cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Kantor LP3M Unismuh Makassar Jl. Sultan Alauddin No. 259 Makassar, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
OCTOPUS : Jurnal Ilmu Perikanan
ISSN : 23020670     EISSN : 27464822     DOI : https://doi.org/10.26618/octopus
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Octopus Ilmu Perikanan terbit dua kali setahun yakni Januari dan Juli berisi artikel ilmiah dalam bentuk hasil penelitian dan non penelitian berupa kajian. Jurnal Octopus Ilmu Perikanan bertujuan untuk menyebarluaskan ilmu dan pengetahuan perikanan dari para akademisi, peneliti, praktisi, mahasiswa, dan pemerhati perikanan.
Arjuna Subject : -
Articles 270 Documents
KADAR GLIKOGEN, DAN PROKSIMAT IKAN NILA YANG DIBERI TEPUNG DAUN KELOR Moringa oleifera HASIL INKUBASI ENZIM CAIRAN RUMEN DENGAN DOSIS YANG BERBEDA Fatmawati, Fatmawati; Murni, Murni; Malik, Abdul
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol. 12 No. 2 (2023): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/o.v12i2.14888

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dosis cairan rumen yang optimal  dalam tepung daun kelor terhadap kadar glikogen, dan proksimat tubuh benih ikan nila. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap  (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan sehingga berjumlah 12 unit. Pada  masing-masing perlakuan terdiri dari Perlakuan A (Tanpa tepung eceng gondok)  dan Perlakuan B (Tepung eceng gondok terfermentasi cairan rumen sapi). Ikan uji  dipelihara dalam Baskom, berisi air tawar sebanyak 20 L dengan kepadatan 5 ekor  L-1. Ikan uji diberi pakan perlakuan selama 40 hari. Hasil penelitian ini  menunjukkan bahwa perlakuan pemberian tepung eceng gondok terferentasi  cairan rumen pada menghasilkan nilai FCR terendah dan laju pertumbuhan harian  (SGR), pertumbuhan panjang, retensi lemak, retensi protein dan kadar glikogen  ikan lele yang lebih baik dibandingkan kontrol.
OPTIMASI KADAR SILASE LIMBAH SAYUR DALAM PAKAN TERHADAP KONSUMSI PAKAN DAN EFISIENSI PAKAN UDANG VANNAMEI (Litopenaeus vannamei) Jamil, Jamil; Murni, Murni; Haris, Abdul; Rasyadi, Andy
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol. 12 No. 2 (2023): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/o.v12i2.14962

Abstract

Udang vannamei, spesies yang populer dalam budidaya perikanan di Indonesia, merupakan alternatif yang hemat biaya dibandingkan sistem budidaya intensif yang sangat bergantung pada pakan buatan. Penelitian yang dilakukan pada bulan September hingga Juni 2017 ini bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan silase limbah nabati pada pakan udang untuk meningkatkan konsumsi dan efisiensi. Penelitian ini melibatkan produksi pakan, pemeliharaan udang, dan analisis laboratorium khusus. Akuarium kaca dengan air laut digunakan untuk menampung remaja udang, dan penelitian ini menguji pakan yang diformulasikan dengan limbah sayuran yang difermentasi dengan cairan rumen sapi. Penelitian menemukan bahwa penambahan silase limbah sayuran fermentasi dengan cairan rumen berpengaruh nyata terhadap konsumsi pakan udang, efisiensi, dan rasio konversi. Perlakuan C (silase 20%) menghasilkan konsumsi dan efisiensi pakan tertinggi, sedangkan Perlakuan B (silase 10%) menunjukkan rasio konversi pakan terendah. Parameter kualitas air berada dalam kisaran optimal sehingga mendukung kelangsungan hidup dan pertumbuhan udang. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa Perlakuan C (20% limbah silase sayuran) menghasilkan konsumsi pakan dan efisiensi pemanfaatan pakan tertinggi, sedangkan Perlakuan B (10% limbah silase sayuran) menghasilkan konsumsi pakan dan efisiensi pemanfaatan pakan terendah. 
OPTIMASI LAMA PERENDAMAN LARUTAN DAUN PEPAYA (Carica papaya) TERHADAP PREVALENSI SERANGAN JAMUR DAN DAYA TETAS TELUR IKAN LELE (Clarias batrachus) Rachman, Siti Hardiningsih; Khaeriyah, Andi; Salam, Nur Insana
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol. 12 No. 2 (2023): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/o.v12i2.14965

