cover
Contact Name
Rahmat Prayogi
Contact Email
jsimbol.fkipunila@gmail.com
Phone
+6285718545534
Journal Mail Official
jsimbol.fkipunila@gmail.com
Editorial Address
Jl. Soemantri Brojonegoro No.1 Gedongmeneng Bandar Lampung.
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Published by Universitas Lampung
ISSN : 23554061     EISSN : 28305256     DOI : https://doi.org/10.23960/simbol
Core Subject : Education, Social,
J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia is a biannual journal (April and September) published by the Master of Indonesian Language and Literature Education study program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Lampung. It addresses a wide range of different fields in education, linguistics, applied linguistics, arts, and literature. The journal aims to promote the development of links between research in linguistics, applied linguistics, arts, as well as literature and its application in professional and educational settings. Therefore, the journal invites researchers, scholars, students to submit their research articles and literature reviews for publication in this journal. P-ISSN: 2355-4061 E-ISSN: 2830-5256 DOI Jurnal: https://doi.org/10.23960/J-Simbol
Articles 262 Documents
ANALISIS KONTEKS PADA TEKS EDITORIAL DALAM SURAT KABAR MEDIA INDONESIA YANG BERJUDUL “MENTERI SIBUK SENDIRI” Saputra, Wahyu Joko
J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 2 Sep (2024): J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalaluddin  mengatakan  bahwa  konteks   merupakan   sekebat   andaian   mengenai   dunia   yang dibangun oleh pendengar melalui  cara  psikologis  oleh  penden (Nasucha, 2016). Pada artikel ini, konteks pada teks editorial dalam surat kabar media Indonesia yang berjudul “Menteri Sibuk Sendiri” akan dianalisis dengan tujuan untuk mengetau makna konteks yang terkandung dalam berita. Adapun hasilnya, ditemukan 5 data konteks yang dimuat dalam berita editorial Media Indoensia yang berjudul “Menteri Sibuk Sendiri”. semua konteksnya membahasa mengenai kritik yang ditujukan pada pejabat di Indonesia yang mengawaikan tugas negaranya demi mempersiapkan langkah jitu memenangkan pemilu 2024. Jalaluddin said that context is a bundle of assumptions about the world that is built up psychologically by listeners (Nasucha, 2016). In this article, the context of the editorial text in an Indonesian media newspaper entitled "The Minister is Busy Himself" will be analyzed with the aim of knowing the meaning of the context contained in the news. As for the results, 5 context data were found which were published in Media Indonesia's editorial news entitled "The Minister is Busy Himself". all of the contexts discuss criticism aimed at officials in Indonesia who are monitoring their country's duties in order to prepare the right steps to win the 2024 election.
ANALISIS KEMAMPUAN MENULIS TEKS BERITA PESERTA DIDIK KELAS VIII SMP NEGERI 1 LAHAT Emawati, Emawati; Roza, Almira
J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 2 Sep (2024): J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe the ability to write news texts of class VIII students of SMP Negeri 1 Lahat. This study uses a quantitative method because the research data is in the form of numbers and analysis using statistics. Data were collected through interviews, samples, student worksheets that were collected and conclusions were drawn so that they could be more easily understood by researchers or others. The author's results state that the value of the ability to write news texts of class VIII students of SMP Negeri 1 Lahat is at the capable level. Overall, students have been able to develop elements of news texts, news structures and language rules of news texts. However, students must continue to improve their ability to write news texts.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan menulis teks berita peserta didik kelas VIII SMP Negeri 1 Lahat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif karena data penelitian berupa angka-angka dan analisis menggunakan statistik. Data dikumpulkan melalui hasil wawancara, sampel, lembar kerja siswa yang dikumpulkan dan diambil kesimpulannya agar dapat lebih mudah dipahami oleh peneliti ataupun orang lain. Hasil penulis menyatakan bahwa nilai kemampuan menulis teks berita peserta didik kelas VIII SMP Negeri 1 Lahat berada pada tingkat mampu. secara keseluruhan peserta didik sudah mampu dalam mengembangkan unsur-unsur teks berita, struktur berita dan kaidah kebahasaan teks berita. Walaupun demikian, peserta didik harus tetap meningkatkan kemampuan menulis teks berita yang dimiliki.
