cover
Contact Name
Muchtaridi
Contact Email
ijpsteditor@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ijpsteditor@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology
ISSN : 23561971     EISSN : 2406856X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Sains dan Teknologi Farmasi Indonesia (IJPST) adalah publikasi ilmiah pada seluruh aspek Sains dan Teknologi Farmasi. Jurnal ini diterbitkan 3 kali setahun untuk menyediakan forum bagi apoteker, dan profesional kesehatan lainnya untuk berbagi praktik terbaik, meningkatkan jaringan kerja dan pendekatan yang lebih kolaboratif dalam Sains dan Teknologi Farmasi.
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 3 (2024)" : 15 Documents clear
Formulasi dan Karakterisasi Nanopartikel Supernatan Bacillus subtilis dengan Poly Lactic-co-Glycolic Acid (PLGA) Kurniawan, Dhadhang Wahyu; Farahnida, Alfia Nayudia; Sulaeman, Uyi
Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology Vol 11, No 3 (2024)
Publisher : Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/ijpst.v11i3.46594

Abstract

Pemanfaatan supernatan Bacillus subtilis kini telah banyak dimanfaatkan dalam bidang kesehatan sebagai probiotik karena mengandung senyawa bakteriosin serta enzim enzim. Senyawa tersebut mampu menghambat mikroorganisme lain dan mudah terdegradasi oleh enzim proteolitik. Pemanfaatan nanopartikel polimer cukup efektif untuk melindungi probiotik dari kondisi gastrointestinal. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sediaan nanopartikel supernatan B. subtilis dengan pembawa PLGA dan dilakukan karakterisasi. Nanopartikel dibuat dengan metode solvent evaporation menggunakan variasi konsentrasi PLGA. Hasil karakterisasi nanopartikel supernatan B. subtilis memiliki ukuran nanopartikel 545,45 ± 90,73 nm dengan nilai indeks polidispersitas (PDI) kategori monodisperisi yaitu 0,503 ± 0,065 dan zeta potensial -14,57 ± 3,08 mV. Morfologi yang dihasilkan berbentuk sferis dan cukup seragam. Analisis Fourier transform infrared spectroscopy (FTIR) menunjukkan pita-pita spektrum mirip dengan nanopartikel PLGA dan menunjukkan beberapa puncak spesifik supernatan B. subtilis dengan sedikit pergeseran. Analisis Differential Scanning Calorimetry (DSC) pada termogram tidak menunjukkan adanya puncak endotermik dari supernatan B. subtilis. Formulasi nanopartikel supernatan B. subtilis telah ter-loading-kan ke dalam sistem nanopartikel melalui analisis FTIR dan DSC.
Studi In Silico Senyawa 5-BOTP dan ADPB sebagai Senyawa Pembawa Radioteranostik terhadap LAT-1 Holik, Holis Abdul; Elaine, Angela Alysia; Sitinjak, Bernap Dwi Putra; Qolbina, Shofura Marsa; Ibrahim, Faisal Maulana; Achmad, Arifudin; Sudarmanto, B.S. Ari; Kartamihardja, Achmad Hussein Sundawa
Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology Vol 11, No 3 (2024)
Publisher : Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/ijpst.v11i3.55077

Abstract

Kompleksitas patogenesis kanker membuat kanker sulit untuk menemukan target terapi yang tepat, sehingga tingkat keberhasilan obat baru dalam uji klinis rendah. Oleh karena itu, studi pengembangan teknik intervensi yang baru untuk pasien kanker sangat penting. Large-type Amino Acid Transporter 1 (LAT-1) diekspresikan secara berlebihan dalam sel kanker jika dibandingkan dengan sel normal, hal ini menjadikannya salah satu target molekuler khusus untuk terapi kanker. Fungsi LAT-1 adalah memberikan nutrisi pada sel kanker untuk berkembang biak secara masif sehingga penghambatan LAT-1 dapat dijadikan alternatif terapi kanker. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan senyawa potensial yang akan digunakan untuk radioteranostik dengan dua senyawa inhibitor LAT-1 sebagai senyawa pembawa, yaitu 5-Benzyloxytryptophan (5-BOTP) dan asam (S)-2-amino-4-(3,5-diklorofenil) butanoat (ADPB) yang dikonjugasikan dengan senyawa linker dan berbagai agen pengkelat bifungsional (BFCA) terhadap situs antiporter LAT-1. Metode penelitian terdiri dari mode pengikatan senyawa 5-BOTP dan ADPB terkonjugasi dengan LAT-1, simulasi penambatan molekuler, dan analis pre-ADMET. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 5-BOTP-6AHA-H2CB-DO2A dan ADPB-6AHA-H2CB-DO2A memiliki afinitas terbaik dan kompleks pengikatan yang terbaik dengan LAT-1 sehingga keduanya berpotensi sebagai agen radioteranostik kanker dengan menghambat LAT-1.Kata kunci: Kanker, radioteranostik, LAT-1, 5-Benzyloxytryptophan, asam (S)-2-amino-4-(3,5-diklorofenol) butanoat.
Efektifitas Asap Cair Kayu Sengon (Falcataria moluccana) Sebagai Antiseptik Secara In Vivo dan In Vitro Zaenudin Arif, Jihan Ahmad; Amelia, Riska; Fauziah, Anti Zulfitri; Fadhila, Feldha; Maryana, Yayan; Rumidatul, Alfi
Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology Vol 11, No 3 (2024)
Publisher : Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/ijpst.v11i3.45381

