cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Kantor LP3M Unismuh Makassar Jl. Sultan Alauddin No. 259 Makassar, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
OCTOPUS : Jurnal Ilmu Perikanan
ISSN : 23020670     EISSN : 27464822     DOI : https://doi.org/10.26618/octopus
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Octopus Ilmu Perikanan terbit dua kali setahun yakni Januari dan Juli berisi artikel ilmiah dalam bentuk hasil penelitian dan non penelitian berupa kajian. Jurnal Octopus Ilmu Perikanan bertujuan untuk menyebarluaskan ilmu dan pengetahuan perikanan dari para akademisi, peneliti, praktisi, mahasiswa, dan pemerhati perikanan.
Arjuna Subject : -
Articles 270 Documents
PENGARUH VARIASI DOSIS BOSTER AMINO LIQUID TERHADAP PERTUMBUHAN DAN EFISIENSI PAKAN PADA IKAN NILA (Oreochromis niloticus) Rahayu, Nur Sami; Sambu, Abdul Haris; Burhanuddin, Burhanuddin; Malik, Abdul
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol. 13 No. 1 (2024): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/o.v13i1.15199

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dosis optimum amino liquid terhadap Efisiensi pakan, pertumbuhan, dan sintasan ikan nila. Sedangkan manfaat dari hasil penelitiaan ini memberikan informasi kepada masyarakat tentang penggunaan Boster Amino Liquid pada pakan dalam bidang akuakultur. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli sampai Agustus 2019 di Balai Benih Ikan (BBI) Limbung, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan. Perlakuan yang digunakan yaitu (A) tanpa pengkayaan atau kontrol, (B) Pemberian Boster Amino Liquid 2 ml, (C) 3 ml dan (D) 4 ml/kg pakan. Benih ikan nila yang digunakan yaitu sebanyak 20 ekor/wadah dengan bobot rata-rata ±0,46 g/ekor ikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan D menghasilkan pertumbuhan mutlak rata‐rata 26,97 gr, pertumbuhan spesifik 3,51%, dengan sintasan 100%, dan efisiensi pakan mencapai 35,80%. Parameter kualitas air selama penelitian dalam kondisi yang layak bagi pertumbuhan benih ikan nila.
PENGARUH FERMENTASI CAIRAN RUMEN TERHADAP PROFIL NUTRISI ECENG GONDOK (Eichhornia crassipes) SEBAGAI PAKAN IKAN NILA (Oreochromis niloticus) Musafir, Musafir; Murni, Murni; Anwar, Asni
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol. 10 No. 1 (2021): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/octopus.v10i1.15228

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui komposisi nutrisi eceng gondok yang telah mengalami fermentasi dengan cairan rumen. Durasi penelitian ini adalah satu bulan, tepatnya Juli 2019 hingga Agustus 2019. Proses fermentasi dilakukan di Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Makassar. Laboratorium Kimia dan Pakan Ternak Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin melakukan analisis kimia. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap, dengan tiga perlakuan yang masing-masing diulang sebanyak tiga kali, sehingga menghasilkan total sembilan unit penelitian. Individu yang menjalani pengujian diberikan perlakuan berikut: Perlakuan A melibatkan dosis 10 mL cairan rumen, Perlakuan B melibatkan dosis 15 mL cairan rumen, dan Perlakuan C melibatkan dosis 20 mL cairan rumen. Berdasarkan hasil analisis, eceng gondok dapat dimanfaatkan sebagai komponen pakan ikan dengan memasukkan cairan rumen sebagai bahan fermentasi alami. Kandungan nutrisinya dapat ditingkatkan dengan memberikan cairan rumen sebanyak 20 mL pada 500 gram eceng gondok.
PENGARUH DOSIS PUPUK ORGANIK DARI LIMBAH TAMBAK SUPER INTENSIF PADA PENDEDERAN IKAN NILA (Oreochromis niloticus) Rais, Andi Nur Alfian; Rahmi, Rahmi; Wahyu, Farhanah
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol. 13 No. 1 (2024): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/o.v13i1.15241

