cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Masyarakat (JKM) CENDEKIA UTAMA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 204 Documents
PENGALAMAN MOOD SWING PADA PEROKOK REMAJA DI USIA 15-18 TAHUN Maulidia Nur Hidayah; Galuh Kumalasari; Dedi Kurniawan
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 8, No 1 (2020): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jkm.v8i1.569

Abstract

Fisiologis dan psikologis menjadi faktor umum yang mempengaruhi mood swing pada remaja. Dalam hal ini usia perokok 15-18 tahun sangat mempengaruhi mood remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman mood swing pada remaja merokok. Penelitian ini menggunakan analisis kualitatif. Pengumpulan data melalui wawancara mendalam dengan 26 peserta remaja. Populasi penelitian adalah semua remaja pria (15-18 tahun) di Desa Kedok 03-05, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang. Teknik pengambilan sampel purposive, yang ditentukan sesuai dengan kriteria yang ditentukan. Remaja (15-18 tahun) banyak menjadi perokok, dan hal ini akan sangat mempengaruhi mood swing. Ada empat tema yang ditemukan melalui analisis, yaitu 1) ajakan teman, 2) coba-coba, 3) harga rokok terjangkau, 4) remaja yang putus asa. Perubahan suasana hati sangat berpengaruh pada remaja. Ketika remaja, rentan dipengaruhi oleh ajakan teman negatif, dan pada remaja kebiasaan merokok di rumah yang mengalami broken home sangat memicu peningkatan perubahan psikologis. Karena itu peran perawat sebagai peneliti, pendidik sangat penting untuk mengurangi  tingkat penggunaan rokok pada remaja.Kata kunci: mood swing, merokok, remaja.
IMPLEMENTASI REGULASI-REGULASI KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA PERUSAHAAN KERETA API LOGISTIK Muhammad Fadhil Evan Pratama; Ekawati Ekawati; Hanifa Maher Denny
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 8, No 2 (2021): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jkm.v8i2.679

Abstract

Poin audit 6 PP No. 50 Tahun 2012 tentang Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) dan poin audit 7 Permenhub No. 69 Tahun 2018 tentang Sistem Manajemen Keselamatan Perkeretaapian (SMKP) mengatur tentang Keselamatan Operasional. Studi tentang pelaksanaan  SMK3 dan SMKP pada perusahaan kereta api logistik di Indonesia masih jarang dipublikasikan. Penelitian ini mengambil lokasi salah satu perusahaan logistik berbasis kereta api di Semarang. Desain penelitian ini adalah kualitatif, dengan teknik pengumpulan data wawancara mendalam secara daring dan telaah data-data sekunder. Informan dalam penelitian ini adalah kepala cabang sebagai informan utama dan kepala operasional sebagai informan triangulasi. Hasil penelitian dari 5 tahap penerapan SMK3 PP No. 50 Tahun 2012 menunjukkan bahwa tahap penetapan kebijakan dan pelaksanaan rencana K3 sudah baik, namun tahapan perencanaan K3, pemantauan dan evaluasi, serta peninjauan dan peningkatan masih ditemukan kekurangan. Sedangkan hasil penelitian 5 tahap penerapan SMKP Permenhub No. 69 Tahun 2018, sama seperti 5 tahap penerapan SMK3 PP No. 50 Tahun 2012, masih ditemukan kekurangan pada tahap perencanaan K3, pemantauan dan evaluasi, serta peninjauan dan peningkatan, tetapi tahapan penetapan kebijakan dan pelaksanaan rencana K3 sudah baik. Bila ditinjau dari 5 tahap penerapan SMK3 PP No. 50 Tahun 2012 dan 5 tahap penerapan SMKP Permenhub No. 69 Tahun 2018, masing-masing memiliki kesamaan, hanya saja aspek penilaiannya berbeda
DETEKSI DINI KEHAMILAN BERESIKO Intan Mutiara Putri; Nunung Ismiyatun
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 8, No 1 (2020): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jkm.v8i1.565