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lama waktu optimal perendaman larutan daun pepaya guna mengetahui dampaknya terhadap prevalensi infeksi jamur dan daya tetas telur ikan lele (Clarias batrachus). Penelitian tersebut menggunakan teknik pemanfaatan telur ikan lele yang diperoleh melalui pemijahan alami yang bersumber dari Pusat Benih Ikan Bontomanai di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Sebanyak 100 butir telur ikan lele dimanfaatkan per wadah, beserta 10 liter air yang mengandung nutrisi. Wadah penelitian berjumlah 12 buah, yaitu toples plastik yang mampu menampung 15 liter air. Percobaan dilakukan untuk mengetahui pengaruh perendaman lama dalam larutan daun pepaya terhadap keberadaan jamur dan kelangsungan hidup telur lele dumbo. Penelitian ini terdiri dari empat perlakuan yaitu perlakuan A yaitu perendaman selama 5 menit, perlakuan B yaitu perendaman selama 10 menit, perlakuan C yaitu perendaman selama 15 menit, dan perlakuan D yaitu perendaman selama 20 menit. Temuan penelitian yang diperoleh selama kurang lebih satu bulan menunjukkan bahwa perlakuan D menunjukkan kejadian infeksi jamur pada telur ikan lele paling rendah, dengan angka prevalensi sebesar 3,33%. Sedangkan daya tetas telur ikan lele pada perlakuan D mencapai angka 82,67%. Disarankan untuk melakukan pengujian efektivitas perendaman dengan durasi lebih dari 20 menit untuk memberikan penilaian yang lebih akurat terhadap efektivitas waktu perendaman yang berbeda. Saat melakukan penelitian atau budidaya, sangat penting untuk memantau dan menjaga kualitas air dengan cermat untuk memastikan stabilitasnya dan mencapai hasil yang ideal.
ANALISIS KUALITAS FISIKA DAN KIMIA PERAIRAN DI TAMBAK MARGINAL DESA MANAKKU, KABUPATEN PANGKAJENE DAN KEPULAUAN, PROVINSI SULAWESI SELATAN Anggraeni, Anggraeni; Sambu, Abdul Haris; Soadiq, Syawaluddin
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol. 12 No. 2 (2023): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/o.v12i2.14997

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli sampai Agustus 2019 untuk mengetahui parameter fisika dan kimia kawasan marginal tambak di Desa Manakku, Kecamatan Labakkang, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Provinsi Sulawesi Selatan. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada petani tentang prinsip-prinsip ilmiah dan sifat-sifat air di kolam marginal. Temuan penelitian ini dapat dijadikan acuan dalam budidaya tambak. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif, dengan pengambilan sampel dilakukan pada tiga titik tertentu: Kolam, Outlet, dan Inlet. Pengukuran dilakukan baik di lokasi maupun di luar lokasi. Parameter yang diuji secara in situ adalah suhu, salinitas, tingkat keasaman (pH), dan oksigen terlarut (DO). Sedangkan karakteristik yang dinilai di luar lingkungan alaminya antara lain amonia, nitrit, nitrat, fosfat, dan kebutuhan oksigen biologis (BOT). Parameter kualitas air diukur di tiga stasiun pengambilan sampel. Suhu berkisar antara 26,30 hingga 29,12℃, salinitas berkisar antara 4,87 hingga 33,12 ppt, pH berkisar antara 5,14 hingga 9,2, oksigen terlarut berkisar antara 2,28 hingga 6,02 mg/l, amonia berkisar antara 0,00325 hingga 1,3641 mg/l, nitrit berkisar kurang dari 0,007 hingga kurang dari 0,0010 mg/l, nitrat berkisar antara 0,13 hingga 0,93 mg/l, fosfat berkisar antara kurang dari 0,0021 hingga 0,0087 mg/l, dan kebutuhan oksigen biologis berkisar antara 14,4 hingga 23,23 mg/l.
EVALUASI SISTEM PRODUKSI UDANG VANAME Litopenaeus vannamei SAAT TERJADI WABAH PENYAKIT IMNV DI TAMBAK UDANG PINANG GADING, BAKAUHENI, LAMPUNG SELATAN Hidayatullah, Dendi; Fadlilah, Rizqy Aditya; Sukenda, Sukenda; Effendi, Irzal
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol. 13 No. 1 (2024): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/o.v13i1.15027

