cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan
ISSN : 19793472     EISSN : 25805223     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 473 Documents
NEEDS ANALYSIS OF LECTURER AND EMPLOYEE TRAINING PROGRAM AT TARBIYAH AND TEACHER TRAINING FACULTY OF UIN ALAUDDIN MAKASSAR Idris, Ridwan; Nursita, Lisa
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol 26 No 1 (2023): JUNE
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/lp.2023v26n1i9

Abstract

This research aims to investigate lecturers’ and employee’ competencies of Tarbiyah and Teacher Training Faculty at UIN Alauddin Makassar and assess the training program needs for 2023–2024. The research method used was quantitative descriptive with survey techniques. The population was the lecturers and employees of Tarbiyah and Teacher Training Faculty of UIN Alauddin Makassar, consisting of 113 lecturers and 35 employees. The instruments used were Likert scale questionnaires and documentation from the Quality Assurance Commission of Tarbiyah dan Teacher Training Faculty. The results of the study indicated that various training programs were attended by lecturers and employees held by UIN Alauddin Makassar and other agencies. The training needs for lecturers are adjusted to the competencies that must be possessed, namely pedagogical, professional, and social, as well as the implementation of the tri dharma of higher education. Employee training should focus on increasing knowledge and skills according to job descriptions. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kompetensi dosen dan pegawai Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar serta mengkaji kebutuhan program pelatihan tahun 2023–2024. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik survey. Populasi penelitian ini adalah dosen dan pegawai Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar yang terdiri dari 113 dosen dan 35 pegawai. Instrumen yang digunakan adalah angket skala Likert dan dokumentasi dari Komite Penjaminan Mutu (KPM) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan. Hasil penelitian menemukan bahwa berbagai program pelatihan diikuti oleh dosen dan pegawai yang diadakan oleh UIN Alauddin Makassar dan instansi lainnya. Kebutuhan pelatihan bagi dosen disesuaikan dengan kompetensi yang harus dimiliki yaitu pedagogik, profesional, dan sosial, serta pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi. Pelatihan karyawan harus fokus pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan sesuai dengan deskripsi pekerjaan.
THE CONCEPT OF ISLAMIC EDUCATION ACCORDING TO THE EDUCATION OF IBNU MISKAWAIH AND AL-GHAZALI Alimin, Husain Abdullah
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol 26 No 1 (2023): JUNE
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/lp.2023v26n1i12

Abstract

This study aims to determine the concept of Islamic education according to the education of Ibnu Miskawaih and Al-Ghazali with various studies as a stream based on the science of Islamic religious education. This study uses a descriptive qualitative approach. The analytical method used in this study is the data that is analyzed descriptively and qualitatively by using various theoretical foundations related to the object of research and it is used as a basic reference for qualitative analysis. The results of the analysis examine for Ibnu Miskawaih in detail about the concept of Islamic education according to the education of Ibnu Miskawaih and Al-Ghazali with efforts to form a Muslim personality as the ultimate goal of education that requires a continuous process throughout life so that it does not stop at the limit of human adult achievement. Abstrak: Kajian ini bertujuan untuk mengetahui konsep pendidikan Islam menurut pendidikan Ibnu Miskawaih dan Al-Ghazali dengan berbagai kajian sebagai aliran yang didasarkan pada ilmu pendidikan agama Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah data yang dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan menggunakan berbagai landasan teori yang berkaitan dengan objek penelitian dan dijadikan sebagai acuan dasar analisis kualitatif. Hasil analisis mengkaji secara rinci tentang konsep pendidikan Islam menurut pendidikan Ibnu Miskawaih dan Al-Ghazali dengan upaya membentuk kepribadian muslim sebagai tujuan akhir pendidikan memerlukan proses yang berkesinambungan sepanjang hayat sehingga tercapai tidak berhenti pada batas pencapaian manusia dewasa.
HIGHER EDUCATION AND GENDER EQUALITY: CASE STUDY OF STATE UNIVERSITY STUDENTS IN INDONESIA Yuspiani, Yuspiani; Naro, Wahyuddin; Goncing, Abdi
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol 26 No 1 (2023): JUNE
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/lp.2023v26n1i13

