cover
Contact Name
Andi Alim Syahri
Contact Email
andialims@unismuh.ac.id
Phone
+6285255384303
Journal Mail Official
sigma@unismuh.ac.id
Editorial Address
Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Makassar Jln. Sultan Alauddin No. 259 Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
SIGMA: Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : 28053610     EISSN : 27467503     DOI : https://doi.org/10.26618/sigma
Core Subject : Education,
The aim of this journal is to publish research in mathematics education including teaching and learning, curriculum development, learning environments, teacher education, educational technology, and educational development from many kinds of research such as survey, research and development, experimental research, classroom action research, etc.
Articles 366 Documents
ANALISIS PEMAHAMAN SISWA DALAM MATERI PERSAMAAN GARIS (GRADIEN) DENGAN MEMECAHKAN SOAL BERBENTUK TEKS DAN GAMBAR Riza Natania Zulyatina; Allya Azizatul Fadhilah; Ibtisamah Laila; Hikmah Irmadika Putri
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 15, No 2: Desember 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v15i2.13380

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman siswa kelas 8B di SMPN 12 Bandung dalam materi persamaan garis dengan gradien, dengan fokus pada metode pemecahan soal dalam bentuk teks dan gambar. Penelitian kualitatif ini melibatkan observasi langsung terhadap siswa selama proses pembelajaran matematika pada tanggal 1 November 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar peserta didik (73-79%) mampu menjawab soal teks dan gambar dengan benar, namun terdapat variasi dalam tingkat keberhasilan antar siswa. Kelompok siswa P3 menunjukkan persentase keberhasilan yang lebih rendah (18-21%). Sebaliknya, sekitar 21-27% siswa mengalami kesulitan, terutama pada soal gambar, dengan kelompok P3 memiliki persentase kesalahan tertinggi (79-82%). Hasil pembahasan penelitian ini juga menunjukkan bahwa pemahaman siswa terhadap konsep persamaan garis dengan gradien dalam soal teks cenderung positif. Namun, sejumlah siswa menghadapi kesulitan, hal ini  disebabkan oleh kesalahan membaca, kurangnya pemahaman konsep, atau kesulitan dalam transformasi informasi teks ke representasi matematika. Pada soal gambar, meskipun menghasilkan bukti bahwa siswa memahami materi tersebut dengan cukup baik, tetap menunjukkan tingkat kesalahan yang cukup signifikan. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa berhasil menjawab dengan benar, menunjukkan pemahaman yang baik terhadap konsep tersebut. Meskipun demikian, terdapat variasi dalam tingkat keberhasilan antar peserta didik, dengan beberapa siswa menghadapi kesulitan dalam menyelesaikan soal, terutama pada soal berbentuk teks.
ANALISIS KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIK SISWA DITINJAU DARI SELF EFFICACY Sari Ayu Sibarani; Kms Muhammad Amin Fauzi; Pardomuan Sitompul; Hasratuddin Hasratuddin; Waminton Rajagukguk
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 16, No 1: Juni 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v16i1.14614

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan komunikasi matematik siswa ditinjau dari self efficacy. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengambilan subjek penelitian dialakukan dengan memberikan angket self efficacy kepada siswa kelas VII SMP Negeri 2 Siborong-borong, selanjutnya pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan komunikasi matematik materi sistem persamaan linier dua variabel (SPLDV) ini diberikan kepada 6 subjek serta tes wawancaraKomunikasi matematik sangat penting dalam menyelesaikan masalah dalam matematika. Namun, pencapaian komunikasi matematik pada siswa masih tergolong rendah. Hal ini berkaitan dengan self efficacy pada siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian kemampuan komunikasi matematik siswa ditinjau dari self efficacy yaitu subjek menunjukkan hasil yang berbeda-beda. Berdasarkan hasil analisis hasil tes secara lisan dan tulisan dari 4 indikator kemampuan komunikasi matematis , ada subjek dengan self efficacy tinggi yaitu SET1 dapat memenuhi 4 indikator dari 4 indikator kemampuan komunikasi matematis, sedangkan subjek SET2 hanya mampu memenuhi 2 indikator, selanjutnya subjek sedang yaitu Subjek SES1 mampu memenuhi 3 indikator dan subjek SES2 hanya mampu memenuhi 2 indikator, serta subjek dengan self efficacy rendah yaitu SER1 dan SER2 tidak mampu memenuhi indikator apapun dari 4 indikator kemampuan komunikasi matematik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tingkat self efficacy tidak selamanya berbanding lurus dengan kemampuan komunikasi matematika, tetapi self efficacy yang tinggi terhadap matematika akan mempengaruhi meningkatnya kemampuan komunikasi matematik siswa karena dapat membuat siswa memiliki sikap positif terhadap matematika dalam menyelesaikan permasalahan matematika.
PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN MATEMATIKA KELAS TINGGI DI SEKOLAH DASAR Azima Diro; Muhammad Saprin; Syahrul Kodri; Susanti Susanti; Yudewinarti Yudewinarti; Herdiansyah Herdiansyah; Lusi Larawati; Wahyuni Sari
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 16, No 1: Juni 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v16i1.14348