Abstract

Udang vaname (Litopennaeus vannamei) merupakan salah satu komoditas unggulan budidaya perairan di Indonesia. Penyakit udang merupakan salah satu tantangan yang dihadapi oleh pembudidaya. Salah satu penyakit yang menyerang udang adalah infectious myonecrosis (IMN). Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi sistem produksi budidaya udang vaname saat terjadi wabah infeksi infectious myonecrosis virus IMNV di Tambak Pinang Gading, Bakauheni, Lampung Selatan. Sebanyak 2 petak tambak udang digunakan sebagai petak pengamatan yaitu petak A7 (2700 m2) dan A8 (3700 m2) dengan padata tebar udang masing-masing 74 ekor/m2 dan 54 m2. Kegiatan budidaya udang dilakukan mulai dari persiapan hingga panen. Penelitian dilakukan dengan mengevaluasi kinerja produksi dan kelayakan usaha budidaya udang vaname. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  budidaya udang pada kondisi baik, kelangsungan hidup udang dapat mencapai 94,75% dengan keuntungan Rp. 43.335.000/tahun dan kondisi tidak baik saat terserang IMNV mencapai 34,83% dengan kerugian Rp. 49.906.080/tahun. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa budidaya udang vaname memiliki peluang usaha yang baik namun juga memiliki resiko kerugian akibat penyakit seperti IMNV. Evaluasi standar operasional prosedur (SOP) dan peningkatan biosekutitas perlu dilakukan untuk menjaga agar produksi budidaya udang tetap baik dan berkelanjutan.
PENGARUH DOSIS Chaetoceros sp. YANG DIPUPUK CAIRAN RUMEN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP LARVA UDANG VANNAMEI Sugira, Dini Tri; Murni, Murni; Rasyadi, Andy; Berliana, Walda Dewi
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol. 13 No. 1 (2024): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/o.v13i1.15029