Abstract

This study aims to investigate the relationship between higher education and gender equality among public university students in Indonesia. Based on the form of data and the nature of the observed object, this research is classified as a survey research. The results of this study show that despite the increase in women's participation in higher education in Indonesia, gender gaps still exist in various aspects of student life. Although there are policies and programs that support gender equality, their implementation is still limited and sometimes faced with cultural and social challenges. Education in gender perspective is the thought that education is organized for everyone without discriminating gender, ethnicity, and nation, and education is not discriminatory but will prioritize education for men and women which will ultimately facilitate gender equality in relations between men and women. This study points to the need for further efforts to improve gender equality in higher education. Policies and programs that focus on strengthening gender awareness, providing better academic and social support for female students, and addressing lingering gender norms and stereotypes in society are needed to create an inclusive and equal educational environment for all students. Higher education in Indonesia is still faced with the challenge of gender equality. Despite positive steps taken, greater efforts are needed to achieve true gender equality among public university students in Indonesia. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki hubungan antara pendidikan tinggi dan kesetaraan gender di kalangan mahasiswa perguruan tinggi negeri di Indonesia. Berdasarkan bentuk data dan sifat objek yang diamati, penelitian ini diklasifikasikan sebagai penelitian survei. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun ada peningkatan partisipasi perempuan dalam pendidikan tinggi di Indonesia, kesenjangan gender masih ada di berbagai aspek kehidupan mahasiswa. Meskipun ada kebijakan dan program yang mendukung kesetaraan gender, implementasinya masih terbatas dan terkadang dihadapkan pada tantangan budaya dan sosial. Pendidikan dalam perspektif gender bahwa pendidikan diselenggarakan untuk semua orang tidak membeda-bedakan jenis kelamin, etnis dan bangsa dan pendidikan tidak diskriminatif tetapi akan memprioritaskan pendidikan bagi laki-laki dan perempuan yang pada akhirnya akan memfasilitasi kesetaraan gender dalam hubungan antara laki-laki dan perempuan. Studi ini menunjukkan perlunya upaya lebih lanjut untuk meningkatkan kesetaraan gender di pendidikan tinggi. Kebijakan dan program yang berfokus pada memperkuat kesadaran gender, memberikan dukungan akademik dan sosial yang lebih baik bagi mahasiswa perempuan, serta mengatasi norma dan stereotip gender yang masih ada di masyarakat, diperlukan untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif dan setara bagi semua mahasiswa. Pendidikan tinggi di Indonesia masih dihadapkan pada tantangan kesetaraan gender. Meskipun ada langkah-langkah positif yang diambil, upaya yang lebih besar diperlukan untuk mencapai kesetaraan gender yang sebenarnya di kalangan mahasiswa perguruan tinggi negeri di Indonesia.
ANALYSIS ABILITIES OF STUDENTS ABOUT ISLAMIC LAW MATERIALS IN THE CONTEXT OF DAILY LIFE Suhartini, Andewi; Nursobah, Asep; Basri, Hasan; Ruswandi, Uus
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol 26 No 2 (2023): DECEMBER
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/lp.2023v26n2i1

Abstract

Abstract: Learning fiqh should be able to strengthen students' beliefs about the moderation of Islamic law. As a scientific discipline, fiqh discusses syara law based on how it is formulated and implemented in everyday life. This study aims to reveal the ability of Senior High School (SMA) students in analyzing the moderation of Islamic law that they learn in accordance with the 2013 curriculum in the subject of Islamic Religious Education and Character, which includes the law of janazah review, and the law of khutbah, tablig and da'wah by linking it to the context of everyday life. This study used a survey method, with tests as a data collection tool conducted at SMANs in Semarang, Bogor and Makassar in the even semester of the 2019/2020 school year. The results showed that by thinking at a high level at the level of analysis, students could find the moderate values ​​of Islamic law in the context of everyday life. Abstrak: Pembelajaran fiqih semestinya dapat memperkuat keyakinan peserta didik tentang kemoderatan hukum Islam. Sebagai disiplin ilmu, fiqih membahas hukum syara berdasarkan cara perumusan dan implementasinya dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan mengungkap kemampuan peserta didik Sekolah Menengah Atas (SMA) dalam menganalisis kemoderatan hukum Islam yang dipelajarinya sesuai dengan kurikulum 2013 pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti, yang meliputi hukum pemulasaraan Janazah, hukum khutbah, tablig dan dakwah dengan mengaitkannya kepada konteks kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode survei, dengan tes sebagai alat pengumpul data yang dilakukan di SMAN di Semarang, Bogor, dan Makassar pada semester genap tahun ajaran 2019/2020. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan berpikir tingkat tinggi pada tingkat analisis, peserta didik dapat menemukan nilai-nilai kemoderatan hukum Islam dalam konteks kehidupan sehari-hari.
MEANINGFUL LEARNING IN THE PERSPECTIVE OF INFORMAL ECONOMIC EDUCATION Hasan, Muhammad; Kamaruddin, Citra Ayni; Nurdiana, Nurdiana; Nurjannah, Nurjannah; Elpisah, Elpisah
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol 26 No 2 (2023): DECEMBER
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/lp.2023v26n2i13