ATTENTIONAL DISTRACTION IN APP-BASED LANGUAGE LEARNING WITH MOBILE PHONES: A LITERATURE REVIEW Rosyidah, Risvi Uly; Hamim, Hamim; Cholili, Abd Hamid
J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 2 Sep (2024): J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research reviews attentional distraction factors in mobile phone-based language learning and proposes the Interactive Model of Attentional Distraction Management in learning as a new theoretical framework. Distractions from multitasking, notifications and social media apps were shown to reduce attention as well as memory function, hindering important cognitive processes in language acquisition. Individual factors such as age, gender and experience also affect the ability to manage distractions, which reinforces the urgency of adaptive attentional management. This new theoretical framework offers an interactive and personalised solution with three main components: cognitive, psychological and social environmental elements. Mobile phone-based applications can adjust learning settings in real-time, providing better user control over distractions. This model is expected to improve learners' focus, maintain attention, and support the effectiveness of technology-based language learning.
ANALISIS PRINSIP KESANTUNAN BERBAHASA INDONESIA DALAM INTERAKSI BELAJAR MENGAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 GUNUNGSITOLI UTARA Zega, Indah Karyani; Riana, Riana; Bu'ulolo, Yanida; Zega, Imansudi
J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 2 Sep (2024): J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketika interaksi belajar mengajar di kelas, siswa bukan hanya sekedar memperlihatkan tingkah laku yang sopan santun namun dalam tuturan atau berbahasa juga perlu kesantunan. Kesantunan dalam berbahasa menjadi hal penting untuk diperhatikan agar tetap diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan dari penelitian ini, untuk mendeskripsikan prinsip kesantunan berbahasa Indonesia siswa berdasarkan maksim kebijaksanaan dan maksim kesetujuan siswa dalam interaksi pembelajaran. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data yakni: observasi, rekaman video, dan dokumentasi. Proses analisis data menggunakan teknik yang dikemukakan oleh Milles dan Huberman yakni: mereduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, siswa dari kelas VIII-A di SMP Negeri 2 Gunungsitoli Utara dalam pembelajaran melakukan interaksi timbal balik antara guru dan siswa, di mana guru mendapatkan umpan balik dari siswa. Hasil penelitian kesantunan berbahasa siswa menunjukkan bahwa 22 responden menggunakan maksim kebijaksanaan dan maksim kesetujuan dengan tuturan yang santun. Kemudian, dari 22 responden terdapat 7 orang yang dalam bertutur masih menggunakan maksim kebijaksanaan dan maksim kesetujuan yang kurang santun. Dikatakan kurang santun karena dikaitkan dengan konteks yang terjadi dalam proses pembelajaran.