Abstract

Industri pembenihan udang di Indonesia mengalami pertumbuhan, yang menyebabkan peningkatan permintaan akan pakan alami. Untuk meningkatkan tingkat kelangsungan hidup udang dari zoea hingga tahap mysis, pakan Chaetoceros sp., yang dipupuk secara alami dan diperkaya dengan cairan rumen, dapat digunakan. Cairan rumen adalah zat limbah kaya protein dengan kandungan vitamin B kompleks, yang cocok untuk pakan larva udang vannamei. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dosis optimal Chaetoceros sp. yang dipupuk dengan cairan rumen untuk meningkatkan pertumbuhan dan kelangsungan hidup larva udang vannamei dari tahap zoea ke mysis. Penelitian ini menguji lima perlakuan pakan yang berbeda, termasuk kontrol, menggunakan air laut steril dan wadah plastik yang diaerasi. Hasilnya mengindikasikan bahwa cairan rumen dapat meningkatkan nilai gizi pakan, mendukung perkembangan dan kelangsungan hidup larva udang yang lebih baik. Tingkat kelangsungan hidup tertinggi diamati pada perlakuan C (16 ml/wadah) sebesar 83%, diikuti oleh perlakuan B (12 ml/wadah) sebesar 77%. Kematian pada perlakuan lainnya disebabkan oleh cairan rumen yang tidak mencukupi, persaingan makanan, stres, dan proses molting. Penelitian ini menyimpulkan bahwa berbagai dosis Chaetoceros sp. yang dipupuk dengan cairan rumen berpengaruh signifikan terhadap tingkat kelangsungan hidup larva udang vannamei. Kesimpulannya, penelitian ini menemukan bahwa pemberian Chaetoceros sp. yang dipupuk dengan cairan rumen pada berbagai dosis sangat mempengaruhi kelangsungan hidup dan perkembangan larva udang vannamei dari tahap zoea ke mysis.
PERTUMBUHAN DAN SINTASAN IKAN NILA SALIN (Oreochromis niloticus) YANG DIPUASAKAN SECARA PERIODIK Sustiawan, Awan; Anwar, Asni; Akmaluddin, Akmaluddin
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol. 13 No. 1 (2024): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/o.v13i1.15030

Abstract

Ikan nila salin, yang juga dikenal sebagai varian Oreochromis niloticus, merupakan komoditas penting di Indonesia yang berpotensi meningkatkan ketahanan pangan nasional, stabilitas perekonomian, dan kesejahteraan masyarakat setempat. Jenis ikan ini berkembang pesat dan mudah beradaptasi pada berbagai salinitas sehingga menjadikannya komoditas yang berharga. Namun, tingginya biaya pakan, yang mencapai 35-70% pengeluaran produksi, merupakan tantangan yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak pembatasan pakan terhadap laju pertumbuhan dan efisiensi pakan ikan nila air asin dalam kondisi terkendali. Penelitian ini menggunakan bibit ikan nila berukuran 3 cm dan pakan PF 1000, dan 120 ekor ikan diberi pakan setiap hari tanpa deprivasi dan deprivasi intermiten dilanjutkan dengan pemberian pakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan puasa secara periodik dapat meningkatkan efisiensi pertumbuhan. Puasa menghasilkan peningkatan pertumbuhan panjang bobot harian. Tingkat kelangsungan hidup bervariasi antara 75% dan 100%, dengan kematian awal disebabkan oleh adaptasi dan puasa. Cara puasa berkala yang paling efektif untuk pertumbuhan dan kelangsungan hidup adalah Perawatan D, yang melibatkan puasa selama satu hari diikuti dengan makan selama tujuh hari.
PENGARUH VARIASI DOSIS CAIRAN RUMEN DAN DURASI FERMENTASI TERHADAP KANDUNGAN PROTEIN TERLARUT DALAM LIMBAH SAYURAN UNTUK PAKAN UDANG VANNAMEI Rusmawar, Rusmawar; Murni, Murni; Darmawati, Darmawati; Hamsah, Hamsah
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol. 13 No. 1 (2024): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/o.v13i1.15048

Abstract

Mahalnya harga pakan udang vannamei di Sulawesi Selatan, terutama disebabkan oleh impor tepung ikan, memerlukan pengembangan alternatif yang ekonomis seperti penggunaan silase limbah sayuran dengan cairan rumen. Limbah sayuran yang melimpah dan kaya akan protein menimbulkan tantangan kecernaan karena kandungan selulosanya, yang dapat diatasi melalui proses biologis menggunakan bakteri selulolitik dari cairan rumen sapi. Penelitian yang dilakukan pada bulan Oktober 2016 hingga Januari 2017 ini mengevaluasi penggunaan cairan rumen dalam fermentasi limbah sayuran untuk menghasilkan silase, menganalisis dampaknya terhadap kandungan protein terlarut dan hidrolisis protein. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis cairan rumen 1% menghasilkan hidrolisis protein tertinggi, sedangkan dosis 3% dengan lama fermentasi 10 hari memaksimalkan kandungan protein terlarut. Studi ini menggarisbawahi hubungan terbalik antara hidrolisis protein dan protein terlarut, memberikan wawasan dalam mengoptimalkan produksi silase limbah sayuran untuk pakan udang yang hemat biaya.
PERKEMBANGAN BUDIDAYA IKAN KERAPU (Epinephelus sp.) DENGAN SISTEM KERAMBA JARING APUNG: SUATU TINJAUAN PUSTAKA Achmad, Dewi Shinta; Ahmad, Roswati S.
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol. 13 No. 1 (2024): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/o.v13i1.15050