Abstract

Abstract: This study aims to determine the informal economic education in the family through the habit of saving for children, which results in meaningful learning. This study uses a qualitative approach. The data collection techniques used in this study were observation and interviews. The informants in this study were five parents and five children in urban farming family households in Makassar City. The data obtained in this study will be analyzed using data coding techniques. The results of this study indicate that (1) parents have understood their children from an early age regarding informal economic education, especially saving; (2) the formation of knowledge, attitudes, and saving behavior makes children feel that parents have a role in guiding and teaching them about saving, which later became a meaningful learning for children and continues to stick in their memories to this day; and (3) the freedom given by parents and the absence of coercion to save are also meaningful lessons that are embedded in children's memories. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendidikan ekonomi informal yang berlangsung di dalam keluarga melalui pembiasaan menabung kepada anak yang menghasilkan pembelajaran bermakna. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah 5 orang tua dan 5 anak pada rumah tangga keluarga petani perkotaan di Kota Makassar. Data yang diperoleh dalam penelitian ini akan dianalisis dengan mengunakan teknik coding data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) para orang tua sejak dini telah memahamkan kepada anak terkait pendidikan ekonomi informal khususnya menabung, (2) pembentukan pengetahuan, sikap, dan perilaku menabung membuat anak merasakan bahwa orang tua mempunyai peran dalam membimbing dan mengajarkan mereka terkait menabung, yang kemudian hal tersebut menjadi pembelajaran yang bermakna bagi anak dan terus melekat di ingatan mereka hingga saat ini; dan (3) adanya kebebasan yang diberikan oleh orang tua dan tidak adanya paksaan untuk menabung juga menjadi pembelajaran bermakna yang melekat dalam ingatan anak.
USING COMMUNICATIVE BASED TEACHING MATERIALS THROUGH INSTAGRAM FOR INCREASING CREATIVITY AND SPEAKING SKILLS Febriani, Suci Ramadhanti; Widayanti, Rizka; Husna, Ilya; Yasmadi, Yasmadi; Guettaoui Bedra, Kddour
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol 27 No 1 (2024): JUNE
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/lp.2024v27n1i3

Abstract

Using social media and Instagram among students is necessary in the era of globalization. Instagram can be used as a medium for university students to learn Arabic. This research aimed to determine the effectiveness of using Instagram based on communicative teaching materials in the Basic Level Training program in Arabic language courses at the Language Center of UIN Imam Bonjol Padang. This study used a mixed method that described students' perceptions. The participants were 30 students in the Arabic Language Basic Level Training program. This study showed that the teaching materials used were based on a communicative approach and contextual themes by context-based situations of everyday life. The findings indicated there was a significant effect of using teaching materials on students' creativity and speaking skills. Moreover, using communicative-based teaching materials accelerated students' mastery of language creativity and improved speaking skills. This study recommends further research to use a wider sample. Abstrak: Penggunaan media sosial dan Instagram di kalangan pelajar merupakan hal yang diperlukan di era globalisasi. Instagram dapat digunakan sebagai media untuk pembelajaran bahasa Arab di universitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan Instagram berbasis bahan ajar komunikatif dalam mengikuti program Pelatihan Tingkat Dasar pada mata kuliah bahasa Arab di Pusat Bahasa UIN Imam Bonjol Padang. Penelitian ini menggunakan mixed method yang menggambarkan persepsi siswa. Partisipannya adalah mahasiswa program Pelatihan Tingkat Dasar Bahasa Arab yang berjumlah 30 orang. Penelitian ini menunjukkan bahwa bahan ajar yang digunakan didasarkan pada pendekatan komunikatif dan tema kontekstual berdasarkan konteks situasi kehidupan sehari-hari. Temuan penelitian menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan pada penggunaan bahan ajar terhadap keterampilan kreatifitas dan berbicara siswa. Selain itu, penggunaan bahan ajar berbasis komunikatif dapat mempercepat penguasaan kreatifitas berbahasa siswa dan meningkatkan keterampilan berbicara. Penelitian ini merekomendasikan penelitian selanjutnya untuk menggunakan sampel yang lebih luas.
THE EFFECT OF ICE BREAKING ON MOTIVATING GRADE IV STUDENTS TO LEARN SCIENCE Mulyadi, Mulyadi; Nurdiansyah, Erwin; Rachman, Sidrah Afriani; Sadaruddin, Sadaruddin
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol 26 No 2 (2023): DECEMBER
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/lp.2023v26n2i3

