cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Kantor LP3M Unismuh Makassar Jl. Sultan Alauddin No. 259 Makassar, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
OCTOPUS : Jurnal Ilmu Perikanan
ISSN : 23020670     EISSN : 27464822     DOI : https://doi.org/10.26618/octopus
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Octopus Ilmu Perikanan terbit dua kali setahun yakni Januari dan Juli berisi artikel ilmiah dalam bentuk hasil penelitian dan non penelitian berupa kajian. Jurnal Octopus Ilmu Perikanan bertujuan untuk menyebarluaskan ilmu dan pengetahuan perikanan dari para akademisi, peneliti, praktisi, mahasiswa, dan pemerhati perikanan.
Arjuna Subject : -
Articles 274 Documents
PERFORMA CAIRAN FERMENTASI DAUN MANGROVE Sonneratia alba DENGAN PENGENCERAN BERBEDA UNTUK PERTUMBUHAN RUMPUT LAUT Kappaphycus alvarezii Rahman, Samsu Adi; Sangkia, Frederik Dony; Athirah, Admi; Pattirane, Chrisoetanto P
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol. 10 No. 2 (2021): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/octopus.v10i2.7542

Abstract

Penelitian ini bertujuan membandingkan penggunaan pengenceran cairan fermentasi daun mangrove Sonneratia alba yang berbeda untuk pertumbuhan rumput laut Kappaphycus alvarezii. Penelitian ini dilaksanakan di Perairan Desa Bulagi II, Kecamatan Bulagi, Kabupaten Banggai. Organisme uji yang digunakan dalam penelitian adalah rumput laut dari jenis K. alvarezii. Rancangan penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan, yaitu kontrol, A (1 L cairan fermentasi /100 L air laut), B (1 L cairan fermentasi /50 L air laut), dan C (1 L cairan fermentasi /25 L air laut). Rumput laut direndam dalam cairan fermentasi daun mangrove selama satu jam dengan pengenceran berbeda. Parameter yang damati dalam penelitian ini meliputi pertumbuhan mutlak, pertumbuhan spesifik harian, dan kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengenceran cairan fermentasi daun mangrove yang berbeda memberikan pengaruh yang nyata terhadap pertumbuhan rumput laut. Berdasarkan nilai rata-rata pertumbuhan terbaik ditunjukkan perlakuan 1 L cairan fermentasi /100 L air laut dengan pertumbuhan mutlak (147.52g), dan pertumbuhan spesifik (4.32%). Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa perendaman rumput laut selama 1 jam dengan 1 L cairan fermentasi S. alba yang diencerkan dalam 100 L air laut dapat digunakan untuk meningkatkan petumbuhan rumput laut K. alvarezii
EVALUASI KANDUNGAN NUTRISI TEPUNG DAUN GAMAL HASIL FERMENTASI MENGGUNAKAN MIKROORGANISME LOKAL (MOL) BONGGOL PISANG SEBAGAI PAKAN IKAN MAS (Cyprinus carpio) Syafaat, Idham Wandi; Anwar, Asni; Haris, Abdul; Khaeriyah, Andi; Murni, Murni
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol. 10 No. 2 (2021): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/octopus.v10i2.7543

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan nutrisi tepung daun gamal hasil fermentasi menggunakan mikroorganisme lokal (MOL) bonggol pisang sebagai pakan ikan mas. Penelitian ini dilakukan kurang lebih 2 bulan. Proses fermentasi dilakukan di Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Makassar, Analisis kimia dilakukan di laboratorium terpadu bioteknologi Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin. Rancangan percobaan yang digunakan pada penelitian ini adalah rancangan acak lengkap dengan empat perlakuan, yaitu tepung daun gamal terfermentasi tidak menggunakan mol (A); tepung daun gamal terfermentasi mol 10 ml (B); tepung daun gamal terfermentasi mol 20 ml (C), dan tepung daun gamal terfermentasi mol 30 ml (D). Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa belum didapatkan hasil yang optimal dalam penambahan dosis cairan mol bonggol pisang terhadap kandungan nutrisi tepung daun gamal yang akan dijadikan sebagai salah satu bahan baku pakan ikan mas.
PENGARUH PEMBERIAN PAKAN DENGAN PENAMBAHAN Saccharomyces cerevisiae TERHADAP RESPONS IMUN DAN SINTASAN IKAN KAKAP PUTIH (Lates calcarifer) Maulana, Muh. Amri; Hamsah, Hamsah; Darmawati, Darmawati; Ikbal, Muhamad; Rahmi, Rahmi
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol. 10 No. 2 (2021): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/octopus.v10i2.7544