Abstract

 Komplikasi pada ibu hamil merupakan masalah yang kompleks, karena komplikasi kehamilan tersebut dapat menyebabkan kematian langsung ibu hamil dansaat melahirkan. Angka Kematian Ibu di Bantul pada tahun 2017 sebanyak 72,85/100.000 kelahiran atau sejumlah 9 kasus. Pelayanan ibu hamil beresiko tinggi  mencakup 2.715 orang ibu hamil resiko tinggi.Deteksi dini kehamilan beresikoperlu ditingkatkan dalam pelayanan kunjungan antenatal care. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran karakteristikumur, paritas, riwayatabortus, jarakkehamilandantinggibadanibuhamilberesiko di Puskesmas Kasihan I Bantul Yogyakarta. Metode penelitian menggunakan penelitian deskriptif. Pengambilan data menggunakan data sekunder dari data rekam medis, kohort pendampingan ibu hamil. Sampel dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil yang terdaftar pada register ibu hamil pada tahun 2018. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling sebanyak 128 ibu hamil. Analisa data univariat dengan menggambarkan karakteristik ibu hamil beresiko. Hasil penelitian didapatkan data ibu hamil beresiko berdasarkan usia terdapat 69 (53,9%) ibu denga usia beresiko (<20 tahun &> 35 tahun); paritas beresiko (1 &>3) sebanyak 96 (74,2%) , ibu hamil dengan riwayat abortus sebanyak 35 (27,3%), ibu hamil dengan jarak kehamilan < 2 tahun sebanyak 15 (11,7%) , ibu hamil dengan tinggi badan < 145 cm sebanyak 10 (7,8%).Deteksi awal pada kehamilan dapat dijadikan sebagai salah satu upaya untuk mendeteksisekaligusmenangani kehamilan resiko tinggi pada ibu hamil. Resiko tinggi kehamilan merupakansuatu kehamilan dimana jiwa dan kesehatan ibu dan atau bayi dapat terancam. Kehamilan beresiko merupakan suatu kehamilan yang memiliki risiko lebih besar dari biasanya ( baik bagi ibu maupun bayinya), yang dapat mengakibatkan terjadinya penyakit atau kematian sebelum maupun sesudah persalinan. Kata Kunci: Umur, Paritas, Riwayat abortus, Jarak Kehamilan, Tinggi badan
ANALISIS KUALITATIF OBAT TRADISIONAL SEBAGAI AGEN PENINGKATAN IMUNITAS TUBUH DALAM MELAWAN COVID-19 DI SURAT KABAR ONLINE INDONESIA Amaliyah Dina Anggraeni; Salahudin Salahudin; Ahmad Shobrun Jamil; Siti Rofida
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 8, No 2 (2021): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jkm.v8i2.684

Abstract

COVID-19 menjadi pandemic di seluruh dunia saat ini. Pengobatan dan vaksin yang spesifik untuk penanganannya juga belum ditemukan. Namun, beberapa peneliti dunia tengah melakukan studi potensi pengobatan tradisional untuk menjadi alternative penanganan COVID-19. Pemberitaan media online termasuk di Indonesia juga tidak sedikit yang memberitakan potensi obat tradisional dalam melawan COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengobatan tradisional yang dapat digunakan sebagai peningkatan imunitas tubuh untuk melawan COVID- 19. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif analisis konten terhadap konten media online nasional yang berkaitan langsung dengan pemberitaan dan pengkajian tentang obat tradisional sebagai obat untuk meningkatkan kekebalan tubuh menghadapi wabah Covid-19 di Indonesia. Analisis data menerapkan teknik coding berbuka, yaitu proses analisis data yang dilakukan berdasarkan pada konsep abstrak yang kemudian dijadikan sebagai dasar pengklasifikasian data yang berkaitan dengan topik penelitian ini. Analisis koding berbuka menggunakan software Nvivo 12 plus melalui fitur auto code, crosstab, hirarchy chart, dan word frequency. Penelitian ini menemukan bahwa penggunaan herbal dapat meningkatkan fungsi kekebalan tubuh. Kekebalan tubuh yang optimal dapat mencegah tubuh dari infeksi COVID-19 (penyakit Coronavirus-19). Keterbatasan penelitian ini adalah validitas data yang perlu dilakukan melalui triangulasi konten media online dan laporan ilmiah yang dibuat oleh para ahli dari berbagai laboratorium terkemuka. Oleh karena itu, penelitian selanjutnya perlu meninjau topik penelitian ini menggunakan teknik analisis triangulasi media online dan laporan penelitian yang dikeluarkan oleh laboratorium terkemuka di Indonesia.
FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEIKUTSERTAAN IBU MENGIKUTI KELAS IBU HAMIL DI PUSKESMAS HUTARAKYAT KABUPATEN DAIRI TAHUN 2019 Nur Santi Purnama Salim; Asriwati Asriwati; Linda Hernike Napitupulu
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 8, No 1 (2020): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jkm.v8i1.570

