cover
Contact Name
Rahmat Prayogi
Contact Email
jsimbol.fkipunila@gmail.com
Phone
+6285718545534
Journal Mail Official
jsimbol.fkipunila@gmail.com
Editorial Address
Jl. Soemantri Brojonegoro No.1 Gedongmeneng Bandar Lampung.
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Published by Universitas Lampung
ISSN : 23554061     EISSN : 28305256     DOI : https://doi.org/10.23960/simbol
Core Subject : Education, Social,
J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia is a biannual journal (April and September) published by the Master of Indonesian Language and Literature Education study program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Lampung. It addresses a wide range of different fields in education, linguistics, applied linguistics, arts, and literature. The journal aims to promote the development of links between research in linguistics, applied linguistics, arts, as well as literature and its application in professional and educational settings. Therefore, the journal invites researchers, scholars, students to submit their research articles and literature reviews for publication in this journal. P-ISSN: 2355-4061 E-ISSN: 2830-5256 DOI Jurnal: https://doi.org/10.23960/J-Simbol
Articles 262 Documents
Pemahaman Mahasiswa Universitas Islam Bandung terhadap Ejaan Bahasa Indonesia dalam Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) Edisi V Silviany, Irma Yulita; Dewi, Asri Nuranisa; Pratikno, Heru
J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 2 Sep (2024): J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini disusun berdasarkan temuan masih banyaknya mahasiswa yang belum memahami dan menerapkan ejaan dalam karya tulis yang mereka susun, khususnya penerapan Ejaan Yang Disempurnakan Edisi 5 (EYD Edisi 5). Meskipun pengajaran di kelas mengenai EYD Edisi 5 sudah kerap mereka dapatkan. EYD Edisi 5 ini merupakan revisi terbaru yang dihadirkan signifikansi dalam perubahan aturan ejaan didalamnya, melalui perubahan-perubahan ini mahasiswa di perguruan tinggi perlu memahami dan menguasai standar ejaan yang telah diperbarui dalam edisi terbaru ini secara efektif, guna komunikasi akademik dan profesional. Penelitian ini memiliki sifat uji variabel yang mana sangat cocok menggunakan metode campuran atau kerap disebut dengan mix method, yaitu prosedur dalam mengumpulkan, menganalisis, dan mengkombinasikan metode kuantitatif dan kualitatif dalam satu penelitian. Melalui penggunaan mix method ini, menghasilkan uraian jawaban penelitian yang komprehensif dan akuntabel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan grafik pemahaman mahasiswa terhadap ejaan dalam EYD Edisi V setelah mendapatkan treatment pelatihan materi ejaan bahasa Indonesia.This research was prepared based on the finding that there are still many students who do not understand and apply spelling in the written work they compose, especially the application of Enhanced Spelling Edition 5 (EYS Edition 5). Even though they often receive classroom teaching regarding EYD Edition 5. EYD Edition 5 is the latest revision which presents significance in changes to the spelling rules in it. Through these changes students in tertiary institutions need to understand and master the spelling standards that have been updated in this latest edition effectively, for academic and professional communication. This research has the nature of a variable test which is very suitable for using mixed methods or often called mix methods, namely procedures for collecting, analyzing and combining quantitative and qualitative methods in one study. Through the use of this mix method, it produces a comprehensive and accountable description of research answers. The results of this research show that there is an increase in the graph of students' understanding of spelling in EYD Edition V after receiving training treatment on Indonesian spelling material.