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dosis S. cerevisiae pada pakan terhadap respons imun dan sintasan ikan kakap putih (L. calcarifer). Pemeliharaan dilakukan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan. Setiap perlakuan diberi pakan komersil yang telah diberi penambahan S. cerevisiae 5 g/kg pakan (perlakuan B); 10 g/kg pakan (perlakuan C); 15 g/kg pakan (perlakuan D) dan perlakuan tanpa penambahan S. cerevisiae (control/perlakuan A). Metode pengambilan darah dalam penelitian ini dilakukan dengan cara menggunakan spluit 1 mℓ, sampel darah diambil melalui intravena ikan uji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pakan dengan penambahan S. cerevisiae memberikan pengaruh yang nyata (P<0,05) terhadap respons imun dan sintasan ikan kakap putih dengan respons imun tertinggi pada perlakuan C (10 g/kg pakan).
EFEKTIVITAS LAMA PERENDAMAN FORMALIN TERHADAP PREVALENSI EKTOPARASIT PADA IKAN PATIN SIAM (Pangasionodon hypopthalamus) Nurhayati, Nurhayati; Burhanuddin, Burhanuddin; Chadijah, Andi; Hamsah, Hamsah; Wahyu, Farhana
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol. 10 No. 2 (2021): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/octopus.v10i2.7545

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas lama perendaman formalin terhadap prevelensi ektoprasit pada benih ikan Patin Siam (Pangasionodon hypopthalamus). Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei-Juni 2021, di Laboratorium Parasit dan Penyakit Ikan Balai Budidaya Air Payau Maros. Ikan patin siam yang terserang ektoparasit diperoleh dari BPBAP Maros sebanyak 50 ekor. Perlakuan yang dicobakan adalah perendaman larutan formalin dengan konsentrasi formalin dengan dosis 4 ppm dengan lama perendaman yang berbeda yang terdiri atas 3 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan A 15 menit, perlakuan B 10 menit, perlakuan C 5 menit. Hasil penelitian menunjukan bahwa formalin efektif membasmi ektoparasit dengan hasil terbaik untuk prevalensi pada perlakuan A sebesar 20% dan kelangsungan hidup (SR) pada perlakuan B sebesar 80%.
OPTIMASI SERBUK BIJI PEPAYA (Carica papaya L) PADA PAKAN TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN DAN SINTASAN IKAN NILA (Oreochromis sp.) YANG DIPELIHARA PADA SUHU PANAS Dalle, Tri Syawal; Ikbal, Muhamad; Akmaluddin, Akmaluddin; Darmawati, Darmawati; Salam, Nur Insana
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol. 10 No. 2 (2021): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/octopus.v10i2.7548