Abstract

Sekolah Dasar merupakan pendidikan tingkat pertama yang diatur oleh pemerintah. Tujuan pendidikan dasar adalah meletakkan dasar kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut. Salah satu mata pembelajaran yang diajarkan adalah matematika yang fungsinya tentu sangat banyak untuk diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, namun peserta didik menganggap Pelajaran matematika sangat menyulitkan mereka. Penelitian ini menggunakan studi pustaka yang menerapkan strategi secara komperhensif, dengan melakukan penelusuran artikel pada database jurnal penelitian yang membahas terkait permasalahan dalam proses pembelajaran matematika. Hasil penelitian menjelaskan beberapa faktor yang mempengaruhi minat siswa pada mata pelajaran matematika. Strategi dan metode yang efektif sangat diperlukan guna mengatasi kesulitan pembelajaran matematika pada siswa.
PROTOTYPE E-MODUL: MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION (RME) BERNUANSA ISLAMI DAN LINGKUNGAN PADA MATERI KOORDINAT KARTESIUS Sri Purwanti Nasution; Trilisa Alda; Siska Andriani; Arini Alhaq; Ana Risqa JL
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 16, No 1: Juni 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v16i1.14979

Abstract

Pelaksanaan penelitian ditujukan untuk mengembangkan media pembelajaran berbentuk modul elektronik berbasis Realistic Mathematics Education (RME) yang bernuansa islami dan lingkungan pada materi koordinat kartesius. Pengembangan e-modul dilaksanakan untuk mengetahui kelayakan produk, kemenarikan produk, dan keefektifan produk yang dirancang sebagai media pembelajaran untuk peserta didik. Jenis penelitian ini menggunakan jenis Research and Development (R D) dengan model pengembangan Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation (ADDIE). Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan peserta didik kelas VIII MTs yang dikelompokkan menjadi dua kelompok yaitu kelompok kecil sebanyak 26 peserta didik dan kelompok besar sebanyak 56 peserta didik. Hasil validasi oleh ahli materi mendapatkan nilai sebesar 3,56, selanjutnya hasil validasi ahli media mendapatkan nilai sebesar 3,50. Hasil validasi ahli agama pada e-modul ini mendapatkan nilai sebesar 3,50, adapun hasil implementasi pada kelompok kecil mendapatkan hasil sebesar 3,46 sementara pada kelompok besar mendapatkan hasil sebesar 3,27. Uji efektivitas menggunakan effect size mendapatkan hasil sebesar 0,67 dengan kategori “sedang”.
ANALISIS PERSEPSI GURU MATEMATIKA TINGKAT SMP -SMA SEDERAJAT DI KECAMATAN SOCAH TERHADAP PENGGUNAAN TIK UNTUK PEMBELAJARAN MATEMATIKA Erlina Sulis Priandini; Ria Faulina
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 16, No 1: Juni 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v16i1.14544

Abstract

Teknologi Informasi dan Teknologi (TIK) berperan penting bagi guru dalam segala aspek. Berbagai media TIK dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan, merangsang proses belajar siswa, dan memberikan peluang kepada peserta didik untuk mempelajari konsep secara lebih mendalam terhadap materi yang susah dipahami khususnya matematika. Sehingga peneliti ingin mengetahui persepsi guru matematika dalam penggunaan TIK, guna memberikan gambaran pentingnya TIK dalam proses pebelajaran. Jenis penelitian ini berupa mixed method dengan subjek penelitian 10 guru Matematika tingkat SMP dan 5 guru Matematika tingkat SMA sederajat di kecamatan Socah mengenai persepsi guru matematika dalam penggunaan TIK. Teknik pengumpulan data dimulai dari observasi, lalu penyebaran keisioner, dan pelaksanaan wawancara. Instrumen dalam penelitian ini berupa lembar angket dengan teknik analisis data menggunakan statistika deskriptif. Dari hasil penelitian diketahui bahwa persepsi guru terkait pemahaman TIK masuk dalam kategori cukup tinggi dengan rentang skor 75% -  100%. Hal ini dikuatkan pula dengan hasil wawancara dimana guru mampu menggunakan LCD serta membuat media pembelajaran digital sendiri. Namun kendala yang dialami yaitu sarana dan prasarana di sekolah belum memenuhi, seperti kurangnya LCD, komputer, serta didorong faktor siswa kurang paham dalam penggunaan TIK. Dapat disimpulkan bahwa persepsi guru matematika terhadap TIK dalam pembelajaran sangat penting untuk meningkatkan minat belajar siswa.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN CONNECTING, EXTENDING, REVIEW (CER) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA Harisma Junaede; Naimah Paronda; Andi Muhammad Irfan Taufan Asfar; Aisyah Aisyah; Aisyah Nursyam
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 16, No 1: Juni 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v16i1.14014