PENGEMBANGAN MEDIA KLIPING BEBASIS CANVA PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH DASAR Resmita, Armi; Junaidi, Junaidi; Syafruddin, Syafruddin; Satrial, Ardi
J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 2 Sep (2024): J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One of the factors that influences the improvement of students' understanding and learning outcomes is the use and development of appropriate learning media by teachers, because the media functions as a tool to deliver teaching materials. Therefore, this study aims to evaluate the validity, practicality, and effectiveness of Canva-based clipping learning media for explanatory text material in grade 6 of elementary school. This study uses the R&D (Research and Development) method with the ADDIE (analysis, design, development, implementation, and evaluation) development model developed by Dick and Carry. The sources of information in this study involved validators and students as research subjects. The results of the development and trial of Canva-based clipping learning media show that this media is very valid overall, practical in its implementation and use, and effective in improving students' abilities in extracting information and presenting explanatory texts. The analysis data shows that student learning outcomes in the skills aspect reached 87.63 and the knowledge aspect reached 90.15. Thus, Canva-based clipping learning media can be a useful alternative for teachers in helping students who have difficulty in learning, especially in understanding and identifying text structures in Indonesian language lessons. Salah satu faktor yang mempengaruhi peningkatan pemahaman dan hasil belajar siswa adalah penggunaan serta pengembangan media pembelajaran yang sesuai oleh guru, karena media berfungsi sebagai alat untuk menyampaikan materi ajar. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi validitas, praktikalitas, dan efektivitas media pembelajaran kliping berbasis Canva untuk materi teks eksplanasi di kelas 6 SD. Penelitian ini menggunakan metode R&D (Research and Development) dengan model pengembangan ADDIE (analysis, design, development, implementation, and evaluation) yang dikembangkan oleh Dick dan Carry. Sumber informasi dalam penelitian ini melibatkan validator dan siswa sebagai subjek penelitian. Hasil pengembangan dan uji coba media pembelajaran kliping berbasis Canva menunjukkan bahwa media ini sangat valid secara keseluruhan, praktis dalam pelaksanaan dan penggunaannya, serta efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa dalam mengekstraksi informasi dan menyajikan teks eksplanasi. Data analisis menunjukkan bahwa hasil belajar siswa dalam aspek keterampilan mencapai 87,63 dan aspek pengetahuan mencapai 90,15. Dengan demikian, media pembelajaran kliping berbasis Canva dapat menjadi alternatif yang berguna bagi guru dalam membantu siswa yang mengalami kesulitan dalam pembelajaran, khususnya dalam memahami dan mengidentifikasi struktur teks pada pelajaran bahasa Indonesia.
PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO ANIMASI UNTUK MENUNJANG PEMBELAJARAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS DESKRIPSI SISWA KELAS VII MTS NURUL IMAN BLITAR Asyiroh, Eva Nur; Hermawan, Agus; Sa’diyah, Lailiyatus
J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 2 Sep (2024): J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this research is to produce learning media in the form of animated videos that are valid and suitable for use. This research is Borg & Gall Research and Development (R&D) using interview and questionnaire techniques. The limitation of this research lies in the use of only one main material or one Basic Competency, so it cannot be used in the subsequent learning process. The subjects of this research were 21 class VII students at MTs Nurul Iman Blitar. The learning animation video development process consists of (1) Needs analysis, (2) Product design, (3) Product testing and (4) Product revision. This research found that animated learning videos were declared valid in three aspects, namely media aspects (90%), material aspects (91%) and teacher validation (96%). Based on the product satisfaction questionnaire given to students, this learning animation video obtained a satisfaction percentage of 95% so that this product was declared very suitable for use as a learning medium. It is hoped that the development of this animated video can be developed with new thoughts and ideas by future researchers and can become a reference for teachers in choosing appropriate learning media that suits the students' character.Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan media pembelajaran berbentuk video animasi yang valid dan layak untuk digunakan. Penelitian ini merupakan Penelitian dan Pengembangan (R&D) Borg & Gall dengan menggunakan teknik wawancara dan kuesioner.  Batasan penelitian ini terletak pada penggunaan satu materi pokok atau satu Kompetensi Dasar saja, sehingga tidak bisa digunakan dalam proses pembelajaran selanjutnya. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII MTs Nurul Iman Blitar sejumlah 21 siswa. Proses pengembangan video animasi pembelajaran terdiri dari (1) Analisis kebutuhan, (2) Perancangan produk, (3) Uji coba produk dan (4) Revisis produk. Penelitian ini menemukan bahwa video animasi pembelajaran dinyatakan valid dalam tiga aspek, yaitu aspek media (90%), aspek materi (91%) dan validasi guru ajar (96%). Berdasarkan kuesioner kepuasan produk yang diberikan kepada siswa, video animasi pembelajaran ini memeproleh presentase kepuasan sebesar 95% sehingga produk ini dinyatakan sangat layak digunakan sebagai media pembelajaran. Pengembangan video animasi ini diharapkan dapat dikembangkan dengan gagasan dan ide-ide baru oleh para peneliti selanjutnya serta dapat menjadi referensi bagi guru dalam memilih media pembelajaran yang tepat dan sesuai dengan karakter peserta didik.