Abstract

Bakteri dan jamur merupakan penyebab utama penyakit infeksi, pencegahan dapat diatasi dengan penggunaan hand sanitizer, tetapi dapat menimbulkan efek samping iritasi, maka diperlukan bahan alternatif alam. Asap cair kayu sengon memiliki kemampuan sebagai antiseptik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas asap cair kayu sengon sebagai antiseptik terhadap pertumbuhan mikroba secara in vitro dan in vivo. Hasil uji in vitro didapatkan zona hambat tertinggi pada asap cair kayu sengon grade 1 terhadap E. coli ATCC 25922 konsentrasi 75% 5,8 mm.  S. aureus ATCC 25923 konsentrasi 75% 10 mm. A. flavus ATCC 9643 konsentrasi 75% 22,8 mm. C. albicans ATCC 10231 konsentrasi 75% 3,6 mm. Grade 2 terhadap E. coli ATCC 25922 konsentrasi 75% 7,5 mm. S. aureus ATCC 25923 konsentrasi 75% 12 mm. A. flavus ATCC 9643 konsentrasi 75% 27,8 mm. C. albicans ATCC 10231 konsentrasi 75% 5,1 mm. Hasil uji in vivo menunjukan efektivitas asap cair kayu sengon grade 2 pada bakteri sebesar 54,51%, jamur sebesar 84,37%. Dari data kuesioner responden diperoleh 75% menyukai warna, 41% menyukai aroma, 75% tidak menimbulkan efek kekeringan, 92% tidak mendapatkan efek samping. Dapat disimpulkan asap cair kayu grade 2 konsentrasi 75% memiliki kemampuan dalam menghambat pertumbuhan mikroba.
Cytotoxic Effects of Hibiscus surattensis L. Leaves Extracts on BSLT, MCF-7 and Hela Cells Susanto, Yuliet -
Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology Vol 11, No 3 (2024)
Publisher : Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/ijpst.v11i3.41525

Abstract

Hibiscus surattensis L. leaves have been known as a folk medicine. Several previous reports have shown several potential therapeutic effects, including antidiabetic, antibacterial, anti-diarrheal, analgesic, hepatoprotective, and antioxidant, but no toxicity study is similar to the current one. Therefore, it is necessary to investigate the cytotoxic effect of these commonly consumed medicinal leaves. This study aimed to investigate the cytotoxicity of Hibiscus surattensis L. leaves extract (HSL). The cytotoxic effect was determined through brine shrimp lethality bioassay (BSLT) and in vitro Presto Blue assay of MCF-7 and Hela cell.  HSL extract was obtained by maceration using 96% ethanol. The BSLT results showed that the HSL has LC50 value of 224.814 μg/mL. MTT assay results showed the IC50 value of the HSL extract on MCF-7 cells was 1419.83 μg/mL, and Hela cells were 2050.50 μg/mL. Based on the LC50 value that has been analyzed against HSL extract shows an LC50 value of less than 1000 μg/mL which can be concluded while having potential cytotoxic activity against experimental animal larvae of A. salina Leach. The results of the cytotoxic test with Presto Blue assay on two cancer cells used showed that the HSL extract was not toxic.
Study on Single and Combination of Galangal, Turmeric, and Ginger Ethanol Extracts as Anthelmintic Azhari, Muhammad; Sengaji, Riki Febriansyah; Hadisoebroto, Ginayanti; Al-Badri, Faiq Muhamad Fathan
Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology Vol 11, No 3 (2024)
Publisher : Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/ijpst.v11i3.37780

