkan untuk mendeteksi kondisi ruangan secara efisien. ESP32 digunakan sebagai mikrokontroler untuk mengolah data dari kamera termal dan mengubah set point suhu ruangan menggunakan IR Transmitter. Pengaturan suhu dilakukan dengan mengatur fan AC berdasarkan hukum konveksi, sehingga distribusi udara lebih efektif. Sistem ini dilengkapi antarmuka dan LCD untuk pemantauan real-time serta pengubahan suhu langsung. Pengujian menunjukkan bahwa sistem berhasil mengoptimalkan suhu dan kenyamanan termal dengan penghematan daya 0.365 kWh. Sistem ini tidak hanya mengurangi konsumsi daya dan emisi karbon, tetapi juga meningkatkan kenyamanan dan produktivitas penghuni ruangan.
Pengembangan Metode Klasterisasi Untuk Pengelompokan Potensi Wisata guna Menunjang Digitalisasi Wisata di Indonesia Muqorobin; Sri Supatminingsih; Dewi Hermawati Wahyuningsih
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 13 No. 2 (2024): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jstundiksha.v13i2.84743

Abstract

Digitalisasi wisata telah menjadi tren global yang memerlukan pendekatan sistem cerdas dalam pengelolaan dan pemasaran destinasi wisata. Pengembangan metode klasterisasi yang efektif dapat menjadi langkah kunci untuk mengidentifikasi, mengelompokkan, dan memahami potensi wisata yang beragam di Indonesia. Dengan adanya pengembangan metode klasterisasi yang canggih maka dapat memungkinkan terwujudnya strategi digital yang lebih efektif. Pengembangan Metode Klasterisasi yang efektif penting untuk mengidentifikasi dan memahami beragam potensi pariwisata di Indonesia. Hal ini menjadi urgensi masalah yang sangat penting mengingat banyak wisatawan yang kesulitan memilih tempat wisata terbaik. Tujuan Penelitian ini untuk mengembangkan metode klasterisasi untuk mendukung digitalisasi pariwisata di Indonesia, dengan mengintegrasikan Algoritma K-Means Clustering dan Weighted Product. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yakni dengan Metode untuk mengelompokkan potensi wisata dalam tiga klaster yaitu besar, sedang, dan kecil. Kemudian dilanjutkan rekomendasi wisata terbaik berdasarkan kriteria: keindahan, budaya, akses, fasilitas, aktivitas, iklim, keunikan, keamanan, keterlibatan, kebersihan, promosi. Penelitian ini meliputi studi literatur, pengumpulan data, pengembangan metode klasterisasi dan pengujian sistem. Model ini diharapkan dapat membantu pengelola pariwisata dalam mewujudkan digitalisasi yang lebih efektif di Indonesia. Hasilnya akhir dari model klasterisasi ini adalah tiga klaster pariwisata dengan tingkat potensi yang berbeda-beda yaitu pada cluster 1 adalah 12%, cluster 2 adalah 54% dan cluster 3 adalah 34%. Pengujian yang dilakukan pada uji fungsionalitas menunjukan hasil diterima pada seluruh skenario uji dan hasil uji Silhouette Coefisien menunjukkan struktur data yang kuat dengan skor rata-rata 0,87.
Perbedaan Keragaman Jenis dan Kelimpahan Mikroplastik pada Tiga Anak Sungai Brantas Muhammad Dheo Refaldo Wahyudi; Moh. Mirzha Nuryady; Rr. Eko Susetyarini; Siti Zaenab; Ahmad Fauzi; Tutut Indria Permana; Y. Oikawa; Kiky Martha Arieska
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 13 No. 3 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jstundiksha.v13i3.82872