ANALISIS PENGGUNAAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) OLEH MAHASISWA DALAM PERKULIAHAN DI PRODI PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN FKIP UNIVERSITAS NIAS Harefa, Envilwan Berkat
J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 1 Apr (2024): J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam perkuliahan di prodi Pendidikan Teknik Bangunan FKIP Universitas Nias. Penelitian ini dengan dilakukan dengan dengan mengkaji data pengamatan secara kualitatif dan kuantitatif, Berdasarkan hasil penelitian menemukan bahwa Penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam perkuliahan di prodi Pendidikan Teknik Bangunan FKIP Universitas Nias memberikan kemudahan bagi pengguna (Perceived Ease of Use), dibuktikan dengan perolehan hasil persentase sebesar 15,01%. Hal yang sama juga termasuk pada Persepsi Kegunaan (Perceived Usefulness) sebesar 12,51%, Kualitas Sistem (System Quality) sebesar 14,97% dan Kualitas Informasi (Information Quality) sebesar 12,51%. Mahasiswa memberikan pernyataan setuju dalam Penggunaan Artificial Intelligence (AI) pada perkuliahan di prodi Pendidikan Teknik Bangunan FKIP Universitas Nias, dibuktikan dengan tertinggi persentase sebesar 62,00 %. Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) secara efektif dalam proses belajar dapat menjadi solusi untuk meningkatkan kualitas perkuliahan di Prodi Pendidikan Teknik Bangunan.This study aims to analyze the use of Artificial Intelligence (AI) in lectures at the Building Engineering Education study program, FKIP, Nias University. This study was conducted by reviewing qualitative and quantitative observation data. Based on the results of the study, it was found that the use of Artificial Intelligence (AI) in lectures at the Building Engineering Education study program, FKIP, Nias University provides convenience for users (Perceived Ease of Use), as evidenced by the percentage of 15.01%. The same thing also includes the Perceived Usefulness of 12.51%, System Quality of 14.97% and Information Quality of 12.51%. Students gave a statement of agreement in the Use of Artificial Intelligence (AI) in lectures at the Building Engineering Education study program, FKIP, Nias University, as evidenced by the highest percentage of 62.00%. Effective use of Artificial Intelligence (AI) in the learning process can be a solution to improve the quality of lectures at the Building Engineering Education Study Program.
Analisis Aspek Psikologi dalam Majas pada Puisi Suwung, Hati Jogja, dan Mampir Karya Joko Pinurbo Prasetyo, Heru; Waseso, Dito Jati; Munaris, Munaris; Putri, Ayu Setiyo
J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 1 Apr (2024): J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to identify the psychological aspects contained in the figure of speech in three poems by Joko Pinurbo, entitled Suwung, Hati Jogja, and Mampir. The research method used is qualitative approach with text analysis. The data were analyzed by identifying style of language used in the three poems, then interpretation was carried out to understand the related psychological aspects. Results of the research show that the three poems include various figures of speech that reflect certain psychological aspects. Figures of speech found include hyperbole and synesthesia. hyperbole is used to express feelings of loneliness and emptiness in Suwung's poetry. Hyperbole and synesthesia are used to symbolize the soul and identity of the city of Jogja in the poem Hati Jogja. Hyperbole used to give life to objects and convey human emotion in Mampir's poetry. This research adds to our understanding of the relationship between literature and psychology. Psychological analysis of the figures of speech found in poetry provides a new view of how poetry can affect emotions and thoughts of the reader. The implication of this research is the importance of knowing and understanding psychological aspects in literary works, especially poetry, in the context of education and self-development.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi aspek psikologis yang terdapat dalam majas pada tiga puisi karya Joko Pinurbo, yang berjudul Suwung, Hati Jogja, dan Mampir. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis teks. Data dianalisis dengan mengidentifikasi gaya bahasa yang dipakai dalam ketiga puisi tersebut, lalu dilakukan interpretasi untuk memahami aspek psikologis yang terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga puisi tersebut mencakup berbagai majas yang mencerminkan aspek psikologis tertentu. Majas yang ditemukan termasuk hiperbola dan sinestesia. hiperbola digunakan untuk mengungkapkan perasaan kesepian dan kehampaan dalam puisi Suwung. Hiperbola dan sinestesia digunakan untuk melambangkan jiwa dan identitas kota Jogja dalam puisi Hati Jogja. Hiperbola digunakan untuk memberi kehidupan pada objek dan menampilkan emosi manusia dalam puisi Mampir.  Penelitian ini menambah pemahaman kita tentang keterkaitan antara sastra dan psikologi. Analisis psikologis dari majas yang terdapat pada puisi memberikan pandangan baru tentang bagaimana puisi dapat mempengaruhi emosi dan pikiran pembaca. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya mengetahui dan memahami aspek psikologi dalam karya sastra, terutama puisi, dalam konteks pendidikan dan pengembangan diri. Keywords: Literature, Figure of Speech, Psychology, Poetry
