cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Kantor LP3M Unismuh Makassar Jl. Sultan Alauddin No. 259 Makassar, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
OCTOPUS : Jurnal Ilmu Perikanan
ISSN : 23020670     EISSN : 27464822     DOI : https://doi.org/10.26618/octopus
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Octopus Ilmu Perikanan terbit dua kali setahun yakni Januari dan Juli berisi artikel ilmiah dalam bentuk hasil penelitian dan non penelitian berupa kajian. Jurnal Octopus Ilmu Perikanan bertujuan untuk menyebarluaskan ilmu dan pengetahuan perikanan dari para akademisi, peneliti, praktisi, mahasiswa, dan pemerhati perikanan.
Arjuna Subject : -
Articles 270 Documents
ANALISIS NILAI TUKAR NELAYAN BAGAN PERAHU (NTN) DI KECAMATAN POLEWALI KABUPATEN POLEWALI MANDAR SULAWESI BARAT Reza, Andi Muhammad; Alpiani, Alpiani; Massiseng, Andi Nur Apung; Ummung, Andi
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol. 12 No. 1 (2023): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/octopus.v12i1.11854

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesejahteraan nelayan bagan perahu dengan menggunakan analisis Nilai Tukar Nelayan dan mengetahui faktor – faktor yang mempengaruhi indeks nilai tukar nelayan bagan perahu.Penelitian ini dilaksanakan selama tiga bulan yaitu pada bulan Januari sampai Maret dan dilaksanakan di Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat.Metode yang digunakan dalam penelitian adalah menggunakan metode deskriptif kuantitatif.Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah teknik sampel sensus yang berjumlah 69 orang nelayan bagan perahu. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi, kuesioner dan studi pustaka. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis nilai tukar nelayan (NTN).Hasil penelitian menunjukkan Tingkat kesejahteraan nelayan Bagan Perahu dapat dibagi menjadi dua kategori. Pertama, Nilai NTN Punggawa tergolong dalam kategori sejahtera dengan nilai NTN di atas 100 Kedua, Nilai NTN ABK nelayan bagan perahu tergolong dalam kategori kurang sejahtera dengan nilai NTN di bawah 100. Adapun faktor- faktor yang mempengaruhi indeks nilai tukar nelayan bagan perahu adalah keterbatasan pengetahuan dan teknologi penangkapan, pemerintah belum mampu memberikan informasi yang berhubungan dengan kegiatan penangkapan, tidak adanya penetapan harga ikan dan tidak adanya sumbangsi pendapatan dari istri nelayan.
PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA) PADA PAKAN BUATAN TERHADAP PERFORMA PERTUMBUHAN IKAN NILA (OREOCHROMIS NILOTICUS) Mardiana, Mardiana; Tantu, Gusti; Nurdiana, Roswita
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol. 12 No. 1 (2023): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/octopus.v12i1.11855

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung daun kelor (Moringa oleifera) pada pakan buatan terhadap performa pertumbuhan Ikan nila (Oreochromis niloticus). Kegunaan penelitian adalah untuk memberikan informasi kepada mahasiswa dan pelaku budidaya mengenai penggunaan tepung daun kelor sebagai bahan baku tambahan pada pakan ikan Nila (Oreochromis niloticus).Penelitian ini dilaksanakan pada bulanNovember 2019 sampai dengan bulan Januari2020, bertempat di Laboratorium Produksi Pakan Buatan, Jurusan Perikanan, Universitas Bosowa Makassar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 5 perlakuan dan 3 ulangan, yaitu perlakuan A ( 0%), perlakuan B (7,5%), perlakuan C (15%),perlakuan D (22,5%), dan perlakuan E (100%). Data dianalisis dengan menggunakan analysis of variance (ANOVA). Parameter uji dalam penelitian ini meliputi Laju Pertumbuhan Mutlak, Retensi Protein dan Kelangsungan Hidup (SR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh penambahan tepung daun kelor ( Moringa oleifera) tidak memberikan pengaruh nyata (P>0,05) terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup benih ikan nila. Rata-rata pertumbuhan mutlak benih ikan nila berkisar antara 28,42–33,83 gr. Rata-rata Kelangsungan Hidup benih ikan nila (Oreochromis niloticus) berkisar antara 64,70-80,10%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa substitusi tepung daun kelor pada pakan buatan sebesar 7,5% memberikan nilai tertinggi terhadap laju pertumbuhan mutlak dan kelangsungan hidup (SR) ikan nila (Oreochromis niloticus).
PENGARUH KONSENTRASI BAKTERI Bacillus SpTERHADAP PERTUMBUHAN DAN SINTASAN IKAN NILA SALIN (Oreochromis niloticus) PADA BUDIDAYA SISTEM BIOFLOK Amalya, Islaely; Anwar, Asni; Malik, Abdul; Khaeriyah, A.; Hamsah, Hamsah; Akmaluddin, Akmaluddin
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol. 12 No. 1 (2023): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/octopus.v12i1.11856

