cover
Contact Name
Fatwa Tentama
Contact Email
fatwa.tentama@psy.uad.ac.id
Phone
+6281904100008
Journal Mail Official
jptp@psy.uad.ac.id
Editorial Address
Jl. Pramuka No.42, Pandeyan, Kec. Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55161
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 27152456     DOI : http://dx.doi.org/10.26555/jptp
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan adalah jurnal yang diterbitkan oleh program Pascasarjana Magister Psikologi Universitas Ahmad Dahlan, memuat artikel hasil penelitian empiris yang terkait dengan bidang ilmu Psikologi, diantaranya bidang Psikologi Klinis, Psikologi Perkembangan, Psikologi Industri dan Organisasi, Psikologi Pendidikan, Psikologi Sosial, Psikometri, Psikologi Eksperimen, Psikologi Terapan, baik penelitian kuantitatif maupun kualitatif.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2 (2023): November" : 10 Documents clear
Pendidikan inklusi: Tantangan dan strategi implementasinya Andriyan, Ade; Hendriani, Wiwin; Paramita, Pramesti Pradna
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2023): November
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jptp.v5i2.25076

Abstract

Kebijakan pendidikan inklusi dirumuskan berdasarkan prinsip kesetaraan agar anak berkebutuhan khusus dapat mengakses pendidikan sebagaimana anak normal lainnya di sekolah reguler. Penelitian ini bertujuan untuk mengulas hambatan atau tantangan yang dihadapi dalam penyelenggaraan pendidikan inklusi di sekolah serta menjabarkan strategi yang dapat diaplikasikan untuk mengoptimalkan penyelenggaraan pendidikan inklusi. Metode penelitian ini menggunakan scoping literature review. Data diperoleh dengan meninjau beberapa situs database yakni Google Scholar, Research Gate, Science Direct, dan ERIC. Hasil dan kesimpulan penelitian menunjukkan tantangan atau hambatan yang dihadapi dalam penyelenggaraan pendidikan inklusi meliputi minimnya sarana penunjang pendidikan inklusi, terbatasnya pemahaman dan kompetensi yang dimiliki oleh para guru di sekolah inklusi, sistem kurikulum yang belum mengakomodasi kebutuhan ABK, stigma negatif dari masyarakat, manajemen dan sumber daya sekolah yang kurang memadai, dan lain sebagainya. Sementara itu, strategi yang dapat diterapkan untuk mengatasi hambatan implementasi pendidikan inklusi di sekolah antara lain dengan meningkatkan kualitas in-service training (INSET) kepada guru, menyediakan kurikulum inklusi, menyelenggarakan program awareness, school-based professional development programmes, family support, kontekstualisasi proses pembelajaran, keterlibatan pemerintah dalam penyediaan layanan dan fasilitas umum yang ramah bagi ABK, hingga kerjasama dan kolaborasi dengan stakeholders baik secara regional, nasional, maupun internasional. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi dunia pendidikan khususnya psikologi pendidikan dengan menjabarkan apa saja kendala yang masih menjadi permasalahan dalam implementasi pendidikan inklusi di tingkat sekolah. Selain itu, berbagai strategi yang telah diuraikan dapat memperkuat konsep dan temuan dari penelitian sebelumnya, serta digunakan sebagai referensi atau bahan pertimbangan dalam membuat langkah intervensi yang tepat sesuai dengan karakteristik permasalahan yang dihadapi.
Model kepribadian multikultural perspektif resiliensi ego dan hubungan interpersonal Suyono, Hadi; Fitroh, Rahmah; Amanda, Chintia
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2023): November
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jptp.v5i2.25612

