cover
Contact Name
Nur Arifin
Contact Email
diskursus@uin-alauddin.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
diskursus@uin-alauddin.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Diskursus Islam
ISSN : 23385537     EISSN : 26227223     DOI : -
Jurnal Diskursus Islam adalah jurnal yang diterbitkan oleh Program Pascasarjana UIN Alauddin Makassar yang merefleksikan diri sebagai wadah akademik untuk publikasi artikel ilmiah. Jurnal ini menfokuskan pada kajian/studi islam dalam berbagai aspeknya yang diharapkan dapat memberi referensi bagi pembaca dalam pengembangan wawasan akademik dan keilmuan.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 3 (2019): December" : 10 Documents clear
PROSES PELAKSANAAN STRATEGI PENYULUHAN AGAMA ISLAM DI KABUPATEN BARRU Maqbul Maqbul; Moch. Natsir Mahmud; Muliaty Amin; Firdaus Muhammad
Jurnal Diskursus Islam Vol 7 No 3 (2019): December
Publisher : Pascasarjana UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v7i3.11972

Abstract

Proses pelaksanaan strategi penyuluhan agama Islam di Kabupaten Barru menggunakan penelitian kualitatif. Pendekatan penelitian lebih mengutamakan disiplin ilmu komunikasi dakwah. Sumber data penelitian ini terdiri atas dua, yakni data primer dan skunder. Pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Pengolahan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara menata secara sistematis catatan hasil pengamatan data tertulis, fokus analisis data berdasar pada induktif dengan beberapa tahapan analisis. Proses pelaksanaan program strategi penyuluhan agama Islam bermula dari perencanaan, pengorganisasian dan pengawasan. Perencanaan dilaksanakan untuk menyesuaikan materi penyuluhan yang akan disampaikan berdasarkan situasi dan kondisi sasaran penyuluhan serta tujuan yang hendak dicapai. Perencanaan ini mengacu pada program kerja yang telah disusun oleh Pokjaluh, selanjutnya dilaksanakan observasi dengan cara pengamatan langsung di lokasi penyuluhan. Pengorganisasian, yakni dengan cara membentuk kelompok-kelompok penyuluhan di tingkat kecamatan dan desa, membetuk forum lembaga dakwah, membentuk dan mengaktifkan majelis taklim dan kelompok remaja mesjid, kemudian menyampaikan informasi tentang pelaksanaan penyuluhan. Pengawasan dalam kegiatan penyuluhan mencakup evaluasi pelaksanaan kinerja para penyuluh. Kinerja tersebut antara lain dilihat dari penyusunan laporan setiap penyuluh. Bentuk lain pengawasan adalah pihak Pokjaluh mengadakan rapat evaluasi setiap bulan.
PERENCANAAN SUPERVISI PPAI KOTA JAYAPURA DALAM PENINGKATAN KOMPETENSI GURU MADRASAH Sahudi Sahudi; Mappanganro Mappanganro; Arifuddin Siraj; St. Syamsudduha St. Syamsudduha
Jurnal Diskursus Islam Vol 7 No 3 (2019): December
Publisher : Pascasarjana UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v7i3.12592

Abstract

Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan secara mendalam tentang perencanaan supervisi PPAI Kota Jayapura dalam peningkatan kompetensi guru madrasah. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan bersifat deskriptif kualitatif. Pendekatan penelitian menggunakan pendekatan teologis normatif, yuridis normatif, pedagosis, sosiologis. Sumber data primer penelitian ini adalah 43 informan di Kota Jayapura yaitu; 1 orang Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jayapura, 1 orang Kepala Seksi Pendidikan Islam, 1 orang Pengawas PAI, 1 orang kepala Balai Diklat Keagamaan Provinsi Papua, 1 orang petugas di LPMP (Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan) Provinsi Papua, 19 orang Kepala Madrasah, dan 19 guru PAI yang dijadikan sasaran pengamatan serta laporan pengawas. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumenasi dan penelusuran referensi. Instrumen utama penelitian ini adalah peneliti sendiri, buku catatan, HP sebagai alat perekam dan alat photo. Teknik pengolahan data menggunakan model analisis Miles and Huberman (pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan). Pengujian keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PPAI Kota Jayapura telah melakukan 9 indikator perencanaan supervisi. Perencanaan supervisi bersifat umum. Belum didapati penjelasan rinci tentang data-data evaluasi supervisi guru-guru madrasah tahun sebelumnya (2016/2017). Hal ini menimbulkan ketidak jelasan rencana supervisi yang dilakukan PPAI terhadap masing-masing guru madrasah tahun pelajaran 2017/2018.
CONSTRUCTION COMPETENCCONSTRUCTION COMPETENCY OF ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION IN THE HIGH SCHOOL OF ISLAMIC RELIGION AL-AMANAH JENEPONTO Musram Mustafa; Syarifuddin Ondeng; Arifuddin Siraj; Muhammad Yaumi
Jurnal Diskursus Islam Vol 7 No 3 (2019): December
Publisher : Pascasarjana UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v7i3.11920