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi bakteri bacillus sp terhadap pertumbuhan dan sintasan ikan nila salin (Oreochromis niloticus) pada budidaya sistem bioflok.  Perlakuan yang diujikan pada penelitian ini terdiri dari 4 perlakuan dan 3 ulangan yakni berupa pemberian bakteri bacillus dengan konsentrasi berbeda, kemudian peubah yang diamati terdiri dari kepadatan bakteri, keangsungan hidup, pertumbuhan, dan food conversi ratio (FCR).  Hasil pengukuran laju pertumbuhan harian ikan nila salin pada awal hingga akhir penelitian dengan kepadatan bakteri yang berbeda disetiap perlakuan memiliki peningkatan pertumbuhan tiap minggu tertinggi terdapat pada perlakuan D sebesar 4.18% dengan kepadatan bakteri 0,0034ml/1, sedangkan pertumbuhan terendah terdapat pada pelakuan A sebesar 3,79%dengan kepadatan bakteri 0,0028ml/l, seanjutnya tingkat kelangsungan hidup tertinggi terdapat pada perlakuan B dan D sebesar 100%, sedangkan perlakuan terendah terdapat pada perlakuan A sebesar 90%, sedangkan konversi pakan rata rata nilai tertinggi ikan nila salin (Oreochromis niloticus) terdapat pada perlakuan B sebesar 1,6%, sedangkan nilai terendah perlakuan D sebesar 1,43%, dan Berdasarkan hasil uji labolatorium didapatkan hasil logaritma Total bakteri tertinggi pada akhir penelitian terdapat pada pelakuan A sebesar 6,32 CFU/ml, sedangkan hasil logaritma total bakteri yang terendah pada akhir penelitian terdapat pada perlakuan C sebesar 5,65 CFU/ml, dan data kualitas perairan seama penelitian masih berada pada kisaran yang ayak bagi kehidupan ikan nila salin (Oreochromis niloticus)
PEMANFAATAN RUMPUT LAUT Caulerpa sp. DALAM PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN SINTASAN IKAN BANDENG (Chanos chanos) Nurfah, Nurfah; Darmawati, Darmawati; Syawaluddin, Syawaluddin; Farhanah, Farhanah; Khaeriyah, A.
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol. 12 No. 1 (2023): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/octopus.v12i1.11858