Abstract

Peningkatan terhadap plastik terus meningkat setiap tahunnya, hal ini disebabkan karena bertambahnya permintaan terhadap penggunaan plastik sehingga dapat mempengaruhi jumlah sampah plastik yang mencemari lingkungan salah satunya di perairan. Sampah plastik yang masuk ke sungai dan mengalami penguraian akan berubah menjadi mikroplastik. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis keragaman jenis dan kelimpahan mikroplastik yang ada di tiga anak Sungai Brantas. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan metode purposive sampling pada 3 anak Sungai Brantas dan dilakukan 3 kali pengulangan. Pengambilan sampel air menggunakan plankton net dengan ukuran 200 µm. Sampel yang sudah diambil dibawa ke laboratorium untuk preparasi sampel. Sampel yang sudah di preparasi dapat dilihat keragamannya menggunakan mikroskop digital, sedangkan untuk kelimpahannya dihitung menggunakan rumus excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perairan Sungai Brantas Kota Surabaya ditemukan 4 jenis mikroplastik yaitu fragmen, filamen, fiber dan pellet. Jenis mikroplastik di Sungai Kalimas menunjukan dominasi tertinggi jenis fragmen, Sungai di dominasi jenis pellet, dan Sungai Jagir dominasi jenis fiber. Warna mikroplastik yang ditemukan meliputi hitam, transparan, dan coklat. Total kelimpahan rata-rata tertinggi mikroplastik ditemukan pada Sungai Kalimas dan terendah pada Sungai Jagir. Implikasi penelitian ini dapat memeberikan informasukKeberadaan mikroplastik dapat menjadi bahaya bagi hewan dan manusia karena akan menjadi bioakumulusi dalam tubuh.
Rancang Bangun Presensi Automatis Pendeteksi Wajah Menggunakan Webcam Berbasis IOT Lestari, Ebiet Wanda; Abdullah, Bualkar; Arifin
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 13 No. 3 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jstundiksha.v13i3.83172

Abstract

Presensi menjadi faktor penting karena terkadang disalahgunakan oleh mahasiswa untuk memanipulasi kehadiran. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengembangkan sistem presensi otomatis berbasis Internet of Things (IoT) dengan teknologi deteksi wajah menggunakan webcam, serta menguji efektivitas sistem yang dihasilkan. Metode penelitian yang diterapkan adalah metode campuran dengan melibatkan 20 partisipan sebagai subjek penelitian, terdiri dari 10 orang yang diuji di dalam ruangan dan 10 orang di luar ruangan. Sistem ini melibatkan pengembangan perangkat lunak berupa bot Telegram, situs web, dan aplikasi berbasis Python. Data training citra wajah dikumpulkan dan disimpan dalam basis data sebagai acuan pengenalan untuk proses validasi presensi. Pengumpulan data dilakukan secara langsung di depan webcam pada jarak yang telah ditentukan; setelah wajah dikenali, data kehadiran akan diteruskan ke bot Telegram dan secara otomatis tercatat pada situs web. Efektivitas sistem dievaluasi berdasarkan akurasi pendeteksian wajah dan kecepatan presensi otomatis. Hasil pengujian menunjukkan bahwa, pada tingkat pencocokan 75%, dengan kondisi pencahayaan luar ruangan dan jarak pengenalan antara 20 hingga 70 cm, sistem mampu mencapai akurasi 100% dengan waktu deteksi rata-rata 61 detik untuk 10 orang. Sistem ini menawarkan keunggulan praktis dalam mendeteksi kecurangan presensi serta efisien dari segi waktu dan biaya. Penelitian ini menunjukkan bahwa sistem presensi otomatis berbasis deteksi wajah menggunakan webcam dan teknologi Internet of Things (IoT) berhasil dirancang dan dibangun dengan baik. Implikasi dari penelitian ini adalah penerapan sistem presensi otomatis berbasis deteksi wajah dan IoT dapat meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam proses absensi, mengurangi potensi kesalahan manusia, serta meningkatkan keamanan dengan memverifikasi identitas pengguna secara otomatis.
Rekayasa Pengembangan Knowledge Base dalam Mengkonversi Mobil Konvensional menjadi Mobil Listrik Cokorda Prapti Mahandari; Farul Apriansa; Latifah Ria Maulana; Ali Akbar Abdullah; Vania Rizqy Nurussyifa; Nugroho Eko S.B
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 13 No. 3 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jstundiksha.v13i3.84156