Abstract

This paper will elaborate on how the construction of Islamic Religious Education curriculum competencies at STAI Al-Amanah Jeneponto. This research is a qualitative research. The subject of this research is focused on the construction of the Islamic Religious Education curriculum at STAI Al-Amanah Jeneponto. The approach used in this research is sociological and pedagogical approach. The results showed that Islamic Religious Education curriculum construction at STAI Al-Amanah Jeneponto which is more focused on the design of the subject centered design curriculum, which is a curriculum designed to focus on Islamic Religious Education courses that are supported. The integration model found based on informant data is the "Integration Curriculum Model (ICM)" which is then developed in an integrated manner with an interdisciplinary approach to complement one another, especially those included in the Islamic Religious Education subject group.
MODEL PELATIHAN DALAM PERBAIKAN KINERJA GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA SEKOLAH MENENGAH ATAS DI KOTA JAYAPURA Marwan Sileuw; Syahruddin Usman; Siti Mania; Muhammad Khalifah Mustamin
Jurnal Diskursus Islam Vol 7 No 3 (2019): December
Publisher : Pascasarjana UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v7i3.12530

Abstract

Penelitian ini mengelaborasi tentang model pelatihan dalam perbaikan kinerja guru Pendidikan Agama Islam pada Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Jayapura dengan variabel perencanaan pelatihan, Jenis Kegiatan Pelaksanaan pelatihan, Metode pelatihan, materi pelatihan, penentuan instruktur, Jadwal pelatihan, Sarana Pelatihan, Peserta Pelatihan dan Evaluasi pelatihan. Jenis penelitian ini tergolong penelitian kualitatif. Pendekatannya adalah fenomenologis. Sumber data dalam penelitian ini adalah Kepala Balai Diklat, Widyaiswara BDK, Staf BDK, Ketua MGMP, Sekertaris MGMP, Guru PAI, Kepala Sekolah. Metode Pengumpulan data digunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengolahan dan analisis datanya menggunakan yang disarankan oleh Miles dan Humberman yakni reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Pelatihan yang di lakukan dalam perbaikan kinerja guru Pendidikan Agama Islam (PAI) Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Jayapura yang oleh Balai Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan (BDK) Propinsi Papua,  Kementerian Agama Propinsi Papua adalah mengarah kepada model klasik, yakni model yang dilakukan dengan memenuhi aspek perencanaan, teknik pelaksanaan, metode, pelatihan, materi pelatihan, Instruktur pelatihan, Penjadwalan, peserta pelatihan, dan evaluasi pelatihan.
DYNAMIC ESTABLISHMENT OF PONDOK PESANTREN IN THE MINORITY AREA OF JAYAPURA CITY Zulihi Zulihi; Sabaruddin Garancang; Kamaluddin Abunawas; Muljono Damopolii
Jurnal Diskursus Islam Vol 7 No 3 (2019): December
Publisher : Pascasarjana UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v7i3.11924