Abstract

Pemanfaatan Caulerpa sp. dalam pakan diketahui dapat meningkatkan laju pertumbuhan dan sintasan beragam organisme akuatik, namun belum diujicobakan pada ikan bandeng. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan rumput laut Caulerpa sp. dalam pakan terhadap pertumbuhan dan sintasan ikan bandeng (Chanos chanos). Sebanyak 120 ekor benih ikan bandeng dengan ukuran 3-4 cm dengan bobot rata-rata 5,39±0,07 g dipelihara dalam waskom dengan volume 15 liter. Rancangan percobaan yang digunakan yaitu rancangan acak lengkap dengan perlakuan A (kontrol), perlakuan B (tepung Caulerpa sp. 10%/1 kg pakan), perlakuan C (tepung Caulerpa sp. 20%/1 kg pakan), dan perlakuan D (tepung Caulerpa sp.30%)dengan masing-masing 3 ulangan. Ikan uji diberi pakan perlakuan selama 40 hari. Hasil analisis statistik menunjukkan pemberian pakan dengan penambahan rumput laut Caulerpa sp. terhadap pertumbuhan bobot mutlak dan laju pertumbuhan harian(SGR), memberikan pengaruh nyata (P<0.05), tetapi tidak memberikan pengaruh nyata (P>0.05) terhadap sintasan ikan bandeng. Hasil penelitian menunjukkan pemanfaatan rumput laut Caulerpa sp. dalam pakan mampu meningkatkan pertumbuhan dan sintasan ikan bandeng dengan pertumbuhan bobot mutlak dan laju pertumbuhan harian diperoleh hasil tertinggi pada perlakuan C sebanyak 3.82 g dan 1.34 %/hari, dan hasil terendah pada perlakuan A (kontrol) sebanyak 3.21 g dan 1.17 %/hari. Sedangkan nilai sintasan tertinggi diperoleh pada perlakuan C sebesar 83.3% dan nilai sintasan terendah diperoleh pada perlakuan B sebanyak 73.3%
ANALISIS RANTAI PEMASARAN IKAN HIAS AIR TAWAR DI KOTA MAKASSAR Asgar, Muhammad Adam; Daris, Lukman; Massiseng, Andi Nur Apung; Heriansyah, Heriansyah; Anwar, Asni
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol. 12 No. 1 (2023): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/octopus.v12i1.11859

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada bulan juli hingga agustus 2021, lokasi penelitian ini dilaksanakan di pasar  Ikan Hias Air Tawar  Kota Makassar. Tujuan penelitian ini adalah (1). Menganalisis Rantai Pemasaran ikan Hias Di Kota Makassar. (2). Merumuskan Strategi Pemasaran Ikan Hias. Manfaat penelitian ini adalah (1). Sebagai informasi bagi pembudidaya ikan hias dan lembaga pemasaran lainya untuk mengembangkan usaha ikan hias. (2). Sebagai bahan masukan bagi pemerintah setempat dan dinas perikanan sebagai pertimbangan dalam kebijakan pembangunan dan pembinaan perikanan rakyat. (3). Sebagai bahan masukan bagi pihak yang memerlukan informasi lebih lanjut mengenai rantai pasok pemasaran ikan hias khususnya di Kota Makassar untuk penelitian lebih lanjut. Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Analisis kualitatif dilakukan secara deskriptif  yang bertujuan untuk mengetahui secara mendalam mengenai pola saluran rantai pemasaran ikan hias di Kota Makassar khususnya di pasar-pasar ikan hias.
PEMANFAATAN LIMBAH ROTI YANG DIINKUBASI CAIRAN RUMEN DALAM PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN SINTASAN IKAN NILA (Oreochromis niloticus) di BALAI BENIH IKAN BONTOMANAI KAB.GOWA AF, Nuru; Murni, Murni; Akmaluddin, Akmaluddin; Malik, Abdul; Syawaluddin, Syawaluddin
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol. 12 No. 1 (2023): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/octopus.v12i1.11860

Abstract

Ikan Nila (Oreochromis niloticus) adalah salah satu jenis ikan air tawar yang paling banyak dibudidayakan di Indonesia.  Ikan Nila menduduki urutan kedua setelah ikan Mas (Cyprinces carpio) dalam produksi budi daya air tawar di Indonesia, hanya saja perlu dipacu pertumbuhan dan tingkat kelangsungan hidupnya dengan perbaikan asupan pakan, dan sebagai alternatif akan dilakukan pemanfaatan limbah roti yang diinkubasi cairan rumen dalam pakan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan lama waktu inkubasi  limbah roti terhadap  pertumbuhan dan sintasan benih ikan nila.    Pelaksanaan penelitian meliputi kegiatan antara lain : Persiapan,  Aklimatisasi, Penebaran, selanjutnya pengamatan terhadap pertumbuhan, kelangsungan hidup (sintasan) hewan uji, dan pengukuran kualitas airsebagai data penunjang.  Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas empat perlakuan dan empat kali ulangan.  Hasil penelitian memperlihatkan penggunaan pakan dengan campuran limbah roti yang diinkubasi cairan rumen sapi dalam pakan memberikan hasil pertumbuhan ikan yang berbeda nyata. Penggunaan tepung limbah rotiperlakuan C  dengan kadar limbah roti (30%) pakan memberikan nilai  pertumbuhan mutlak relatif lebih tinggi.  Hasil analisis ragam ANOVA menunjukkan bahwa perlakuan dengan pemberian pakan inkubasi cairan rumen dengan kadar limbah roti yang berbeda sangat berpengaruh nyata (p>0,05) terhadap sintasan benih ikan nila.
PEMANFAATAN BUBUK DAUN SAMBILOTO UNTUK MENINGKATKAN STATUS KESEHATAN IKAN NILA GIFT (Oreochromis niloticus) Hamsah, Hamsah; Malik, Abdul; Hidayatullah, Dendi
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol. 12 No. 2 (2023): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/o.v12i2.14873