Abstract

Soil-Transmitted Helminth infection (STH) such as ascariasis, has become one of the most persistent parasitic diseases in most developing countries, including Indonesia. Galangal, turmeric, and ginger plants are known to provide various of pharmacologically active substances which commonly used as antibacterial, aphrodisiac, and antiparasitic. This research was aimed to study the anthelmintic activity of ethanol extract of ginger, turmeric, galangal in single extract as well as their combination against Ascaris suum Goeze as a model. The anthelmintic activity was analyzed by determining the profile of time of paralysis (TOP), time of death (TOD), and the IC50­ of the inhibition activity from single extracts and extract combinations as well as the combination index (CI). The results showed that galangal, turmeric, and ginger ethanol extract have anthelmintic activity with IC50 7.66, 22, and 13,14 mg/mL, respectively. Meanwhile, the IC50 values for the extract combination of galangal with turmeric (KL), galangal with ginger (JL), and turmeric with ginger (JK) were 10.22; 3.92; and 34.93 mg/mL, respectively. The synergistic combination properties were shown by combination of galangal with turmeric extracts and galangal with ginger extracts with the combination index (CI) 0,67 and 0,38, respectively.
PERANCANGAN HEWAN MODEL MALNUTRISI ENERGI PROTEIN UNTUK PENGUJIAN PRODUK ANTISTUNTING IH, Hariyanto; Fajriati, Inarah; Nugraha, Fajar; Hadi, Kurniawan; Nurbaeti, Siti Nani; Ardianto, Verdi
Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology Vol 11, No 3 (2024)
Publisher : Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/ijpst.v11i3.47063

Abstract

Produk antistunting menjadi inovasi dalam mengatasi permasalahan malnutrisi, namun keterbatasan pemodelan hewan uji menjadi salah satu hambatan dalam pengembangan produk tersebut. Penelitian ini bertujuan menciptakan hewan model malnutrisi melalui formulasi pakan rendah protein. Formulasi pakan rendah protein dari tepung maizena dan tapioka diberikan kepada hewan uji yang dibagi ke dalam 3 kelompok, yaitu kelompok normal, kelompok maizena dan kelompok tapioka. Induksi pakan dilakukan 15 hari dimana kelompok normal diberikan pakan CP551, sedangkan dua kelompok uji masing-masing diberikan pakan formulasi. Perubahan bobot badan tikus dianalisis selama 15 hari perlakuan. Parameter malnutrisi, yaitu kadar hemoglobin, albumin dan protein total pada darah hari ke-0 (sebelum perlakuan) dan hari ke-15 (setelah perlakuan) diukur dan dibandingkan. Hasil pengamatan bobot badan menunjukkan kedua pakan formulasi rendah protein dapat menciptakan kondisi malnutrisi setelah dibandingkan terhadap kelompok normal (p<0,05). Persentase penurunan kadar hemoglobin, albumin dan protein total terbesar ditunjukkan oleh kelompok maizena dengan nilai penurunan masing-masing sebesar 5,68%; 12,70% dan 7,64% dibandingkan kelompok tapioka dengan penurunan masing-masing sebesar 0,53%; 2,30% dan 4,74%. Namun, tidak terdapat perbedaan signifikan perubahan bobot badan antara dua kelompok uji (p>0,05). Formulasi pakan rendah protein dari tepung maizena dan tapioka dapat menciptakan kondisi malnutrisi pada hewan uji dengan formulasi terbaik diberikan oleh pakan maizena.
Inhibition Of Leaf Extract of Rubber Plant Against Enterobacteriaceae Isolated from Drinking Water Refill Fitri Kusuma, Sri Agung -
Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology Vol 11, No 3 (2024)
Publisher : Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/ijpst.v11i3.53891