Abstract

Penelitian bertujuan mengetahui efektivitas model pembelajaran Connecting, Extending, Review (CER) terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa. Metode yang digunakan adalah quasi experiment desain nonequivalent control group desaign dengan populasi seluruh siswa kelas XI MIPA MA As’adiyah Mattirowalie Kabupaten Bone dan sampel terdiri dari kelas XI MIPA 1 dan kelas  XI MIPA 2 ditentukan dengan teknik sampling jenuh. Instrumen yang digunakan yaitu tes soal kemampuan berpikir kritis, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, lembar observasi aktifitas siswa dan angket respons siswa. Tes kemampuan berpikir kritis dilakukan dengan tahap pre-test dan post-test, baik pada kelas eksperimen maupun kelas kontrol. Dari hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata untuk hasil pre-test dan post-test kelas eksperimen adalah 40,68 dan 82,95. Sedangkan nilai rata-rata untuk hasil pre-test dan post-test kelas kontrol adalah 40,91 dan 72,50. Pengolahan data dianalisis menggunakan alat bantu SPSS dengan uji Mann-Whitney pada α (0,05) diperoleh nilai Asymp.sig (2-tailed) post-test 0,05 yaitu sebesar 0,000 yang berarti H0 ditolak dan Ha diterima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Connecting, Extending. Review (CER) efektif terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa. Selanjutnya diperoleh hasil uji effect size sebesar 1,12 yang artinya termasuk dalam kategori besar, rata-rata hasil analisis keterlaksanaan pembelajaran sebesar 95,98% (Kategori Sangat Baik) dan rata-rata hasil analisis aktivitas siswa sebesar 96,02% (Kategori Sangat Baik), serta persentase respons siswa terhadap model pembelajaran CER diperoleh hasil sebesar 82,09% (Kategori Sangat Efektif). Berdasakan penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Connecting, Extending. Review (CER) efektif terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa kelas XI MIPA MA As’adiyah Mattirowalie Kabupaten Bone.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) BERBANTUAN KUIS INTERAKTIF GOOGLE FORM TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA Barikatun Nabilah; Denni Ismunandar; Wiwit Damayanti Lestari
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 16, No 1: Juni 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v16i1.14718

Abstract

Berdasarkan pengalaman peneliti selama kegiatan Program Pengalaman Lapangan (PPL) di SMA Negeri 1 Lohbener, kemampuan siswa dalam menyelesaikan permasalahan belum optimal terutama ketika diberikan permasalahan kontekstual. Hal ini berdampak hasil belajar siswa menjadi rendah. Selain itu, penyampaian materi masih menggunakan metode ceramah belum mengkombinasikan dengan model pembelajaran kooperatif dan evaluasi pembelajaran belum mengkombinasikan dengan media kuis interaktif. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah matematis siswa setelah penerapan model TGT berbantuan kuis interaktif Google Form. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan efektivitas perlakuan. Penelitian ini dilaksanakan di SMA NEGERI 1 Lohbener. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas X-C yang berjumlah 36 siswa. Data utama yang dikumpulkan adalah data variabel kemampuan pemecahan masalah matematis. Untuk mengumpulkan data tersebut, peneliti menggunakan instrumen berupa tes. Berdasarkan hasil analisis data pada uji one sample test, didapatkan nilai signifikansi bahwa nilai sig = 0,909 0,05 maka H0 diterima. Dengan demikian penggunaan model TGT berbantuan kuis interaktif google form tidak efektif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN NUMERASI DAN KEMANDIRIAN BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS XI-5 SMA NEGERI 1 SEWON Erika Yudhi Rengganis; Dwi Astuti; Tiwi Yulistryarini
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 16, No 1: Juni 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v16i1.14472