Abstract

This paper discusses the dynamics of the establishment of Islamic boarding schools in the minority areas of Jayapura City. This research method is a qualitative research with the approach used is the phenomenological approach and scientific approaches in the form of sociological and historical. The source of the data of this research is the boarding school caretakers, religious teachers, students, community leaders, traditional leaders, coaches, mentors, educators, and the community. Furthermore, the data collection methods used are observation, interview, documentation, and triangulation. The next stage is data processing techniques and data analysis is done through data reduction, data presentation, and data verification. The results of this study indicate that there are three concepts that become the dynamics of the establishment of huts in minority areas, namely: 1) History of its establishment including: there are indications of apostasy in remote areas of transimigration in Jayapura and Keerom Papua, the assumption of the Islamization of the majority of people in Jayapura, the existence of mosques which is very quiet from the pilgrims, the assumption of Islamic boarding schools as a stronghold of Muslims, and the assumption that Islamic boarding schools print human resources with a radical mindset, the involvement of traditional leaders. 2) Institutional development, including: formal and non-formal education. 3) Contributions of Islamic boarding schools include: the social religious field, the field of religious harmony, and the cultural field based on local wisdom.
PENGEMBANGAN MATERI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) BERWAWASAN MITIGASI BENCANA ALAM PADA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) DI KOTA PALU Arifuddin M Arif
Jurnal Diskursus Islam Vol 7 No 3 (2019): December
Publisher : Pascasarjana UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v7i3.12681

Abstract

Penelitian ini bermaksud mendeskripsikan konteks pengembangan materi Pendidikan Agama Islam (PAI) berwawasan mitigasi bencana alam pada SMP di Kota Palu. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui prosedur dan model pengembangan materi pembelajaran; dan 2) cakupan materi yang relevan diintegrasikan wawasan mitigasi bencana alam pada mata pelajaran PAI di SMP Kota Palu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, Focus Group Discussion (FGD), dan dokumentasi. Data diolah dengan pendekatan analisis denduktif dan induktif setelah melalui proses reduksi, perivikasi, dan penyajian data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; Materi pembelajaran PAI dalam Kurikukum 2013 terdapat pokok/sub pokok bahasan yang dapat diintegrasikan dengan wawasan mitigasi bencana alam. Pengembangan materi PAI berwawasan mitigasi bencana alam pada SMP di Kota Palu, menggunakan model pendekatan sekuen materi yang integrated conneted. Langkah-langkah pengembangannya adalah; melakukan analisis kompetensi pembelajaran, analisis materi dan kompetensi dasar yang relevan dengan materi mitigasi bencana alam, dan mendesain perangkat pembelajaran.
CHARACTER BUILDING THROUGH HADITH PERSPECTIVE (STUDY ANALYSIS ABOUT HADITH IMAN, ISLAM, AND IHSAN) La Ode Ismail Ahmad; Muhammad Amri; Risna Mosiba
Jurnal Diskursus Islam Vol 7 No 3 (2019): December
Publisher : Pascasarjana UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v7i3.11879

Abstract

Character building is seen to be an essential answer of the grim value ofeducation in which the gap is occured between intelectual intelligence and socialintelligence. On the intelectual intelligence side, education system succesfulydelivers brilliant people. Meanwhile, on the social intelligence, some of those whoare educated regarded the education as a showcase to justify actions that actuallyadverse the commonsense. This is, of course, go against the true value of eductionin which the outcome is to shape a brilliant, well-mannered generation. This is alsocompatible with the mission of Prophet Muhammad who aimed to complete themorality of human being. Therefore, teachers as the primary key of education bear ahuge responsibilites to transfer all the knowledge to the learners according to Iman, Islam, and Ihsan philosophy. All can be done as the teachers become role models of Iman (faith), Islam (religious), and Ihsan (good behaviour) to their pupils in theirlearning process
MANAJEMEN PENGELOLAAN ISLAMIC FULL DAY SCHOOL DI SDIT AS-SALAM KOTA JAYAPURA M. Dahlan Sain; Azhar Arsyad; Misyakat Malik Ibrahim; Marjuni Marjuni
Jurnal Diskursus Islam Vol 7 No 3 (2019): December
Publisher : Pascasarjana UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v7i3.12531