Abstract

Indonesia merupakan negara yang memiliki beragam suku, agama dan budaya yang berpotensi menimbulkan konflik. Realitas tersebut menjadikan penelitian bertujuan mengembangkan model kepribadian multikultural perspektif resiliensi ego dan hubungan interpersonal sebagai upaya mewujudkan perdamaian.  Pendekatan penelitian kuantitatif digunakan untuk melakukan pemodelan persamaan struktural pada kepribadian multikultural. Adapun populasi penelitian merupakan siswa dari tiga sekolah menengah kejuruan di Martapura, Banjar, Kalimantan Selatan. Teknik sampling yang digunakan adalah cluster random sampling dengan total yang diperoleh yaitu 200 sampel penelitian.  Pengumpulan data menggunakan skala resiliensi ego, skala hubungan interpersonal, dan skala kepribadian multikultural. Analisis data untuk melakukan uji model menggunakan Structural Equation Model (SEM) melalui program Lisrel. Hasil dari analisis data menunjukkan pemodelan kepribadian multikultural memenuhi goodness of fit karena nilai p>0,05, yaitu 0,09956. Resiliensi ego berkontribusi terhadap kepribadian multikultural dengan nilai 0,24 (5,76%) dan hubungan interpersonal berkontribusi terhadap kepribadian multikultural dengan nilai 0,18 (3,24%). Bersumber dari hasil dapat dijelaskan bahwa resiliensi ego yang terdiri dari membangun hubungan, rasa ingin tahu, kontrol emosi dan optimisme serta hubungan interpersonal yang terdiri dari inisiasi, memenuhi tuntutan lingkungan, keterbukaan diri, dukungan emosional dan manajemen konflik membentuk empati budaya, keterbukaan pikiran, inisiasi sosial dan kestabilan emosi yang merupakan bagian pembentuk kepribadian multikultural.
Gambaran peta dukungan sosial pada laki-laki penyintas kanker nasofaring Wulandari, Wilati; Nasution, Sri Mulyani
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2023): November
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jptp.v5i2.26062

Abstract

Dukungan sosial sangat dibutuhkan saat seseorang sedang berjuang melawan penyakit yang dideritanya. Selama masa perawatan, pendampingan dan dukungan orang-orang terdekat akan mengurangi beban yang dirasakan oleh pengidap penyakit kronis dan membantu proses penyembuhannya. Bagaimana dukungan sosial yang diterima para penyintas penyakit kronis, dalam hal ini kanker nasofaring menjadi perlu untuk diketahui. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran peta dukungan sosial pada laki-laki penyintas kanker nasofaring. Melalui pendekatan kualitatif dengan rancangan fenomenologis akan digali bagaimana jenis, bentuk dan sumber dukungan sosial yang diterima oleh pasien kanker nasofaring. Partisipan berjumlah empat laki-laki dewasa penyintas kanker nasofaring yang dipilih melalui teknik purposive dan prosedur penentuan partisipan berdasar teori (theory-based). Pengumpulan data menggunakan in depth interview. Teknik analisis data menggunakan model Miles and Huberman. Berdasarkan analisis yang dilakukan, diperoleh hasil yaitu ke empat partisipan menerima semua jenis dukungan sosial berupa emotional atau esteem support, tangible atau instrumental support, informational support dan companionship support. Adapun bentuk emotional atau esteem support dan tangible atau instrumental support adalah pemberian empati, perhatian dan kasih sayang, dukungan finansial dan mendapatkan bantuan pelayanan (jasa). Pada jenis dukungan sosial berupa informational support dan companionship support, terdapat dua bentuk dukungan berupa nasehat atau saran tentang kanker nasofaring, serta informasi tentang pengobatan dan tentang kanker nasofaring. Sementara sumber dukungan sosial utama  datang dari keluarga, teman dan kerabat. Tenaga kesehatan dan sesama penyintas adalah juga sumber dukungan sosial bagi penderita kanker nasofaring.  
Academic buoyancy pada mahasiswa yang menjalankan kuliah secara daring Pratiwi, Marisya; Mardhiyah, Sayang Ajeng; Iswari, Rosada Dwi
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2023): November
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jptp.v5i2.26405

Abstract

Pandemi Covid-19 memberikan dampak pada berbagai bidang kehidupan, salah satunya dunia pendidikan. Sekolah dan perguruan tinggi dituntut untuk menyelenggarakan pendidikan mengunakan metode dalam jaringan (daring). Adanya academic bouyancy pada diri mahasiswa diduga akan lebih dapat membantu mereka menghadapi kemunduran dan tantangan yang dihadapi selama perkuliahan secara daring. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat gambaram academic buoyancy di dalam diri mahasiswa, terutama dalam menghadapi tantangan perkuliahan secara daring. Penelitian ini mengunakan pedekatan kuantitatif dan metode deskriptif. Variabel academic buoyancy diukur mengunakan skala academic buoyancy. Partisipan pada penelitian ini adalah 200 orang mahasiswa yang menjalankan pembelajaran daring. Teknik sampling yang digunakan adalah insidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa academic buoyancy pada mahasiswa yang menjalankan pembelajaran daring dominan berada pada kategori rendah (58,5%). Dapat disimpulkan bahwa sebagian besar mahasiswa yang menjalankan pembelajaran daring masih memiliki ketangguhan yang rendah dalam menghadapi tantangan perkuliahan sehari-hari. 
Psychometric properties of the Indonesian version of M-Workplace Curiosity Scale: A confirmatory factor analysis Safira, Nadia Ayu; Kadiyono, Anissa Lestari
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2023): November
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jptp.v5i2.26942