Metode Pembelajaran Studi Islam di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Madrasah Arabiyah (MA) Bayang Kabupaten Pesisir Selatan Syafrijal, Syafrijal; Yunus, Muhammad
J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 2 Sep (2024): J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to analyze and describe the implementation of Islamic studies learning methods at the Islamic High School (STAI) Madrasah Arabiyah (MA) Bayang, Pesisir Selatan Regency. The research focus includes three main learning methods applied, namely textual-contextual methods, problem-based learning, and collaborative learning. The research uses a qualitative approach with analytical descriptive methods, with data collection techniques through participant observation, in-depth interviews with 5 lecturers and 15 students, as well as documentation studies. Data analysis uses the Miles and Huberman interactive model. The research results show that the implementation of learning methods at STAI MA Bayang is integrative and adaptive, by combining the three methods according to the characteristics of the course. The textual-contextual method is effective in developing a comprehensive understanding of religious texts, problem-based learning is successful in improving analytical skills in dealing with contemporary issues, and collaborative learning encourages active learning through interaction between students. Despite facing challenges such as limited resources and diversity of student backgrounds, institutions have succeeded in overcoming them through various development programs and utilization of learning technology.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan implementasi metode pembelajaran studi Islam di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Madrasah Arabiyah (MA) Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan. Fokus penelitian meliputi tiga metode pembelajaran utama yang diterapkan yaitu metode tekstual-kontekstual, problem-based learning, dan collaborative learning. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analitis, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan 5 dosen dan 15 mahasiswa, serta studi dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode pembelajaran di STAI MA Bayang bersifat integratif dan adaptif, dengan memadukan ketiga metode sesuai karakteristik mata kuliah. Metode tekstual-kontekstual efektif dalam mengembangkan pemahaman komprehensif terhadap teks keagamaan, problem-based learning berhasil meningkatkan kemampuan analitis dalam menghadapi isu kontemporer, dan collaborative learning mendorong pembelajaran aktif melalui interaksi antar mahasiswa. Meskipun menghadapi tantangan seperti keterbatasan sumber daya dan keragaman latar belakang mahasiswa, institusi berhasil mengatasinya melalui berbagai program pengembangan dan pemanfaatan teknologi pembelajaran.
PEMANFAATAN KONJUNGSI SUBORDINATIF DALAM TEKS MOTIVASI DI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM Setyawati, Nanik; Prayogi, Icuk; Indrariani, Eva Ardiana; Kurniawan, Latif Anshori
J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 2 Sep (2024): J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Good knowledge and understanding of conjunctions, especially subordinating conjunctions, will help language users communicate effectively. In this research, the relationship between meaning and subordinating conjunction markers in motivational texts on Instagram social media will be explored through a qualitative approach. Data collection was carried out by observing the use of subordinating conjunctions in motivational texts on social media from four accounts on Instagram. To find out the meaning relationship contained in subordinating conjunctions, the researcher carried out data analysis using the matching method; Meanwhile, to find out the markers for subordinating conjunctions, the data was analyzed using the agih method. Data that has been successfully analyzed is presented informally. The results obtained are that there are ten relationships in the meaning of subordinating conjunctions and their markers, namely: (1) relationships in the meaning of time, including: the beginning of the event marked since; the beginning of the time of an event marked by another event marked by, when, and while; the beginning of an event that is preceded by another event marked after; and the duration of an event marked with a certain event marked until; (2) the meaning relationship of terms marked as long as, if, if, if, and if; (3) the relationship between meaning and goal marked in order; (4) concessive meaning relationships marked although and although; (5) the meaning relationship between marked comparisons such as; (6) the meaning relationship of comparison is marked rather than;  (7) causal meaning relationship marked because; (8) the meaning relationship of the results marked then, until, and so; (9) the relationship between the meaning of marked