Abstract

Pengelolaan Islamic full day school di SDIT As-Salam Kota Jayapura. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan teologis normatif, dan yuridis normatif sedangkan pendekatan dari segi metode yaitu fenomenologi. Sumber data penelitian ini terdiri dari Ketua Yayasan, Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, dan Guru-guru, pada SDIT As-Salam Kota Jayapura sebagai informan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen atau daftar pertanyaan, wawancara, observasi partisipatif, dokumentasi, dan penelusuran referensi. Teknik analisis/pengolahan data kualitatif menggunakan pola deskriptif berupa sumber data dan data kualitatif menggunakan 3 tahapan yaitu 1) reduksi data, 2) display data, dan 3) verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan Islamic full day school di SDIT As-Salam Kota Jayapura meliputi tiga pilar pembangunan pendidikan, yaitu: (1) pembentukan karakter, (2) peningkatan mutu yang berdaya saing, dan (3) peningkatan efisiensi dan efektifitas pengelolaan pendidikan. Peran guru dalam proses pembelajaran, pertama, menggunakan pendekatan, strategi, metode, dan teknik-teknik dalam mengarahkan, memotivasi, dan membimbing peserta didik untuk berpartisipasi, aktif, dan kreatif belajar bersama, kedua, menyampaikan pengetahuan keagamaan yang fungsional, ketiga, untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan, baik lingkungan fisik maupun lingkungan sosial sesuai dengan ajaran Islam, keempat, melatih siswa untuk selalu mengamalkan ajaran Islam, menjalankan ibadah dan berbuat baik, SDIT yang senantiasa mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan melalui proses pembelajaran, standar penilaian pendidikan, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana prasarana, standar pengelolaan dan standar pembiayaan.
IMPLEMENTATION OF ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION LEARNING IN SMP NEGERI 2 KOLAKA Nursyalim Nursyalim; Syarifuddin Ondeng; Sulaiman Saat; Muh. Sain Hanafi
Jurnal Diskursus Islam Vol 7 No 3 (2019): December
Publisher : Pascasarjana UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v7i3.12014

Abstract

This paper discusses the implementation of Islamic religious education learning in SMP Negeri 2 Kolaka. This research is a qualitative research field. To obtain data in this study, researchers dug through several data sources, such as school principals, vice principals, Islamic religious education teachers and students' parents, and non-Islamic religious education teachers, religious leaders, educational leaders of community leaders, using the observation method interviews, and documentation. The results showed that the implementation of Islamic Religious Education learning in schools had been going well, especially in implementing Islamic religious education learning and religious activities in schools. However, the role of teachers, especially non-Islamic education teachers in religious activities, is still less involved in religious activities. Therefore, it is better for Islamic religious education teachers to be more proactive towards non-Islamic religious education teachers to be more active so that religious activities become a shared responsibility. And in the implementation of learning using learning methods to make it easier for students to understand the subject matter through the habituation method, the exemplary method, the lecture method, the question and answer method, the story method, the assignment method, the demonstration method method, the group work method, the discussion method, the practice method, and many other learning methods.
SUPPORTING AND INHIBITING FACTORS FOR DEVELOPING AKHLAKUL KARIMAH IN STUDENTS OF MADRASAH TSANAWIYAH STATE 1 MAKASSAR Saharuddin Saharuddin; Moch Natsir Mahmud; Syarifuddin Ondeng; Ulfiani Rahman
Jurnal Diskursus Islam Vol 7 No 3 (2019): December
Publisher : Pascasarjana UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v7i3.11922

Abstract

This paper will examine the supporting and inhibiting factors in the cultivation of moral behavior in students of Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Makassar City. This study is classified as a qualitative study with the location of the Madrasah Tsanawiyah state I Makassar study site. The approach used is a normative juridical approach, pedagogical approach, theological approach, psychological approach, phenomenological approach, ethnometodological approach, and symbolic interaction approach. Data processing and analysis is done by data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The validity of the data of this study was carried out through the stage of checking the credibility of the data with persistent observational techniques and source triangulation. Research results show that supporting planting morality in MTs Negeri 1 Makassar through three channels, namely (1) planting morality in learning, (2) planting morality in the extracurricular activities, (3) Students are all Muslim. The main obstacle to the cultivation of morality in the MTs Negeri 1 Makassar is in the teaching of teachers in the classroom. More specifically, the obstacle experienced by teachers is the lack of exercise books, the unavailability of funds for activities outside the madrasah and the absence of specialist teachers in the field of morality cultivation in MTs Negeri 1 Makassar City. Furthermore, the inhibitors of planting morality in MTs Negeri 1 Makassar City are (a) the lack of facilities and infrastructure in the form of Islamic religious education laboratories slightly inhibits the seeding of moral values in students, (b) education is faced with Student diversity, the belief side in one religion, and (c) Students have different backgrounds in life.

Page 1 of 1 | Total Record : 10