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to investigate the effect of using one of ice breaking strategies in science learning contexts on students' motivation. This study employed a quantitative approach. The participants involved were 26 students from Class IV A of SD Negeri Daya 1 Makassar City using purposive sampling. Data were collected through observation and questionnaire sheets consisting 30 statements to find students’ motivation levels. Descriptive and inferential statistics were utilized for data analysis. The result indicated that most students’ learning motivation was categorized as good (53.85%) and very good (38.46%) categories after applying yel-yel, one of ice breaking strategies. Therefore, the implementation of ice breaking strategy had a positive impact on enhancing students' motivation to learn science subjects. Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan salah satu strategi ice breaking dalam konteks pembelajaran IPA terhadap motivasi siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Partisipan yang terlibat adalah 26 siswa Kelas IV A dari SD Negeri Daya 1 Kota Makassar dengan menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui lembar observasi dan angket yang terdiri dari 30 pernyataan untuk mengetahui tingkat motivasi siswa. Statistik deskriptif dan inferensial digunakan untuk analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar motivasi belajar siswa berada pada kategori baik (53,85%) dan sangat baik (38,46%) setelah diterapkannya strategi yel-yel yang merupakan salah satu strategi ice breaking. Oleh karena itu, penerapan strategi icebreaking memberikan dampak positif terhadap peningkatan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPA.
Bahasa Inggris Sahabuddin, Erma Suryani; Widya Karmila Sari Achmad; Nur Fadhilah Alam; Latri, Latri
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol 26 No 2 (2023): DECEMBER
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/lp.2023v26n2i5

Abstract

Abstract: Thematic learning with a scientific approach is being implemented in elementary schools. This approach highlights integrated and comprehensive learning on specific topics or themes, using the scientific method as the foundation for learning. This study aims to analyze teachers' perceptions of thematic learning with a scientific approach in elementary schools. The research employs a quantitative descriptive method, with teachers from upper-grade classes, specifically grades 4, 5, and 6, in 10 clusters of Mariorawa District Gugus 26 Primary Schools in Soppeng Regency as the subjects. The data collection was conducted by distributing questionnaires based on the topic. The results indicate that teachers' knowledge, thinking abilities, and emotional responses fall into the 'very good' category. However, the aspect of teachers' experience falls into the 'good' category. Therefore, this research is expected to contribute to the development of more effective policies and learning programs and to improve student learning outcomes. Abstrak: Pembelajaran tematik dengan pendekatan saintifik merupakan salah satu pendekatan yang dapat digunakan dalam pembelajaran di sekolah dasar. Pendekatan ini menitik beratkan pada pembelajaran yang terpadu dan komprehensif pada suatu topik atau tema tertentu, dengan menggunakan metode saintifik sebagai landasan pembelajarannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi guru terhadap pembelajaran tematik dengan pendekatan saintifik di sekolah dasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan subjek penelitian yaitu guru pada kelas tingkat tinggi yaitu kelas 4, 5, dan 6 pada 10 kelompok Sekolah Dasar Gugus 26 Kecamatan Mariorawa Kabupaten Soppeng. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner sesuai topik. Hasilnya menunjukkan bahwa aspek pengetahuan, kemampuan berpikir, dan perasaan guru berkategori sangat baik. Namun, aspek pengalaman guru berkategori baik. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi dalam membuat kebijakan dan program pembelajaran yang lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa.
THE EFFECT OF STUDENTS’ MATHEMATICAL DISPOSITION ON MATHEMATICAL CRITICAL THINKING ABILITY OF ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS Arifuddin, Ahmad; Wahyudin, Wahyudin; Prabawanto, Sufyani
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol 26 No 2 (2023): DECEMBER
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/lp.2023v26n2i4