Efektivitas Bahan Ajar pada Mata Kuliah Desain Pembelajaran Bahasa Indonesia Anak Berkebutuhan Khusus berbantuan Aplikasi Book Creator Tansliova, Lili; Sari, Yuliana; Wulandari, Ayu Nadira
J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 2 Sep (2024): J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to assess the effectiveness of teaching materials of Indonesian Design Learning for children with special needs, assisted by the Book Creator application. The method used in this research is Research and Development (R&D). The procedure of this study consists of observation, questionnaire distribution, and giving specialized test. Compared to conventional teaching material development methods, the R&D method will obtain more valid and reliable results. The findings reveal that the developed materials are a valuable alternative for instructional purposes. The materials not only meet the validity criteria from experts but also significantly enhance students' understanding of designing learning for children with special needs. Based on validity test, expert validation results show a score of 85.5% for content and 86% for design, confirming the materials' suitability for use. Furthermore, an effectiveness test score of 86% demonstrates a substantial contribution to the learning process, supporting the recommendation for broader implementation. Penelitian ini bertujuan untuk melihat keefektifan bahan ajar pada mata kuliah Desain Pembelajaran Bahasa Indonesia Anak Berkebutuhan Khusus berbantuan aplikasi Book Creator yang telah dikembangkan ketika digunakan di Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FBS Unimed. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R&D). Metode R&D digunakan dengan melibatkan tahap observasi, penyebaran angket, dan tes khusus. Dibandingkan dengan metode pengembangan bahan ajar konvensional, metode R&D memungkinkan diperolehnya hasil yang lebih valid dan reliabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar ini dapat menjadi alternatif yang baik dalam pembelajaran. Bahan ajar ini tidak hanya memenuhi kriteria validitas dari ahli, tetapi juga efektif meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang desain pembelajaran untuk anak berkebutuhan khusus. Hasil validasi ahli materi sebesar 85,5% dan ahli desain sebesar 86% menunjukkan bahwa bahan ajar tersebut layak digunakan. Selain itu, uji efektivitas sebesar 86% menunjukkan bahwa bahan ajar ini memberikan kontribusi yang signifikan terhadap proses pembelajaran sehingga dapat direkomendasikan untuk digunakan secara lebih luas. 
Analisis Paralelisme dalam Puisi Hilang (Ketemu) Karya Sutardji Calzoum Bachri Wijaya, Satria; Destiani, Destiani; Putri, Tiara Herya
J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 2 Sep (2023): J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Poetry ‘Hilang (Ketemu)’ a signature work by Sutardji Calzoum Bachri, is presented in a beautiful stanza with the selection of diction as its characteristic. The forms of meaning and typography displayed in his poetry also embellish the style of language in his poems. This study aims to analyze the use of figurative language namely parallelism, assonance, alliteration, and the meaning contained in the poetry ‘Hilang (Ketemu)’. This research is a type of qualitative research. The data in this study is in the form of an array of poetry by Sutardji Calzoum, ‘Hilang (Ketemu)’ which contains figurative language. Data collection techniques used in the form of see, read, note. Furthermore, the data analysis technique used is descriptive qualitative. The data analysis steps used were reading and listening to the poetry ‘Hilang (Ketemu)’; then analyze the style of language used in it; grouping the results of data analysis; describe the results of the analysis. The results of this study indicate that the poetry ‘Hilang (Ketemu)’ contains figurative language in the form of parallelism, assonance, alliteration, repetition, and meaning.Puisi yang berjudul ‘Hilang (Ketemu)’ ciptaan Sutardji Calzoum Bachri disuguhkan dalam bentuk bait yang indah dengan pemilihan diksi sebagai ciri khasnya. Bentuk makna maupun tipografi yang ditampilkan dalam puisinya turut memperindah gaya bahasa dalam puisi-puisi karyanya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan gaya bahasa yakni paralelisme, asonansi, aliterasi, dan makna yang terkandung di dalam puisi ‘Hilang (Ketemu)’. Kajian ini ialah salah satu kajian kualitatif. Data dalam kajian ini berupa larik puisi ‘Hilang (Ketemu)’ karya Sutardji Calzoum yang mengandung gaya bahasa. Teknik untuk menggumpulkan data ialah simak, baca, catat. Selanjutnya teknik untuk menganalisis data berupa deskriptif kualitatif. Langkah-langkah kajian dalam menganalisis data, yakni membaca dan menyimak puisi ‘Hilang (Ketemu)’; selanjutnya menganalisis gaya bahasa yang digunakan di dalamnya; mengelompokkan hasil analisis data; mendeskripsikan hasil analisis. Hasil dari penelitian ini menunjukkan puisi ‘Hilang (Ketemu)’ mengandung gaya bahasa berupa paralelisme, asonansi, aliterasi, repetisi, dan makna. Keywords: Alliteration, Assonance, Parallelism, Poetry, Repetition.