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas bubuk daun sambiloto yang dicampur dalam pakan (pelet) untuk meningkatkan status kesehatan ikan nila Gift dengan mengukur nilai hematokrit dan jumlah leukosit.  Pengukuran nilai hematokrit dan jumlah leukosit darah ikan nila Gift dilakukan setelah ikan uji diberi pakan yang telah dicampur bubuk daun sambiloto (2 g/100 g pakan;  3 g/100 g pakan; dan 4 g/100 g pakan) selama 4 minggu masa pemeliharaan.  Sementara untuk ikan kontrol selama masa pemeliharaan diberi pakan yang tidak dicampur bubuk daun sambiloto.  Nilai hematokrit dan jumlah leukosit ikan nila Gift diukur setiap minggu (selama 4 minggu) dengan cara mengambil darah pada bagian vena caudal (ekor) ikan uji.  Pengambilan darah dilakukan dengan menggunakan jarum suntik steril yang berukuran 26G, yang terlebih dahulu dibasahi Na-Sitrat 3,8% sebagai antikoagulan. Selanjutnya, darah yang telah diambil ditampung dalam tabung eppendorf yang juga telah dibasahi Na-Sitrat, kemudian dipreparasi lalu diukur nilai hematokrit dan jumlah leukositnya. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa nilai hematokrit ikan nila Gift yang diberi pakan yang dicampur bubuk daun sambiloto mengalami peningkatan dari 24,33 % (minggu I) menjadi 32,67 % (minggu IV).  Sementara untuk jumlah leukosit meningkat dari 33.280 sel/mm3 (minggu I) menjadi 37.700 sel/mm3 (minggu IV).  
SISTEM EVALUASI DAN MANAJEMEN PRODUKSI BENIH IKAN KOI (Cyprinus carpio) DI OMAH KOI FARM INDONESIA Fauzan, Agung Luthfi; Effendi, Irzal
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol. 12 No. 2 (2023): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/o.v12i2.14875

Abstract

Ikan koi (Cyprinus carpio) merupakan salah satu komoditas ikan hias air tawar yang memiliki potensi ekonomis penting, baik secara nasional maupun international. Pembenihan merupakan suatu kegiatan dalam budidaya untuk menghasilkan benih yang sangat menentukan pada tahapan kegiatan budidaya selanjutnya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengevaluasi sistem dan pengelolaan produksi benih ikan koi di Omah Koi Farm Indonesia. Parameter uji yang diukur yaitu fekunditas, fertilization rate (FR), hatching rate (HR), kelangsungan hidup benih, kualitas benih, dan kualitas air. Proses pembenihan meliputi persiapan kolam, seleksi induk, pemijahan, penetasan telur, pemeliharaan larva, pemanenan larva, penebaran larva, pemberian pakan, pemberian pakan benih, pemanenan benih, seleksi benih, dan pengelolaan kualitas air. Hasil penghitungan fekunditas Kohaku dan Showa masing-masing 30.000 butir dan 35.000 butir. Nilai FR yang didapatkan yaitu 90,71% dan HR sebesar 82,93%. Rata-rata kelangsungan hidup benih koi umur 45 hari 91,75% dengan rata-rata benih grade high quality (HQ) 150 ekor, grade A sebanyak 450 ekor, dan grade B sebanyak 450 ekor. Kisaran suhu pada kolam pemeliharaan larva 25-27 0C, pH air berkisar 7,9-8,5, DO berkisar 5,0-6,0, dan amonia sebesar 0,01.
DERAJAT HIDROLISIS PROTEIN LIMBAH ROTI YANG DIINKUBASI DENGAN LAMA WAKTU BERBEDA UNTUK PENINGKATAN KANDUNGAN NUTRISI PAKAN IKAN NILA (Oreochromis niloticus) Ahmad, Ahmad; Murni, Murni; Khaeriyah, Andi
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol. 12 No. 2 (2023): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/o.v12i2.14884