Abstract

Antibacterial resistance in pathogenic bacteria and their contamination in water are contributing to the spreading of infectious diseases. As a result, isolation and antimicrobial susceptibility testing for drinking water samples are becoming increasingly important in addressing the human health hazards associated with ingesting contaminated water. Therefore, this study was aimed to identify enterobacteria strains in drinking water refill obtained from 20 refill water stations in Jatinangor, West Java, Indonesia and investigated the potential antibacterial activity of rubber plant (Ficus elastica Roxb. ex Hornem) leaf extracts on identified strains of the isolated enterobacteria. Bacterial isolation was accomplished using membrane filtration method and the bacterial identification was performed by observing the cell and colonies morphologies, biochemical testing approach and concluded using the computer program Global Infectious Diseases and Epidemiology Network (GIDEON). The antimicrobial susceptibility test was carried out using the Kirby-Bauer diffusion technique. From 20 water samples, we isolated 30 single colonies which composed of four strains of identified Enterobacteriaceae, as follows: Citrobacter freundii (nine samples), Salmonella typhi (six samples), Serratia marescens (six samples) and Escherichia coli (nine samples) with percentage: 30%, 20%, 20% and 30%, respectively. The extract can inhibit all Enterobacteria isolates, however, among those strains, E. coli was the most susceptible Enterobacteria to be inhibited by F. elastica leaf extract. The current study suggests that this plant potentially to be used as a novel antibacterial agent against Enterobacteria strains as the major gastrointestinal tract pathogenic microbes.
Quercetin-Glycolic Acid Cocrystalization Using Solvent Evaporation and Slurry Methods Barikah, Kuni Zu'aimah; Wicaksono, Yudi; Wisudyaningsih, Budipratiwi
Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology Vol 11, No 3 (2024)
Publisher : Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/ijpst.v11i3.43596

Abstract

Quercetin is a flavonoid compound with the highest antioxidant activity and has the potential to treat various diseases. However, quercetin has poor solubility in water which causes low bioavailability of the drug in the body. One of the modifications that can be made to improve the solubility of a drug is solid modification, for example cocrystals. Cocrystal is a crystalline system between drug and coformer which interacts through hydrogen bonding. Glycolic acid is a compound that can function as a coformer because it has functional groups that have the potential to interact through hydrogen bonds with quercetin molecules. Quercetin-glycolic acid cocrystals were prepared in two molar ratios, namely 1:1 and 1:2, and through two methods of preparation, namely solvent evaporation and slurry. The results of the crystallinity analysis and thermal analysis of the sample indicated that a new solid phase was formed in the sample that was specific and different from the two constituent components. Samples with a molar ratio of 1:2 and the slurry preparation method are known to be samples with the most optimal new crystalline phase formation.
Formulasi Dan Evaluasi Sediaan Masker Gel Peel Off Enkapsulasi Ekstrak Labu Kuning (Cucurbita maxima D) Erwiyani, Agitya Resti
Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology Vol 11, No 3 (2024)
Publisher : Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/ijpst.v11i3.36986

Abstract

Labu kuning merupakan tanaman dengan sumber antioksidan tinggi dan antiinflamasi. Kandungan senyawa zat aktif dalam labu kuning yang memiliki aktivitas beragam menjadi hal yang menarik untuk dikembangkan sebagai kandidat kosmetik antiaging. Labu kuning dilakukan formulasi dalam bentuk masker gel peel off untuk meningkatkan efektivitasnya dengan formulasi sediaan yang aplikasinya mudah, mudah dibersihkan dan menarik. Tujuan penelitian dilakukan untuk membuat formulasi dan melakukan evaluasi sediaan masker gel peel off enkapsulasi ekstrak labu kuning. Enkapsulasi ekstrak labu kuning dibuat dalam bentuk sediaan masker gel peel offl dan dilakukan pengamatan parameter fisikakimia. Uji stabilitas sediaan dilakukan dengan pengamatan parameter fisikakimia dievaluasi selama 1 bulan, uji sentrifugasi dan cycling test untuk melihat stabilitas sediaan. Pengujian iritasi dilakukan menggunakan hewan uji kelinci dengan melihat respon udem dan iritasi. Masker gel peel off enkapsulasi ekstrak labu kuning stabil pada uji sentrifugasi dan penyimpanan selama 1 bulan stabil ditunjukkan tidak ada perubahan pada parameter organoleptis, homogenitas, daya sebar, waktu kering, viskositas, pH. Pengujian cycling test selama 6 siklus tidak menunjukkan perubahan organoleptis, homogenitas, daya sebar, daya lekat, waktu kering, viskositas dan pH. Uji iritasi menunjukkan bahwa masker gel peel off labu kuning tidak memiliki efek iritasi pada kulit punggung kelinci dengan pengamatan selama 72 jam dilanjutkan pengamatan 15 hari. Formulasi masker gel peel off enkapsulasi ekstrak labu kuning stabil dan tidak mengiritasi.
Antioxidant Activity and Total Carotenoids Level of Litopenaeus vannamei Fawwaz, Muammar; Baits, Muzakkir; Pratama, Mamat; Abidin, Zainal
Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology Vol 11, No 3 (2024)
Publisher : Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/ijpst.v11i3.41481