Abstract

Sasaran Sustainable Development Goals (SDGs) menjelang tahun 2030 adalah mengurangi angka kematian ibu hingga di bawah 70 per 100.000 kelahiran hidup. Sehubungan dengan hal itu, Kementerian Kesehatan melalui Direktorat Kesehatan Keluarga menyelenggarakan program kelas ibu. Salah satu program kelas ibu tersebut adalah kelas ibu hamil. Desain penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Pengambilan sampeldengan menggunakan teknik total sampling sebanyak 56 orang.Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Penelitian dilaksanakan di puskesmas Hutarakyat dari bulan Mei sampai bulan Oktober 2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh pengetahuan  (p=0,024),dukungan suami(p=0,029),dukungan petugas kesehatan(p=0,002) dan tidak ada pengaruh pendidikan (p=1,000),pekerjaan (p=0,737),keterjangkauan fasilitas kesehatan (p=0,711) terhadap keikutsertaan ibu mengikuti kelas ibu hamil. Variabel yang paling dominan memengaruhi keikutsertaan ibu mengikuti kelas ibu hamil adalah dukungan petugas kesehatan  dengan nilai p value 0,007<0,05 dan nilai Exp (B) sebesar 14,515. Saran kepada ibu agar dapat menambah pengetahuan tentang kehamilan dengan mengikuti kelas ibu hamil yang dilaksanakan oleh  petugas kesehatan dan kepada petugas kesehatan khususnya bidan agar memberikan penyuluhan dan informasi akan pentingnya kelas ibu hamil bagi kesehatan ibu hamil. Kata Kunci:     Kelas ibu hamil, pengetahuan, dukungan suami, dukungan petugas kesehatan
ANALISIS FAKTOR PENCAHAYAAN BERHUBUNGAN DENGAN KELELAHAN KERJA PADA PERAWAT DI RUMAH SAKIT : SEBUAH TINJAUAN PUSTAKA SISTEMATIS Twinda Adventina; Baiduri Widanarko
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 9, No 1 (2021): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jkm.v9i1.801

Abstract

Kelelahan pada perawat rumah sakit dapat membahayakan keselamatan perawat tersebut maupun pasien. Salah satu faktor yang dapat menyebabkan kelelahan pada perawat rumah sakit yaitu pencahayaan. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis pencahayaan yang berhubungan dengan kelelahan kerja pada perawat rumah sakit. Metode yang di gunakan adalah systematical review terhadap literatur yang hasil penelitiannya membahas pencahayaan yang berhubungan dengan kelelahan kerja pada perawat di rumah sakit yang di publikasikan di jurnal internasional, jurnal lokal Berdasarkan seleksi literatur didapatkan 11 literatur membahas pencahayaan berhubungan dengan kelelahan kerja pada perawat rumah sakit. Terdapat hubungan yang signifikan antara pencahayaan dengan kelelahan kerja pada perawat rumah sakit.
IMPLIKASI RESEP ELEKTRONIK DALAM MANAJEMEN KENDALI OBAT DI RUMAH SAKIT Moh Husnun Niam; Chriswardani Suryawati; Farid Agushybana
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 9, No 1 (2021): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jkm.v9i1.803