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui derajat hidrolisis protein yang diinkubasi dalam cairan rumen sapi dengan lama waktu yang berbeda terhadap kualitas limbah roti. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai April 2016. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 3 ulangan sehingga terdapat 9 satuan percobaan. Data yang diperoleh dari penelitian ini akan dianalisis dengan menggunakan analisis varian, sesuai dengan rancangan acak lengkap (RAL). Hasil penelitian menunjukkan rata-rata derajat hidrolisis protein (PK) optimal diperoleh pada perlakuan C (18 jam) sebesar 14,05%, disusul perlakuan B (12 jam) sebesar 1,25% dan terendah pada perlakuan A (6 jam). Rata-rata kandungan BETN meningkat sekitar 48-51%, nilai tersebut memenuhi kebutuhan karbohidrat ikan nila. Rata-rata kadar serat kasar dan kadar lemak kasar mengalami penurunan dengan waktu inkubasi 6 jam.
DERAJAT HIDROLISIS LIMBAH SAYUR MELALUI PROSES FERMENTASI DENGAN PENAMBAHAN CAIRAN RUMEN SEBAGAI PAKAN ALTERNATIF UDANG VANNAMEI Ashar, Ashar; Murni, Murni; Haris, Abdul
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol. 12 No. 2 (2023): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/o.v12i2.14887

Abstract

Adapun tujuan dari penelitian ini untuk menentukan dosis cairan rumen dan lama waktu fermentasi limbah sayur yang optimal untuk meningkatkan derajat hidrolisis limbah sayur melalui proses fermentasi menggunakan cairan rumen sebagai pakan udang vannamei. Metode yang digunakan adalah limbah sayur dipotong kasar selanjutnya dilakukan fermentasi menggunakan cairan rumen dengan dosis dan waktu fermentasi sesuai perlakuan. Semua bahan disemprot dengan larutan cairan rumen secara merata, selanjutnya dimasukkan dalam wadah plastik. Setelah proses fermentasi selesai, limbah sayur yang telah difermentasi dijemur dan dioven selanjutnya dilakukan analisis proksimat untuk mengetahui kandungan protein kasar dan serat kasar dengan metode AOAC (1990). Pada penelitian ini menggunakan pola faktorial, faktor pertama adalah dosis cairan rumen yang ditambahkan dalam proses fermentasi limbah sayur yaitu perlakuan A (1% cairan rumen), perlakuan B (2% cairan rumen), dan perlakuan C (3 % cairan rumen) sedangkan faktor kedua adalah adalah lama waktu fermentasi limbah sayur dengan perlakuan yaitu perlakuan A ( 4 hari), perlakuan B (6 hari), perlakuan C (8 hari), dan perlakuan D (10 hari). Hasil yang diperoleh selama penelitian menunjukkan bahwa interaksi  antara penambahan dosis cairan rumen dengan lama waktu fermentasi limbah sayur tidak berpengaruh nyata (P< 0,05) terhadap derajat hidrolisis protein limbah sayur fermentasi, demikian halnya dengan lama waktu fermentasi tidak berpengaruh signifikan terhadap derajat hidrolisis protein limbah sayur, sedangkan dosis cairan rumen berpengaruh signifikan (P>0,05) terhadap derajat hidrolisis protein limbah sayur.