Abstract

Udang putih (Litopenaeus vannamei) merupakan salah satu spesies Crustacea yang cangkangnya mengandung senyawa karotenoid. Senyawa ini merupakan antioksidan alami yang berpotensi tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karotenoid total pada ekstrak cangkang L. vannamei dan mengevaluasi aktivitas antioksidannya secara in vitro. Ekstrak diperoleh dengan cara maserasi menggunakan n-heksan. Tingkat total karotenoid dalam ekstrak ditentukan setara dengan β-karoten. Spektrofotometer UV-Visible mengukur ekstrak dan larutan standar referensi pada panjang gelombang maksimum β-karoten (462 nm). Dua metode berbeda digunakan dalam menentukan aktivitas antioksidan ekstrak; metode peredaman radikal 1,1-diphenyl-2-picryl-hydrazyl (DPPH) dan metode ferric reducing antioxidant power (FRAP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa karotenoid total dalam ekstrak cangkang L. vannamei adalah 5,87 mg/g, setara dengan β-karoten. Konsentrasi hambat setengah (IC50) ekstrak dengan metode DPPH adalah 27,59 µg/mL menunjukkan potensi sedang sebagai antioksidan dibandingkan dengan kuersetin standar sebesar 1,28 µg/mL. Kapasitas antioksidan ekstrak dengan metode FRAP dinyatakan dalam mg setara kuersetin (QE) per g ekstrak (mgQE/g), dan hasilnya menunjukkan potensi penghambatan sebesar 1,65 mgQE/g ekstrak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa ekstrak cangkang udang vannamei sangat potensial sebagai sumber karotenoid alami dengan efek antioksidan yang memadai.

Page 1 of 2 | Total Record : 15


Filter by Year

2024 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 12 (2025): Vol. 12 Suppl. 2 (2025) 2025: Vol. 12 Suppl. 1 (2025) Vol 12, No 3 (2025) Vol 12, No 2 (2025) Vol 12, No 1 (2025) 2024: Suppl. 6, no. 3 (The 3rd Mandala Waluya International Conference on Pharmaceutical Science and Vol 11, No 3 (2024) Vol 11, No 2 (2024) Vol 11, No 1 (2024) 2024: Suppl. 6, No. 2 (Universitas Halu Uleo Conference) 2024: Suppl. 6, No. 1 (Special Issue for Mulawarman Pharmaceutical Conference) Suppl. 5, No. 2 (2023) Special Issue for The 3rd Bandung International Teleconference on Pharmacy (B Vol 10, No 3 (2023) Vol 10, No 2 (2023) Vol 10, No 1 (2023) Suppl. 5, No. 1 (2023) Vol 9, No. 3, 2022 Vol 9, No. 2, 2022 Vol 9, No 1 (2022) Suppl. 4, No. 1 (2022) Vol 8, No 3 (2021) Vol 8, No 2 (2021) Vol 8, No 1 (2021) Suppl. 3, No. 1 (2021) Vol 7, No 3 (2020) Vol 7, No 2 (2020) Vol 7, No 1 (2020) Vol 6, No 3 (2019) Vol 6, No 2 (2019) Vol 6, No 1 (2019 In Press) Vol 6, No 1 (2019) Suppl. 2, No. 3 (2019) Suppl. 2, No. 2 (2019) Suppl. 2, No. 1 (2019) Vol 5, No 3 (2018) Vol 5, No 3 (2018) Vol 5, No 2 (2018) Vol 5, No 2 (2018) Vol 5, No 1 (2018) Vol 5, No 1 (2018) Suppl 1, No. 1 (2018) Suppl 1, No. 1 (2018) Vol 4, No 3 (2017) Vol 4, No 3 (2017) Vol 4, No 2 (2017) Vol 4, No 2 (2017) Vol 4, No 1 (2017) Vol 4, No 1 (2017) Supp 1, No 1 (2017) Supp 1, No 1 (2017) Vol 3, No 3 (2016) Vol 3, No 3 (2016) Vol 3, No 2 (2016) Vol 3, No 2 (2016) Vol 3, No 1 (2016) Vol 3, No 1 (2016) Vol 2, No 3 (2015) Vol 2, No 3 (2015) Vol 2, No 2 (2015) Vol 2, No 2 (2015) Vol 2, No 1 (2015) Vol 2, No 1 (2015) Vol 1, No 2 (2014) Vol 1, No 2 (2014) Vol 1, No 1 (2014) Vol 1, No 1 (2014) More Issue