REPRESENTASI KETIMPANGAN NILAI SOSIAL DALAM NOVEL “TELUK ALASKA” KARYA EKA ARYANI Azzahra, Gabrielle Widhan; Hadi, Saptono; Sa'diyah, Lailiyatus; Hermawan, Agus
J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 2 Sep (2024): J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to resolve various problems, namely: what social values representations are present in Eka Aryani's novel "Teluk Alaska" and how the representations of social values in the novel convey meaning. This research is a qualitative descriptive study. The data used in this study are from two categories, namely primary data and supporting data. The primary source of data in this study is Eka Aryani's novel "Teluk Alaska", published by Bintang Media in Depok, West Java, in July 2019, with a total of 407 pages. The results of this study show that the novel "Teluk Alaska" portrays various aspects of social disparities in society. These representations include economic disparities, gender disparities, educational access disparities, and other social aspects. The author uses various narrative techniques such as character depiction, plot development, and dialogue to depict these inequalities. The purpose is to trigger reflection and increase readers' awareness about social issues that exist. This research provides a deeper understanding of the representation and meaning of social values in literary works, particularly in the context of the novel "Teluk Alaska". Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelesaikan berbagai permasalahan, yakni: apa saja representasi nilai sosial yang ada pada novel Teluk Alaska karya Eka Aryani dan bagaimana makna representasi nilai sosial yang ada pada novel Teluk Alaska karya Eka Aryani. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Data yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari dua kategori, yakni data utama dan data pendukung. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah novel Teluk Alaska karya Eka Aryani yang diterbitkan oleh penerbit Bintang Media di Depok, Jawa Barat pada Juli tahun 2019, dengan tebal 407 halaman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa novel Teluk Alaska menggambarkan berbagai aspek kesenjangan sosial dalam masyarakat. Representasi ini meliputi kesenjangan ekonomi, kesenjangan gender, kesenjangan akses pendidikan, dan aspek-aspek sosial lainnya. Penulis menggunakan berbagai teknik naratif seperti penggambaran karakter, alur cerita, dan dialog untuk menggambarkan ketimpangan-ketimpangan ini. Tujuannya adalah untuk memicu refleksi dan meningkatkan kesadaran pembaca tentang isu-isu sosial yang ada. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai representasi dan makna nilai sosial dalam karya sastra, khususnya dalam konteks novel Teluk Alaska.
PENGGUNAAN DAN PENYIMPANGAN PRINSIP KESANTUNAN BERBAHASA PADA KOMENTAR KONTRA WARGANET DIKANAL YOUTUBE GITA SAFITRI DEVI DALAM KONTEN VIDEO “CHILDFREE: SERBA SALAH DIMATA WARGANET” Ernawati, Ernawati; Prayitno, Harun Joko
J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 1 Apr (2024): J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to describe the usage and deviation of politeness in language in negative comments by netizens found in Gita Safitri Devi's YouTube video related to the content "Childfree: Serba Salah Dimata Warganet." This study employs a descriptive research method with a qualitative approach, using reading and note-taking techniques for data collection. The determination of the forms of usage and deviation of politeness principles in language is based on Leech's politeness theory and principles. The results of this study show that there are 30 negative comments written by netizens in the comment section of Gita Safitri Devi's YouTube video "Childfree: Serba Salah Dimata Warganet." Out of these, 21 comments adhered to the principles of politeness in language, while 9 comments violated these principles. Therefore, it can be concluded that the level of politeness in negative comments by netizens in the comment section of Gita Safitri Devi's YouTube channel regarding the "Childfree: Serba Salah Dimata Warganet" video content is categorized as quite polite. With this research on the principles of politeness in language, it is hoped that it can improve the understanding of participants in choosing the words used when expressing disagreement to their interlocutors.Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan penggunaan dan penyimpangan kesantunan berbahasa pada komentar kontra warganet yang terdapat dalam video Youtube Gita Safitri terkait dengan konten Childfree: Serba Salah Dimata Warganet.  Metode penelitian ini menggunakan jenis metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa teknik baca dan catat. Penentuan bentuk penggunaan dan penyimpangan prinsip kesopanan berbahasa didasarkan pada teori kesopanan dan prinsip kesopanan menurut Leech. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat 30 tuturan komentar kontra yang ditulis oleh warganet di kolom komentar Youtube Gita Safitri Devi dalam konten video Childfree: Serba Salah Dimata Warganet. Sebanyak 21 tuturan mematuhi prinsip kesantunan berbahasa, sedangkan 9 tuturan melanggar prinsip tersebut. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tingkat kesantunan komentar kontra warganet pada kolom komentar kanal Youtube Gita Safitri Devi terkait dengan konten video Childfree: Serba Salah Dimata Warganet dikategorikan cukup santun. Dengan adanya penelitian mengenai prinsip kesantunan berbahasa, diharapkan dapat meningkatkan pemahaman peserta tutur dalam pemilihan kata-kata yang digunakan saat menyampikan komentar ketidaksetujuan kepada lawan bicara.
