cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
MKGK (Majalah Kedokteran Gigi Klinik) (Clinical Dental Journal) UGM
ISSN : -     EISSN : 24600059     DOI : -
Core Subject : Health,
Majalah Kedokteran Gigi Klinik or abbreviated to MKGK is a scientific periodical written in Indonesian language published by Dentistry Faculty of Gadjah Mada University twice a year on every June and December. The process of manuscript submission is open throughout the year
Arjuna Subject : -
Articles 182 Documents
Pengaruh penyikatan menggunakan pasta gigi yang mengandung Sodium Lauryl Sulfate (SLS) terhadap kekasaran dan kekerasan permukaan resin komposit mikrohibrida Lias, Steffy; Tjandrawinata, Rosalina; Kurniawan, Florencia Livia
MKGK (Majalah Kedokteran Gigi Klinik) (Clinical Dental Journal) UGM Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/mkgk.104635

Abstract

Resin komposit merupakan material yang digunakan untuk restorasi estetik pada praktik kedokteran gigi. Produk pasta gigi yang beredar di pasaran umumnya mengandung detergen berupa Sodium Lauryl Sulfate (SLS) yang bersifat abrasif serta dapat berpenetrasi ke dalam ruang antar gigi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penyikatan menggunakan pasta gigi dengan dan tanpa SLS terhadap kekasaran dan kekerasan permukaan resin komposit mikrohibrida. Sampel resin komposit mikrohibrida berdiameter 10,00 ± 0,10 mm dan tinggi 2,00 ± 0,02 mm sebanyak 30 buah, terbagi menjadi 3 kelompok. Kelompok A dilakukan penyikatan dengan menggunakan pasta gigi tanpa SLS, kelompok B menggunakan pasta gigi dengan SLS dan kelompok C menggunakan akuades. Penyikatan dilakukan selama 10 menit pada setiap sampel dengan pengulangan sebanyak 6 kali dalam 6 hari. Uji t berpasangan menunjukkan hasil perbedaan yang bermakna (p ≤ 0,05) pada nilai kekasaran dan kekerasan permukaan resin komposit mikrohibrida sebelum dan sesudah penyikatan pada ketiga kelompok. Uji ANOVA satu jalan dengan post hoc Tukey menunjukkan hasil berbeda bermakna (p ≤ 0,05) pada nilai kekasaran permukaan kelompok A (1,25 ± 0,38 μm), kelompok B (2,14 ± 0,24 μm) dan kelompok C (1,23 ± 0,33 μm), namun penyikatan menggunakan kedua pasta gigi tidak menunjukkan perbedaan yang bermakna (p ≥ 0,05) terhadap nilai kekerasan permukaan. Penggunaan pasta gigi dengan kandungan SLS menyebabkan peningkatan kekasaran yang lebih tinggi terhadap permukaan resin komposit mikrohibrida dibandingkan pasta gigi tanpa kandungan SLS, namun demikian penurunan kekerasan resin komposit mikrohibrida akibat penyikatan menggunakan pasta gigi dengan kandungan SLS tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan jika dibandingkan dengan pasta gigi tanpa kandungan SLS.
Manifestasi oral pada pasien gagal ginjal kronis di Rumah Sakit Umum Daerah Prof. Dr. Margono Soekarjo, Banyumas Djati, Fanni Kusuma; Naim, Cantika Nadrotan; Ramadhanti, Dian Praba; Kinasih, Amelia Sekar; Berlianza, Activira; Nugroho, Yunanto Dwi
MKGK (Majalah Kedokteran Gigi Klinik) (Clinical Dental Journal) UGM Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/mkgk.106128

Abstract

Gagal ginjal kronis (GGK) adalah suatu kondisi penurunan fungsi ginjal secara bertahap yang disebabkan karena terjadinya kerusakan pada ginjal. Gagal ginjal kronis biasanya terjadi dalam waktu lama (tahunan) yang ditandai dengan penurunan nilai glomerular filtration rate (GFR) <60 mL/menit per 1,73 m2. Prevalensi GGK di Indonesia mengalami peningkatan dari tahun 2013 yaitu 0,2% menjadi 0,38% pada tahun 2018. Etiologi GGK tergolong sangat bervariasi seperti diabetes, glomerulonefritis, hipertensi, dan penyakit ginjal kistik. Laporan ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai manifestasi oral pada pasien GGK dengan mempertimbangkan keterkaitan klinisnya sebagai bahan refleksi diagnostik pada praktik kedokteran gigi. Laporan ini menunjukkan variasi manifestasi oral pada pasien GGK mencakup periodontitis uremik, hiperpigmentasi, oral hairy leukoplakia, cheilitis, stomatitis nekrotikan, coated tongue, dan kandidiasis kronis. Beberapa manifestasi oral pada kasus GGK kemungkinan berkaitan langsung dengan kondisi uremik, sementara manifestasi oral lainnya dipengaruhi oleh faktor xerostomia, gangguan imun, nutrisi, dan penggunaan obat-obatan. Kompleksitas sistemik pada GGK dapat memperburuk kesehatan rongga mulutsecara umum. Temuan pada laporan kasus ini menegaskan pentingnya peran dokter gigi untuk mengenali tanda sistemik yang tampak di rongga mulut serta perlunya pendekatan multidisipliner pada manajemen pasien GGK.