cover
Contact Name
Nur Arifin
Contact Email
diskursus@uin-alauddin.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
diskursus@uin-alauddin.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Diskursus Islam
ISSN : 23385537     EISSN : 26227223     DOI : -
Jurnal Diskursus Islam adalah jurnal yang diterbitkan oleh Program Pascasarjana UIN Alauddin Makassar yang merefleksikan diri sebagai wadah akademik untuk publikasi artikel ilmiah. Jurnal ini menfokuskan pada kajian/studi islam dalam berbagai aspeknya yang diharapkan dapat memberi referensi bagi pembaca dalam pengembangan wawasan akademik dan keilmuan.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 3 (2017): December" : 8 Documents clear
PERAN KOMITE SEKOLAH SEBAGAI ADVISORY AGENCY DALAM IMPLEMENTASI MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH DI SMA NEGERI 19 BONE Andi Asasi Syam; St. Syamsudduha; Muhammad Khalifah Mustamin
Jurnal Diskursus Islam Vol 5 No 3 (2017): December
Publisher : Pascasarjana UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v5i3.7087

Abstract

Tulisan ini akan mengurai tentang peran komite sekolah sebagai pemberi pertimbangan (advisory agency) dalam implementasi manajemen berbasis sekolah di SMA Negeri 19 Bone. Jenis penelitian ini adalah kualitatif yang dilaksanakan di SMA Negeri 19 Bone, yang terletak di Desa Masago Kecamatan Patimpeng Kabupaten Bone Provinsi Sulawesi Selatan. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan pedagogik, sosiologis, dan manajerial. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, ketua komite, guru dan tenaga kependidikan sekolah, orang tua siswa dan masyarakat. Sedangkan data sekunder berupa dokumentasi penting menyangkut profil sekolah dan dokumen-dokumen yang berkaitan dengan penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan pengamatan, wawancara, cacatan lapangan, dan studi dokumentasi. Instrument yang digunakan oleh peneliti yaitu panduan observasi, pedoman wawancara, dan format catatan dokumentasi. Data diolah dan dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan atau verifikasi. Keabsahan data diuji dengan triangulasi dan konfirmabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran komite sekolah di SMA Negeri 19 Bone sebagai pemberi pertimbangan, berjalan sesuai dengan prosedur, dengan asumsi bahwa komite sekolah sebagai pemberi pertimbangan (advisory agency) dalam penentuan pelaksanaan kebijakan di satuan pendidikan melibatkan semua unsur, baik dari unsur sekolah ataupun dari luar sekolah seperti orang tua siswa dan masyarakat. Karena dari pelibatan semua unsur komite sekolah, orang tua siswa dan masyarakat akan sangat penting dalam peningkatan kualitas pendidikan di sekolah.
BENTUK-BENTUK TAKRĀR DALAM AL-QUR’AN MENURUT TINJAUAN BALAGAH (STUDI PADA JUZ AMMA) Amir Amir; M Rusydi Khalid; Sabaruddin Garancang; Amrah Kasim
Jurnal Diskursus Islam Vol 5 No 3 (2017): December
Publisher : Pascasarjana UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v5i3.7060

Abstract

Tulisan ini mengetengahkan mengenai ayat-ayat takrār d dalam Juz ‘Amma suatu  tinjauan  Bala>gah, dalam konteks bentuk-bentuk takrar. Penelitian ini dapat dikatagorikan ke dalam penelitian kepustakaan (libraryresearch). Sumber data primer mencakup buku-buku bala>gah, linguistik, mu’jam-mu’jam leksikal bahasa Arab yang diangap standar, kitab-kitab tafsir, dan bahan-bahan tertulis lainnya yang representatif yang ada relevansinya dengan penelitian. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan interdisipliner dalam penelitian ini, mengingat bahwa ilmu balagah memiliki keterkaitan erat dengan sejumlah sub disiplin ilmu kebahasaan, meliputi ilmu nahwu, s}arf, semantik, linguistik, tafsir, dan sebagainya. Sedangkan pendekatan bala>gah dijadikan sebagai pedoman untuk melihat pola perubahan komunikasi dalam sebuah alur pembicaraan dan efek makna yang ditimbulkan. Dalam pengumpulan data, penulis menggunakan tehnik-tehnik survey kepustakaan, studi literatur, membaca ayat-ayat al-Qur’an secara berulang-ulang, mencatat ayat-ayat al-Qur’an yang dianggap takār dan letaknya dalam surah dan nomor ayat, dan mengumpulkan ayat-ayat al-Qur’an yang ada pada Juz ‘Amma (Juz 30) yang mengalami perulangan (takrar). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ayat-ayat dalam al-Qur’an yang mengalami perulangan (takrar) ternyata mengandung banyak bentuk takrar, Faedah takrar, makna takrar,  dan ide terpenting di dalamnya yang harus dipahami oleh manusia. Takrar pada dasarnya menunjukkan sebuah kata atau kelompok kata yang mendapat perulangan itu dianggap penting, karena merupakan fikiran inti yang harus lebih ditonjolkan dari unsur-unsur teks yang lain. Bentuk-bentuk takrar  yang banyak didapati dalam al-Qur’an adalah pada kisah-kisah.
WUJUD IMPLEMENTASI KEARIFAN LOKAL DALAM SIKLUS KEHIDUPAN PADA MASYARAKAT GORONTALO (STUDI PADA TRADISI PERNIKAHAN DAN TRADISI MOLONTALO (TUJUH BULANAN) Nurhayati Tine; Musafir Pabbabari; Susdiyanto Susdiyanto; Abd. Kadir Ahmad
Jurnal Diskursus Islam Vol 5 No 3 (2017): December
Publisher : Pascasarjana UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v5i3.7028