tools with and without; and (10) the meaning relationship of complementation is marked by that. Pengetahuan dan pemahaman yang baik tentang konjungsi, khususnya konjungsi subordinatif akan membantu para pemakai  bahasa dalam berkomunikasi secara efektif. Dalam penelitian ini akan dieksplorasi seputar hubungan makna dan penanda konjungsi subordinatif dalam teks motivasi di media sosial Instagram melalui pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui penyimakan terhadap pemanfaatan konjungsi subordinatif dalam teks motivasi di media sosial dari empat akun di Instagram. Untuk mengetahui hubungan makna yang terdapat dalam konjungsi subordinatif, analisis data peneliti lakukan dengan metode padan; sedangkan untuk mengetahui penanda konjungsi subordinatif, data dianalisis dengan  memanfaatkan metode agih. Data yang telah berhasil dianalisis disajikan secara informal. Hasil yang diperoleh adalah adanya sepuluh hubungan makna konjungsi subordinatif dan penandanya, yaitu: (1) hubungan makna waktu, meliputi: awal peristiwa berpenanda sejak; awal waktu peristiwa yang ditandai dengan peristiwa lain berpenanda demi, ketika, dan selagi; awal suatu peristiwa yang didahului dengan peristiwa lain berpenanda setelah; dan lamanya suatu peristiwa yang ditandai dengan peristiwa tertentu berpenanda hingga; (2) hubungan makna syarat berpenanda asalkan, bila, apabila, jika, dan kalau; (3) hubungan makna tujuan berpenanda agar; (4) hubungan makna konsesif berpenanda walau dan meski; (5) hubungan makna pembandingan berpenanda seperti; (6) hubungan makna  perbandingan berpenanda daripada;  (7) hubungan makna sebab  berpenanda karena; (8) hubungan makna hasil berpenanda maka, sampai, dan sehingga; (9) hubungan makna alat berpenanda dengan dan tanpa; dan (10) hubungan makna komplementasi berpenanda bahwa. 
KORELASI TERHADAP PERSEPSI PENGGUNAAN MEDIA ONLINE DIGITAL INTERAKTIF DENGAN KEMAMPUAN MENULIS BAHASA INGGRIS SISWA TINGKAT SMA Nisa, Khairun; Nurweni, Ari; Yufrizal, Hery; Mahful, Mahful
J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 2 Sep (2024): J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The use of interactive digital online media in the English teaching and learning process has become increasingly widespread, especially since the outbreak of the Covid-19 outbreak in 2020. In this case, not only educational-based media such as Google Classroom, Edmodo, or various digital dictionaries, but also video conference service provider software, to social media and entertainment site networks have transformed into unlimited sources of teaching materials, especially for the field of English language science. Students are one of the groups that actively utilize various types of media as a means of learning and gaining knowledge and techniques that can be applied in their English production. This study was designed to identify high school students related to the use of internet-based interactive digital media and relate it to their English writing skills. A survey using a closed-ended questionnaire was conducted to obtain responses that lead to students' use of digital online media to then be analyzed in relation to their achievements in the writing test. This study found that the correlation between the use of interactive online media and students' English writing skills has a negative relationship. This can be seen from students' English writing skills which are inversely proportional to students' perceptions of the use of interactive online media.Penggunaan media online digital interaktif dalam proses belajar mengajar Bahasa Inggris semakin marak terutama sejak merebaknya wabah Covid-19 pada 2020 lalu. Dalam hal ini, tak hanya media berbasis edukasi seperti Google Classroom, Edmodo, atau pun beragam kamus digital, namun juga perangkat lunak penyedia layanan video conference, hingga media sosial dan jejaring situs hiburan bertransformasi menjadi sumber bahan ajar tak terbatas terutama untuk bidang keilmuan Bahasa Inggris. Pelajar menjadi salah satu kelompok yang secara aktif memanfaatkan ragam jenis media ini sebagai sarana belajar dan memperoleh pengetahuan serta teknik yang dapat diterapkan dalam produksi Bahasa Inggris mereka. Penelitian ini dirancang untuk mengidentifikasi pelajar di tingkat SMA terkait penggunaan media digital interaktif berbasis internet dan menghubungkannya dengan keterampilan mereka dalam menulis bahasa Inggris (writing). Survei dengan menggunakan close-ended questionnaire dilakukan untuk memperoleh respon yang mengarah pada penggunaan media online digital para pelajar untuk kemudian dianalisis kaitannya dengan capaian mereka dalam writing test. Dalam penelitian ini didapati bahwa korelasi antara penggunaan media online interaktif dengan kemampuan menulis Bahasa Inggris siswa memiliki hubungan yang neagtif. Hal ini terlihat dari kemampuan menulis Bahasa Inggris siswa berbanding terbalik dengan persepsi siswa terhadap penggunaan media online interaktif.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS DRAMA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL MEA (MEANS ENDS ANALYSIS) SISWA KELAS VIII Waruwu, Lestari