Abstract

Limbah sedimen tambak, kaya akan nutrisi dan bahan organik dari limbah udang dan sisa pakan, dapat digunakan sebagai pupuk. Salah satu pendekatan untuk menciptakan pupuk organik super-intensif dari limbah tambak adalah dengan menggunakan sisa pakan untuk mengurangi kandungan organiknya. Studi ini terkait penggunaan pupuk organic limbah tambak super intensif tersebut untuk pendederan ikan nila, peneliti menyelidiki berbagai dosis pupuk organik yang dianggap optimal. Peneliti menggunakan desain acak lengkap dengan empat perlakuan, yakni (A) pupuk limbah tambak 0,1 kg/m2 + urea + SP-36A; (B) pupuk limbah tambak 0,2 kg/m2 + urea + SP-36; (C) pupuk limbah tambak 0,3 kg/m2 + urea + SP-36; dan (D) kontrol, serta dilakukan pengamatan variabel seperti komposisi plankton, pertumbuhan mutlak, laju pertumbuhan spesifik, kelangsungan hidup ikan nila, dan kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan pupuk organik super-intensif tersebut tidak berdampak signifikan pada pertumbuhan pakan alami, penambahan berat badan, dan kelangsungan hidup ikan nila. Perlakuan A, dengan dosis pupuk limbah tambak organik sebesar 0,1 kg/m², memberikan hasil terbaik. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan pemberiakn pupuk limbah tambak super intensif dapat mendukung pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan nila.
OPTIMASI LARUTAN DAUN KETAPANG (Terminalia catappa) DALAM UPAYA MENGOBATI SERANGAN PARASIT PADA BENIH IKAN NILA (Oreochromis niloticus) Wahyullah, Wahyullah; Darmawati, Darmawati; Khaeriyah, Andi
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol. 10 No. 1 (2021): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/octopus.v10i1.15326

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk untuk menentukan efektivitas ekstrak daun ketapang (T. cattapa  L.) sebagai antimikroba pada benih ikan nila. Metode penelitian yang digunakan adalah benih ikan nila yang diperoleh dari Balai Benih Ikan (BBI) Limbung. Benih ikan nila yang digunakan sebanyak 20 ekor/wadah penelitian. Wadah yang digunakan adalah ember plastik berkapasitas 25 liter namun diisi air sebanyak 20 liter. Jumlah wadah penelitian sebanyak 12 buah. Perlakuan yang dicobakan adalah perendaman larutan daun ketapang dengan dosis berbeda terhadap prevalensi dan sintasan benih ikan nila yang terinfeksi parasit. Pada penelitian ini terdapat 4 perlakuan, yaitu dosis 1.000 ppm (perlakuan A), dosis 2.000 ppm (perlakuan B) , dosis 3.000 ppm (perlakuan C), tanpa perendaman larutan daun ketapang (perlakuan D). Hasil penelitian yang dilakukan selama ±1 bulan menunjukkan bahwa prevalensi parasit pada benih ikan nila terendah pada perlakuan C yaitu 50% dengan sintasan 100%. Disarankan untuk melakukan pengujian konsentrasi larutan dengan perbedaan dosis yang lebih kecil antara perlakuan. Hal tersebut bertujuan untuk mengetahui optimasi dosis yang lebih sesuai dalam mencegah dan mengobati penyakit yang disebabkan oleh serangan parasit.
APLIKASI PEMBERIAN ROTIFERA YANG DITAMBAH VITAMIN C DENGAN DOSIS YANG BERBEDA TERHADAP SINTASAN IKAN NILA (Oreochromis niloticus) Kaltum, Kaltum; Khaeriyah, Andi; Anwar, Asni
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol. 10 No. 1 (2021): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/octopus.v10i1.15328