Abstract

Tulisan ini akan mengelaborasi tentang wujud implementasi nilai-nilai pendidikan Islam dalam kearifan lokal masyarakat Gorontalo terkait dengan siklus kehidupan. Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif dengan jenis studi kasus. Penelitian ini dilakukan di Gorontalo, dan difokuskan pada adat-istiadat yang masih berlaku di Gorontalo. Adapun pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan fenomenologi, etnografi, sosio-edukatif, dan hukum Islam. Sumber data primer penelitian ini diperoleh dari individu-individu yang berkompeten dalam hal tradisi dan adat-istiadat masyarakat Gorontalo baik dari lingkungan akademisi, budayawan, tokoh adat, tokoh agama, maupun tokoh masyarakat lainnya yang masih terlibat aktif dalam berbagai pelaksanaan ritus budaya di Gorontalo. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan tiga cara, yaitu: (1) observasi partisipasi; (2) wawancara mendalam; dan (3) penggunaan dokumen. Penelitian ini menggunakan 3 (tiga) instrumen utama yaitu: peneliti sendiri (human instrument); pedoman observasi; dan pedoman wawancara. Analisa data dalam penelitian ini bersifat deskriptif (deskriptif analitis) dan analisis komparatif. Untuk menarik kesimpulan, data yang dihimpun diolah melalui proses reduksi, sajian data, dan verifikasi. Wujud implementasi nilai-nilai pendidikan Islam dalam kearifan lokal masyarakat Gorontalo terkait dengan siklus kehidupan ditemukan pada beberapa makna edukatif yang diperoleh dari prosesi adat moponika/lenggota lo pohutu (pernikahan) dan molontalo (tujuh bulanan) Masing-masing dari prosesi yang terkait dengan siklus kehidupan tersebut memuat kearifan lokal berupa: 1) perlunya meninggalkan sifat-sifat tercela; 2) penyucian diri dari dosa lahir dan batin; 3) pentingnya menjaga kehalalan dari setiap harta yang dimiliki; 4) memperkuat pendirian, keimanan dan ketakwaan; 5) mempertahankan kesucian dan kehormatan diri; 6) kerendahan hati; 7) hidup hemat; 8) penataan diri mulai dari remaja sampai berumah tangga; 9) menjaga nama baik keluarga; 10) tidak meminta-minta; 11) keberkahan dan kebahagiaan hidup sebagai sasaran akhir; 12) penghargaan terhadap tamu dan kerabat; 13) serta pentingnya kesabaran dalam menjalani kehidupan.
PELAKSANAAN PENDIDIKAN KARAKTER DI SMK NEGERI 4 MAKASSAR Muh. Rusdi; Moh. Natsir Mahmud; Muh. Sain Hanafy; Muhammad Yaumi
Jurnal Diskursus Islam Vol 5 No 3 (2017): December
Publisher : Pascasarjana UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v5i3.7081