Abstract

Peralihan dari mobil konvensional berbahan bakar fosil ke mobil listrik merupakan salah satu langkah penting dalam mengurangi emisi gas rumah kaca dan mencapai target keberlanjutan global. Namun, biaya tinggi untuk membeli mobil listrik baru menjadi kendala utama bagi banyak individu dan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah sistem knowledge base berbasis forward chaining yang dapat mendukung proses konversi mobil konvensional menjadi mobil listrik. Sistem ini dirancang dalam bentuk platform web untuk memudahkan pengguna dalam mengakses panduan konversi, sekaligus mendukung inisiatif global mencapai emisi nol bersih. Menggunakan pendekatan berbasis aturan (rule-based), sistem ini menyediakan rekomendasi mengenai komponen yang perlu diganti berdasarkan spesifikasi mobil pengguna, seperti bobot, kapasitas mesin, dan jenis transmisi. Metode pengembangan melibatkan tacit knowledge dari pakar di bidang konversi kendaraan dan memanfaatkan teknologi HTML, CSS, JavaScript, PHP, dan MySQL untuk antarmuka dan basis data. Pengujian sistem dilakukan menggunakan black box testing yang menunjukkan keberhasilan sistem dalam menyediakan hasil yang akurat. Hasil penelitian diharapkan dapat mempercepat adopsi kendaraan listrik dan memberikan kontribusi terhadap pengurangan emisi karbon global. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan knowledge base untuk mendukung proses konversi mobil konvensional menjadi mobil listrik merupakan langkah strategis untuk mempercepat adopsi teknologi kendaraan listrik. Implikasi dari penelitian ini mencakup kontribusi praktis dan strategis dalam mendukung transisi menuju transportasi berkelanjutan. Dengan adanya knowledge base yang dikembangkan, teknisi dan pemilik kendaraan memiliki akses yang lebih mudah terhadap informasi teknis dan prosedur konversi mobil konvensional menjadi mobil listrik.  
The The Investigation of Mercury in an Abandoned Artisanal and Small-Scale Gold Mining (ASGM) Nurohmat, Asep Nurohmat; Nicko Widiatmoko S.Si., M.Si.; Yeni Novitasari; Noor, Mochamad Rifat; Noviarso Wicaksono; R Arif Suryanegara
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 13 No. 3 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jstundiksha.v13i3.84239

Abstract

This paper Mercury in artisanal and small-scale gold mining (ASGM) is a major environmental and health issue. Since mercury in the environment is persistent, mapping and investigating mercury in abandoned ASGM areas is urgent to mitigate and minimize mercury pollution. This research was conducted to map and explore the presence of mercury in abandoned ASGM in Kalirejo Village, Kulon Progo District of Yogyakarta. Field exploration has shown that the abandoned ASGM were in a riverside area, close to settlement, surrounded by farming and plantations. Mercury analysis using the thermal decomposition method showed that four of five sediment samples contained Hg above 0.3 mg/kg, which indicated that the sediments at the four sampling points were contaminated. Mercury analysis using ICP OES spectrometry showed that three of six surface water samples contained Hg above 0.005 mg/L, indicating that Hg contaminated the surface waters at the three sampling points. Because the abandoned ASGM is close to residential areas, the riverside, and surrounded by community farming and plantation areas, residents may be exposed to mercury.
Potensi Cuka Salak Sibetan sebagai Disinfektan pada Alat Penatah Gigi Sangging dalam Upacara Potong Gigi “Metatah” Widiari, Ni Nyoman; Arini , Ni Putu Dewi Tata; Karta, I Wayan; Dwija Putra, I Gusti Ngurah
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 13 No. 3 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jstundiksha.v13i3.84648

Abstract

Sterilisasi alat tatah dalam upacara Metatah masih menggunakan desinfektan kimia yang berpotensi menimbulkan efek samping bagi kesehatan dan lingkungan. Alternatif desinfektan alami berbasis bahan lokal seperti cuka salak Sibetan belum banyak diteliti, khususnya dalam konteks ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas cuka salak Sibetan sebagai desinfektan alami dengan mengevaluasi kandungan fitokimia, aktivitas antioksidan, dan kemampuan antimikroba terhadap alat tatah. Penelitian menggunakan desain eksperimen laboratorium dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian melibatkan cuka salak konsentrasi 2% yang diuji pada empat alat tatah dan sampel kontrol menggunakan akuades dan alkohol 70%. Data dikumpulkan melalui uji total fenol, flavonoid, tanin, aktivitas antioksidan menggunakan DPPH, serta analisis Angka Lempeng Total (ALT) mikroorganisme pada alat tatah. Data dianalisis menggunakan metode statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan cuka salak memiliki efektivitas tinggi sebagai desinfektan alami. Kandungan fenol, flavonoid, dan tanin yang tinggi memungkinkan cuka salak secara signifikan mengurangi mikroorganisme hingga tingkat yang sebanding dengan alkohol 70%. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa cuka salak dapat menjadi alternatif desinfektan alami yang efektif dan aman, menjawab permasalahan kesehatan pada upacara Metatah. Penelitian ini mendukung pengembangan desinfektan berbasis bahan alami lokal yang ramah lingkungan dan berpotensi mendukung keberlanjutan praktik budaya sekaligus memperkuat nilai ekonomi lokal.
Aphrodisiac Effects of Ethanolic Extract from White Ginger Rhizome (Zingiber officinale Rosc. var. officinarum) on Male Wistar Rats Oktavia, Swastika; Ernawati, Eneng Elda; Putra, Anca Suryadi
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 13 No. 3 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jstundiksha.v13i3.84670