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan numerasi dan kemandirian belajar peserta didik kelas XI-5 SMA Negeri 1 Sewon dengan menerapkan model problem based learning. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, dengan subjek penelitian peserta didik kelas XI-5 SMA Negeri 1 Sewon yang berjumlah 30 peserta didik. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah model Kemmis dan Mc Taggart. Penelitian dilaksanakan dalam tiga siklus dengan satu pertemuan disetiap siklusnya dan dilaksanakan pada bulan Februari sampai dengan Maret tahun 2024. Data dikumpulkan dengan teknik observasi, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu deskriptif kuantitatif dengan kriteria keberhasilan lebih dari 70% peserta didik mempunyai kemampuan numerasi dan kemandirian belajar minimal pada kategori tinggi berdasarkan hasil tes dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model problem based learning dapat meningkatkan kemampuan numerasi dan kemandirian belajar peserta didik kelas XI-5 SMA Negeri 1 Sewon. Peningkatan kemampuan numerasi peserta didik terlihat dari hasil tes yang menunjukkan 26,67% peserta didik memiliki kemampuan numerasi minimal tinggi pada pra tindakan, kemudian menjadi 83,33% peserta didik memiliki kemampuan numerasi minimal tinggi pada siklus ke-3. Sedangkan peningkatan kemandirian belajar peserta didik terlihat dari hasil angket yang menunjukkan 56,67% peserta didik memiliki kemandirian belajar minimal tinggi pada pra tindakan, menjadi 76,67% peserta didik memiliki kemandirian belajar minimal tinggi pada siklus ke-3. Berdasarkan peningkatan tersebut, kemampuan numerasi dan kemandirian belajar peserta didik pada siklus ke-3 telah memenuhi kriteria berhasil penelitian yaitu lebih dari 70% peserta didik mempunyai kemampuan numerasi dan kemandirian belajar minimal pada kategori tinggi
RESPON SISWA TERHADAP BAHAN AJAR ETNOMATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS Muhammad Syahril Harahap; Febriani Hastini Nasution
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 16, No 1: Juni 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v16i1.14580

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengengetahui respon siswa terhadap bahan ajar etnomatematika dengan pendekatan kontekstual unuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa SMP Negeri  2 Padangsidimpuan. Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus.Subjek dalam penelitian ini adalah 29 siswa kelas VIII-3 SMP Negeri 2 Padangsidimpuan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah angket, tes, dan dokumentasi. Instrument yang digunakan diantaranya 1) lembar angket angket repon siswa untuk melihat kepraktisan bahan ajar. Dilakukan uji coba produk dengan melihat respon penggunaan produk dan hasil tes siswa berdasarkan kemampuan komunikasi matematis. Berdasarkan hasil penelitian ini diperoleh kepraktisan bahan ajar dilihat dari hasil angket respon siswa denganmemperoleh rata-rata persentase 89,38% dengan kategori “Sangat Praktis” dan hasil persentase angket respon siswa menunjukkan bahwa mendapatkan respon positif sebanyak 86,2% yang artinya bahan ajar etnomatematika berhasil digunakan dengan baik karena telah memperoleh hasil lebih dari atau sama dengan 80%. 
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DITINJAU DARI PENYELESAIAN SOAL LITERASI NUMERASI Pratiwi, Ulpha Mega; Novaliyosi, Novaliyosi; Pujiastuti, Heni
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 16, No 2: Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v16i2.15353

Abstract

Penelitian ini mencari tahu bagaimana keterkaitan berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan soal literasi numerasi. Melihat seperti apa kemampuan berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan soal literasi numerasi apakah ada faktor-faktor yang berpengaruh terhadap hubungan berpikir kritis dengan soal literasi numerasi. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR), teknik pengumpulan data diawali dengan mengumpulkan artikel terkait di Google Scholar, Sinta dengan kata kunci berpikir kritis, matematika dan literasi numerasi. Hasil dari penelitian ini yaitu kemampuan berpikir kritis siswa sangat berpengaruh ketika mengerjakan soal-soal literasi numerasi beberapa artikel menunjukan peningkatan kemampuan berpikir kritis saat siswa menyelesaikan soal-soal literasi numerasi, ada banyak faktor yang menentukan siswa mampu berpikir kritis seperti kurangnya minat membaca siswa dan motivasi siswa untuk memahami soal dengan baik seperti soal yang berbentuk text panjang. Faktor lain yang dapat mempengaruhi berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan soal literasi nuemrasi yaitu model pembelajaran yang guru berikan dikelas.