ANALISIS MAKNA MAMAHEA NI’OWALU (MENANDU PENGANTIN) DALAM UPACARA PERNIKAHAN ADAT NIAS Zebua, Jerni Natalina; Ndruru, Mastawati; Waruwu, Lestari; Bawamenewi, Arozatulo
J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 2 Sep (2024): J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tata cara menandu pengantin dan makna menandu pengantin. Menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data primer yang didapatkan dari observasi, dokumentasi, dan wawancara yang dilakukan peneliti dan informan yang telah ditentukan oleh peneliti. Analisis data yang digunakan adalah dengan empat tahapan ialah pengumpulan data dengan melakukan wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan dari hasil penelitian makna dari menandu pengantin adalah bersimbol bahagia sebagai perayaan pesta ditandai dengan tenda biru dan pelaminan berhias bunga-bunga sebagai singgasana pengantin dianggap raja dan ratu sehari, serta diiringi alat musik gong, aramba dan faritia.  Sebagai generasi Nias, ciri khas pada pesta pernikahan ini telah ada sejak dulu hingga saat ini. Makna lain tentang menandu pengantin yang dianggap emas yang dipamerkan pada orang-orang adalah wujud penerimaan yang sah dari pihhak laki-laki pada keluarga atau komunitas mereka yang bersosial. Selanjutnya, saudara yang menggendong pengantin adalah rasa penguatan hubungan untuk saling melindungi dan turut memberikan apresiasi atas pilihan hidup untuk menikah. This research aims to analyze the procedure of menandu bride and the meaning of menandu bride. Using descriptive qualitative method with primary data sources obtained from observation, documentation, and interviews conducted by researchers and informants who have been determined by researchers. The data analysis used is with four stages, namely data collection by conducting interviews and documentation. Based on the results of the research, the meaning of the bridal menandu is a happy symbol as a party celebration marked by a blue tent and a flower-decorated aisle as the throne of the bride and groom considered the king and queen of the day, and accompanied by gong, aramba and faritia musical instruments.  As a generation of Nias, this characteristic of the wedding party has existed from the past to the present. Another meaning of carrying the bride and groom, which is considered gold that is displayed to people, is a form of legal acceptance from the male party in their family or social community. Furthermore, brothers carrying the bride and groom is a sense of strengthening the relationship to protect each other and also give appreciation for the life choice to get married. 
KAJIAN AKSIOLOGI DALAM PERSPEKTIF PENERAPAN MODEL ASSURE PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA MATERI TEKS BIOGRAFI DI KELAS X SMA Herlambang, Agung Putra; Munaris, Munaris; Widodo, Mulyanto; Ariyani, Farida; Samhati, Siti
J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 2 Sep (2024): J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to describe the effectiveness of the Assure model with an axiological study perspective in learning Indonesian biographical texts in class X IPS 3 SMA Negeri 7 Bandar Lampung. This study used descriptive qualitative method. The data source in this research is the context of Indonesian language teaching and learning activities in class X IPS 3 with biographical text material. The data in this research is in the form of applying the Assure learning model to biographical text material. The data collection technique is observation in the form of recording and observing learning activities and interviews, while the technical analysis used is data triangulation. Based on the results of research and discussion, the application of the assure model is effective in learning biographical texts in class X IPS 3 SMA Negeri 7 Bandar Lampung. Effectiveness is marked by the results of calculations in accordance with the assessment guidelines, namely a score of 68 with effective criteria. This is also similar to the definition of axiology which has benefits for something, in this case, namely the usefulness of the assure model in learning Indonesian with biographical text material and is supported. by APKG I to assess the RPP that has been designed and APKG II to look at learning practices by applying the Assure model. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keefektifan model Assure dengan perspektif kajian aksiologi dalam pembelajaran bahasa indonesia teks biografi di kelas X IPS 3 SMA Negeri 7 Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini berupa konteks kegiatan belajar mengajar Bahasa Indonesia di kelas X IPS 3 dengan materi teks biografi. Adapun data dalam penelitian ini berupa penerapan model pembelajaran Assure pada materi teks biografi. Teknik pengumpulan data adalah observasi berupa kegiatan mencatat dan mengamati kegiatan pembelajaran dan wawancara, sedangkan teknis analisis yang digunakan yaitu menggunakan triangulasi data. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan bahwa penerapan model assure efektif diterapkan dalam pembelajaran teks biografi di kelas X IPS 3 SMA Negeri 7 Bandar Lampung. Keefektifan ditandai oleh hasil penghitungan sesuai dengan pedoman penilaian yakni diperoleh nilai 68 dengan kriteria efektif hal tersebut juga merupakan hal yang serupa dengan definisi dari aksiologi yang memiliki manfaat terhadap suatu hal dalam hal ini yaitu kebermanfaatan model assure dalam pembelajaran bahasa indonesia dengan materi teks biografi serta didukung oleh APKG I untuk menillai RPP yang telah rancang serta APKG II untuk melihat praktik pembelajaran dengan menerapkan model Assure.