Abstract

Abstract: This study investigates the effect of students' mathematical dispositions on elementary school students' mathematical critical thinking abilities. The existing problems are related to low critical thinking skills and poor mathematical disposition of students, including low curiosity, low ability to ask questions during the mathematics learning, and poor ability to provide logical reasons for communicating ideas. This research was quasi-experimental, where the participants in this study amounted to 49 5th-grade students in two integrated Islamic elementary schools in Cirebon City, Indonesia. Data was collected through a questionnaire of students' mathematical disposition and a test of mathematical critical thinking ability. The data analysis employed descriptive statistical analysis and simple regression analysis. The research found that the students' mathematical disposition significantly affects elementary school students' mathematical critical thinking ability. The significance value is significant (sig. 0.000 <0.05) with a correlation coefficient of 0.597. The results also reveal that students with a high level of mathematical disposition perform better in mathematical critical thinking ability than students with medium and low mathematical dispositions. So, it can be concluded that the mathematical disposition influences students' mathematical critical thinking abilities. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh disposisi matematis siswa terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa sekolah dasar. Dengan adanya permasalahan terkait rendahnya kemampuan berpikir kritis dan disposisi matematis siswa yang kurang baik, seperti rasa ingin tahu yang rendah, kemampuan bertanya ketika proses belajar matematika yang rendah serta kemampuan memberikan alasan yang logis dalam mengkomunikasikan ide-ide yang kurang. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 49 siswa kelas 5 di 2 (dua) sekolah dasar Islam terpadu di Kota Cirebon, Indonesia. Data dikumpulkan melalui angket disposisi matematis dan tes kemampuan berpikir kritis matematis. Sementara itu, data hasil penelitian dianalisis melalui analisis statistik deskriptif dan analisis regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disposisi matematis siswa berpengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa sekolah dasar. Nilai signifikansinya sebesar sig. 0.000 < 0.05 dengan koefisien korelasi 0.597. Hasil penelitian juga mengungkapkan bahwa siswa yang memiliki level disposisi matematis tinggi, kemampuan berpikir kritis matematisnya lebih baik dibandingkan dengan siswa yang memiliki level disposisi matematis sedang dan rendah. Sehingga dapat disimpulkan bahwa disposisi matematis berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa.
ANALYSIS OF TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL IN THE LEARNING PROCESS IN JUNIOR HIGH SCHOOL/MADRASAH TSANWIYAH TEACHERS IN KONAWE DISTRICT Samrin, Samrin; Patih, Tandri; Syamsuddin, Syamsuddin; Resmono, Puguh
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol 26 No 2 (2023): DECEMBER
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/lp.2023v26n2i14

Abstract

Abstract: This quantitative causal study aims to determine the technology acceptance in the learning process among SMP/MTs teachers in Konawe, Southeast Sulawesi. Cluster random sampling was used to select the sample, considering the sampling area. The data collection was carried out through survey techniques using a questionnaire. The results show that the experience has a significant effect on perceived ease of use; both perceived usefulness and perceived ease of use have a significant effect on usage attitudes; the usage attitude, in turn, has a significant effect on the behavioral intention to use at α = 0.05. Whereas at α = 0.1, the innovativeness variable affects the perception of perceived usefulness, and facilitating conditions affect the perception of perceived ease of use. The influence of experience and facility conditions is the key for teachers to easily accept and use learning technology. Experience is also related to teachers' perceptions of the usefulness of technology in classroom learning. This requires teachers to continue to improve their skills. School leaders and policy makers are also expected to pay more attention to teacher skills and facilities that support the implementation of learning in the classroom. The more positive and interested teachers are in using learning technology, the easier it is for them to accept the technology. Abstrak: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif kausalitas yang bertujuan untuk menganalisis penerimaan teknologi dalam proses pembelajaran pada populasi guru-guru SMP/MTs di Kabupaten Konawe Sulawesi Tenggara. Sampel dipilih menggunakan cluster random sampling, dengan memperhatikan wilayah pengambilan sampel. Pengambilan data dilakukan dengan teknik survei menggunakan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman (Experience) berpengaruh signifikan terhadap presepsi kemudahan dalam menggunakan (Perceived Ease of Use); presepsi kegunaan yang dirasakan (Perceived Usefulness) dan kemudahan dalam menggunakan (Perceived ease of use) berpengaruh signifikan terhadap sikap untuk menggunakan (Attitudde toward using); sikap untuk menggunakan (Attitude toward using) berpengaruh signifikan terhadap niat/minat untuk menggunakan (Behavioral Intention to Use) pada = 0,05. Sedangkan pada = 0,1 variabel Inovasi (Innovativeness) berpengaruh terhadap presepsi kegunaan yang dirasakan (Perceived Usefulness); dan kondisi fasilitas (Facilitating Conditions) berpengaruh terhadap presepsi kemudahan dalam menggunakan (Perceived Ease of Use). Berpengaruhnya pengalaman dan kondisi fasilitas menjadi kunci bagi guru agar mudah menerima dan menggunakan teknologi pembelajaran. Pengalaman juga berkaitan dengan persepsi guru akan kegunaan teknologi dalam pembelajaran di kelas. Hal ini mengharuskan guru untuk terus meningkatkan keterampilannya. Pimpinan sekolah dan para pemangku kebijakan juga diharapkan lebih memperhatikan keterampilan guru serta fasilitas yang menunjang pelaksanaan pembelajaran di kelas. Semakin positif dan tertarik guru dalam menggunakan teknologi pembelajaran, maka semakin mudah mereka menerima teknologi tersebut.