Abstract

Obat merupakan salah satu pembiayaan kesehatan yang mengeluarkan porsi besar yang penggunaannya dikendalikan oleh formularium rumah sakit. Kepatuhan DPJP terhadap formularium rumah sakit diperlukan dalam manajemen kendali obat. Instrumen penguat dibutuhkan dalam meningkatkan kepatuhan DPJP terhadap formularium rumah sakit. Resep elektronik telah banyak digunakan untuk menggantikan peresepan manual. Untuk itu peneliti tertarik untuk melihat implikasi penerapan resep elektronik terhadap tingkat kepatuhan DPJP terhadap formularium rumah sakit. Penelitian dilakukan dengan menganalisa sampel resep yang berjumlah 1.056 resep yang diambil selama satu bulan yang terdiri dari 528 resep manual dan 528 resep elektronik kemudian dilakukan uji komparasi 2 sampel manual dan elektronik yang independen non parametrik dan dilanjutkan evaluasi kepatuhan dalam menggunakan resep elektronik dengan wawancara mendalam kepada informan DPJP dan direksi RS dengan variabel pengetahuan, sikap, pelatihan, pendampingan, peraturan dan pengawasan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan bermakna antara resep manual dan elektronik. Resep elektronik dapat meningkatkan tingkat kesesuaian formularium rumah sakit mencapai 100%. Ketidakpatuhan DPJP dalam menggunakan resep elektronik dipengaruhi dengan tidak tersedianya faktor penguat berupa peraturan dan pengawasan, serta kurangnya faktor pemungkin berupa pelatihan dan pendampingan. Resep elektronik dapat meningkatkan kesesuaian formularium rumah sakit dan implementasi resep elektronik membutuhkan peraturan, pelatihan, pendampingan dan pengawasan dalam mendukung kepatuhan penggunaan resep elektronik.
EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM SANITASI TOTAL BERBASIS MASYARAKAT (STBM) PILAR 1 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS NGANTANG KECAMATAN NGANTANG KABUPATEN MALANG Ike Dian Wahyuni; Beni Hari Susanto
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 9, No 1 (2021): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jkm.v9i1.808

Abstract

Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) adalah metode perubahan perilaku sanitasi dan sanitasi dengan memberdayakan masyarakat melalui penggunaan metode pemicu. Ketika masyarakat tidak buang air besar sembarangan (BABS) atau buang air besar sembarangan (ODF), harus ada kondisi sanitasi yang menyeluruh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) guna percepatan Pilar 1 di wilayah kerja Puskesmas Ngantang Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan rancangan studi kasus secara keseluruhan, termasuk 11 terdakwa, dimana 1 orang adalah direktur pelayanan kesehatan, 1 direktur kesehatan masyarakat, 1 kesehatan lingkungan, departemen kesehatan dan olah raga, dan 2 departemen kesehatan. Pengawas. Puskesmas, 2 Puskesmas penanggung jawab proyek, 2 Camat dan 2 warga, termasuk 1 pemimpin alami dan 1 warga biasa dalam proses pemicuan kegiatan di setiap wilayah. Hasil penelitian pelaksanaan program STBM Pilar 1 ini yaitu proses peningkatan kebutuhan sanitasi, proses peningkatan penyediaan akses sanitasi, masyarakat, proses penciptaan lingkungan yang kondusif, dan lintas sektor. Dalam hal ini, semua kegiatan tersebut dapat terlaksana dengan baik karena sumber daya manusia yang melimpah dan tim STBM. Kesimpulannya program STBM Pilar 1 Jalan Ngantang sudah sangat baik
PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN PADA MASYARAKAT ADAT DI KELURAHAN DUFA-DUFA KECAMATAN TERNATE UTARA KOTA TERNATE PROVINSI MALUKU UTARA Hairudin La Patilaya; Taufik Yunus
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 9, No 1 (2021): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jkm.v9i1.804