Abstract

Grit sebagai mediator pengaruh growth mindset terhadap work engagement pada guru di sekolah penggerak XYZ Wastiani, Ria; Parahyanti, Endang
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2023): November
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jptp.v5i2.26971

Abstract

Guru di sekolah penggerak memiliki tantangan untuk melakukan continuous improvement, sehingga diperlukan engagement sebagai kunci keberhasilan sekolah penggerak. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti peran grit sebagai mediator pengaruh growth mindset terhadap work engagement pada guru di sekolah penggerak XYZ. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional. Populasi penelitian ini adalah guru di sekolah penggerak XYZ. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan simple random sampling. Sampel penelitian adalah 197 guru sekolah penggerak XYZ. Pada penelitian ini work engagement diukur dengan Utrecht Work engagement Scale-9 (UWES-9), growth mindset diukur dengan Growth Mindset Scale, grit diukur dengan Short Grit Scale.  Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini yakni analisis deskriptif dan Process Hayes Model 4. Hasil membuktikan grit dapat berperan sebagai mediator pada pengaruh growth mindset terhadap work engagement (indirect effect=0,2152, SE=0,0501, LLCI=0,1180, ULCI=0,3157). Dengan demikian guru diharapkan dapat mengembangkan growth mindset guna meningkatkan grit dan work engagement sehingga tujuan pada program sekolah penggerak dapat dicapai.
Hubungan antara religiusitas dan ketakutan akan kegagalan dengan kecurangan akademik pada siswa/i SMA di Sekolah X Setiadi, Teoderik Dwinanda; Aprodita, Nindya Putri
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2023): November
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jptp.v5i2.27021

Abstract

Kecurangan akademik adalah perbuatan yang tidak jujur dalam proses pendidikan di mana individu melakukan berbagai cara yang dilarang untuk mendapatkan hasil pekerjaan yang diinginkan. Kecurangan akademik dapat berpengaruh terhadap pembentukan karakter yang negatif pada diri individu, meliputi perilaku yang tidak jujur dan sering melakukan pelanggaran etika dan ikatan sosial. Religiusitas dan ketakutan akan kegagalan dapat dikaitkan dengan kecurangan akademik. Religiusitas memiliki peran dalam membentuk moral pada diri individu. Sementara ketakutan akan kegagalan dapat membuat individu berupaya melakukan segala cara agar dapat terhindar dari kegagalan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara religiusitas dan ketakutan akan kegagalan dengan kecurangan akademik pada siswa/i SMA di Sekolah X. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasi. Jumlah partisipan yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 348 responden. Teknik sampling yang digunakan adalah quota sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah Religiosity Scale (DR Scale), The Performance Failure Appraisal Inventory (PFAI), dan Academic Dishonesty Scale. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa religiusitas dan kecurangan akademik memiliki hubungan sebesar r=-0,116 (p<0,05). Sementara itu, ketakutan akan kegagalan memiliki hubungan sebesar r=0,172 (p<0,05) dengan kecurangan akademik. Selanjutnya dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara religiusitas dengan kecurangan akademik dan terdapat hubungan positif yang signifikan antara ketakutan akan kegagalan dengan kecurangan akademik.
Self-acceptance perempuan dengan infertilitas Retnoningtias, Diah Widiawati; Oktaria, Berliana Sari
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2023): November
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jptp.v5i2.27060