Abstract

Tulisan ini akan membahas tentang pelaksanaan pendidikan karakter dan resolusi untuk peningkatannya di SMK Negeri 4 Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan multi disipliner (berkaitan dengan berbagai disiplin ilmu pengetahuan), yaitu: pendekatan yuridis normatif, pedagogis, psikologis dan sosiologis. Sumber data primer adalah a). Guru Pendidikan Agama Islam, b). Peserta didik, dan c). Pengurus organisasi Remaja Pencinta Mesjid (RPM), sedangkan data sekunder, yaitu data yang berupa catatan atau dokumen–dokumen yang terkait dengan fokus penelitian yang diarsipkan oleh pihak sekolah. Pengumpulan data dilakukan melalui 1). Observasi (observation); 2). Wawancara mendalam (indepth interview); 3). Studi dokumentasi; dan 4). Focus Group Discussion (FGD) yang terbagi kedalam 2 (dua) sesi, yakni: 1) FGD siswa; dan, 2) FGD manajemen sekolah. Analisis data dilakukan berdasarkan model interaktif dari Miles dan Hubermann. Langkah-langkah analisis data yang dilakukan yaitu: 1). Reduksi data; 2). Penyajian data; dan 3). Verifikasi dan penarikan kesimpulan. Untuk mengecek keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan kredibilitas. Adapun teknik yang dilakukan antara lain: 1). Pengamatan secara seksama yang dilakukan secara terus menerus; 2). Triangulasi; dan 3). Melakukan membercheck. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanan pendidikan karakter di SMK Negeri 4 Makassar, terdiri dari: 1) Pendidikan karakter di setiap mata pelajaran yang dilakukan oleh setiap guru sebelum memulai materi mata pelajaran dengan durasi sekitar 5 (lima) menit; 2) Menjadikan pembentukan karakter sebagai salah satu target capaian pembelajaran yang diposisikan sebagai penopang kompetensi kerja, yakni pengetahuan dan keterampilan kerja yang menjadi kecirian dari SMK Negeri 4 Makassar sebagai sekolah kejuruan; 3) Menjadikan penilaian sikap sebagai syarat mutlak bagi siswa untuk naik kelas; 4) Membangun budaya berkarakter dalam lingkungan sekolah, yang diwujudkan melalui program 3S (Senyum, Salam dan Sapa) dan budaya lingkungan bersih; dan, 5) Mewajibkan siswa untuk mengikuti kegiatan pramuka, yang diakui secara nasional sebagai kegiatan yang ekstrakurikuler yang bermuatan pendidikan karakter.
PERILAKU NELAYAN DALAM LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP PENDIDIKAN ANAK DI DESA TAMALATE KECAMATAN GALESONG UTARA KABUPATEN TAKALAR Ramli Ramli; Abd. Rahman Getteng; Muliaty Amin; Susdiyanto Susdiyanto
Jurnal Diskursus Islam Vol 5 No 3 (2017): December
Publisher : Pascasarjana UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v5i3.6999

Abstract

Tulisan ini mengkaji tentang perilaku dalam kaitannya dengan masyarakat nelayan. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif pada lokasi di Desa Tamalate Kecamatan Galesong Utara Kabupaten Takalar. Fokus penelitian adalah perilaku nelayan dalam lingkungan keluarga terhadap pendidikan anak. Pendekatan yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah pendekatan fenomenologis. Sumber data dalam penelitian ini adalah orang tua  nelayan,  anak nelayan. punggawa, sawi atau buruh nelayan. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan instrumen pedoman observasi, pedoman wawancara dan alat-alat dokumen seperti kamera dan lain-lain. Data yang terkumpulkan dianalisis dengan cara reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Untuk mendapatkan data yang absah, maka diuji dengan cara ketekunan pengamatan, trianggulasi, dan Pengecekan anggota (member checks). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku  keluarga nelayan dalam  Pendidikan Anak di (informal)  Desa Tamalate Kecamatan Galesong berdasarkan hasil temuan, bahwa: (a) Keluarga nelayan  melakukan  ritual-ritual  appasili  dengan melibatkan keluarga dan tetangga (b) Orang tua nelayan melakukan ritual/upacara kelahiran (appatompolo) yang bernuangsa keagamaan melaui upacara akikah.(c). Orang tua nelayan telah membiasakan anak-anak melaut pada usia dini 8-12 tahun (d) Pendidikan kegamaan yang diwarikan kepada anak dilakukan secara turun temurun (e) Keluarga nelayan melakukan upacara adat dan melakukan persembahan dengan cara memberikan sesajen kepada yang diyakini bisa memberi barakah pada saat turun melaut.
KONTRIBUSI ORANG TUA DI SEKOLAH DASAR NEGERI 325 POLEWALIE KECAMATAN GILIRENG KABUPATEN WAJO Ashari Ashari; Moh. Natsir Mahmud; Safei Safei
Jurnal Diskursus Islam Vol 5 No 3 (2017): December
Publisher : Pascasarjana UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v5i3.7034