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dosis optimal pemberian serbuk biji papaya  (Carica papaya L) pada pakan terhadap  kadar hemoglobin dan survival rate ikan nila (Oreochromis sp) yang dipelihara pada suhu panas.Sedangkan kegunaan penelitian ini sebagai pedoman bagi pengembangan teknik budidaya ikan nila dalam upaya meningkatkan nilai mutu dan kesehatan ikan.Penelitian ini dilaksanakan di Balai Benih Ikan (BBI) Limbung, Kelurahan Kalebajeng, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan. Dosis pemberian serbuk biji papaya yang digunakan adalah  10 g/kg pakan (perlakuan A), 15 g/kg pakan (perlakuan B), 20 g/kg pakan (perlakuan C), dan tanpa penambahan serbuk biji papaya pada pakan (perlakuan D).  Hasil penelitian menunjukkan bahwa tertinggi terdapat pada perlakuan B (penambahan serbuk biji pepaya sebanyak 15g/kg pakan) yaitu 7,7 g/100 ml. Parameter kualitas air selama penelitian dalam kondisi yang layak dalam pemeliharaan ikan nila (Oreochromis sp).
POTENSI ZONA HAMBAT EKSTRAK Avicennia alba DENGAN PELARUT BERTINGKAT TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Vibrio alginolyticus PATHOGEN CRUSTACEA Burhanuddin, Burhanuddin; Malik, Abdul; Sodiq, Syawaluddin; Khaeriyah, Andi; Agusanty, Harnita
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol. 10 No. 2 (2021): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/octopus.v10i2.7549

Abstract

Tumbuhan Mangrove memiliki potensi sebagai antibiotik alami dan salah satunya adalah mangrove jenis Avicennia alba, karena mengandung senyawa antibakteri seperti alkaloid, saponin, flavonoid dan juga tanin yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri pathogen pada berbagai jenis Crustacea.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuipotensi aktivitas antibakteri dari ekstrak buah mangrove Avicennia albadalam menghambat pertumbuhan bakteri Vibrio alginolyticusdan menentukan seberapa besar diameter  zona hambat masing-masing ekstrak buah mangrove Avicennia alba dengan penggunaan pelarut bertingkat (n-heksana, kloroform, Metanol, Air).Penelitian dilaksanakan di laboratorium hama dan penyakit universitas hasanuddin makassar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode difusi agar dengan menggunakan paper disk.Hasil penelitian menunjukkan ekstrak buah mangrove (Avicennia alba) memiliki kemampuan menghambat pertumbuhan bakteri Vibrio alginolyticus berdasarkan uji zona hambat dan uji MIC, dimana zona hambat tertinggi diperoleh pada ekstrak kloroform pada bakteri V. alginolyticus dengan rata-rata zona hambat sebesar 21,09 mm pada bakteri V. alginolyticus, dan berbeda dengan ekstrak lainnya (N-hexan, Metanil dan Air). Dan nilai uji MIC ekstrak kloroform diperoleh pada konsetrasi 250 ug/mL.
KELAYAKAN PARAMETER FISIKA KUALITAS AIR UNTUK USAHA BUDIDAYA IKAN BANDENG DENGAN SISTEM KERAMBA JARING TANCAP (KJT) PADA LAHAN BEKAS GALIAN TAMBANG PASIR (Studi Kasus Desa Tondong Kura, Kec Tondong Tallasa, Kab. Pangkajene dan Kepulauan ) Jefri, M.; Haris, Abdul; Sodiq, Syawaluddin; Saleh, Syaiful; Malik, Abdul
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol. 10 No. 2 (2021): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/octopus.v10i2.7550