J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 2 Sep (2024): J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to improve students' ability to write drama texts using the MEA (Means Ends Analysis) model. To achieve these objectives, this study used the Classroom Action Research method with the implementation procedures are: planning, action, observation, and reflection. This Classroom Action Research activity was carried out in two cycles using data collection techniques, observation sheets and assessment sheets. The subjects of this study were VIII grade students of SMP Negeri 1 Tuhemberua with a total of 34 students with 18 males and 16 females conducted in the even semester of the 2018/2019 Learning Year. The results of the study showed that there was an increase in students' ability to write drama texts using the MEA (Means Ends Analysis) model. This, seen in the results of cycle I, the lowest score was 40 while the highest score was 80 with an average score of 57.11 while in cycle II with the lowest score of 70 while the highest score was 94 with an average score of 76.32. The results of the observation of researchers in cycle I, the first meeting amounted to 45.45% and the second meeting amounted to 63.63%. While cycle II, the first meeting amounted to 72.72% and the second meeting amounted to 100%. The results of student observation in cycle I, the first meeting was 26.20% and the second meeting was 41.17%. While the observation results in cycle II, namely the first meeting amounted to 63.37% and the second meeting amounted to 100%.       Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan siswa menulis teks drama dengan menggunakan model MEA (Means Ends Analysis). Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas dengan prosedur pelaksanaannya adalah: perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Kegiatan Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan dua siklus dengan menggunakan teknik pengumpulan data, lembar observasi dan lembar penilaian. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Tuhemberua dengan jumlah siswa 34 orang dengan jumlah laki-laki 18 orang dan perempuan 16 orang yang dilaksanakan pada semester genap Tahun Pembelajaran 2018/2019. Hasil penelitian, ada peningkatan kemampuan siswa menulis teks drama dengan menggunakan model MEA (Means Ends Analysis). Hal ini, terlihat pada hasil siklus I nilai nilai terendah 40 sedangkan nilai tertinggi 80 dengan rata-rata nilai sebesar 57,11 Sedangkan pada siklus II dengan nilai terendah 70 sedangkan nilai tertinggi 94 dengan rata-rata nilai sebesar 76,32. Hasil observasi peneliti siklus I pertemuan pertama sebesar 45,45% dan pertemuan kedua sebesar 63,63%. Sedangkan siklus II yaitu pertemuan pertama sebesar 72,72% dan pertemuan kedua sebesar 100%. Hasil observasi siswa siklus I pertemuan pertama 26,20% dan pertemuan kedua sebesar 41,17%. Sedangkan hasil observasi pada siklus II yaitu pertemuan pertama sebesar 63,37% dan pertemuan kedua sebesar 100%.

Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 2 Sep (2024): J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 1 Apr (2024): J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 2 Sep (2023): J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 1 Apr (2023): J-SIMBOL (Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 11, No 1 Apr (2023): J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 2 Sep (2022): J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 1 Apr (2022): J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 2 Sep (2021): J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 1 Apr (2021): J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 2 Sep (2020): J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 1 Apr (2020): J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7, No 2 Sep (2019): J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7, No 1 Apr (2019): J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6, No 2 Sep (2018): J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 6, No 1 Apr (2018): J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 2 Sep (2017): J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 1 Apr (2017): J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4, No 1 Apr (2016): J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 3, No 2 Sep (2015): J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 3, No 1 Apr (2015): J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 2 Sep (2014): J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 1 Apr (2014): J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1, No 2 Sep (2013): J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1, No 2 (2013): J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) More Issue