Abstract

Tulisan ini akan menyoroti tentang kontribusi orang tua di Sekolah Dasar Negeri 325 Polewalie Kecamatan Gilireng Kabupaten Wajo dalam meningkatkan prestasi belajar peserta didik. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan lokasi penelitian pada Sekolah Dasar Negeri 325 Polewalie Kecamatan Gilireng Kabupaten Wajo. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan pedagogis dan psikologis. Data diperoleh melalui metode wawancara dan dokumentasi dengan instrumen penelitian adalah pedoman wawancara dan alat dokumentasi seperti kamera dan flasdish. Aktifitas dalam analisis meliputi reduksi data (data reduction), penunjukan data (display daya) serta penarikan kesimpulan dan verifikasi (conclusion drawing/ verificatiori). Data diuji keabsahannya dengan cara melakukan perpanjangan pengamatan, peningkatan ketekunan, dan triangulasi yang mencakup triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontribusi antara orang tua dan pendidik dalam meningkatkan prestasi belajar dapat meningkatkan belajar anak di sekolah , sangat ditentukan oleh kerja sama orang tua dan pendidik karena pedidikan merupakan usaha untuk mendewasakan orang yang belum dewasa sehingga mampu berdiri sendiri sebagai manusia dewasa yang penuh ilmu pengetahuan. Sebagai implikasi dari penelitian ini, orang tua lebih memperhatikan potensi dan kreativitas yang dimiliki anak dan memberikan dukungan dan motivasi kepada anak dengan menciptakan suasana pembelajaran dirumah yang dapat mengasah potensi dan kreativitas pada anak.
POTRET KEMISKINAN DAN ANAK PUTUS SEKOLAH DI DESA TEMMABARANG KECAMATAN PENRANG KABUPATEN WAJO Muhlis M; Susdiyanto Susdiyanto; Abd. Rasyid Masri
Jurnal Diskursus Islam Vol 5 No 3 (2017): December
Publisher : Pascasarjana UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v5i3.7001

Abstract

Tulisan ini mengkaji tentang potret kemiskinan dan anak putus sekolah di desa Temmabarang Kecamatan Penrang Kabupaten Wajo. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian lapangan yang bersifat deskriptif kualitatif. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan fenomenologi. Sumber data dalam penelitian ini adalah anak-anak putus sekolah, orang tua yang memiliki anak-anak putus sekolah serta tokoh masyarakat di DesaTemmabarang Kecamatan Penrang Kabupaten Wajo. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti itu sendiri dan dibantu dengan pedoman observasi, pedoman wawancara, dan dokumentasi dengan alat-alat bantu untuk mengumpulkan data seperti tape recorder, video kaset, atau kamera. Data dianalisis dengan teknik editing, kodefikasi data, dan triangulasi. Data diuji keabsahannya dengan perpanjangan keikutsertaan dan ketekunan pengamatan. Potret kemiskinan dan anak putus sekolah di desa Temmabarang Kecamatan Penrang Kabupaten Wajo karena masih minimnya lahan yang bisa digarap untuk pertanian oleh masyarakat sehingga tidak memiliki penghasilan tetap, keberadaan lahan persawahan tidak menjamin karena tidak adanya irigasi, kebutuhan yang semakin hari semakin meningkat, dan tidak memiliki modal untuk berwirausaha serta kurangnya pengetahuan tentang pentingnya pendidikan.
PENERAPAN SUPERVISI AKADEMIK PENGAWAS PENDIDIKAN PADA MADRASAH ALIYAH KABUPATEN SIGI Moh. Junaidin; Moh. Natsir Mahmud; Andi Rasdiyanah; Muh. Sain Hanafi
Jurnal Diskursus Islam Vol 5 No 3 (2017): December
Publisher : Pascasarjana UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v5i3.7086

Abstract

Tulisan ini akan mengurai tentang penerapan supervisi akademik pengawas Pendidikan pada Madrasah Aliyah Kabupaten Sigi. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan lokasi di Madrasah Aliyah Kabupaten Sigi Propinsi Sulawesi Tengah. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan teologis normatif dan yuridis formal. Sumber data primer adalah data yang berasal dari pengawas, guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam, kepala madrasah, dan peserta didik. Data dikumpulkan dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan instrumen panduan observasi, acuan dokumentasi dan pedoman wawancara. Data diolah dan dianalisis dengan analisis deduktif, komparatif dan verifikasi data. Data diuji keabsahannya dengan presistent observation dan uji tringgulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Supervisi Akademik Pengawas Pendidikan pada Madrasah Aliyah Kabupaten Sigi berjalan dengan baik karena (1) pengawas memiliki kemampuan merencakan supervisi akademik yang meliputi keseluruhan proses pemikiran dan penentuan cara yang matang dari kegiatan-kegiatan yang akan dikerjakan dalam melakukan supervisi akademik, dalam rangka pencapaian tujuan khususnya untuk pembinaan profesional guru di madrasah; dan (2) kemampuan pengawas telah pengoptimalan pelaksanaan supervisi akademik melalui supervisi individu dan kelompok yang sangat membantu kematangan profesional Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam pada Madrasah Aliah Kabupaten Sigi dimana sebagai pembimbingan kepada guru dalam menyusun silabus dan RPP; memilih dan menerapkan metode pembelajaran, mengelola menggunakan media pembelajaran, dan pembimbingan melaksnakan evaluasi pembelajaran.

Page 1 of 1 | Total Record : 8