Abstract

Salah satu upaya untuk mengoptimalkan kembali lahan bekas galian tambang pasir dan lahan rawa-rawa yang terlantar adalah usaha kegiatan budidaya ikan bandeng dengan pertimbangan bahwa jenis ikan bandeng mempunyai beberapa keunggulan baik secara ekologi maupun secara ekonomi dan sosial budaya masyarakat setempat dengan sistem keramba jaring tancap (KJT), dimana faktor fisika dari suatu perairan menjadi salah satu penentu keberhasilan usaha budidaya ikan bandeng sistem keramba jaring tancap.Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis parameter fisika perairan (suhu, kedalaman, kecerahan, dan kekeruhan) untuk kelayakan budidaya ikan pada karamba jaring tancap di Desa Tondong Kura, Kec Tondong Tallasa, Kab. Pangkajene dan Kepulauan. Penelitian ini dilakasanakan di Kolam bekas galian pasir yang terletak di Desa Tondong Kura, Kec Tondong Tallasa, Kab. Pangkajene dan Kepulauan. Metode penelitian ini menggunakan tenik analisis deskriptif dengan membandingkan sumber rujukan parameter fisika yang optimum dengan penelitian. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder, data yang dikumpulkan melalui observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dengan analisis parameter fisika untuk usaha budidaya ikan bandeng pada kolam bekas galian pasir dengan sistem keramba jaring tancap (KJT) di lokasi ini, Yaitu layak untuk di jadikan areal budidaya. Selain itu Pada lahan tersebut terjadi peningkatan laju pertumbuhan dan tingkat kelangsungan hidup ikan bandeng.
DAYA SAING USAHA BUDIDAYA RUMPUT LAUT (Eucheuma Spinosum) Hasna, Hasna; Mardiyati, Sri; Razak, A Rosdianti; Rahmawati, Rahmawati
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol. 10 No. 2 (2021): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/octopus.v10i2.7555

Abstract

Seaweed is one of the commodities that are widely cultivated in coastal areas in Indonesia, as an export-oriented commodity. This study aims to determine the competitive advantage, comparative advantage, and competitiveness of seaweed farming (Eucheuma Spinosum). This research was conducted in Liya Bahari Village, Wangi-Wangi Selatan District, Wakatobi Regency. The method of determining the sample is purposive sampling. This research was conducted from July to August 2021. The data sources are primary and secondary data. Analysis of the data used is PAM (Policy Analysis Matrix). The results of this study indicate that seaweed farming in Liya Bahari Village, Wangi-Wangi Selatan District, Wakatobi Regency has a competitive advantage and comparative advantage, and has strong competitiveness. The seaweed farming has a Domestic Resource Cost Ratio (DRC) of 0.03. The value of DRC < 1 indicates that seaweed farming has a comparative advantage so that it has domestic resource efficiency at international prices. The seaweed farming has a Private Cost Ratio (PCR) value of 0.40. The value of PCR < 1 indicates that seaweed farming has a competitive advantage and has domestic resource efficiency at the actual price.
PENGARUH PEMBERIAN PAKAN KOMERSIL YANG DIFERMENTASI TERHADAP PERTUMBUHAN, EFISIENSI PAKAN DAN SINTASAN IKAN NILA (Oreochromis niloticus) Suryahman, Agus; Nisaa, Khairun; Syamsuddin, Syamsuddin; Jaya, Jaya
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol. 12 No. 1 (2023): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/octopus.v12i1.11852

Abstract

Fermentasi terhadap pakan ikan dapat meningkatkan kecernaan pakan sehingga mempengaruhi pertumbuhan ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan yang difermentasi terhadap laju pertumbuhan, efisiensi pakan, dan tingkat kelangsungan hidup (sintasan) ikan nila (Oreochromis niloticus). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari sampai dengan bulan Maret 2021. Pemeliharaan ikan dan pengujian kualitas air dilakukan di Laboratorium Basah Perikanan, Fakultas Perikanan Universitas Cokroaminoto Makassar. Pemeliharaan ikan dan pengumpulan data menggunakan metode RAL dengan 3 perlakuan dan 3 ulangan.Perlakuan A, yaitu pemberian pakan komersil tanpa pengayaan bakteri probiotik dan molase, perlakuan B : 50 ml probiotik/kg pakan + molase 100 ml, didiamkan selama 30 menit, dan perlakuan C: 30 ml probiotik/kg pakan + molase 100 ml, didiamkan selama 30 menit. Pemberian pakan perlakuan sebanyak 5% dari biomassa ikan dengan frekwensi 2 kali sehari (06.00 dan 16.00 wita). Pemberian pakan dilakukan selama 60 hari masa pemeliharaan  Sampling pertumbuhan ikan dilakukan setiap 7 hari selama pemeliharaan dengan menimbang bobot ikan. Parameter uji yang diukur pada penelitian ini adalah pertambahan bobot (W), efisiensi pakan (EP), sintasan (SR), serta laju pertumbuhan spesifik (SGR). Berdasarkan hasil uji analisis varian (ANOVA), diketahui bahwa perlakuan pemberian probiotik yang dikombinasikan dengan molase dalam pakan ikan nila secara signifikan berpengaruh nyata (P<0.05) terhadap pertumbuhan mutlak, pertumbuhan relative, dan efesiensi pakan. Namun pemberian probiotik dan molase dalam pakan tidak berpengaruh singnifikan terhadap sintasan ikan nila (P>0.05)
HIDROLISIS PAKAN IKAN NILA (Oreochromis niloticus) DENGAN MENGGUNAKAN CAIRAN RUMEN LIMBAH SAYUR TERFERMENTASI Melati, Melati; Burhanuddin, Burhanuddin; Anwar, Asni; Iqbal, Muh.; Haris, Abdul; Akmaluddin, Akmaluddin
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol. 12 No. 1 (2023): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/octopus.v12i1.11853