Abstract

Erectile dysfunction (ED) is a common condition marked by difficulty maintaining a penile erection, often linked to reduced nitric oxide (NO) production. This study investigates the aphrodisiac properties of ethanolic white ginger extract (Z. officinale Rosc. var. officinarum) in male Wistar rats. Sixteen male and sixteen female rats were divided into four groups: two groups received 25% and 50% ginger extract, one served as a negative control, and the other as a positive control using sildenafil. Ginger rhizomes were dried, powdered, and extracted with ethanol. Phytochemical analysis revealed alkaloids, flavonoids, tannins, saponins, and terpenoids. Behavioral parameters, including introduction (approach to females), climbing, and coitus, were observed to evaluate sexual activity. The group treated with 50% ginger extract showed the highest frequency of introduction and climbing, while the sildenafil group exhibited the highest coitus frequency. Statistical analysis using the Kruskal-Wallis test indicated significant differences in sexual behavior across the groups. The study suggests that white ginger extract, especially at higher concentrations, may have aphrodisiac effects by enhancing sexual behavior in male rats. This could be due to its bioactive compounds affecting hormone levels or the nervous system. The findings propose white ginger as a potential natural treatment for ED, with further research required to explore its implications in humans.
The Effect of Battery Settings and Fan Parameters on the Performance of the Lithium-Ion Battery Thermal Management System in a Circular Configuration Luthfi, Muhammad; Ghozali, Muhamad; Kurniawan, Yudhy
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 13 No. 3 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jstundiksha.v13i3.84849

Abstract

This study examines the performance of a thermal management system for 18650 lithium-ion batteries using a circular placement configuration and a forward-curved fan. Experiments were conducted with variations in fan speed, the number of fan blades, and battery positioning (aligned or zigzag) to observe their effects on temperature and temperature distribution during the battery discharge process. The results showed that increasing fan speed significantly reduced battery temperature to around 30-33°C and improved temperature distribution uniformity with a standard deviation ranging from 0.5 to 1.21°C. Meanwhile, variations in the number of fan blades and battery positioning had an insignificant impact on temperature reduction but did influence temperature distribution uniformity, with the lowest standard deviation of 0.5-0.6°C observed in the three-blade variation. The zigzag positioning provided a more uniform temperature distribution compared to the aligned positioning, with a standard deviation of 0.51-0.97°C
Heavy Metal Toxicity of Pb in the Organs of Nile Tilapia (Oreochromis Niloticus) in the Watershed Due to Hospital Waste Nindha Ayu Berlianti; Yuda Cahyoargo Hariadi; Arry Yuariatun Nurhayati; Wenny Maulina; Firda Fadri
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 13 No. 3 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jstundiksha.v13i3.84865

Abstract

The toxicity levels of heavy metals accumulated in water and sediment due to hospital waste discharge not only impact the environment but also pose a significant threat to human health. Long-term accumulation of these metals in the body may lead to degenerative diseases such as cancer. This concern highlights the urgency of conducting laboratory-based experimental research to identify the distribution of heavy metals in aquatic environments caused by hospital waste. The study employs Nile tilapia (Oreochromis Niloticus) as a bioindicator, a species capable of absorbing metals through its tissues. The research subjects consisted of 35 Nile tilapia with a body length of 8–12 cm and a weight of 12–15 grams, alongside hospital waste samples collected from three discharge points. Data collection methods included sample preparation of both hospital waste and Nile tilapia, treatment with varying concentrations of lead nitrate (Pb(NO3)2), and maintenance durations of 7, 14, 21, and 28 days. The concentration of Pb in the gills and muscle tissue of the fish was measured using Atomic Absorption Spectroscopy (AAS). The analytical data, represented as heavy metal concentrations, were plotted on a graph showing the relationship between concentration variations and maintenance durations and analyzed using One-Way ANOVA with nonparametric Tukey's test. The analysis revealed that the highest Pb concentration was observed in the gills of Nile tilapia on day 28 at 1.57 ppm, while the Pb concentration in muscle tissue reached 0.25 ppm on day 21. According to BPOM standards, Pb levels in Nile tilapia muscle tissue remain within the safe consumption threshold (≤0.3 ppm), whereas Pb levels in the gills exceeded the tolerance limit. This study provides scientific evidence on the risks of heavy metal accumulation in aquatic biota due to hospital waste and underscores the importance of improved waste management practices to safeguard public health and the environment.