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah dosis Rotifera yang diperkaya Vitamin C yang optimal untuk pertumbuhan dan kelangsungan hidup larva ikan nila. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah random sampling untuk memastikan tidak ada organisme yang selalu terlalu kecil atau terlalu besar selama pengambilan sampel. Metode penelitiannya adalah dengan membandingkan perlakuan yang berbeda satu sama lain menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) empat perlakuan dan tiga ulangan, yakni perlakuan (A) Pemberian Rotifera dengan dosis 1 liter/1 g Vitamin C; (B) Pemberian Rotifera dengan dosis 1 liter/ 1,5 g Vitamin C; (C) Pemberian Rotifera dengan dosis 1 liter/ 2 g Vitamin C; (D) Pemberian Rotifera tampa Vitamin C (kontrol). Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa dosis Rotifera yang diperkaya Vitamin C yang optimal untuk pertumbuhan dan kelangsungan hidup larva ikan nila adalah Perlakuan C (1 liter/2 g). Untuk mencapai pertumbuhan dan kelangsungan hidup yang baik dalam budidaya ikan nila, disarankan agar peternak memperkaya pakan dengan Vitamin C pada dosis tersebut.
PENGARUH PEMBERIAN PAKAN KOMERSIAL YANG DIINKUBASI CAIRAN RUMEN TERHADAP RETENSI LEMAK DAN PROTEIN UDANG VANNAMEI (Litopenaeus vannamei) Mansur, Mardiansyah; Murni, Murni; Sambu, Abdul Haris
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol. 10 No. 1 (2021): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/octopus.v10i1.15329

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pakan yang diinkubasi dengan cairan rumen dan tanpa cairan rumen terhadap retensi lemak dan protein, serta menentukan dosis yang tepat untuk larva udang vannamei (L. vannamei) dari stadium mysis 2 hingga PL13. Wadah penelitian yang digunakan berupa ember yang masing-masing berisi 5 liter air laut steril yang telah ditampung dan didiamkan selama 24 jam, serta dilengkapi dengan aerasi. Penelitian dilakukan pada bulan Mei sampai Juni 2018 di PT. Pertiwi Bahari Tengah, Kecamatan Galesong Selatan, Kabupaten Takalar, Provinsi Sulawesi Selatan. Dosis larutan yang digunakan adalah: tanpa cairan rumen (perlakuan A), 3 ml (perlakuan B), dan 5 ml (perlakuan C). Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pemberian pakan komersial yang diinkubasi dengan 5 ml cairan rumen dapat meningkatkan retensi protein dan menurunkan retensi lemak pada larva udang vannamei.
APLIKASI Nannochloropsis sp. YANG DIKULTUR AIR KELAPA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN SINTASAN LARVA IKAN BANDENG (Chanos chanos) Elmawati, Elmawati; Murni, Murni; Khaeriyah, Andi
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol. 10 No. 1 (2021): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/octopus.v10i1.15330

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan pemberian pakan Nannochloropsis sp yang dikultur air kelapa terhadap pertumbuhan dan sintasan larva ikan bandeng. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan informasi dalam upaya meningkatkan produksi larva ikan bandeng. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April 2018 di di BPBAP Takalar Desa Mappakalompo, Kec. Galesong Selatan, Kab. Takalar, Provinsi Sulawesi Selatan, alat dan bahan yang digunakan termometer, kertas pH, refraktometer, wadah toples, selang aerasi, batu aerasi , air kelapa, baskom kecil, alat tulis, pakan, larva bandeng dan air laut. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 Perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan A Nannochloropsis sp. tanpa kultur air kelapa, Perlakuan B dengan dosis 150.000 sel/ind/hari, Perlakuan C dengan dosis 250.000 sel/ind/hari, Perlakuan D dengan dosis 350.000 sel/ind/hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pakan Nannochloropsis sp yang dikultur air kelapa tidak layak untuk media pemeliharaan larva ikan bandeng.
OPTIMASI KEBUTUHAN PROTEIN PAKAN UNTUK PERTUMBUHAN DAN SINTASAN IKAN GABUS (Channa striata) Masdianto, Masdianto; Khaeriyah, Andi; Burhanuddin, Burhanuddin
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol. 10 No. 1 (2021): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/octopus.v10i1.15339