Abstract

Rumen berasal dari kotoran sapi mengandung enzim selulase, amylase, protease, xilanase, mannanase, dan fitase (Lee et al. 2002).  Rumen merupakan bahan-bahan makanan yang terdapat dalam rumen belum menjadi feces dan dikeluarkan dari dalam lambung, setelah hewan dipotong.  Kandungan nutriennya cukup tinggi, hal ini disebabkan belum terserapnya zat-zat makanan yang terkandung didalamnya sehingga kandungan zat-zatnya tidak jauh berbeda dengan kandungan zat makanan yang berasal dari bahan bakunya, Limbah sayur dan bahan inilah yang digunakan dalam penelitian ini untuk menghidrolisis pakan ikan nila (Oreochromis niloticus) Tujuan penelitian adalah untuk menentukan dosis cairan rumen sapi dalam proses fermentasi limbah sayur yang optimal terhadap derajat hidrolisis protein dan peningkatan kandungan nutrisi limbah sayur hasil fermentasi cairan rumen sapi dalam menghidrolisis bahan baku pakan ikan nila. Dalam penelitian tahapannya adalah, setelah proses fermentasi limbah sayur selesai, dilanjutkan dengan analisis proksimat dan pengujian aktivitas enzim protease, amylase dan sellulase limbah sayur hasil fermentasi.  Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan  perlakuan dan 3 ulangan sehingga terdapat 9 unit percobaan setelah pengacakan.Data hasil proksimat kandungan nutrisi limbah sayur setelah difermentasi dianalisis menggunakan analisis varians, apabila perlakuan berpengaruh nyata, maka dilanjutkan dengan ujiTukey, sedangkan aktivitas enzim dianalisis secara  deskripsi yaitu  membandingkan dengan teori yang diperoleh dari jurnal hasil penelitian. Hasil penelitian yang diperoleh Berdasarkan Tabel 1 menunjukkan bahwa rata-rata derajat hidrolisis protein yang optimal diperoleh pada perlakuan C (20 ml) sebesar 76,45% disusul perlakuan B (15 ml) sebesar 21,27% dan terendah pada perlakuan A (10 ml) sebesar 20,36%, untuk kandungan hasil nutrisi hasil rata-rata kandungan kadar air limbah sayur yang difermentasi cairan rumen tertinggi diperoleh pada  perlakuan C (20 ml) sebesar 68,31%, kadar protein kasar dan kadar lemak kasar tertinggi diperoleh pada perlakuan B (10 ml) masing-masing sebesar 16,48%, dan 5,24%, kemudian kadar serat kasar tertinggi diperoleh pada perlakuan C (20 ml) sebesar 35,78% .  Untuk data pengukuran parameter kualitas air masih berada dalam kisaran yang layak untuk kehidupan ikan nila