Proses Kreatif Pengarang Antologi Cerpen Hujan Cahaya Karya Widya Al Falah dan Implikasinya pada Rancangan Pembelajaran Sastra Di SMP Kelas IX Anggraini, Tia; Munaris, Munaris; Prasetya, Rian Andri; Widodo, Mulyanto
J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 1 Apr (2024): J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to describe Widya Al Falah's creative process as the author of the short story Rain of Light and its implementation in the design of literature lessons in grade IX junior high school. This research was conducted to overcome problems in class IX junior high school regarding the design of short story anthologies. The method used in this research is descriptive qualitative method. The results showed that there was a series of creative processes that Widya Al Falah went through as the author of the short story anthology Rain of Light in writing his works. Widya's creative process starts from the urge to write, activities before writing, activities during writing, to activities after writing. All the activities that Widya went through were inseparable from his personal background. Starting from the reasons for writing, conducting interviews before writing, the repetitive activities that are carried out while writing, to the point where the work is finished being written, all reflect Widya's cultural, religious and educational background. All of Widya's creative processes are very appropriate to be used as inspiration in creating effective and interesting learning, can be used as learning material or implemented into RPP designs (Learning Implementation Plans)Tujuan penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan proses kreatif Widya Al Falah sebagai pengarang antologi cerpen Hujan Cahaya dan implementasinya pada rancangan pembelajaran sastra di SMP kelas IX. Penelitian ini dilakukan untuk mengatasi permasalahan yang terdapat di SMP kelas IX tentang perancangan antologi cerpen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya rangkaian proses kreatif yang dilalui oleh Widya  Al Falah sebagai pengarang antologi cerpen Hujan Cahaya dalam menulis karya-karyanya. Proses kreatif Widya  dimulai dari dorongan untuk menulis, kegitan sebelum menulis, kegiatan selama menulis, hingga kegiatan setelah menulis. Seluruh kegiatan yang dilalui Widya  tidak lepas dari latar belakang pribadinya. Mulai dari alasan menulis, melakukan wawancara terlebih dahulu sebelum menulis, kegiatan berulang yang dilakukan saat menulis, hingga sampai pada tahap karya selesai ditulis semua sangat mencerminkan latar belakang budaya, agama, dan pendidikan Widya. Semua proses kreatif Widya ini sangat layak untuk dijadikan inspirasi dalam menciptakan pembelajaran yang efektif dan menarik, dapat dijadikan sebagai materi pembelajaran maupun diimplementasikan ke dalam rancangan RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran).

Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 2 Sep (2024): J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 1 Apr (2024): J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 2 Sep (2023): J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 1 Apr (2023): J-SIMBOL (Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 11, No 1 Apr (2023): J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 2 Sep (2022): J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 1 Apr (2022): J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 2 Sep (2021): J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 1 Apr (2021): J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 2 Sep (2020): J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 1 Apr (2020): J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7, No 2 Sep (2019): J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7, No 1 Apr (2019): J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6, No 2 Sep (2018): J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 6, No 1 Apr (2018): J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 2 Sep (2017): J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 1 Apr (2017): J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4, No 1 Apr (2016): J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 3, No 2 Sep (2015): J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 3, No 1 Apr (2015): J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 2 Sep (2014): J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 1 Apr (2014): J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1, No 2 Sep (2013): J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1, No 2 (2013): J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) More Issue