Abstract

Belum hadirnya anak memunculkan tekanan psikologis, yang dapat diatasi dengan coping. Studi terdahulu menunjukkan coping dilakukan dengan menghindar. Hal ini menunjukkan belum terwujudnya penerimaan diri. Dua studi terdahulu menunjukkan perempuan dengan infertilitas memiliki penerimaan diri negatif dan positif. Perbedaan ini memunculkan pertanyaan mengenai tingkat penerimaan diri perempuan dengan infertilitas. Tujuan penelitian adalah mengkaji tingkat penerimaan diri perempuan dengan infertilitas. Penerimaan diri diukur dengan Unconditional Self-Acceptance-short scale (USAQ-short Scale). Metode penelitian adalah kuantitatif deskriptif. Sampel adalah perempuan menikah minimal satu tahun dan belum memiliki keturunan. Sebanyak 68 sampel ditentukan melalui teknik purposive sampling. Hasil menunjukkan 2,9% subjek berkategori rendah, 27,9% berkategori sedang, dan 69,1% berkategori tinggi.  Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa perempuan dengan infertilitas mampu menerima diri sendiri. Hasil penelitian menjadi acuan penelitian selanjutnya mengenai intervensi penerimaan diri bagi perempuan dengan infertilitas. 
Workforce agility: Kajian literatur Ananda, Febby; Sari, Erita Yuliasesti Diah
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2023): November
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jptp.v5i2.27133

Abstract

Workforce agility adalah aspek penting bagi perusahaan dalam menghadapai situasi yang penuh dengan ketidakpastian. Kajian literatur terkait workforce agility pada saat ini belum banyak dikaji, dan penelitian ini dilakukan dengan tujuan mampu menegakkan konsep workforce agility melalui artikel ilmiah terpercaya. Kajian literatur ini dilakukan berdasarkan 19 artikel jurnal yang membahas tentang workforce agility.  Pencarian artikel jurnal melalui situs Google Scholar, Sciencedirect, Garuda Portal, Springer, dan Proquest. Hasil dan kesimpulan dari kajian konseptual workforce agility ini mendefinisikan workforce agility sebagai kemampuan pekerja untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja yang berubah dengan cepat, fleksibel dan penuh dengan ketidakpastian melalui pengetahuan, keterampilan, dan perilaku. Penelitian ini mengidentifikasikan tiga dimensi dari workforce agility yaitu proactivity, adaptability, dan resilience. Workforce agility dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti individu (kepribadian, kebutuhan, empowerment), lingkungan kerja (teamwork dan leadership), dan organisasi (budaya dan struktur organisasi). Workforce agility juga berdampak pada produktivitas, efektivitas biaya, prilaku inovatif, dan efektivitas waktu pencapaian target.
Dinamika proses penerapan pembelajaran daring di Fakultas Psikologi UIN Raden Fatah Palembang Lukmawati, Lukmawati; Muhtarom, Muhtarom; Putri, Nora Rahmadhani; Kamilah, Salsabila Nur
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2023): November
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jptp.v5i2.27332

Abstract

Pembelajaran daring merupakan suatu keniscayaan pada perguruan tinggi dalam rangka menghadapi revolusi industri 4.0 di mana integrasi pemanfaatan teknologi dan internet yang begitu masif sehingga telah mengubah perilaku dan indikator kompetensi kelulusan Pendidikan Tinggi. Secara masif, UIN Raden Fatah Palembang telah melaksanakan pembelajaran daring (virtual learning) saat memasuki masa pandemi Covid 19. Penelitian ini bertujuan untuk memahami proses pelaksanaan pembelajaran daring (virtual learning) di Fakultas Psikologi UIN Raden Fatah Palembang.  Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif-kualitatif. Subjek penelitian yang digunakan yaitu 6 dosen dan 5 mahasiswa digali menggunakan indept interview serta 141 mahasiswa dengan menggunakan kuesioner terbuka sebagai pengumpul data penelitian. Data penelitian diolah menggunakan teknik model interaktif yang meliputi proses reduksi data, display data, dan verifikasi data. Hasil penelitian memperlihatkan pelaksanaan pembelajaran daring di Fakultas Psikologi UIN Raden Fatah Palembang menujukkan dinamika perkembangan yang konstruktif. Dosen dan mahasiswa secara serentak mampu beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan iklim pembelajaran yang masif. Kondisi ini diikuti dengan pengembangan proses berpikir kreatif dan inovatif serta peningkatan resiliensi dalam menghadapi sejumlah tantangan pembelajaran daring. Oleh sebab itu, dalam rangka praktik pedagogik berkelanjutan, pembelajaran daring senantiasa memerlukan optimalisasi yang melibatkan dosen, mahasiswa, staf administrasi, dan institusi sebagai pemeran utama yang menentukan peningkatan kualitas pembelajaran daring. 

Page 1 of 1 | Total Record : 10