Abstract

Akuakultur atau budidaya perairan adalah usaha komersial yang melibatkan pembiakan dan pemeliharaan ikan atau organisme lain. Sementara itu, praktik pemeliharaan ikan atau organisme air lainnya yang masih berada di permukaan air dapat dilakukan dengan memanfaatkan keramba jaring apung. Percobaan ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan perkembangan budidaya ikan kerapu (Epinephelus sp.) dengan teknik keramba jaring apung. Metodologi penelitian ini meliputi evaluasi literatur menggunakan database Google Scholar, dengan fokus pada topik yang berkaitan dengan budidaya ikan kerapu yang menggunakan sistem keramba jaring apung. Dengan memproduksi 21.500 jurnal, kami dapat menentukan kelayakan produksi enam jurnal. Berdasarkan temuan penelitian yang telah dipublikasikan, penggunaan keramba jaring apung untuk budidaya memberikan dampak positif terhadap kelestarian lingkungan dan sumber daya perikanan. Hal ini terutama berlaku pada budidaya ikan kerapu yang merupakan produk utama budidaya jenis ini.
OPTIMASI MEDIA KULTUR MENGGUNAKAN LIMBAH CAIR TAHU UNTUK PERTUMBUHAN Tetraselmis sp. Na’imamah, Na’imamah; Anwar, Asni; Murni, Murni; Hamsah, Hamsah
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol. 13 No. 1 (2024): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/o.v13i1.15151

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemanfaatan optimal limbah cair tahu pada media kultur untuk meningkatkan pertumbuhan Tetraselmis Sp. Penelitian dilakukan di laboratorium BPBAP Takalar dengan menggunakan kultur dalam skala sedang, pada bulan Juli sampai Agustus 2018. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang diberikan meliputi perlakuan A dengan dosis 0% (kontrol), perlakuan B dengan dosis 12,5%, perlakuan C dengan dosis 15%, dan perlakuan D dengan dosis 17,5%. Hasil uji ANOVA menunjukkan bahwa variasi dosis limbah cair tahu memberikan pengaruh nyata (P<0,05) terhadap pertumbuhan Tetraselmis sp. Investigasi melibatkan pemanfaatan konsentrasi 150 ml/L Tetraselmis sp. dalam wadah penelitian. Total ada 12 wadah penelitian yang masing-masing mampu menampung 5 liter. Wadah penelitian diisi air dengan volume 2 liter. Telah dilakukan percobaan untuk menguji efektivitas pemberian berbagai dosis limbah cair tahu terhadap Tetraselmis sp. sebagai terapi. Temuan penelitian selama 13 hari menunjukkan bahwa perlakuan C (15%) menunjukkan tingkat perkembangan dan kepadatan maksimum Tetraselmis sp, dengan kepadatan 930.000 sel/ml. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan limbah cair tahu pada Tetraselmis sp. dapat meningkatkan pertumbuhan dan kepadatan populasi Tetraselmis sp. sekaligus menjaga kualitas air. Hal ini memastikan air tetap dalam kondisi yang sesuai untuk mendukung pertumbuhan Tetraselmis sp. selama penelitian dan pemeliharaan.