Abstract

Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) adalah penyakit jenis baru yang belum pernah diidentifikasi sebelumnya pada manusia.Virus penyebab COVID-19 ini dinamakan Sars-CoV-2. Virus corona adalah zoonosis (ditularkan antara hewan dan manusia). Kepatuhan Penerapan Protokol Kesehatan Pada Masyarakat Adat di Kelurahan Dufa-Dufa Kecamatan Ternate Utara Kota Ternate Provinsi Maluku Utara. Penelitian ini mengunakan analitik kuantitatif dengan mengunakan metode Cross Sectional. Penelitian ini dilakukan pada September-November 2020 dengan 77 sampel, teknik pengambilan sampel yaitu random sampling. Analisa  data  menggunakan  univariat  dan  bivariate  dengan  uji  chi-square. Berdasrkan uji penelitian terdapat, pengetahuan baik tentang COVID-19  (62,3%), melakukan cuci tangan pada saat acara adat (53,2%), Tidak menghindari kerumunan pada saat acara adat (59,7%), kepatuhan mengunakan masker 46,8%. Kemudian dilahat hubungan didapatkan bahwa melakukan kebiasaan cuci tangan (P Value= 0,002; OR 2,983; CI: 1,1568-5,676), Etika Batuk (P Value= 0,004; OR;0,222; CI: 0,84-0,584), Perkumpulan Masyarakat Adat (P Value 0,001; OR 3,509;CI: 1,827-6,445), Gunakan Masker (P Value= 0,002; OR:0,128; CI: 0,310,448). Selalu menigkatkan kewaspadaan Covid-19 yang berdampak di semua kalangan baik anak kecil maupun dewasa dan lansia maka dari itu selalu mematuhi protokol kesehatan agar terhidar dari Covid-19
HUBUNGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT TERHADAP KEJADIAN COVID-19 DI PASAR WONOMULYO POLEWALI MANDAR Patmawati Patmawati; Sri Nengsi; Lisnawati Lisnawati
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 9, No 1 (2021): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jkm.v9i1.809

Abstract

Di pasar tradisional pedagang di sarankan tidak menyentuh area wajah dan sering mencuci tangan pada air mengalir dengan mengguankan sabun selain itu, pedagang yang di perbolehkan melakukan aktivitas jual beli di pasar adalah mereka yang memiliki suhu tubuh di bawah 37,7?C. Orang dengan gangguan pernafasan seperti batuk dan flu di anjurkan tidak masuk ke pasar. Tujuan penelitian yang ingin dicapai adalah mengetahui efektifitas penerapan perilaku hidup bersih dan sehat di pasar tradisional wonomulyo polewali mandar dalam mencegah covid-19. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey deskriptif, dengan responden 121. Data penelitian ini dikumpul melalui pengisian kuesioner dan wawancara. Data-data hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis univariat  yang kemudian lanjut dengan tahap wawancara. Hasil pada penelitian ini mengetahui bahwa penerapan PHBS dalam mencegah covid-19 sudah lumayan baik, namun masih saja kadang ada pedagang yang tidak memperhatikan  kebersihan

Page 9 of 21 | Total Record : 204


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 2 (2025): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 13, No 1 (2025): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 12, No 3 (2024): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 12, No 2 (2024): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 12, No 1 (2024): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 11, No 3 (2023): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 11, No 2 (2023): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 11, No 1 (2023): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 10, No 2 (2022): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 10, No 1 (2022): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 9, No 2 (2022): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 9, No 1 (2021): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 8, No 2 (2021): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 8, No 1 (2020): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 7, No 2 (2020): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 7, No 1 (2019): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 6, No 2 (2019): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 6, No 1 (2018): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 5, No 2 (2018): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 5, No 1 (2017): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Edisi Agustus 2016 Edisi Agustus 2015 Edisi Agustus 2014 Edisi Agustus 2013 More Issue