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan berapa kandungan protein optimal dalam pakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan sintasan pada benih ikan gabus (C. striata). Metode penelitian yang digunakan adalah benih ikan gabus yang berukuran 4 cm. Wadah penelitian yang digunakan adalah aquarium berkapasitas 50 liter air sebanyak 12 buah. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 Perlakuan dan 3 ulangan sehingga berjumlah 12 unit. Perlakuan A = Protein 30%, Perlakuan B = Protein 35% Perlakuan C = Protein 40%, Perlakuan D = Protein 45%. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, semakin tinggi kadar protein pakan sampai batas tertentu menghasilkan pertumbuhan dan efisiensi pakan yang semakin tinggi. Pakan yang mengandung protein 40% (Perlakuan C 40) memberikan respon pertumbuhan dan efisiensi pakan tertinggi, meskipun tidak berbeda dengan pakan yang mengandung protein 45% Perlakuan D dan Perlakuan B 35%. Sementara pakan yang mengandung protein 30% menghasilkan pertumbuhan terendah. Hasil analisis varians menunjukkan bahwa pemberian protein yang berbeda pada pakan benih ikan gabus berpengaruh nyata (p<0,05) pada setiap Perlakuan. Agar memperoleh pertumbuhan benih Ikan Gabus (C. striata) yang lebih baik maka dalam kegiatan budidaya benih Ikan Gabus di anjurkan menggunakan pakan buatan dengan kandungan protein 40 % karena dapat mempercepat pertumbuhan benih ikan gabus.
OPTIMASI WAKTU VAKSINASI INDUK IKAN NILA SALIN (Oreochromis niloticus) MENGGUNAKAN BAKTERI Streptococcus iniae Hikma, Hikma; Rahmi, Rahmi; Darmawati, Darmawati
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol. 10 No. 1 (2021): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/octopus.v10i1.15340

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui waktu yang terbaik untuk melakukan vaksinasi pada induk ikan nila (Oreochromis niloticus) menggunakan bakteri Streptococcus iniae. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan informasi dalam upaya meningkatkan Produksi ikan nila salin. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni 2018 di Hatchery Universitas Hasanuddin, Jl. Perintis Kemerdekaan Km. 10, Kec. Makassar, Kota.  Makassar,  Provinsi  Sulawesi Selatan. Alat dan bahan yang digunakan Aquarium, Bak Fiber, Aerasi, Rak aquarium, ember, selang, Seser, pompa celup, alat tulis, Ikan nila, Pakan dan air. Rancangan Percobaan yang digunakan Adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan dan tiga ulangan.  Perlakuan A (masa salin 1  minggu), Perlakuan B (masa salin 2 minggu), dan Perlakuan C (masa salin 3 minggu). Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua memiliki persentase sintasan yang berbeda setiap Perlakuan, Perlakuan C memiliki sintasa  yang tinggi kemudian disusul Perlakuan  B dan A, dan memiliki nilai RPS (Relative Percent Survival) yang berbeda setiap Perlakuan, Perlakuan B memiliki pertumbuhan yang tinggi, kemudian disusul Perlakuan A dan C.
OPTIMASI PEMANFAATAN ZEOLIT SEBAGAI SUPLEMEN MINERAL PADA PAKAN UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) Muliana, Winang; Burhanuddin, Burhanuddin; Rahmi, Rahmi
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol. 10 No. 1 (2021): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/octopus.v10i1.15344

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui dosis optimal zeolit sebagai suplemen mineral dalam pakan dan untuk mengetahui respon maksimal terhadap pertumbuhan dan sintasan udang vaname (Litopenaeus vannamei). Penelitian ini dilaksanakan di tambak percobaan Balai Riset Perikanan Budidaya Air Payau dan Penyuluh Perikanan (BRPBAP3) di Desa Punaga, Benih Udang Vaname yang digunakan sebanyak 60 ekor/wadah penelitian. Wadah yang digunakan adalah wadah Akuarium volume 60 liter air. Jumlah wadah penelitian sebanyak 12 buah dengan kapasitas masing-masing wadah sebanyak 60 liter. Perlakuan yang dicobakan adalah penambahan kapur Zeolit Sebagai Bahan Mineral Alternatif dalam Pakan Udang Vaname (L. vannamei) pada penelitian ini terdapat 4 Perlakuan. Hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan Tingkat kelangsungan hidup (SR) udang vaname selama penelitian menunjukkan bahwa semua Perlakuan memiliki tingkat kelangsungan hidup yang tertinggi yaitu pada dosis D 1,5% sebesar 65,56%. Berdasarkan laju pertumbuhan mutlak Perlakuan C dengan zeolit dosis 1,0% memiliki laju pertumbuhan yang tinggi dengan presentase yaitu sebesar (8,78) gram, kemudian pada pertumbuhan harian menunjukkan laju pertumbuhan yang sama atau tidak berbeda nyata antara Kontrol dengan Perlakuan lainnya.